cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
PALASTREN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 466 Documents
EKOLOGI BIMBINGAN KARAKTER ISLAMI RAMAH ANAK DI TK KHAS DAARUT TAUHIID BANDUNG Ulyani, Farida
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 9, No 2 (2016): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v9i2.2018

Abstract

Berbagai kebobrokan moral dan kekerasan terhadap anak yang terjadi akhir-akhir ini menuntut strategi terobosan dari bimbingan karakter yang ramah anak.  Riset ini membahas profil ideal ekologi bimbingan karakter Islami yang ramah anak di TK Khas Daarut Tauhiid Bandung.  Penelitian ini menggunakan metode studi kasus karena keunikannya. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian adalaha bahwa kondisi lingkungan sekolah tersebut cukup mengakomodasi dalam mengembangkan nilai-nilai moral yang meliputi: akhlak kepada Allah Swt, Rasulullah Saw, sesama manusia dan lingkungan. Penguatan ekologi Islami dilakukan dengan pengkondisian pada struktur ruang fisik dan sosial.  Sementara para guru melakukan pengauatan tiga struktur yang saling terkait yaitu: (a) Struktur peluang; diwujudkan dalam bentuk perangkat tugas, jenis dan berbagai bentuk kegiatan yang selaras dengan kebutuhan anak; (b) Struktur pendukung; perangkat sumber (resources) dan pengkondisian konteks yang sejalan dengan nilai-nilai karakter Islami; (c) Struktur penghargaan sesuai psikologi anak.Various moral depravity and violence against children happened lately demanded breakthrough strategy of a character guidance child-friendly. This research discusses the ideal ecological profile for Islamic character guidance in friendly child in TK Khas Daarut Tauhiid Bandung. This study uses a case study method because of its uniqueness. In collecting data using the method of observation, interviews and documentation methods. The results are: the ecological condition of  TK Khas Daarut Tauhiid has accommodated for Islamic character development at least in four aspect: character to Allah, the Prophet, human and environmental relations. In Strengthening of Islamic ecology  done by conditioning the physical space and social structure. Meanwhile the teacher made three interconnected structures conditioning, namely: (a) The structure of opportunities; embodied in the form of tasks, kinds and various forms of activities that are consistent with the needs of the child; (b) a supporting structure; device resources and conditioning context in line with the values of the Islamic character; (c) Structure of the award appropriate child psychology.
TINDAKAN KOMUNIKATIF DALAM MODEL PEMBERDAYAAN WANITA PADA SEKOLAH PEREMPUAN DESA, KOTA BATU, JAWA TIMUR Sutopo, Dhanny S.
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 9, No 1 (2016): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v9i1.1744

Abstract

Sekolah perempuan Batu adalah sekolah informal yang bergerak dalam bidang pemberdayaan perempuan. Tujuan dari berdirinya sekolah perempuan ini juga melegitimasi tujuan dari gerakan feminisme yang menghendaki laki-laki dan perempuan memiliki akses yang sama dalam kehidupan sosialnya, seperti dalam hal pekerjaan, pendapatan, dan juga kesejahteraan. Persamaan akses tersebut dapat secara perlahan diwujudkan dengan mengikuti sekolah perempuan Kota Batu. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aplikasi tindakan komunikatif dalam pelaksanaan sekolah perempuan di Batu. Tindakan komunikatif ini mencakup proses partisipasi yang berkelajutan dari anggota komunitas, mengurangi narasi besar, aktif dalam melakukan diskusi dan dialog publik yang mengembangkan pengetahuan yang setara. Melalui penelitian kualitatif ditemukan bahwa tindakan komunikatif dalam pelaksanaan sekolah perempuan Batu menganut konsep parsitipatif dimana para peserta diperlakukan sebagai subyek sekaligus obyek dalam kegiatan ini. Spirit utama yang dibangun dalam sekolah perempuan ini antara lain: kesederhanaan, kemandirian, kejujuran, keadilan, kesetaraan, menolak kekerasan dan diskriminasi. Sekolah Perempuan Batu is an informal school for women which is conducted in order to fulfill the main purpose of their empowerment. This purpose also legitimize the goals of feminism movement that requires men and women equality to access social life in terms of jobs, income, and welfare. This paper aims to describe the application of communicative action in the implementation of Sekolah Perempuan Batu. This communicative action includes a process of sustained participation of community member, reducing the grand narrative, active discussions and public dialogue that develops the knowledge equivalent. Through qualitative research found that communicative action in the implementation of Sekolah Perempuan Batu embrace the concept of participatory where participants are treated as subject as well as object in this activity. The main spirit built in Sekolah Perempuan Batu are: simplicity, self-reliance, honesty, fairness, equality, rejection of violence and discrimination.
REPRESENTASI SEMANGAT BERBAGI EKOFEMINISME MELALUI BATIK TULIS Demartoto, Argyo
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 10, No 1 (2017): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v10i1.2271

Abstract

The objective of research was to explore the attempt the women producing batik tulis using natural colorant as the manifestation of environment care. This study was a qualitative research using explorative method taken place in Kampung Batik Laweyan and Kauman, Surakarta. The result of research showed that the emergence of stamping and printing batik led the batik tulis (written batik) to be marginalized. Many batik entrepreneurs shifted to them and only few survived with batik tulis production. The opportunity of working and applying the female batik laborers’ skill reduced. The production of stamping and printing batik using artificial colorant affected adversely the environment with its waste as the form of injustice as it contaminated the environment and marginalized the women. The spirit of ecofeminism sharing through batik tulis creation with natural colorant was the women’s attempt of working and contributing to conserve the environment. This social movement is the manifestation of women’s care about the living environment sustainability, conveying self-controlling values and controlling the passion of dominating amid industrialization, and the manifestation of sustainable development and ethical business.
RETRACTED: FIKIH DISABILITAS: Studi Tentang Hukum Islam Berbasis Maṡlaḥaḥ Hadi, M. Khoirul
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 9, No 1 (2016): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v9i1.1317

Abstract

Artikel dengan judul FIKIH DISABILITAS: Studi Tentang Hukum Islam Berbasis Maṡlaḥaḥ, telah dilakukan pembatalan penerbitan dari Jurnal PALASTREN Vol. 9 No. 1 Juni 2016 halaman 1-12 pada link https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/Palastren/article/view/1317Alasan pembatalan penerbitan dikarenakan penulis melakukan pelanggaran etika publikasi.
MENGGUGAT STEREOTIPE “PEREMPUAN SEMPURNA” : Framing Media terhadap Perempuan Pelaku Tindak Kekerasan puspitasari, aprilia hening; Muktiyo, Widodo
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 10, No 2 (2017): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v10i2.2610

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode framing dan Teori Agenda Setting untuk melihat sejauh mana media massa memotret citra perempuan sebagai pelaku tindak kekerasan terhadap anak. Berdasarkan stereotipenya perempuan yang sempurna merupakan perempuan yang mampu berperan ganda (multi tasking) sebagai penguasa domestik sekaligus pekerja di sektor publik. Framing media merepresentasikan perempuan sebagai sosok yang lemah-lembut, bijak, penyayang, sabar dan pemaaf. Namun maraknya kasus-kasus kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh perempuan melanggengkan objectivikasi perempuan sebagai sosok yang kejam, pemarah, dan tidak berperikemanusiaan. Dengan kekuatan untuk mengkonstruksi realitas dan membentuk opini publik, media massa seharusnya dapat menghadirkan pemberitaan berimbang dan humanis. Framing media seharusnya tidak hanya menuntut dan menonjolkan kegagalan perempuan sebagai perempuan yang sempurna saja melainkan mengulas pula faktor-faktor psikologis yang melatar-belakangi tindakan kekerasan sebagai akibat tekanan hidup, ketidakberdayaan ekonomi-pendidikan serta ketiadaan dukungan dari lingkungan terdekat. Perimbangan pemberitaan media dilakukan untuk meningatkan kesadaran dan tanggungjawab masyarakat sekitar terhadap keselamatan anak-anak di lingkungannya, dan bukan hanya mengutuk atau mendiskreditkan tindakan pelaku kekerasan.
Fenomena Pernikahan Sikum dan Di Bawah Umur Di Dukuh Ploso Kerep, Desa Prawoto, Kecamatan Sukoilo, Kabupaten Pati Dewi, Siti Malaiha
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 9, No 2 (2016): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v9i2.2442

Abstract

Tulisan ini diawali ketertarikan penulis terhadap fenomena banyaknya pernikahan dini yang terjadi di dusun Ploso Kerep salah satu wilayah Desa Prawoto yang berbeda dari daerah lain, antara lain soal motif dan dampak. Jika di tempat lain umumnya disebabkan factor ekonomi, di sana tidak. Jika di tempat lain pernikahan dini berkorelasi dengan tingginya tingkat perceraian, dan terganggunya fungsi reproduksi perempuan, di sana pun tidak terjadi hal yang demikian. Motif pernikahan dini di sana adalah: 1) Kebanggaan orang tua jika anaknya menikah di usia belia; 2) Kemauan sendiri anak untuk menikah sebab menganggap kebahagiaan hidup adalah dengan berkeluarga; 3) Pemahaman terhadap satu prinsip “menolak mafsadat lebih utama daripada mengambil maslahat”, maka menikah dini lebih utama bagi mereka sebagai pencegah terjadinya zina; dan 4) Telah hamil duluan. Pernikahan di bawah umur dilaksanakan dengan dua model, yaitu: 1) system sikum atau pernikahan yang tidak tercatat di KUA; 2) Pernikahan di bawah umur tercatat di KUA melalui pengajuan dispensasi nikah ke pengadilan. 
PEREMPUAN, RESILIENSI DAN LINGKUNGAN (Studi Pada Ibu Yang Memiliki Anak Retardasi Mental) Suminta, Rini Risnawita
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 10, No 1 (2017): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v10i1.2746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran tentang resiliensi ibu yang memiliki anak retardasi mental. Metode penelitian ini adalah kualitatif eksploratif dengan menggunakan tiga orang subjek ibu berusia 30-45 tahun yang memiliki anak retardasi mental. Penentuan subjek menggunakan teknik purposif sampel.  Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan tehnik wawancara, observasi, catatan lapangan dan dokumen-dokumen pribadi. Penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi ibu yang memiliki anak retardasi mental dilakukan  dengan menerima kondisi anak secara ikhlas, dan mengakui akan kekurangan anak. Ibu yang memiliki anak retardasi mental tetap mensyukuri anak sebagai anugrah dari Tuhan, tetap menyayangi anak tanpa rasa malu, berempati, dan terus berusaha mendidik anak. Selain itu, ibu yang  memiliki anak retardasi mental membuat dirinya  menjadi lebih sabar, pasrah dan selalu menjadi orang yang mau memperbaiki diri.
MANAJEMEN PENGASUHAN ANAK BERBASIS SOFT SKILL (Studi Kasus Di Panti Darul Hadlonah Demak) Utaminingsih, Sri; Hidayati, Richma
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 9, No 2 (2016): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v9i2.1812

Abstract

AbstrakTujuan penelitian yaitu 1).  untuk  mendiskripsikan pengasuhan  anak pada Panti Asuhan Darul Hadlonah Demak; 2) mendiskripsikan soft skill yang dikembangkan  di Panti Asuhan  Darul Hadlonah Demak. Pendekatan Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara dengan peneliti sebagai instrumen utama. Keabsahan data melalui triangulasi  metode dan sumber. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, mulai dari display, reduksi. dan pengambilan kesimpulan.  Sumber data sebagai informan dipilih terdiri dari: pengurus yayasana, pimpinan panti, pengasuh, serta anak-anak panti berjumlah 42  anak. Hasil penelitian  menunjukan bahwa  dalam pengelolaan panti mempunyai  struktur organisasi yang jelas,  visi, misi, program kerja dan  koordinasi dan evaluasi setip bulan dan akhir tahun. Pola  pengasuhan anak menggunakan sistim grup dan pola kakak adik, dalam kegiatan sehari –hari anak senoir diberi tanggungjawab pada anak yunior, sedangkan pola asuh pendidikan, anak diwajibkan menempuh pendidikan  formal berbasis  tanggungjawab  yaitu anak diberi kebebasan memilih pendidikan  SD sampai perguruan tinggi. Dalam pengasuhan dikembangkan  soft skill yaitu kemampuan bersikap amanah, tanggung jawab, kerjasama, komunikasi yang memperkokoh nilai jujur dan mandiri berdasarkan  nilai-nilai relegius.  Kata Kunci:  manajemen, pengasuhan, anak, soft skill
MEMOAR BURUH MIGRAN PEREMPUAN DAN MEDIA PERLAWANAN harjito, harjito
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 11, No 1 (2018): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v11i1.2438

Abstract

Catatan perjalanan hidup seseorang yang terdapatdalam memoar memuat cara pandang seseorangatas peristiwa yang diceritakannnya. Memoarburuh migran perempuan mengungkapkan carapemaknaan atas persoalan mereka. Tulisan inibertujuan mengungkap struktur memoar danpenggunaannya sebagai media perlawananburuh migran perempuan. Dalam menganalisismemoar, dipergunakan pendekatan sosiologisastra. Bangunan strukur memoar terdiri dariempat pola tentang simbol sukses, naiknya statussosial, cara menghadapi dan cara memaknaipenderitaan. Bangunan inimencerminkan upayamereka dalam menghadapi penderitaan dankesuksesan sebagai situasi sosial pengarangnya.Memoar membuka penafsiran yang berbeda atasmakna hidup sukses bagi buruh migran. Memoarjuga merupakan alternatif perlawanan bagiburuh migran perempuan dalam menghadapiproblem sosial yang dihadapi yaitu menegasikisah hidup sukses buruh migran yang tumbuhdan berkembang dalam budaya lisan.Kata kunci: Buruh migran , narasi memoar,pengalaman perempuanThe journey note of life of a person in the memoirscontains a person’s perspective on the events she/he told.The memoirs ofwomen migrant workers reveals waysto interpret their problems. This paper aims to revealthe structure of memoirs and their use as a resistancemedia for women migrant workers. In analyzingthe memoirs, the sociology of literature is used. Thememoirs building structure consists of four patternsi.e. the symbol of success, the rising of social status,how to deal with and how to interpret suffering. Thisbuilding reflects their efforts in dealing with sufferingand success as the author’s social situation. Memoirsopen up different interpretations of the meaning ofsuccessful life for migrant workers. Memoir sare alsoan alternative to resistance for women migrant workersin dealing with social problems faced. Memoirs arean alternative to the resistance of women migrantworkers. Memoirs are a living part of women migrantworkers who seek to fight against the success storiesof women migrant workers growing and developing inoral cultures.Keywords: migrant workers, narrative memoirs,women’s experiences
EFEKTIVITAS PELATIHAN PENERAPAN PHBS ANAK USIA DINI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERAN ORANG TUA widiyanto, agnes fitria; Gamelia, Elviera
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 10, No 1 (2017): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v10i1.2253

Abstract

Keterlibatan dan kemampuan orang tua terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) anak usia dini sangat menentukan kualitas kesehatan anak. Kemampuan orang tua mengenai PHBS ditingkatkan dengan pendidikan kesehatan seperti pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelatihan penerapan PHBS terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan peran orang tua siswa PAUD.Penelitian  quasy experimental ini menggunakan desain pre-test and post-test design. Sampel 36 orang tua (19 orang tua PAUD Tunas Harapan Desa Karangmangu dan 17 orang tua PAUD Kasih Ibu Desa Kemutug Kidul). Pengumpulan data menggunakan angket untuk pengetahuan dan sikap, serta kuesioner untuk peran yang dilakukan sebelum dan sesudah pelatihan. Data diuji dengan uji wilcoxon untuk perbedaan pengetahuan dan sikap sebelum-sesudah diberikan pelatihan, sedangkan uji paired t test untuk perbedaan peran sebelum-sesudah diberikan pelatihan.Hasil uji menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan, sikap, dan peran sebelum dan sesudah diberikan pelatihan dengan nilai p pengetahuan 0,000, sikap 0,000, dan peran 0,000 (<0,05).Pelatihan penerapan PHBS anak usia dini efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan peran orang tua. Kata Kunci : PHBS, orang tua, anak usia dini