cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 304 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PENGUASAAN KONSEP ELASTISITAS PADA SISWA SMA Prima, Eka Cahya; Kaniawati, Ida
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 16, No 1 (2011): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v16i1.279

Abstract

Low mastery of physics concepts due to lack of process skills which it was trained in the learning process. The observation result that the failure to achieve mastery of concepts in physics due to some subject-oriented learning process in practice only a matter of course in learning cognitive aspects. Learning model problem based learning with inquiry approach is able to train and involve students process skills to solve a problem through the stages of the scientific method. This study aims to measure the increase in the mastery of concepts and science process skills after application of the learning model are compared with the conventional model. The design used in this study is to pretest and posttest control group study with a sample of students grade XI IPA-6 and XI IPA-7 in high school one of Bandung, which is determined by purposeful sampling technique. The results showed that the significant influence the implementation of the learning model to increase mastery of the concept of elasticity in the experimental class with high category (<g> = 0.77) higher increase than the control class who were categorized (<g> = 0.50), the existence of significant influence implementation of the learning model of science process skills enhancement with high category (<g> = 0.87) higher increase than the control class increased with category (<g> = 0.59). And the linear correlation (Ftc=3,2<F(0,99.(5⁄33)=3,635) positive improvement of science process skills to increase after application of the concept of mastery learning model is categorized high (0.508<ρ<0.887). Keywords: problem based learning, model learning approach inquiry, science process skills, mastery concept.
PEMANFAATAN SENYAWA BIOAKTIF DARI EKSTRAK KULIT BATANG Artocarpus sp SEBAGAI INHIBITOR TIROSINASE PADA PIGMENTASI KULIT Supriyanti, Florentina Maria Titin
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2009): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v13i1.311

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan senyawa bioaktif dari ekstrak kulit batang Artocarpus sp sebagai inhibitor tirosinase pada pigmentasi kulit. Pada penelitian ini digunakan tiga jenis Artocarpus, yaitu A. heterophyllus (nangka), A. altilis (sukun) dan A. communis (kluwih). Kajian difokuskan pada penentuan jenis Artocarpus apakah yang potensial dalam menginhibisi reaksi tirosinase, serta pelarut organik apakah yang mampu mengekstrak senyawa bioaktif tersebut secara optimum. Metode yang digunakan dalam ekstraksi senyawa bioaktif inhibitor tirosinase ini adalah ekstraksi menggunakan teknik maserasi, sedang inhibisinya diketahui melalui metode spektroskopi visible. Hasil yang didapat adalah ekstrak metanol ketiga spesies Artocarpus mengandung senyawa bioaktif yang dapat menginhibisi tirosinase, sedang daya inhibisi terkuat didapat pada ekstrak metanol dari kulit batang A. heterophyllus (nangka). Sementara itu, uji aktifitas inhibisi pada berbagai fraksi yaitu fraksi n-heksana, diklorometana dan metanol sisa dari ekstrak kulit batang A. heterophyllus menunjukkan bahwa ekstrak metanol sisa memiliki aktivitas inhibisi tirosinase yang terkuat. Dari penelitian ini diketahui bahwa A. heterophyllus merupakan spesies terbaik sedang metanol merupakan pelarut terbaik untuk ekstraksi senyawa bioaktif yang dapat berperan dalam menginhibisi reaksi tirosinase.Kata Kunci: Artocarpus, inhibisi, tirosinase
PEMBBI,AJARAN BIOLOGI KONSEP SISTBM PENCERNAAN MAKANAN DALAM KEGIATAN I.E^S^SON STUDY DI SMP NEGERI 1 PASEH Rustinit, Mrs Intang; Y, Dyah Eka; Sukarsih, Mrs Engka; Sulastri, Mrs Yeti; Trisnayantit, Mrs Leni; Marlianat, Mrs Nina; Sriyani, Mrs; Kasmanah, Mr; Mariyam, Mrs Iyam; Siswandi, Mr Ade; Maryana, Mr Tata; Sudiman, Mr Marnan; Patran, Mr Encang; Dahria, Mr Totoy; Rochintaniswati, Mrs Diana; Hamdiyati, Mrs Yanti
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 9, No 1 (2007): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v9i1.334

Abstract

Kegiatan lesson study di SMP Negeri I Paseh dilaksanakan pada tahun pelajaran200612007. Kegiatan ini diikuti oleh kalangan guru IPA Kabupaten Sumedangbeserta team ahli dari dosen FPMIPA-UPI. Kegiatan dilaksanakan dalam tigatahap: perencanaan, implementasi, dan refleksi. Implementasi kegiatandilaksanakan pada hari Sabtu, 2 Desember 2006. Untuk bidang studi biologi,konsep yang diambil adalah Sistem Pencemaan Makanan pada sub konsep UjiKandungan Bahan Makanan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen.Implementasi kegiatan ini dilaksanakan pada kelas VIII-F dengan jumlah siswa 38orang, yang dibagi ke dalarn 6 kelompok. Secara umum kegiatan lesson study inimembawa pengaruh yang cukup besar dalam upaya peningkatan profesionalismeguru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. Kegiatanini hendaknya tidak hanya dilakukan pada saat ada pembimbing dari UPI,melainkan diimplementasikan dalam kegiatan belajar sehari-hari untuk setiapsekolah, baik untuk satu bidang studi saja ataupun antar bidang studi.
EFEKTIFITAS PENERAPAN METODE PEER INSTRUCTION WITH STRUCTURED INQUIRY (PISI) DENGAN MENGGUNAKAN PROTOTYPE MEDIA BERBASIS CMAPTOOLS (PMBCT) UNTUK MENGURANGI MISKONSEPSI SISWA) Utari, Setiya; Rachmah, Novi Siti Nur; Suwarma, Irma Rahma
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 17, No 1 (2012): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v17i1.238

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh banyak siswa yang memiliki kesalahpahaman tentang konsep hukum Newton, misalnya, siswa tidak dapat menentukan pasangan reaksi tindakan kekerasan, tidak ada gaya yang bekerja pada obyek stasioner, obyek massa kecil memiliki inersia yang lebih besar, benda bergerak dengan kecepatan konstan memiliki percepatan konstan. Dengan metode Instruksi rekan pengajaran dengan menggunakan Prototype Terstruktur Kirim Berbasis Media Cmaptools (PISIPMBCT) dapat menjadi solusi alternatif untuk masalah ini, karena metode ini dapat mengidentifikasi dan mengurangi kesalahpahaman siswa dan penggunaan media berbasis cmaptools adalah mungkin untuk memvisualisasikan konsep fisika dianggap abstrak. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen dengan desain kelompok satu studi pretest-postest desain di salah satu kelas VIII di SMP di Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan efektivitas pengurangan kesalahpahaman tentang konsep mahasiswa hukum Newton melalui penerapan metode PISIPMBCT. Hasil menunjukkan keuntungan normal rata-rata 0,61 <g> menunjukkan bahwa penerapan metode PISIPMBCT dianggap efektif dalam mengurangi kesalahpahaman tentang mahasiswa hukum Newton pada bahan dengan kategori sedang. Penelitian ini menghasilkan sebuah produk metode pembelajaran dan media pembelajaran berbasis bahan cmaptools hukum Newton. Namun dalam penelitian ini masih ada beberapa hal yang perlu dikembangkan, yaitu pengembangan konten pengajaran dan kemampuan untuk meminta materi PMBCT untuk dapat membangun struktur pengetahuan siswa dalam penyelidikan fase.  Kata kunci: kesalahpahaman, instruksi sebaya, penyelidikan terstruktur, prototipe media berbasis Cmaptools
PENGARUH PEMANASAN TERHADAP PROFIL ASAM LEMAK TAK JENUH MINYAK BEKATUL Gumilar, GunGun; Zackiyah, Ms; Dwiyanti, Gebi; HM, Heli Siti
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 14, No 2 (2009): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v14i2.368

Abstract

Parameter kualitas minyak bekatul ditentukan oleh banyaknya kandungan asam lemak tidak jenuh dalam minyak bekatul. Mengingat banyaknya manfaat asam lemak tidak jenuh dalam minyak bekatul, maka diperlukan cara yang baik dalam memperlakukan minyak bekatul agar kualitas asam lemak dalam minyak bekatul tetap baik. Pada umumnya proses pemanasan minyak dapat mengakibatkan kualitas minyak menjadi menurun karena dapat menyebabkan minyak mengalami oksidasi. Pada penelitian ini dilakukan uji stabilitas asam lemak tak jenuh minyak bekatul pada berbagai variasi suhu. Berdasarkan hasil penelitian ditunjukkan bahwa asam oleat, yang merupakan asam lemak tidak jenuh tunggal, memiliki stabilitas yang tinggi pada suhu 100oC, 120 oC, dan 160 oC. Stabilitas yang tinggi asam lemak tak jenuh pada fraksi tersabunkan bekatul ini memberikan potensi besar untuk menjadikan limbah padi (bekatul) sebagai food stuff, obat maupun minyak kesehatan untuk menurunkan kolesterol plasma darah yang berpotensi menyebabkan penyakit arterosklerosis.Kata kunci : Minyak Bekatul, Asam Lemak Tak Jenuh, Stabilitas Suhu.
EKSPLORASI PEMBERDAYAAN COURSEWARE SIMULASI PhET UNTUK MEMBANGUN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA Setiadi, Rahmat; Muflika, A Ainun
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 17, No 2 (2012): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v17i2.270

Abstract

Penelitian mengenai pemberdayaan courseware simulasi PhET dalam mengembangkan Keterampilan Proses Sains (KPS) siswa SMA telah dilakukan menggunakan kelas XI dari salalah satu SMA di kota Bogor sebagai pengguna. Penelitian memintatujuan untuk mengkaji keterampilan KPS apa pun yang dapat dikembangkan menggunakan courseware PhET dan bagaimana implementasinya di dalam kelas. Penelitian didahului dengan menganalisis isi materi kimia di dalam Phet untuk mengkaji kesesuaiannya dengan kurikulum SMA dan bagaimana model interaksi dalam tingkat-tingkat simulasi yang tersedia untuk memperkirakan jenis KPS yang dapat dikembangkan. Dengan pandusebuah LKS yang dirancang khusus,siswa mengerjakan simulasi tentang kelarutan dan hasil kali kelarutan dan merespon setiap pertanyaan yang diberikan dalam LKS dan jawabannya dikumpulkan segera sebelum atau setelah suatu simulasi dilakukan tergantung jenis KPS mana yang diobservasi. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa simulasi PhET dapat diberdayakan untuk metanaman keterampilan mengamati, menafsirkan,meramalkan, dan mengkomunikasikan. Berdasarkan data skor siswa, simulasi ini dapat membedakan siswa kelompok atas, tengah dan bawah secara signifikan (F = 7,38, p = 0,05, n = 30) dengan skor rata-rata ketiga kelompok siswa berada pada kategori cukup baik. Hal ini menunjukkan bahwa PhET dengan arahan guru atau fasilitator berpotensi untuk digunakan dalam pengembangan keterampilan KPS siswa SMA.Kata kunci: PhET ss, keterampilan proses sains, lab virtual
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DI SMPN 239 JAKARTA Supriyono, Supriyono
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 19, No 2 (2014): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v19i2.464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD di SMP Negeri 239 Jakarta. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus dimana setiap siklus terdiri atas tiga kali pertemuan proses tindakan dan satu kali evaluasi. Setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi, evaluasi dan refleksi. Instrumen yang dipergunakan dalam penelitian berupa instrumen non tes berupa lembar observasi, catatan harian, angket sebelum dan sesudah siklus, dan tes tulis berupa ulangan harian akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan rata-rata hasil belajar peserta didik dari Siklus I ke Siklus II, di mana rata-rata hasil ulangan di akhir Siklus I adalah 73,78 sementara rata-rata hasil ulangan di akhir Siklus I adalah 76,76 atau naik 2,98. Persentase skor rata-rata aktivitas kelompok pada Siklus I adalah 74,3% dan pada Siklus II mencapai 81,8% atau naik 7,5%. Respon terhadap proses pembelajaran melalui angket kelas memiliki kecenderungan meningkat dimana rata-rata respon yang menyatakan setuju pada Siklus I adalah hanya 60% sedangkan pada Siklus II adalah 85% atau meningkat 25%.  Kata kunci: hasil belajar, IPA, STAD
Mengembangkan Kreativitas dalam Berpikir Melalui Pengaiaran Sains Adang S., H. Juariah
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 1 (1993): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v1i1.400

Abstract

This article provide{views on different approach in science teaching which candevelop creative thinking in the approach apply (1) system apporach. (21 problemsolving strategy and (3) science process skill approaches and supported by creativeteacher with open heart, not frighten but able to make students find themselves willand able to modify and develop subject matter. By developing, thinking creatively inscience teaching, is hoped that students are able (1) to solve problems usingalternative ways, and (2) to decide causal relation about objects observed.
PENGARUH PENGGUNAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMPN 2 CIMALAKA Sulastri, Yeti; Rochintaniawati, Diana
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2009): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v13i1.302

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi tentang peningkatan penguasaan konsep siswa dalam pembelajaran biologi pada konsep Reproduksi Vegetatif alami tumbuhan melalui pembelajaran kooperatif tipe jigsaw di SMPN 2 Cimalaka. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IXA SMPN 2 Cimalaka dengan jumlah siswa 39 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengetahui penguasaan konsep siswa adalah dengan menggunakan tes hasil belajar. Temuan hasil pembelajaran melalui pembelajaran kooperatif tipe jigsaw diperoleh hasil tes siswa sudah memenuhi ketuntasan belajar dengan jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 89,74% dan adanya peningkatan skor post tes siswa dibandingkan dengan pre tes dengan perbedaan yang signifikan, ini menunjukkan adanya peningkatan penguasaan konsep siswa. Berdasarkan skor gain ternormalisasi pembelajaran ini mempunyai nilai 0,44 yang tergolong kategori efektivitas sedang. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang dikembangkan pada penelitian ini cukup efektif. Dengan demikian dapat disimpulkan  bahwa terdapat peningkatan penguasaan konsep siswa dalam pembelajaran Biologi setelah menggunakan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada konsep Reproduksi Vegetatif Alami Tumbuhan.Kata kunci :  Penguasaan konsep, pembelajaran kooperatif tipe jigsaw
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS TEORI VAN HIELE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GEOMETRI SISWA SMP DI KOTA BANDA ACEH Ihksan, M
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 17, No 2 (2012): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v17i2.229

Abstract

Penguasaan siswa terhadap materi geometri hingga saat ini masih rendah sehingga masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar geometri. Salah satu faktor penyebab rendahnya penguasaan siswa adalah faktor pembelajaran. Pembelajaran geometri secara konvensional tidak mempertimbangkan perbedaan kemampuan siswa dalam geometri. Oleh karena itu, untuk memandu pengajaran geometri, perlu dikembangkan sebuah model pembelajaran berbasis teori van Hiele yang dapat melayani kebutuhan semua siswa yang bervariasi dalam kemampuan geometrinya. Pengembangan model pembelajaran pada penelitian ini mengacu pada pada model umum masalah pendidikan dari Plomp, yang meliputi: fase investigasi awal, fase desain, fase realisasi,  fase tes, evaluasi dan revisi, dan fase implementasi. Pada penelitian ini, pengembangan hanya sampai pada fase keempat. Berdasarkan hasil pengembangan, diperoleh  model pembelajaran berbasis teori van Hiele beserta perangkatnya yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan, efektif, sehingga model ini merupakan model pembelajaran yang memiliki kualitas baik. Sintak model pembelajaran ini meliputi: orientasi pembelajaran, diskusi kelompok, diskusi kelas, integrasi, dan evaluasi.Kata Kunci: kemampuan geometri, Teori van Hiele, siswa SMP

Page 11 of 31 | Total Record : 304