cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture
ISSN : -     EISSN : 2657098x     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
PERWUJUDAN BUDAYA TIONGHOA INDONESIA DALAM FILM “PEREMPUAN BERGAUN MERAH” Sucipto, Jocelyne Irene Natasha
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.12.2.97-108

Abstract

Film horor selalu menjadi genre yang populer, dan "Perempuan Bergaun Merah" adalah salah satu film yang mengandung unsur-unsur budaya Tionghoa Indonesia. Film ini menampilkan budaya Tionghoa Indonesia melalui tindakan dan perilaku karakter utama serta praktik budaya mereka. Banyak penulis telah menulis studi tentang film yang melibatkan budaya Tionghoa Indonesia, tetapi belum ada yang secara langsung membahas film horor. Film "Perempuan Bergaun Merah" memberikan wawasan mendalam tentang budaya Tionghoa Indonesia dari perspektif spiritual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis perwujudan budaya Tionghoa Indonesia dalam film tersebut, mengingat bahwa tradisi budaya Tionghoa selalu terkait erat dengan penghormatan terhadap leluhur. Film ini menampilkan beberapa kepercayaan dan adat istiadat Tionghoa Indonesia seperti membakar dupa dan kertas sembahyang, budaya ramalan poa poe dan  ciam si, serta menggantung cermin bagua, yang menunjukkan bagaimana budaya Tionghoa Indonesia masih dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. 
Ragam Bahasa Gaul dalam Bahasa Mandarin melalui Aplikasi Wechat Puspa Widuri, Ananda Wahyu
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.13.2.122-130

Abstract

Bahasa Mandarin pada saat ini merupakan bahasa dengan penutur terbanyak nomor dua tingkat dunia. Pada perkembangan zaman, maka akan banyak perkembangan bahasa salah satunya pada bahasa mandarin. Penelitian ini mengkaji bahasa – bahasa gaul yang muncul pada kalangan muda di platform aplikasi WeChat. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif Deskriptif. Sumber Data yang diambil dari untuk penelitian ini adalah melalui media sosial Wechat. Data untuk penelitian ini berupa kata gaul yang digunakan oleh masyarakat Terutama remaja China baik didalam media sosial maupun di kehidupan sehari – hari. Hasil yang ditemukan, sangat banyak sekali pemotongan kata yang digunakan anak muda China dengan tujuan mempersingkat dan efesiensi waktu, Bunyi bahasa gaul pada Bahasa Mandarin dapat berpengaruh pada Fonem serta Morfologi dari kata itu sendiri.
Nilai Kekeluargaan dalam Serial TV “American Born Chinese” Sandhy, Felicia
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.13.2.102-112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai kekeluargaan yang muncul dalam serial televisi "American Born Chinese". "American Born Chinese" menitikberatkan pada penerimaan diri dan nilai-nilai keluarga. Seiring perkembangan teknologi, nilai-nilai tradisional mulai memudar, terutama nilai-nilai keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menganalisis adegan-adegan dalam serial. Melalui analisis adegan-adegan tersebut, ditemukan bahwa hubungan suami-istri mempunyai pengaruh yang sangat penting terhadap keharmonisan keluarga dan tumbuh kembang anak. Hubungan yang harmonis antara suami dan istri dapat menciptakan lingkungan keluarga yang stabil, suportif, dan penuh perhatian, sehingga membantu anak membangun rasa percaya diri dan menghadapi tantangan hidup. Temuan ini mencerminkan nilai-nilai kekeluargaan dalam Konfusianisme dan memberikan referensi berharga bagi keluarga modern. Penelitian dapat memperdalam pemahaman tentang nilai-nilai keluarga Konfusianisme, memandu hubungan keluarga modern, dan mendorong kehidupan keluarga yang harmonis.
Kesesuaian bahan ajar dan tujuan pembelajaran bahasa Mandarin kelas 10 di SMA Kristen Sunodia: Sunodia基督教高中10年级汉语课教材与教学目标的适宜性 Darto, Sharen Lawrence
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.13.2.86-101

Abstract

Pemilihan bahan ajar yang tepat dalam proses pembelajaran khususnya bahasa Mandarin sangat penting, karena dapat mempengaruhi efektivitas siswa dalam menguasai materi dan mencapai tujuan pembelajaran. Banyak orang menganggap bahasa Mandarin sulit dipelajari, oleh karena itu bahan ajar yang tepat dapat membantu mengurangi kesulitan tersebut. Penelitian ini menganalisis dua bahan ajar yang digunakan oleh siswa kelas 10 di SMA Kristen Sunodia, yaitu 千岛华语 7 (Qiāndǎo Huáyǔ 7) dan 春晖 1 (Chūnhuī 1), dengan tujuan untuk mengidentifikasi karakteristik kedua bahan ajar serta menentukan bahan ajar mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa dan tujuan pembelajaran sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 千岛华语 7 lebih mendukung keterampilan membaca karakter Hanzi untuk mencapai HSK level 3, namun kurang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa karena tidak menyertakan pinyin dan memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Sebaliknya, 春晖 1 lebih sesuai dengan kemampuan siswa karena menyajikan materi yang progresif yang dilengkapi dengan pinyin meskipun hanya mentargetkan pencapaian HSK Level 2.
Analisis Kesalahan Dalam Penggunaan “Danshi” “Keshi” “Buguo” oleh Pembelajar Bahasa Mandarin di Indonesia Serta Strategi Pengajarannya Yenadiputri, Eugenes; Halim, Steffi Thanissa
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.13.2.131-144

Abstract

Bahasa Mandarin sering kali bergantung pada kata hubung untuk membentuk kata, frasa, atau kalimat. Namun, para siswa Indonesia sering merasa kesulitan dalam menggunakan konjungsi, terutama konjungsi pertentangan. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra dalam menggunakan konjungsi pertentangan “但是dànshì, 可是kěshì, dan 不过búguò melalui penyebaran kuesioner. Melalui analisis data kuesioner, ditemukan bahwa para mahasiswa sering melakukan kesalahan dalam hal kolokasi kata, serta saat menggunakan “但是dànshì” untuk menghubungkan dua unsur. Dalam bagian “可是kěshì”, mahasiswa kadang-kadang melakukan kesalahan saat menggunakannya secara tunggal, dalam kolokasi, serta ketika “可是kěshì” digunakan untuk menyatakan penyesalan. Sementara itu, dalam penggunaan “不过búguò”, mahasiswa juga menunjukkan kesalahan dalam kolokasi dan saat menggunakannya untuk menambahkan informasi tambahan. Penyebab dari kesalahan-kesalahan ini meliputi: pengaruh negatif dari bahasa ibu, kurangnya kesadaran terhadap kolokasi, serta faktor internal dari pembelajar itu sendiri. Selain itu, penelitian ini juga memberikan saran yang relevan bagi pengajar dan pembelajar. Diharapkan saran-saran ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi penyusunan materi ajar, perbaikan strategi pembelajaran, dan peningkatan efektivitas pengajaran.
Bahasa Hakka sebagai Pemelihara Hubungan Sosial Suciwati, Lilik
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.13.2.113-121

Abstract

Bahasa selain sebagai berfungsi alat komunikasi, juga memiliki fungsi mengikat sebuah komunitas, memelihara hubungan sosial dan lain-lain. Senior Tionghoa Hakka Surabaya meskipun memiliki Bahasa Ibu Bahasa Indonesia, mereka tetap menggunakan Bahasa Hakka untuk berkomunikasi dan memelihara hubungan sosial. Penelitian ini merupakan penelitian analisa kuantitatif deskriptif dengan mengumpulkan data kuesioner dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebenaran bahwa para Senior Tionghoa Hakka menggunakan Bahasa Hakka untuk berkomunikasi memelihara hubungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berkomunikasi dengan teman atau kerabat satu kampung halaman dan berbicara dengan keluarga dekat merupakan indikator kuat bagi Senior Tionghoa Hakka untuk memelihara hubungan sosial.
PENELITIAN ADAPTASI LINTAS BUDAYA MAHASISWA INDONESIA DI UNIVERSITAS YANGZHOU, TIONGKOK —— STUDI KASUS MAHASISWA JOINT-DEGREE PROGRAM STUDI BAHASA MANDARIN UNIVERSITAS KRISTEN PETRA Kuntoyo, Caroline Josephine; Halim, Steffi Thanissa
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 14 No. 1 (2026): Vol 14 No 1
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.14.1.1-14

Abstract

Indonesia dan Tiongkok memiliki banyak perbedaan budaya. Ketika individu dari kedua negara ini saling berinteraksi, mereka akan menghadapi tantangan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan budaya yang baru. Di sinilah proses adaptasi lintas budaya berlangsung. Program Studi bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra telah menjalin kerja sama program joint-degree bersama Universitas Yangzhou. Mahasiswa yang mengikuti program ini pasti tidak terhindar dari tantangan dalam beradaptasi di lingkungan asing dan perlu menemukan cara untuk mengatasinya. Penelitian ini berfokus untuk meneliti kesulitan adaptasi yang dialami enam mahasiswi Program Studi Bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra di Universitas Yangzhou, beserta cara adaptasinya. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara. Analisis dilakukan menggunakan Kim yaitu Teori Adaptasi Lintas Budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami seluruh responden berkaitan dengan aspek komunikasi dan kebiasaan hidup. Dalam aspek komunikasi, cara adaptasi responden adalah terus belajar dan praktek di lingkungan publik. Sedangkan, aspek kebiasaan hidup, responden menunjukkan keinginan yang kuat untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, meski belum sepenuhnya dapat beradaptasi dengan seluruh aspek di kehidupan sehari-hari.
教师口音与汉语教学成效关系之研究 Verick Tanjaya
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 14 No. 1 (2026): Vol 14 No 1
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.14.1.%p

Abstract

本研究旨在探讨教师口音对学生语言理解与华语教学成效之影响。研究以48名学生为对象,透过问卷搜集教师口音、可理解性、可理解度、可理解输入及教学成效等资料,并采用信度分析、描述性统计与皮尔森相关分析。研究结果显示,教师口音与学生语言理解仅呈现低度相关,但与可理解输入及教学成效之间则呈现中度且显着正相关,显示教师口音可能透过影响学生对课堂输入的感知,间接影响教学成效。此外,适当的教学策略有助于提升学生的理解与学习体验。本研究可作为华语教学与师资培训之参考。
Dari Balai Pustaka ke Kwee Tek Hoay Perbandingan Representasi Tionghoa dalam Sastra Awal Abad ke-20 Raymon, Alexander
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 14 No. 1 (2026): Vol 14 No 1
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.14.1.%p

Abstract

Artikel ini membandingkan representasi Tionghoa dalam karya sastra Balai Pustaka dengan karya penulis peranakan Tionghoa, khususnya Kwee Tek Hoay, pada awal abad ke-20. Kajian dilakukan dengan metode analisis wacana historis terhadap teks sastra, memperhatikan narasi identitas, posisi sosial-ekonomi, dan hubungan etnis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Balai Pustaka, sebagai lembaga penerbit kolonial, banyak mereproduksi stereotip Tionghoa sebagai kelompok pedagang atau penghambat integrasi sosial. Sebaliknya, Kwee Tek Hoay berusaha menampilkan perspektif Tionghoa sebagai bagian integral dari masyarakat Hindia dengan menekankan nilai moral, spiritualitas, dan kontribusi budaya. Perbandingan ini memperlihatkan adanya pertarungan wacana dalam sastra kolonial yang mencerminkan posisi tawar komunitas Tionghoa dalam pembentukan identitas kebangsaan.
浅析《黑神话:悟空》YouTube 评论区中的跨文化学习与交流 Kurniawan, Budi
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 14 No. 1 (2026): Vol 14 No 1
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.14.1.%p

Abstract

本研究通过分析《黑神话:悟空》预告片在YouTube评论区中的讨论,探讨其作为跨文化学习与交流平台的潜力。在全球游戏产业中,《黑神话:悟空》作为一款融合中国传统文化与现代游戏技术的代表作品,引发了全球观众的广泛关注。通过Mozdeh软件获取并分析评论数据,研究发现,评论区中的用户围绕孙悟空的能力、传统文化符号和哲学思想展开了深入讨论,展示了他们对中国文化的兴趣与理解。通过互动与信息分享,用户体现了语言学习和跨文化理解的过程。 关键词:跨文化学习;YouTube评论;孙悟空;黑神话:悟空