cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Physics Student Journal
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2014)" : 150 Documents clear
Studi Pengukuran Kapasitansi Dan Konstanta Dielektrik Pada Cabe Merah (Capsicum annum L.) Giling Sutrisno, Bambang Adi; Widodo, Chomsin S; Saroja, Gancang
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui karakteristik kelistrikan pada cabe merah giling dengan menggunakan metode dielektrik frekuensi rendah. Karakteristik kelistrikan yang diukur yaitu kapasitansi dan konstanta dielektrik. Kapasitansi diukur dengan menggunakan plat kapasitor yang terbuat dari plat tembaga dengan ukuran 20 x 10 mm dengan jarak antar plat 5 mm. Pada bagian tengah plat di letakkan cabe merah giling dan dihubungkan pada LCR meter GW-instek seri 816 dengan probe ganda L dan H, sedangkan konstanta dielektrik diperoleh dari perhitungan nilai kapasitansinya. Pengukuran kapasitansi dilakukan dengan range frekuensi 100 – 2000 Hz dengan interval 50 Hz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode dielektrik dapat digunakan untuk mengukur nilai kapasitansi dan konstanta dielektrik pada cabe merah giling. Nilai kapasitansi dan konstanta dielektrik semakin menurun dengan bertambahnya frekuensi.
ANALISA PERFORMA STEAM JET EJECTOR PLTP SKALA KECIL PADA KONDISI OPERASI BERBEDA Khalida, Zulfa; Maryanto, Sukir; Surana, Taufan
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian ejector untuk proses ekstraksi Non Condensable Gas (NCG) dengan menggunakan steam yang bergerak dengan kecepatan tinggi. Pada penelitian ini dilakukan variasi tekanan kondenser untuk mengetahui performa ejector pada kondisi operasi tekanan kondenser yang berbeda. Performa ejector dapat dilihat dari entrainment ratio yang dihasilkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi operasi berbeda akan menghasilkan entrainment ratio yang berbeda. Nilai entrainment ratio menunjukkan kondisi desain ejector dan pada penelitian ini didapatkan kondisi operasi ejector on-design dan off-design
Perkiraan Dosis Ekuivalen Neutron Termal pada Pasien Radioterapi Linac 15 MV Hentihu, Fatimah Kunti; Noor, Johan A. E.; -, Bunawas
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan linac dengan energi foton lebih dari 10 MV akan menghasilkan neutron dari reaksi fotoneutron antara foton yang dihasilkan dengan bahan-bahan di sekitar kepala linac. Kami telah melakukan penelitian dengan menggunakan pesawat  linac 15 MV untuk mengukur dosis ekuivalen neutron termal di dalam tubuh dengan menggunakan sebuah fantom atropomorfik berbahan polietilen yang disisipi detektor CR-39 beradiator BN-1. Ketika neutron cepat masuk ke dalam fantom dan berinteraksi, neutron cepat akan mengalami moderasi dan termalisasi menjadi neutron termal. Neutron termal tersebut dideteksi dengan detektor CR-39 beradiator BN-1 karena reaksi antara neutron termal dengan boron menghasilkan partikel alfa yang akan berinteraksi dengan detektor CR-39 dan menghasilkan jejak. Sebelum digunakan, detektor dikalibrasi terlebih dahulu dengan sumber neutron 252Cf  untuk memperoleh persamaan kalibrasi    y = 164x. Sensitivitas detektor CR-39 pada penelitian ini sebesar 164 jejak/cm2.µSv. Dosis ekuivalen neutron termal dari penyinaran linac dengan dosis terapi 2 Gy dan 3 Gy sebesar 52 - 206 µSv dengan ketidakpastian ±5% dan 78-309 µSv dengan ketidakpastian ±4%. Variasi dosis tersebut berhubungan dengan letak titik (kedalaman dan jarak dari isosenter penyinaran) dan jenis bahan pada fantom.
Perkiraan Dosis Ekuivalen Neutron Cepat Pada Pasien Radioterapi Linac 15 MV Septiani, Dyah Fathonah; Noor, Johan A.E; -, Bunawas
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Linac yang dioperasikan di atas 10 MV akan menghasilkan radiasi tambahan berupa neutron cepat, karenaadanya interaksi antara foton dengan inti atom suatu material dengan nomor atom (Z) tinggi. Sehingga keberadaanpartikel ini perlu diperhatikan guna mencegah timbulnya dampak dari radiasi sekunder. Kami telah melakukanpengukuran untuk memperkirakan distribusi dosis ekuivalen neutron cepat pada tubuh manusia dengan menggunakanfantom antropomorfik. Pengukuran neutron dilakukan dengan menggunakan detektor jejak nuklir CR-39 yang dilapisidengan filter Cu serta radiator polietilen. Fantom yang telah dipasang detektor disinari dengan target di bagian isocentredengan linac 15 MV dengan dosis terapi sebesar 2 Gy dan 3 Gy. Kami mendapatkan nilai sensitivitas detektor sebesar211 jejak/cm2.mSv serta dosis berkisar antara tidak terdeteksi hingga 2,92 mSv dengan ketidakpastian 0,4% (dosisterapi 2 Gy) dan antara tidak terdeteksi hingga 4,09 mSv dengan ketidakpastian 0,4% (dosis terapi 3 Gy).
PERUBAHAN SPATIO-TEMPORAL B-VALUE GEMPA MIKRO DI LAPANGAN PANASBUMI X SC, Vani N. Ningtyas; Maryanto, Sukir; Hendriansyah, Tommy
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai karakteristik gempa mikro di lapangan panasbumi X. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik gempa mikro terkait dengan variasi spatio-temporal parameter b-value. Data yang digunakan merupakan data sekunder milik PT Pertamina Geothermal Energy sebanyak 138 kejadian gempa mikro yang terjadi selama periode 2013-2014. Perhitungan parameter b-valuedilakukan dengan metode maximum likelihood di program ZMAP dengan analisa variasi secara spasial dan temporal. Hasil perhitungan b-value di lapangan panasbumi X cukup tinggi yaitu sekitar 1 – 3 dan mengindikasikan bahwa keadaan batuan daerah penelitian heterogen serta cenderung tidak mengakumulasikan stress sehingga banyak gempa mikro yang terjadi. Variasi spasial b-value menunjukkan bahwa di sekitar sumur injeksi b-value cenderung tinggi (1.9 – 2.1) akibat peningkatan tekanan dibandingkan dengan di area sumur produksi dengan b-value 1.6 – 1.8. Variasi temporal b-valuemenunjukkan dua pola seismisitas di lapangan panasbumi X yaitu penurunan b-value diikuti dengan gempa berukuran besar (bulan April, Agustus, September dan Desember 2013 serta Februari 2014) serta ketika b-value meningkat banyak gempa mikro yang terjadi (bulan April 2013 serta Januari dan April 2014).
Pemantauan Radiasi Gamma dengan Detektor RadEye PRD-ER di Fasilitas Cyclotron Medik Selama Produksi Fluor-18 Pratiwi, Rosa Dian Teguh; Widodo, Chomsin Sulistya; -, Bunawas
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi Fluor-18 (F-18) dengan cyclotron di fasilitas pelayanan PET menghasilkan dampak negatif yaitu dihasilkannya radiasi gamma yang besarnya signifikan. Besar laju dosis radiasi gamma yang sampai ke ruangan kerja di fasilitas cyclotron perlu untuk diketahui agar dapat menjadi bahan kajian dalam upaya optimalisasi tindakan proteksi radiasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar laju radiasi gamma di ruangan Fasilitas Cyclotron dengan menggunakan dosimeter RadEye PRD-ER. Laju dosis ekuivalen gamma diukur dengan RadEye PRD-ER pada saat produksi F-18 dan radiofarmaka FDG dengan Cyclotron (Cyclone 18/9) pada waktu iradiasi target 25, 50, dan 70 menit. Laju dosis ekuivalen radiasi gamma yang terdeteksi pada saat produksi F-18 berkisar antara 0,03 - 0,05 µSv/jam dan pada saat sintesis, sampling, dan quality control FDG berkisar antara 0,10 – 25,10 µSv/jam.
APLIKASI METODE ADAPTIVE GROUNDROLL ATTENUATION PADA DATA SEISMIK DARAT 2D UNTUK MEREDUKSI NOISE GROUNDROLL Irsyad, Barqi Muhammad; Maryanto, Sukir; Avianthara, Bambang
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adaptive Groundroll Attenuation adalah metode yang digunakan untuk mereduksi groundroll noise. Metode ini mereduksi noise groundroll dengan cara menganalisaa kecepatan group dan kecepatan fase dari groundroll itu sendiri. Groundroll merupakan noise yang kerap dan selalu ada pada perekaman data seismik. Groundroll ini terjadi karena gelombang dari sumber yang merambat secara langsung ke penerima. Groundroll mempunyai karakteristik kecepatan rendah, frekuensi kecil dan amplitudo besar. Pada proses pereduksian groundroll dengan menggunakan metode ini, digunakan beberapa parameter, diantaranya frekuensi minimum, frekuensi maksimum, keceparan group minimum, kecepatan group maksimum, kecepataan fase minimum dan kecepatan fase maksimum. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan metode adaptive groundroll attenuation ini mampu mereduksi groundroll dengan baik. Hal ini dibuktikan dari hasil penampang stack yang menunjukan groundroll pada daerah penelitian telah tereduksi. Selain itu dapat dilihat pula dari hasil perbandingan dengan metode transformasi wavelet diskrit yang memberikan hasil metode adaptive groundroll attenuation groundroll lebih baik.
PERKIRAAN DISTRIBUSI DOSIS EKIVALEN FOTON PADA PASIEN RADIOTERAPI LINAC 15 MV Febriantoko, Adiar; Noor, Johan Andoyo Effendi; Sofyan, Hasnel
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Linac (linear accelerator) telah digunakan dalam radioterapi eksternal. Pengoperasiannya dengan energi lebih dari 8 MV akan menimbulkan radiasi sekunder berupa neutron maupun prompt gamma. Penelitian ini dilakukan pengukuran dosis ekivalen foton untuk mengetahui distribusi dosis pada bagian permukaan tubuh pasien dan bagian organ kritis pasien ketika proses radiasi berlangsung, yang menggunakan detektor pasif TLD-100H (LiF:Mg, Cu, P). Distribusi dosis ekivalen foton pada bagian permukaan (depan) diperoleh dari penyinaran mesin linac 15 MV dengan dosis target 2 Gy dan 3 Gy pada berkisar antara 0,35 mSv- 452 mSv dan antara 0,44 mSv – 474 mSv dengan ketidakpastian ±3% yang diperoleh dari kalibrasi TLD-100H. Dosis ekivalen foton di bagian dalam fantom yang diperoleh dari penyinaran mesin linac 15 MV dengan dosis target 2 Gy dan 3 Gy berkisar antara 0,28 mSv – 2074 mSv dengan ketidakpastian ±3% dan antara 0,37 mSv- 2980 mSv dengan ketidakpastian ±3%. Variasi dosis tersebut dipengaruhi oleh letak titik pada fantom. Selain itu, diketahui pula bahwa besar dosis ekivalen sebanding dengan dosis terapi yang diberikan.
ANALISA PENYEBARAN LITOLOGI SANDSTONE DENGAN MENGGUNAKAN INVERSI IMPEDANSI ELASTIK PADA LAPANGAN KALIMAYA FORMASI TALANG AKAR CEKUNGAN JAWA BARAT UTARA Rachmawati, Febriana; Maryanto, Sukir; Razi, Muhammad
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai inversi Impedansi Elastik untuk mengetahui penyebaran litologi batu pasir (sandstone) di lapangan KALIMAYA Formasi Talang Akar Cekungan Jawa Barat Utara pada lapisan TAF 3.1 – BTM TAF 3.3. Sudut 30o merupakan sudut yang paling sensitif dalam membedakan litologi batu pasir dan shale dalam inversi yang dilakukan. Hasil dari inversi AVO menujukkan bahwa lapisan TAF 3.1 – BTM TAF 3.3 masuk ke dalam AVO kelas I yang menunjukkan reservoir high impedance gas sand. AVO kelas ini seringkali berkorelasi dengan reservoir yang tight dengan tingkat sementasi tinggi. Hasil analisa pemetaan Impedansi Elastik 30o memperlihatkan daerah penyebaran batupasir kearah barat daya – timur laut dengan range nilai impedansi 24.000-29.000 ((m/s)2*(gr/cc)).   Kata kunci : Inversi, Impedansi Elastik, AVO, Litologi, Batupasir. 
METODE DETERMINISTIK PENENTUAN ZONA PROSPEK HIDROKARBON DAN PERHITUNGAN KETEBALAN RESERVOAR BERDASARKAN ANALISIS PETROFISIKA DENGAN PERLAKUAN PARAMETER SUMURAN DAN PARAMETER STRUKTURAL DI LAPANGAN “HIPO” FORMASI BATURAJA Putra, I Ketut Wahyu Nugrahadinata; Maryanto, Sukir; Pratiwi, Fitri Indah
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada eksplorasi minyak dan gas bumi diperlukan suatu metode logging atau metode pemboran yang memiliki beberapa sensor untuk mendeteksi jenis batuan di bawah permukaan kerak bumi untuk mengetahui nilai dari parameter fisika batuan (petrofisika). Namun dalam praktisnya seperti yang ditulis di beberapa buku E Poter (1980) dan Crain (2000), parameter struktural sering digunakan karena cepat dan mudah. Nilai-nilai petrofisika tersebut akan diperhitungkan dengan metode deterministik untuk mendapatkan perhitungan ketebalan reservoar, dimana diberikan perlakuan secara parameter struktural (pendekatan geologi) dan secara parameter sumuran (pendekatan nilai per sumur). Baik parameter sturktural dan parameter sumuran secara deterministik dapat memperhitungkan nilai volume serpih, porositas, saturasi air dan permeabilitas. Khusus untuk perhitungan saturasi air dan permeabilitas digunakan dua metode perhitungan yang berbeda yaitu saturasi air metode Archie dan Dual Water sedangkan permeabilitas metode Coates Free Fluid Index dan Wylie Rose. Hal ini untuk membandingkan metode perhitungan yang manakah untuk mendapatkan hasil yang lebih optimis dalam memperhitungkan ketebalan reservoar. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa, parameter sumuran dengan perhitungan saturasi air metode Dual Water dan Permeabilitas metode Wylie Rose memiliki hasil yang paling optimis dalam memperhitungkan nilai ketebala reservoar. Untuk sumur HIPO-7 memiliki ketebalan reservoar yang paling besar sedangkan sumur HIPO-5 memiliki kualitas reservoar yang paling.   Kata Kunci : Petrofisika, Deterministik, Parameter Struktural dan Parameter Sumuran

Page 11 of 15 | Total Record : 150


Filter by Year

2014 2014