cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 899 Documents
ASSESSMENT DAN PERKUATAN STRUKTUR PADA BANGUNAN INDUSTRI 7 LANTAI Celine Michaella Sutjiadi; Tika - Harsono; Daniel - Tjandra; Handoko - Sugiharto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2021): FEBRUARI 2021
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan pada bangunan X yang merupakan bangunan industri 7 lantai dimana beberapa elemen struktur mengalami kerusakan salah satunya diakibatkan oleh penambahan beban ditiap lantai. Assessment struktur dilakukan untuk mengetahui letak dan jenis kerusakan, serta pemilihan metode yang tepat untuk perbaikan dan perkuatan struktur. Setelah itu dilakukan pengumpulan data bangunan, mapping kerusakan, dan analisa struktur. Analisa struktur dilakukan dengan 3 permodelan yaitu dengan menggunakan beban awal, dengan menggunakan beban tambahan dan dengan mempertimbangkan kerusakan struktur yang terjadi dilapangan saat mendapat beban tambahan. Penentuan metode perkuatan didapatkan dari pengecekan pola keruntuhan, strengthening limit, dan pengecekan terhadap gaya geser. Struktur dengan pola keruntuhan tekan menggunakan perkuatan steel plate jacketing dengan shear connector sedangkan elemen struktur dengan pola keruntuhan tarik dan memenuhi syarat strengthening limit menggunakan perkuatan Carbon Fiber Reinforced Polymer. Perbaikan struktur yang retak dilapangan menggunakan metode grouting. Hasil evaluasi performa ketiga kondisi struktur didapatkan bahwa deformasi terbesar terjadi pada kondisi struktur yang menggunakan beban tambahan dengan mempertimbangkan kerusakan struktur yang terjadi. Deformasi terbesar terjadi dilantai 7 baik arah x maupun arah y. Nilai simpangan antar lantai pada ketiga kondisi struktur masih berada pada batas aman. Kegagalan struktur setelah diperkuat sudah memenuhi syarat, dimana kapasitas penampang lebih besar daripada beban yang diterima.
ANALISA SISA MATERIAL PADA PEKERJAAN STRUKTUR KONSTRUKSI BETON BERTULANG Erich Quincy Chaise; Kevin Stefanus Lians; Ratna Setiawardani Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan struktur konstruksi beton bertulang tidak lepas dari sisa material yang akan terjadi di lapangan. Material beton bertulang terdiri dari: 1) semen, 2) pasir, 3) batu pecah/kerikil, 4) beton ready-mix, 5) besi beton, dan 6) bekisting. Banyaknya sisa material beton bertulang dapat mengakibatkan pencemaran pada kondisi lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis direct waste, faktor penyebab, serta usaha manajemen material dan sisa material pada pekerjaan beton bertulang. Penelitian ini dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada kontraktor proyek high-rise building dan low-rise building secara online dan offline. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa jenis sisa material yang paling sering terjadi pada material beton bertulang adalah akibat “uneconomic used waste”. Faktor penyebab sisa material beton bertulang paling sering terjadi adalah pemesanan tidak dapat dilakukan dalam jumlah kecil, sisa dari pemakaian atau penggunaan material, dan perubahan desain, sedangkan usaha manajemen material dan sisa material yang paling sering adalah usaha reduce.
SIMULASI OPERASI KONSTRUKSI FLEXIBLE PAVEMENT DENGAN MODEL CYCLONE STUDI KASUS : PROYEK JALAN KOTA DI TARAKAN William Christian Tedjo; Charles - Kuanda; Ratna Setiawardani Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek konstruksi merupakan proyek yang unik karena akan selalu terdapat perbedaan di setiap proyek konstruksi, namun dalam proyek konstruksi banyak kegiatan repetitif yang dilakukan oleh sumber daya proyek (manusia, mesin, dan material), sehingga membentuk sebuah siklus, dimana semua kegiatan akan berhubungan satu sama lain. Seiring dengan berkembangnya teknologi, konsep CYCLONE (CYCLic Operation NEtwork) merupakan teknologi yang digunakan untuk membantu efisiensi kegiatan repetitif, untuk mengetahui produktivitas operasional dan idle time sumber daya proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui idle time pada operasi konstruksi flexible pavement dengan menggunakan model operasi yang sudah ada dan mengetahui kebutuhan truck yang digunakan agar dapat. Permodelan yang dibuat menggunakan elemen-elemen dasar dari CYCLONE. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan observasi lapangan dan data historical. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek jalan yang ditinjau memiliki produktivitas untuk 1 unit AMP, 1 unit spreader, dan 6 unit truck adalah 1.30 meter per menit. Penggunaan 6 truck untuk hauling memiliki idle time 0.00% pada AMP, 18.94% pada spreader, dan 49.94% pada truck. Hasil dari penelitian dibuat model yang mengurangi jumlah truk menjadi 2 agar dapat mengurangi idle time pada setiap sumber daya. Untuk proyek ke depan telah dibuatkan acuan untuk menentukan jumlah truck yang akan digunakan berdasarkan lokasi proyek dengan AMP.
ANALISIS PEKERJA BERDASARKAN HARI DAN WAKTU KERJA DENGAN METODE WORK SAMPLING STUDI KASUS PADA PROYEK GRAND DHARMAHUSADA LAGOON DAN ONE GALAXY MIXED USE DEVELOPMENT Bernadette Mega Claudia Kuncoro; Yovita Mayrena Devyanti; Andi - -
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektivitas pekerja adalah keaktifan suatu pekerja dalam melaksanakan tugas yang berdampak langsung terhadap hasil proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pekerja pada hari dan waktu kerja serta mengetahui faktor terpenting dalam peningkatan efektivitas pekerja di proyek konstruksi. Pengukuran efektivitas pekerja sulit untuk dilakukan secara akurat, untuk itu dilakukan cara pendekatan dengan menggunakan metode work sampling. Pengambilan data dilakukan pada dua proyek, yaitu Grand Dharmahusada Lagoon dan One Galaxy Mixed Use Development. Hasil yang diperoleh diolah dengan menggunakan teknik analisa labor utilization rate. Faktor terpenting dalam peningkatan efektivitas pekerja dianalisis melalui kuesioner yang disebarkan kepada staff kontraktor kedua proyek. Hasil dari kuesioner akan diolah dengan teknik analisa relative importance index. Hasil dari penelitian menunjukkan efektivitas pekerja pada hari kerja memiliki nilai labor utilization rate yang menurun menjelang akhir pekan. Efektivitas pekerja setelah waktu makan siang mengalami penurunan dibandingkan dengan waktu sebelum makan siang. Faktor-faktor penting yang mempengaruhi efektivitas pekerja adalah faktor-faktor dari luar pekerja, yaitu kemampuan manajemen kontraktor yang baik dalam mengatur aktivitas konstruksi, program keselamatan kerja, ketersediaan alat atau perlengkapan yang mencukupi, dan instruksi yang jelas kepada pekerja.
STUDI KASUS TENTANG ANALISA HARGA SATUAN YANG DIPAKAI OLEH PELAKU USAHA PEKERJAAN KONSTRUKSI Yoel Tino Christofer; Nicolaus Halimawan Sentoso; Budiman - Proboyo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam dunia konstruksi, Pemerintah Indonesia yang diwakilkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada tahun 2016 telah menyusun “Analisis Harga Satuan Pekerjaan Bidang Pekerjaan Umum” No. 28/PRT/M/2016 yang di dalamnya terdapat standar nilai koefisien pada setiap jenis pekerjaan agar dapat digunakan oleh para pelaku usaha pekerjaan konstruksi di Indonesia. Akan tetapi setiap pelaku usaha pekerjaan konstruksi memiliki cara tersendiri agar dapat memenangkan tender yang diadakan oleh pemilik proyek salah satunya dengan membuat sendiri nilai koefisien setiap jenis pekerjaan konstruksi berdasarkan pengalamannya. Perbedaan nilai koefisien setiap jenis pekerjaan konstruksi dapat mengakibatkan rencana anggaran biaya menjadi bervariasi.Hasil dari studi kasus ini menunjukan bahwa selain koefisen dalan bahan untuk kelompok pekerjaan tanah yang memiliki kesamaan antara pelaku usaha konstruksi dengan AHSP 2016 Revisi hingga 80%, kelompok pekerjaan lainnya menunjukan hasil bahwa pelaku usaha konstruksi memiliki perhitungannya sendiri sehingga kurang menggunakan AHSP 2016 Revisi sebagai pedoman untuk menghitung koefisien yang sebagai dasar harga satuan pelaku usaha konstruksi tersebut.
STUDI PARAMETER STRUKTUR PENAHAN GALIAN Meilinda - Kianto; Gogot Setyo Budi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2021): FEBRUARI 2021
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan meningkatnya penggunaan dinding penahan galian, maka diperlukan perencanaan matang untuk menghindari kegagalan struktur. Salah satu software yang paling populer digunakan untuk memodelkan struktur geoteknik adalah Plaxis 2D. Sedangkan alternatif software permodelan 3 dimensi lainnya adalah SAP2000. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat akurasi program permodelan dua dan tiga dimensi terhadap defleksi sturktur. Permodelan tanah menggunakan elemen area spring dengan konstanta pegas yang nilainya sama dengan modulus of subgrade reaction (ks). Nilai ks yang digunakan meliputi perumusan oleh Bowles, Terzaghi dan Reese berdasarkan korelasinya dengan N-SPT. Hasil analisa deformasi penahan tanah selanjutnya dibandingkan dengan hasil pengamatan di lapangan. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa nilai ks menurut Terzaghi paling mendekati hasil pengamatan di lapangan. Selain itu, hasil deformasi Plaxis 2D cenderung menghasilkan nilai yang lebih besar.
PERBANDINGAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS PEKERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI HIGH RISE BUILDING DAN LOW RISE BUILDING DARI PERSPEKTIF MANEJER Albert Janitra Sanjaya; Aurelia Lidwina Tanadi; Herry Pintardi Chandra; Soehendro - Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas pekerja menjadi tolok ukur kesuksesan suatu proyek konstruksi karena produktivitas mempengaruhi efektivitas waktu, biaya, dan mutu dari proyek tersebut. Melalui penelitian ini, akan didapatkan hasil analisis berupa faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produktivitas pekerja pada proyek konstruksi high rise building dan low rise building dari perspektif manajer dalam bentuk tingkat pengaruh, setelah itu dilakukan analisis kembali untuk membandingkan faktor-faktor tersebut. Untuk mendapatkan tingkat pengaruh faktor-faktor tersebut, dilakukan pengisian kuesioner yang dibagikan kepada beberapa proyek konstruksi high rise building dan low rise building di Surabaya pada periode Januari 2020 sampai Juni 2020. Pada penelitian ini, diambil representatif proyek sebanyak 7 proyek high rise building dan 19 proyek low rise building dengan masing-masing kategori memiliki 30 responden. Kuesioner yang dibagikan terdiri dari 3 variabel, 6 sub variabel, dan 32 faktor produktivitas. Hasil dari penelitian ini berupa urutan faktor produktivitas yang didapatkan dengan melalui analisis mean dan importance index, kemudian nilai signifikansi dan correlation coefficient melalui analisis spearman’s rank correlation test. Sub variabel material menduduki urutan pertama, dimana faktor ketersediaan material dan pengadaan material memiliki nilai importance index dan mean tertinggi pertama dan kedua di kedua kategori.
PEMANFAATAN MODEL HIDRODINAMIKA DALAM MEMVALIDASI TERJADINYA RIP CURRENT DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Kevin - Harsono; Nigel - Bong; Surya - Hermawan
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bumi memiliki luas lautan lebih besar daripada luas daratan, maka akan banyak sekali pantai di seluruh dunia termasuk Indonesia. Pantai termasuk kawasan wisata yang menawarkan berbagai keindahan tetapi juga menawarkan malapetaka salah satunya fenomena rip current. Banyak wisatawan yang menjadi korban akibat fenomena ini. Di Indonesia pada tanggal 8 Feruari 2020 di Pantai Parang Tritis 7 orang terseret dan 1 meninggal, tanggal 2 Januari 2015 sebanyak 2 wisatawan meninggal di Jawa Timur. Hal itu disebabkan karena ketidaktahuan mereka tentang adanya rip current. Tujuan penelitian ini untuk memvalidasi adanya rip current di Jawa Timur dengan memanfaatkan pemodelan hidrodinamika di era revolusi industri 4.0 yang berbasis internet dan teknologi. Ada 3 tahapan metodologi dalam penelitian ini, yaitu pengambilan dan pengolahan data, membuat permodelan dan validasi permodelan. Hasil dari penelitian ini, di Pantai Jawa Timur sering terjadi rip current dengan kecepatan relatif berkisar 0,02-0,09 m/s.
STUDI BANDING K3 NORMAL BARU PADA PROYEK KONSTRUKSI MASA PANDEMI COVID-19 Jason - Jonathan; Anderton Oktovallen Candra; Ratna Setiawardani Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2021): FEBRUARI 2021
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akibat pandemi COVID-19, ekonomi dunia berhenti sementara termasuk industri konstruksi. COVID-19 memiliki tingkat penyebaran tinggi, sehingga proyek konstruksi yang padat karya berpotensi untuk menjadi klaster penyebaran. Untuk memulai kembali proyek, pemerintahan perlu membuat kebijakan baru guna mencegah penyebaran di proyek konstruksi. Penelitian ini memilih negara dengan iklim tropis yang serupa dengan Indonesia dan beberapa negara maju untuk K3 normal baru yang sudah masing-masing negara terbitkan. K3 normal baru dari masing-masing negara nantinya dapat diteliti implementasinya di lapangan, dengan harapan dapat mencari tahu apakah kebijakan yang sudah dibuat dapat dilakukan atau tidak. Karena K3 normal baru merupakan kebijakan sangat baru dan dibutuhkan secara mendesak untuk mencegah pandemi, perlu adanya kajian ulang beberapa kebijakan yang susah untuk diterapkan di proyek. K3 normal baru tiap negara berbeda menyesuaikan dengan keadaan dan kemampuan tiap negara. Kebijakan seperti physical distancing sangat susah diterapkan untuk beberapa pekerjaan konstruksi, terutama yang melibatkan barang berat yang umumnya dilakukan oleh dua orang atau bahkan lebih
PERENCANAAN JADWAL PADA PROYEK PERUMAHAN DENGAN METODE LINE OF BALANCE Erik - Kamitono; Vinsensius William Patrick Chandra; Ratna Setiawardani Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan metode penjadwalan proyek yang sesuai menjadi salah satu langkah untuk memenuhi kebutuhan dalam pelaksanaan konstruksi. Proyek konstruksi perumahan massalmemiliki pekerjaan yang berulang atau repetitif dan membutuhkan asupan tenaga kerja yang terjadwalkan dengan baik, karena pekerjaan proyek yang berulang tersebut harus mampu terus melakukan progress tanpa tertunda.Li ne of Balance (LOB) merupakan salah satu metode penjadwalan proyek khusus untuk penjadwalan konstruksi repetitive. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan metode Line of Balance untuk Planning and Scheduling pada proyek Linear Construction pada proyek 60 unit perumahan Tipe 60. Pengambilan informasi dan data lapangan dilakukan dengan pengamatan dan wawancara dengan kontraktor dalam pembangunan perumahan Royal Indah Regency Candi. Hasil studi menunjukkan bahwa LOB cocok digunakan pada proyek konstruksi berulang seperti perumahan, karena LOB dapat menunjukan jadwal setiap aktivitas yang berulang untuk setiap unit rumah dalam bentuk diagram garis dan dengan menggunakan LOB, kontraktor dapat mendeteksi secara langsung aktivitas yang mengalami gangguan dalam tahap pelaksanaan.