cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 88 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2022)" : 88 Documents clear
KAJIAN KEMUDAHAN AKSESIBILITAS PENYANDANG DISABILITAS PADA STASIUN KOTA BARU SISI TIMUR MALANG Melinda Putri; Rinawati Handajani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik pada sektor pariwisata dapat mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan. Begitu pula, pentingnya penyediaan aksesibilitas beserta fasilitas yang dapat digunakan oleh semua orang. Keberadaan Stasiun KA Sisi Timur merupakan salah satu penyedia fasilitas publik dan penunjang dalam pengembangan sektor pariwisata Malang. Hal tersebut dikarenakan pengguna jasa angkutan kereta api tiap tahunnya mengalami peningkatan. Dengan meningkatnya minat masyarakat, membuat stasiun sudah selayaknya menerapkan aksesibilitas yang tepat sesuai standar yang berlaku. Namun kebutuhan fasilitas yang aksesibel distasiun masih minim dan belum diterapkan dengan baik sesuai yang ditetapkan pemerintah. Maka dari itu, perlu adanya tindak lanjut untuk mengetahui tingkat kesesuaian terhadap standar pemenuhan hak kemudahan aksesibilitas fasilitas penyandang disabilitas. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif yang diawali observasi dengan simulasi keberangkatan dan kedatangan penumpang penyandang disabilitas khususnya kursi roda kemudian dilakukan pengukuran sesuai acuan standar. Hasil dari penelitian ialah pengelompokan tingkat kesesuaian, sehingga diketahui secara jelas ruang-ruang mana yang membutuhkan perhatian lebih, selain itu didapatkan titik hambatan pada penumpang ketika beraktivitas.
PENCAHAYAAN ALAMI RUANG KELAS PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS KATHOLIK SANTA MARIA MALANG kevin xaverius putra sewi; Wasiska Iyati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cahaya matahari merupakan sumber pencahayaan alami yang digunakan sebagai salah satu unsur bangunan dalam mendesain bangunan karena fungsinya yang ramah lingkungan tanpa membutuhkan cahaya buatan pada pagi dan siang hari. Penelitian ini merupakan pengukuran pencahayaan dan kuisioner survei persepsi kenyamanan visual terhadap ruang kelas di SMAK Santa Maria Malang. Dipilihnya bangunan tersebut dikarenakan kondisi ruang kelasnya yang terlihat dan terasa kurang terang pada berbagai ruang kelas dan terdapat beberapa ruang yang cahaya masuknya tidak merata. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif penelitian kuantitatif yaitu pengukuran intensitas pencahayaan di dalam ruang kelas dan penelitian kualitatif yaitu kuisioner yang dibagikan kepada guru dan murid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil data pengukuran dan survei yang akan dibandingkan dengan standar SNI sehingga dapat dilihat ruangan tersebut sesuai atau tidak. Ruang kelas yang diteliti terdapat total 17 ruang kelas yang berada di lantai satu dan dua, dengan waktu pengukuran diambil pada siang hari. Hasil penelitian memiliki mayoritas hasil dibawah standar dan hanya 3 dari 17 ruang kelas yang memiliki hasil yang sesuai standar, sedangkan menurut survei guru dengan 62,5 % dan murid dengan 68 % menyatakan pencahayaan alami di ruang kelas secara keseluruhan memuaskan.
Faktor yang Mempengaruhi Kenyamanan Suhu Udara pada Bangunan dengan Pengkondisian Udara Buatan (Studi Kasus: Toko Kopi Bersaudara, Mojokerto Imelda Millenia Tanuwijaya; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toko Kopi Bersaudara merupakan salah satu coffee shop yang berada di Kota Mojokerto yang berdiri sejak 2019 berfungsi sebagai tempat berkumpul dan banyak kegiatan lainnya, maka bangunan ini harus mampu memenuhi kenyamanan suhu udara agar pengguna dapat melakukan aktivitas dengan nyaman. Kajian ini bertujuan untuk menemukan faktor yang mempengaruhi kenyamanan suhu udara pada bangunan, mengetahui kondisi kenyamanan suhu udara dibandingkan dengan standar serta mengetahui upaya dalam meningkatkan kenyamanan suhu udara pada bangunan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-evaluatif. Metode kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui pengukuran, deskriptif untuk menganalisis data danmevaluatif digunakan untuk memberikan rekomendasi desain berdasarkan teori. Dari penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kondisi kenyamanan suhu udara pada bangunan ini tergolong nyaman pada pukul 09.00 - 12.00 dan tidak nyaman pada pukul 13.00 - 15.00. Hasil pengukuran tersebut dikaitkan dengan beberapa faktor yaitu penggunaan material yang kurang tepat, kurangnya ventilasi dan vegetasi. Kata kunci: kenyamanan suhu udara, pengkondisian udara, material selubung bangunan, ventilasi
Rekayasa Bukaan Penghawaan Alami Pada Masjid Istiqomah Deli Serdang Rayhan Kumala Aditria Nasution; Jono Wardoyo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia sekarang ini harus berhadapan dengan salah satu isu terbesar yang harus dihadapi, yaitu pemanasan global. Indonesia merupakan negara yang mayoritas masyarakatnya menganut agama Islam, dan bangunan masjid tempat masyarakat beragama islam beribadah dapat dijumpai dimana-mana di Indonesia. Salah satu contoh masjid yang digunakan masyarakat sekitar adalah Masjid Istiqomah di Kabupaten Deli Serdang. Masjid Istiqomah pada saat ini menggunakan penghawaan buatan yaitu air conditioner, namun jika ingin menggunakan penghawaan alami, terdapat beberapa permasalahan di bangunan ini yang perlu evaluasi dan mencari rekomendasi desain. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deksriptif kuantitatif eksperimental. Rekomendasi desain yang telah didapat dengan tujuan mencapai kenyamanan termal di masjid Istiqomah dengan penghawaan alami belum terpenuhi sepenuhnya jika mengacu pada SNI 03-6572-2001 dan juga diagram psikomatrik Nugroho. Kata kunci: rekayasa, penghawaan alami, masjid, deli serdang
Kualitas Walkability Pada Jalur Pedestrian Di Sekitar Stasiun Sudirman Kota Jakarta Berdasarkan Persepsi Masyarakat Rafi Dewangga; Damayanti Asikin
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibukota Jakarta telah mengalami peningkatan populasi dan salah satu permasalahan yang timbul adalah maraknya penggunaan kendaraan pribadi yang menimbulkan kemacetan. Untuk itu diperlukan peningkatan dalam sarana transportasi umum dan penunjangnya. Salah satu elemen pembentuk yang penting dalam kawasan tersebut adalah fasilitas pejalan kaki yang dapat dinilai dengan menggunakan konsep walkability. Salah satu kawasan berorientasi transit yang terdapat di Jakarta adalah kawasan TOD Dukuh Atas yang didalamnya terdapat lima moda transportasi umum yang berpusat pada Stasiun Sudirman. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kualitas walkability pada jalur pejalan kaki di area sekitar Stasiun Sudirman. Penelitian dilaksanakan dalam dua tahap: observasi lapangan dan evaluasi persepsi masyarakat melalui kuesioner yang diberikan kepada 100 responden. Hasil penelitian menyatakan bahwa kualitas walkability pada jalur pejalan kaki di sekitar Stasiun Sudirman sudah cukup memenuhi kebutuhan pengguna. Namun, masih ditemukan beberapa variabel yang dirasa belum memenuhi standar yang ada, sehingga perlu dilakukan perbaikan dimulai dari variabel yang mendapatkan respon negatif agar dapat mewujudkan lingkungan berjalan yang ideal di area sekitar Stasiun Sudirman.
Pengaruh Elemen Fisik terhadap Preferensi Pengunjung untuk Beraktivitas di Kompleks Taman Sempur Kota Bogor Yogi Abdullah Bakri Lubis; Muhammad Satya Adhitama
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tiga taman yang membentuk Kompleks Taman Sempur memiliki karakteristik yang berbeda. Masing-masing taman merupakan wadah bagi jenis aktivitas fisik dan non fisik tertentu, meskipun ragam jenis aktivitas tersebut dapat dilakukan pada ketiganya. Perbedaan karakteristik elemen fisik yang membentuknya dinilai membuat pengunjung lebih senang untuk beraktivitas pada salah satu dari taman yang ada. Persepsi yang dimiliki pengunjung terhadap elemen fisik di ketiga area penelitian berperan penting dalam mempengaruhi preferensinya untuk beraktivitas pada ketiga area penelitian.  Oleh karena itu, digunakan analisis deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk melihat bagaimana persepsi pengunjung terhadap elemen fisik di ketiga area penelitian. Kemudian dilakukan analisis regresi untuk mengetahui pengaruh yang terjadi terhadap pembentukan preferensi mereka untuk beraktivitas di Kompleks Taman Sempur. Hasil keduanya kemudian disandingkan bersama untuk melihat temuan-temuan dari penelitian yang dilakukan. Hasil menunjukkan pengunjung memiliki preferensi yang sama baiknya terhadap tiga taman di Kompleks Taman Sempur untuk beraktivitas, meskipun kualitas elemen fisik di antara ketiganya berbeda. Keamanan menjadi faktor utama yang dilihat pengunjung pada lokasi studi dalam mendapatkan kenyamanan untuk beraktivitas daripada daya tarik taman itu sendiri.
Evaluasi Konservasi Bangunan Candra Naya di Jakarta Farah Athaya Salsabilani Farah Athaya Salsabilani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Candra Naya is one of a Chinese architectural building that has been standing since the 19th century. During its journey, this building has undergone several conversions from being a residence to now becoming a museum. After being conserved with the adaptive re-use into a museum and the construction of new buildings around it, many adjustments were made to the Candra Naya building. This study was conducted to assess the authenticity of the post-conservation Candra Naya. This research was conducted using an exploratory mixed method, identify as combination of qualitative and quantitative. The evaluation results indicate that the authenticity of the Candra Naya building is in the proper category. The building elements, both visually, spatially and structurally, are still in accordance with the original, some materials are only polished for maintenance. Some of the changes made to the building are non-destructive and only as an adjustment to the new building built on the site.
Pengaruh Bukaan Jendela Terhadap Kenyamanan Termal Di Gereja Mater Dei Dominicus Anindita Bagaskara Utomo; Jono Wardoyo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gereja Mater Dei merupakan sejarah salah satu bangunan di Kota Madiun yang berada di kawasan padat dan memiliki suhu yang tinggi menyebabkan para pelaku aktivitas di rumah ibadah merasa tidak nyaman, sehingga perlu dilakukan penelitian t tentang konsep bangunan yang baik dan bagaimana merancang rumah ibadah yang terletak di daerah tersebut. padat dan suhu tinggi. Pendinginan alami di Gereja perlu diterapkan secara efektif melalui kinerja jendela yang telah disesuaikan dengan kondisi iklim Kota Madiun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh dari pengamatan lapangan pengukuran suhu, kecepatan angin dan pengukuran fisik bangunan yang diperoleh melalui survei langsung. Hasil identifikasi pendinginan pasif sebagai acuan untuk melakukan perubahan atau modifikasi desain pada gedung Gereja Mater Dei Madiun. Gedung Gereja Mater Dei Madiun berpotensi untuk mengubah desainnya terutama pada bukaan jendela untuk mengoptimalkan pendinginan pasif yang optimal seperti mengganti jendela dan menambah ventilasi untuk mengoptimalkan sirkulasi udara ke dalam gedung serta menambahkan vegetasi dan sun shading untuk memperbesar sinar matahari. bayangan dalam mengurangi radiasi matahari langsung.
Karakteristik Fasad Rumah Tinggal Kolonial Belanda di Desa Legok Kabupaten Pasuruan ike yulyanah; Joko Triwinarto Santoso
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Legok Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu daerah dengan karakteristik kawasan yang unik karena keberadaan rumah tinggal berarsitektur kolonial Belanda. Namun, pergeseran mata pencaharian dan pola pemikiran masyarakat setempat mengakibatkan banyak bangunan baru dengan gaya modern yang muncul. Lambat laun hal ini dapat menghilangkan identitas dan ciri khas pada kawasan tersebut, sehingga pemahaman mengenai karakteristik fasad rumah tinggal diperlukan. Fasad bangunan merupakan elemen bangunan yang pertama kali dilihat, mudah dikenali, dan diidentifikasi, serta dapat menjadi identitas dari bangunan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fasad rumah tinggal kolonial Belanda di Desa Legok Kabupaten Pasuruan. Metodologi penelitian yang dipakai adalah menggunakan paradigma rasionalisme dengan metode deskriptif-kualitatif dan pendekatan tipologi. Kriteria pemilihan sampel yaitu menggunakan purposive sampling, sampel dipilih berdasarkan tujuan penelitian. Hasil yang diperoleh menunjukkan karakteristik pada masing-masing elemen dan karakteristik yang paling dominan ialah penggunaan atap perisai membujur; penggunaan pintu dan jendela rangkap ganda; penggunaan kolom gaya klasik dan kolom besi; lantai yang memiliki perbedaan ketinggian dengan muka tanah; dan sun shading yang terletak di sepanjang lebar fasad.
Konsep Wellness-Heritage-Tourism pada Adaptasi Kota Lama Tangerang setelah Pandemi Covid-19 Fajri Nur Almaasah; Ema Yunita Titisari
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 yang menyebar sejak 2019 menyebabkan keputusan penerapan peraturan diambil untuk memutus rantai Covid-19. Hal tersebut menyebabkan segala aspek usaha harus beradaptasi untuk bertahan dan berkembang. Salah satu aspek yang terdampak adalah pariwisata dimana wisatawan memiliki kekhawatiran terkait keamanan destinasi pariwisata yang dikunjungi. Resiliensi sebuah kawasan terhadap masalah kesehatan dan kebersihan haruslah baik sehingga dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan. Dalam penelitian ini, perpaduan konsep heritage tourism sebagai tema kawasan Kota Lama Tangerang dan wellness tourism sebagai solusi meningkatkan resiliensi pariwisata menjadi konsep pengembangan yang akan diterapkan. Penelitian ini akan mengungkapkan kondisi Kota Lama Tangerang yang dibutuhkan sebagai titik awal pengembangan tersebut. Hal tersebut dilakukan dengan cara mengevaluasi konsep wellness-heritage tourism terhadap Kota Lama Tangerang berdasarkan kriteria konsep tersebut dan kondisi aktual pada objek. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Kota Lama Tangerang memiliki warisan budaya bersejarah yang banyak secara fisik maupun non-fisik, kegiatan yang dapat meningkatkan kebugaran fisik wisatawannya, serta destinasi wisata modern yang mengikuti trend masa kini. Selain itu, muncul juga kekurangan yang dimiliki, yaitu kurangnya aturan yang melindungi Kota Lama Tangerang sebagai kawasan bersejarah, kurangnya fasilitas penunjang destinasi pariwisata, serta kurangnya pengelolaan yang baik sebagai sebuah destinasi wisata.