cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 3 (2021)" : 7 Documents clear
Karakterisasi dan Penilaian Variabilitas Morfologi Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Asal Pulau Berbeda di Indonesia Firdausi, Firdausi; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 3 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan salah satu tumbuhan liar yang termasuk dalam keluarga Fabaceae dengan nomor kromosom 2n=16, untuk merakit varietas bunga telang unggul langkah utama yang diperlukan adalah mengetahui keragaman karakter baik karakter pada morfologi maupun agronomi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Mei 2020 di Agrotechno Park Universitas Brawijaya, yang berlokasi di Desa Jatikerto, Kabupaten Malang menggunakan 41 genotipe bunga telang yang dikoleksi dari Pulau Jawa, Madura dan Ternate. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman karakter dan mengetahui jarak genetik aksesi bunga telang. Penelitian dilakukan berdasarkan observasi terhadap genotipe bunga telang menggunakan deskriptor. Keragaman karakter dianalisis menggunakan Principal Component Analysis (PCA), pengelompokan dan jarak genetik dihitung dengan analisis kluster berdasarkan metode aglomerasi unweighed pair-group method average (UPGMA) berdasarkan similaritas menggunakan ukuran koefisien korelasi gower. Keragaman karakter 41 genotipe bunga telang berdasarkan analisis komponen utama terbagi menjadi 2 komponen utama. Kontribusi masing-masing komponen utama satu dan dua adalah 31,651% dan 21,253% dan didapatkan keragaman total sebanyak 52,94%. Hasil analisis jarak genetik pada 41 genotipe bunga telang menunjukkan bahwa bunga telang terbagi menjadi 4 kelompok, genotipe yang memiliki jarak genetik terjauh berada pada kelompok ke 2 yakni genotipe 69281-03 dengan nilai jarak genetik sebesar 0,45 atau koefisien kemiripan 55%, sedangkan genotipe yang memiliki jarak genetik terdekat berada pada kelompok 4 yang terdiri dari genotipe 69281-02, 69281-04 dan 69281-05 dengan nilai jarak genetik sebesar 0,0375 atau dengan nilai koefisien kemiripan sebesar 96,25%.
Analisis Keragaman Morfologi dan Filogenetik Ciplukan (Physalis sp.) Rohmatillah, Alfia Nurfajrin; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 3 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ciplukan (Physalis sp.) tumbuh dan menyebar di wilayah Indonesia dengan nama lokal yang bervariasi dan dimanfaatkan sebagai bahan baku obat tradisional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Juni 2020 di Seed and Nursery Industry Agro Techno Park Universitas Brawijaya, yang berlokasi di Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bahan yang digunakan adalah 57 genotipe ciplukan koleksi Universitas Brawijaya yang terdiri dari spesies P. angulata, P. peruviana dan P. pubescens, media semai, plastik ukuran 25x20x10 cm, talang, pupuk kandang, pupuk anorganik, pestisida dan tali rafia. Penelitian dilakukan dengan metode survei terhadap karakter pada setiap genotipe. Penelitian dilakukan observasi pada 37 karakter kualitatif dan pengukuran pada 17 karakter kuantitatif. Pengamatan dilakukan berdasarkan deskriptor Manual Gráfico para la Descripción Varietal De Tomate de Cascara (Physalis ixocarpa Brot. ex Horm), keragaman dengan pendekatan koefisien korelasi Pearson, sedangkan analisis filogenetik menggunakan analisis klaster dan index similarity Gower. Keragaman total yang diperoleh adalah sebesar 82,165% berdasarkan 13 komponen utama dan 22 karakter yang berpengaruh terhadap keragaman, hasil analisis filogenetik menunjukkan bahwa Physalis sp. terbagi menjadi 3 kelompok yang menunjukkan spesies berbeda, yaitu P. peruviana, P. angulata dan P. pubescens. Jarak genetik seluruh genotip menyebar antara 0,42 hingga 0,05 atau indeks similaritas sebesar 58% hingga 95%.. Jarak genetik terdekat ditunjukkan oleh genotip PAN-77211-02 dan PAN-78111-03, yaitu 0,05 atau 95%. Sementara untuk genotip yang memiliki jarak genetik terjauh adalah pada genotip PPB-68154-04-U, yaitu 0,28 atau 72%.
Pengaruh Pemberian Inokulan Rhizobium dan Dosis Pupuk N Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Sitorus, Mariyanti Panduwinata; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 3 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedelai merupakan tanaman pangan terpenting ketiga setelah padi dan jagung. Permintaan kedelai yang selalu meningkat setiap tahun berbanding lurus dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Pada dasarnya produksi kedelai dalam negeri tidak mampu mencukupi permintaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam negeri. Sehingga perlu adanya pendekatan teknologi atau inovasi terbaru pada teknik budidaya tanaman kedelai agar produksi diperoleh maksimal. Tujuan percobaan untuk mengetahui pengaruh pemberian inokulan Rhizobium sp. dan dosis pupuk N terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L.). penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri atas dua faktor dan diulang sebanyak tiga kali. Faktor pertama yaitu dosis Rhizobium dengan 2 taraf dan faktor kedua yaitu dosis pupuk N yang terdiri dari 4 taraf. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya pada bulan Oktober 2020 hingga Januari 2021. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat interaksi dan pengaruh nyata antara perlakuan inokulan Rhizobium dan berbagai dosis pupuk N terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, berat kering total tanaman, jumlah bintil akar, jumlah polong, bobot segar polong tanaman dan bobot kering biji pertanaman. Dosis dengan perlakuan pupuk N 50% + Rhizobium 30g/kg benih menunjukan respon hasil yang baik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai sehingga penambahan pupuk Nitrogen 50% dan Rhizobium 30g/kg benih menghasilkan berat kering biji sebesar 5,18 ton/ha dan juga hal tersebut mampu meningkatkan hasil berat kering biji sebesar 69,63% dibandingkan perlakuan kontrol (Nitrogen 0% + Rhizobium 0g/kg benih).
Pengaruh Pupuk Kandang Kambing Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Pakcoy (Brassica rapa L.) Putri, Fasya Afitra Maraya; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 3 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sawi pakcoy merupakan tanaman hortikultura jenis sayuran yang mempunyai harga lebih mahal dibandingkan jenis sawi lainnya. Pemilihan jenis pupuk dalam menambah asupan hara juga perlu diperhatikan dampaknya bagi kesehatan lingkungan terutama yang ramah digunakan diwilayah perkotaan. Pupuk organik seperti pupuk kandang kambing menjadi salah satu pilihan dengan kandungan N sebesar 0,6 % lebih tinggi dibandingkan jenis kotoran hewan lainnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk kandang kambing dan varietas pakcoy dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.). Pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan November hingga Desember 2020 berada di pekarangan rumah yang beralamat di Perumahan Tata Surya Jl. Saturnus Kelurahan Dinoyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok yang disusun secara faktorial dengan faktor I dosis pupuk kandang kambing terdiri atas 4 level dan faktor II varietas pakcoy terdiri dari 3 level yang dilakukan pengulangan sebanyak 3  kali. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk kandang kambing 15 g tanaman-1 pada varietas White memberikan luas daun paling baik dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman pakcoy. Pemberian dosis pupuk kandang kambing berpengaruh nyata meningkatkan pertumbuhan. Varietas pakcoy berpengaruh nyata meningkatkan pertumbuhan dan hasil.
Aplikasi PGPR dan Pupuk Kandang Sapi pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Prasetya, Reviyan Dwi; Maghfoer, Mochammad Dawam
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 3 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pemberian PGPR dan dosis pupuk kandang sapi optimum pada tanaman bawang merah yang telah dilakukan di lahan penelitian BPTP Jatim, Karangploso - Malang bulan Maret – Mei 2020. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor 1 adalah konsentrasi PGPR (0; 10; 15 dan 20 ml L-1 air). Faktor 2 adalah dosis pupuk kandang sapi (0; 10 dan 20 ton ha-1). Pengamatan pertumbuhan meliputi peubah tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun dan jumlah anakan. Sedangkan pengamatan hasil dan komponen hasil meliputi bobot umbi segar; bobot umbi kering matahari, jumlah umbi per rumpun dan diameter umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara perlakuan PGPR dengan dosis pupuk kandang pada semua variabel yang diamati. Perlakuan PGPR konsentrasi 15 ml L-1 menunjukkan hasil yang tidak berbeda dengan konsentrasi 20 ml L-1, akantetapi menunjukkan hasil lebih besar dan berbeda dengan perlakuan konsentrasi lebih rendah. Perlakuan dosis pupuk kandang sapi 10 ton ha-1 menunjukkan pertumbuhan dan hasil bawang merah yang tidak berbeda dengan dosis 20 ton ha-1, namun menunjukkan pertumbuhan dan hasil lebih tinggi dan berbeda nyata dengan perlakuan tanpa pupuk kandang sapi.
Respon Pertumbuhan Dan Hasil Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.) Terhadap Dosis NPK Dan Konsentrasi Monosodium Glutamat (MSG) Azzam, M. Abdullah; Sitawati, Sitawati
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 3 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) adalah tumbuhan dikotil rambat berwarna biru yang dulu digunakan sebagai hiasan taman dan tanaman pagar. Terdapat permasalahan yang muncul baik dari segi produksi, jangka waktu berbunga dan panen total yang lama yaitu 80 - 90 hari. Pupuk yang digunakan yaitu pupuk NPK dan MSG yang berfungsi untuk mempercepat pembungaan tanaman. Penelitian dilaksanakan di Lahan BPTP, Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang dengan ketinggian tempat kurang lebih 550 mdpl. Penelitian ini di laksanakan bulan Februari - Mei 2020. Metode penelitian yang digunakan yaitu RAK Faktorial yang terdiri dari 2 faktor, yang diamati pada saat, 14, 28, 42, 56, 70, 84 HST. Data yang diperoleh dianalisis menggunkan ANOVA, dan dilanjutkan dengan BNJ 5 %. Hasil penelitian menunjukkan Pemberian pupuk NPK dan MSG pada tanaman bunga telang (Clitoria ternatea L) memberikan interaksi terhadap panjang tanaman, jumlah daun, jumlah ruas, waktu munculnya bunga, jumlah bunga total. Penggunaan NPK belum dapat meningkatkan jumlah bunga total per tanaman tetapi NPK 4 g tan-1 + MSG 3000 ppm mampu meningkatkan jumlah bunga total per tanaman sebesar 87%  dibanding  tanaman yang tidak di pupuk maupun yang tidak diberi MSG. Sedangkan pada penggunaan MSG 6000 ppm belum dapat meningkatkan jumlah bunga total per tanaman.
Pengaruh Macam Pupuk Organik dan Dosis NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Asal TSS (True Shallot Seed) Suparanti, Mirayunda; Istiqomah, Nurul; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 3 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang Merah merupakan salah satu komoditas yang mempunyai arti penting bagi masyarakat Indonesia. Kebutuhan benih umbi bawang merah di Indonesia terus meningkat namun tidak diimbangi dengan peningkatan produksi nasional. Peningkatan produksi bawang merah dapat dilakukan dengan meningkatkan ketersediaan bibit dan umbi melalui biji/TSS. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan bibit dan umbi dengan cara pemberian pupuk organik maupun anorganik yang dibutuhkan dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah. Pemberian pupuk organik yang berupa pupuk kandang berfungsi memperbaiki struktur tanah, menaikkan bahan serap tanah terhadap air, meningkatkan mikroorganisme dalam tanah dan sumber zat bagi tanaman. Pemberian pupuk anorganik berupa NPK berfungsi memperbaiki sifat fisika dan kimia tanah yang menunjang pertumbuhan tanaman dan pengolahan tanah. Penelitian ini ditujukan untuk mendapatkan macam pupuk organik dan dosis NPK yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L) asal TSS (True Shallot Seed). penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Juni 2020. Penelitian dirancang dengan rancangan acak kelompok non faktorial. Ulangan dilakukan sebanyak 3 kali dan diuji lanjut menggunakan uji DMRT 5%. Parameter pertumbuhan meliputi panjang tanaman, jumlah daun, indeks klorofil. Parameter hasil meliputi bobot segar umbi, bobot kering umbi. Pemberian pupuk kandang ayam 5 ton ha-1 dan dosis NPK 400 kg ha-1 merupakan hasil terbaik dalam pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium ascalonicum L) asal TSS (True Shallot Seed).

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue