Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Jurnal Akuntansi Multiparadigma or Journal of Multiparadigm Accounting (JAMAL) has been published since April 2010 by Universitas Brawijaya, and since 2014 has been collaborating with Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia. JAMAL publishes scientific articles and highly appreciates creative and challenging thought to trigger the birth of accounting innovation as well as practices. JAMAL is quarterly issued on April-July, August-November, and December-March. JAMAL also uses LOCKSS system to ensure a secure and permanent archive for the journal. Today, JAMAL is indexed in ASEAN Citation Index (ACI), Directory of Open Access Journal (DOAJ), Google Scholar, and Sinta. Since 2015, JAMAL is member of CrossRef, therefore each article will own a DOI (Digital Object Identifier) number. To increase publicity JAMAL can also be found in Mendeley and Academia.Edu. JAMAL is also associated with AlJEBI (Aliansi Pengelola Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia) to continuously improve its quality.
Articles
771 Documents
BUDAYA SIBALIPARRIQ DALAM PRAKTIK HOUSEHOLD ACCOUNTING
Eva Musdalifa;
Aji Dedi Mulawarman
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 3 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2019.10.3.24
Abstrak: Budaya Sibaliparriq dalam Praktik Household Accounting. Penelitian ini berupaya untuk menelusuri budaya sibaliparriq dalam praktik akuntansi rumah tangga. Fenomenomologi digunakan sebagai metode dengan keluarga nelayan Mandar sebagai informan. Penelitian ini menemukan bahwa budaya sibaliparriq membuat pendapatan sebagai rejeki dan melahirkan rasa saling percaya antara suami dan istri pada aspek pengelolaan pendapatan. Para informan tidak melakukan pencatatan baik pemasukan maupun pengeluaran. Suami langsung memberikan penghasilan kepada istri tanpa meminta istri untuk mempertanggungjawabkan secara tertulis atau memberikan laporan tentang pengalokasian tersebut. Bahasa lisan menjadi bahasa akuntansi mereka dalam mengelola keuangan keluarga. Abstract: Sibaliparriq Culture in Household Accounting Practices. This study seeks to explore the culture of sibaliparriq in household accounting practices. Phenomenology was used as a method with the Mandar fishermen family as informants. This research finds that sibaliparriq culture makes income as a fortune and breeds mutual trust between husband and wife in the aspect of income management. The informants don’t record both income and expenditure. The husband immediately provides income to the wife without asking the wife to take responsibility for writing their report on the allocation. Spoken language becomes their accounting language in managing family finances.
PANGGUNG DRAMA PENDAPATAN NARAPIDANA
Whedy Prasetyo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2020 - Desember 2020)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2020.11.2.18
Abstrak: Panggung Drama Pendapatan Narapidana. Penelitian ini bertujuan mengkaji aktivitas narapidana mengelola keuangannya pada sebuah lembaga pemasyarakatan. Dramaturgi digunakan sebagai metode dengan aktor narapidana, petugas, dan peneliti. Penelitian ini mengindikasikan ketersediaan uang (86) dengan adanya imbalan tambahan fasilitas. Fasilitas ini merupakan bentuk dasar kas untuk menjamin pendapatan ditandingkan dengan biaya yang diperkirakan berkaitan dengan pendapatan narapidana. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan adanya interaksi antara narapidana dan petugas dalam budaya penjara dinamis. Oleh karena itu, petugas seharusnya mampu menyediakan keamanan dan ketertiban dengan meniadakan penyediaan uang. Abstract: The Stage of the Prisoners Revenue Drama. This study aims to examine the activities of prisoners managing their finances in prison. Dramaturgy is used as a method with inmate actors, officers, and researcher. This study indicates the availability of money (86) in exchange for additional facilities. This facility is the basic form of cash to ensure the income is matched with the expenses estimated to be related to the prisoners’ income. In addition, this study also shows the existence of interactions between prisoner and officers in dynamic prison culture. Therefore, officers should be able to provide security and order by eliminating the provision of money.
SINTESIS SISTEM AKUNTANSI PERPAJAKAN
Dewi Prastiwi;
I Made Narsa;
Heru Tjaraka
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18202/jamal.2019.08.10016
Abstrak: Sintesis Sistem Akuntansi Perpajakan. Penelitian ini bertujuan menyajikan pendekatan yang dapat dipertimbangkan dalam mendesain sistem akuntansi perpajakan untuk meningkatkan kepatuhan pajak. Metode yang digunakan adalah metaanalisis terhadap sejumah jurnal. Penelitian ini menemukan bahwa kepatuhan pajak disebabkan oleh beberapa pendekatan dominan, yaitu ekonomi, psikologi, sosiologi, trust, dan legitimasi. Merujuk pada pendekatan tersebut, sistem akuntansi perpajakan yang dikembangkan adalah prosedur otoritarian (untuk menjaring faktor kepatuhan pajak ekonomi), responsif (untuk menjaring faktor kepatuhan pajak psikologi dan sosiologi), dan integrasi (menggabungkan pendekatan ekonomi dan psikologi). Abstract: Synthesis of Tax Accounting Systems. This study aims to present an approach that can be considered in designing a tax accounting system to improve tax compliance. The method used is a meta-analysis of a number of journals. This research found that tax compliance is caused by several dominant approaches, namely economics, psychology, sociology, trust, and legitimacy. Referring to the approach, the tax accounting system developed is a strict procedure (to capture economic tax compliance factors), responsive (to capture psychological and sociological tax compliance factors), and integration (combining economic and psychological approaches).
PERILAKU PENGGUNA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI E-COMMERCE
Erwanda Nuryahya;
Year Ichsana;
Khadijh Maulana Andini
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 3 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2019.10.3.29
Abstrak: Perilaku Pengguna Sistem Informasi Akuntansi di E-Commerce. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelusuri perilaku seseorang dalam menggunakan pencatatan akuntansi keuangan berbasis teknologi informasi di e-commerce. Analisis data yang digunakan untuk menyelesaikan penelitian ini adalah Structural Equation Modeling - Partial Least Square (SEM-PLS) dengan total sampel adalah 100 responden penjual dan pembeli di beberapa e-commerce. Penelitian ini menemukan hasil bahwa e-commerce diminati oleh pengguna. Sistem ini memiliki sejumlah kemudahan di mata pengguna. Oleh karena itu, perusahaan e-commerce diharapkan mendapatkan masukan mengenai kecenderungan perilaku pelanggan dalam menggunakan pencatatan akuntansi keuangan berbasis teknologi informasi. Abstract: The Behaviour of E-Commerce Accounting Information System Users. The purpose of this study is conducted to determine a person's behavior using information technology-based financial accounting records in e-commerce. Analysis of the data used to complete this research is structural equation modeling - partial least square (SEM-PLS) with a total sample of 100 respondents of sellers and buyers in several e-commerce sites. This study has the result that e-commerce is in demand by users. This system has several conveniences in the user's eyes. Therefore, e-commerce companies are expected to get input regarding customer behavior trends in using information technology-based financial accounting records.
BUDAYA SIPALLAMBI’ DALAM PRAKTIK BAGI HASIL
Rahmawati, Rahmawati;
Yusuf, Marwah
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2020 - Desember 2020)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2020.11.2.23
Abstrak: Budaya Sipallambi’ dalam Praktik Bagi Hasil. Studi ini berupaya mengkaji sistem bagi hasil berbasis budaya sipallambi’. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pihak kerukunan Keluarga Bastem sebagai informan. Hasil studi menunjukkan bahwa sistem pembagian hasil panen yang dilakukan petani penggarap bukan semata-mata digunakan untuk memberikan atau membantu orang lain agar mendapatkan pendapatan. Sistem ini ditujukan untuk memberikan kemaslahatan untuk kedua belah pihak yang melakukan perjanjian. Pembagian hasil harus diutamakan keadilan didalamnya. Budaya sipallambi’ (saling tolong-menolong) menjadi landasan bagi masyarakat tersebut. Abstract: Sipallambi’ Culture in Profit Sharing Practices. This study seeks to examine the profit-sharing system based on sipallambi’ culture. The method used is descriptive qualitative with the Bastem family harmony as the informant. The results of the study show that the harvest-sharing system implemented by smallholders is not solely used to provide or help other people to earn income. This system is intended to provide benefits to both parties who make the agreement. The distribution of results must prioritize justice in it. Sipallambi culture '(mutual help) becomes the foundation for this community.
LEBIH PENTING MANA SUSTAINABILITY REPORT ATAU LABA BAGI PERUSAHAAN PERKEBUNAN?
Rangkuti, Hamdani Arifulsyah;
Yuliantoro, Heri Ribut;
Yefni, Yefni
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18202/jamal.2019.08.10021
Abstrak: Lebih Penting Mana Sustainability Report atau Laba bagi Perusahaan Perkebunan? Penelitian ini berusaha untuk menemukan penjelasan lebih rinci mengenai determinasi sustainability report bagi kinerja keuangan perusahaan perkebunan. Metode yang digunakan adalah regresi linear berganda pada14 perusahaan perkebunan yang listed di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2013 sampai 2017. Penelitian ini menemukan bahwa laba lebih berperan penting daripada sustainability report. Laporan ini sudah diwajibkan bagi perusahaan yang listed di BEI namun belum memiliki hukuman yang tegas bagi yang belum membuatnya. Oleh karena itu, regulator perlu menindak tegas pelaku yang yang tidak melampirkan laporan berkelanjutannya atau membuat laporan berkelanjutan itu hanya sekedarnya saja Abstract: Which is Important between SR or Profit for Plantation Corporations? This study seeks to find a more detailed explanation of the determination of sustainability reports for the financial performance of plantation companies. The method used is multiple linear regression on 14 plantation companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2013 to 2017. This study found that earnings play a more important role than sustainability reports. This report is required for companies listed on the IDX but hasn’t strict penalties for those who have not made it. Therefore, regulators need to take firm action against actors who don’t attach their sustainability report or make the sustainability report only modestly.
TUAH SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN ETIKA PENGELOLA KEUANGAN NEGARA
Bobby Briando;
Muhamad Ali Embi;
Iwan Triyuwono;
Gugus Irianto
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2020 - Desember 2020)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2020.11.2.14
Abstrak: Tuah sebagai Sarana Pengembangan Etika Pengelola Keuangan Negara. Artikel ini berupaya untuk membangun konsep pribadi beruntung bagi pengelola keuangan negara dengan menggunakan budaya Melayu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian spritiualis untuk membangun pribadi pengelola keuangan negara yang bertuah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pribadi bertuah berorientasi pada kesadaran tertinggi manusia, yaitu takwa (memiliki tujuan akhir kembali kepada Tuhan dengan jiwa yang suci dan tenang). Selain itu, penulis juga menawarkan etika profetik sebagai solusi dalam membangun etika pengelola keuangan negara yang selama ini dibangun hanya berdasar pada aspek material. Abstract: Luck as the Ethical Foundation for State Financial Manager. This research seeks to build a personal concept of fortune for state financial managers using Malay culture. This research uses a spiritualist research design to build a person of a successful state financial manager. The results show that the person with luck is oriented towards the highest human consciousness, namely piety (having the ultimate goal of returning to God with a holy and calm soul). In addition, the authors also offer prophetic ethics as a solution to build state financial manager ethics which has been built based only on material aspects.
REORENTASI AUDIT INTERNAL UNTUK MELAWAN KORUPSI PENGADAAN
Achmad Fawaid Asad;
Tarjo Tarjo;
Siti Musyarofah
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 3 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2019.10.3.34
Abstrak: Reorientasi Audit Internal untuk Melawan Korupsi Pengadaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan reorientasi peran audit internal dalam melawan korupsi pengadaan. Penelitian ini menggunakan metode configurative-ideographic case study pada informan yang berasal dari Auditor Pengawas Internal Pemerintah (APIP). Penelitian ini menemukan bahwa informan sering jatuh pada sikap penilaian profesional yang tidak objektif pada kegiatan pengadaan yang di dalamnya terdapat political corruption. Peneliti mengusulkan struktur pengawasan internal pemerintah daerah dengan pendekatan three lines for defense. Konsep ini mendedikasikan artikulasi yang jelas terhadap peran audit internal di lingkungan pemerintah daerah dalam memberikan support assurance. Abstract: Internal Audit Reorientation Against Procurement Corruption. The purpose of this study is to find a reorientation of the role of internal audit in the fight against procurement corruption. This study uses configurative-ideographic case study method on informants from the government's internal auditor. This study finds that informants often fall into the attitude of professional judgment that is not objective in procurement activities, in which there is political corruption. The researcher proposes the internal supervision structure of the regional government using the three lines for the defense approach. This concept dedicates a clear articulation of internal audit’s roles within the local government environment in providing support assurance.
SISI GELAP PEMIMPIN DALAM MEMOTIVASI TINDAKAN KORUPSI
Wirawan Hardinto;
Dekar Urumsah;
Aditya Pandu Wicaksono;
Fitra Roman Cahaya
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2020 - Desember 2020)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2020.11.2.20
Abstrak: Sisi Gelap Pemimpin dalam Memotivasi Tindakan Korupsi. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri peran pemimpin organisasi dalam memotivasi stafnya untuk melakukan tindakan korupsi. Metode yang digunakan adalah thick description dengan melibatkan sejumlah informan dari perusahaan swasta. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemimpin organisasi, melaui wewenangnya, bisa memotivasi stafnya untuk melakukan tindakan korupsi. Meskipun demikian, ada aspek positif pemimpin yang bisa menghambat tindakan tersebut, yaitu kedudukannya sebagai role model dan sifat religiusnya. Pada sisi lainnya, penegakan etika organisasi dianggap mampu menghalangi setiap pihak untuk melakukan korupsi. Abstract: The Dark Side of Leaders in Motivating Corruption. This study aims to explore the role of organizational leaders in motivating their staff to commit corruption. The method used is thick description by involving informants from a private company. This research shows that organizational leaders, through their authority, can motivate their staff to commit acts of corruption. Even so, there are positive aspects of a leader that can hinder this action, namely his position as a role model and his religious character. On the other hand, upholding organizational ethics is considered capable of deterring any party from committing corruption.
REFLEKSI NILAI DI BALIK PENETAPAN HARGA UMOONU
Tri Handayani Amaliah;
Mattoasi Mattoasi
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2020 - Desember 2020)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2020.11.2.24
Abstrak: Refleksi Nilai di Balik Penetapan Harga Umoonu. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konsep penetapan harga umoonu (parfum) yang diimplementasikan Panti Asuhan Al-Amanah. Fenomenologi digunakan sebagai metode dengan beberapa informan dari penghuni panti asuhan dan kepala desa setempat. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penetapan harga umoonu mencerminkan nilai ketaatan kepada Sang Pencipta dan motoliango (kasih sayang). Selain itu, kepercayaan memiliki peran penting dalam proses terbentuknya harga. Hal ini terjadi karena tujuan penetapan harga umoonu adalah untuk mendapatkan keuntungan materi (uang), menciptakan ketentraman hidup, dan memanusiakan manusia. Abstract: Reflection of Value in Umoonu Pricing. This study aims to reveal the concept of pricing for “umoonu” (perfume) implemented by the Al-Amanah Orphanage. Phenomenology was used as a method with several informants from the residents of the orphanage and the local village head. The results of the data analysis show that the general price-fixing reflects the value of obedience to the Creator and “motoliango” (affection). In addition, trust has an important role in the process of price formation. This happens because the purpose of general price-fixing is to get material gain (money), create a peaceful life, and humanize humans.