cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan
ISSN : 2613957x     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia is an interdisciplinary publication of original research and writing on education which publishes papers to international audiences of educational researchers. The JERE aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills are transmitted from one generation to another; and to make methods and contents of evaluation and research in education available to teachers, administrators and research workers. The journal encompasses a variety of topics, including child development, curriculum, reading comprehension, philosophies of education and educational approaches, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalahterhadap Prestasi Belajar Matematika denganKovariabel Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA Pariwisata PGRI Dawan Klungkung ., I WAYAN SUKARYANA; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Dr. Ni Ketut Widiartini, M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.477 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap prestasi belajar matematika dengan kovariabel keterampilan berpikir kritis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan post-test only control group design. Jumlah sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas, siswa kelas XI IPB1sebagai kelompok eksperimen, serta kelas XI IPB2sebagai kelompok kontrol. Instumen pengambilan data berupa tes prestasi belajar matematika dan tes keterampilan berpikir kritis siswa.Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, dan uji ANAKOVA satu jalur pada taraf signifikan 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional(F = 15,906; p < 0,05), (2) terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dengan model pembelajaran konvensional setelah kovariabel keterampilan berpikir kritis dikendalikan (F* = 34,672; p < 0,05), (3)terdapat kontribusi keterampilan berpikir kritis terhadap prestasi belajar matematika (kelompok eksperimen dengan kontribusi sebesar 59,4%, kelompok kontrol dengan kontribusi sebesar 55,6% dan secara bersama-sama antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimendengan kontribusi sebesar 48,7%).Kata Kunci : keterampilan berpikir kritis, model pembelajaran berbasis masalah,prestasi belajar matematika. This study aims at finding out the effectof problem based learning techniniquc toward students achevement in learning math with co-variable students critical thinking skill. This study was a quasi experiment with post tes only control group design. There were two classes as samples in this study, student at class XI IPB1 as experimental group and class XIIPB2 as control group. The instrument used in collecting the data were inform of test in learning achievement preferences in learning math and students critical thinking skill. The data analysis was dore through descriptive statistik and ANAKOVA one waytest in the level of significant 5%. The result of this study revealed that 1) significant difference was founil on the studens learning achievement in math betwent students who followed problem based learning and those who followed conventional techique ( F = 15,906 ; p < 0,05 ) 2) a difference was found on students learning achievement in math between students who followed problem based learning and those who followed conventional techique after the co variabel “ critical tinking” skill had been adjusted ( F* = 34,672 ; p < 0,05) 3) There was a certain contribution of critical thinking skill toward learning achievement in math ( experimental groups contribution was 59,4%, control group contribution was 48,7%).keyword : critical thinking skill, learning achievement and problem based learning.
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA REALISTIK DISERTAI ASESMEN OTENTIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS X DI SMK NEGERI 3 SINGARAJA Somayasa, Wayan; Natajaya, Nyoman; Candiasa, Made
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.921 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v3i1.625

Abstract

ABSTRAK   Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan produk berupa modul matematika realistik disertai asesmen otentik untuk peserta didik kelas X di SMK Negeri 3 Singaraja yang teruji kelayakan dan keunggulannya untuk meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran matematika .Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian pengembangan (research and development), dengan model pengembangan yang dipilih adalah model  pengembangan Degeng. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan tes hasil belajar. Data dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah : 1) Modul matematika  realistik disertai asesmen otentik dalam kegiatan pembelajarannya menggunakan pembelajaran matematika realistik. 2) Hasil review dari ahli materi menyatakan bahwa modul matematika realistik disertai asesmen otentik yang dikembangkan berada pada kualifikasi baik. 3) Ahli media memberikan tanggapan baik. 4) Hasil tanggapan peserta didik persentase keseluruhan peserta didik untuk uji kelompok kecil sebesar 88% terletak pada kualifikasi baik. 5) Hasil tanggapan pendidik untuk uji lapangan memperlihatkan bahwa pendidik memberikan tanggapan baik. 6) Pengembangan modul matematika realistik ini efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas X di SMK negeri 3 Singaraja. Hal ini ditunjukkan oleh harga thitung = 11,66382 yang lebih kecil dari harga ttabel (α=0,05 dan dk = 28) = 2,048 dan nilai Efek Size (ES) = 2,1659 yang tergolong tinggi. Di samping itu kefektifan bisa dilihat dari perbedaan nilai rata-rata pretest dan posttest peserta didik yang mana nilai rata-rata posttest (Mean =76,62, Standard Deviation = 7,69) lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata pretest (Mean = 30,21, Standard Deviation = 7,75). Kata kunci:   pengembangan, model  Degeng, modul matematika realistik, asesmen otentik, hasil belajar matematika                             ABSTRACT   This research and development is aimed at producing a realistic mathematical module with authentic assessment for the tenth grade students of SMK Negeri 3 Singaraja, which is feasible and superior to improve students’ achievement in mathematics. This research implemented Degeng’s Model of development. Collecting data method in this research is by using questionaire and test. The data analized descriptively and quantitatively. The resulth of this research are: 1) Realistic Mathematic Module attached with authentic assesment in teaching and learning process using realistic mathematic in learning. 2) The result of the expert judgment on teaching material shows that the development of realistic mathematical module with authentic assessment is qualified as good. 3) The expert on media gives good respond. 4) The overall percentage of the students’ response on small group test is 88% that can be considered as having good qualification. 5) The teachers response on the field test shows that teachers responded well. 6) The development of this realistic mathematic module is effective to improve the learning result of the X grade students in SMK Negeri 3 Singaraja. This is shown by the value  of  thitung = 11.66382 is lower then the value of ttabel (α=0,05 and dk = 28) = 2.048 with the value of effect size (ES) = 2.1659 which categorized high. Beside that, the effectivity can be seen from the comparison of the average of the pre test  and post test of the student where the average of post-test  (mean = 76.62; standard deviation = 7.69) was higher than pre-test average (mean = 30.21; standard deviation = 7.75). Key words: development, degeng model, realistic mathematic module, authentic asesment, mathematic learning achievement
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Teknologi Informasi dan Komunikasi Terhadap Minat dan Hasil Belajar Geografi Siswa ., I PUTU SUPARTHA; ., Prof. Dr. I Nyoman Natajaya,M.Pd; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.559 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan TIK terhadap minat dan hasil belajar geografi. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Semarapura melalui eksperimen dengan post test only-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 66 orang siswa kelas XI IPS yang dipilih dengan teknik total sampling. Data diperoleh dengan pemberian kuesioner minat belajar dan tes hasil belajar geografi kemudian dianalisis dengan multivariate analysis of variance (Manova). Hasil penelitiannya adalah sebagai berikut: (1) Terdapat perbedaan secara signifikan minat belajar antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan TIK dan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, t hitung = 3,315 lebih besar dari t tabel (64:0,05) = 2,000. (2) Terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar geografi antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan TIK dan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, t hitung = 5,273 lebih besar dari t tabel (64:0,05) = 2,000. (3) Terdapat perbedaan minat dan hasil belajar geografi secara bersama-sama secara signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan TIK dan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, F hitung = 20,447028 > F tabel = 3,09. Berdasarkan temuan dalam penelitian ini disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan TIK dalam pembelajaran geografi berpengaruh terhadap minat dan hasil belajar geografi siswa. Kata Kunci : Minat dan Hasil Belajar Geografi, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan TIK. This study aims at investigating the effect of STAD cooperative learning model with the assistance of ICT on students’ learning interest and geography learning achievement. It was done in SMAN 1 Semarapura through an experiment with post test only-equivalent control group design. The sample was 66 eleventh grade social study students who were selected using total sampling technique. the data were collected by using questionnaire of learning interest and geography learning achievement test, and were analyzed using multivariate analysis of variance (Manova). The result of the research shows that: (1) there is a significant difference of learning interest between students learning using STAD cooperative learning model with the assistance of ICT and those learning using direct learning method, tobs = 3.315 > tcv = 2.000. (2) there is a significant difference of geography learning achievement between students learning using STAD cooperative learning model with the assistance of ICT and those learning using direct learning method tobs = 5.273 > tcv = 2.000. (3) Simultaneously, there is a significant difference of learning interest and geography learning achievement between students learning using STAD cooperative learning model with the assistance of ICT and those learning using direct learning method, Fobs = 20.447028 > Fcv = 3.09. Based on these results, it is concluded that the implementation of STAD cooperative learning model with the assistance of ICT in geography learning affects significantly on learning interest and geography learning achievement.keyword : STAD Type of Cooperative Instructional Model with the assistance of ICT, The Student Learning achievement and interest in Geography.
IMPLEMENTASI PENGAJARAN REMIDIAL BENTUK PENGULANGAN UNTUK MENINGKATKAN KETUNTASAN BELAJAR MATEMATIKA Weja, I W; Candiasa, I Made; Dantes, N.
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.789 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v3i1.668

Abstract

ABSTRAK Weja, I Wayan. 2013. Implementasi Pengajaran  Remidial  bentuk  Pengulangan untuk Meningkatkan Ketuntasan Belajar Matematika. Tesis, Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Pendidikan Ganesha.   Tesis ini sudah diperiksa dan disetujui oleh Pembimbing I: Prof. Dr. I Made Candiasa, MI.Kom dan Pembimbing II: Prof. Dr. Nyoman Dantes.   Kata kunci: pengajaran remidial bentuk pengulangan, ketuntasan belajar   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan ketuntasan belajar Matematika melalui implementasi pengajaran remidial bentuk pengulangan pada siswa kelas V di SD Negeri 3 Batuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research). Penelitian ini dilaksanakan dengan  menggunakan tiga siklus tindakan karena penelitian ini dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Subjek penelitian  adalah semua siswa kelas V yang ada di SD Negeri 3 Batuan, dengan jumlah siswa sebanyak 35 orang siswa. Kelas V dipilih sebagai subjek penelitian dengan alasan bahwa siswa kelas V tersebut membutuhkan tindakan sesegera mungkin, karena ketuntasan minimal belajar siswa masih rendah. Data dalam penelitian ini  dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif, yaitu analisis deskriptif. Analisis kuantitatif akan digunakan untuk mendeskripsikan berbagai dinamika kemajuan nilai ketuntasan belajar siswa dalam hubungannya dengan penguasaan konsep yang telah diajarkan oleh guru. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diketahui bahwa ketuntasan belajar Matematika melalui implementasi pengajaran remidial bentuk pengulangan meningkat, yaitu pada siklus I  dengan persentase ketuntasan belajar Matematika mencapai 42,9%, kemudian pada siklus II  dengan persentase ketuntasan belajar Matematika mencapai 91,4%, dan terakhir pada siklus III  dengan persentase ketuntasan belajar Matematika mencapai 100,0%. Berdasarkan temuan-temuan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi pengajaran remidial bentuk pengulangan dapat meningkatkan ketuntasan belajar Matematika siswa kelas V di SD Negeri 3 Batuan.   ABSTRACT Weja, I Wayan. 2013. The Implementation of Remedial Teaching in a Format of Repetition to improve the Mathematics Learning’s Completeness. Thesis, Research dan Evaluation of Education, Postgraduate Program, Ganesha University of Education.   This thesis has been corrected and approved by: first supervisor: Prof. Dr. I Made Candiasa, MI.Kom and second supervisor: Prof. Dr. Nyoman Dantes.   Keywords: remedial teaching in a repetition format, learning completeness   This action research is aimed at knowing the improvement of students’ completeness in studying Mathematics through implementing the remedial teaching in a format of repetition to the 5th grade students at SD Negeri 3 Batuan. This research is conducted through three action cycles as it is aimed at solving teaching’s and learning’s problems in the classroom. There are 35 students used as subjects of research which were taken from all the 5th grade students at SD Negeri 3 Batuan. This class was chosen because the students’ learning completeness is still in a low level. The data was analyzed through descriptive quantitative method. The quantitative analysis is applied to give several descriptions about the students’ improvement on their learning completeness regarding to the math concepts taught by their teacher.The research finding shows that the implementations of this remedial teaching format accelerates the students’ improvement significantly during those three cycles; the first cycle reaches 42.9% completeness, the second cycle reaches 91.4% completeness and the third cycle reaches 100.0% completeness. Therefore, based on these findings, it can be concluded that the implementation of the remedial teaching in format of repetition is able to improve the Mathematics learning’s completeness of the 5th grade students at SD Negeri 3 Batuan
PENGARUH ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS BAHASA INGGRIS DITINJAU DARI KONSEP DIRI AKADEMIK SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 SEMARAPURA ., NI LUH MADE MERRIYANTHI ASMI; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA; ., Dr. Ni Ketut Widiartini, M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1262

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh asesmen portofolio terhadap kemampuan menulis Bahasa Inggris ditinjau dari konsep diri akademik siswa kelas XII SMA Negeri 1 Semarapura. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Semarapura menggunakan pendekatan kuasi eksperimen, dengan rancangan post-tes only control group design yang datanya dianalisis menggunakan anava dua jalan serta uji tukey untuk uji lanjut. Sampel penelitian ini berjumlah 80 siswa yang ditentukan dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terdapat perbadaan kemampuan menulis Bahasa inggris siswa antara yang mengikuti pembelajaran yang menggunakan Asesmen Portofolio dengan konvensional, dimana (FA (hitung) = 14,50, p < 0,05), (2) terdapat interaksi antara penerapan model asesmen dengan konsep diri akademik siswa terhadap kemampuan menulis Bahasa inggris, dimana (FAB (hitung) = 49,49, p < 0,05), (3) pada siswa yang memiliki konsep diri akademik tinggi, terdapat perbedaan kemampuan menulis Bahasa inggris antara yang mengikuti pembelajaran yang menggunakan asesmen portofolio dengan konvensional, dimana (Q1 = 10,84 > Qt = 2,86 dengan taraf signifikansi 0,05), dan (4) pada siswa yang memiliki konsep diri akademik rendah, terdapat perbedaan kemampuan menulis Bahasa inggris antara yang mengikuti pembelajaran yang menggunakan Asesmen Portofolio dengan konvensional, dimana (Q2 = 3,23 > Qt = 2,86 dengan taraf signifikansi 0,05).Kata Kunci : asesmen portofolio, kemampuan menulis Bahasa Inggris dan konsep diri akademik he aim of this research is to investigate the effect of portfolio assessment on English writing achievement viewed from academic self-concept at SMA N 1 Semarapura. The research was conducted in SMA N 1 Semarapura with quasi-experimental approach of post test only control group design. Collected data were analyzed by using two-way anava followed by Tukey test for further test. The sample of this study is 80 students that were selected by using random sampling. The result of the research revealed that, (1) There is a difference of English writing achievement between students who follow learning activity with portfolio assessment and conventional model, (FA (account) = 14,50, p < 0,05), (2) There is an interaction between assessment model with academic self-concept on English writing achievement, (FAB (account) = 49,49, p < 0,05), (3) For students who have high academic self-concept, there is a difference in English writing achievement between students who follow learning activity with portfolio assessment and conventional model, (Q1 = 10,84 > Qt = 2,86 with significance level 0,05), and (4) For students who have low academic self-concept, there is a difference of English writing achievement between students who follow learning activity with portfolio assessment and conventional model, (Q2 = 3,23 > Qt = 2,86 with significance level 0,05).keyword : academic self-concept, English writing achievement, and portfolio assessment.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN VISUAL WORD WALL DAN ASESMEN PROJEK TERHADAP KEMAMPUAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS SISWA SD KELAS V GUGUS I KECAMATAN GIANYAR Trisnawati, Dewa Ayu Oka; Suarni, Ni Ketut; Marhaeni, A.A.I.N.
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.497 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v3i1.691

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran visual wordwall dan asesmen projek terhadap kemampuan kosakata bahasa Inggris. Sebanyak 169 siswa kelas V gugus 1 Kecamatan Gianyar dipilih sebagai sampel. Data kemampuan kosakata dikumpulkan dengan tes obyektif. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) dua jalur melalui uji F dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitiannya diperoleh : (1) Kemampuan kosakata siswa yang belajar dengan metode pembelajaran visual wordwall lebih tinggi dari siswa yang belajar dengan metode pembelajaran konvensional, (2) Kemampuan kosakata siswa yang diberikan asesmen projek lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan siswa yang diberikan asesmen konvensional, (3) Terdapat pengaruh interaksi antara metode pembelajaran dengan asesmen terhadap kemampuan kosakata siswa. (4) Untuk siswa yang diberikan asesmen projek, kemampuan kosakata siswa yang belajar dengan metode pembelajaran visual wordwall lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan metode pembelajaran konvensional, (5) Untuk siswa yang diberikan asesmen konvensional, kemampuan kosakata siswa yang belajar dengan metode pembelajaran visual wordwall lebih rendah daripada siswa yang belajar dengan metode pembelajaran konvensional, (6) Untuk siswa yang mengikuti metode pembelajaran visual wordwall, ada perbedaan kemampuan kosakata antara siswa yang diberikan asesmen projek dengan siswa yang diberikan asesmen konvensional, (7) Untuk siswa yang mengikuti metode pembelajaran konvensional, tidak ada perbedaan kemampuan kosakata antara siswa yang diberikan asesmen projek dengan siswa yang diberikan asesmen konvensional. Kata Kunci: metode pembelajaran visual wordwall, asesmen projek, kemampuan kosakata bahasa Inggris.     Abstract This research aims at investigating the effect of visual wordwall education methods and the project assessment on English vocabulary ability of the elementary students. 169 fifth students in Cluster I Gianyar district were selected randomly as the sample of this research. The data were gathered using objective test. The data were analyzed by two-way analysis of variance. The result of the analysis shows that: 1).The English vocabulary ability of the  students who follow the visual word wall model was higher than the students who follow conventional model. (2) The students vocabulary’s ability who follow project assessment was higher than the students who follow conventional assessment (3) There was an  influence between the teaching methods and assessment on the English vocabulary ability. (4) For students who attended project assessment, the English vocabulary ability of the students who attended visual wordwall model was higher than the students who attended conventional model. (5) For students who attended conventional assessment, the English vocabulary ability of students who attended visual wordwall model was lower than the students who attended conventional model (6) For students who attended visual wordwall, there was a difference in the English vocabulary ability between students who attended project assessment with the students who attended conventional assessment. (7) For students who attended conventional teaching model, there was no difference in the English vocabulary ability between students who attended project assessment with the students who attended conventional assessment.   Key Words:  visual wordwall methods, project assessment, English vocabulary ability  
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN HEURISTIK DENGAN TEKNIK ANALOGI TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF ., KOMANG HARI SANTHI DEWI; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.523 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1291

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran heuristik dengan teknik analogi terhadap hasil belajar TIK ditinjau dari gaya kognitif. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan rancangan Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Singaraja pada tahun ajaran 2013/2014 dengan melibatkan sampel sebanyak 88 orang siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes GEFT untuk mengetahui gaya kognitif siswa dan tes hasil belajar TIK untuk mengetahui hasil belajar TIK siswa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANAVA 2 jalan dan uji Tukey. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar TIK yang signifikan antara siswa yang mengikuti strategi pembelajaran heuristik dengan teknik analogi dan siswa mengikuti strategi pembelajaran konvensional; (2) terdapat pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya kognitif terhadap hasil belajar TIK; (3) untuk siswa yang memiliki gaya kognitif field independent, hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran heuristik dengan teknik analogi lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti strategi pembelajaran konvensional dan; (4) untuk siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent, hasil belajar TIK siswa yang mengikuti strategi pembelajaran konvensional lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti strategi pembelajaran heuristik dengan teknik analogi.Kata Kunci : gaya kognitif, hasil belajar, strategi pembelajaran heuristik, teknik analogi, TIK The main objective of this research was to know the effect of heuristic learning strategy with analogy technique toward learning result of Information and Communication Technology (ICT) viewed from cognitive styles. This is a quasi experimental research by using the Posttest Only Control Group Design. Population in this research was the eighth grade students of SMP Negeri 2 Singaraja which consisted of 88 students in the academic year 2013/2014. The data were collected by using the GEFT test to know students' cognitive styles and ICT learning result. The data were analyzed by using two-way ANOVA and Tukey test. The result of this research indicated that: (1) there was a significance difference between students who were taught by using heuristic learning strategy with analogy technique and those who were taught by using conventional technique; (2) there was an interactional effect between learning strategy and cognitive styles upon learning result of ICT; (3) for students who had field independent cognitive style, students’ learning result of ICT who were treated by heuristic learning strategy with analogy technique was better than those who were treated by using conventional technique and; (4) for students who had field dependent cognitive style, students’ learning result of ICT who were treated by using conventional technique was better than those who were treated by heuristic learning strategy with analogy technique. keyword : cognitive styles, learning result, heuristic learning strategy, analogy technique, ICT
PENGARUH IMPLEMENTASI ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS DALAM BAHASA INGGRIS DENGAN KOVARIABEL KEMAMPUAN VERBAL PADA SISWA KELAS XI IPB SMAN 1 BANJARANGKAN ., NI KADEK TRISNA DEWI; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.871 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara kemampuan menulis Bahasa Inggris siswa yang mengikuti pembelajaran menulis dengan asesmen portofolio dan yang mengikuti pembelajaran menulis dengan asesmen konvensional pada siswa kelas XI IPB SMAN 1 Banjarangkan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan Post Test Only Control Group Design, yang melibatkan 60 orang siswa sebagai sampel. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan dua instrumen yaitu tes kinerja kemampuan menulis Bahasa Inggris dan tes kemampuan verbal. Data dianalisis dengan analisis kovarian (Anakova). Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: Pertama, terdapat perbedaan kemampuan menulis Bahasa Inggris siswa yang mengikuti pembelajaran menulis dengan asesmen portofolio dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menulis dengan asesmen konvensional. Kedua, setelah kemampuan verbal dikendalikan, terdapat perbedaan kemampuan menulis dalam bahasa Inggris siswa yang mengikuti pembelajaran menulis dengan asesmen portofolio dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menulis dengan asesmen konvensional. Ketiga, terdapat kontribusi antara kemampuan verbal terhadap kemampuan menulis Bahasa Inggris pada siswa.Kata Kunci : Asesmen Portofolio, Kemampuan Menulis Bahasa Inggris, Kemampuan Verbal This research aimed at finding out the difference between the student’s English writing ability who learned writing by using portfolio assessment and conventional assessment at class XI IPB SMAN 1 Banjarangkan. This research implemented experimental design of Post Test Only Control Group Design. This research involved 60 students as research sample. The data on students’ English writing ability was collected by using two kinds of instruments. They are written test and verbal aptitude test. The data was analyzed by using covariant (Anakova). The results showed that: First, there was a significant difference on student’s English writing ability who learned writing by using portfolio assessment and conventional assessment. Second, after the verbal ability was controlled, there was a significant difference on student’s English writing ability who learned writing by using portfolio assessment and conventional assessment. Third, there was contribution on the verbal ability toward the English writing ability.keyword : English Writing Ability, Portfolio Assessment, Verbal Ability
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS ASESMEN KINERJA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 GIANYAR TAHUN PELAJARAN 2012/2013 DITINJAU DARI MOTIVASI BERPRESTASI I Made, Santosa; Candiasa, I Made; Koyan, wayan
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.569 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v3i1.702

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kontekstual berbasis asesmen kinerja dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar matematika. Penelitian dilakukan di SD Negeri 2 Gianyar menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Sampel penelitian berjumlah 80 orang siswa kelas V terbagi menjadi dua kelas masing-masing kelas terdiri dari 40 orang. Satu kelas sebagai kelas eksperimen dan kelas yang lain sebagai kelas kontrol dengan menggunakan teknik rendom sampling. Model pembelajaran kontekstual berbasis asesmen kinerja dan model pembelajaran konvensional dalam penelitian ini sebagai variabel bebas (indevendent variabel), prestasi belajar matematika sebagai variabel terikat (devendent variabel) dan motivasi berprestasi sebagai variabel kendali (kovariabel). Angket motivasi berprestasi digunakan untuk mengukur motivasi berprestasi siswa dan tes prestasi belajar digunakan untuk mengukur prestasi belajar matematika.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kontekstual berbasis asesmen kinerja lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional sebelum kovariabel motivasi berprestasi siswa dikendalikan (FA hitung = 176,37 > F tabel = 3,98), (2)  prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kontekstual berbasis asesmen kinerja lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional setelah kovariabel motivasi berprestasi siswa dikendalikan (FA hitung = 795,6 > F tabel = 3,98), dan (3) Motivasi berprestasi memberikan kontribusi positif sebesar 93,5% terhadap prestasi belajar matematika (FA hitung = 1117,22 > F tabei = 3,98) Dengan demikian regresi signifikan. Nilai regresi R = 0,967 dan R2 = 0,935 = 93,5%. Jadi kontribusi motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar matematika sebesar 93,5%. Berdasarkan temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual berbasis asesmen kinerja  dan motivasi berprestasi memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 2 Gianyar.   Kata kunci: model pembelajaran kontekstual, model pembelajaran konvensional, asesmen kinerja, motivasi berprestasi, dan prestasi belajar matematika.     EFFECT OF CONTEXTUAL LEARNING MODEL BASED PERFORMANCE ASSESSMENT ABOUT ACHIEVEMENT OF LEARNING MATHEMATICS ELEMENTARY SCHOOL FIFTH GRADE NEGERI 2 GIANYAR ACADEMIC YEAR 2012/2013 VIEWED FROM THE ACHIEVEMENT MOTIVATION By Santosa, I Made e-mail: made.santosa@pasca.undiksha.ac.id, ABSTRACT This study aimed to determine the effect of the application of contextual learning model of based performance assessment and achievement motivation on mathematics achievement. The research was conducted in Elementary School Negeri 2 Gianyar use the experimental method to the study design post-test only control group design. The riset sample amounted to 80 fifth grade students is divided into two classes, each class amounted to 40 students. One class as the experimental class and the other class as a class rendom control by using sampling techniques. Learning models based of performance assessment and conventional learning models in this study as independent variables, mathematics achievement as the dependent variable and achievement motivation as control variables. Achievement motivation instrument used to measure student achievement motivation and achievement of learning instrument used to measure learning achievement of mathematics.  Research showed that : (1) learning math achievement of students who take assessments based contextual learning model higher performance than students who take conventional learning models before covariates controlled student achievement motivation (FA count = 176,37 > F table = 3.98), (2) mathematics achievement of students who take assessments based contextual learning model higher performance than students who take conventional learning model as covariates of achievement motivation students controlled (FA count = 795.6 > F table 3.98), and (3) Achievement motivation gives positive contribution equal to 93,5% to the achievement of learning mathematics ( FA [count/calculate] = 1117,22 > Tabei F = 3,98) Thereby signifikan regrestion. Assess R regresi = 0,967 and R2 = 0,935 = 93,5%. Based on the data above, can be concluded that the aplication of contextual based performance asesmen and achievment motivation has great effect to the achievment of learning mathematics of the student grade V of SD Negeri 2 Gianyar. Keywords: contextual learning model, the conventional model of learning, performance assessment, achievement motivation, and mathematics achievement.
STUDI EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH STANDAR NASIONAL (SSN) PADA SMP NEGERI DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR Muhawwin, Muhawwin
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.989 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v2i1.33

Abstract

STUDI EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH STANDAR NASIONAL (SSN) PADA SMP NEGERI DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR Oleh Muhawwin ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk menemukan efektivitas implementasi program Sekolah Standar Nasional di Kabupaten Lombok Timur dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan pengumpulan data pada 3 (tiga) SMP Negeri di Kabupaten Lombok Timur, yaitu SMP Negeri 1 Wanasaba, SMP Negeri 2 Sakra Timur, dan SMP Negeri 2 Selong. Rancangan penelitian ini adalah ex post facto dengan model CIPP (Konteks, Input, Proses dan Produk). Data tentang efektivitas implementasi program Sekolah Standar Nasional diambil dengan menggunakan metode kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner dianalisis secara deskriptif kuantitatif, sedangkan data sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) efektivitas implementasi program SSN ditinjau dari komponen konteks adalah baik, 2) efektivitas implementasi program SSN ditinjau dari komponen input adalah baik, 3) efektivitas implementasi program SSN ditinjau dari komponen proses adalah baik, 4) efektivitas implementasi program SSN ditinjau dari komponen produk adalah cukup, 5) kendala yang dihadapi dalam implementasi program SSN adalah terkait dengan pola pikir dari sebagian stakeholder yang tidak sungguh-sungguh menyikapi perubahan kebijakan pemerintah di bidang pendidikan, 6) upaya yang dilakukan dalam mengatasi masalah adalah dengan cara melakukan kerjasama antara sekolah dengan komite, dewan guru, orang tua siswa, dan tokoh masyarakat secara optimal agar seluruh stakeholder yang ada dapat mengerti dan memahami program SSN secara benar sehingga mereka mempunyai perhatian/kepedulian, kesadaran, dan tanggung jawab terhadap keberadaan dan keberlangsungan program SSN. Kata Kunci : Studi Evaluasi, Sekolah Standar Nasional (SSN). AN EVALUATION STUDY OF THE IMPLEMENTATION OF NATIONAL STANDARD SCHOOL (SSN) ON SECONDARY SCHOOLS IN EAST LOMBOK REGENCY ABSTRACT This study aimed at finding out the effectiveness of the implementation of National Standard School Program in the Regency of East Lombok and the constraints encountered in implementing the program. To meet the purposes, data from the three public junior high schools in East Lombok Regency, i.e. SMP Negeri 1 Wanasaba, SMP Negeri 2 Sakra Timur, and SMP Negeri 2 Selong were collected.  This study was ex- post facto in design with the CIPP (Context, Input, Process, and Product) model. The data were collected through questionnaire, interview, observation and documentation methods. The data collected through questionnaire were analyzed descriptive-quantitatively; whereas the secondary data collected through interview, observation, and documentation were analyzed qualitatively.The results of the study showed that: 1) the effectiveness of the implementation of the National Standard School Program in terms of context component was  good; 2) the effectiveness of the implementation of  the National Standard School Program in terms of input component was good; 3) the effectiveness of the implementation of National Standard School Program in terms of process component was  good; 4) the effectiveness of the implementation of the National Standard School Program in terms of product component was sufficient; 5) the problems encountered in the  implementation of the program were related to the mindset of the some stakeholders who did not have commitment on addressing the changes of the government policy on education; and 6) in order to solve the problem, some efforts that can be done were: optimal collaboration between schools and committee, teachers? assembly, students? parents, and the leader of people optimally so that all existing stakeholders can understand the program well and have attention, awareness, and responsibility toward the existence and the sustainability of the program.   Key words: Evaluation Study, National Standard School (SSN).