cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 899 Documents
PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN JADWAL PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE CPM PADA PROYEK APARTEMEN Christian Kennardi; Ivan Pratama Setiadi; Andi .
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.371 KB)

Abstract

Dengan meningkatnya perkembangan proyek konstruksi, lahan yang tersedia semakin berkurang. Karena itu, banyak dilakukan pembangunan apartemen sebagai ganti tempat hunian. Proyek dengan skala besar akan mempunyai lebih banyak masalah dibandingkan dengan proyek dengan skala kecil. Untuk mengatasi masalah agar proyek dapat berjalan sesuai rencana dibutuhkan perencanaan dan pengendalian jadwal yang baik dengan melakukan planning, monitoring, updating.Pada penelitian ini, dilakukan perencanaan (planning) dengan melakukan WBS, menyusun urutan, dan menentukan durasi aktivitas yang digunakan sebagai dasar untuk membuat jadwal CPM pada proyek apartemen 33 lantai, kemudian dilakukan monitoring. Updating dibuat berdasarkan keadaan di lapangan dan pada penelitian ini, Update dibuat oleh kontraktor. Perencanaan dan pengendalian jadwal dibuat dengan program Microsoft Project 2007.Data untuk penelitian didapat dari konsultan pengawas dan pengamatan yang dilakukan setiap hari di lapangan. Dari data yang ada, dapat dibuat Bar Chart untuk proyek dan diperoleh nilai float factor untuk proyek 0,0023 yang menunjukkan proyek memiliki waktu yang padat dalam pengerjaannya karena nilai standarnya 3 dan critical factor 0,993 yang menandakan proyek tersebut termasuk kritis. Hal ini dikarenakan aktivitas yang ditinjau hanya sebatas pekerjaan struktur saja. Setelah melakukan planning, monitoring dan updating selama 12 periode, proyek mengalami keterlambatan dari jadwal rencana 263 hari kerja menjadi 289 hari kerja.
ANALISIS LAYANAN SHUTTLE UNTUK MENGOPTIMALKAN FASILITAS PARKIR DI KAMPUS Daniel Hotber Nadapdap; Rudy Setiawan
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.265 KB)

Abstract

Pada era modern, pendidikan menjadi salah satu hal utama untuk menunjang kualitas hidup seseorang, hal tersebut membuat semakin banyak masyarakat Indonesia berusaha untuk menempuh pendidikan hingga ke perguruan tinggi. Pada beberapa perguruan tinggi, mahasiswanya cenderung menggunakan kendaraan pribadi untuk melakukan perjalanan dari tempat tinggal menuju ke kampus. Hal ini menyebabkan pertumbuhan beban lalu lintas kampus dan lingkungan sekitarnya tidak dapat dihindarkan, selain itu kampus juga memerlukan lahan parkir yang cukup besar untuk menampung semua kendaraan pribadi tersebut, terutama mobil.Mengetahui presentasi pemilihan moda transportasi antara berkendara sendiri dengan berkendara bersama dengan memberikan atribut berupa biaya parkir, waktu mencari parkir dan waktu tempuh dari lapangan parkir ke kampus. Dengan cara regresi untuk mendapatkan suatu persamaan.Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi sensitivitas mahasiswa untuk beralih dari berkendara sendiri dan berkendara bersama adalah diberlakukannya tarif parkir. Hal tersebut dapat dilihat dari 3 grafik yang ada. Bahwa kelengkungan garis pada grafik menandakan tingkat kesensitivitas responden. Tetapi didapati bahwa harga yang dimasukkan terlalu mahal untuk membuat responden beralih menjadi berkendara bersama. Sehingga analisa ini juga tidak serta merta dapat menjamin keberhasilan pada saat diberlakukan di kampus.
PENILAIAN INDIKATOR K3L PADA PENGGUNAAN TOWER CRANE Christian Adie Vernatha; Bryan Tanos; Ratna Setiawardani Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.808 KB)

Abstract

Tower crane merupakan alat berat yang sangat bermanfaat dan mampu menggantikan peran manusia karena fungsinya untuk mengangkut dan memindahkan material baik vertikal maupun horizontal. Salah satu aspek yang sangat penting dan perlu diperhatikan dalam menggunakan tower crane adalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L). Banyak peraturan yang mengatur tentang penggunaan tower crane khususnya mengenai K3L. Model pengukuran tingkat keselamatan dalam penggunaan tower crane yang telah dihasilkan (Kwan dan Anggrawan, 2014) merupakan aplikasi yang sangat membantu dalam penggunaan tower crane. Namun, model pengukuran tersebut perlu disertai indikator karena tanpa indikator apabila digunakan, model ini akan menghasilkan nilai akhir yang bias karena sifatnya yang subjektif. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk memperoleh apa saja indikator Keselamatan dan Kesehatan dan Lingkungan (K3L) pada penggunaan tower crane. Data dari penelitian ini diperoleh dari pengisian kuesioner dari para responden yang akan diolah untuk mendapatkan bobot dari masing-masing indikator. Hasil dari penelitian ini adalah indikator penilaian Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan pada penggunaan tower crane yang akan disertakan ke dalam model pengukuran. Dari penelitian ini diperoleh indikator penelitian yang memiliki pengaruh yang berbeda terhadap tingkat K3L pada penggunaan tower crane.
ANALISIS LABOR UTILIZATION RATE PADA JAM KERJA NORMAL DAN JAM KERJA LEMBUR Jeremy Kevin Pranoto; Gordon Thiery Kurniawan; Ratna Setiawardani Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.105 KB)

Abstract

Efektivitas pemakaian tenaga kerja di lapangan dapat dinyatakan dengan nilai Labor Utilization Rate (LUR). Pengukuran efektivitas pekerja sulit dilakukan secara akurat karena sifat pekerja yang tidak stabil dalam pelaksanaan konstruksi. Oleh karena itu, pengukuran dapat dilakukan dengan pendekatan, salah satunya yaitu dengan metode work sampling. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar nilai LUR untuk pekerjaan bekisting dan pembesian di proyek Apartemen Darmo Hill pada jam kerja normal dan jam kerja lembur. Dari penelitian yang telah dilakukan, didapatkan nilai LUR untuk pekerjaan bekisting pada jam kerja normal adalah 48.15%, lebih tinggi jika dibandingkan dengan nilai LUR pada jam kerja lembur yang besarnya 38.55%, sedangkan nilai LUR untuk pekerjaan pembesian pada jam kerja normal adalah 56.04%, tidak berbeda jauh jika dibandingkan dengan nilai LUR pada jam kerja lembur yang besarnya 55.85%.
TANTANGAN DAN HAMBATAN PENERAPAN KONSEP SUSTAINABLE CONSTRUCTION PADA KONTRAKTOR PERUMAHAN DI SURABAYA Alfonsus Dwiputra W; Yulius Candi; Ratna S Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.509 KB)

Abstract

Proses pembangunan perumahan sebagai kebutuhan pokok manusia menggunakan material-material yang jumlahnya tidak sedikit dari sumber daya alam. Banyaknya pemakaian material membuat sampah material dari proyek juga menumpuk, sehingga dapat merusak alam. Konsep pembangunan yang menciptakan lingkungan yang nyaman berdasarkan efisiensi sumber daya alam dan desain yang ramah lingkungan disebut dengan konsep Sustainable Construction. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Tantangan” dan “Hambatan” dalam menerapkan konsep Sustainable Construction pada proyek perumahan, dengan penyebaran kuesioner ke perusahaan-perusahaan kontraktor. Data-data yang sudah terkumpul akan dianalisa dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil analisa memperlihatkan “Tantangan” yang sudah dilakukan oleh kontraktor dan tindakan yang menjadi “Hambatan” di lapangan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA PERUMAHAN SKALA KECIL DI SURABAYA DAN SEKITARNYA William Gosal; Kevin Setiawan; Herry Pintardi Chandra
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.417 KB)

Abstract

Tingkat pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi menyebabkan permintaan akan rumah menjadi sebuah kebutuhan yang mendasar, khususnya di daerah Surabaya dan sekitarnya. Peneliti ingin mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi harga perumahan skala kecil di Surabaya dan sekitarnya serta seberapa besar pengaruhnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yaitu dengan cara membagi kuisioner kepada developer perumahan khususnya didaerah Surabaya dan sekitarnya. Analisis data merupakan analisis faktor konfirmatori dengan menggunakan metode partial least square (PLS). Hasil penelitian menyimpulkan faktor yang paling berpengaruh adalah biaya, channel member, dan diikuti oleh konsumen. Faktor yang kurang berpengaruh adalah persaingan dan diikuti tujuan perusahaan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBELIAN HUNIAN BERDASARKAN ASPEK PERILAKU KONSUMEN DAN PREFERENSI KONSUMEN Herri Setiawan; Edward Edward; Herry Pintardi Chandra; Soehendra Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.783 KB)

Abstract

Perkembangan pasar properti masih bertumbuh di Indonesia, terutama di kota-kota besar seperti di Surabaya. Namun menurut Bank Indonesia masih banyak properti yang belum laku terjual. Salah satu penyebab tidak terjualnya properti tersebut adalah ketidaksesuaian keinginan dan kebutuhan konsumen dengan properti yang ada di pasaran. Oleh karena itu penelitian ini akan meneliti keinginan dan kebutuhan konsumen yang termasuk dalam aspek perilaku konsumen dan preferensi konsumen yang mempengaruhi pembelian hunian berdasarkan penelitian sebelumnya. Perilaku konsumen adalah bagaimana konsumen membuat keputusan ketika melakukan transaksi. Sedangkan preferensi konsumen adalah sesuatu yang lebih disukai konsumen. Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner dengan responden kosumen dan produsen yang selanjutnya akan dianalisa. Teknik analisa yang digunakan yaitu uji mean, T-test dan ANOVA. Hasil analisa mean menunjukkan bahwa responden konsumen dan produsen mengutamakan pekerjaan dan keadaan ekonomi dari perilaku konsumen dan keamanan dari preferensi konsumen. Pada analisa t-test, terdapat perbedaan pendapat antara konsumen dan produsen terhadap aspek perilaku konsumen yaitu variabel faktor pribadi. Sedangkan terhadap preferensi konsumen terdapat perbedaan pada variabel fisik, jarak dan lingkungan. Pada analisa ANOVA, terhadap perilaku konsumen tidak ditemukan berbedaan. Sedangkan terhadap preferensi konsumen, ditemukan perbedaan pendapat responden berdasarkan umur responden terhadap keempat variabel yaitu fisik, jarak, keuangan dan lingkungan atau lokasi
PENGARUH DILATASI PADA BANGUNAN DENGAN KETIDAKBERATURAN GEOMETRI VERTIKAL YANG DIDESAIN SECARA DIRECT DISPLACEMENT BASED Ricky Juandinata; Yohan Pranata; Ima Muljati
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.345 KB)

Abstract

Penerapan metode Direct Displacement Based Design (DDBD) dalam mendesain sebuah bangunan tahan gempa semakin banyak digunakan. DDBD mampu menghasilkan kinerja struktur yang bagus, baik pada bangunan-bangunan beraturan maupun tidak beraturan. Sampai batas-batas tertentu, bangunan dengan ketidakberaturan geometri vertikal dapat direncanakan sebagai satu kesatuan, namun jika perilakunya memburuk maka diperlukan dilatasi untuk mengatasinya. Studi ini akan meneliti pengaruh dilatasi pada bangunan dengan ketidakberaturan geometri vertikal yang direncanakan secara DDBD. Bangunan yang akan diteliti adalah bangunan perkantoran 6- dan 10- lantai dan direncanakan terhadap resiko gempa rendah maupun tinggi di Indonesia. Bangunan direncanakan dalam dua skenario yaitu tanpa dan dengan dilatasi. Pengujian kinerja struktur (drift dan damage index) akan dilakukan dengan analisis Time History. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua opsi menghasilkan kinerja yang baik dan menggunakan jumlah bahan yang relatif sama. Opsi dilatasi lain perlu diteliti lebih lanjut khususnya untuk mengurangi selisih perpindahan pada daerah dilatasi.
STUDI KASUS PENERAPAN METODE COLLAPSED AS-BUILT TERHADAP SEBUAH BANGUNAN PERKULIAHAN DI SURABAYA Sogen Nishimura; Mahaputra Yauri; Paulus Nugraha; Sandra Loekita
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.279 KB)

Abstract

Keterlambatan yang terjadi pada suatu proyek umumnya tidak dapat dihindari. Hal inipun dapat berdampak bagi jalannya aktifitas proyek yang dapat mengakibatkan bertambahnya durasi proyek serta terjadinya pembengkakan pada biaya proyek. Metode collapsed as-built ini merupakan metode yang berfokus pada keterlambatan satu pihak saja. Metode ini simpel, di mana metode ini mencari keterlambatan pada jadwal aktual yang terjadi kemudian dihapuskan. Kemudian hasilnya dibandingkan dengan jadwal aktual dan menilai apakah pihak tersebut perlu memberikan kompensasi atau tidak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah metode ini dapat diterapkan pada suatu bangunan perkuliahan yang dibangun di kota Surabaya dan hal – hal apa saja yang menjadi kendala dalam melakukan penerapan metode ini. Berdasarkan studi kasus dan analisa yang telah dilakukan, diketahui dalam proyek bangunan perkuliahan di kota Surabaya yang dijadikan sebagai objek penelitian bahwa metode collapsed as-built ini dapat diterapkan, namun dalam penerapan metode ini terdapat kendala yang dialami berupa kurangnya data – data yang rinci sehingga mengalami kesulitan dalam menganalisa keterlambatan yang terjadi di proyek bangunan perkuliahan di kota Surabaya ini
ANALISA KEUANGAN RUMAH TOKO DENGAN PENERAPAN PENGOLAHAN AIR LIMBAH DAN PENAMPUNGAN AIR HUJAN Antonius Hadi; Yohanes Christian; Herry Pintardi Chandra; Cilcia Kusumastuti
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.772 KB)

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia sekarang ini memacu para investor properti untuk melakukan sebuah investasi, salah satunya pada bidang properti rumah toko. Dampak negatif pembangunan rumah toko adalah buangan air limbah yang tidak diolah dan langsung dibuang dapat mencemari lingkungan. Untuk mengatasi masalah pencemaran air akibat air buangan rumah toko diperlukan sistem pengolahan air limbah serta penampungan air hujan untuk mengurangi limpasan permukaan. Pada penelitian ini direncanakan sembilan unit rumah toko dengan desain penerapan pengolahan air limbah dan penampungan air hujan serta analisa keuangannya untuk menentukan kelayakan investasi. Kriteria penilaian yang dipakai untuk analisa keuangan investasi adalah Net Present Value, Internal Rate of Return, dan Benefit Cost Ratio. Dari hasil penelitian didapatkan desain bak penampung air limbah dengan ukuran 1,2 m x 1m x 1 m dan bak air hujan dengan ukuran 2,5 m x 1 m x 1,5 m untuk satu rumah toko. Dari hasil analisa keuangan dengan umur rencana investasi 5 tahun, diperoleh hasil nilai NPV sebesar Rp. 6.682.928.308, IRR sebesar 14%, dan BCR sebesar 1,38% yang berarti investasi rumah toko dengan pengolahan air limbah dan penampungan air hujan layak untuk diterapkan.