cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan
ISSN : 2613957x     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia is an interdisciplinary publication of original research and writing on education which publishes papers to international audiences of educational researchers. The JERE aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills are transmitted from one generation to another; and to make methods and contents of evaluation and research in education available to teachers, administrators and research workers. The journal encompasses a variety of topics, including child development, curriculum, reading comprehension, philosophies of education and educational approaches, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBANTUAN ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS BAHASA INGGRIS DITINJAU DARI KECEMASAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 PAYANGAN ., I MADE ADI WIRANATA; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA; ., Prof. Dr. I Wayan Lasmawan,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif berbantuan asesmen portofolio terhadap kemampuan menulis dalam bahasa Inggris siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Payangan berjumlah 287 siswa, sebanyak 84 siswa dipilih sebagai sampel dengan teknik random sampling. Data dalam penelitian dikumpulkan menggunakan instrumen tes kemampuan menulis dan kuesioner kecemasan selanjutnya dianalisis dengan uji statistik Anava Dua Jalur dan uji lanjut dengan uji Tukey berbantuan SPSS for windows. Hasil penelitian menujukan; (1) kemampuan menulis bahasa Inggris siswa yang mengikuti pembelajaran model kooperatif berbantuan asesmen portofolio lebih tinggi daripada siswa dengan pembelajaran konvensional (Fhitung= 4,249 > Ftabel(α0,05) =2,95 (2) terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan kecemasan siswa (Fhitung = 4, 732 >Ftabel =2,95 (3) pada siswa dengan tingkat kecemasan tinggi, kemampuan menulis bahasa Inggris siswa dengan model kooperatif berbantuan asesmen portofolio lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional Qhitung 7,91 > Qtabel=2,95 (4) pada kelompok siswa dengan kecemasan rendah, kemampuan menulis bahasa Inggris siswa dengan model kooperatif berbantuan asesmen portofolio lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional (Qhitung = 5,28 > Qtabel =2,95Kata Kunci : asesmen portofolio, kecemasan siswa, kemampuan menulis bahasa Inggris, model pembelajaran kooperatif This research aims to investigate the effect of conventional learning model assisted by portfolio assessment towards student’s English writing skill compared to conventional learning model. It is also aimed to have the interaction effect of anxiety towards student’s English writing skill. This research was experimental research with 2x2 factorial design. The population was entire seventh grade junior high school students SMP Negeri 1 Payangan academic years 2013/2014 which were 287 students, and 84 students were assigned as research sample. Data in this research were collected using writing skill test and anxiety questionnaire, then analyzed using two-way Anova statistical analysis and continued with Tukey test. Research results show; (1) English writing skill of students who followed cooperative learning model assisted by portfolio assessment is higher than students who used conventional learning (Fobs= 4.249>Fcv =2.95); (2) there is interaction between learning model and student’s anxiety (Fobs=43.742>Fcv = 2.95); (3) on students with high anxiety level, English writing skill of students with cooperative model assisted by portfolio assessment is higher than students who followed conventional model (Qobs = 7.91 >Qcv = 2.95); (4) on group of students with low anxiety level, English writing skill of students with cooperative model assisted by portfolio assessment is higher than students who followed conventional model (Qobs = 5.28 >Qcv = 2.95). It can be concluded that cooperative learning model assisted by portfolio assessment and student’s anxiety have an effect on English writing skill of seventh grade junior high school students SMP Negeri 1 Payangan academic years 2013/2014keyword : conventional, cooperative learning model, English writting skill, portfolio assessment, student’s anxiety
Dwi Yasthini Ni Made, 2014, Pengaruh Implementasi Asesmen Portofolio Terhadap Kemampuan Menulis Dalam Bahasa Inggris Ditinjau Dari Sikap Percaya Diri Siswa (Eksperimen Pada Siswa Kelas VIII Di SMP N 1 Payangan), Tesis, Jurusan Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, Program Pascasarjana Undiksha Singaraja. ., NI MADE DWI YASTHINI; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh implementasi asesmen portofolio dan sikap percaya diri siswa terhadap kemampuan menulis dalam bahasa Inggris. Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 1 Payangan melalui eksperimen dengan Post Test Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 88 orang siswa kelas VIII yang dipilih dengan tehnik random sampling. Data sikap percaya diri dikumpulkan dengan kuiseoner sikap percaya diri dan data kemampuan menulis dalam bahasa Inggris dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan menulis teks recount bahasa Inggris. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan analisis varians (ANAVA) dua jalan kemudian dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan kemampuan menulis teks recount bahasa Inggris antar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen portofolio dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan asesmen konvensional. (2) Terdapat pengaruh interaksi antara penerapan jenis asesmen dan sikap percaya diri terhadap kemampuan menulis teks recount bahasa Inggris. (3) Untuk siswa yang memiliki sikap percaya diri tinggi, kemampun menulis teks recount bahasa Inggris antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan dengan asesmen portofolio lebih tinggi daripada kemampuan menulis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen konvensional. (4) Untuk siswa yang memiliki sikap percaya diri rendah, kemampun menulis teks siswa yang mengikuti pembelajaran dengan dengan asesmen konvensional lebih tinggi daripada kemampuan menulis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen portofolio.Kata Kunci : Asesmen Portofolio, Kemampuan Menulis Dalam Bahasa Inggris, Sikap Percaya Diri This research aims to investigate and analyze the effect of portfolio assessment implementation and student’s self confidence toward English writing skill. This research was conducted in SMP N 1 Payangan through experiment using Post Test Only Control Group Design. Research sample was 88 students of class VIII selected using random sampling technique. Confidence data were collected by self confidence questionnaire and English writing skill data were obtained using recount English writing skill test. Data collected were analyzed using two-way analysis of variance (ANOVA) then continued with Tukey testing. Results show the followings: (1) there is a difference in recount English writing skill between students who followed learning using portfolio assessment and students who followed learning using conventional assessment approach.. (2) there is an interaction effect between types of assessment implemented and self confidence toward recount English writing skill. (3) For students who had high self confidence, recount English writing skill between students who followed learning using portfolio assessment was higher than English writing skill of students who followed learning using conventional assessment. (4). For students who had low self confidence, writing skill of students who followed learning using conventional assessment was higher than writing skill of students who followed by using portfolio assessment.keyword : self confidence, english writing skill, portfolio assessment
PENGARUH IMPLEMENTASI TEKNIK KLARIFIKASI NILAI TERHADAP PRESTASI BELAJAR PKn DENGAN KOVARIABEL SIKAP MULTIKULTUR PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PAYANGAN ., ANAK AGUNG GDE ANOM SEPARSA; ., Prof. Dr. I Wayan Lasmawan,M.Pd; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh implementasi teknik klarifikasi nilai terhadap prestasi belajar PKn dengan kovariabel sikap multikultur pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Payangan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan The Posttest-Only Control-Group Desain. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Payangan, yang berjumlah 307 orang. Sebanyak 80 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data prestasi belajar PKn dikumpulkan dengan tes prestasi belajar berbentuk pilihan ganda dan data sikap multikultur menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan ANACOVA (Analysis Covariance). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang mengikuti teknik klarifikasi nilai dengan siswa yang mengikuti teknik konvensional (F = 43,73 dan p < 0,05). Kedua, setelah diadakan pengendalian terhadap variabel sikap multikultur, terdapat perbedaan prestasi belajar PKn antara siswa yang mengikuti implementasi teknik klarifikasi nilai dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F = 49,89 dan p < 0,05). Ketiga, Kovariabel sikap multikultur memberi kontribusi terhadap prestasi belajar PKn siswa sebesar 23,23%Kata Kunci : Prestasi belajar PKn, Sikap multikultur, Teknik klarifikasi nilai. This is a research of civic’s learning achievement with multiculture attitude covariable on eighth grade junior high school students SMP Negeri 1 Payangan. This research was an experimental research to investigate the effect of value clasification technique implementation using The Posttest-Only Control-Group Design. Population in this research was 307 persons eighth grade students in SMP Negeri 1 Payangan. 80 students were selected as sample which were determined using random sampling technique. Civic’s learning achievement data were collected using learning achievement test in the form of multiple choice test and multiculture attitude data were collected using questionnaire. Data were analyzed using ANACOVA (Analysis of Covariance).Results show that; First, there is a significant difference between student’s learning outcome who followed value clasification technique and students who followed conventional technique (F = 43.73 and p
Pengaruh Model Pembelajaran Master dan Asesmen Autentik Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Payangan. ., NI MADE DYAN ANGGRENI; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran master dan asesmen autentik terhadap hasil belajar IPA. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Payangan tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling yang terdiri dari 4 kelompok dengan jumlah sebanyak 120 siswa kelas VIII. Penelitian ini menggunakan rancangan the posttest only control group design. Data yang dikumpulkan adalah tes hasil belajar IPA. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan analisis (ANAVA ) dua jalur selanjutnya dilakukan Uji Tukey . Hasil Penelitian menunjukan sebagai berikut (1 )terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran master dan siswa mengikuti model pembelajaran (FA=6,8511>Ftabel(α=0,05)=3,92), (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen autentik dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen konvensional (FB=4,912>Ftabel(α=0,05)=3,92). (3)terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan model asesmen terhadap hasil belajar IPA (FAB=38,287>Ftabel(α=0,05)=3,92). (4) pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen autentik, hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran master lebih tinggi daripada kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (Qhitung =8,80> Qtabel(α=0,05)=2,80). (5) pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen konvensional, hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran master (Qhitun =3,57> Qtabel(α=0,05)=2,80).(6) pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran master, hasil belajar IPA antara siswa yang menggunakan asesmen autentik lebih tinggi daripada siswa yang menggunakan asesmen konvensional (Qhitung=8,41> Qtabel(α=0,05)=2,80) (7) pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA antara siswa yang menggunakan asesmen konvensional lebih tinggi daripada siswa yang menggunakan asesmen autentik(Qhitung=3,97> Qtabel(α=0,05)=2,80). Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran master dan asesmen autentik berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VIII SMP N I Payangan. Kata Kunci : model pembelajaran master, asesmen autentik, dan hasil belajar IPA. This study aimed to know the influence of Master Model and Autentic Assesment upon science learning out come. The research type is quasi research in VIII grade students of SMP N 1 Payangan. Sample of this research is used by random sampling technique which is consist of 4 group with 120 students in VIII grade as the sample of this study. This research used the posttest only control group design.The data of this research were collected through science test. The collected data were analyzed by two ways ANAVA (Analysis of Varians), which was followed by Tukey test. The result of the study show the followings, (1) there was a difference of science learning out come between students who studied by master model learning with who studied by conventional learning, it was proved by FA = 6,851> Ftable = 3,92. (2)there was the difference of science learning out come between students who studied by authentic assessment with who studied by conventional assessment, it was proved by FB = 4,912 > Ftable = 3,92. (3) These was an interaction effect between the use of learning model and assessment as shown by FAB = 38,287 > Ftable 3,92. (4) The students who studied used by authentic assessment and master model learning had higher learning out come than those who studied by authentic assessment and conventional learning it was proved by Q = 8,80 > Qtable = 2,80. (5) The students who studied used by conventional assessment and conventional learning model had higher than those who studied by conventional assessment and master learning model , it was proved by Q = 3,57 > Qtable = 2,80. (6) The students who studied used by master model learning and authentic assessment had higher learning outcome than those who studied by master learning model and conventional assessment it was proved by Q = 8,41 > Qtable = 2,80. (7) The students who studied used by conventional learning and conventional assessment had higher than those who studied by conventional learning and authentic assessment, it was proved by Q = 3,97 > Qtable = 2,80. Based on the findings, it can be conclude that master learning model and authentic assessment have significant effect on science learning out come on VIII student of SMP N I Payangan. keyword : master model, authentic assessment , and science learning out come
Pengaruh Implementasi Asesmen Autentik Terhadap Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Dengan Kovariabel Kecemasan Pada Siswa Kelas XI SMK PGRI Payangan ., NI MADE SASTRA MIRADANI; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asesmen autentik terhadap kemampuan berbicara Bahasa Inggris dengan kovariabel kecemasan siswa. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen pada siswa kelas XI SMK PGRI Payangan. Sampel penelitian ditarik dengan menggunakan teknik random sampling yang terdiri dari 2 kelompok dengan jumlah sebanyak 90 siswa kelas XI. Penelitian ini menggunakan rancangan the posttest only control group design. Data hasil penelitian dikumpulkan dengan menggunakan rubrik penilaian berbicara dalam Bahasa Inggris dan kuesioner kecemasan siswa yang kemudian dianalisis dengan uji statistik ANAKOVA satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Kemampuan berbicara Bahasa Inggris siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan asesmen autentik lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan asesmen konvensional ; (2) terdapat perbedaan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan asesmen autentik dengan siswa yang menggunakan asesmen konvensional setelah kovariabel kecemasan dikendalikan. (3) Terdapat kontribusi signifikan antara kovariabel kecemasan terhadap kemampuan berbicara Bahasa Inggris. Kata Kunci : asesmen autentik, asesmen konvensional, kemampuan berbicara, kecemasan siswa. Abstract This research aims to investigate the effect of authentic assessment towards English speaking skill and student’s anxiety covariable. This research was quasi-experimental research on eleventh grade vocational school students SMK PGRI Payangan. Sample in this research was selected by using random sampling technique consisted of 2 groups of 90 eleventh grade students. This research used the posttest only control group design. Data of this research were collected by using english speaking skill test and student’s anxiety questionnaire which then analyzed using one-way ANCOVA. Results show that; (1) English speaking skill of students who followed learning using authentic assessment is better than English speaking skill of students who followed learning using conventional assessment; (2) there is a difference in English speaking skill between students who followed learning using authentic assessment and students who used conventional assessment after anxiety covariable was controlled. (3) there is significant contribution between anxiety covariable towards English speaking skill. keyword : Keywords: authentic assessment, conventional assessment, speaking skill, student’s anxiety
Studi Evaluatif Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Pada Siswa Kelas Permulaan SD se Kecamatan Ubud ., GUSTI AYU ARTATIK; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Prof. Dr. I Wayan Lasmawan,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui efektifitas pelaksanaan pembelajaran tematik pada siswa kelas permulaan di SD se-kecamatan Ubud dilihat dari variabel konteks, input, proses dan produk. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif, yang mengevaluasi program pelaksanaan pembelajaran tematik pada siswa kelas permulaan di SD se Kecamatan Ubud. Dalam penelitian ini menganalisis efektivitas pelaksanaan pembelajaran tematik dengan model CIPP (konteks, input, proses dan produk). Responden dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa se-Kecamatan ubud yang berjumlah 581 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, observasi, dan dokumen. Data dianalisis dengan analisis deskriptif. Untuk menentukan efektifitas pelaksanaan pembelajaran tematik, skor mentah ditransformasikan ke dalam Z-skor lalu ke Skor-T kemudian diverifikasi ke dalam prototype Glickman.Hasil analisis menemukan bahwa efektifitas pelaksanaan pembelajaran tematik pada siswa kelas permulaan di SD se Kecamatan Ubud dilihat dari variabel konteks, input proses dan produk dan jika dikonversikan kedalam kuadran Glickman, berada pada kuadran III (+ + - -), maka efektifitas pelaksanaan pembelajaran tematik pada siswa kelas permulaan di SD se Kecamatan Ubud tergolong kurang efektif.Kata Kunci : Pelaksanaan Pembelajaran Tematik SD, Studi Evaluatif This research aims to analyze and investigate the effectiveness of thematic learning on students of initial class in elementary schools sub-district Ubud seen from context, input, process, and product variables. This research was evaluative research which evaluated thematic learning implementation program on students of initial class in elementary schools sub-district Ubud. This research analyzed the effectiveness of thematic learning by using CIPP model (context, input, process, and product). Respondents in this research were headmasters, teachers and students in Ubud district which were 581 persons. Data were collected by using questionnaire, observation, and documents. Data were analyzed using descriptive analysis. To determine the effectiveness of thematic learning, raw scores were transformed into Z-score then to T-score then verified into Glickman prototype. Analysis results finds that effectiveness of thematic learning implementation on students of initial class in elementary schools sub-district Ubud seen from context, input, process, and product variables and if converted into Glickman quadrant which result was in quadrant III (+ + - -), the effectiveness of thematic learning implementation on students of inital class in elementary schools sub-district Ubud is classified into less effective.keyword : Elementary school thematic learning implementation, Evaluation study
STUDI EVALUATIF IMPLEMENTASI PENDEKATAN PAIKEM PADA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN PAYANGAN ., NI WAYAN SUDARMINI; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Prof. Dr. I Wayan Lasmawan,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas pendekatan PAIKEM pada Sekolah Dasar di Kecamatan Payangan ditinjau dari komponen konteks, input, proses, dan produk serta kendala- kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini termasuk penelitian evaluative kuantitatif, yang menunjukkan prosedur dan proses pelaksanaan program. Data pada penelitian ini dianalisis efektifitas masing- masing faktor sesuai dengan model CIPP. Subjek penelitian ini adalah semua kepala sekolah, guru, dan guru yang mengajar di kelas V dan VI, di Sekolah Dasar Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar yang berjumlah 232 orang. Sebanyak 140 orang diambil sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, lembar observasi dan pencatatan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan pendekatan PAIKEM pada Sekolah Dasar di Kecamatan Payangan ditinjau dari komponen konteks, input, proses, dan produk dengan hasil (+ + + +) artinya pada variable konteks efektif, pada variable input efektif, pada variable proses efektif, pada variable produk efektif. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi pendekatan PAIKEM pada Sekolah Dasar di Kecamatan Payangan ditinjau dari komponen konteks, input, proses, dan produk tergolong efektif.Kata Kunci : Studi evaluative, pendekatan PAIKEM Abstract This study aims to determine the effectiveness of the approach in primary schools in the District PAIKEM Payangan terms of the component context, input, process , and product as well as the constraints encountered in implementation . This study includes a quantitative evaluative research, which shows the procedures and processes of the program. This study analyzed data on the effectiveness of each factor in accordance with the CIPP models. The subjects were all headmasters,and teachers who teach in classes V and VI , the District Elementary School in Payangan, Gianyar regency which amounts to 232 people . A total of 140 people were taken as the study sample. Data was collected using questionnaires, observation and recording sheet documents. The results showed PAIKEM approach in primary schools in the District in terms of components Payangan context , input, process, and product with the result ( + + + + ) means that the effective variable context , the effective input variable, the variable effective process , the variable effective products. Based on these findings it can be concluded that the implementation approach in primary schools in the District PAIKEM Payangan terms of components of context, inputs, processes, and products classified as effective.keyword : Evaluative Studies, PAIKEM approach
Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif dengan Teknik TTW dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Pemahaman Bacaan Pembelajaran Bahasa Indonesia ., NI LUH SRITAMAN; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh model pembelajaran kooperatif dengan teknik TTW dalam rangka meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman bacaan. Penelitian ini merupakan penelitian quasi-eksperimental dengan rancangan Posttest-only control group design. Populasi adalah semua kelas VII SMP Negeri 3 Payangan. Sebanyak 52 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik group random sampling. Data yang dikumpulkan adalah kemampuan berpikir kritis yang dikumpulkan menggunakan tes kemampuan berpikir kritis dan pemahaman bacaan menggunakan tes pemahaman bacaan. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA (multivariat Analysis of Variance) berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara yang mengikuti pembelajaran kooperatif dengan teknik TTW dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional. (2) terdapat perbedaan pemahaman bacaan pada pembelajaran bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif dengan teknik TTW dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. (3) terdapat perbedaan secara simultan terhadap kemampuan berpikir kritis dan pemahaman bacaan pada pembelajaran bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan teknik TTW dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif dengan teknik TTW, kemampuan berpikir kritis, pemahaman bacaan. This research aims to investigate the effect of cooperative learning using TTW technique to improve critical thinking skill and reading comprehension. This was a quasi-experimental research using post test only control group. Population in this research was the entire seventh grade junior high school students of SMP Negeri 3 Payangan. 52 students were selected as reserach sample by using random sampling technique. Data collected were critical thinking skill obtained by using critical thinking skill test and reading comprehension data were acquired using reading comprehension test. Data were analyzed using MANOVA (Multivariate Analysis of Variance) assissted by SPSS 17.00 for windows. The results show that: (1) there is a difference in critical thinking ability between students who followed cooperative learning using TTW technique and students who followed conventional learning. (2) There is a difference in Bahasa Indonesia reading comprehension between students who followed cooperative learning model using TTW technique and students who followed conventional learning. (3) There is a simultaneous difference towards critical thinking ability and reading comprehension in Bahasa Indonesia between students who followed learning using TTW technique and students who followed conventional learning.keyword : cooperative learning model using TTW technique, critical thinking ability, reading comprehension
Pengaruh Pembelajaran Remedial Berbantuan Tutor Sebaya terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa yang Mengalami Kesulitan Belajar dengan Kovariabel Tingkat Kecemasan ., AGUS SOLEH; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Dr. Ni Ketut Widiartini, M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran remedial terhadap prestasi belajar matematika pada siswa yang mengalami kesulitan belajar dengan kovariabel tingkat kecemasan. Tehnik pengambilan sampel menggunakan random sampling dan purposive sampling, sampel yang digunakan sebanyak 61 siswa. Desain eksperimen yang digunakan Post-test Only Control Group Design yang merupakan desain eksperimen faktorial. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis varians (anava), analisis kovarian, dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan prestasi belajar matematika pada siswa yang mengalami kesulitan belajar antara yang mengikuti model pembelajaran remedial dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional yang ditunjukkan dari hasil uji hipotesis yang mendapatkan nilai FAntar = 15,569 > Ftabel(5%)(1:59) = 4,000, signifikan. Kedua, setelah tingkat kecemasan dikendalikan, terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara yang mengikuti pembelajaran remedial dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional yang ditunjukkan dari hasil uji hipotesis kedua mendapatkan Fresidu* = 27,185 > F¬tabel(5%)(1:58) = 4,000, signifikan. Ketiga, terdapat korelasi antara tingkat kecemasan terhadap prestasi belajar matematika pada kedua kelompok siswa yang besarnya 41% dan selebihnya dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak diamati dalam penelitian ini. Kata Kunci : kecemasan, pembelajaran remedial, prestasi belajar matematika This study aims at finding out the effect of remedial learning model towards mathematics achievement of students who have learning difficulties with anxiety level as the covariates. The intake sampel used the random sampling and purposive sampling, as much 61 students. The experimental design used in this study was post-test only control group design. The data collected were analyzed by analysis of variance (ANOVA), analysis of covariance, and simple regression analysis. The results showed as follows. First, there is differences on students mathematics learning acvievment who have difficulties to the who studies remedial and conventional which is son that F = 15,569 > F(5%) (1:59) = 4,000, significant. Second, after the anxiety level is controlled, between those who students through remedial learning and conventional. It is evident with result Fres* = 27,185 > F(5%) (1:58) = 4,000, significant . Third, there is a correlation between the level of anxiety toward mathematics learning achievement of students in the two groups in the amount of 41% and the rest is influenced by variables not observed in this study. keyword : anxiety, learning achievement, remedial learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA WACANA BAHASA JEPANG DENGAN KOVARIABEL TINGKAT KECEMASAN SISWA KELAS XII/IPB SMA NEGERI 1 SEMARAPURA ., NYOMAN ARIANI SRIWULAN; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA; ., Prof. Dr. I Made Yudana,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap kemampuan membaca wacana Bahasa Jepang dengan kovariabel tingkat kecemasan. Penelitian ini termasuk jenis peneltian ekperimen semu dengan menggunakan rancangan single factor independent group design with use of covariate.Sampel dalam peneltian ini sebanyak 60 orang siswa Kelas XII IPB SMA Negeri 1 Semarapura yang dipilih dengan tehnik Random Sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis kovarians (Anakova). Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan kemampuan membaca wacana Bahasa Jepang antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dengan nilai Fhitung = 46,94 > Ftabel = 3,15 pada taraf signifikansi 0,05; 2) terdapat perbedaaan kemampuan membaca wacana bahasa Jepang antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan siswa yang megikuti model pembelajaran konvensional setelah kovariabel tingkat kecemasan dikendalikan, Fhitung 38,37>Ftabel 4,00, 3) terdapat kontribusi tingkat kecemasan terhadap kemampuan membaca wacana bahasa Jepang.sebesar 31,4% pada kelompok ekperimen, 21,4% pada kelompok kontrol dan 35,7% pada kedua kelompok (bersama-sama).Kata Kunci : mkemampuan membaca, model pembelajaran kooperatif tipe STAD, tingkat kecemasan This study aimed at finding out an analizing the effect of the implementation of STAD type of cooperative learning model towards the Japanese discourse reading ability of the twelfth Language Program students of SMA Negeri 1 Semarapura. This study belonged to a quasi experimental research with the single factor independent group design by using covariate. The sample of this study consisted of 60 students that were selected by using random sampling. The data obtained were analyzed by using Analysis of Covariant. The result of this research showed that : (1) there is a significant difference of the Japanese discourse reading ability between the students who studied through STAD type learning model and conventional learning model as shown by Fcount = 46.94 at p< 0.05, 2) there is a significant difference of the Japanese discourse reading ability between the students who studied through STAD type learning model and conventional learning model as shown by Fcount = 38.37 at p < 0.05 after the anxiety level is controlled, 3) there is a contribution of the anxiety level towards discourse reading Japanese ability in experiment group as many as 31.4%, in control group as many as 21.4% and for both group as many as 35.7%.keyword : Anxiety level, , Reading Ability, STAD Type of Cooperative Learning

Page 11 of 41 | Total Record : 404