cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 47 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 4 (2019)" : 47 Documents clear
Kualitas Taman Cerdas Trunojoyo Malang Dengan Pendekatan Kriteria Layak Anak Anthea Putri Yasmin; Novi Sunu Sri Giriwati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka memenuhi hak anak, UNICEF membuat kebijakan berupa CFCI (Child-Friendly City Initiative). Kota Malang telah memenuhi indikator ramah anak dengan peringkat Madya yang memenuhi 60-70% dari Indikator Kota Ramah Anak. Kota Malang memiliki taman bermain anak di ruang publik, salah satunya berada di Taman Cerdas Trunojoyo. Namun, terdapat beberapa permasalahan seperti pemeliharaan fasilitas dan aksesibilitas yang dapat memengaruhi keramahan anak di taman. Karena itu, timbul pertanyaan apakah Taman Cerdas Trunojoyo ramah anak atau tidak? Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan hasil apakah Taman Cerdas Trunojoyo ramah anak atau tidak. Metode yang digunakan adalah metode gabungan (mixed-method) dengan responden penelitian orang tua/wali anak dan anak-anak. Metode kuantitatif digunakan untuk menentukan persepsi responden terhadap kualitas taman. Metode kualitatif digunakan untuk mengevaluasi taman melalui perbandingan kondisi eksisting dengan literatur. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan faktor yang paling mempengaruhi kualitas taman adalah Fasilitas Taman. Berdasarkan hasil analisis gabungan, ditemukan kualitas ramah anak di Taman Cerdas Trunojoyo cukup layak menurut orang tua/wali anak-anak dan anak-anak. Aspek dengan kualitas tertinggi adalah fasilitas penunjang dan ruang alam, sedangkan aspek dengan kualitas terendah adalah aksesibilitas dan fasiltias rekreatif, kreatif, dan olahraga. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dikatakan bahwa Taman Cerdas Trunojoyo cukup layak anak.
Pengaruh Penggunaan Material Kaca Terhadap Beban Panas pada Bangunan National Hospital Surabaya Haliza Ning Fatmala; Ary Deddy Putranto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Rancangan Rencana Induk dan Konservasi Energi penggunaan energi bangunan saat ini sebesar 40% dari total energi global dan diperkirakan akan terus meningkat. Indonesia yang memiliki iklim tropis dan memiliki suhu yang cukup tinggi maka untuk memperhatikan kenyamanan pengguna, bangunan yang membutuhkan udara bersih dan steril menggunakan penghawaan buatan yang dapat menyerap energi sebesar 60% dari keseluruhan energi. Konservasi energi dapat diterapkan dengan pemilihan selubung bangunan terutama pemilihan jenis kaca yang baik. Pada bangunan National Hospital Surabaya menggunakan selubung material kaca jenis low-e yaitu sun energy yang mampu mengurangi panas sebesar 35%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh jenis kaca sun energy terhadap beban panas. Menggunakan metode eksperimen dengan melakukan analisis numerik berupa perhitungan OTTV dengan kesesuaian standar. Hasil yang diperoleh adalah kaca jenis ini belum memenuhi standar <35W/m2 maka dilakukan perhitungan OTTV dengan mengganti nilai shading coefficient dengan beberapa jenis material kaca. Diperoleh beberapa jenis rekomendasi material kaca yang dapat menurunkan beban panas 40% dari penggunaan kaca biasa dengan hasil perhitungan 25.8W/m2.
Redesain Material Perkerasan Terhadap Lingkungan Termal pada Ruang Luar Monumen Simpang Lima Gumul Kediri Hanna Romauli Siahaan; Jono Wardoyo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan termal ruang luar pada daerah yang memiliki iklim tropis selain dipengaruhi faktor temperatur radiasi ataupun pergerakan udara, material penutup permukaan juga menjadi unsur yang sangat menonjol. Pada lokasi penelitian di Monumen Simpang Lima Gumul Kediri, ruang luar tidak ternaungi dengan baik dari sinar matahari langsung sehingga perlu adanya redesain pada ruang luar tersebut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif evaluatif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode pengukuran menggunakan metode deskriptif evaluatif kondisi termal (suhu dan kelembapan). Berdasarkan metode tersebut, kemudian setelah dilakukan nya simulasi digital berupa software Envimet 3.1 ditemukan bahwa material keramik merupakan material dengan rata- rata kondisi termal yang paling tinggi diantara yang lainnya yaitu sebesar 41,040C sehingga dilakukannya redesain material. Dan setelah dilakukan redesain terlihat adanya penurunan suhu sekitar 0,0004 - 0,0284 0C.
Adaptive Reuse terhadap Nilai Properti (Studi Kasus: Hotel Savana) Valentina Siswanto; Iwan Wibisono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

###
Evaluasi Dusun Sumberwangi, UB Forest, dalam Upaya Pengembangan Dusun Wisata berdasarkan Persepsi Masyarakat Ciptadi, Dwi Pradipta; Giriwati, Novi Sunu Sri
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UB Forest adalah hutan pendidikan yang berlokasi pada Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Pada tahun 2016, pengelola merencanakan untuk melakukan pengembangan terhadap UB Forest, dimana salah satu lokasi pengembangannya adalah terdapat pada permukiman Dusun Sumberwangi sebagai dusun wisata dan Pusat Kopi UB Forest. Permukiman Dusun Sumberwangi memiliki potensi atraksi alam secara lokasi, namun untuk akomodasi belum bisa memadai. Oleh karena itu, diperlukannya sebuah evaluasi terhadap permukiman Dusun Sumberwangi untuk pengembangannya menuju dusun wisata. Penelitian dilakukan dengan pendekatan campuran (mix method), dimana secara kualitatif dengan melakukan observasi terhadap kondisi eksisting permukiman dan secara kuantitatif dengan menilai berdasarkan persepsi dari masyarakat permukiman dusun dan pengunjung dusun. Hasil menunjukkan bahwa elemen kualitas permukiman untuk pengembangan dusun wisata pada permukiman Dusun Sumberwangi terdiri atas kualitas aksesibilitas, kemudian dilanjutkan dengan kualitas jaringan air bersih dan drainase, kualitas jaringan listrik, kualitas penanda, daya tarik wisata, kapasitas akses dan parkir, kualitas visual bangunan, pencapaian menuju sarana, budaya dusun, kualitas akomodasi, dan kualitas akses bangunan.
Interaksi Penghuni pada Ruang Bersama di Panti Asuhan Putra Harapan Asrori Malang Ristina Beta Fitranti; Rinawati P. Handajani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang bersama merupakan media interaksi sosial antar penghuni pada panti asuhan. Didalamnya penghuni dapat melakukan berbagai kegiatan baik secara individu maupun berkelompok. Dalam menggunakan ruang bersama penghuni cenderung menghindari interaksi dengan penghuni lain sebagai upaya untuk mencapai privasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi penghuni saat melakukan aktivitas dan upaya penghuni untuk mencapai privasi pada ruang bersama di Panti Asuhan Putra Harapan Asrori Malang. Pada penelitian ini dilakukan analisis interaksi penghuni pada ruang bersama di panti asuhan dengan mengobservasi perilaku penghuni dilihat dari gestur penghuni saat merespon interaksi dengan yang lain. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik place centered mapping. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mengontrol privasi yang diinginkan, penghuni menghindari interaksi yang tidak diinginkan dengan menggunakan elemen fisik seperti pintu, jendela dan perabot. Selain itu juga penghuni menggunakan posisi tubuh untuk mencegah kontak pandangan.
Pembacaan Tanda Masjid Jami Sultan Syarief Abdurrahman Kota Pontianak Wirawan Fawaza; Herry Santosa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesultanan Pontianak merupakan kesultanan termuda di Kalimantan Barat dan memiliki bangunan peninggalan berupa masjid yang keasliannya dijaga hingga sekarang. Masjid dan jamaahnya mengalami interaksi melalui aktivitas melihat masjid melalui elemennya dan berada di ruang masjid. Interaksi ini menghasilkan pemaknaan berupa persepsi terhadap masjid. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pemaknaan masjid oleh jamaah masjid. Pemaknaan masjid dihubungakan dengan karakteristik jamaah masjid dan konteks lokasi masjid. Penggalian makna dilakukan menggunakan teori semiologi Roland Barthes dan pemaparannya menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini mengungkap Masjid Jami Sultan Syarief Abdurrahman dimaknai tua, unik, indah, jelas, dan besar .Bagian masjid atau kategori yang dominan adalah atap dan badan bangunan, sedangkan tema yang dominan adalah tua. Pengaruh karakteristik jamaah masjid yang dominan terhadap pemaknaan kategori adalah pendidikan, okupansi, dan latar budaya. Pengaruh karakteritik jamaah masjid yang dominan terhadap pemaknaan tema adalah okupansi dan latar budaya. Hubungan pemaknaan terhadap konteks didapati pengaruh masjid terhadap lingkungannya dan pengaruh lingkungan terhadap masjid. Pengaruh masjid terhadap lingkungan adalah masjid sebagai penanda kawasan. Pengaruh lingkungan terhadap masjid adalah adanya pengaruh penambahan jumlah penduduk terhadap perubahan luasan masjid, adanya pengaruh sungai terhadap posisi masjid, dan pengaruh budaya Melayu, Tradisional, Timur Tengah, dan Eropa terhadap bentuk masjid.
Kajian Aspek Physical Requirement pada Unit Kamar Budget Hotel di Kota Malang Archie Favian Adityara; Indyah Martiningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel merupakan sarana akomodasi untuk wisatawan atau pebisnis yang ingin menginap ketika mengunjungi suatu daerah. Perkembangan hotel di Kota Malang pada era  sekarang ini sangat pesat. Diantara hotel-hotel yang berkembang di Kota Malang saat ini, jenis hotel yang berkembang adalah budget hotel. Budget hotel merupakan jenis hotel yang identik dengan minimalis dan sederhana, sehingga harga yang ditawarkan relatif terjangkau dengan fasilitas yang memenuhi kebutuhan. Physical requirement yang tersedia di dalam unit kamar budget hotel adalah berupa fasilitas yang tersedia di dalam unit kamar budget hotel seperti bed, rak, lemari, kursi dan lain sebagainya. Terdapat physical requirement yang disesuaikan dengan konsep budget hotel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesesuaian physical requirement pada unit kamar budget hotel dibandingkan dengan standar WTO (World Tourism Organization). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan purposive sampling, dengan objek penelitian unit kamar tipe superior budget hotel di Kota Malang. Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat aspek-aspek physical requirement yang mengalami penyesuaian yaitu aspek lemari, aspek rak, aspek hangers, aspek kursi, aspek radio dan aspek handuk.
Rekayasa Selubung Bangunan untuk Mengoptimalkan Pencahayaan Alami pada Ruang Rawat Inap Gedung Jantung dan Paru di RSUD Bangil Pasuruan Mohammad Hardian Afrizal; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKRumah sakit merupakan salah satu prasarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Keberadaan ruang rawat inap pada rumah sakit adalah bentuk fasilitas fisik dalam memberikan pelayanan kesehatan. Namun kenyamanan pengguna didalamnya harus diperhatikan. Untuk mencapai kenyamanan visual, pencahayaan alami pada ruang rawat inap harus sesuai dengan standar kenyamanan visual. Standar kenyamanan visual untuk bangunan rumah sakit adalah 250 lux. Namun pada kondisi eksisting sisi utara dan timur, intensitas dan distribusi pencahayaan alami didalam ruang sangat kecil. Sedangkan di sisi selatan intensitas dan distribusi pencahayaannya alami sangat tinggi. Penelitian ini menggunakan Dialux Evo sebagai perangkat simulasi untuk mengetahui intensitas dan distribusi pencahayaan alami pada waktu yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tambahan bukaan jenis clear glass dan shading device jenis overhang horizontal mampu menaikkan dan menurunkan intensitas pencahayaan alami didalam ruang rawat inap Gedung Jantung dan Paru di RSUD Bangil Pasuruan.
KARAKTERISTIK VISUAL FASAD BANGUNAN PADA KAWASAN KOMERSIAL BERSEJARAH (STUDI KASUS: JALAN KH WACHID HASYIM KOTA PASURUAN) frida ayu auliyah ardina; Jenny Ernawati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Bangunan bergaya kolonial Belanda masih banyak dijumpai di Indonesia yang dimana bangunan tersebut disesuaikan dengan iklim dan kondisi yang ada di Indonesia. Bangunan yang masih bertahan di Indonesia memiliki nilai sejarah yang tinggi dan menjadi bagian dari cerita sejarah pembentukan suatu kota. Warisan arsitektur yang perlahan hilang dapat memutuskan mata rantai yang menghubungkan masa lalu dan masa sekarang. Hal ini mengakibatkan hilangnya suatu identitas dari suatu tempat yang sebenarnya telah dibentuk. Pada penelitian mengenai studi karakteristik fasad bangunan pada Koridor Jalan KH. Wachid Hasyim Kota Pasuruan dilakukan penelitian terhadap elemen fasad bangunan yang ada di lokasi studi yang kemudian ditemukan tipologi elemen elemen fasad yang ada pada lokasi penelitian. Penelitian ini melihat dari 12 elemen fasad yakni Bentuk Masa Bangunan, Jendela, Pintu, Atap, Fasad Bangunan, Material, Warna, Teksture, Penanda/Papan Iklan, Pembayangan/Sun Shadding, Set Back dan Ornament. Hasil akhir penelitian ialah gaya arsitektural yang dominan pada kawasan tersebut.   Kata kunci: Elemen Fasad, Karakteristik, Tipologi