cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan
ISSN : 2613957x     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia is an interdisciplinary publication of original research and writing on education which publishes papers to international audiences of educational researchers. The JERE aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills are transmitted from one generation to another; and to make methods and contents of evaluation and research in education available to teachers, administrators and research workers. The journal encompasses a variety of topics, including child development, curriculum, reading comprehension, philosophies of education and educational approaches, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
PENGARUH IMPLEMENTASI ASESMEN KINERJA TERHADAP HASIL BELAJAR DENGAN MENGENDALIKAN KREATIVITAS DAN KEMAMPUAN SPASIAL SISWA MULTIMEDIA ., KETUT SATRIA; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Dr. Gede Rasben Dantes, S.T, M.TI
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.347 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asesmen kinerja terhadap hasil belajar siswa “Menerapkan Efek Khusus Pada Objek Produksi” di Jurusan Multimedia SMKN 3 Singaraja tahun akademik 2013/2014. Penelitian ini didasari oleh, pembelajaran yang terlaksana masih bersifat teoretis sehingga tujuan vokasional belum dapat dicapai secara optimal. Desain analisis yang digunakan adalah single factor independent groups design with use of covariate. Instrumen yang digunakan adalah asesmen kinerja rubrik, tes kemampuan spasial, dan kuesioner kreativitas. Data dianalisis dengan menggunakan statistik ANAKOVA satu jalur dua kovariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar siswa yang menggunakan asesmen kinerja lebih baik dibandingkan siswa yang menggunakan asesmen konvensional ; (2) kreativitas berpengaruh terhadap hasil belajar ; (3) kemampuan spasial berpengaruh terhadap hasil belajar ; dan (4) terdapat pengaruh interaksi antara kreativitas dan kemampuan spasial terhadap hasil belajar.Kata Kunci : asesmen kinerja, hasil belajar, kemampuan spasial, kreativitas. This study aimed at identifying the effects of performance assessment towards students’ learning outcomes ”Implementation of Special Effect on Production Object ” at Multimedia program of SMKN 3 Singaraja in the academic year 2013/2014. This study was conducted to respond to the theoretical instructional process in this school which made the vocational instructional objectives could not be obtained optimally. The design was single factor independent groups design with use of covariate. A performance assessment rubric, a spatial ability test, and a questionnaire on creativity were the instruments used in this study. The data were analyzed by one way two co-variables ANACOVA. The results show: (1) the students’ learning outcomes are better with performance assessment than conventional one ; (2) the students’ creativity affects their learning outcomes ; (3) the students’ spatial ability affects their learning outcomes ; and (4) The interaction between students’ creativity and spatial ability affects the students learning outcomes.keyword : performance assessment, learning outcomes, spatial ability, and creativity.
STUDI EVALUATIF BERBASIS MODEL CSE-UCLA TENTANG PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN BINTARA DI SEKOLAH POLISI NEGARA POLDA BALI Putu Semadi, I Gede; Dantes, Nyoman; Sri Mertasari, Ni Made
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpepi.v9i2.2899

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif, yang bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis Kualitas Pelaksanaan Program Pendidikan Bintara Di Sekolah Polisi Negara Polda Bali dengan model CSA-UCLA System Assesment (A), Program Planning (P), Program Implementation (P), Program Improvement (P),  dan Program Certification (P). Responden pada penelitian ini adalah Personil/pegawai Sekolah Polisi Negara Bali (Pendidik danTenaga Kependidikan) 140 orang dan Peserta Didik 92 orang di Sekolah Polisi Negara Polda Bali. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, dokumentasi dan wawancara.  Data dianalisis dengan analisis deskriptif  kuantitatif dan diverifikasi dengan kuadran Glickman. Hasil penelitian dievaluasi dari dimensi A-P-P-P-P terhadap, 1) Personil/Pegawai SPN Polda Bali (Pendidik dan Tenaga kependidikan)  adalah T-R-T-T-T, 2) Peserta Didik yakni T-T-T-R-T  dimana T berarti Tinggi dan R berarti Rendah, sehingga menunjukkan bahwa  secara umum berjalan dengan baik dan berada pada kuadran II yaitu terkategori Baik. Hal ini didukung oleh penilaian yang dilakukan oleh seluruh komponen pendidikan yang ada yaitu Personil/Pegawa SPN Polda Bali (Pendidik dan Tenaga kependidikan) serta Peserta Didik.  Kata-kata kunci:   CSE-UCLA, Kualitas, PelaksanaanABSTRACT Semadi, I Gede Putu  (2019), EVALUATIVE STUDY BASED ON CSE-UCLA MODEL ABOUT IMPLEMENTATION OF THE BINTARA EDUCATION PROGRAM AT THE BALI POLICE REGIONAL POLICE SCHOOL This thesis has been supervised and approved by the firt supervisor : Prof. Dr. Nyoman Dantes, and the second supervisor  : Dr. Ni Made Sri Mertasari, M.Pd. This research includes evaluative research, which aims to evaluate and analyze the Quality of Implementation of the Bintara Education Program at the Bali Police Regional Police School with CSA-UCLA Model Assessment System (A), Planning Program (P), Implementation Program (P), Improvement Program (P ), and Certification Program (P). Respondents in this study were Member of the Bali Police Regional Police School (Educators and Education staff) are 140 people and 92 students at the Bali Police Regional Police School. Data was collected using questionnaires, documentation and interviews. Data were analyzed by quantitative descriptive analysis and verified by Glickman's quadrant. The results of the study were evaluated from the dimensions of A-P-P-P-P to 1) Member of the Bali Police Regional Police School (Educators and Education staff)  are T-R-T-T-T, 2) Students are T-T-T-R-T where T means High and R means Low, thus indicating that generally it works well and is in quadrant II which is categorized Good. This is supported by the assessment carried out by all existing educational components, namely Educators, Education Personnel and Students. Keywords : CSE-UCLA , Quality, Implementation
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM GEMBROT BERBASIS AJARAN DASA YAMA BRATA UNTUK MENINGKATKAN SIKAP RELIGIUS DAN PRESTASI BELAJAR PPKn Tahun Ajaran 2013/2014) ., PUTU DWILA YOSIANI; ., Prof. Dr. I Wayan Lasmawan,M.Pd; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.241 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1146

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Paikem Gembrot berbasis ajaran Dasa Yama Brata untuk meningkatkan sikap religius dan prestasi belajar PPKn. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP N 3 Denpasar. Sampel yang digunakan berjumlah 92 orang dibagi menjadi kelas kontrol dan kelas eksperimen diambil dengan teknik random sampling. Data prestasi belajar dikumpulkan melalui tes dan sikap religius siswa dikumpulkan dengan kuesioner. Analisis data menggunakan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Paikem Gembrot berbasis ajaran Dasa Yama Brata berpengaruh lebih baik dan terdapat perbedaan secara simultan terhadap sikap religius dan prestasi belajar PPKn siswa dibandingkan dengan model konvensional.Kata Kunci : Kata kunci: Model Pembelajaran Paikem Gembrot, Dasa Yama Brata, Prestasi Belajar PPKn, Sikap Religius. Abstract The purpose of this research is to investigate the effect of Paikem Gembrot learning model based on Dasa Yama Brata philosophy to improve religious attitude and civic’s learning achievement. This research was quasi-experimental research with posttest-only control group design. Population research was the entire seventh grade junior high school students SMP N 3 Denpasar. Sample used was 92 persons divided into control class and experimental class using random sampling technique. Learning achievement data were collected using test and religious attitude of students were gathered using questionnaire.Data analysis was using MANOVA. Research result shows that Paikem Gembrot learning model based on Dasa Yama Brata philosophy has a better effect on religious attitude and student’s learning achievement, and there is a simultaneous difference of religious attitude and civic’s learning achievement on those who were given learning using Paikem Gembrot based on Dasa Yama Brata philosophy model compared to conventional model. keyword : Key words: Paikem Gembrot Learning Model, Dasa Yama Brata, Civic’s Learning Achievement, Religious Attitude.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR DOMINAN YANG BERPENGARUH TERHADAP PEMILIHAN PERGURUANTINGGI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (STUDI KASUS SMA/SMK DI PROVINSI BALI) Candra Dewi, Dewa Ayu Putu Alit; Dantes, Nyoman; Dantes, Gede Rasben
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.839 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v8i2.2731

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor dominan yang berpengaruh dalam memilih perguruan tinggi bagi siswa/siswi SMA/SMK di provinsi Bali. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi kebijakan melalui rancangan penelitian eksploratoris. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah deskripsi kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA/SMK di provinsi Bali yang banyaknya 2.543 siswa dari jumlah populasi 128 sekolah. Teknik analisis data yang digunakan yaitu AHP (Analytical Hierarchy Process). Dari 11 faktor yang diteliti, diperoleh bahwa 3 ranking teratas terkait faktor yang paling dominan dalam menentukan perguruan tinggi di provinsi Bali yaitu faktor motivasi untuk bekerja dengan nilai eigenvector = 0,3617, faktor biaya pendidikan dengan nilai eigenvector = 0,2030, dan faktor produk dengan nilai eigenvector = 0,0884. Walaupun jika dilakukan analisis terpisah antara kelompok SMA dan SMK ditemukan kesamaan 3 faktor teratas yang berpengaruh terhadap pemilihan perguruan tinggi yaitu faktor motivasi untuk bekerja, faktor biaya pendidikan dan faktor produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara kelompok SMA dan SMK terhadap faktor yang paling dominan dalam pemilihan perguruan tinggi, baik kelompok SMA maupun SMK memilih faktor motivasi untuk bekerja merupakan faktor yang paling dominan. Hal ini menunjukkan bahwa baik siswa/siswi SMA maupun SMK memprioritaskan untuk bekerja setelah lulus dari perguruan tinggi. Oleh karena itu, ke depan perguruan tinggi seharusnya lebih mempromosikan profil lulusannya dibandingkan dengan profil perguruan tingginya dan lebih mengutamakan dalam peningkatan kualitas proses pembelajaran sehingga dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan mampu bersaing di dunia kerja. Kata kunci: faktor-faktor dominan pemilihan perguruan tinggi, evaluasi kebijakan, deskripsi kuantitatif, analytical hierarchy process. AbstractThe purpose of this study is to determine the dominant factors that influence in choosing a higher education institution for high school and vocational school students in the Bali province. This research is a policy evaluation research with exploratory research design. Data analysis method in this research is quantitative description. The sampling technique used is multistage random sampling. The sample in this research is the students of class XII SMA/SMK in Bali province which has 2.543 students from the total population of 128 schools. Data analysis technique used is AHP (Analytical Hierarchy Process). Based on 11 factors studied, it was found that the top 3 ranking related to the most dominant factor in determining the higher education in Bali province that is a motivation to work with eigenvector value = 0,3617, educational cost with eigenvector value = 0,2030, and higher education’s product with eigenvector value = 0,0884. Even if a separate analysis was conducted between high school and vocational school groups, there were similarities between the top three factors that influenced the selection of higher education institutions such as motivation to work, education cost, and product. The results showed that there was no difference between high school and vocational groups on the most dominant factor in the selection of higher education institution, both high school and vocational groups chose the motivation to work is the most dominant factor. This shows that both high school and vocational high school students prioritize for working after graduating from university. Therefore, in the future the higher education institution should further promote the profile of its graduates compared to the university profile. Keywords : the dominant factors of higher education selection, policy evaluation, quantitative description, analytical hierarchy process.
Pengaruh Implementasi Asesmen Projek Terhadap Hasil Belajar TIK dengan Mengontrol/Mengendalikan Kemampuan Numerik dan Ekspektasi Karir Bidang Informatika (Studi Pada Siswa Kelas XI SMA Dharma Praja Badung) tahun 2013/2014. ., RUSMAYANI; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Dr. Gede Rasben Dantes, S.T, M.TI
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.729 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar TIK antara siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek dengan siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional dengan mengontrol kemampuan numerik dan ekspektasi karir. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Dharma Praja Badung semester genap tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 204 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 90 orang yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 yang sama-sama berjumlah 45 orang. Berdasarkan teknik random sampling yang digunakan maka ditetapkan Kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen, dan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol. Rancangan dalam penelitian ini adalah Post test only control group design dengan analisis statistik anakova satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan pada taraf signifikansi 5% (1) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional FA hitung= 32.856 (2) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional setelah dikendalikan oleh kovariabel kemampuan numerik dengan FA hitung = 36.631 (3) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional setelah dikendalikan oleh kovariabel ekspektasi karir dengan FA hitung = 36.570 (4) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional setelah dikendalikan oleh kovariabel kemampuan numerik dan ekspektasi karir dengan FA hitung = 29,458, (5) Kemampuan numerik memiliki kontribusi terhadap hasil belajar TIK dengan Rxy²= 0.231. Hal ini berarti sekitar 23.1% variasi dalam variabel terikat Y dijelaskan oleh variabel X (Kemampuan numerik). (6) Ekspektasi karir memiliki kontribusi terhadap hasil belajar TIK didapat Rxy²= 0.202. Hal ini berarti sekitar 20.25% variasi dalam variabel terikat Y dijelaskan oleh variabel X (Ekspektasi karir) dan (7) Terdapat kontribusi secara simultan antara kemampuan numerik dan ekspektasi karir terhadap hasil belajar TIK dengan R = 0.482. Hal ini berarti kontribusi kemampuan numerik (X₁) dan ekspektasi karir (X₂) terhadap hasil belajar TIK (Y) besarnya 48.2% sedangkan sisanya ditentukan oleh variabel yang lain yang tidak diteliti. Kata Kunci : Asesmen Projek, Kemampuan Numerik, Ekspektasi Karir, dan Hasil Belajar TIK This study aims to determine the ICT differences in learning outcomes between students who take the assessment learning project with students who take conventional assessment of learning by controlling the ability of numerical and career expectations. The study population was all students in class XI High School Praja Dharma Badung second semester of academic year 2013/2014, amounting to 204 people . Samples were taken by means of random sampling totaling 90 people, divided into two classes, namely class XI IPA1 and XI IPA 2 equally numbered 45 people. Based on random sampling technique is used then the specified Class XI Science 2 as an experimental class, and class XI Science 1 as the control class. The design of this study is the post-test only control group design with statistical analysis Anacova one lane . The results indicate the significance level of 5 % (1) ICT learning outcomes of students who take the learning assessment projects showed a significant difference to the learning outcomes of students who take conventional learning assessment FA= 32 856, (2) ICT learning outcomes of students who take the learning assessment project shows significant difference to the learning outcomes of students who take conventional learning assessment after covariates are controlled by numerical ability with the FA= 36 631, (3) ICT learning outcomes of students who take the learning assessment projects showed a significant difference to the learning outcomes of students who take conventional learning assessment after controlled by covariates career expectations with the FA= 36,570, (4) ICT learning outcomes of students who take the learning assessment projects showed a significant difference to the learning outcomes of students who take conventional learning assessment after covariates are controlled by numerical abilities and career expectations with the FA= 29.458, (5) Numerical ability have contributed to the learning outcomes of ICT with rxy²= 0.231. This means that approximately 23.1% of the variation in the dependent variable Y is explained by the variable X (Numerical Ability), (6) Career expectations have contributed to the results obtained studying ICT rxy²= 0.20. This means that approximately 20.25 % of the variation in the dependent variable Y is explained by the variable X (Expectation career), and (7) There is a simultaneous contribution between numerical ability and career expectations of ICT on learning outcomes with R= 0.482. This means that the contribution of numerical ability (X₁) and career expectations (X₂) of ICT on learning outcomes (Y) the amount of 48.2 % while the rest is determined by other variables not examined. keyword : Assessment Project, Numerical Ability, Career Expectations and Results ICT learning
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ANALOGI SETTING SISTEM NGAYAH DENGAN ASESMEN PORTOFOLIO BENTUK FORMATIF UNTUK SISWA KELAS X TEKNIK MESIN ., KETUT SURA SUARDANA; ., PROF.DR.I NYOMAN NATAJAYA, M.Pd.; ., DR. NI KETUT WIDIARTINI, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.769 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v8i1.2601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran kooperatif tipe analogi setting sistem ngayah dengan asesmen portofolio bentuk formatif untuk siswa kelas X program keahlian teknik mesin SMKN 3 Singaraja pada mata pelajaran pekerjaan dasar teknik mesin. Pengembangan model pembelajaran dalam penelitian ini mengacu pada model prototyping menurut Nieveen yang dimulai dari (a) tahap studi pendahuluan, (b) tahap prototiping yang mencakup tahap desain, tahap evaluasi dan revisi, dan (c) tahap penilaian yang mencakup tahap ujicoba untuk menentukan penilaian kepraktisan model pembelajaran yang dikembangkan. Melalui proses pengembangan, telah dihasilkan: (1) sintaks, terdiri dari 6 fase, yakni: menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa, mengorganisasi siswa kedalam kelompok belajar dan membagikan lembar kerja, menyajikan informasi dan melibatkan siswa dalam memahami konsep rujukan dan memperkenalkan konsep target, membimbing kelompok belajar dan bekerja sesuai konsep rujukan dan memodifikasi sesuai konsep target secara tolong menolong atau berbagi, menarik kesimpulan dan mengevaluasi, dan memberikan penghargaan, (2) sistem sosial, siswa aktif belajar dan bekerja, dapat bekerjasama, tolong menolong dan berbagi antar anggota kelompok, (3) prinsip reaksi, guru berperan sebagai fasilitator dan moderator, (4) sistem pendukung adalah RPP, job sheet dan asesmen portofolio, (5) dampak instruksional dan pengiring, terjadi peningkatan proses dan aktivitas siswa mengerjakan tugas-tugas prakteknya dan muncul sikap positif siswa terhadap pembelajaran praktek, serta terbentuknya budaya gotong royong. Berdasarkan analisis uji coba terbatas, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe analogi setting sistem ngayah beserta perangkat pendukung pembelajaran telah memenuhi kriteria valid dan praktis.Kata Kunci : pengembangan, pembelajaran kooperatif tipe analogi, sistem ngayah, portofolio This research aimed to develop Cooperative Learning Model Development of Ngayah system setting analogy type with Formative Portfolio assessment for 10th grade students of mechanical engineering program in SMKN 3 Singaraja in mechanical engineeringbasic lesson. Learning model development was based on prototyping model by Nieveen, started from (a) preliminary study stage, (b) prototyping stage, covers design stage, evaluation and revision stage, and (c) scoring stage, includes trials stage to determine learning model practicality scoring developed. Through development process, it produced: (1) syntax,consists of 6 phases, namely: conveying purposes and motivating students, organizing students into groups and distributing work sheets, providing information and involving the students in comprehending reference conceptand introducing target concept, guiding learning groups and working based on reference concept and modifying based on target concept by mutual helping or sharing, drawing conclusion and evaluating , and giving reward (2) social system, the students were actively learning and working and also be able to cooperate, to do mutual help, and to share between members. (3) reaction principal, the teacher was as facilitator and moderator, (4) supporting systems were lesson plan, job sheet and portfolio assessment, (5) instructional and adherent impact, there was process improvement and student’s activities in their practical tasks and students positive attitude toward practical learning, and also creating mutual cooperation culture. Based on limited trials analysis, the result of research shows that Cooperative Learning Model Development of Ngayah system setting analogy typewith its supporting tools has fulfilled valid and practicality criteria.keyword : analogy type of cooperative learning, development, Ngayah system, portfolio
PENGARUH IMPLEMENTASI TEKNIK KLARIFIKASI NILAI TERHADAP PRESTASI BELAJAR PKn DENGAN KOVARIABEL SIKAP MULTIKULTUR PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PAYANGAN ., ANAK AGUNG GDE ANOM SEPARSA; ., Prof. Dr. I Wayan Lasmawan,M.Pd; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.492 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh implementasi teknik klarifikasi nilai terhadap prestasi belajar PKn dengan kovariabel sikap multikultur pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Payangan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan The Posttest-Only Control-Group Desain. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Payangan, yang berjumlah 307 orang. Sebanyak 80 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data prestasi belajar PKn dikumpulkan dengan tes prestasi belajar berbentuk pilihan ganda dan data sikap multikultur menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan ANACOVA (Analysis Covariance). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang mengikuti teknik klarifikasi nilai dengan siswa yang mengikuti teknik konvensional (F = 43,73 dan p < 0,05). Kedua, setelah diadakan pengendalian terhadap variabel sikap multikultur, terdapat perbedaan prestasi belajar PKn antara siswa yang mengikuti implementasi teknik klarifikasi nilai dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F = 49,89 dan p < 0,05). Ketiga, Kovariabel sikap multikultur memberi kontribusi terhadap prestasi belajar PKn siswa sebesar 23,23%Kata Kunci : Prestasi belajar PKn, Sikap multikultur, Teknik klarifikasi nilai. This is a research of civic’s learning achievement with multiculture attitude covariable on eighth grade junior high school students SMP Negeri 1 Payangan. This research was an experimental research to investigate the effect of value clasification technique implementation using The Posttest-Only Control-Group Design. Population in this research was 307 persons eighth grade students in SMP Negeri 1 Payangan. 80 students were selected as sample which were determined using random sampling technique. Civic’s learning achievement data were collected using learning achievement test in the form of multiple choice test and multiculture attitude data were collected using questionnaire. Data were analyzed using ANACOVA (Analysis of Covariance).Results show that; First, there is a significant difference between student’s learning outcome who followed value clasification technique and students who followed conventional technique (F = 43.73 and p
Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif dengan Teknik TTW dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Pemahaman Bacaan Pembelajaran Bahasa Indonesia ., NI LUH SRITAMAN; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.593 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh model pembelajaran kooperatif dengan teknik TTW dalam rangka meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman bacaan. Penelitian ini merupakan penelitian quasi-eksperimental dengan rancangan Posttest-only control group design. Populasi adalah semua kelas VII SMP Negeri 3 Payangan. Sebanyak 52 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik group random sampling. Data yang dikumpulkan adalah kemampuan berpikir kritis yang dikumpulkan menggunakan tes kemampuan berpikir kritis dan pemahaman bacaan menggunakan tes pemahaman bacaan. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA (multivariat Analysis of Variance) berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara yang mengikuti pembelajaran kooperatif dengan teknik TTW dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional. (2) terdapat perbedaan pemahaman bacaan pada pembelajaran bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif dengan teknik TTW dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. (3) terdapat perbedaan secara simultan terhadap kemampuan berpikir kritis dan pemahaman bacaan pada pembelajaran bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan teknik TTW dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif dengan teknik TTW, kemampuan berpikir kritis, pemahaman bacaan. This research aims to investigate the effect of cooperative learning using TTW technique to improve critical thinking skill and reading comprehension. This was a quasi-experimental research using post test only control group. Population in this research was the entire seventh grade junior high school students of SMP Negeri 3 Payangan. 52 students were selected as reserach sample by using random sampling technique. Data collected were critical thinking skill obtained by using critical thinking skill test and reading comprehension data were acquired using reading comprehension test. Data were analyzed using MANOVA (Multivariate Analysis of Variance) assissted by SPSS 17.00 for windows. The results show that: (1) there is a difference in critical thinking ability between students who followed cooperative learning using TTW technique and students who followed conventional learning. (2) There is a difference in Bahasa Indonesia reading comprehension between students who followed cooperative learning model using TTW technique and students who followed conventional learning. (3) There is a simultaneous difference towards critical thinking ability and reading comprehension in Bahasa Indonesia between students who followed learning using TTW technique and students who followed conventional learning.keyword : cooperative learning model using TTW technique, critical thinking ability, reading comprehension
PENGARUH IMPLEMENTASI ASESMEN PORTOFOLIO DALAM PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERPEN BERBAHASA BALI DENGAN KOVARIABEL KECERDASAN LINGUISTIK PADA SISWA KELAS XI TGB 1 DI SMK NEGERI 3 SINGARAJA Apriasti, Ni Putu; Marhaeni, AAIN; Candiasa, I Made
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.795 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v8i1.2728

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi asesmen portofolio dalam pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan menulis cerpen siswa dengan kovariabel kecerdasan linguistik di kelas XI Teknik Gambar Bangunan 1 di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Singaraja. Sampel penelitian ini berjumlah 2 kelas diambil menggunakan  random sampling. Instrumen penelitian berupa rubrik untuk mengukur kemampuan menulis cerpen dan kuesioner untuk mengukur kecerdasan linguistik. Analisis yang digunakan yaitu ANAVA 1 jalan dan ANAKOVA 1 jalan. Hasil penelitian menemukan bahwa, 1) Hasil penelitian dengan ANAVA 1 jalan, Fhitung (0,0677)< Ftabel (3,990), maka H0 diterima/H1 ditolak, artinya tidak terdapat pengaruh implementasi asesmen portofolio dalam pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan menulis; 2)Hasil penelitian dengan ANAKOVA 1 jalan, Fhitung (2,610)< Ftabel (3,993), maka H0 diterima dan H1 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa setelah dikendalikan oleh kovariabel kecerdasan linguistik tidak terdapat pengaruh asesmen portofolio dalam pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan menulis; 3)Karena hasil uji ANAKOVA tidak signifikan, tidak dilanjutkan dengan pengujian korelasi, artinya tidak terdapat kontribusi kecerdasan linguistik terhadap kemampuan menulis cerpen. Kata kunci : asesmen portofolio, kemampuan menulis cerpen, kecerdasan linguistik pembelajaran kontekstual.ABSTRACTThis study aimed to determine the effect of implementing the portfolio assessment in contextual learning upon the students’ ability in writing the short stories with  linguistic intelligence covariable in XI Techinque of Building Design 1 class in public vocational secondary schools 3 Singaraja 3 Singaraja. This study was classified as a quasi experiment with Two Factor Design type. The samples of this research were two classes, taken using random sampling. The research instruments were  scoring rubric to measure the students’ ability in writing the short stories and a questionnaire to measure the students' linguistic intelligence. The analysis used were  one way ANOVA and one way ANACOVA. The research found that, 1) the results of the research with one way ANOVA, was Fab (0,0677) <Ftable (3,990), so H0 was accepted / H1 was rejected, meaning that there was no any significant effect in the implementation of portfolio assessment in contextual learning upon writing ability; 2) The result with one-way ANACOVA, was Fab (2,610) <Ftable (3,993), so H0 was accepted and H1 was rejected, meaning that after being controlled by linguistic intelligence covariable, there was no any influence of portfolio assessment in contextual learning upon writing ability; 3) Because the results of ANAKOVA test was not significant, so, it was not continued by correlation testing, meaning that there was no any contribution of linguistic intelligence in the ability to write short stories. Key words : contextual learning, linguistic intelligence, portfolio assessment, short story writing ability.
ENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XII IPA SMA NEGERI 2 SEMARAPURA ., LUH MADE SRIYATI; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.489 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap prestasi belajar matematika ditinjau dari motivasi belajar. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan rancangan The Posttest-Only Control Group Design dengan sampel sebanyak 88 siswa kelas XII IPA SMAN 2 Semarapura. Data dikumpulkan dengan tes prestasi hasil belajar matematika dan kuesioner motivasi belajar serta dianalisis menggunakan ANAVA dua jalan. Hasil analisis menunjukkan (1) prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik dari pada prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model konvensional, (2) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika, (3) pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik daripada yang mengikuti pembelajaran model konvensional, dan (4) pada siswa yang memiliki motivasi belajar rendah, prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional lebih baik dari pada prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran model STAD.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe STAD, motivasi belajar, prestasi belajar matematika This study aimed at finding out and analyzing the effect of STAD cooperative learning model towards mathematics learning achievement viewed from learning motivation of the twelveth year science program students of SMA Negeri 2 Semarapura. This study belonged to a Quasi Experiment with Posttest Only Control Group Design. The sample of this study consisted of 88 students selected by using random sampling. The data obtained were analyzed by using two-way ANOVA which followed by Tukey test. The results showed that (1) the mathematics learning achievement of students taught by STAD cooperative learning model was higher than those taught by conventional learning model, (2) there was an interaction effect between learning model and students’ learning motivation on mathematics learning achievement ,(3) the students with high learning motivation and tauhgt by the STAD cooperative learning model had higher mathematics learning achievement than those taught by conventional learning model and, (4) the students with low learning motivation and tauhgt by STAD cooperative learning model had lower mathematics learning achievement than the students taught by conventional learning model.keyword : Learning motivation, Mathematics Learning Achievement, STAD Cooperative Learning Model,