cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
PALASTREN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 466 Documents
NASIB TRAGIS DAN CITRA TKI DALAM BINGKAI MEDIA busro, muhammad
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 10, No 2 (2017): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v10i2.2714

Abstract

Kajian ini tertujuan untuk mendeskripsikan berbagai nasib tragis dan citra tenaga kerja Indonesia (TKI) yang selama ini banyak medapat sorotan dari berbagai media, baik cetak maupun elektrorik. Metode yang digunakan dalan penulisan kajian ini adalah metode kepustakaan dengan melakukan penelusuruan terhadap berbagau sumber-sumber ilmiah yang meliputi, buku, jurnal, dan berita dari berbagai media. Berdasarkan hasil pembacaan terhadap seluruh sumber tersebut dapat disimpulkan bahwa banyak sekali nasib tragis yang dialami oleh TKI, yang seluruhnya menggabarkan citra buruk manjemen TKI mulai dari penyiapan dasar hukum untuk perlindungan, proses mobilisasi, pelatihan, pemberangkatan, penempatan, monitoring, hingga proses pemulangan.  Oleh karena itu, pemerintah, BNP2TKI, Disnaker, PJTKI, dan semua pemangku kepentingan hendaknya selalu berupaya untuk meningkatkan manajemen TKI dari hulu hingga hilir.
FENOMENA TABU MAKANAN PADA PEREMPUAN INDONESIA DALAM PERSPEKTIF ANTROPOLOGI FEMINIS Intan, Tania
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 11, No 2 (2018): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v11i2.3757

Abstract

Fenomena tabu makanan yang dialami perempuan Indonesia berkaitan dengan dominasi kultur patriarki. Menggunakan studi dokumentasi, penelitian ini memperlihatkan bahwa  dalam masyarakat penganut sistem patriarki yang kuat, tabu-tabu, termasuk tabu makanan, lebih banyak diberlakukan pada perempuan dari pada laki-laki, dan bahwa tabu makanan berkaitan dengan kepentingan untuk berbagi sumber daya makanan. Beberapa tabu makanan bertentangan dengan ajaran kesehatan perempuan, terutama yang hamil atau menyusui, justru dilarang mengonsumsi makanan yang berprotein hewani tinggi yang diperlukan tubuh, dengan alasan kesehatan.  Dampak tabu makanan menyebabkan perempuan mengalami defisit gizi yang dapat membahayakan kesehatannya. Intervensi pemerintah dan kalangan akademisi diperlukan untuk mendistribusikan kesadaran perempuan tentang urgensi dari situasi tersebut
GENDER BIAS CONSTRUCTED IN FREUD’S CONCEPT ON HUMAN PSYCHO-SEXUAL DEVELOPMENT (An Analyctical Study based on Islamic Psychological Analysis) Gumiandari, Septi; Nafi’a, Ilman
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 12, No 1 (2019): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v12i1.3315

Abstract

Ilmu pengetahuan adalah hasil konstruksi manusia yang sangat bergantung pada siapa yang menciptanya. Ia bukanlah tidak berjenis kelamin. Ia melayani dan menguatkan nilai-nilai sosial dan konsep-konsep yang dibuat oleh penciptanya sendiri. Ketika ia tergenggam erat di tangan laki-laki, maka bias dipastikan pengalaman perempuan tidak akan menjadi sumber pengetahuan. Perempuan hanya akan menjadi objek telaah penelitian, termasuk dalam konteks ini, ilmu Psikologi. Penelitian ini akan menelaah secara kritis konsep Penis Envy Sigmund Freud yang ditenggarai memiliki pola pandang yang miring dalam melihat keberadaan organ seksualitas perempuan, disamping menunjukan posisi perempuan sebagai the second sex (makhluk kedua) dalam pranata sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa bias gender yang dibangun dalam konsep Freud tentang Perkembangan Psiko-Seksual manusia seperti (1) Anatomi adalah takdir; (2) Superego laki-laki berkembang lebih baik daripada perempuan; (3) Perempuan lebih mudah menjadi neurotik daripada laki-laki; (4) beberapa strereotip perempuan sebagai efek residu dari Kecemburuan pada Penis; dan (5) teori Oedipus dan Electra Complex. Penelitian ini penting untuk mengatasi mengatasi persoalan androsentrisme dan representasi perempuan dalam ilmu Psikologi, mengakui perbedaan cara berpikir dan berpengetahuan perempuan dan laki-laki, dan mempertimbangkan pengalaman hidup mereka melalui perspektif Psikologi Islam. 
KEJADIAN KEKERASAN TERHADAP ANAK TENAGA KERJA INDONESIA DI KABUPATEN KENDAL Widowati, Evi; Cahyati, Widya Hary
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 12, No 1 (2019): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v12i1.3149

Abstract

Tingginya kasus Kekerasan terhadap Anak yang orangtuanya berprofesi sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Kabupaten Kendal adalah salah satu kantong TKI di Indonesia. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri atas dua tahap yaitu pengumpulan data sekunder melalui BPPKB Kabupaten Kendal dan FGD dengan stakeholder terkait TKI di Kabupaten Kendal. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian kekerasan pada anak dengan orang tua berprofesi TKI adalah faktor pendapatan dan jenis pekerjaan. Pendapatan yang cukup tinggi, yang tidak diimbangi dengan pengetahuan dan kemampuan pengelolaan keuangan yang baik untuk anak dan keluarganya. Jenis pekerjaan TKI memiliki dampak negatif pada pola asuh anak, terutama karena tidak mampu memberikan pendampingan yang adekuat kepada anak-anak mereka dari pengaruh pergaulan lingkungan dan juga pengaruh tekhnologi informasi (TI).
PERAN PEREMPUAN KAPUK DALAM PEREKONOMIAN SUKU SAMIN TAPELAN Huda, Khoirul; Mukti Wibowo, Anjar
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 11, No 1 (2018): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v11i1.2589

Abstract

Domestifikasi peran perempuan dalam sektor ekonomi tidak dialami oleh perempuan Kapuk Samin Tapelan Bojonegoro. Meskipun suku Samin dikenal sebagai suku yang memiliki kekhasan adat, partisipasi perempuan dapat ditemukan dalam banyak aktivitas. Riset ini berjenis kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data melalui wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga bentuk peran perempuan Kapuk dalam sektor ekonomi. Pertama,sektor ekonomi publikutama yaitu berjualan Kapuk dengan sistem ngreyeng dan corek. Kedua,sektor publik sekunder adalah dengan memelihara ternak dan berladang, Ketiga,sektor relation-ekonomi dengan wirausaha warung, arisan, dan jualan ayam potong. Peran ekonomi perempuan Suku Samin Tapelan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian keluarga.Kata Kunci: Peran, Perempuan Kapuk, Samin, ekonomi 
Peran Perempuan dalam Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Studi atas Peran Nyai Halimatus Sa’diah di Kabupaten Sumenep) Dani, Akhmad Anwar; Ahmadi, Ahmadi
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 12, No 1 (2019): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v12i1.4369

Abstract

The majority of Hajj and Umrah pilgrims from Indonesia are women, but the management is dominated by men. Government regulations on managing the organization of pilgrimage limit the role of women in a very minimal portion. In some cases, the presence of female counselors was felt to be more effective in assisting female worshipers. The study of the women’ role in Hajj and Umrah management in Indonesia is still minimal. Therefore, this study focuses on the role of Nyai Halimatus Sya'diah as a guide of Hajj and Umrah in Sumenep Regency. The descriptive qualitative approaches are used to understand this phenomenon. Based on the data collected by interviews and documentation, it was concluded that the role of Nyai Halimatus Sya'diah as a guide of Hajj and Umrah can be divided into 4 roles: tour leader, leader of worship, travel facilitator, intermediary between worshipers and travel.AbstrakJamaah haji dan umrah didominasi oleh wanita, namun pengelolaannya didominasi oleh laki-laki. Regulasi yang disusun pemerintah dalam pengelolaan penyelenggaraan haji membatasi peran wanita dalam porsi yang sangat minim. Dalam beberapa kasus, keberadaan pembimbing wanita dirasakan lebih efektif untuk mendampingi jamaah wanita. Penelitian ini fokus pada peran Nyai Halimatus Sya’diah sebagai pembimbing haji dan umrah di Kabupaten Sumenep. Pendekatan kualitatif deskriptis digunakan untuk memahami fenomena tersebut. Berdasarkan data-data yang dikumpulkan dengan wawancara dan dokumentasi, disimpulkan bahwa peran Nyai Halimatus Sya’diah sebagai pembimbing haji dan umrah dapat dibagi dalam 4 peran, tour leader (pemimpin rombongan), pembimbing ibadah, fasilitator perjalanan, perantara antara jamaah dan travel.Keyword : haji dan umrah; peran wanita; islam 
PERAN PEREMPUAN DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN DI KEPULAUAN KARIMUNJAWA Widjanarko, Mochammad
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 12, No 1 (2019): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v12i1.4990

Abstract

The aim of this study is to analyze the role of women in preserving the environment in the Karimunjawa Islands. This research is a qualitative research with a phenomenological approach. The data collection used are in-depth interviews and observations. The data analysis research used is coding, by putting the codes on the material obtained. Coding is intended to be able to organize and systemize data in a complete and detailed manner so that data can appear in the description of the topic under study.From the findings of the study it can be concluded: one of the roles of women in preserving the environment in Karimunajawa Islands is to manage waste, which is done by forming a waste bank and inviting families and other people to manage waste. While informants who have lodging houses also use water wisely and sort waste in the form of organic and non-organic waste. For informants who are teachers, besidesplanting crops that is needed everyday, they are able to invite their students to take care of the environment around the school and clean the beach. Keywords: karimunjawa, environmental conservation, women's role  AbstrakTujuan Penelitian adalah menganalisis peran perempuan dalam melestarikan lingkungan di Kepulauan Karimunjawa. Penelitian ini adaah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan pengamatan. Dalam penelitian analisis data yang digunakan adalah koding, dengan membubuhkan kode-kode pada materi yang diperoleh. Koding dimaksudkan untuk dapat mengorganisasi dan mensistemasi data secara lengkap dan mendetail sehingga data-data dapat muncul gambaran tentang topik  yang diteliti. Dari hasil temuan penelitian dapat disimpulkan: salah satu peran perempuan dalam melestarikan lingkungan di Kepulauan Karimunajawa  adalah  mengelola sampah, yang  dilakukan dengan membentuk bank sampah dan mengajak keluarga serta orang lain untuk mengelola sampah. Sedangkan informan yang memiliki rumah penginapan juga menggunakan air secara bijak dan memilah sampah dalam bentuk sampah organik dan nonorganik. Untuk informan yang berprofesi guru selain menanam tanaman yang bisa diperlukan sehari-hari juga mengajak muridnya dalam menjaga lingkungan di sekitar sekolah dan upaya melakukan bersih-bersih pantai.  
PENGASUHAN ANAK USIA DINI BERPERSPEKTIF GENDER DALAM HUBUNGANNYA TERHADAP PEMILIHAN PERMAINAN DAN AKTIVITAS KEAGAMAAN UNTUK ANAK Muafiah, Evi; Fadly, Wirawan
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 12, No 1 (2019): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v12i1.3188

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pola pengasuhan yang terjadi di lembaga Penelitian ini bertujuan mengetahui pola pengasuhan yang terjadi di lembaga PAUD maupun dalam lingkungan keluarga serta hubungannya terhadap pemilihan permainan dan aktivitas keagamaan AUD. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan desain concurrent embedded. Penelitian dilaksanakan di eks-karesidenan Madiun dengan pemilihan sampel melalui purposive sampling pada data yang diperoleh menggunakan metode kualitatif dan random sampling pada data kuantitatif. Data tersebut dikumpulkan menggunakan angket, observasi, dan wawancara yang kemudian dianalisis berdasarkan karakteristiknya melalui deskriptif kualitatif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan Pertama masyarakat telah responsif gender pada pengasuhan AUD dan cenderung bebas pada aspek stereotipe, subordinasi, dan marginalisasi, Kedua, pemahaman responsif gender dalam pemilihan pemainan yang dimiliki guru lebih baik daripada orang tua/pengasuh, sedangkan pemilihan aktivitas keagamaan tidak ada perbedaan, dan Ketiga adanya hubungan signifikan antara pola asuh dalam lingkungan keluarga dan lembaga PAUD terhadap pemilihan permainan, namun berbeda pada pemilihan aktivitas keagamaannya dimana hubungan signifikan hanya pada lingkungan keluarga.Kata Kunci: Pengasuhan Anak, Berperspektif Gender, Pemilihan Permainan, Aktivitas Keagamaan
POSISI WANITA DALAM IDEOLOGI KANURAGAN WAROK PONOROGO Krismawati, Nia Ulfia
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 11, No 2 (2018): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v11i2.3896

Abstract

Berperan sebagai istri warok, mengharuskan wanita menerima kodrat sebagai wani di tata yakni diharuskan tunduk terhadap suami. Sistem patriarki yang mengakar kuat memposisikan wanita pada golongan lemah. Stereotip menjadi wanita baik (konsep jawa) telah menjadi pedoman hidup dalam berumah tangga dan tanpa disadari membawanya pada posisi yang lemah. Dalam menjalai kehidupan sebagai istri warok, seorang wanita harus rela untuk membagi ranah publik pada gemblak yang berperan sebagai pendamping warok. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis posisi wanita dalam konteks keluarga sebagai konsekuensi dari ideologi kanuragan yang dianut oleh warok. Pasrah dan lega lila adalah dua kata yang dirasa tepat untuk menggambarkan posisi wanita di tengah budaya menggemblak yang hanya bersifat nerimo. Metode yang digunakan adalah historis dengan menggunakan sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kepemilikan atas gemblak yang dinobatkan sebagai tradisi dan konsekuensi dari ideologi kanuragan telah menempatkan wanita pada posisi lemah dalam konteks keluarga.
THE DISCOURSE OF SEX AND MARRIAGE IN THE NOVEL THE CURSE OF BEAUTY BY INDAH HANACO Farokhah, Fiqih Aisyatul
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 12, No 1 (2019): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v12i1.3865

Abstract

Sex since the beginning of the day is now no better in civilization. Not only that, human life cannot be avoided by sex and sexuality. Even so, high-quality sex and sexuality itself have different interpretations in every hour of culture. Some say that sex is taboo and not worthy of discussion in the general public, some who view sex as a fundamental part of humans. This can be seen through how the State has intervened in matters of the body, especially sexuality. Likewise with women who work as SPG who have never been separated from sex and sexuality. Their sex lives are always in the spotlight for the public, moreover, they are not like other women who crave life in a marriage institution as their life's purpose in curbing their sexuality. This article attempts to show; What is the meaning of the sexuality discourse depicted in the beautiful novel of The Curse of Beauty by Hanaco? How beautiful is Hanaco interpreting the concept of sexuality through a sexuality discourse built on the novel The Curse of Beauty? And what are the thoughts of the author on the sexuality discourse formed as sexual control through the marriage discourse of women who work as Sales Promotion Girl (SPG) represented in the novel The Curse of Beauty? The research is focused on analyzing the representation of the sexuality of SPG in the novel “The Curse of Beauty”. The design of the research is descriptive qualitative. Data are taken from all descriptive concerning SPG body appearance to understand the narrative meaning of the body. It applies Foucault’s discourse theory.