cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 3,493 Documents
PENAMPILAN FENOTIPIK 2 GALUR TANAMAN PADI HITAM (Oriza sativa L.) HASIL PERLAKUAN KOLKISIN Setiyawan, Mohamad Doni; Sugiharto, Arifin Noor; Damanhuri, Damanhuri
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 4 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beras hitam mempunyai kandungan gizi terbaik bila dibandingkan dengan beras putih maupun merah, namun mempunyai umur panjang dan langka sehingga diperlukan upaya pemuliaan tanaman untuk mendapatkan galur beras hitam yang unggul. Mutasi ialah salah satu upaya pemuliaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi perubahan fenotipik pada dua galur padi hitam hasil perendaman larutan kolkisin dan untuk mendapatkan tanaman padi hitam yang mempunyai umur berbunga dan umur panen lebih singkat serta mempunyai hasil panen tinggi. Penelitian  dilaksanakan di Laboratorium Pemuliaan Tanaman dan Laboratorium Bioteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya dan di Kelurahan Dadaprejo, Junrejo, Batu pada bulan Juni - Desember 2015. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Tunggal dengan 4 perlakuan konsentrasi (0, 250, 500 dan 750 ppm), 2 galur tanaman padi hitam (Ungaran dan Cempo Ireng). Hasil penelitian menunjukkan semua perlakuan berbeda nyata dibandingkan dengan kontrol pada semua karakter kuantitatif, namun pada karakter warna beras tidak berbeda nyata. Galur Ungaran perlakuan U-K500 mempunyai umur panen dan umur berbunga tercepat diikuti oleh perlakuan U-K250, sedangkan galur Cempo Ireng perlakuan C-K500 mempunyai umur panen dan umur berbunga tercepat diikuti oleh perlakuan C-K250 dan C-K750 serta didapatkan beberapa individu yang mempunyai hasil produksi lebih tinggi.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MIKORIZA DAN PGPR (PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA) TERHADAP TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA PIPA PVC SISTEM VERTIKULTUR Damanik, Sariah Aprianti; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 4 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk yang terus meningkat menyebabkan kompetisi terhadap lahan pertanian sehingga banyak alih fungsi lahan. Salah satu alternatif budidaya yang dapat diterapkan selain menggunakan teknik konvensional yaitu dengan menggunakan teknik budidaya sistem vertikultur. Vertikultur ialah teknik budidaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi keterbatasan lahan dengan memanfaatkan media yang disusun secara vertikal. Media tanam pada sistem vertikultur menjadi kunci utama perakaran tanaman dalam menyerap unsur hara dari media tanam yang terbatas. Inokulasi mikoriza dan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) ke dalam media tanam akan mengoptimalkan pertumbuhan tanaman serta mampu meningkatkan kesuburan tanah. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh penggunaan mikoriza dan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) terhadap bobot umbi bawang merah yang dibudidayakan pada pipa PVC sistem vertikultur. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2016 di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 6 kombinasi perlakuan dan 4 kali ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya penggunaan mikoriza dan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizotobacter) mempengaruhi bobot segar umbi bawang merah, Penggunaan media tanam yang diberi bahan organik + mikoriza memiliki bobot segar umbi yang paling tinggi dibandingkan dengan media perlakuan lain. Hal tersebut diakibatkan karena mikoriza mengandung jamur yang bersimbiosis dengan akar tanaman dalam penyerapan unsur P.
PENDUGAAN HERITABILITAS DAN KEMAJUAN GENETIK HARAPAN POPULASI F4 TANAMAN CABAI BESAR (Capsicum annuum L.) Rahmadhini, Nana; Saptadi, Darmawan; Respatijarti, Respatijari
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 4 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas cabai besar di Indonesia tergolong sedikit mengalami peningkatan produksi, dalam 5 tahun belakangan. Adapun Salah satu kegiatan atau usaha untuk memperoleh hasil produktivitas tanaman cabai yang lebih baik dan optimal yaitu dengan menggunakan benih bermutu. Benih bermutu dari varietas unggul merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan produksi di bidang pertanian, tidak terkecuali cabai. Daya hasil atau keberhasilan produksi merupakan sifat kuantitatif yang dikendalikan oleh banyak gen sehingga diperlukan seleksi pada karakter yang mendukung perbaikan produktivitas cabai. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui nilai heritabilitas dan kemajuan genetik harapan populasi F4 tanaman cabai besar. Penelitian dilakukan di Desa Gesingan, Pujon. Famili yang terpilih berdasarkan proses pemilihan dari nilai matrik yang dibandingkan dengan nilai rata-rata tetua, dengan memilih nilai yang lebih tinggi dibandingkan nilai tetua. Pada famili A terdapat 3 famili yang terpilih yaitu A1.17.2, A1. 26.1, A1.55.4 berdasarkan data matrik yang dibandingkan dengan nilai rata-rata tetua dan berdasarkan kriteria seleksi nilai heritabilitas dan kemajuan genetik harapan yang memiliki nilai yang tinggi terhadap pada famili A1.15.2, A1 33 1 dan B2.46.1.
PENGARUH KERAPATAN GULMA TEKI (Cyperus rotundus L.) TERHADAP TANAMAN BUNCIS TEGAK (Phaseolus vulgaris L.) Nugroho, Indanus Faried; Sugito, Yogi; Widaryanto, Eko
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 4 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi tanaman sayuran buncis tegak di Indonesia semakin meningkat. Pada tahun 2012 produksi buncis tegak di Indonesia yaitu 322.145 ton dan pada tahun 2013 meningkat hingga 327.378 ton. Adanya permintaan yang semakin banyak, maka kualitas dan kuantitas produksi tanaman buncis tegak perlu ditingkatkan.Usaha yang dilakukan salah satunya ialah melalui pengendalian gulma.Kehadiran gulma teki diantara tanaman buncis tegak dapat menyebabkan persaingan dalam memperebutkan unsur hara, air, cahaya, ruang tempat tumbuh dan CO2.Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh kompetisi antara gulma teki dengan tanaman buncis tegak melalui berbagai tingkat kepadatan gulma teki, serta mengetahui tingkat kepadatan gulma polibag-1yang paling sesuai untuk pertumbuhan dan hasil tanaman buncis tegak.Penelitian ini dilakukan di lahan perkebunan di Kecamatan Lowokwaru - Kota Malang pada bulan Maret sampai Mei 2015 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok(RAK). Perlakuannya ialah tingkat kepadatan gulma (P) yang terdiri dari 6 taraf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap bertambahnya kepadatan 1 gulma teki maka berat polong mengalami penurunan sebesar 0,6541 gram dan setiap bertambahnya kepadatan 1 gulma teki maka jumlah polong mengalami penurunan sebesar 0,069 buah. Tingkat kepadatan gulma yang paling sesuai untuk pertumbuhan dan hasil tanaman buncis tegak adalah 4 gulma teki polibag-1.
KERAGAMAN GENOTIPIK DAN FENOTIPIK SEMBILAN GENOTIP TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) Putri, Della Shafryna Imani; Damanhuri, Damanhuri
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 4 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perakitan varietas unggul tomat diarahkan untuk meningkatkan hasil dan kualitas tomat melalui program pemuliaan tanaman. Keragaman genetik merupakan salah satu faktor yang berpengaruh pada keberhasilan program pemuliaan tanaman. Penelitian ini bertujuan mengetahui keragaman genetik dan nilai duga heritabilitas pada penampilan karakter sembilan genotip tomat untuk memilih genotip sebagai tetua persilangan. Penelitian dilakukan di Jatimulyo – Malang pada bulan januari sampai april 2016. Genotip tomat yang digunakan adalah Ace 55 vf, Costulo genoverse, Costulo fiorentino, Reise, Money marker, Roma vf plum, Garden pear, Garden delight, Black krim. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri atas sembilan genotip dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menujukan semua karakter yang diuji memiliki keragaman genetik rendah serta nilai duga heritabilitas yang tinggi. Keseragaman karakter antar genotip yang diuji disebabkan oleh faktor genetik. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk memilih genotip sebagai tetua persilangan. Genotip Costulo genoverse, Costulo firentino, Garden delight, Garden pear dan Ace 55 vf merupakan tomat yang memiliki kriteria sesuai preferensi konsumen.
UJI DAYA HASIL GALUR BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) F6 BERDAYA HASIL TINGGI DAN BERPOLONG UNGU DI DATARAN TINGGI Bangun, Yohelsi Citradiah Br; Soegianto, Andy
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 4 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) adalah jenis tanaman sayuran yang dimanfaatkan polongnya dan banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Salah satu cara untuk menangani fluktuasi produksi buncis di Indonesia dan meningkatkan gizi masyarakat, yaitu melalui perakitan varietas baru dengan sifat daya hasil tinggi serta perbaikan kualitas buncis. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan varietas buncis berdaya hasil tinggi dan berpolong ungu untuk dataran tinggi. Rancangan percobaan yang digunakan ialah acak kelompok dengan tujuh perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan terdiri atas tiga galur yang diuji, yaitu PQxGK-1-12-29, GIxPQ-12-2-18, dan GIxPQ-35-11-23 serta varietas Lebat 3 dan 3 tetua buncis (Purple Queen, Gilik Ijo dan Gogo Kuning) sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga galur yang diuji memiliki keseragaman dalam semua karakter kualitatif serta persentase nilai heritabilitas dan KKG kategori rendah sementara kategori nilai KKF yaitu rendah sampai sedang pada pengamatan karakter kuantitatif. Terdapat dua dari tiga galur yang diuji memiliki daya hasil lebih tinggi dari Lebat 3 (401,2 g) pertanaman yaitu yaitu GIxPQ-12-2-18 dan GIxPQ-35-11-23 dengan bobot polong pertanaman 584,35 gr dan 491,88 g.
PENDUGAAN NILAI HERITABILITAS, KERAGAMAN GENETIK DAN KEMAJUAN GENETIK HARAPAN PADA BEBERAPA GENOTIPE F5 CABAI (Capsicum annuum L.) Lasmono, Giri; Sugiharto, Arifin Noor; Respatijarti, Respatijari
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 4 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cabai (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran penting namun produktivitasnya di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman cabai yaitu dengan menggunakan varietas unggul dengan daya hasil tinggi. Daya hasil merupakan sifat kuantitatif yang dikendalikan oleh beberapa gen (polygenic). Untuk memperoleh verietas unggul maka parameter genetik yang digunakan antara lain: nilai heritabilitas, keragaman genetik dan kemajuan genetik harapan (KGH). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menduga nilai heritabilitas, keragaman genetik dan kemajuan genetik harapan pada beberapa karakter dari genotipe F5 cabai hasil silangan yang diuji dan memilih genotipe yang memiliki daya hasil tinggi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari - Juni 2015 di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya di desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan metode Rancangan Perbesaran (Augmented design) dengan bahan genetik yang digunakan yaitu Genotipe cabai hasil seleksi F4 beserta ketiga tetuanya sebagai perlakuan. Parameter pengamatan yaitu karakter kualitatif dan karakter kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi F5 cabai memiliki keragaman genetik yang luas pada setiap karakter, kecuali pada karakter tebal daging buah. Nilai heritabilitas pada setiap populasi F5 untuk karakter hasil memiliki nilai heritabilitas tinggi, kecuali pada tebal daging buah. Kemajuan genetik harapan populasi F5 memiliki nilai KGH tinggi, kecuali pada karakter umur berbunga, umur panen dan panjang buah memiliki KGH cukup tinggi, dan pada karakter tebal daging buah nilai KGH agak rendah. Populasi F5 yang terpilih dengan produktivitas tinggi yaitu A1.26.19, B2.58.5 dan A4.92.14.
RESPON ENAM VARIETAS TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) PADA KONDISI LINGKUNGAN CEKAMAN GARAM Arrosyid, Harun; Sugito, Yogi
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 4 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi pengembangan perkebunan tebu sangat mungkin dilakukan pada lahan marginal yang memiliki salinitas tinggi. Strategi untuk menyikapi permasalahan lahan salin terhadap upaya perluasan lahan perkebunan tebu salah satunya dengan penanaman varietas tebu yang toleran terhadap salinitas. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis tingkat salinitas terhadap tingkat toleransi varietas tebu dan memperoleh varietas tebu yang paling toleran terhadap lingkungan cekaman garam (NaCl). Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Penelitian Gula PTPN X Djengkol di Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 3 kali ulangan. Terdapat 2 faktor yaitu faktor pertama pemberian garam (NaCl) dengan tiga level 0 g/1 L air , 9 g/1 L air dan 18 g/1 L air dan faktor kedua adalah 6 varietas tebu yaitu Varietas PS 881, Varietas PS 862, Varietas PS 864, Varietas PSDK 923, Varietas Bululawang dan Varietas Cenning. Data dianalisis menggunakan analisis ragam apabila terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua varietas tahan pada tingkat salinitas 9000 ppm dan 18000 ppm. Pada tingkat salinitas 9000 ppm didapatkan varietas PS 862 memiliki toleransi tinggi dengan pertumbuhan yang baik secara fisiologi dan morfologi dibanding varietas lain. Sedangkan pada tingkat salinitas 18000 ppm semua varietas mengalami penurunan pertumbuhan fisiologi dan morfologi yang signifikan.
PENGARUH WAKTU PINCHING DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BUNGA MATAHARI (Helianthus annuus L.) VARIETAS SUNGOLD Yuniza, Yuniza; Sitawati, Sitawati
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 5 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya yang dilakukan kepada masyarakat untuk mengenalkan bunga matahari (Helianthus annuus L.) varietas kerdil yang lebih cocok di tanaman pada pot adalah dengan dilakukan pinching dan pupuk NPK. Pinching dilakukan dengan membuang pucuk terminal, hal ini dilakukan untuk menghentikan dominasi tunas apikal merangsang tumbuhnya tunas-tunas lateral dari ketiak daun yang kemudian dipelihara lebih lanjut hingga membentuk kuncup bunga (Wuryaningsih, Budiarto dan Suhardi, 2008). Unsur hara N, P dan K merupakan hara esensial bagi tanaman dan sekaligus menjadi faktor pembatas bagi pertumbuhan tanaman. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh waktu pinching dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil bunga matahari. Penelitian dilaksanakan di Jl.Puncak Joyo Agung, Kecamatan Lowokwaru, Malang pada bulan Maret sampai Juli 2016. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 12 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu pinching dan dosis pupuk NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bunga matahari.
PENAMPILAN KARAKTER TIPE PERTUMBUHAN DAN KUALITAS BUAH DELAPAN FAMILI F6 CABAI BESAR (Capsicum annuum L.) DI DATARAN MEDIUM Cahyaningrum, Sekar Ayu; Respatijarti, Respatijarti
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 5 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cabai besar (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu jenis tanaman sayur  yang penting di Indonesia karena mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Produktivitas cabai nasional Indonesia masih rendah yaitu 6.44 ton ha-1. Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas cabai adalah perakitan varietas unggul yang memiliki kuantitas dan kualitas hasil yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penampilan karakter tipe pertumbuhan dan kualitas buah serta melihat keseragaman pada delapan famili F6 cabai besar. Penelitian menggunakan 8 famili cabai besar. Penanaman dilakukan berdasarkan baris tunggal dan pengamatan dilakukan berdasarkan individu tanaman. Penelitian dilakukan di Kelurahan Dadaprejo, Kota Batu pada bulan Februari-Agustus 2016. Hasil penelitian menunjukkan masih terdapat keragaman pada karakter tipe pertumbuhan, posisi putik, warna benang sari, warna buah muda, warna buah masak, dan ujung buah. Nilai koefisien keragaman pada karakter kuantitatif menunjukkan keragaman yang rendah hingga sedang. Berdasarkan data yang diperoleh, famili cabai besar yang terpilih yaitu famili A1 26 6 4, A1 26 6 27, dan A1 33 19 5.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 01 (2026): Januari Vol. 14 No. 2 (2026): Februari (In-Press) Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 12 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue