cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 899 Documents
IDENTIFIKASI POTENSI FLY ASH PLTU NGORO DENGAN SISTEM PEMBAKARAN CIRCULATED FLUIDIZED BED SEBAGAI BAHAN DASAR GEOPOLIMER Albert Natanegara; Benedictus Trista Dmitri; Djwantoro Hardjito; Antoni Antoni
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.574 KB)

Abstract

Geopolimer dibuat dengan mencampurkan dua bahan dasar yakni fly ash dan alkali activator. Penelitian-penelitian terdahulu menggunakan fly ash tipe C sebagai bahan dasarnya dan pada penelitian kali ini menggunakan fly ash dari PLTU Ngoro yang memiliki tipe F. PLTU ini memiliki sitem pembakaran Circulating Fluidized Bed (CFB), di mana karakteristik fly ash yang dihasilkan berbeda dengan fly ash PLTU pada umumnya, yang memakai sistem Pulverized Coal Combustion (PCC). Perbedaan karakteristik diakibatkan perbedaan kualitas batu bara dan suhu pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa potensi fly ash Ngoro dan pengaruh sodium silikat terhadap kuat tekan, workability, dan setting time geopolimer. Kadar molaritas NaOH yang digunakan adalah 8M sampai 14M. Campuran dibagi menjadi tiga tahap yaitu tahap pertama dengan perbandingan massa sodium silikat:NaOH(solid) 2,5; Tahap kedua dan ketiga ditentukan berdasarkan hasil tahap pertama. Tahap pertama menunjukkan kuat tekan sebesar 37,8 MPa. Namun semakin tinggi sodium silikat yang dipakai, semakin turun kekuatannya. Tahap kedua digunakan perbandingan massa Si:Al = 3 namun justru menunjukkan hasil kuat tekan turun drastis hingga 8,4 MPa. Tahap ketiga dilakukan penambahan jumlah silikat. Pada tahap ketiga menunjukkan hasil kuat tekan tertinggi adalah 34,8 MPa pada umur 7 hari.
ANALISIS KESIAPAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA KONTRAKTOR DI SURABAYA MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN Raynaldo Vea Winanda; Devin Ham; Paulus Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.505 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesiapan sumber daya manusia pada kontraktor di Surabaya dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), terutama para tenaga kerja yang berada di Surabaya. Ketersediaan jumlah sumber daya manusia yang cukup banyak di Indonesia membuat aspek tersebut merupakan salah satu bagian yang perlu diperhatikan dalam menghadapi MEA. Dengan berlangsungnya MEA di negara-negara ASEAN maka aliran bebas tenaga kerja antar negara ASEAN akan semakin mudah dikarenakan dibebaskannya biaya pembuatan visa dan employment pass. Akibatnya, hal tersebut dapat memunculkan persaingan antara tenaga kerja lokal dengan tenaga kerja asing untuk mendapatkan lapangan pekerjaan di Indonesia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% tenaga kerja belum siap secara administratif untuk menghadapi MEA yang akan berlaku mulai pada akhir tahun 2015 ini. Ketidaksiapan tersebut berupa ketidaklulusan syarat untuk mendaftar sebagai anggota ASEAN Chartered Professional Engineer (ACPE) sesuai dengan MRA on Engineering Services. Selain itu unit kompetensi yang perlu ditingkatkan bagi para tenaga kerja kontraktor di Surabaya adalah Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja dan Manajemen Lingkungan.
EVALUASI KINERJA SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS SNI 2847-2013 PADA STRUKTUR DENGAN GEMPA DOMINAN Giovanni Jonathan; Otniel Gandawidjaja; Pamuda Pudjisuryadi; Benjamin Lumantarna
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.347 KB)

Abstract

Dalam mendesain bangunan, Indonesia memiliki peraturan-peraturan yaitu SNI 03-2847-2013 dan SNI 1726-2012. Pada penelitian sebelumnya, didapatkan masalah pada bangunan yang telah didesain sesuai dengan SNI 03-2847-2002, namun tidak dapat bertahan ketika diuji dengan gempa rencana SNI 1726-2012, dan kegagalan pada struktur tersebut diperkirakan akibat beban gempa dominan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kembali peraturan tersebut, khususnya pada struktur dengan gempa dominan. Bangunan 3-lantai, diasumsikan sebagai ruko, pada penelitian sebelumnya merupakan bangunan dasar yang akan dimodifikasi menjadi beberapa varian dan akan digunakan sebagai studi kasus. Kinerja bangunan diuji dengan analisis Time History nonlinier. Hasil penelitian ini menunjukkan gempa dominan bukan merupakan penyebab utama kegagalan bangunan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KINERJA K3L SUBKONTRAKTOR PADA PROYEK-PROYEK DI SURABAYA Hugo Marcellino; Michael Michael; Andi Andi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.437 KB)

Abstract

Pada kenyataannya dalam segala bidang pekerjaan konstruksi tidak dapat dipisahkan dengan subkontraktor. Pekerja konstruksi dapat terlibat dalam banyak kegiatan yang dapat menghadapkan mereka dengan bahaya yang serius. Oleh sebab itu diperlukan perhatian khusus tentang pengawasan K3L pada setiap proyek yang dilaksanakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor-faktor kinerja K3L dari subkontraktor yang penting pada suatu proyek dan menganalisa apakah faktor-faktor kinerja K3L diterapkan dengan baik atau buruk oleh subkontraktor. Proses pengumpulan data dilakukan pada responden yang bekerja langsung pada lapangan proyek di Surabaya. Setelah data terkumpul kemudian nilai tingat kepentingan diolah dengan uji mean dan standar deviasi, lalu kinerja K3L diolah menggunakan uji mean. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua faktor-faktor kinerja K3L subkontraktor memiliki tingkat kepentingan yang tinggi, terutama faktor alat keselamatan yang memadai, komitmen dan dukungan manajemen, dan tujuan program K3L yang jelas dan masuk akal. Namun dalam pelaksanaannya tidak semua proyek menerapkan faktor-faktor kinerja K3L subkontraktor dengan baik. Dari hasil penelitian pada 9 proyek terdapat beberapa faktor yang memiliki hasil kurang baik seperti faktor adanya pemberian insentif dan disinsentif, rapat program K3L khusus yang dilakukan subkontraktor, manajemen kelelahan pekerja, inspeksi kesehatan dan analisis penyalahgunaan alkohol, pendidikan dan pelatihan program K3L, dan sanksi yang tegas. Adapun beberapa faktor yang sudah diterapkan dengan baik seperti faktor alat keselamatan yang memadai, komunikasi yang baik antara manajemen kontraktor dan manajemen subkontraktor, dan pengawas program K3L yang profesional.
ANALISIS CURAH HUJAN DI MOJOKERTO UNTUK PERENCANAAN SISTEM EKODRAINASE PADA SATU KOMPLEKS PERUMAHAN Kristanto Wibisono; Antonius C Antonius C; Herry P Chandra; Cilcia K Cilcia K
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.387 KB)

Abstract

Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia, memicu suatu kondisi yang kurang bersahabat terhadap lingkungan dan menimbulkan banyak masalah seperti banjir, penurunan muka air tanah. Air hujan dibeberapa kawasan mengalir ke jalan tanpa adanya pengolahan sehingga menyebabkan erosi, genangan air dan rusaknya jalan. Salah satu cara pengelolaan air hujan untuk daerah perkotaan adalah dengan menerapkan konsep ekodrainase dengan pembuatan kolam retensi. Pada penelitian ini, dicoba untuk mengaplikasikan konsep ekodrainase dimana konsep ini bertujuan untuk menampung air hujan di sebuah kolam yang memiliki luas 800 m2 dan kedalaman 1.5 meter dengan volume sebesar 1200 m3. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase limpasan permukaan yang berkurang dengan adanya pembuatan kolam retensi sebesar 14,05 %.
PENGEMBANGAN ELEMEN BALOK TIMOSHENKO BERBASIS KRIGING BEBAS LOCKING UNTUK ANALISIS STABILITAS DAN GETARAN BEBAS Adam Sulistio; Wong Foek Tjong
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.77 KB)

Abstract

Metode Elemen Hingga berbasis Kriging (MEH-K) adalah Metode Elemen Hingga (MEH) jenis baru yang menggunakan Interpolasi Kriging untuk membentuk shape function-nya. Penggunaan interpolasi Kriging secara umum menunjukkan hasil yang lebih akurat pada suatu analisa struktur dibandingkan dengan penggunaan shape function MEH standar dengan diskritisasi yang sama. Adanya penelitian ini adalah untuk mengembangkan suatu elemen balok Timoshenko berbasis Kriging yang diharapkan dapat bebas dari fenomena shear locking. Batasannya adalah pada analisis statik, getaran bebas, dan stabilitas saja. Dari penelitian ini, didapatkan bahwa fenomena shear locking pada elemen balok Timoshenko berbasis Kriging dan dapat diatasi secara efektif dengan menggunakan metode Discrete Shear Gap (DSG), sedangkan metode Modified Field Matching (MFM) gagal dalam upaya mengeliminasi shear locking. Hasil analisa yang ditunjukkan juga membuktikan bahwa MEH-K dengan DSG menghasilkan hasil yang sangat akurat, baik untuk analisis statik, getaran bebas, maupun analisa stabilitas.
UJI LENTUR DAN TARIK PADA BETON DENGAN GEOTEXTILE Jodie Saputra; Linda Felandy Budiono; Handoko Sugiharto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.552 KB)

Abstract

Geotextile merupakan material yang memiliki kuat tarik yang tinggi yang biasanya dipakai untuk perkuatan tanah. Pada penelitian ini akan dilakukan inovasi dengan meneliti pengaruh pemberian geotextile pada beton khususnya pelat. Diharapkan dengan penelitian ini, dapat mengetahui manfaat pemberian geotextile pada beton. Penelitian ini menggunakan beton dengan mutu K-200 dan akan dibuat 24 benda uji berupa balok 15 x 15 x 60 cm dan 8 benda uji berupa silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm yang akan ditambahkan geotextile woven atau non woven yang telah dimodifikasi. Akan dilakukan uji lentur dan split tensile test pada beton dan uji material untuk mendapat hubungan  dan . Pengujian dilakukan pada hari ke 7 dan 28 dengan menggunakan Universal Testing Machine dan alat tekan lentur. Dan hasilnya geotextile woven lebih meningkatkan dalam hal kuat tarik beton. Sedangkan dalam uji lentur, beton dengan geotextile woven mengalami pengelupasan sehingga geotextile non woven lebih meningkatkan kapasitas lentur beton. Peningkatan yang terjadi kurang signifikan karena belum ada standar pemodelan sample dan testing untuk beton dengan material seperti geotextile ini.
ANALISIS PRODUKTIVITAS PEKERJAAN PONDASI BORED PILE (STUDI KASUS PADA BANGUNAN PERKANTORAN 31 LANTAI) Abraham Putra Lesmana; Ratna S. Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.936 KB)

Abstract

Deep foundation is commonly used on high rise buildings. In most big cities people often uses bored pile as their deep foundation because bored pile is undisplacement pile, which means it doesn’t replace the underground earth that will cause pressure to the surrounding buildings. Bored pile doesn’t cause sound pollution and has minimum vibration so it doesn’t harm the environment. This research’s goal is to analyze the productivity of bored pile construction and the factors which influencing it. This research uses unit completed method and multiple regression analysis to analyze the factors. The results of the mean productivity measurement of bored pile with diameter 800mm is 3,84 m’/hour/equipment. Decrement of productivity is influenced by factors of equipment (83,37 workhours lost;40,39%), environtment(5,52 workhours lost;2,68%), labor (63,3 workhours lost;30,66%), material (4,77 workhours lost;2,31%), and management (49,46 workhours lost;23,96%).
KAJIAN METODE TAKT TIME PADA PROYEK KONSTRUKSI Willson Willson; Kristoforus Hendy Oetomo; Andi Andi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (934.379 KB)

Abstract

Takt Time merupakan kunci utama dalam menerapkan metode Lean Construction. Karena Lean Construction berfokus pada dua prinsip utama yaitu, membuat aliran kerja berkelanjutan dan menghilangkan waste. Takt Time satuan unit waktu dimana sebuah produk harus diproduksi untuk disesuaikan dengan kebutuhan akan produk tersebut. Metode ini telah banyak diterapkan dalam dunia industri manufaktur, namun jarang digunakan dalam industri konstruksi.Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana penerapan Takt Time, serta faktor – faktor apa saja yang dapat menghambat penerapan metode ini. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan studi kasus pada proyek konstruksi, dari data yang didapat akan dilakukan perencanaan dengan menggunakan metode Takt Time. Setelah itu dilakukan interview dengan pihak proyek konstruksi untuk mengetahui faktor – faktor apa saja yang dapat menghambat penerapan metode Takt Time. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Takt Time ini dapat mengurangi waste, dapat meningkatkan produktivitas dan mengurangi durasi total dari keseluruhan proyek. Selain itu dapat menghasilkan aliran kerja yang berkelanjutan (continous workflow). Namun berdasarkan hasil interview, didapati bahwa metode Takt Time harus melakukan penyeimbangan durasi dan tingkat produktivitas dengan menambahkan dan mengurangi jumlah pekerja dan alat. Hal tersebut berdampak pada biaya yang harus dikeluarkan makin besar. Selain itu penetapan durasi dan tingkat produktivitas di lapangan sangat susah dilaksanakan.
IMPLEMENTASI TEORI PERILAKU TERENCANA PADA MAHASISWA PENGENDARA SEPEDA MOTOR KE KAMPUS Carolus Boromeus Sene; Rudy Setiawan
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.257 KB)

Abstract

Sepeda motor menjadi salah satu pilihan moda transportasi yang populer di kalangan mahasiswa yang membawa dampak positif maupun negatif terhadap kampus dan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku mahasiswa pengendara sepeda motor ke kampus berdasarkan Teori Perilaku Terencana (Theory of Planned Behaviour, TPB). Data primer diperoleh dengan melakukan survei pada lima universitas yang ada di Surabaya. Sebanyak 414 responden memberikan respons terhadap pertanyaan berkaitan dengan perilaku perjalanan mereka ke kampus. Data yang diperoleh kemudian dianalisa dengan teknik Structural Equation Modeling. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa faktor persepsi kendali perilaku secara positif dan signifikan mempengaruhi intensi perilaku mahasiswa pengendara sepeda motor ke kampus. Faktor sikap dan norma subjektif tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap intensi perilaku. Demikian halnya intensi perilaku terhadap perilaku aktual. Implikasi penelitian ini dapat menjadi masukan bagi pihak kampus dapat menerapkan Manajemen Transportasi Kampus yang sesuai untuk mengurangi penggunaan sepeda motor ke kampus.