cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan
ISSN : 2613957x     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia is an interdisciplinary publication of original research and writing on education which publishes papers to international audiences of educational researchers. The JERE aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills are transmitted from one generation to another; and to make methods and contents of evaluation and research in education available to teachers, administrators and research workers. The journal encompasses a variety of topics, including child development, curriculum, reading comprehension, philosophies of education and educational approaches, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE “TAI” DENGAN TEKNIK TUTOR SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PENGENDALIAN KEMAMPUAN PENALARAN F Wahyuning, K. Arie; Candiasa, Made; Marhaeni, A.A.I.N.
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe “TAI” dengan teknik tutor sebaya terhadap prestasi belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu dengan rancangan the posttest only control group design dengan melibatkan sampel sebanyak 60 orang siswa kelas VIII Bilingual SMP RSBI Denpasar yang diambil dengan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan 2 tes yaitu tes kemampuan penalaran formal dan tes prestasi belajar matematika. Data dianalisis dengan analisis kovarian (ANAKOVA). Hasil penelitian menunjukkan (1) prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe “TAI” dengan teknik tutor sebaya lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dengan Fhitung = 14,476. (2) Setelah diadakan pengendalian kemampuan penalaran formal, prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe “TAI” dengan teknik tutor sebaya lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dengan Fhitung = 6,394. (3) Kontribusi kemampuan penalaran formal terhadap prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe “TAI” dengan teknik tutor sebaya sebesar 29,12%. Sedangkan kontribusi kemampuan penalaran formal terhadap prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional adalah 25,68%.   Kata Kunci :     Model Pembelajaran Kooperatif Tipe “TAI” dengan Teknik Tutor Sebaya, Penalaran Formal, Prestasi Belajar Matematika.                 THE EFFECT OF COOPERATIVE LEARNING MODEL TYPE “TAI” WITH PEER TUTOR TECHNIQUE TO STUDENTS MATHEMATIC ACHIEVEMENT USING FORMAL INTELLECTUAL CONTROL EIGHT GRADE BILINGUAL CLASS STUDENTS OF SMP RSBI DENPASAR   K. Arie Wahyuning, M. Candiasa, A. Marhaeni Program of Research and Evaluation Studies of Education, Postgraduate Program of Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Indonesia e-mail : {ariewahyuning, made.candiasa, agung.marhaeni}@pasca.undiksha.ac.id   Abstract The aim of this research is to know the effect of cooperative learning model type “TAI” with peer tutor technique to students’ mathematic achievement. This research uses quasi experiment approach with posttest only control group design, by involving 60 students of the eight-grade bilingual class at SMP RSBI Denpasar taken with random sampling technique. The data collection need two types of tests, namely the formal intellectual test and mathematic achievement test. The data were analyzed using analysis of covariance (ANCOVA). The result of the research showed that (1) the mathematic achievement of the students who participated in the cooperative learning model type “TAI” with peer tutor technique is superior to the mathematic achievement of the students who joined conventional learning with Fcount = 14.476. (2) After the controlling of formal intellectual held, mathematic achievement of the students who used cooperative learning model type “TAI” with peer tutor technique is superior to the students who participated in conventional learning with Fcount = 6.394. (3) The contribution of the formal intellectual to the mathematic achievement of the students who used the cooperative learning model type “TAI” with peer tutor technique is 29.12%. Meanwhile, the contribution of formal intellectual to the mathematic achievement of the students who used conventional learning is about 25.68%.   Key Words :     Cooperative Learning Model type “TAI” with Peer Tutor Technique, Formal Intellectual, Mathematic Learning Achievement.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS ASESMEN KINERJA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 GIANYAR TAHUN PELAJARAN 2012/2013 DITINJAU DARI MOTIVASI BERPRESTASI I Made, Santosa; Candiasa, I Made; Koyan, wayan
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kontekstual berbasis asesmen kinerja dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar matematika. Penelitian dilakukan di SD Negeri 2 Gianyar menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Sampel penelitian berjumlah 80 orang siswa kelas V terbagi menjadi dua kelas masing-masing kelas terdiri dari 40 orang. Satu kelas sebagai kelas eksperimen dan kelas yang lain sebagai kelas kontrol dengan menggunakan teknik rendom sampling. Model pembelajaran kontekstual berbasis asesmen kinerja dan model pembelajaran konvensional dalam penelitian ini sebagai variabel bebas (indevendent variabel), prestasi belajar matematika sebagai variabel terikat (devendent variabel) dan motivasi berprestasi sebagai variabel kendali (kovariabel). Angket motivasi berprestasi digunakan untuk mengukur motivasi berprestasi siswa dan tes prestasi belajar digunakan untuk mengukur prestasi belajar matematika.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kontekstual berbasis asesmen kinerja lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional sebelum kovariabel motivasi berprestasi siswa dikendalikan (FA hitung = 176,37 > F tabel = 3,98), (2)  prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kontekstual berbasis asesmen kinerja lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional setelah kovariabel motivasi berprestasi siswa dikendalikan (FA hitung = 795,6 > F tabel = 3,98), dan (3) Motivasi berprestasi memberikan kontribusi positif sebesar 93,5% terhadap prestasi belajar matematika (FA hitung = 1117,22 > F tabei = 3,98) Dengan demikian regresi signifikan. Nilai regresi R = 0,967 dan R2 = 0,935 = 93,5%. Jadi kontribusi motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar matematika sebesar 93,5%. Berdasarkan temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual berbasis asesmen kinerja  dan motivasi berprestasi memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 2 Gianyar.   Kata kunci: model pembelajaran kontekstual, model pembelajaran konvensional, asesmen kinerja, motivasi berprestasi, dan prestasi belajar matematika.     EFFECT OF CONTEXTUAL LEARNING MODEL BASED PERFORMANCE ASSESSMENT ABOUT ACHIEVEMENT OF LEARNING MATHEMATICS ELEMENTARY SCHOOL FIFTH GRADE NEGERI 2 GIANYAR ACADEMIC YEAR 2012/2013 VIEWED FROM THE ACHIEVEMENT MOTIVATION By Santosa, I Made e-mail: made.santosa@pasca.undiksha.ac.id, ABSTRACT This study aimed to determine the effect of the application of contextual learning model of based performance assessment and achievement motivation on mathematics achievement. The research was conducted in Elementary School Negeri 2 Gianyar use the experimental method to the study design post-test only control group design. The riset sample amounted to 80 fifth grade students is divided into two classes, each class amounted to 40 students. One class as the experimental class and the other class as a class rendom control by using sampling techniques. Learning models based of performance assessment and conventional learning models in this study as independent variables, mathematics achievement as the dependent variable and achievement motivation as control variables. Achievement motivation instrument used to measure student achievement motivation and achievement of learning instrument used to measure learning achievement of mathematics.  Research showed that : (1) learning math achievement of students who take assessments based contextual learning model higher performance than students who take conventional learning models before covariates controlled student achievement motivation (FA count = 176,37 > F table = 3.98), (2) mathematics achievement of students who take assessments based contextual learning model higher performance than students who take conventional learning model as covariates of achievement motivation students controlled (FA count = 795.6 > F table 3.98), and (3) Achievement motivation gives positive contribution equal to 93,5% to the achievement of learning mathematics ( FA [count/calculate] = 1117,22 > Tabei F = 3,98) Thereby signifikan regrestion. Assess R regresi = 0,967 and R2 = 0,935 = 93,5%. Based on the data above, can be concluded that the aplication of contextual based performance asesmen and achievment motivation has great effect to the achievment of learning mathematics of the student grade V of SD Negeri 2 Gianyar. Keywords: contextual learning model, the conventional model of learning, performance assessment, achievement motivation, and mathematics achievement.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) BERBASIS ASESMEN KINERJA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI BAKAT NUMERIK PADA SISWA KELAS X SMKN 3 SINGARAJA (Studi Eksperimen Pada Siswa Kel Haryati, Putu Sri; Candiasa, I Made; Yudana, Made
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis asesmen kinerja terhadap prestasi belajar matematika ditinjau dari bakat numerik siswa. Populasi penelitian adalah siswa SMKN 3 Singaraja berjumlah 603 orang. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Pengambilan sampel dilakukan secara random kelas berjumlah 54 orang. Penelitian ini dirancang dalam bentuk quasi eksperiment dengan desain posttest only control group design. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes bakat numerik dan tes prestasi belajar matematika. Data dianalisis menggunakan ANAKOVA satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis asesmen kinerja dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, dimana prestasi belajar matematika pada model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis asesmen kinerja lebih tinggi daripada model pembelajaran konvensional ( Fhitung = 57,580; p<0,05). (2) Terdapat perbedaan prestasi belajar mata pelajaran matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD  berbasis asesmen kinerja dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional setelah kovariabel bakat numerik dikendalikan, dimana prestasi belajar matematika pada model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis asesmen kinerja lebih tinggi daripada model pembelajaran konvensional ( Fres = 31,142; p<0,05). (3) Terdapat kontribusi positif kovariabel bakat numerik terhadap prestasi belajar matematika pada Kelas X SMKN 3 Singaraja.  Dengan R2= 0,573, R= 0,757 dan Freg = 198,330, dengan kontribusi sebesar 57,3%   Kata kunci : model pembelajaran STAD, bakat numerik dan prestasi belajar siswa.   Abstract The main purpose of this research was to find out the effect of the implementation of cooperativelearning model, STAD type, based on performance assessment toward Mathematic’s learning achievement viewed from the numerical aptitude. Population of the research was 603 students of SMKN 3 Singaraja.  The sample of this research used random sampling technique. The sample was taken randomly for 54 students. The research was designed in the form of quasi experiment with posttest only control group design. The data were collected by using numerical aptitude’s test and Mathematic learning achievement’s test. The data were analyzed using one way ANAKOVA. The result of the research showed that: (1) there was the difference in Mathematic’s learning achievement between those students who followed cooperativelearning model, STAD type, based on performance assessment with those students who followed conventional learning ( Fhitung = 57,580; p<0,05). (2) There is significant difference on the students learning achievement on mathematic subject between those students taught with cooperative learning model, STAD type, based on performance assessment with those students taught using conventional teaching modelafter the covariable of numerical aptitude was controlled ( Fres = 31,142; p<0,05). (3) There is significant contribution of numerical aptitude covariable toward mathematic’s learning achievement of class X students at SMKN 3 Singaraja. With Freg = 198,330. With a contribution of 57,3%.   Keywords : STAD learning model, numerical aptitude, and students’ learning achievement.
PENGEMBANGAN TES PRESTASI BELAJAR BERBASIS TAKSONOMI ANDERSON DAN KRATHWOHL PADA KOMPETENSI DASAR FISIKA SMK KELAS X SEMESTER GANJIL SE-KOTA SINGARAJA Mahaputri, Ni Luh Putu; Dantes, Nyoman; Sadia, wayan
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mendeskripsikan prosedur pengembangan tes dan kisi-kisi (blueprint) tes serta untuk mengetahui tingkat validitas dan reliabilitas instrumen tes prestasi belajar berbasis taksonomi Anderson dan Krathwohl pada kompetensi dasar fisika SMK kelas X semester ganjil se-kota Singaraja. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK bidang keahlian teknologi dan rekayasa dan bidang keahlian teknologi informasi dan komunikasi se-kota Singaraja yang berjumlah 676 orang. Sampel penelitian sebanyak 310 orang ditentukan dengan proportionate stratified random sampling. Pengembangan tes prestasi belajar dilakukan berdasarkan prosedur pengembangan tes dan data hasil uji coba dianalisis dengan menggunakan analisis butir dan analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) prosedur pengembangan tes diformulasikan dalam 9 tahapan pengembangan, (2) kisi-kisi tes prestasi belajar terdiri atas 7 komponen dan koefisien validitas isi perangkat tes pada uji pakar sebesar 0,98 pada kategori sangat tinggi, (3) pada analisis butir diperoleh: (a) 45 butir soal yang valid pada uji validitas butir dengan nilai rtabel sebesar 0,148 dan taraf signifikansi 1%, (b) indeks reliabilitas tes sebesar 0,968 dengan kategori sangat tinggi, (c) tingkat kesukaran tes sebesar 0,594 pada kategori sedang, (d) indeks daya pembeda tes sebesar 0,721 pada kriteria baik sekali, dan (e) efektivitas pengecoh pada persentase minimal 3% - 5%. Pada analisis faktor diperoleh koefisien KMO sebesar 0,808 dengan signifikansi 0,000 dan terdapat 10 faktor yang terbentuk.   Kata-kata Kunci:     pengembangan tes, tes prestasi belajar, taksonomi Anderson dan Krathwohl, kompetensi dasar fisika.     Abstract   This research aimed at formulating and describing the procedure in developing a test and the blueprint of the test and describing the validity and reliability of the achievement test based on Anderson and Krathwohls taxonomy for physics basic competency of 10th grade of Vocational High School in Singaraja. The population of this research was 676 students of 10th grade of Vocational High School of technology and engineering and technology of communication and information majors. The sample of 310 students was determined by proportionate stratified random sampling. The process in developing the achievement test was based on a procedure of test development and the data from the testing was analyzed using item analysis and factor analysis. The results of the research were: (1) a test development procedure consisted of 9 steps, (2) a blueprint of an achievement test consisted of 7 component and coefficient of content validity from expert judges of 0,98, (3) item analysis showed: (a) 45 valid items at r table of 0,148 and 1% significance level, (b) index of reliability of 0,968 at very high category, (c) test difficulty index of 0,594 at medium category, (d) test discrimination index of 0,721 at very good category, and (e) distracters effectiveness at minimum percentage of 3% - 5%. Factor analysis showed KMO’s coefficient of 0,808 at significance of 0,000 and formed 10 factors.   Keywords:              developing a test, achievement test, Anderson and Krathwohls Taxonomy, physics basic competency.
STUDI EVALUATIF BERBASIS MODEL CONTEXT, INPUT, PROCESS, PRODUCT TERHADAP PELAKSANAAN PENDIDIKAN SISTEM GANDA (PSG) DI SMK NEGERI 1 MAS-UBUD PADA JURUSAN MULTIMEDIA ., I GST. NGURAH NYOMAN PUTRAJAYA; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr. I Made Yudana,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui efektivitas program Pendidikan Sistem Ganda di SMK Negeri 1 Mas-Ubud pada Jurusan Multimedia dilihat dari variabel Context, Input, Process, dan Product. Model evaluasi program yang digunakan adalah model CIPP (Context, Input, Process, Product). Populasi dalam penelitian ini adalah : kepala sekolah, wakil kepala sekolah, kepala program studi (kaprogdi), guru, pegawai tata usaha, industri pasangan atau DU/DI, siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sebagai data utama, dengan didukung oleh data dari hasil wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil analisis menunjukan bahwa efektifitas program Pendidikan Sistem Ganda di SMK Negeri 1 Mas-Ubud tergolong sangat efektif dilihat dari variabel Context, Input, Process, Product dengan hasil (+ + + +). Artinya ; pada variabel Context efektif, pada variabel Input efektif, pada variabel Process efektif, pada variabel Product efektif. berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa efektivitas program Pendidikan Sistem Ganda di SMK Negeri 1 Mas-Ubud pada Jurusan Multimedia tergolong dalam kategori sangat efektif. Dengan demikian implikasi praktisnya adalah kegiatan-kegiatan yang ada di SMK Negeri 1 Mas-Ubud pada Jurusan Multimedia yang berkaitan dengan program Pendidikan Sistem Ganda perlu disempurnakan baik dari segi Context, Input, Process, Product agar menghasilkan tamatan yang siap bersaing di pasar kerja. Untuk menjamin bahwa kegiatan-kegiatan tersebut efektif, substansi dasar yang perlu disempurnakan adalah pada bagian-bagian atau aspek yang belum optimal. Kata Kunci : Pendidikan Sistem Ganda, Context, Input, Process, Product This study aimed at analyzing and finding out the effectiveness of Dual System Education (DSE) at SMK Negeri 1 Mas-Ubud in the Multimedia Divition in terms of Context, Input, Process, dan Product variables.this study used the CIPP (Context, Input, Process, Product) model. The population comprised the school principal, the vice principal, the head of specialization program, the teacher,administrator, people from businesses and industries, and the student. The main were collected by using questionnaire sheet and these data supported by the data from the results of the interview, observation, and documantation. The result of the analysis showed that the effectiveness of Dual System Education (DSE) at SMK Negeri 1 Mas-Ubud fell into category very effective in terms of the variables of Context, Input, Process, Product with the result (+ + + +). Which means that it was effective in the Context, Input, Process, Product variables. On the basis of the findings above it can be concluded that the effectiveness of Dual System Education (DSE) at SMK Negeri 1 Mas-Ubud in the Multimedia Divition fell into category very effective. Hence the Dual System Education (DSE) needs to be improved in the aspects : Context, Input, Process, Product to enhance its capacity of producing graduates who are ready to compete in the job market. To guarante the effectiviness of the educational activities, the basic substances that need improvement lie and less optimal components or aspects. keyword : Dual System Education (DSE), Context, Input, Process, Product
Pengaruh Teknik Neighborhood Walk Berorientasi Kontekstual terhadap Kemampuan Menulis dalam Bahasa Inggris ditinjau dari Kecerdasan Linguistik ., IDA BAGUS ASTAWA; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA; ., Prof. Dr. I Wayan Koyan,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh teknik Neighborhood walk berorientasi kontekstual ditinjau dari kecerdasan linguistik terhadap kemampuan menulis dalam Bahasa Inggris. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII SMP Negeri 1 Semarapura dengan menggunakan rancangan Post Test Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 80 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik Random Sampling. Data tentang kemampuan menulis dikumpulkan dengan tes uraian Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) dua jalur melalui uji F dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan : (1) secara keseluruhan, kemampuan menulis dalam Bahasa Inggris siswa yang belajar dengan teknik Neighborhood walk lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan teknik pembelajaran konvensional (FA = 18,61 dengan p < 0,05), (2) terdapat pengaruh interaksi antara teknik pembelajaran dengan kecerdasan linguistik terhadap kemampuan menulis Bahasa Inggris siswa (FAB = 52,43 dengan p < 0,05). (3) untuk siswa yang memiliki kecerdasan linguistik tinggi, kemampuan menulis Bahasa Inggris siswa yang belajar dengan teknik Neighborhood walk lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan teknik pembelajaran konvensional (Q = 11,55 dengan p < 0,05), (4) untuk siswa yang memiliki kecerdasan linguistik rendah kemampuan menulis Bahasa Inggris siswa yang belajar dengan teknik pembelajaran konvensional lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan teknik Neighborhood walk (Q = 2,93 dengan p < 0,05). Kata Kunci : Neighborhood walk, Kontekstual, Kecerdasan linguistik, Kemampuan menulis dalam bahasa Inggris This study aimed at finding out and analyzing the influence of neighborhood walk technique with contextual oriented on the increase of English Writing Achievement as Viewed from Linguistic Quotient. This study was conducted at SMP Negeri 1 Semearapura with Post Test Only Control Group Design. The sample of this study consisted of 80 students that were selected by using Random Sampling. The Writing Achievement data obtained by essay test.The data obtained were analyzed by ANAVA two path (Analysis of Varians) with F test, which was followed by Tukey test. The result of the study show the followings : (1) on the whole, the achievement of the students English writing who studied by neighborhood walk technique with contextual oriented was higher than those who studied by conventional (FA = 18,61 with p < 0,05), (2) there are was an interaction effect between the use of teaching learning model and linguistic quotient (FAB = 52,43 with p < 0,05), (3) the student who had high linguistic quotient and studied by neighborhood walk technique with contextual oriented had higher on the increase of English writing achievement than those who had high linguistic quotient and studied by conventional (Q = 11,55 with p < 0,05), and (4) the student who had low linguistic quotient and studied by conventional had higher on the increase of English Writing Achievement than those who had low linguistic quotient and studied by neighborhood walk technique with contextual oriented (Q = 2,93 with p < 0,05). keyword : Neighborhood Walk, Contextual Oriented, Linguistic Quotient,Writing Skill
Studi Evaluasi Pelaksanaan Program Praktek Kerja Industri (Prakerin) Dalam Kaitannya dengan Pendidikan Sistem Ganda di SMK Negeri 1 Susut ., I NENGAH SUARTIKA; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran tentang : (1) efektivitas pelaksanaan program Praktek Kerja Industri dalam kaitannya dengan Pendidikan Sistem Ganda di SMK Negeri 1 Susut ditinjau dari variabel Konteks, Input, Proses dan Produk. Penelitian ini dilaksanakan di di SMK Negeri 1 Susut pada semua program studi tahun pelajaran 2011/2012, dengan menggunakan model CIPP dari Stufllebeam yang melibatkan 53 responden. Ada empat variabel yang dikaji yaitu variabel Konteks meliputi aspek Perencanaan yang terdiri dari : Penyusunan Kurikulum, Guru dan pembimbing industri, Sarana dan prasarana, Materi praktek kerja industri, metode pembelajaran, pendataan dan persiapan siswa, waktu pelaksanaan, perangkat administrasi, kerjasama dengan DU/DI, Sosialisasi visi, misi dan tujuan praktek kerja industri. Variabel Input meliputi (1) aspek pengorganisasian, yang terdiri dari struktur organisasi, uraian tugas, mekanisme kerja, pembekalan siswa, kriteria peserta prakerin, sistem koordinasi. (2) aspek pelaksanaan terdiri dari model penyelenggaraan , metode pembelajaran. Variabel Proses meliputi aspek (1) pengawasan yang terdiri dari kontrol keselamatan kerja, bimbingan dan monitoring, (2) evaluasi meliputi penilaian hasil belajar, penilaian penguasaan keahlian, Uji Kompetensi dan Uji Profesi. Variabel Produk meliputi tingkat kelulusan uji kompetensi dan uji profesi, tingkat penguasaan kompetensi, kesiapan kerja, sikap/jiwa kewirausahaan peserta didik. Hasil penelitian berdasarkan analisis T-Skor menunjukan bahwa (1) variabel konteks negatif, artinya pelaksanaan program Praktek Kerja Industri di SMK Negeri 1 Susut ditinjau dari variabel konteks tidak efektif (2) variabel input negatif artinya pelaksanaan program Praktek Kerja Industri di SMK Negeri 1 Susut ditinjau dari variabel input tidak efektif (3) variabel proses negatif, artinya pelaksanaan program Praktek Kerja Industri di SMK Negeri 1 Susut ditinjau dari variabel proses tidak efektif. (4) variabel produk negatif artinya pelaksanaan program Praktek Kerja Industri di SMK Negeri 1 Susut ditinjau dari variabel produk tidak efektif. Disimpulkan bahwa pelaksanaan program Praktek Kerja Industri dalam kaitannya dengan Pendidikan Sistem Ganda di SMK Negeri 1 Susut sangat tidak efektif. Ini dibuktikan dengan hasil analisis data masing-masing variabel yang diteliti: (1) variabel konteks kategori negatif sehingga program Praktek Kerja Industri (-), variabel input kategori negatif (-), variabel proses kategori negatif (-) dan variabel produk kategori negatif (-). Direkomendasikan: (1) sekolah melibatkan pihak industri dalam persiapan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi program praktek kerja indudtri tersebut. (2) pihak industri agar melakukan uji kompetensi dan uji profesi untuk mendorong siswa meningkatkan kompetensinya dalam rangka persiapan kerja setelah lulus SMK, (3) pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bangli membantu dalam menyediakan sarana dan prasarana yang menunjang pelaksanaan proses belajar mengajar disekolah. Kata Kunci : Efektivitas, Pelaksanaan, Praktek Kerja Industri The objective of this study is to find out about the effectiveness of the Industrial Attachment Programme in relation to the Dual Education System within the context and based on the inputs, process and outputs of SMK Negeri 1 Susut, The study was conducted at SMK Negeri 1 Susut throughout all of its studies programmes in the academic year of 2011/2012 involving 53 respondents. The data collected was then analyzed using CIPP model from Stufllebeam. There are four critical variables that are analyzed in details in this study. Firstly, the context in which the Industrial Attachment Programme is carried out, which includes the curriculum design, the qualities of the teachers and supervisors, facilities and infrastructures, topics and scopes of the programme, learning methods, students’ preparations, timing of the programme, administrative supports, collaboration with DU/DI, as well as the socialization of the visions, missions and objectives of the programme to all the parties involved. Secondly, the inputs, which include (1) program organization that consists of organizational structure, task descriptions, working methods, pre-programme training, criteria for the students participating in the programme, and programme coordination, (2) implementation that consists of implementation model and learning methods. Thirdly, the process, which includes (1) supervision that consists of workplace safety control, training and monitoring, (2) evaluation that consists of theory and practical assessments, competency test and professional assessment. Lastly, the outputs, which include the passing rates on the competency and professional assessments, competency level, students’ readiness to enter industries, and students’ entrepreneurial spirits. Based on the results of the analysis of the data collected from 53 respondents using T-Skor methodology, it is found that (1) the context variable is negative, which means that the Industrial Attachment Programme is not effective within the context of SMK 1 Susut, (2) the input variable is also negative, which means that the programme is not effective based on the given inputs, (3) the process variable is negative, which means that the programme is not effective using the current process, (4) the output variable is negative, which means that based on its output, the programme is deemed ineffective. Therefore, it is concluded that the Industrial Attachment Programme in relation to the Dual Education System at SMK 1 Susut is not very effective. Out of the four variables analyzed, all of them have negative results. Hence, it is recommended that (1) the school have to get the industries involved in the preparation, implementation, supervision and evaluation of the programme, (2) the industries should carry out the competency and professional assessments in order to encourage the students to improve their competencies before entering the industries upon graduation, and (3) the Education Youth and Sports Department of Bangli Regency should help build infrastructures to support the teaching and learning activities at SMK 1 Susut. keyword : effectiveness, implementation, Industrial Attachment Programme. effectiveness, implementation, Industrial Attachment Programme.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DAN BENTUK ASESMEN TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA ., I NYOMAN SAYUN; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) yang ditinjau dari bentuk asesmen terhadap prestasi matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan faktorial 2 x 2. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan uji statistic anava dua jalur dan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) ada perbedaan yang signifikan pada prestasi siswa yang mengikuti model pembelajaran NHT dan model konvensional. (2) Ada pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dengan bentuk asesmen pada prestasi mereka. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan pada prestasi siswa yang dinilai dengan asesmen kinerja ketika diajar dengan menggunakan model pembelajaran NHT dengan model konvensional. (4) Terdapat perbedaan yang signifikan pada prestasi siswa yang dinilai dengan konvensional asesmen ketika diajar dengan menggunakan model pembelajaran NHT dengan model konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together, asesmen kinerja, prestasi belajar matematika. This study aimed at investigating the effect of cooperative teaching and learning model type Numbered Head Together (NHT) and the forms of assessment toward the students’ achievement in mathematics. The study was an experimental study by applying 2 x 2 factorial design. The data were analyzed by using Statistical Two-Way Anova and Tukey Test. The result shows that, (1) there was a significant difference on the students’ achievement between the students taught by cooperative teaching and learning model type NHT and conventional model. (2) There was a significant interactional effect on the students’ achievement between the models of teaching and learning and the forms of assessmen. (3) There was a significant difference on the students’ achievement between the students assessed by performance assessment taught by cooperative teaching and learning model type NHT and conventional model. (4) There was a significant difference on the students’ achievement between the students assessed by conventional assessment taught by cooperative teaching and learning model type NHT and conventional model.keyword : cooperative teaching and learning model type numbered head together, performance assessment, achievement in mathematics.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah disertai Asesmen Portofolio Terhadap Kemampuan Menulis Karya Ilmiah dengan Mengendalikan Gaya Kognitif Mahasiswa ., PAULUS TNUNAY; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr. I Made Yudana,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) disertai asesmen portofolio terhadap kemampuan menulis karya ilmiah dengan kovariabel gaya kognitif. Penelitian ini tergolong quasi eksperiment dengan jenis posttest only control group design. Sampel berjumlah 66 orang, diambil secara random pada tingkat kelas. Instrumen penelitian berupa tes (rubrik) kinerja dan tes gaya kognitif. Analisis menggunakan ANAKOVA satu jalur (one way anacova). Hasil penelitian menemukan bahwa 1) terima H1 karena Fhitung 22,964 (0,00)
KONTRIBUSI KUALITAS PRODUK, HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN DALAM KEGIATAN PRAKTEK KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS 3 JURUSAN MULTIMEDIA DI SMKN 1 MAS – UBUD ., I MADE SUJANA; ., Prof. Dr. I Wayan Koyan,M.Pd; ., Prof. Dr. I Nyoman Natajaya,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Kontribusi kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan, 2) Kontribusi harga terhadap kepuasan pelanggan, 3) Kontribusi kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan, dan kontribusi secara bersama-sama kualitas produk, harga dan pelayanan terhadap kepuasan pelanggan. Penelitian ini adalah penelitian dengan menggunakan pendekatan expost facto dengan rancangan kuantitatif korelasional dengan jumlah populasi sebanyak 93 orang, sampelnya diambil dengan metode purposive sampling, dan penentuan jumlah sampel (n) yang diambil berdasarkan table Krejcie dan Morgan (1970) pada taraf toleransi sebesar 5% adalah 75 responden dari jumlah populasi (N) sebanyak 93 responden. Jadi total sampel dalam penelitian ini diambil sebanyak 75 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis datanya dengan regresi sederhana, regresi ganda dan determinasi atau sumbangan efektif Hasil analisis ditemukan sebagai berikut. 1) Kualitas produk berkontribusi positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan kontribusi sebesar 88.74% dengan r=0.942, dan Fhitung = 20,25 > Ftabel 0,05=3,98. 2) Harga berkontribusi positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan kontribusi sebesar 92,35% dengan r=0.961 dan Fhitung = 83.010 > Ftabel 0,05=3,98. 3) Kuaalitas pelayanan berkontribusi positif dan signifikan terhadap kepuasan dengan kontribusi sebesar 97,42% dengan r=0,987 dan Fhitung = 39,338 > Ftabel 0,05=3,98. 4) Kualitas Produk, Harga dan pelayanan secara bersama-sama berkontribusi positif dan signifikan terhadap kepuasan dengan sumbangan efektif sebesar 97.45% dengan Fhitung = 905,4209 > Ftabel 0,05=2,74. Sumbangan efektif X1=4,98%, X2=15,67% dan X3=76,80%. Dengan demikian dapat disimpulkan: 1) Variabel kualitas produk, 2) Variabel harga, 3) Variabel kualitas pelayanan masing-masing dan secara bersama-sama berkontribusi positif terhadap tingkat kepuasan pelanggan. Kata Kunci : Kepuasan Pelanggan, Kualitas Produk, Harga dan Kualitas Pelayanan Abstract This study aims to determine: 1) the contribution of product quality to customer satisfaction, 2) Contribution price to customer satisfaction, 3) Contribution of service to customer satisfaction, and contribution of product quality, price and service altogether towards customer satisfaction. This research is a study using the ex post facto approach to the design of quantitative correlation with the total population of 93 people, the samples were taken by purposive sampling method and determination of the number of samples (n) taken under table Krejcie and Morgan (1970) on the tolerance level of 5% were 75 respondents of the total population (N) by 93 respondents. So the total sample in this study was taken by 75 respondents. The instrument used was a questionnaire. The data analysis techniques with simple regression, multiple regression and determination or effective contribution. Analytical results are found as follows. 1) Quality of products contribute positively to customer satisfaction with a contribution of 88.74% with r = 0.942, and Fvalue = 20.25> Ftable 0.05 = 3.98. 2) Price contributed positively to customer satisfaction with a contribution of 92.35% with r = 0.961 and Fvalue = 83.010> Ftable 0,05 = 3.98. 3) The services contribute positively to satisfaction with a contribution of 97.42% with r = 0.987 and Fvalue = 39.338> Ftable 0,05 = 3.98. 4) Product quality, price and service altogether contribute positively to satisfaction with the effective contribution of 97.45% with Fvalue = 905.4209> Ftable 0,05 = 2.74. Effective contribution X1= 4.98%, X2 = 15.67% and X3= 76.80%. It can be concluded: 1) Variable product quality, 2) Variable price, 3) Variable service each and together contribute positively to the level of customer satisfaction. keyword : Customer Satisfaction, Product Quality, Price and Service.

Page 8 of 41 | Total Record : 404