cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
EDUKASIA
ISSN : 19077254     EISSN : 25023039     DOI : -
Core Subject : Education,
Articles to be received and published in the Journal of EDUKASIA are included in the scope of Islamic Education.
Arjuna Subject : -
Articles 496 Documents
AUDIENCE CENTERED PADA METODE PRESENTASI SEBAGAI AKTUALISASI PENDEKATAN STUDENT CENTERED LEARNING Millah, Dliyaul
EDUKASIA Vol 10, No 2 (2015): EDUKASIA
Publisher : EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan artikel  ini dilatarbelakangi  oleh adanya perubahan paradigma dari guru sebagai pusat dalam pembelajaran/ Teacher  Centered  Learning   (TCL) kepada siswa sebagai pusat dalam pembelajaran/Student Centered  Learning  (SCL). Untuk maksud tersebut, penulis melakukan penelitian kualitatif dengan memfokuskan pada metode presentasi sebagai salah satu metode yang dapat diaplikasikan  untuk  mengaktualisasikan   Student Centered Learning (SCL) dalam proses pembelajaran di dalam kelas. Metode ini dapat diterapkan pada fokus menempatkan  audiens sebagai komponen penting dalam keberhasilan  pembelajaran aktif. Peran guru di sini adalah hanya sebagai seorang hakim super yang memungkinkan presenter untuk menangani kegiatan kelas dan menerapkan beberapa teknik untuk membuat para audien aktif dan interaktif.Kata kunci:  Student Centered  Learning  (SCL), presentasi, audiens sebagai pusat pembelajaranAUDIENCE CENTERED ON  THE METHOD OF PRESENTATION AS THE ACTUALIZATION OF STUDENT LEARNING CENTERED APPROACH. The writing of this article was based on the changing of the paradigm from Teacher Centered Learning  (TCL)  to Student Centered  Learning (SCL). For that purpose, the author  did a qualitative research by focusing  on the presentation method as one of methods that can be apply to actualize the SCL in the learning process in classroom. This method  could be applied on the focus of audience centered that places the audience as the important component in the success of an active learning. The role of the teacher here is only as a super judge who lets the presenters to handle the classroom activities and apply some techniques to make their audience be active and interactive.Keywords: Student Centered Learning (SCL), presentation, audience centered
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Sulistiyowati, Eni
EDUKASIA Vol 8, No 2 (2013): EDUKASIA
Publisher : EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini pemerintah mengalakan pendidikan yang bercirikan dengan agama,  atau yang sering disebut dengan pendidikan karakter. Seperti kita ketahui bahwa karakter bangsa Indonesia sekarang merosot. Oleh karena itu pendidikan karakter sebagai solusi untuk untuk membangun karakter bangsa agar memiliki karakter yang baik.  Dalam pemberian pendidikan karakter pada  sebuah  lembaga pendidikan dapat  dilakukan   dengan menanamkan nilai-nilai  pendidikan karakter dalam proses pembelajaran. Penelitian yang menggunakan studi kepustakaan ini bertujuan untuk mengkaji pendidikan karakter yang terdapat dalam pembelajaran  bahasa Indonesia.  Hasil  dari kajian ini menunjukkan bahwap pelaksanaan  pendidikan karakter dalam pembelajaran  Bahasa Indonesia memerlukan pemahaman guru sebagai pelaksana kurikulum  dan fasilitator bagi siswa melalui kegiatan pembelajaran  di sekolah  sehingga siswa tidak hanya memiliki kompetensi yang baik, melainkan  juga memiliki budi pekerti yang terpuji.Kata kunci: pendidikan karakter, pembelajaran Bahasa IndonesiaCHARACTER  EDUCATION   IN   BAHASA   INDONESIA LEARNING.   Today  the   government   mengalakan    education characterized by religion, or what is often  referred to as character education. As we know that the character of the Indonesian nation is  now in decline. Therefore, character  education  as a solution  to the nation’s character in order to build good character. In giving the character education  in an educational  institution  can be done  by instilling the values of character education  in the learning process. This study  whic uses library research, aims to exams the character education contained in Indonesian learning. In this case related to the educational values embodied in learning Indonesian. The result oh this study showed that implementation  of character education in learning Indonesian  requires understanding  the teacher as implementer and facilitator for the student  curriculum through learning activities in schools so that students not only have a good competence, but also has a commendable character.Keywords: character, education, Bahasa Indonesia, learning
KONSEP INTEGRASI TRIPUSAT PENDIDIKAN TERHADAP KEMAJUAN MASYARAKAT Hidayati, Nurul
EDUKASIA Vol 11, No 1 (2016): EDUKASIA
Publisher : EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan  memiliki   peran  yang  sangat kompleks dalam membekali manusia menjadi  individu yang  berkepribadian sebagaimana harapan keluarga, masyarakat,   dan  negara. Pendidikan akan selalu memiliki  keterkaitan dalam fungsinya baik peran keluarga, sekolah,  maupun masyarakat. Pendidikan yang berhasil  adalah pendidikan yang mampu mengantarkan peserta didiknya menjadi manusia yang mandiri dan bertanggung jawab. Tanpa adanya kerja sama yang baik antara ketiga kekuatan tersebut akan sulit untuk diharapkan keberhasilan pendidikan tersebut. Kajian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan dengan menelaah beberapa literatur. Dari kajian ini didapatkan hasil  bahwa ketiga elemen pendidikan (tripusat pendidikan) memiliki peranan masing-masing dan antar satu elemen dengan elemen yang lain tidak terpisahkan. Majunya peradaban suatu bangsa ditentukan dari bagaimana proses masing-masing elemen pendidikan tersebut dan bagaimana pula integrasi dari ketiganya.Kata Kunci: pendidikan,  masyarakat, kemajuanEducation  has a very  complex  role in equipping  people  into the individual  personality as the  hope of the family, community, and country.  Education  will  always  have  a good  relationship  in its functions either the role of family, school, or community. Successful education  is an education that is capable of delivering the learners to be an independent and responsible human  being. Without  the good cooperation among the three forces, it will be difficult for the expected success of such education.  This study uses library research by analizing some literatures. The result of this study is that the three-centered of education has their own roles and the elements cannot be separated each other. The advance of a nation’s civilization is determined by how the process of each education elements is and how their integration  is.Keywords: education, society, advance
MENGOPTIMALKAN HASIL BELAJAR MELALUI PEMBELAJARAN REMEDIAL Hasibuan, Nasruddin
EDUKASIA Vol 9, No 2 (2014): EDUKASIA
Publisher : EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah remedial di lembaga pendidikan formal adalah kegiatan yang terprogram. Kegiatan ini dilaksanakan oleh guru mata pelajaran dan tetap dalam pengamatan kepala sekolah.  Hadiah remidi ini sebagai tanggung jawab untuk belajar melaksanakan  tugas studi. Remidi di lembaga pendidikan formal, sekolah Islam dan juga sekolah umum adalah masalah yang sangat penting, karena remidi yang baik akan dapat mengantarkan  siswa ke dalam proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Penelitian studi kepustakaan ini meneliti tentang cara mengoptimalkan  hasil belajar dengan menggunakan remidial. Kesempatan remidi ditentukan oleh proses presentasi pelajaran sesuai dengan kurikulum yang digunakan. Banyak sekolah yang kurang memperhatikan  kesempatan remidi dapat  membahayakan siswa dalam pencapaian skor belajar. Remidi dalam perjalanan pembelajaran dijalankan sesuai dengan tingkat pencapaian  hasil belajar siswa. Adapun prinsip remedial adalah adaptif, interaktif, intensif, fleksibel, adanya umpan balik, kesinambungan dan ketersediaan Kata kunci: pembelajaran, remedial, hasil belajarOPTIMIZING LEARNING OUTCOMES THROUGH REMIDIAL LEARNING. The Remedial term in formal education institute is a programmed activity. This activity is executed by subject teacher and stays in the  headmaster  observation.  Remedial  gift is as responsibility for learning to its duty in executing the study duty. Remedial gift in formal education institute, goodness of Islamic school and also  public  school are  very  crucial  matter,  because the  good remedial gift will be able to squire the students into efficient and effective learning process. This library research examined about the way how to improve students’ learning result. The remedial gift is determined by the process of lesson presentation  according to curriculum  that is used. A lot of schools which are less paying attention  to the gift remedial can harm the student in the learning scoring achievement. Remedial gift in the course of learning is executed by pursuant to the level achievement of result of students’ learning. The principles are adaptive, interactive, intensive, flexible, feedback, continuity and availability. Keywords: remedial learning , students’ learning achievement
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKA KETERAMPILAN BELAJAR SISWA Laili Sulistyowati, Anis Nuril
EDUKASIA Vol 10, No 2 (2015): EDUKASIA
Publisher : EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini ditulis untuk memberikan gambaran tentang layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan keterampilan belajar siswa kelas X MIA 8 SMA Negeri 1 Kudus. Untuk  maksud  tersebut penulis menggunakan metode  observasi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif prosentase dengan cara membandingkan skor hasil penghitungan  dari kondisi awal hingga siklus kedua sehingga peningkatan keterampilan  belajar  melalui layanan  bimbingan kelompok pada siswa kelas X MIA 8 SMA Negeri 1 Kudus dapat diukur dan diketahui dengan valid dan tepat. Layanan bimbingan kelompok ini menunjukkan peningkatan keterampilan  belajar siswa. Berdasarkan hasil, dari 11 subjek penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan  belajar  siswa rata-rata 12. Dengan peningkatan keterampilan belajar ini diharapkan dapat membantu siswa dalam mencapai prestasi yang optimal.Kata kunci: keterampilan, belajar, bimbingan, kelompokGROUP COUNSELING SERVICE TO IMPROVE STUDENTS’ LEARNING SKILLS. This article was written to provide an overview of group counseling services in improving  the student’s learning skills of class X MIA 8 SMA Negeri 1 Kudus. For that purpose, the researcher used the method of observation which was done in two cycles. The data analysis in this research use the descriptive analysis percentage by comparing the extrapolation result score of the first condition  to the second cycle with the result that the students of Class MIA 8 SMA Negeri 1 Kudus  skills improvement  can be measured  and known accurately and valid. This group counseling service showed an increase in students’ learning skills. Based on the results, the study of 11 subjects showed an increase in students’ learning skills of the average 12. With the improvement of learning  skills is expected  to assist students  in achieving optimal performance.Keywords: skills, learning , group counseling service
KONSEP PENDIDIKAN ANAK MENURUT IBNU KHALDU>N DALAM KITA>B MUQODDIMAH Hidayah, Noor
EDUKASIA Vol 10, No 1 (2015): EDUKASIA
Publisher : EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini mengeksplorasi tentang konsep dan pemikiran Ibnu Khaldu>n  tentang pendidikan anak yang menyoroti mengenai peran, tugas dan tanggung jawab pendidik terhadap anak dalam proses belajar mengajar atau interaksi edukatif. Pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Konsep pendidikan anak menurut Ibnu Khaldun> dalam kitab Muqaddimah didasarkan pada Alquran, kemudian dilandasi dengan ketentuan intelektual dan akal. Tujuan pendidikan  anak menurut pemikiran Ibnu Khaldu>n   dalam kita>b   Muqaddimah adalah membentuk anak supaya memiliki akhlak yang mulia, kepribadian yang baik dan tangguh, memiliki malakah  atau ketrampilan dan menguasai ilmu-ilmu agama (naqliyah) dan ilmu-ilmu umum (aqliyah) untuk eksistensi kelangsugan hidup mereka. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa konsep pendidikan anak menurut Ibnu Khaldu>n dalam kita>b Muqaddimah  nya ternyata relevan dengan tokoh-tokoh pendidikan Barat, misalnya Locke, J.J.  Rousseau Locke, Fouerster, dan John Dewey, meskipun dasar pijakan dalam berpikir mereka berbeda dengan Ibnu Khaldu>n, dimana mereka lebih menekankan dan didominasi oleh pijakan akal dan rasional.Kata kunci: pendidikan, Ibnu Khaldu>n, kita>b MuqaddimahTHE CONCEPT OF THE CHILDREN EDUCATION ACCORDING TO IBN KHALDU>N (STUDY ON THE BOOK OF THE MUQADDIMMAH). This study explores the concept and thought of Ibn Khaldu>n about the children education that highlights about the role, duties and responsibilities of educators in the process of teaching and learning or educational interaction. This study uses library research. The concept of the children education according to Ibn Khaldu>n in the book of Muqaddimmah are based on the Qur’an, and then be based on the intellectual  provisions and sense. The purpose of the children education according to Ibn Khaldu>n’s thought in the book of Muqaddimmah is forming the children to have noble morals, good and tough personality, skills and master the religious studies (naqliyah) and general studies (aqliyah) for their lives existence. The result of this study show that the concept of the children education according to Ibn Khaldu>n  in the book of Muqaddimmah  is still relevant to Western  education  figures, such as Locke, Rousseau, Locke, J.J. Fouerster, and John Dewey, but their basic in thinking are different with Ibn Khaldu>n, they are more stressed and dominated  by reason and rational basic.Keywords:  children education, Ibn Khaldu>n, Muqaddimmah book
HIDDEN CURRICULUM DALAM PEMBELAJARAN PAI Mustaghfiroh, Hikmatul
EDUKASIA Vol 9, No 1 (2014): EDUKASIA
Publisher : EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini berupaya menelaah tentang kurikulum tersembunyi dalam sebuah proses pembelajaran. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), kurikulum tersembunyi memiliki peran yang cukup signifikan dalam membentuk sikap dan karakter para siswa. Melalui  penggunaan kurikulum tersembunyi,  para guru dan sekolah-sekolah dapat mencapai tujuan pembelajaran PAI secara optimal. Dari penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa kurikulum tersembunyi merupakan kurikulum yang tidak tampak, bisa terjadi secara spontanitas, tanpa terencana dan bisa muncul dari pengalaman belajar  dalam sekolah.  Di samping itu, meskipun kurikulum tersembunyi tidak mempunyai sistematika  yang formal dan terukur,  namun sangat berperan dalam mewujudkan sebuah tujuan pembelajaran,  khususnya pembelajaran  PAI. Pembelajaran  PAI akan dapat dicapai dengan maksimal dengan dukungan kurikulum tersembunyi melalui aktifitas siswa, baik dalam pembelajaran  maupun di luar pembelajaran.Kata kunci: kurikulum, tersembunyi, pembelajaran, PAITHE HIDDEN CURRICULUM IN LEARNING  PAI. This paper describes the concept of hidden curriculum in a learning process. On learning  of Islamic  Education  (PAI), the  hidden curriculum  has a significant role in shaping the attitudes and character of students. Throught the use of hidden curriculum, teachers and schools will be able to achieve the learning objective of PAI optimal. Based on the research that was conducted, it can be known that hidden curriculum can  happen spontaneously,  and can  appear  from the  learning experience at school. Besides, although  the hidden  curriculum does not have a formal and measured system, it has a significant role in creating  a learning  goal,  especially  in Islamic  education  learning. Islamic education learning can be achieved maximally by the support of hidden curriculum through students’ activities both in and out of learning process.Keywords:  hidden curriculum, learning , Islamic Education
MODEL PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM UNTUK MEMBENTUK KARAKTER SISWA YANG TOLERAN Muhsinin, Muhsinin
EDUKASIA Vol 8, No 2 (2013): EDUKASIA
Publisher : EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus dari tulisan ini adalah penerapan pendidikan karakter yang didasarkan pada nilai-nilai Islam. Pendidikan karakter berdasarkan Islam artinya pendidikan karakter yang mana komponennya mencakup pengetahuan moral,  perasaan tentang moral,  dan perbuatan moral. Moral-moral tersebut dijajaki dan dikembangkan berdasarkan nilai-nilai  Islam.  Penerapan pendidikan karakter ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang islami dan  toleran.  Penelitian  ini menggunakan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah penerapan pendidikan karakter membutuhkan  keseriusan, pembiasaan,  dan   pembudayaan tentang nilai-nilai.Kata kunci: pendidikan, karakter, nilai-nilai, Islam, akhlak, IslamiAbstract CHARACTER EDUCATION MODEL BASED ON ISLAMIC VALUES TO  CREATE THE  ISLAMIC AND  TOLERANT STUDENTS’ CHARACTER.  The  focus    of this  writing  is  the implementation  of character education that is based on Islamic values. Character education based on Islam means character education which their components include moral knowledge, moral sense and moral action.  Those morals  are explored  and developed  based  on Islam values. The implementation  of character education aims to establish an Islamic students’ character and tolerant. This study  uses library research. The result of this study is the implementation  of character education needs seriousness, habituation, and civilizing the values.Keywords:  character, education, Islami, values, Islamic, character
KURIKULUM PRAKTIK PROFESI LAPANGAN (PPL) JURUSAN TARBIYAH STAIN KUDUS Rosyidah, Hanik
EDUKASIA Vol 9, No 1 (2014): EDUKASIA
Publisher : EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PPL sangat diperlukan untuk meningkatkan keterampilan siswa. Oleh karena itu, kurikulum PPL harus disusun secara sistematis. Penelitian ini menjelaskan tentang (1) rancangan dan isi kurikulum PPL, (2) implementasi dan evaluasi PPL di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kudus. Penelitian ini dirancang dengan pendekatan kualitatif.  Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi dan dokumen.  Validitas dan reliabilitas  diverifikasi dengan uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan adaptabilitas. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan model deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah (1) rancangan dan isi PPL untuk siswa di madrasah dengan pendekatan khusus dalam pragmatik atau kompetensi, dan berisi administrasi mengajar dan sekolah, (2) implementasi dan evaluasi PPL dengan standar yang tinggi untuk melewati: penguasaan  siswa, mengajar semua materi agama Islam, pengajaran Islam serta administrasi pendidikan, dan juga kerjasama dalam program dan kegiatan sekolah.Kata kunci: kurikulum, PPl, STAIN KUDUSFIELD PROFESSION PRACTICE CURRICULUM OF ISLAMIC EDUCATION DEPARTMENT OF  STAIN  KUDUS .  PPL is important  for improving student skills. Therefore, curriculum of PPL must be sistematically organized. This research explained about (1)  design and content of curriculum of PPL, (2) implementation and evaluation of PPL in State Islamic College of Kudus. This research were  designed  in the  qualitative  approach.  Data were  gathered by using  observation  and document.  The  validity  and reliability were verified by credibility, transferability,  dependability,  and conformability  test. The  data were analyzed  by using  descriptive model. The results of this research are (1) the design and content of PPL for students in madrasah/islamic  school with special approach in pragmatic or competence, and consist of both of teaching and school administration, (2)  implementation  and evaluation  of PPL with higher standard for passing : students mastery, teaching all of islamic subject matters, islamic teaching and educational administration, and also collaboration in school programme and activities.Keywords:  curriculum, PPL, STAIN Kudus
KONTRIBUSI KONVENSI BAHASA ARAB - JAWA TERHADAP HARMONISASI SOSIAL Azzuhri, Muhandis
EDUKASIA Vol 11, No 1 (2016): EDUKASIA
Publisher : EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini membahas tentang sejarah proses percampuran linguistik bahasa Arab - Jawa pada masyarakat Klego Pekalongan, Bentuk konvensi bahasa komunikasi Arab-Jawa pada masyarakat Klego   Pekalongan,  Kesesuaian  konvensi   bahasa  Arab- Jawa  dengan kaidah linguistik  (kaidah derivasi dan  makna leksikal), dan Kontribusi konvensi bahasa Arab- Jawa terhadap harmonisasi  sosial. Sumber data penelitian ini didapatkan dari bahasa komunikasi campur Arab–Jawa pada masyarakat Klego Pekalongan Timur.  Penelitian  ini  menggunakan pendekatan kualitatif  dengan metode wawancara  dan dokimentasi.  Hasil penelitian menunjukan bahwa sejarah konvensi bahasa Arab–Jawa pada masyarakat Klego bermula dari kedatangan Orang Arab- Hadramaut-Yaman ke wilayah Klego Pekalongan. Kontribusinya terhadap masyarakat Klego yang heterogen  mempengaruhi terhadap keharmonisan sosial antara komunitas keturunan Arab dan Jawa, tidak ada unsur pemaksaan bahasa, budaya dan tradisi diantara mereka. Masing-masing dapat menerima kebudayaannya masing-masing,  bahkan bagi keturunan Arab sudah membaur dalam tradisi dan adat istiadat komunitas Jawa.Kata Kunci: Konvensi, bahasa arab - Jawa, harmonisasi.THE CONTRIBUTION OF ARABIC-JAVANESE CONVENTION TOWARD SOCIAL HARMONIZATION. This study discussed (1) the history of the mixing  linguistic process of Arabic – Javanese on Klego community, Pekalongan, (2) conventions form of communication  language Arabic - Javanese on Klego community, Pekalongan, (3) convention contribution  of Arabic - Java to the rules of linguistics  (derivation rules and the lexical meaning),  and (4) conventions contributions of language Arab - Java to social harmony. Source of research data was derived from the mixed communication language of Arab - Java in Klego community, East Pekalongan. This study uses qualitative approach by using interview and documentation method. The results showed that the historical conventions of Arabic - Javanese  in Klego community  was from the arrival of the people from Arab-Hadramaut-Yemen to Klego-Pekalongan. They influenced social harmony  of Arab and Javanese community;  there is no element of coercion in language, culture and traditions among them. Each can accept each culture, even for those of Arab descent have already integrated into the traditions and customs of the Java community.Keywords: convention, Arabic - Javanese, harmonization.

Page 7 of 50 | Total Record : 496