cover
Contact Name
Nunung Ernawati
Contact Email
hws.healthjournal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
hws.healthjournal@gmail.com
Editorial Address
S. Supriadi No. 22, Malang. 65147
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
ISSN : 23024283     EISSN : 25809571     DOI : https://doi.org/10.47794
Core Subject : Health,
Jurnal ini berisi tulisan tentang gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktis dan hasil penelitian bidang kesehatan, umumnya bidang keperawatan, kebidanan, akupunktur, farmasi, fisioterapi, dan aplikasi kesehatan.
Articles 184 Documents
PENGARUH MENGUNYAH PERMEN KARET TERHADAP PERCEPATAN KEMBALINYA PERISTALTIK USUS PADA PASIEN PASCA APPENDIKTOMI Arif Effendi
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pemakaian anestesi pada tindakan apendiktomi berefek relaksasi otot-otot khususnya terjadi penurunan peristaltik usus. Pada keadaan pasca operasi tanpa kompltkasi, normalnya peristaltik usus kembali ± 24 jam pasca operasi. (Long. 1996) Pada pasien pasca apendiktomi tindakan keperawatan yang diutamakan yaitu mengobservasi kembalinya fungsi pencernaan. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh mengunyah permen karet pada percepatan kembalinya peristaltik usus pada pasien pasca appendiktomi. Penelitian ini menggunakan rancangan quasy experiment dengan pre post test design with control group. Populasi penelitian ini adalah pasien pasca appendiktomi sesuai kriteria sampel, teknik sampling menggunakan purposif sampling dan jumlah sampel 10 orang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan dan 5 kelompok kontrol. Penelitian dilakukan di ruang rawat inap bedah RST Malang, mulai Desember 2012 sampai dengan Januari 2013. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel dependen peristaltik usus dan variabel independennya mengunyah permen karet. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen lembar observasi dengan indikator flatus dan bising usus, kemudian data dianalisis dengan menggunakan uji T dengan α=0,05. Hasil penelitian diperoleh pada kelompok perlakuan menunjukan peristaltik usus timbul 1jam ke-3 sejumlah 1 orang (20%), peristaltik usus timbul 1 jam ke-4 sejumlah 2 orang (40%) dan peristaltik usus timbul 1jam ke-5 sejumlah 2 orang (40%) sedangkan pada kelompok kontrol menunjukan 5 orang (100%) peristaltik muncul setelah 1jam ke-5. Hasil uji T hitung (4,54) > T tabel (1,86) artinya ada pengaruh mengunyah permen karet dengan percepatan peristaltik usus. Percepatan peristaltik usus pada pasien pasca appendiktomi dapat dilakukan dengan upaya mengunyah permen karet. Pada penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk memperhatikan beberapa faktor pendorong dan penghambat timbulnya peristaltik usus dan melakukan restriksi sampel, serta peningkatan jumlah sampel agar supaya hasil penelitian dapat digeneralisasikan Kata Kunci: Mengunyah permen karet, peristaltik usus, pasca appendiktomi
HUBUNGAN ANTARA VARIASI BERMAIN DENGAN PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH KELOMPOK A DI TK PGRI 01 KEDUNGKANDANG MALANG Apriyani Puji Hastuti
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Perkembangan kognitif anak adalah perkembangan anak dalam menggunakan kekuatan berfikirnya, dalam hal ini otak mulai mengembangkan kemampuan untuk berfikir, belajar, dan mengingat. Alat permainan merupakan salah satu cara untuk menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak. Variasi bermain diperlukan untuk kesehatan fisik, mental, dan perkembangan emosionalnya. Merangsang anak dengan variasi bermain diharapkan dapat membantu perkembangan kognitif anak. Namun pada kenyataannya meskipun anak sudah mendapatkan variasi bermain, banyak anak yang perkembangan kognitifnya dinilai kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara variasi bermain dengan perkembangan kognitif pada anak usia pra sekolah. Metode: Dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah seluruh murid TK PGRI 01 Kedungkandang Malang. Jumlah sampel 30 responden yang didapatkan dengan teknik total sampling. Variabel yang diteliti yaitu variasi bermain dan perkembangan kognitif. Pengambilan data variasi bermain dengan cara wawancara terstruktur dan observasi tidak langsung, sedangkan data perkembangan kognitif diambil dari dokumentasi. Analisa data menggunakan uji statistik Rank Spearman dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil: penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 20 responden (67%) permainannya bervariasi dan sebanyak 20 responden (67%) perkembangan kognitifnya baik. Dari uji statistik didapatkan  xy hitung sebesar 0,512 sedangkan dari  tabel sebesar 0,346 (rho tabel < rho hitung). Dengan demikian Ho ditolak dan Hi diterima, yang berarti bahwa ada hubungan antara variasi bermain dengan perkembangan kognitif anak usia prasekolah kelompok A TK PGRI 01 Desa Slorok Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini, maka variasi bermain pada usia pra sekolah diperlukan untuk menstimulasi perkembangan kognitif anak agar dapat tumbuh secara optimal. Kata Kunci : Variasi Bermain, Perkembangan Kognitif, Pra Sekolah
AKUPUNKTUR PADA RHINITIS ALERGI DENGAN MENGGUNAKAN METODE JIN’S THREE NEEDLES Chantika Mahadini; Yuliana .
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Rhinitis Alergi adalah reaksi hipersensitivitas pada saluran pernafasan yang menimbulkan peradangan pada selaput lendir hidung. Penanganan rhinitis alergi yang menggunakan obat-obatan masih menyisakan dampak negatif cukup banyak. Oleh karena itu pengobatan melalui akupunktur metode Jin’s 3 Needles menjadi pilhan tepat. Sebagai penelitian pendahuluan, desain pre-experimental design dengan pretest-posttest design dipilih dalam perancangan penelitian ini. Sebanyak 5 responden dipilih peneliti dengan menggunakan teknik Aksidental Sampling. Terapi akupunktur dilakukan di Prodi Akupunktur RS Tk. II dr. Soepraoen Malang selama 2 minggu. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dengan check list keluhan responden dan lembar observasi keluhan responden. Data yang terkumpul diolah menggunakan Statistik Deskriptif Persentase. Variabel independent pada penelitian ini adalah terapi Akupunktur pada titik Ying Xiang (LI20), Shang Ying Xiang alias Bi Tong (Ex. HN 8), dan Yin Tang (Ex. HN 3), sedangkan variabel dependentnya adalah Rhinitis Alergi yang datanya diangkakan dalam daftar keluhan responden. yang berarti bahwa ada perbedaan antara keluhan awal dengan keluhan akhir setelah diterapi akupunktur sebanyak 6 kali terapi. Jadi, metode Jin’s Three Needles bermanfaat untuk mengurangi keluhan Rhinitis Alergi. Kata Kunci : Akupunktur, Jin’s 3 Needles, Rhinitis Alergi
PENGEMBANGAN DESAIN PENDIDIKAN KESEHATAN JIWA KOMUNITAS PADA ANAK USIA TODDLER MELALUI VIDEO PEMBELAJARAN Dian Pitaloka Priasmoro; Heri Kristianto
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan Keperawatan jiwa komunitas adalah pelayanan keperawatan yang komprehensif yang berfokus pada masyarakat yang sehat jiwa, rentan terhadap stress (resiko gangguan jiwa), dan dalam tahap pemulihan serta pencegahan kekambuhan (gangguan jiwa). Aktivitas pada pencegahan primer adalah kunjungan rumah untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang perkembangan anak sesuai usia. Tujuan pemanfaatan media dalam proses pembelajaran adalah mengefektifkan dan mengefisienkan proses pembelajaran. Metode Desain yang digunakan dalam artikel ini adalah desain produk berupa media pembelajaran. Alat-alat yang digunakan dalam pembuatan video adalah alat pengeras suara microphone dan alat rekam handycam Sony Tipe DCR-SR65 dengan resolusi kamera 4MP. Cara penggunaannya tinggal menekan tombol Rec dan kita arahkan ke objek. Selanjutnya scene yang diperoleh diolah menggunakan software camtasia studio8. Hasil didapatkan sejak di unggah pada tanggal 23 Desember 2014 telah tayang sebanyak 84 kali, disukai oleh 27 orang, dan tidak satupun viewer yang tidak menyukai. Diskusi Dari 84 kali penayangan menunjukkan bahwa penggunaan media video dalam pembelajaran paling tidak sampai saat ini masih cukup diminati oleh kalangan masyarakat. Terbukti dengan hampir seluruh komentar sebanyak 8 orang mengatakan”video ini menarik dan cocok untuk orang awam”.Untuk itu diperlukan pengembangan lebih lanjut penggunaan video pembelajaran karena sesuai untuk mengahadapi tantangan pada dunia kesehatan saat ini. Kata Kunci: kesehatan jiwa komunitas, pendidikan kesehatan, toddler, video pembelajaran
TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT DESA PAKIJANGAN KECAMATAN WONOREJO KABUPATEN PASURUAN TENTANG PENGOBATAN AKUPUNKTUR UNTUK PENYAKIT LAMBUNG Ikhwan Abdullah; Putri Yuliana
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Ketika sakit lambung menyerang maka aktivitas seseorang tidak optimal dan produktivitasnya pun tidak maksimal bahkan jika ekstrim bisa sampai pada kematian. Salah satu yang turut berkontribusi adalah karena masyarakat belum banyak yang mengetahui apalagi memahami bahwa pengobatan akupunktur dapat dipakai untuk menyembuhkan sakit lambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang akupunktur yang dapat dimanfaatkan untuk mengobati penyakit lambung. Penelitian yang analisisnya dilakukan dengan cara mengolah data dalam bentuk persentase ini mengambil populasi warga RT 01 RW 04 Pakijangan Wonorejo Pasuruan sebanyak 177 orang. Sebanyak 20 orang dipilih sebagai responden yang didasarkan pada ketentuan peneliti. Teknik kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini menghasilkan data bahwa responden yang berpengetahuan baik (83%) ada 7 orang, berpengetahuan Cukup Baik (71%) 6 orang, Kurang Baik (42%) 1 orang, dan Tidak Baik (1,2%) 6 orang. Sedangkan jika dirata-rata nilai pengetahuannya sebesar 56%. Kesimpulannya, pengetahuan masyarakat Pakijangan Wonorejo Pasuruan tentang akupunktur dapat dimanfaatkan untuk mengobati penyakit lambung masuk kategori Cukup Baik. Dengan demikian diharapkan agar masyarakat menambah informasi mengenai pemanfaatan akupunktur untuk penyakit lambung maupun untuk penyakit lainnya. Kata kunci : Tingkat pengetahuan, akupunktur, penyakit lambung.
PENGARUH APLIKASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM) ASUHAN KEPERAWATAN ANAK BERBASIS TEKNOLOGI TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) KEPERAWATAN DI RUANG ANAK RUMAH SAKIT SAIFUL ANWAR MALANG Indari .
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar belakang :SOP (standar operasional prosedur) adalah standar yang harus di jadikan acuan dalam memberikan setiap pelayanan. Kelalaian perawat dan pengetahuan yang kurang dalam melakukan tindakan tidak sesuai SOP akan membahayakan bagi perawat maupun klien. Pada saat ini kebanyakan SOP di rumah sakit masih paper baseddan tersimpan di folder yang merupakan hambatan untuk mendapatkan informasi tentang SOP itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi sistem informasi manajemen (SIM) terhadap pengetahuan tentang SOP. Metode: Penelitian ini menggunakan design quasy eksperimen dengan pre-post one group only, dengan menggunakan tehnik purposive sampling didapatkan 16 sampelserta analisis data dengan wilcoxon ranks. Hasil: Penelitian menunjukkan pengetahuan tentang SOP keperawatan sebelum aplikasi SIM keperawatan adalah kategori baik 43,7% (7 orang), kategori cukup 50% (8 orang), serta 6,25% (1 orang) dalam kategori kurang sedangkan pengetahuan SOP setelah aplikasi SIM kategori baik 62,5% (10 orang), kategori cukup 37,5% (6 orang). Pada analisis wilcoxon ranks test dengan SPSS 16 pada tarap signifikansi (α = 0,05) didapatkan nilai p valuenya = 0,001 (p valuenya< 0,05). Kesimpulan: Aplikasi SIM keperawatan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan tentang SOP di ruang anak Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Disarankan untuk diaplikasikannya SIM keperawatan untuk semua rumah sakit termasuk RSSA yang didalamnya memuat kontens SOP yang lebih praktis, efektif dan fleksibel Kata Kunci : Sistem Informasi Manajemen, Pengetahuan Perawat, SOP (standar operasional prosedur
PENGARUH AKUPUNKTUR METODE JIN’S 3-NEEDLES TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PENDERITA NYERI PUNGGUNG BAWAH Oentoeng Agustijaya; Leny Candra; Suyono .
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Nyeri Punggung Bawah atau Low Back Pain (LBP) adalah perasaan nyeri di daerah lumbosakral dan sakroiliakal, nyeri ini juga sering disertai penjalaran sampai ke tungkai kaki. Nyeri ini sudah umum di kalangan masyarakat dan bahkan hampir semua masyarakat pernah menderita Nyeri Punggung Bawah. Pada stadium dini nyeri ini bisa hilang dengan sendirinya, namun banyak juga yang berlarut-larut sampai memerlukan tindakan lanjutan. Upaya untuk mengurangi nyeri pada Punggung Bawah dapat dilakukan dengan Akupunktur Metode Jin’s 3-Needles. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Akupunktur Metode Jin’s 3-Needles Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Penderita LBP. Desain Penelitian ini mengunakan pre-experimental design dengan pretest-posttest design dengan sampel 10 responden melalui teknik Purposive Sampling. Responden mendapat perlakuan terapi akupunktur sebanyak 12 kali. Teknik pengumpulan data menggunakan Skala Ukur Nyeri Bourbanis dan Lembar Status Pasien. Data yang terkumpul diuji menggunakan Wilcoxon’s Signed Ranks Test. Hasilnya adalah intensitas nyeri sebelum dilakukan terapi akupunktur masuk pada skala Nyeri Sedang 8 responden dan 2 responden berskala Nyeri Berat. Setelah diterapi akupunktur menjadi 6 responden pada skala Tidak Nyeri dan 4 responden berskala Nyeri Ringan. Uji hipotesis dengan α 0,05 menghasilkan t hitung = 0, sehingga nilai t hitung (0) < t tabel (11) yang berarti ada penurunan intensitas nyeri pada penderita LBP. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan untuk pengembangan kajian tentang Pengaruh Akupunktur Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Penderita LBP dan sebagai alternatif terapi dalam menurunkan nyeri kasus-kasus nyeri yang lain. Kata kunci: Nyeri punggung bawah, Akupunktur Jin’s 3-Needles, Penurunan Skala Nyeri
PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PROSES PERSALINAN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III Nunung Ernawati; Desantu Hernowo
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Persalinan merupakan proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan atau kekuatan sendiri. Penyulit atau penghambat kemajuan dalam proses persalinan salah satunya adalah kecemasan. Kurang pengetahuan diduga menjadi penyebab kecemasan. Desain penelitian ini adalah pra eksperimen dengan model pendekatan One group pre-test post test design. Populasinya adalah seluruh ibu hamil trimester III yang melakukan ANC di Poli Hamil Rumkit Militer Kota Malang yang sesuai kriteria populasi. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 12 responden. Data penelitian diambil dengan menggunakan kuesioner skala kecemasan Zung (ZSAS). Setelah ditabulasi, data dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukan ibu primigravida trimester III sebelum di beri perlakuan tingkat kecemasannya berat yaitu 5 orang (41,7%) dan 7 orang (58,3%) cemas ringan dan setelah diberikan perlakuan tingkat kecemasan ibu primigravida trimester III menjadi 9 orang (75%) cemas ringan dan 3 orang (25%) cemas sedang. Hasil pengujian statistik diperoleh hasil 0,038 < nilai α (0,05) dapat di interpretasikan bahwa ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang proses persalinan terhadap tingkat kecemasan ibu primigravida trimester III. Dengan adanya pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap tingkat kecemasan ibu primigravida trimester III, maka di sarankan agar hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pertimbangan bagi instansi pelayanan kesehatan dalam mengembangkan dan meningkatkan pelayanan ANC di Poli Hamil Rumkit Militer Malang dalam upaya menurunkan kecemasan pada ibu hamil. Kata Kunci : Pendidikan kesehatan, tingkat kecemasan, Primigravida,
AKUPUNKTUR METODE JIN’S 3 NEEDLES UNTUK MENGURANGI NYERI MIGRAIN Puspo Wardoyo; Indah Tri Winarti
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Migrain merupakan gangguan sakit kepala yang menyerang hanya pada satu sisi bagian kepala.Rasa sakitnya semakin hebat bila melakukan aktivitas fisik.Perempuan lebih sering terkena serangan migrain dibanding laki-laki. Penyakit ini lebih banyak menyerang pada orang usia poduktif daripada remaja maupun tua. Manajemen migrain akut cukup dengan pengobatan sakit kepala ringan, sedangkan pada kasus berat perlu waktu yang relatif lama dan penyesuaian dosis obat yang diberikan. Namun demikian masih berisiko terhadap peningkatan dampak negatif yang besar. Oleh karena itu pengobatan dengan akupunktur menjadi alternatif terpilih karena menggunakan pendekatan alami dan minim efek samping. Desain penelitian ini berbentuk preexperimental design dengan pretest-posttest design. Sampel penelitian ini adalah penderita migrain yang berkunjung ke Laboratorium Akupunktur Terpadu Program Studi Akupunktur Poltekkes RS dr. Soepraoen Malang sebanyak 10 orang. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan pedoman berbentuk checklist yang dilaksanakan mulai tanggal 3 sampai dengan 28 Februari 2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Uji hipotesis menggunakan Uji Wilcoxon’s Signed Ranks Test. Hasil uji hipotesis menyatakan bahwa t hitung lebih kecil dari pada t tabel. Kesimpulannya H0 ditolak, yang berarti ada pengaruh yang dirasakan penderita migrain setelah diberi perlakuan terapi Akupunktur metode Jin’s 3 Needles. Kata Kunci : Akupunktur, Jin’s 3 Needles, Nyeri Migrain
PENCEGAHAN HIPOGLIKEMIA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Riki Ristanto
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Kondisi hipoglikemia yang berat merupakan keadaan kegawat daruratan yang memerlukan deteksi dini dan penangan segera untuk mencegah terjadinya kerusakan organ tubuh. Penangannan keadaan hipoglikemia pasien dengan diabetes tipe 2 sangat diperlukan. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi upaya pencegahan terjadinya hipoglikemia. Metodologi : Peneliti menggunakan pendekatan kajian pustaka dalam penelitian ini. Peneliti mengumpulkan dan menyaring artikel berbasis elektonik yang berhubungan dengan pencegahan hipoglikemia pada sumber Sagepub, NCBI, Creative Commons Attribution License, Elsevier, BioMed Central, and CPD Module, using ScienceDirect dan Google. Penyaringan artikel didasarkan pada bentuk artikel dan tahun publikasi. Peneliti menggunakan literature dengan kriteria format fulltext dan terbit antara tahun 2010 sampai dengan 2015. Analisis dilakukan dengan komparasi topic utama pada setiap artikel dan menarik kesimpulan secara umum terhadap topic utama yang teridentifikasi. Hasil: prinsip dasar penanggulangan hipoglikemia pada pasien diabetes mellitus tipe 2 meliputi monitor kadar gula darah secara mandiri secara intensif, peningkatan pengetahuan tentang upaya pencegahan hipoglikemia dan pelibatan keluarga dalam rangkaian pengobatan. Kesimpulan: peningkatan aktitifitas pendidikan kesehatan dalam rangka pencegahan hipoglikemia di komunitas serta penguatan terhadap pasien merupakan tugas utama perawat. Kata kunci: Hipoglikemia, Pencegahan Hipoglikemia, Diabetes Mellitus Tipe 2