Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Multiple Intelligences di TK/RA Ponoroho Evi Muafiah
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 4, No 1 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v4i1.1977

Abstract

Usia dini merupakan masa peletak dasar bagi pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. Situasi dan kondisi yang kondusif sangat dibutuhkan anak usia dini. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran Multiple Intelligences yang mengakui bahwa setiap anak mempunyai kecerdasan yang berbeda. Penelitian ini mengungkapkan tentang (1) penerapan strategi pembelajaran Multiple Intelligences di TK/RA Ponorogo, (2) kendala yang dihadapi saat menerapkan strategi tersebut dan (3) solusi yang digunakan untuk mengatasi kendala yang mereka hadapi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data diperoleh dari para guru TK/RA melalui wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi, displai, dan verifikasi data. Hasil penelitian: (1) Strategi pembelajaran Multiple Intelligences dilaksanakan melalui model semi sentra dan kelompok murni. (2) Kendala yang dihadapi adalah ruangan yang kurang banyak, jumlah guru yang tidak seimbang dan guru yang kurang kreatif. (3) Solusinya adalah dengan menyesuaikan tema yang sedang dilaksanakan melalui model pembelajaran non sentra.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH ALAM PADA MASA PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS DI MI PELANGI ALAM PONOROGO) khoiri robihatul musayadah; Evi Muafiah
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 1 No. 01 (2021): Excelencia : Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v1i01.115

Abstract

Pendidikan memiliki dua tujuan penting yaitu untuk membentuk dan meningkatkan pengetahuan dan membuat seseorang menjadi lebih baik. Pendidikan sebagai salah satu sarana dalam mentransfer nilai-nilai serta pembentukan karakter bagi masyarakat. Sekolah alam merupakan sekolah inklusi dengan pembelajaran yang dilakukan dengan mengintegrasikan karakter-karakter tertentu yang ingin dibentuk sesuai dengan tujuan instansi pendidikan. Masa pandemi menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi sekolah alam dalam membentuk karakter siswanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan pembelajaran berbasis karakter di MI Pelangi Alam Ponorogo pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini mengunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Temuan yang dihasilkan dari penelitian ini antara lain: pelaksanaan pembelajaran karakter di MI Pelangi Alam pada masa pandemi Covid-19 dilaksanakan dengan berbasis modul, memaksimalkan peran orang tua, pemilihan media belajar dan tema disesuaikan dengan kondisi pada masa pandemi, serta evaluasi dilaksanakan secara langsung dan online.
MEMBENTUK PERILAKU KEAGAMAAN MELALUI MANAJEMEN MUATAN LOKAL ASWAJA DI MADRASAH ALIYAH PUTRI MA’ARIF PONOROGO Ilham Alfa Rizqi; Evi Muafiah
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 1 No. 01 (2021): Excelencia : Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v1i01.203

Abstract

Saat ini, di Indonesia, banyak perilaku keagamaan umat beragama yang dapat mengganggu negara dan ketentraman negara. Dalam menghadapi problematika yang sedang dihadapi oleh masyarakat Indonesia, penanaman aspek spiritual siswa dianggap sebagai salah satu solusi dalam mencegah perpecahan dalam sebuah negara. Lembaga pendidikan ma’arif merupakan salah satu lembaga dengan ciri khas penyelenggaraan pendidikan dengan fokus pada penanaman pengetahuan dan akhlakul karimah (spiritual) yang disesuaikan dengan ahlus sunnah wal jama’ah melalui pembelajaran muatan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana perencanaan,pelaksanaan,dan evaluasi kurikulum muatan lokal dalam membentuk perilaku keagamaan di Madrasah Aliyah Putri Ma’arif Ponorogo. Penelitian ini mengunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Temuan yang dihasilkan dari penelitian ini antara lain: 1) perencanaan muatan lokal yang dikembangkan di MA Putri Ma’arif Ponorogo dengan menentukan mata pelajaran, menetapkan guru, serta menetapkan sumber dana dan sumber belajar ; 2) Pelaksanaan kurikulum muatan lokal di MA Putri Ma’arif Ponorogo termanifestasi dalam bentuk kegiatan yang dilakukan oleh guru seperti mengkaji silabus, menyusun RPP, dan menyusun penilaian. Untuk memperdalam materi yang ada, terdapat kegiatan pembiasaan-pembiasaan yang dilaksanakan dalam jangka harian, mingguan, bulanan, dan tahunan seperti pembacaan surat-surat Jami’as-Syarif dan sholawat, sholat Dhuha dan sholat Dhuhur berjama’ah, khataman al-Qur’an, ziarah makam, istighosah, dll; 3) Evaluasi kurikulum muatan lokal di MA Putri Ma’arif Ponorogo dilakukan melalui evaluasi program muatan lokal dan evaluasi hasil belajar muatan lokal. Evaluasi program muatan lokal terdiri atas evaluasi reflektif, formatif, dan sumatif. Sedangkan evaluasi hasilbelajar muatan lokal terdiri atas tes tertulis dan tes lisan.
MANAJEMEN PESERTA DIDIK DALAM PENINGKATAN MUTU LULUSAN PADA MADRASAH DINIYAH HIDAYATUL MUBTADIIN PAGOTAN Anwar Christianto; Evi Muafiah
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 1 No. 01 (2021): Excelencia : Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v1i01.216

Abstract

Banyak masalah timbul akibat rendahnya mutu lulusan. Di antara penyebab rendahnya mutu lulusan adalah belum diterapkannya manajemen peserta didik yang baik. Madrasah Diniyah sebagai lembaga pendidikan keagamaan tengah berupaya berinovasi agar tidak tertinggal. Manajemen peserta didik diperlukan dalam upaya mengoptimalkan pengaturan terhadap peserta didik mulai dari masuk hingga kelulusan, guna meningkatkan daya saing lembaga pendidikan di madrasah diniyah. Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadiin Pagotan telah menerapkan pengaturan peserta didik berdasarkan manajemen peserta didik dalam meningkatkan mutu lulusannya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan manajemen peserta didik serta kontribusi pelaksanaan manajemen peserta didik dalam peningkatan mutu lulusan pada Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadiin Pagotan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah single case study. Prosedur pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis menurut Miles Matthew dan A. Michael Huberman. Hasil penelitian ini adalah pelaksanaan manajemen peserta didik meliputi empat tahap, yaitu planning meliputi analisis kebutuhan peserta didik menyesuaikan daya tampung, penyusunan program; organizing meliputi rekruitmen dengan pembentukan panitia dan pembuatan brosur; actuating meliputi penerimaan dengan sistem promosi dan seleksi, seleksi menggunakan tes tulis, lisan dan praktik, orientasi dilakukan sehari dengan pemberian informasi dan arahan terakit aturan dan tata tertib madrasah, pengelompokkan dengan sistem kelas, pembinaan dan pengembangan meliputi kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler; controlling yang meliputi pencatatan kehadiran dan ketidakhadiran dalam buku absensi, pencatatan dan pelaporan ditulis dalam formulir pendaftaran, buku induk, klapper, buku nilai, rapot dan ijasah; kontribusi pelaksanaan manajemen peserta didik yakni meningkatkan prestasi akademik, prestasi non akademik dan kualitas lulusan.
Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Siswa dalam Memilih Sekolah di SMAN 1 Pulung Naning Sri Rahayu; Evi Muafiah
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 2 No. 01 (2022): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v2i01.574

Abstract

Penelitian ini, dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya dan seberapa besar pengaruh empat variabel dari teori bauran pemasaran yang dikemukakan oleh Philip Kotler, terhadap keputusan siswa memilih untuk melanjutkan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 1 Pulung, secara parsial ataupun secara simultan. Empat variabel yang dimaksud adalah Product/Produk, Price/Harga, Place/Tempat/Lokasi, dan Promotion/Promosi. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik SMA Negeri 1 Pulung, mulai kelas X-XII tahun pelajaran 2020/2021, yang berjumlah 734 siswa. Karena populasi yang berjumlah banyak, sebagai objek penilitian digunakan teknik random sampling dengan jumlah 15% dari populasi, yaitu sebanyak 110 siswa sebagai responden. Setelah melakukan uji prasyarat yaitu uji homogenitas dan linieritas data, kemudian baru dilakukan proses uji Hipotesis dengan menggunkan regresi linier sederhana dan berganda dengan bantuan aplikasi SPSS 16. Dan didapatklan hasil bahwa secara parsial/terpisah, hanya 3 variabel yang memiliki pengaruh terhadap keputusan siswa memilih sekolah di SMAN 1 Pulung yaitu variabel Product/Produk (31.9%), Place/Tempat (56.1%), dan Promotion (45.6%). Sedangkan variabel Price/Harga tidak ada pengaruhnya. Kemudian secara simultan, variabel bauran pemasaran, memiliki pengaruh terhadap keputusan siswa memilih sekolah di SMAN 1 Pulung sebesar 35.3%.
Implementasi Model Pembelajaran Kontekstual dalam Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran IPS Kelas 4 MI Ma’arif Polorejo Babadan Ponorogo Vicky Fitriani Herdiana; Evi Muafiah
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2022): Wujud Peran Guru dan Orang Tua dalam Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah maupun
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v2i1.972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui pelaksanaan model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran IPS kelas 4 MI Ma’arif Polorejo, (2) Mengetahui penggunaan model pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan proses dan hasil belajar pada mata pelajaran IPS kelas 4 MI Ma’arif Polorejo. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas Kemmis&MCTaggart. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan proses belajar belajar siswa. Hal ini diketahui dari hasil observasi pemahaman konsep belajar siswa. Pada tahap pra siklus persentase pemahaman konsep siswa sebesar 60,74% meningkat pada siklus I menjadi 84,6% kemudian mengalami peningkatan lagi pada siklus II sebesar 86,9%. (2) Model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal tersebut diketahui dari adanya peningkatan hasil belajar pada setiap siklusnya. Pada tahap pra siklus nilai hasil belajar yang berada dalam kategori tuntas sebesar 19,3% kemudian mengalami peningkatan menjadi 35% pada siklus I, kemudian mengalami peningkatan yang signifikan menjadi 88,5% pada siklus II dari total jumlah siswa di kelas. Maka dengan demikian penerapan atau implementasi model pembelajaran kontekstual terbukti dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa.
Educational Policy Analysis: Examining Pesantren Policies and Their Implications on the Independence of Kyai and Pesantren in the Contemporary Era Nadhif Muhammad Mumtaz; Evi Muafiah; Doli Witro
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 21 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpai.v21i2.9612

Abstract

Purpose – This study aims to investigate the autonomy of “Kyai” (religious teachers) within Pesantren in making education policy. In examining these policies, it focuses on the evolution of teaching and the implementation of the “Asas Tunggal Pancasila” in Indonesian educational institutions, the struggles of Pesantren policies that led to the birth of Law No. 18 of 2019, and the dark side of the politicization of religion that has implications for educational policies. Design/methods/approach – This type of research uses qualitative research with a case study of two Islamic boarding schools in East Java (research objects). Primary data sources come from observation and interview results. Secondary data sources come from library sources such as laws, scientific articles (journals), books, etc. Data collection used observation techniques, semi-structured in-depth interviews, and documentation (document analysis). Data analysis techniques used qualitative data analysis techniques, namely data condensation, data presentation, and conclusion drawing. Findings – The research reveals that the law empowers Pesantren and Kyai to shape their institutions in alignment with societal demands, traditions, and evolving times. Though the Kyai’s independence significantly affects the Pesantren’s trajectory, it does not singularly define its identity. The law underscores the imperative for contemporary teaching methods, curriculum evolution, and infrastructure enhancement, urging Kyai to eschew rigid and authoritarian stances. Research implications/limitations – The research has theoretical implications that two contrasting views concerning Pesantren policies’ influence on Kyai’s independence vis-à-vis political elites. Proponents (“Yes”) highlight Alignment of Interest, Empowerment and Development, and Community Engagement. Opponents (“No”) cite the Preservation of Autonomy, the potential for manipulation, and an inherent distrust of political parties. Originality/value – The research provides direction for the complex interplay between religious education and the political domain in Indonesia.