cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan
ISSN : 2613957x     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia is an interdisciplinary publication of original research and writing on education which publishes papers to international audiences of educational researchers. The JERE aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills are transmitted from one generation to another; and to make methods and contents of evaluation and research in education available to teachers, administrators and research workers. The journal encompasses a variety of topics, including child development, curriculum, reading comprehension, philosophies of education and educational approaches, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR TIK DITINJAU DARI KEMAMPUAN NUMERIK KELAS VIII SMP NEGERI 4 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2013-2014 ., NI MADE SHANDYASTINI; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Dr. Gede Rasben Dantes, S.T, M.TI
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar TIK, (2) pengaruh kemampuan numerik terhadap hasil belajar TIK, (3) pengaruh interaksi model pembelajaran dan kemampuan numerik terhadap hasil belajar TIK. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Denpasar Tahun 2013-2014 sebanyak 88 orang. Eksperimen menggunakan pengukuran dua faktor dengan versi faktorial non-equivalent post-test only control group design. Tes hasil belajar TIK berbentuk tes psikomotor dengan soal sebanyak 10 butir dengan menggunakan uji validitas pakar (Gregory) Data hasil penelitian dianalisis secara deksriptif dan dengan menggunakan ANAVA faktorial 2×2. Apabila pengaruh interaksi signifikan dilanjutkan dengan uji Tukey untuk menguji efek sederhana (simple effect).Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan hasil-hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar TIK antara kelompok model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan kelompok model pembelajaran konvensional (F = 19,506; p
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN ARIAS TERHADAP HASIL BELAJAR KKPI DITINJAU DARI GAYA BERPIKIR SISWA KELAS XI SMK PGRI 1 BADUNG TAHUN AJARAN 2013/2014 ., NI LUH GEDE ASTRI PURNAMI; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Dr. Gede Rasben Dantes, S.T, M.TI
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi pembelajaran ARIAS terhadap hasil belajar KKPI ditinjau dari gaya berpikir. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan rancangan Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK PGRI 1 Badung pada tahun ajaran 2013/2014 dengan melibatkan sampel sebanyak 90 orang siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes gaya berpikir untuk mengetahui gaya berpikir siswa dan tes hasil belajar KKPI untuk mengetahui hasil belajar KKPI siswa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANAVA faktorial 2×2 melalui uji F dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar KKPI yang signifikan antara siswa yang mengikuti strategi pembelajaran ARIAS dan siswa mengikuti strategi pembelajaran konvensional; (2) terdapat pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya berpikir terhadap hasil belajar KKPI;(3) untuk siswa yang memiliki gaya berpikir divergen, hasil belajar KKPI siswa yang mengikuti pembelajaran ARIAS lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti strategi pembelajaran konvensional dan; (4) untuk siswa yang memiliki gaya berpikir konvergen, hasil belajar KKPI siswa yang mengikuti strategi pembelajaran konvensional lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti strategi pembelajaran ARIAS. Kata Kunci : strategi pembelajaran, gaya berpikir dan hasil belajar ABSTRACT This study was mainly aimed at finding out the effect of the application of ARIAS learning strategy on KKPI learning achievement viewed from thinking style. This was a quasi-experiment using Posttest Only Control Group Design. The population consisted of the eleventh grade students of SMK PGRI 1 Badung in the academic year 2013/2014 by using a sample of 90 students. The data were collected by using a thinking style test to find out the students’ thinking styles and KKPI learning achievement test to obtain KKPI learning achievement of the students. The data were analyzed using 2x2 factorial ANOVA through F-test followed by Tukey test. The results showed that (1) there was a significant difference in KKPI learning achievement between the students who learned through ARIAS learning strategy and those who learned through conventional learning strategy; (2)there was an interaction effect between learning strategy and thinking style on KKPI learning achievement; (3) for the students with a divergent thinking style, KKPI learning achievement of those who learned through ARIAS learning strategy was higher than that of those who learned through conventional learning strategy ; (4) for those with convergent thinking style, KKPI learning achievement of those who learned through conventional learning strategy, KKPI learning achievement of those who learned through conventional learning strategy was higher than that of those who learned through ARIAS learning strategy. keyword : ARIAS Learning Strategy, Cognitive Styles, and Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM GEMBROT BERBASIS AJARAN DASA YAMA BRATA UNTUK MENINGKATKAN SIKAP RELIGIUS DAN PRESTASI BELAJAR PPKn Tahun Ajaran 2013/2014) ., PUTU DWILA YOSIANI; ., Prof. Dr. I Wayan Lasmawan,M.Pd; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Paikem Gembrot berbasis ajaran Dasa Yama Brata untuk meningkatkan sikap religius dan prestasi belajar PPKn. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP N 3 Denpasar. Sampel yang digunakan berjumlah 92 orang dibagi menjadi kelas kontrol dan kelas eksperimen diambil dengan teknik random sampling. Data prestasi belajar dikumpulkan melalui tes dan sikap religius siswa dikumpulkan dengan kuesioner. Analisis data menggunakan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Paikem Gembrot berbasis ajaran Dasa Yama Brata berpengaruh lebih baik dan terdapat perbedaan secara simultan terhadap sikap religius dan prestasi belajar PPKn siswa dibandingkan dengan model konvensional.Kata Kunci : Kata kunci: Model Pembelajaran Paikem Gembrot, Dasa Yama Brata, Prestasi Belajar PPKn, Sikap Religius. Abstract The purpose of this research is to investigate the effect of Paikem Gembrot learning model based on Dasa Yama Brata philosophy to improve religious attitude and civic’s learning achievement. This research was quasi-experimental research with posttest-only control group design. Population research was the entire seventh grade junior high school students SMP N 3 Denpasar. Sample used was 92 persons divided into control class and experimental class using random sampling technique. Learning achievement data were collected using test and religious attitude of students were gathered using questionnaire.Data analysis was using MANOVA. Research result shows that Paikem Gembrot learning model based on Dasa Yama Brata philosophy has a better effect on religious attitude and student’s learning achievement, and there is a simultaneous difference of religious attitude and civic’s learning achievement on those who were given learning using Paikem Gembrot based on Dasa Yama Brata philosophy model compared to conventional model. keyword : Key words: Paikem Gembrot Learning Model, Dasa Yama Brata, Civic’s Learning Achievement, Religious Attitude.
Pengaruh Model Pembelajaran LAPS-Heuristic terhadap Hasil Belajar TIK Ditinjau dari Kreativitas Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Payangan ., I GUSTI MADE ADIARTA; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Dr. Gede Rasben Dantes, S.T, M.TI
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran LAPS Heuristic terhadap hasil belajar TIK ditinjau dari kreativitas siswa, serta mengetahui pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan kreativitas siswa terhadap hasil belajar TIK. Penelitian ini menggunakan rancangan post-test only control group design, yang dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Payangan, dengan melibatkan 80 siswa sebagai sampel. Instrumen yang digunakan adalah instrumen non tes kreativitas dan instrument tes hasil belajar TIK. Keseluruhan data dianalisis secara kuantitatif dengan analisis varians dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar TIK antara siswa yang mengikuti model pembelajaran LAPS-Heuristic dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (Fhitung 11,23 > Ftabel 3,96 (5%)); (2) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan kreativitas terhadap hasil belajar TIK (FA*B hitung = 53,38 > Ftabel =3,96); (3) pada kelompok siswa yang memiliki kreativitas tinggi terdapat perbedaan hasil belajar TIK antara siswa yang mengikuti model pembelajaran LAPS-Heuristic dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (Qhitung = 10,66 > Qtabel = 2,80); dan (4) pada kelompok siswa yang memiliki kreativitas rendah terdapat perbedaan hasil belajar TIK antara siswa yang mengikuti model pembelajaran LAPS-Heuristic dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Hasil belajar, kreativitas siswa, model pembelajaran Logan Avenue Problem Solving (LAPS) Heuristic, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) This research was conducted to find out the effect of LAPS Heuristic learning model towards ICT learning outcomes based on student’s creativity, and to investigate the interaction effect of learning model and student’s creativity toward ICT’s study outcomes. This research used Post-Test Only Control Group Design, which was conducted on eighth grade junior high school students of SMP Negeri 1 Payangan, involving 80 students as reserach sample. Instruments used in this research were creativity test instrument and ICT learning outcome test. All the collected data were then quantitatively analyzed by using two-ways variance analysis. The results of this research showed that: (1) there is a significant difference of ICT learning outcome between students who followed LAPS-Heuristic learning model and those who followed conventional learning model (Fobs 11.23 > Fcv 3.96); (2) there is an interaction effect between learning model and creativity toward ICT learning outcome (FA*B obs = 53.38 > Fcv ¬= 3.96); (3) in group of students with high creativity, there is a difference in ICT learning outcome between students who used LAPS-Heuristic learning model and those who used conventional learning model (Qobs = 10,66 > Qcv = 2.80); and (4) in group of students with low creativity, there is a difference in ICT learning outcome between students who used LAPS-Heuristic learning model and those who used conventional learning model.keyword : information communication technology (ICT), learning outcomes, logan avenue problem solving (laps) heuristic learning model, student’s creativity
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EKSPRESI BEBAS TERHADAP HASIL BELAJAR SENI MUSIK DITINJAU DARI MINAT OUTDOOR SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 SEMARAPURA ., RATNA SARI DEWI; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dr. Ni Ketut Widiartini, M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menitik beratkan pada permasalahan bagaimana hasil belajar seni musik siswa dapat ditingkatkan.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran ekspresi bebas terhadap hasil belajar seni musik yang ditinjau dari minat outdoor siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut maka dilakukan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design. Sampel penelitian ini adalah kelas XII IPA di SMA Negeri 1 Semarapura yang berjumlah 80 orang. Data dianalisis secara deskriptif dan analisis varian dua jalan (ANAVA).Uji komparasi pasangan nilai rata-rata menggunakan Uji Tukey. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan hasil belajar seni musik antara siswa yang menggunakan metode ekspresi bebas dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional; 2) terdapat pengaruh interaksi antara metode pembelajaran dan minat outdoor terhadap hasil belajar seni musik siswa; 3) pada siswa yang memiliki minat outdoor tinggi yang diberi metode ekspresi bebas memiliki hasil belajar seni musik yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional; dan 4) pada siswa yang memiliki minat outdoor rendah tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar seni musik baik jika belajar dengan metode ekspresi bebas maupun dengan metode pembelajaran konvensional.Kata Kunci : hasil belajar seni musik, minat outdoor, metode ekspresi bebas This research emphasizes on the problem how the art learning outcome is able to be increased. The aims to be achieved in this research is to observe the influence of the learning method of free expression against the art learning outcome observed from the students’ outdoor interest. In order to reach the aims above, a quasi experimental research was carried out with the design of the research is post-test only non equivalent control group design. The sample of this research is class XII science at Semarapura State Senior High School 1 consisting of 80 students. The data is analyzed decriptively and by using to ways analysis of varian (ANAVA). Comparison test of average score is using Tukey Test. The result of this research shows that: 1) there is a difference of musical art learning outcome between the students with free expression method and the students with conventional learning method, 2) there is an interactional influence between learning method and outdoor interest against the musical art learning outcome of the students, 3) for the students having high outdoor interest with free expression method gain higher musical art learning outcome compared with the conventional learning method; and 4) for the students having low outdoor interest, there is no significant difference in musical art learning outcome either learning with free expression method or with the conventional learning method.keyword : art learning outcome, free expression method, outdoor interest
PENGARUH AKTIVITAS PEMBELAJARAN APRESIASI SENI TERHADAP PEMAHAMAN SISWA MENGENAI SENI KARAWITAN DITINJAU DARI KEMAMPUAN ARTISTIK SISWA DI SMA NEGERI 1 SEMARAPURA ., I NYOMAN JUANDA PUTRA; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan pemahaman seni karawitan antara siswa yang menggunakan aktivitas pembelajaran apresiasi seni dengan siswa yang menggunakan aktivitan pembelajaran langsung ditinjau dari kemampuan artistik siswa kelas XI IPA SMA N 1 Semarapura. Penelitian ini menggunakan rancangan posttest onnly control group design dengan mengambil sampel 80 siswa kelas XI IPA di SMAN 1 Semarapura. Data dianalisis secara deskriptif dan analisis varian (ANAVA) dua jalan. Uji komparasi pasangan nilai rata-rata menggunakan Uji Tukey. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan pemahaman seni karawitan antara siswa yang menggunakan aktivitas pembelajaran apresiasi seni dengan siswa yang menggunakan aktivitas pembelajaran langsung, 2) terdapat pengaruh interaksi antara aktivitas pembelajaran dan kemampuan artistik terhadap pemahaman seni karawitan siswa, 3) pada siswa yang memiliki kemampuan artistik tinggi memiliki pemahaman seni karawitan yang lebih baik jika belajar dengan aktivitas pembelajaran apresiasi seni jika dibandingkan dengan aktivitas pembelajaran langsung; dan 4) pada siswa yang memiliki kemampuan artistik rendah tidak terdapat perbedaan pemahaman seni karawitan baik jika belajar dengan aktivitas pembelajaran apresiasi seni maupun dengan aktivitas pembelajaran langsung.Kata Kunci : aktivitas pembelajaran apresiasi seni, kemampuan artistik, pemahaman seni karawitan This study aimed at knowing the difference of Art Appreciation Learning towards the students understanding of Karawitan Art. The experimental design used in this study was posttest only control group design by taking 80 students of XI science class of SMAN 1 Semarapura. The data were analyzed descriptively and using two ways analysis of variant (ANAVA). The comparison pair average score test used Tukey test. The result of the study showed that : 1) there was the difference understanding of Karawitan art between the students using appreciation method based aesthetics attitude and the students using direct learning method, 2) there was the effect of interaction between the learning method and artistics attitude towards the students understanding of Karawitan art, 3) the students who had higher artistics talent had better understanding of karawitan art if they learnt by using art appreciation model than if they learnt by using direct learning model, and 4) the students who had lower artistics talent did not have difference understanding of Karawitan art if they learnt by using art appreciation model or direct learning model.keyword : Appreciation Learning Activity, Artistic Talent, Karawitan Art
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBASIS ASESMEN KINERJA TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Kuta) ., I KETUT WARTIKA; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis asesmen kinerja terhadap hasil belajar fisika ditinjau dari sikap ilmiah. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Kuta tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 256 orang. Sampel diambil dengan cara random dengan anggota sampel 96 orang. Rancangan dalam penelitian ini adalah post-test only control group. Data hasil belajar dikumpulkan dengan tes dan sikap ilmiah dengan angket. Data dianalisis dengan analisis varians (Anava) dua jalur faktorial 2x2 dan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar fisika siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis asesmen kinerja dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dengan sikap ilmiah terhadap hasil belajar fisika (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar fisika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis asesmen kinerja dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki sikap ilmiah tinggi, (4) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar fisika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis asesmen kinerja dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki sikap ilmiah rendah. Kata Kunci : hasil belajar fisika, model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis asesmen kinerja, sikap ilmiah This research aims to investigate the effect of cooperative learning model type STAD based on performance assessment implementation towards physic’s learning outcome viewed from scientific attitude. Population in this research was eleventh grade senior high school students science major academic years 2013/2014 which was 256 people. Sample was 96 people selected randomly. The design in this research was post-test only control group. Learning outcome data were collected using test and scientific attitude data were obtained using questionnaire. Data were analyzed using two-ways analysis of variance (Anava) and Tukey test. Research results show that: (1) there is a significant difference in physic’s learning outcome of students who followed cooperative learning model type STAD based on performance assessment and students who followed conventional learning model. (2) there is a significant interaction effect between learning model and scientific attitude towards physic’s learning outcome. (3) there is a significant difference of physic’s learning outcome between students who followed cooperative learning model type STAD based on performance assessment and students who followed conventional learning model on students who had high scientific attitude. (4) there is a significant difference in physic’s learning outcome between students who followed cooperative learning model type STAD based on performance assessment and students who followed conventional learning model on students who had low scientific attitude.keyword : cooperative learning model type STAD based on performance assessment, physic’s learning outcome, scientific attitude
Pengaruh Implementasi Asesmen Projek Terhadap Hasil Belajar TIK dengan Mengontrol/Mengendalikan Kemampuan Numerik dan Ekspektasi Karir Bidang Informatika (Studi Pada Siswa Kelas XI SMA Dharma Praja Badung) tahun 2013/2014. ., RUSMAYANI; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Dr. Gede Rasben Dantes, S.T, M.TI
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar TIK antara siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek dengan siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional dengan mengontrol kemampuan numerik dan ekspektasi karir. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Dharma Praja Badung semester genap tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 204 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 90 orang yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 yang sama-sama berjumlah 45 orang. Berdasarkan teknik random sampling yang digunakan maka ditetapkan Kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen, dan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol. Rancangan dalam penelitian ini adalah Post test only control group design dengan analisis statistik anakova satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan pada taraf signifikansi 5% (1) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional FA hitung= 32.856 (2) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional setelah dikendalikan oleh kovariabel kemampuan numerik dengan FA hitung = 36.631 (3) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional setelah dikendalikan oleh kovariabel ekspektasi karir dengan FA hitung = 36.570 (4) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional setelah dikendalikan oleh kovariabel kemampuan numerik dan ekspektasi karir dengan FA hitung = 29,458, (5) Kemampuan numerik memiliki kontribusi terhadap hasil belajar TIK dengan Rxy²= 0.231. Hal ini berarti sekitar 23.1% variasi dalam variabel terikat Y dijelaskan oleh variabel X (Kemampuan numerik). (6) Ekspektasi karir memiliki kontribusi terhadap hasil belajar TIK didapat Rxy²= 0.202. Hal ini berarti sekitar 20.25% variasi dalam variabel terikat Y dijelaskan oleh variabel X (Ekspektasi karir) dan (7) Terdapat kontribusi secara simultan antara kemampuan numerik dan ekspektasi karir terhadap hasil belajar TIK dengan R = 0.482. Hal ini berarti kontribusi kemampuan numerik (X₁) dan ekspektasi karir (X₂) terhadap hasil belajar TIK (Y) besarnya 48.2% sedangkan sisanya ditentukan oleh variabel yang lain yang tidak diteliti. Kata Kunci : Asesmen Projek, Kemampuan Numerik, Ekspektasi Karir, dan Hasil Belajar TIK This study aims to determine the ICT differences in learning outcomes between students who take the assessment learning project with students who take conventional assessment of learning by controlling the ability of numerical and career expectations. The study population was all students in class XI High School Praja Dharma Badung second semester of academic year 2013/2014, amounting to 204 people . Samples were taken by means of random sampling totaling 90 people, divided into two classes, namely class XI IPA1 and XI IPA 2 equally numbered 45 people. Based on random sampling technique is used then the specified Class XI Science 2 as an experimental class, and class XI Science 1 as the control class. The design of this study is the post-test only control group design with statistical analysis Anacova one lane . The results indicate the significance level of 5 % (1) ICT learning outcomes of students who take the learning assessment projects showed a significant difference to the learning outcomes of students who take conventional learning assessment FA= 32 856, (2) ICT learning outcomes of students who take the learning assessment project shows significant difference to the learning outcomes of students who take conventional learning assessment after covariates are controlled by numerical ability with the FA= 36 631, (3) ICT learning outcomes of students who take the learning assessment projects showed a significant difference to the learning outcomes of students who take conventional learning assessment after controlled by covariates career expectations with the FA= 36,570, (4) ICT learning outcomes of students who take the learning assessment projects showed a significant difference to the learning outcomes of students who take conventional learning assessment after covariates are controlled by numerical abilities and career expectations with the FA= 29.458, (5) Numerical ability have contributed to the learning outcomes of ICT with rxy²= 0.231. This means that approximately 23.1% of the variation in the dependent variable Y is explained by the variable X (Numerical Ability), (6) Career expectations have contributed to the results obtained studying ICT rxy²= 0.20. This means that approximately 20.25 % of the variation in the dependent variable Y is explained by the variable X (Expectation career), and (7) There is a simultaneous contribution between numerical ability and career expectations of ICT on learning outcomes with R= 0.482. This means that the contribution of numerical ability (X₁) and career expectations (X₂) of ICT on learning outcomes (Y) the amount of 48.2 % while the rest is determined by other variables not examined. keyword : Assessment Project, Numerical Ability, Career Expectations and Results ICT learning
PENGARUH IMPLEMENTASI OPEN-ENDED PROBLEM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DENGAN PENGENDALIAN KEMAMPUAN PENALARAN ABSTRAK ., NI MADE DESI ARIANI; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh open-ended problem terhadap kemampuan pemecahan masalah dengan pengendalian kemampuan penalaran abstrak. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Banjar Jawa tahun pelajaran 2013/2014 dengan populasi sebanyak 81 orang (tiga kelas) dengan tingkat kemampuan setara. Penetapan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling terhadap kelas dengan jumlah dua kelas (52 siswa). Data kemampuan pemecahan masalah diperoleh dengan tes uraian dan data kemampuan penalaran abstrak dikumpulkan dengan tes kemampuan penalaran abstrak berupa pilihan ganda. Data dianalisis dengan statistik deskriptif, ANAVA, dan ANAKOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan open-ended problem dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan closed-ended problem, (2) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan open-ended problem dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan closed-ended problem setelah kemampuan penalaran abstrak dikendalikan, dan (3) kontribusi kemampuan penalaran abstrak terhadap kemampuan pemecahan masalah sebesar 72%.Kata Kunci : open-ended problem, pemecahan masalah, dan penalaran abstrak This study aimed at discovering the effect of the implementation of open-ended problem in mathematics learning on problem solving ability by controlling abstract reasoning ability. The study was a quasi-experiment subjected to the fifth year students of SD N 3 Banjar Jawa in the Academic Year 2013/2014. The population were 81 students (3 classes) with equal ability. The samples of the study were selected using random sampling which resulted in two classes (52) students. The problem solving data were collected by essay type test and the data for abstract reasoning ability were collected by multiple choice type test. The data were analyzed with descriptive statistic, ANOVA and ANCOVA. The result of the study showed that: (1) there was a significant difference in problem solving ability between the students who were taught using open-ended problem and those who were taught using closed-ended problem, (2) there was a significant difference in problem solving ability between the students who were taught using open-ended problem and those who were taught using closed-ended problem after the abstract reasoning being controlled, and (3) the contribution of abstract reasoning toward problem solving ability was 72%.keyword : abstract reasoning, open-ended problem, and problem solving
Pengaruh Implementasi Asesmen Kinerja Terhadap Hasil Belajar Membaca Bahasa Jepang Ditinjau Dari Tingkat Kecemasan Belajar Siswa Kelas XI Akomodasi Perhotelan Pada SMK Negeri 1 Tegallalang. ., NI NYOMAN MARIANI; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh implementasi asesmen kinerja terhadap hasil belajar membaca Bahasa Jepang ditinjau dari tingkat kecemasan belajar. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI akomodasi perhotelan pada SMK Negeri 1 Tegallalang dengan menggunakan rancangan Post Test Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 77 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik Random Sampling. Data kecemasan belajar dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner kecemasan belajar, dan data hasil belajar membaca bahasa Jepang dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar membaca bahasa Jepang. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan hasil belajar membaca Bahasa Jepang antara siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis asesmen kinerja dan siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis asesmen konvensional (FA = 6,351 dengan p < 0,05). (2) Terdapat pengaruh interaksi antara penerapan asesmen dan tingkat kecemasan belajar terhadap hasil belajar membaca Bahasa Jepang yang ditunjukkan oleh nilai (FAB = 40,749 dengan p < 0,05). (3) Untuk siswa yang memiliki tingkat kecemasan belajar rendah yang mengikuti pembelajaran menggunakan asesmen kinerja hasil belajar membaca Bahasa Jepang siswa lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan asesmen konvensional (Q= 8,907 dengan p < 0,05). (4) Untuk siswa yang memiliki tingkat kecemasan belajar tinggi hasil belajar membaca Bahasa Jepang siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen konvensional lebih baik daripada hasil belajar membaca bahasa Jepang siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen kinerja hal ini dibuktikan dengan nilai (Q = 4,030 dengan p < 0,05).Kata Kunci : asesmen kinerja, hasil belajar membaca Bahasa Jepang, kecemasan belajar This study aimed to find out and analyze the effect of implementation of performance assessment toward learning achievement of reading Japanese viewed from learning anxiety. This study was conducted in the eleventh grade tourism vocational of SMK Negeri 1 Tegallalang through an experiment with Post Test Only Control Group Design. The sample of this study consisted of 77 students which were selected by using random sampling technique. The data of Learning Anxiety were collected with quesionaire and learning achievement of reading Japanese were collected with reading test of multiple choice. The collected data were analyzed with ANAVA (analysis of Varians) which was followed by Tukey test. The results showed that (1) There was a significant difference of learning achievement of reading Japanese between students who studied with performance assessment and conventional assessment, it was proved by (FA = 6,351 with p < 0,05). (2) There was an interaction effect between implementation of assessment with achievement with Learning Anxiety toward learning achievement of reading Japanese, it could be shown by (FAB = 40,749 with p < 0,05), (3) The students who had low learning anxiety and followed the implementation of performance assessment had better score than those who followed conventional assessment, and where (Q= 8,907 with p < 0,05), (4) The students who had high learning anxiety and studied by conventional assessment had better learning achievement of reading Japanese than those who studied with performance assessment, it was proved by (Q = 4,030 with p < 0,05).keyword : performance assessment, learning achievement of reading japanese, learning anxiety

Page 10 of 41 | Total Record : 404