cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 41 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2016)" : 41 Documents clear
Penerapan Konstruksi Kayu Ulin pada Perancangan Losari Resort dan Fasilitas Hall di Kota Makassar Achmad Fariz Chesariansyah; Tito Haripradianto; Bambang Yatnawijaya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyambut program Visit Makassar Year and Beyond Tahun 2011 sampai dengan 2014 dan program “Visit South Sulawesi 2014” Makassar telah mencanangkan sebagai kota tujuan “MICE” atau konferensi, pertemuan dan pameran yang masih kekurangan 2.500 kamar hotel dan 5000 ruang pertemuan (meeting) untuk menampung wisatawan maupun peserta perhelatan dan pameran. Losari resort dan fasilitas hall menjadi solusi desain untuk menambah kekurangan kamar dan fasilitas ruang pertemuan tersebut dengan penerapan konstruksi kayu ulin yang menjadi aspek kearifan lokal Kota Makassar. Kajian-rancang ini menggunakan metode deskriptif yang berusaha mendeskripsikan, menginterpretasikan sesuatu, misalnya kondisi atau hubungan yang ada, proses yang sedang berlangsung, sedangakan pada penemuan besaran ruang menggunakan metode pragmatik serta dianalisis menggunakan deskriptif hingga mendapatkan konsep desain awal dan konsep desain menggunakan metode pragmatik dari objek komparasi dalam penerapan konstruksi kayu ulin dengan teori yang relevan. Komparasi bertujuan untuk memberikan alternatif konstruksi kayu ulin pada perancangan. Hasil dari kajian menunjukan bahwa pada bangunan perancangan yang menggunakan sistem konstruksi kayu ulin dengan rangka lasenar dan rangka atap kasau balok bangsal dapat memberikan efektivitas ruang dalam bangunan sangat baik dan pada bentang panjang daerah pantai akan lebih efektif pada jangka waktu panjang.Kata kunci: Tipe Bangunan Resort, Fasilitas Hall dan konstruksi kayu ulin
Penilaian Persepsi Pengunjung Mahasiswa Terhadap Gaya Interior Restoran di Jalan Soekarno-Hatta Malang Nindhi Kurnia Astiti; Herry Santosa; Damayanti Asikin
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah mahasiswa di Kota Malang berdampak pada pertumbuhan kawasan komersil, khususnya koridor pengembangan baru Jalan Soekarno-Hatta. Peningkatan jumlah mahasiswa dan keberadaan perguruan tinggi di jalan ini berdampak pada perkembangan dunia industri kuliner, termasuk restoran pada wilayah ini. Mahasiswa masa kini cenderung senang berkumpul, bertatap muka, berbincang, dan bersantai di restoran. Restoran harus memiliki daya tarik yang berbeda untuk menarik perhatian pengunjung. Hal ini dapat diperoleh dengan mengolah gaya interior restoran. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui persepsi pengunjung mahasiswa terhadap gaya interior restoran di Jalan Soekarno-Hatta. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan bantuan kuesioner untuk mengetahui persepsi pengunjung mahasiswa. Pada pengukuran data kuesioner menggunakan skala Thurstone dan skala semantik general evaluative dan aesthetic evaluative. Hasil penelitian menunjukkan gaya yang paling disukai berdasarkan persepsi pengunjung mahasiswa adalah gaya interior vintage modern dan country modern. Hasil penelitian berupa kriteria desain yang spesifik diperoleh dari persepsi pengunjung mahasiswa pada restoran di Jalan Soekarno-Hatta Malang.Kata kunci: Persepsi, gaya interior, restoran, kriteria desain
Sistem Kekerabatan Pembentuk Pola Permukiman Dusun Krajan Kabupaten Lumajang Arnes Ayunurafidha; Lisa Dwi Wulandari; Abraham Mohammad Ridjal
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penduduk Dusun Krajan tergolong sebagai masyarakat Tengger. Mereka memilikiaturan tersendiri mengenai tata letak hunian antar kerabat sebagai perwujudanadat istiadat dan budaya masyarakatnya. Selain kentalnya kebudayaan, dusuntersebut juga memiliki keindahan alam yang berdampak pada bertambahnyajumlah pendatang, yang diindikasikan akan membawa kebudayaan dan tradisiberbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisispengaruh sistem kekerabatan terhadap pola permukiman Dusun Krajan KabupatenLumajang. Metode identifikasi yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif, denganmetode analisis family tree. Hasil menunjukan bahwa sistem kekerabatanmemberikan pengaruh terhadap transparasi antar bangunan hunian, orientasibangunan terhadap Gunung Bromo dan Pesanggrahan, hirarki dan tata letakhunian kakak tertua dalam kelompok bangunan pada permukiman Dusun KrajanKata Kunci: Sistem kekerabatan, pola permukiman
Pusat Rehabilitasi Pecandu Narkoba Berbasis Therapeutic Community dengan Pendekatan Healing Environment di Kota Batu Ida Wahyu Safitri; Rinawati P Handajani; Nurachmad Sujudwijono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam merancang sebuah pusat rehabilitasi narkoba, yang perlu diperhatikan adalah karakteristik pecandu yang ada dan terapi jenis apa yang dibutuhkan, sehingga dapat sesuai dengan tujuan rehabilitasi dan berkaitan dengan latar belakang pecandu tersebut. Pada kajian ini, jenis terapi yang dipilih adalah therapeutic community karena disesuaikan dengan kebutuhan pecandu di wilayah Malang, Kota Batu khususnya, yang mayoritas berada pada usia dewasa dan merupakan kalangan pekerja. Metode yang digunakan dalam perancangan pusat rehabilitasi narkoba ini berupa deskriptif-analitik, yaitu penulisan paparan, gambaran atau deskripsi mengenai objek terkait, kemudian dianalisa menggunakan teori-teori yang relevan dan ditunjang dengan pembandingan dengan objek sejenis. Metode perancangan yang digunakan yaitu pragmatik dan kanonik. Hasil kajian ini berupa sebuah rancangan bangunan dan desain interior pusat rehabilitasi narkoba berbasis therapeutic community yang menerapkan konsep healing environment. Penerapannya disesuaikan pada bangunan dan ruang dalam secara lebih mendalam, karena ruang dalam lebih banyak digunakan selama proses rehabilitasi dibandingkan ruang luar. Berdasarkan hasil kajian, ada 6 variabel atau kriteria desain yang dapat dijadikan acuan dalam penerapan konsep healing environment pada desain ruang dalam, yaitu bentuk, warna, pencahayaan, material, akustik, dan tekstur.Kata kunci: pusat rehabilitasi narkoba, healing environment, Kota Batu
Pusat Penelitian Hortikultura Universitas Brawijaya di Cangar Dengan Pendekatan Arsitektur Ekologis Erni Kesuma Wardani; Herry Santosa; Nurachmad Sujudwijono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan pusat penelitian hortikultura merupakan upaya pengembangan kebunpercobaan hortikultura milik Universitas Brawijaya di Cangar, yang memilikipotensi untuk dijadikan sebagai kawasan penelitian dan usaha meningkatkankualitas dan kuantitas produk hortikultura. Besarnya penggunaan energi padakawasan pusat penelitian yang terdiri dari kelompok bangunan dengan kategoripenelitian seperti laboratorium diperlukan adanya usaha perancangan yangmemfokuskan harmonisasi dengan alam yaitu melalui pendekatan arsitekturekologis. Metode kajian yang digunakan adalah metode problem solving danprogramatik dengan mengacu pada teori Cowan and Ryn yaitu design with naturemelalui empat terapan elemen arsitektur ekologis antara lain optimalisasi vegetasi,sistem pencahayaan dan penghawaan alami, peningkatan mutu lingkungan danpengurangan sampah. Strategi pemanfaatan vegetasi eksisting dicapai melaluipotensi vegetasi eksisting, penetapan fungsi terkait pemanfaatan lahan, tata massa,sirkulasi dan ruang luar. Orientasi, bentuk dan lingkup bangunan digunakan sebagaistrategi pencahayaan alami. Elemen terapan peningkatan mutu lingkunganterwujud melalui penggunaan bahan dan material yang digunakan pada strukturbangunan. Pengolahan limbah organik yang dihasilkan oleh kegiatan laboratoriumdan dapat digunakan kembali sebagai silase atau kompos sehingga sampah yangdihasilkan bangunan laboratorium dapat dikurangi. Perancangan pusat penelitianmelalui pendekatan arsitektur ekologis, bertujuan untuk menjaga keberadaansumber daya alam dan potensi pada tapak sehingga dapat dipertahankan tanpaadanya penurunan kualitas lingkungan.Kata kunci: hortikultura, pusat penelitian, laboratorium, arsitektur ekologis
Karakter Spasial Bangunan Kantor Bakorwil IV Jatim Pamekasan Yanita Ayu Mardlatillah; Antariksa Antariksa; Noviani Suryasari
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan-bangunan bersejarah kolonial Belanda memiliki nilai historis tinggi, beberapa bangunan kolonial Belanda berada di Kota Karesidenan Pamekasan. Salah satu bangunan Kantor Bakorwil IV Jatim Pamekasan. Bangunan Kantor Bakorwil berada di pusat kota, bangunan bertahan diantara fungsi bangunan-bangunan baru, selain itu sebagai identitas dan pertimbangan perkembangan kota. Karakter spasial bangunan masih dalam kondisi asli/orisinil. Karakter spasial bangunan dipertahankan, agar nilai historis dan keorisinilan bangunan terjaga. Karakter spasial yang ditunjukkan oleh Kantor Bakorwil adalah langgam Indische Empire. Bangunan kantor terdiri dari dua massa bangunan, yaitu bangunan induk dan penunjang kantor. Bangunan induk memiliki bentuk karakter spasial pola ruang simetris, sedangkan bangunan penunjang bentuk pola ruang asimetris. Serambi mengelilingi bangunan Kantor Bakorwil. Metode dalam studi menggunakan metode analisis deskriptif pendekatan analisis kualitatif, yakni mendeskripsikan karakter organisasi dan pola ruang bangunan, sehingga ditemukan kesimpulan karakter spasial bangunan Kantor Bakorwil. Tujuan studi ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis karakter spasial bangunan.Kata kunci: Karakter spasial, Bangunan Kantor Bakorwil IV Jatim
Tipologi Wajah Bangunan Rumah Kuno di Desa Sempalwadak Kabupaten Malang Vivi Sintiasari; Antariksa Antariksa; Noviani Suryasari
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah kuno di Desa Sempalwadak, Kabupaten Malang merupakan salah satu peninggalan arsitektur yang memiliki nilai sejarah dan budaya di wilayah Kota Malang. Wajah bangunan rumah kuno di Desa Sempalwadak memiliki karakteristik dan merupakan bagian penting bangunan karena dapat merepresentasikan citra bangunan, budaya pemilik rumah dan gaya bangunan pada masa tahun pembangunannya. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis wajah bangunan rumah kuno di Desa Sempalwadak, Kabupaten Malang dengan metode analisis kualitatif-deskriptif dengan pendekatan tipologi. Hasil studi menemukan bahwa wajah bangunan rumah kuno di Desa Sempalwadak, Kabupaten Malang dapat ditipologikan berdasarkan elemen kepala/atap bangunan, badan/dinding bangunan, dan kaki/ lantai bangunan. Pengaruh gaya kolonial dapat ditemukan pada seluruh elemen wajah bangunan, khususnya pada bangunan yang dibangun pada tahun 1950-an. Karakteristik elemen arsitektural pada wajah bangunan dipengaruhi oleh aspek keamanan bangunan, estetika bangunan, dan penyesuaian bangunan terhadap iklim setempat.Kata kunci: tipologi, wajah bangunan, rumah kuno
Elemen Pintu dan Jendela pada Stasiun Kereta Api Sidoarjo Shabrina Maharani; Antariksa Antariksa; Rinawati P Handajani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stasiun kereta api merupakan salah satu peninggalan kolonial Belanda dalam bentuk arsitektur yang banyak dipertahankan fungsinya hingga saat ini. Stasiun Kereta Api Sidoarjo sebagai bangunan bersejarah yang dilestarikan, tetap mempertahankan elemen-elemen arsitektur yang ada. Elemen pintu dan jendela pada stasiun memiliki peran yang penting sebagai jalur sirkulasi. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis elemen pintu dan jendela pada Stasiun Kereta Api Sidoarjo. Metode yang digunakan pada studi ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan, wawancara, dan mencari literatur. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa karakteristik elemen pintu dan jendela stasiun ini dipengaruhi oleh fungsi ruangnya. Karakteristik pintu dan jendela juga dipengaruhi gaya arsitektur Indische Empire, Art Nouveau, dan modern.Kata kunci: pintu dan jendela, Stasiun Sidoarjo, kolonial Belanda
Kajian Green Building pada Gedung Dekanat Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang Barra Pasuka Dewa; Agung Murti Nugroho; Muhammad Satya Adhitama
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Green Building merupakan suatu konsep bangunan ramah lingkungan yang sudah menjadi perhatian khususnya di negara beriklim tropis. Indonesia merupakan negara dengan iklim tropis dengan suhu dan kelembaban yang tinggi. Maka pada tahun 2009, sebuah lembaga GBCI (Green Building Council Indonesia) dibentuk untuk memberikan pratik-praktik bangunan ramah lingkungan kepada masyarakat. Universitas Brawijaya merupakan salah satu universitas dengan skala wilayah yang luas. Parameter bangunan yang dipilih adalah bangunan dengan bentukan vertikal, geometri bangunan, bentukan massa, bangunan berlantai 6-8 lantai, fungsi perkantoran dan perkuliahan, dan orientasi bangunan Utara-Selatan. Maka terpilih bangunan Gedung Dekanat FT-UB. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur seberapa jauh tingkat Green Building pada bangunan obyek Gedung Dekanat. Metode penelitian observasi dengan deskriptif kualitatif. Pengamatan, wawancara, dan pengukuran menggunakan alat ukur sebagai pelengkap kajian penelitian ini. Pada gedung tersebut akan dinilai dari standar Greenship dengan 6 kriteria utama. Kriteria utama tersebut adalah Basic Green Area, Electric Sub Metering, Water Metering, Fundamental Refrigerant, Indoor Health and Comfort, dan Basic Waste Management. Setelah dilakukan kajian terhadap obyek, diperoleh nilai 40 poin dengan predikat BRONZE. Kemudian peneliti memberi rekomendasi agar naik satu predikat mejadi SILVER dengan nilai akhir 54 poin. Rekomendasi tersebut diantaranya pada kriteria Water Metering, Indoor Healt And Comfort dan Electrical Sub Metering.Kata kunci: Green Building, Gedung Dekanat Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Greenship, rating/sertifikasi.
Analisa Ecotect Analysis dan Workbench Ansys pada Desain Double Skin Facade Sport Hall Fadhil Muhammad Kashira; Beta Suryokusumo; Herry Santosa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sport Hall merupakan bangunan yang mewadahi aktifitas olahraga yangmembutuhkan aktifitas metabolisme tubuh yang tinggi. Dalam aktifitas yang terjadidi dalam ruangan olahraga pada sport hall, kenyamanan termal merupakan syaratutama agar para pengguna bangunan tetap dapat berolahraga dengan maksimal.Salah satu cara untuk mengatur agar besar nilai kenyamanan termal sesuai denganstandar adalah dengan menggunakan double skin facade. Hal ini dikarenakan doubleskin facade memiliki beberapa kelebihan, antara lain : dapat mengurangi cahayamatahari yang masuk, menahan kecepatan angin, dan menurunkan suhu di dalamruangan. Pada iklim tropis, jenis double skin facade yang paling baik adalah jenislouver. Untuk menentukan tipe terbaik dari louver, maka dilakukan simulasi yangmenggunakan bantuan software Autodesk Ecotect dan Workbench Ansys yangditerapkan pada beberapa alternatif louver. Hasil dari simulasi yang telah dilakukanadalah penggunaan egg crate louver dengan kerapatan sirip horizontal dengankerapatan sirip horizontal sebesar 2” dan sirip vertikal sebesar 3” pada ruangolahraga lantai 2 dan egg crate louver dengan kerapatan sirip horizontal sebesar1,5” dan sirip vertikal sebesar 3” pada lantai 1 yang diterapkan pada dindingbangunan bagian barat dan timur.Kata kunci: Sport Hall , Double Skin Facade, Simulasi, Ecotect Analysis, Workbench Ansys