cover
Contact Name
Darus Altin
Contact Email
darus_altin@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
darus_altin@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Sain Peternakan Indonesia
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 19783000     EISSN : 25287109     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Sain Peternakan Indonesia (JSPI) pISSN 1978 – 3000 dan eISSN 2528 – 7109 adalah majalah ilmiah resmi yang dikeluarkan oleh Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, sebagai sumbangannya kepada pengembangan Ilmu Peternakan yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Inggris yang memuat hasil-hasil penelitian,telaah/tinjauan pustaka, kasus lapang atau gagasan dalam bidang peternakan.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2010)" : 9 Documents clear
Performans Pertumbuhan Itik Talang Benih Jantan Melalui Pemanfaatan Limbah Ikan Teri Sebagai Sumber Protein Ransum Nurmeiliasari Nurmeiliasari; Kususiyah Kususiyah; Erwin Afriansyah
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 5, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.5.2.115-122

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performans pertumbuhan itik Talang Benih jantan sebagai itik pedaging melalui pemanfaatan limbah ikan teri sebagai bahan pakan sumber protein. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 4 bulan, dimulai pada tanggal 1 Maret sampai 28 Juli 2009 bertempat di kandang Laboratorium Peternakan CZAL (Commercial Zone of Animal Laboratory) Jurusan Peternakan Universitas Bengkulu. Penelitian menggunakan 84 ekor anak itik Talang Benih jantan umur 2 minggu, dan bahan penyusun ransum yang terdiri dari : dedak halus, jagung giling, konsentrat broiler (KBR), dan tepung limbah ikan teri. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 4 ulangan, setiap ulangan berisi 7 ekor itik Talang Benih jantan umur 2 minggu. Variabel yang diamati pada penelitian ini ádalah berat badan, konsumsi ransum, pertambahan berat badan dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan limbah ikan teri sebagai pengganti konsentrat sampai 50% tidak berpengaruh negatif terhadap peformans pertumbuhan itik Talang Benih jantan.Kata kunci: itik jantan, limbah teri, pertambahan berat badan.
Kandungan Serat Kasar Kulit Bagian Dalam Singkong yang Mendapat Perlakuan Bahan Pengawet selama Penyimpanan Sofia Sandi
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 5, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.5.2.123-128

Abstract

ABSTRAKKulit bagian dalam singkong merupakan limbah industri pertanian yang potensial untuk dijadikan sebagai salah satu bahan pakan, dimana kaya akan karbohidrat yang digunakan sebagai sumber energi bagi ternak.Untuk menjaga ketersediaan bahan pakan ini secara terus menerus, proses penyimpanan tidak dapat dihindari. Materi penelitian adalah kulit bagian dalam singkong yang berasal dari industri kecil tape singkong di desa Cikreteg. Rancangan yang digunakan Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial 5x4 dengan 3 ulangan. Faktor pertama lama penyimpanan (0,1,2,3, dan 4 minggu) dan faktor kedua bahan pengawet (kontrol, 0.3% asam propionat, 15% asam cuka dan 15% nira). Data diolah dengan analisis ragam menggunakan software SAS versi 6,12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan bahan pengawet asam cuka dan nira dapat menurunkan lignin dan meningkatkan NDF dan selulosa. Perlakuan bahan pengawet asam propionat tidak efektif pada semua peubah yang diamati kecuali dalam penurunan kadar lignin. Sampai pada penyimpanan minggu ke-2 telah mulai terjadi penurunan kadar selulosa dan kadar lignin.Kata Kunci : penyimpanan, asam propionat, asam cuka, nira, kulit singkong.
Efek Ekstrak Daun Murbei Terfermentasi sebagai Komponen Pakan terhadap Performa Mencit Syahriani Syahrir; Komang Gede Wiryawan; Aminuddin Parakkasi; Winugroho Winugroho; Christina Lini
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 5, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.5.2.81-86

Abstract

ABSTRAK Kandungan nutien dan produksi daun murbei cukup tinggi sehingga berpotensi menjadi sumber pakan ternak. Namun, daun murbei mengandung senyawa aktif 1-deoxynojirimycin (DNJ), yang dapat menghambat hidrolisis disakarida menjadi monosakarida. Penghambatan tersebut dapat meningkatkan fermentabilitas pakan berserat dalam system rumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak senyawa DNJ yang terkandung dalam ekstrak daun murbei (EDM) dalam sistem pasca rumen. Penelitian menggunakan mencit sebagai hewan model percernaan pasca rumen. Penelitian terdiri atas 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas: P0 = Ransum semi purified (kontrol), P1 = P0 + padatan residu fermentasi in vitro, P2 = P1 + EDM dengan kadar DNJ ransum sebesar 0,03%, P3 = P1 + padatan residu fermentasi in vitro yang diberi substrat EDM dengan kadar DNJ ransum sebesar 0,03%, P4 = P1 + EDM dengan kadar DNJ ransum sebesar 0,06%, dan P5 = P1 + padatan residu fermentasi in vitro yang diberi substrat EDM dengan kadar DNJ ransum sebesar 0,06%. Hasil penelitian menginformasikan bahwa penambahan ekstrak daun murbei dalam pakan mengakibatkan penurunan bobot badan, konsumsi dan kecernaan pakan serta kadar glukosa darah mencit. EDM tidak terdegradsi sempurna dalam sistem rumen, sehingga masih berdampak negatif pada sistem pasca rumen. Namun, fermentasi EDM dapat mengurangi dampak negatif senyawa DNJ dalam sistem pasca rumen.Kata kunci: Ekstrak daun murbei, 1-deoxynojirimycin, residu fermentasi in vitro, mencit.
Pengaruh Suplementasi Ekstrak Daun Katuk Plus Tepung Kunyit pada Pakan Broiler Berlemak Tinggi terhadap Kualitas Karkas dan Berat Organ Dalam Urip Santoso; Kususiyah Kususiyah; Yosi Fenita; Sri Winarsih; Agus Martono Hadi Putranto
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 5, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.5.2.87-94

Abstract

ABSTRAK Seratus lima puluh ekor broiler didistribusikan ke dalam 10 kelompok perlakuan sebagai berikut: 1) broiler diberi pakan berminyak sawit 6% tanpa ekstrak daun katuk (EDK) dan tepung kunyit; 2) broiler diberi pakan berminyak sawit 6% yang mengandung 9 g EDK plus 0,5 g tepung kunyit; 3) broiler diberi pakan berminyak sawit 6% yang mengandung 18 g EDK plus 0,5 g tepung kunyit; 4) broiler diberi pakan berminyak sawit 6% yang mengandung 9 g EDK plus 1 g tepung kunyit; 5) broiler diberi pakan berminyak sawit 6% yang mengandung 18 g EDK plus 1 g tepung kunyit; 6) broiler diberi pakan berlemak sapi 6% tanpa ekstrak daun katuk (EDK) dan tepung kunyit; 7) broiler diberi pakan berlemak sapi 6% yang mengandung 9 g EDK plus 0,5 g tepung kunyit; 8) broiler diberi pakan berlemak sapi 6% yang mengandung 18 g EDK plus 0,5 g tepung kunyit; 9) broiler diberi pakan berlemak sapi 6% yang mengandung 9 g EDK plus 1 g tepung kunyit; 10) broiler diberi pakan berlemak sapi 6% yang mengandung 18 g EDK plus 1 g tepung kunyit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi EDK dan tepung kunyit berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap berat karkas, cooking loss, bau daging dan berat organ dalam, tetapi berpengaruh secara nyata (P<0,05) terhadap rasa, warna dan kadar kalium daging. Dapat disimpulkan bahwa suplementasi EDK dan tepung kunyit meningkatkan kualitas karkas broiler.Kata kunci: Sauropus androgynus, kunyit, kualitas karkas, broiler.
Pengaruh Pemberian Daun Kaliandra (Calliandra calothyrsus) dan Kepala Udang terhadap Keamanan Organ Dalam Ternak Itik Eli Sahara
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 5, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.5.2.95-104

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mencari batas aman pemberian kombinasi pemberian tepung daun kaliandra (Calliandra calothyrsus) dan tepung kepala udang dalam ransum itik tanpa memberikan efek negatif pada produktivitas dari ternak tersebut. Penelitian ini menggunakan 30 ekor itik alabio betina dewasa umur 6 bulan yang dibagi dalam 3 perlakuan dan 10 ulangan dengan masing-masing ulangan terdiri dari 1 ekor itik. Perlakuan 1 adalah RB 100%, perlakuan 2 adalah RB + K 6% + CU 3% dan perlakuan 3 adalah RB + K 6% + CU 6%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh perlakuan kaliandra dan kepala udang terhadap konsumsi ransum (P>0,05) serta penggunaan kombinasi kaliandra dan kepala udang tidak berpengaruh terhadap persentase bobot ginjal, pankreas dan hati, ovari dan saluran telur (oviduk) dengan dipertegas oleh hasil histopatologinya yang memperlihatkan morfologi jaringan ginjal, pankreas, hati, ovari dan oviduk yang normal. Dosis kombinasi pemberian daun kaliandra dan kepala udang pada perlakuan ini masih dalam batas normal sehingga tidak memperlihatkan efek negatif terhadap ternakKata Kunci : Daun kaliandra, kepala udang, organ dalam, itik.
Studi Perilaku Makan Burung Anak Walet Putih (Collocalia Fuciphaga) dari Mulai Menetas Sampai Bisa Terbang Bieng Brata; Rustama Saepudin; Sutriyono Sutriyono; Ardi Yorman
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 5, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.5.2.135-142

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku makan burung anak walet putih (Collacalia fuciphaga) mulai mentas sampai bisa terbang dengan pemberian pakan kroto rang-rang (Oerophylla smargdina), jangkrik, dan campurannya (jangkrik 33%, kroto 34% dan pakan ayam BRI 33%). Metode Penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan 4 ulangan dimana setiap ulangan terdiri dari 10 ekor burung anak walet putih. Sebagai perlakuannya adalah kroto 100%, jangkrik 100% dan pakan campuran (33% jangkrik, 34% kroto dan 33% pakan ayam broiler fase satu). Parameter yang diamati adalah; tanda – tanda lapar, jarak makan antar periode, jumlah periode pemberian pakan, jumlah pakan yang dilolohkan per perode. Hasil penelitian menujukkan bahwa tidak ada perbedaan pemberian pakan kroto rang – rang, jangkrik, dan campuran terhadap perilaku anak walet mulai menetas sampai terbang.Kata kunci : Burung walet sarang putih, kroto, jangkrik.
Variasi Tingkah Laku Reproduksi Rusa Sambar pada Manajemen Pemeliharaan Intensif di Habitat Ex Situ Heri Dwi Putranto
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 5, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.5.2.129-134

Abstract

ABSTRAKRusa Sambar (Cervus unicolor) merupakan ruminansia yang berpotensi sebagai sumber protein hewani dan layak dikembangkan, deskripsi tingkah laku reproduksinya (tingkah laku estrus betina dan tingkah laku kawin jantan) sampai kini belum banyak diketahui. Penelitian dirancang untuk merekam variasi tingkah laku reproduksi dominan rusa Sambar yang mendapat perlakuan pemeliharaan secara intensif dan untuk mengetahui pengaruh musim (hujan dan kemarau) terhadap tingkah laku reproduksinya. Sepasang rusa Sambar berumur enam tahun yang dipelihara pada CZAL Jurusan Peternakan Faperta Unib diobservasi secara visual dan dicatat tingkah laku reproduksinya selama Mei - Oktober 2009. Hasil analisa uji t-student, musim berpengaruh sangat nyata terhadap tiga macam variasi tingkah laku estrus dominan betina yaitu aktifitas menjilat jantan, aktifitas menunggangi jantan atau individu lain dan berkurangnya nafsu makan (p<0,01). Selanjutnya, musim juga berpengaruh sangat nyata terhadap sembilan macam variasi tingkah laku kawin jantan antara lain vokalisasi, agresif, aktifitas menjilat betina, aktifitas mencium genitalia betina, aktifitas menunggangi betina, ereksi penis, flehmen, aktifitas menggosokkan tubuh ke betina serta mengikuti betina (p<0,01), kecuali aktifitas intromisi dan kopulasi. Dapat disimpulkan bahwa faktor musim mempengaruhi frekuensi tingkah laku reproduksi dan tercatat tiga macam variasi tingkah laku reproduksi dominan betina dan sepuluh macam tingkah laku reproduksi dominan jantan.Kata kunci: Musim, pemeliharaan intensif, rusa Sambar, tingkah laku reproduksi.
Pengaruh Suplementasi Asam Amino Lisin, Metionin, Triptopan dalam Ransum Berbasis Lumpur Sawit Fermentasi terhadap Performans Produksi dan Kualitas Telur Ayam Ras Yosi Fenita; Urip Santoso; Hardi Prakoso
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 5, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.5.2.105-114

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian asam amino essensial (lisin, metionin, dan triptopan) dalam ransum berbasis lumpur sawit terhadap performans dan kualitas telur ayam petelur. Rancangan Percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap, pada penelitian ini digunakan ayam petelur fase produksi umur 8 bulan sebanyak 40 ekor. Ayam petelur tersebut terbagi dalam 4 perlakuan yaitu perbedaan pemberian tingkat suplementasi asam amino essensial yaituP0 : tanpa suplementasi, suplementasi asam amino. P1: 50% (Lys 113,26gr; Met 70,14gr; Trp 36,2gr), P2: suplementasi 75% (Lys 169,89gr; Met 105,21gr; Trp 63,35gr), P3 : suplementasi 100% (Lys 226,52gr; Met 140,28gr; Trp 72,4gr), suplementasi asam amino ini adalah dalam 100 kg bahan pakan. Variabel yang diamati adalah konsumsi ransum, konversi ransum, berat telur, produksi telur, warna yolk, dan income over feed cost. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pengaruh tidak nyata (P>0,05)terhadap konsumsi ransum, konversi ransum, berat telur dan juga produksi telur, namun warna yolk nyata (P<0,05) dengan pemberian peningkatan asam amino kritis. Perlakuan dengan suplementasi asam amino essensial pada level 50% memberikan warna yolk yang nyata dampak terhadap kecerahan warna yolk dimana rataan warna yang didapat adalah 8,56. Jadi dapat disimpulkan bahwa suplementasi asam amino kritis dalam ransum berbasis lumpur sawit fermentasi pengaruh yang nyata terhadap warna yolk.Kata kunci: fermentasi lumpur sawit, asam amino kritis.
Studi terhadap Profil Hematologik dan Albumin Darah Ayam Ras Petelur Selama Force Molting Andi Mushawwir
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 5, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.5.2.71-80

Abstract

ABSTRAK Penelitian in dilakukan untuk mengetahui profil hematologic yang meliputi hemoglobin, eritrosit, limposit, serta kadar albumin darah ayam ras petelur selama force molting. Jumlah ayam ras petelur fase layer yang dugunakan sebagai sampel 15 ekor dari strain Lohman, dengan rata-rata berat badan 2,378±0,021 kg. Penelitian ini dilakukan di Peternakan Ayam Ras Petelur Cililin. Analisis sampel dilakukan di Laboratorium Molekuler and Bioteknologi, PT Saraswati Indo Genetech, Bogor. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kadar hematologi dan albumin darah mengalami penurunan dibandingkan sebelum pembatasan ransum, dan kembali meningkat setelah diberikan ransum setengah darai kebutuhannya.Kata Kunci : Albumin, force molting, layer, hematologik.

Page 1 of 1 | Total Record : 9