cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan
ISSN : 2613957x     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia is an interdisciplinary publication of original research and writing on education which publishes papers to international audiences of educational researchers. The JERE aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills are transmitted from one generation to another; and to make methods and contents of evaluation and research in education available to teachers, administrators and research workers. The journal encompasses a variety of topics, including child development, curriculum, reading comprehension, philosophies of education and educational approaches, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
PENERAPAN TEKNIK PART WHOLE DALAM ANALISIS KUALITATIF TES KEMAMPUAN MATEMATIKA KELAS VIII SMP SE KABUPATEN GIANYAR TAHUN PELAJARAN 2011 – 2012 WIBAWA, I MADE
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.027 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v2i2.377

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah meneliti relevansi butir soal sumatif SMP di wilayah Kabupaten Gianyar dalam ulangan Sumatif  bersama tahun pelajaran 2011/2012 terhadap SK, KD dan Indikator butir soal dan apakah butir soal Ulangan sumatif bersama  berupa tes Matematika yang digunakan dalam Ulangan Sumatif bersama tahun pelajaran 2011/2012 sudah mencerminkan tes yang berkualitas. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Gianyar pada pelaksanaan Ujian Akhir Semester ganjil tahun 2011-2012.Penelitian ini bersifat ex post facto adalah suatu penelitian yang dilakukan untuk meneliti peristiwa yang telah terjadi dan kemungkinan melihat ke belakang untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menimbulkan kejadian tersebut.Data Penelitian dikumpulkan dan diolah dengan menggunakan manual dan program iteman. Validitas butir dengan menggunakan bantuan uji point biserial  danreabilitas soal dengan menggunakan KR20. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : Pertama,Butir soal yang dibuat oleh MGMP bidang studi Matematika Kabupaten Gianyar pada Ujian Akhir Semester Ganjil tahun 2011/2012 memiliki relevansi 0.78  terhadap SK, KD dan Indikatornya yang berarti termasuk soal  baik. Kedua, validitas butir-butir instrumen pada perangkat soal Ulangan Sumatif  bersama semester ganjil tahun 2011-2012 yang dilaksanakan oleh MGMP Kabupaten Gianyar, ditinjau dari : (1) Validitas Butir terdapat 1 butir soal yakni butir soal no.19 termasuk butir soal tidak valid salah satu penyebabnya adalah bahwa butir soal tersebut kedua pakar menilai butir soal tidak relevan, (2) memiliki reliabilitas sebesar 0,68 termasuk soal derajat reliabilitas tinggi sepantasnya untuk disimpan di bank soal.Ketiga, Tingkat Kesukaran, Daya Beda dan Efektifitas pengecoh butir-butir soal Ulangan Sumatif  bersama semester ganjil tahun 2011-212 yang dilaksanakan oleh MGMP Kabupaten Gianyar, bahwa dari 40 item butir soal  terdapat 21 butir soal termasuk kategori sedang berarti 58%  dari keseluruahn termasuk soal sedang dan 19 butir termasuk kategori sukar dengan kata lain 42% soal kategori butir Sukar dan 0% soal mudah sedangkan tingkat daya pembedanya 19 butir soal atau 47.5% butir soal daya beda sangat baik, 10 butir soal atau 25% memiliki daya beda cukup perlu perbaiki,  5 butir soal atau 15% termasuk daya beda kurang perlu direvisi dan 6 butir  atau 12.5% daya beda sangat jelek digugurkan serta memiliki efektifitas pengecoh 26 butir atau 65% termasuk soal memiliki efektifitas pengecoh sangat baik dan 14 butir atau 35% soal dengan efektiitas pengecohnya kurang baik. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah soal yang dibuat oleh MGMP Matematika Kabupaten Gianyar dalam mengevaluasi hasil belajar Akhir Semester ganjil kelas VIII tahun pelajaran 2011-2012 menggunakan tes yang berkategori baik. Kata Kunci :Teknik Part Whole, Tes Kemampuan Matematika.  ABSTRACT  The purpose of the research was to analyze the relevance of each numbers of the test (sumatif test) the year of 2011-2012 with the standards of competences basic competences, and indicators of each numbers of the mathematic test in the mid test of the year 2011-2012 reflects a good and qualified test. The research was conducted in Gianyar on the final test of the odd semester of 2011-2012. This kind of research was categorized as an ?expost facto?. It was a kind of test that had been happened and had the possibility to look backward at the past time to find out the factors which caused by something. The data sources were collected and analyzed using ?manual? and ?iteman? program. The numbers of the tests validity used the ?biserial? point test. The test reliabilitation used KR 20. The result of the test has as follows, firstly, the items of instrument that made by Gianyar Mthematics? teacher association in final test of the first semester in academic year 2001-2012 had relevance 0.78 to competency standard, basic competency and indicators which included to good instrument. Secondly the validity of instrument items in summative test of first semester in academic year 2011-2012 that held by Gianyar Mathematics? teacher association in terms of :(1) the validity of the items which there has one item including item as number 19 is not valid. One reason was the item as two experts say that it was irrelevant item. (2) had a reliability of 0.68 including a high degree of reliability to be stored in the appropriate question bank. Thirdly the level of difficulty and the effectivenees of the different item detractors in final test of semester in academic year 2011-2012 conducted by Gianyar Mathematics? teacher association that from 40 instrument items there are 21 item categorize as medium, means 58% from the whole items  were medium category and 19 items categorize of difficult or in other words, 42% as the difficult categorize and 0% easy. In other case, the degree of different item detractors 19 number of instrument items or 47,5% different item detractors were best. 10 number of instrument items or 25% had to be corrected, 5 numbers of instrument items or 15% of different detractors less to be revised and 6 numbers or 12,5% of worst different detractors had to be deleted and detractors effectiveness 26 number of instrument items or 65% included the items that had well effective detractors and 14 number or 35% instruments with worse effectivity of detractors. The implication of the research was the test that was made by Gianyar Mathematic teachers? conference (MGMP) in evaluating the last odd semester of study progress of the eight grade students on the academic year of 2011-2012 was categorized as a good test. Key Words: Part Whole Technique, Mathematics Competence Test.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL KELAS IX SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUAR BIASA C.1 NEGERI DENPASAR ., I WAYAN PISKA YUDIAWAN; ., PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A.; ., DR. NI KETUT WIDIARTINI, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.348 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v5i1.1572

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat dan hasil belajar bagi anak tunagrahita sedang pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial siswa kelas IX SLB C.1 Negeri Denpasar tahun pelajaran 2014/2015 melalui pengaruh model pembelajaran kontektual. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian pra-eksperimen yang dilaksanakan di SLB C.1 Negeri Denpasar. Populasi dan sempel penelitian ini adalah siswa kelas IX SLB C.1 yang berjumlah 7 orang. Data minat belajar dikumpulkan melalui Kuesioner, dan dianalisis menggunakan uji t non-parametrik. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes, dan dianalisis menggunakan uji t non-parametrik. Hasil penelitian menunjukkan (1) nilai thitung untuk minat belajar adalah 2,733 lebih besar dari pada nilai ttabel yaitu 2,447 (thitung ? ttabel) berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kontekstual terhadap minat belajar siswa kelas IX SLB C.1 Negeri Denpasar tahun pelajaran 2014/2015, (2) nilai thitung untuk hasil belajar adalah 3,242 lebih besar dari pada nilai ttabel yaitu 2,447 (thitung ? ttabel) berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa kelas IX SLB C.1 Negeri Denpasar tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : Kata kunci: hasil belajar, minat belajar, model pembelajaran kontekstual. This research aims at investigating the effect of contextual teaching method implementation on students? learning interest and achievement of social study at class IX SLB C1 Negeri Denpasar in academic year 2014/2015. This is a pre-experiment research conducted in SLB C.1 Negeri Denpasar. The population and sample of this research were 7 ninth grade students of SLB C.1. The data of learning interest were collected through questionnaire and analyzed by using non-parametric T-test. Data of learning achievement were collected through test and analyzed by using non-parametric T-test. The research finding shows that (1) tobs of learning interest was 2.733 higher than tcv 2.447 (tobs ? tcv); based on this finding it can be concluded that there is an effect of contextual teaching method implementation on students? learning interest at class IX SLB C1 Negeri Denpasar in academic year 2014/2015, (2) tobs of learning achievement was 3.242 higher than tcv 2.447 (tobs ? tcv); based on this finding it can be concluded that there is an effect of contextual teaching method implementation on students? learning achievement at class IX SLB C1 Negeri Denpasar in academic year 2014/2015. keyword : contextual teaching model, learning achievement, learning interest.
PENGARUH IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INGGRIS DITINJAU DARI BAKAT VERBAL SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 BANGLI. Sudiana, I Wayan
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.301 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v2i2.382

Abstract

ABSTRAK   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran bermain peran dan bakat verbal terhadap kemampuan berbicara Bahasa Inggris siswa kelas XI SMA Negeri 2 Bangli. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan Post-Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 2 Bangli tahun pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 5 kelas.  Dengan memperhatikan kesetaraan kemampuan kelas, diambil secara random 2 kelas sebagai kelompok eksperimen dan 2 kelas sebagai kelompok kontrol. Data kemampuan berbicara Bahasa Inggris siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes kinerja sedangkan bakat verbal siswa dikumpulkan melalui tes bakat verbal. Hipotesis diuji dengan analisis varians dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan berbicara Bahasa Inggris antara siswa yang mengikuti model pembelajaran bermain peran dengan dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (FAhitung = 11,925; p < 0,05) dan ( = 74,886 >  = 72,000) (2) Terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan bakat verbal terhadap kemampuan berbicara Bahasa Inggris siswa SMA Negeri 2 Bangli (FAB = 22,128; p < 0,05); (3) Pada siswa yang memiliki bakat verbal tinggi, terdapat perbedaan kemampuan berbicara Bahasa Inggris antara siswa yang mengikuti model pembelajaran bermain peran dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (Qhitung = 8,157; p < 0,05) dan ( = 79,046 >  = 72,227); (4) Pada siswa yang memiliki bakat verbal rendah, terdapat perbedaan kemampuan berbicara Bahasa Inggris antara siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran bermain peran (Qhitung = 1,251; p < 0,05 dan ( = 71,773 >  = 70,727). Dari hasil analisis di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran bermain peran berpengaruh terhadap kemampuan berbicara Bahasa Inggris ditinjau dari bakat verbal siswa. Dengan demikian dapat disarankan kepada para guru untuk dapat menerapkan model pembelajaran bermain peran dengan mempertimbangkan bakat verbal siswa.   Kata Kunci: model pembelajaran bermain peran, bakat verbal, kemampuan berbicara Bahasa Inggris.   The Effect of the Implementation of Roleplay Teaching Method on the English Speaking Ability Viewed from Verbal Aptitude of the Eleventh Grader of SMA Negeri 2 Bangli.   ABSTRACT   The aims of this research is to find out the effect of roleplay teaching method and verbal aptitude on the English speaking ability of the eleventh grader of SMA Negeri 2 Bangli. This study is an experimental research with Post-Test Only Control Group Design. The populations of this study are 5 classes of eleventh grader of SMA Negeri 2 Bangli in the school year of 2010/2011. By taking the equality of the class into consideration, then 2 classes as experiment group and 2 classes as control group were selected randomly. The data on students? English speaking ability were collected with a performance test and the data of verbal aptitude were collected with verbal aptitude test. The hypothesis were tested with two-ways analysis of variance and followed by Tukey test. The results of analysis showed that: (1) there were differences of the English speaking ability between the students who learned through roleplay teaching method and that of the students who learned through conventional method (FAobserved = 11,925; p < 0, 05) and ( = 74,886 >  = 72,000). (2) There was an interaction effect of the teaching method and verbal aptitude on the English speaking ability of the students of SMA Negeri 2 Bangli (FAB = 22,128; p < 0,05). (3) For the students with higher verbal aptitude, there were differences of the English speaking ability between the students who learned through roleplay teaching method and that of the students who learned through conventional method (Qobserved = 8,157; p < 0,05) and ( = 79,046 >  = 72,227). (4) For the students with lower verbal aptitude, there were differences of the English speaking ability between the students who learned through conventional method and that of the students who learned through roleplay teaching method (Qobserved = 1,251; p < 0, 05) and ( = 71,773 >  = 70,727). From the result of the analysis above, it can be concluded that the implementation of roleplay teaching method has an effect on the English speaking ability viewed from students? verbal aptitude. Hence, it is advised that teachers can use roleplay teaching method by considering students? verbal aptitude. Keywords:      roleplay teaching method, verbal aptitude, english speaking ability
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SD NEGERI 3 BEDULU ., SANG AYU KETUT SUMARGI; ., PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A.; ., DR. NI KETUT WIDIARTINI, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.581 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v5i1.1577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap motivasi belajar dan prestasi belajar ipa siswa kelas VI SD Negeri 3 Bedulu tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini tergolong sebagai penelitian eksperimen dengan rancangan post-test only control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SD Negeri 3 Bedulu tahun pelajaran 2013/2014, yang berjumlah 50 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan Manova satu jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa di kelas VI SD Negeri 3 Bedulu, (2) terdapat perbedaan prestasi belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa di kelas VI SD Negeri 3 Bedulu, dan (3) terdapat perbedaan secara simultan motivasi belajar dan prestasi belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa di kelas VI SD Negeri 3 Bedulu.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe STAD, motivasi belajar, prestasi belajar IPA This research aims to investigate the effect of STAD cooperative learning model towards learning motivation and science learning achievement of the sixth grade elementary school students in SD Negeri 3 Bedulu academic year 2013/2014. This is an experimental research using Post-Test Only Control Group design. Population in this research was the entire sixth grade students in SD Negeri 3 Bedulu academic year 2013/2014, which consisted of 50 students. Sample was selected using random sampling technique. Data were analyzed using One-Way Manova. The results show that: First, there is a difference in learning motivation between sixth-grade students who learned using STAD cooperative learning model and students who learned using conventional learning model in SD Negeri 3 Bedulu. Second, there is a difference in science learning achievement between sixth-grade students who learned using STAD cooperative learning model and students who learned using conventional learning model in SD Negeri 3 Bedulu. Third, there is a simultaneous difference in learning motivation and science learning achievement between sixth-grade students who learned using STAD cooperative learning model and students who learned using conventional learning model in SD Negeri 3 Bedulu.keyword : Co-operative learning type STAD, learning motivation, science learning achievement
PENGARUH PEMBELAJARAN PRAKTIK BERBANTUAN MEDIA AUDIO TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP DI SLB A NEGERI DENPASAR ., I GUSTI AYU DARIYATI; ., PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A.; ., DR. NI KETUT WIDIARTINI, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.24 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v5i1.1582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran praktik berbantuan media audio terhadap kemampuan motorik dan motivasi belajar siswa. Penelitian yang dilakukan adalah pretest-posttest design yang dilaksanakan di SLB A Negeri Denpasar. Subyek penelitian adalah siswa SMP yang berjumlah tujuh orang. Data kemampuan motorik dikumpulkan melalui lembar observasi dan motivasi belajar dikumpulkan melalui lembar kuesioner, dan data dianalisis menggunakan uji-t non-parametrik. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat pengaruh pembelajaran praktik berbantuan media audio terhadap kemampuan motorik siswa (2) terdapat pengaruh pembelajaran praktik berbantuan media audio terhadap motivasi belajar.Kata Kunci : kemampuan motorik, motivasi belajar, pembelajaran praktik berbantuan media audio This research aims to investigate the effect of audio assisted learning method towards motor ability and learning motivation of junior high school students in SLB A Negeri Denpasar. Research design was pretest-posttest design. Sample in this research was the seven junior high school students in SLB A Negeri Denpasar. Motor ability data were collected using motor ability rubric, while learning motivation data were collected using learning motivation instrument. Data were then analyzed using non parametric t-test. T-test on motor ability shows that tobs = 2,938 > tcv = 2,447 (H0 is rejected and H1 is accepted). It means that there is a significant effect of audio assisted learning method on motor ability among junior high school students in SLB A Negeri Denpasar. T-test on learning motivation shows that tobs = 2,609 > tcv = 2,447 (H0 is rejected and H1 is accepted). This means that there is a significant effect of audio assisted learning method on learning motivation among junior high school students in SLB A Negeri Denpasar. In conclusion, the results show that: First, there is an effect of assisted learning method on students? motor ability. Second, there is an effect of assisted learning method on students? learning motivation among junior high school students in SLB A Negeri Denpasar academic year 2014/2015.keyword : audio assisted learning method, learning motivation, and motor ability
ANALISIS KESENJANGAN (DISCREPANCY) PELAKSANAAN STANDAR PROSES PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS PERMULAAN SEKOLAH DASAR SE-KECAMATAN KUTA KABUPATEN BADUNG PROVINSI BALI TAHUN 2011 - 2012 ., Sulastri .
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.335 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v2i2.387

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesenjangan (discrepancy) pelaksanaan standar proses pada pembelajaran tematik di kelas permulaan Sekolah Dasar se-Kecamatan Kuta Kabupaten Badung Provinsi Bali tahun 2011/2012?. Populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru SD Negeri di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung yang mengajar di kelas permulaan (kelas I, II, III)  tahun 2011/2012 yang berjumlah 36 orang. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan menggunakan model kesenjangan (discrepancy model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal dengan kondisi riil tentang standar proses untuk satuan pendidikan dasar dan menengah. Data dalam penelitian dikumpulkan dengan menggunakan studi dokumen (silabus dan RPP) pada komponen perencanaan pembelajaran, observasi pada komponen pelaksanaan pembelajaran, studi dokumen dan observasi pada komponen penilaian pembelajaran dan kuesioner pada komponen pengawasan pembelajaran dan dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang Wilcoxom, kemudian dicari tanda beda dan besar bedanya dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan: secara umum pelaksanaan standar proses pada pembelajaran tematik kelas permulaan SD pada sekolah kategori SN dan RSBI di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung  tahun 2011/2012 belum mencapai standar yang dipersyaratkan oleh standar proses (Permendiknas nomor 41 tahun 2007), terjadi kesenjangan dengan kategori sangat kecil, skor 86,48; besar beda 13,52; tanda negatif (-). Hal ini terjadi pada pelaksanaan standar proses variabel perencanaan pembelajaran dan variabel pelaksanaan pembelajaran. Sedangkan pada sekolah kategori standar telah mencapai standar yang dipersyaratkan oleh standar proses (Permendiknas nomor 41 tahun 2007), tidak terjadi kesenjangan, skor 84,79; besar beda 9,79 ; tanda positif (+).   Kata kunci: kesenjangan (discrepancy), standar proses, pembelajaran tematik, kelas  permulaan SD,   Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. ABSTRACT   This thesis aims at investigating the discrepancy of the implementation of  process standard on thematic learning in early year class of  elementary school in  Kuta District,  Badung Regency, Bali Province  in the year 2011/2012. The population of this study is 36 teachers of public elementary schools  in Kuta District, Badung Regency who teach in the early year classes (class I, II, III) in the academic year 2011/2012. This is an evaluative study with discrepancy model.  The measurement of the effectiveness of the pogram was done trough comparing between the ideal condition and the real conditions of the process standard  for primary education and  secondary education. The data of this research were collected using the document study (syllabus and lesson plans) on the components of lesson planning, observation on the component of the teaching-learning process, document study and observation on the assessment system and questionnaire of the component of teaching-learning were analyzed using Wilcoxom's Rank Sign test, which then are analyzed to find out the discrepancy sign  and discrepancy value using the expected standard. The results of the analysis show: in general the implementation of  process standard on thematic learning in early year class of  elementary school with the category of SN and RSBI in  Kuta District, has not yet reached the expected standard in the process standard (Permendiknas number 41 in 2007), there is a very low discrepancy, with the score of 86.48; discrepancy value of 13.52; with negative (-) sign . This occurred in the implementation of the standard process of lesson planning and of the implementation learning. Meanwhile, of  elementary school with standard category in has reached the expected in the process standard (Permendiknas number 41 in 2007), is no discrepancy,  with the score of 84.79; discrepancy value of  9.79; with positive (+) sign.   Keywords : (discrepancy), process standard, thematic learning, early year class of  elementary school, Kuta District, Badung Regency.
pengaruh implementasi pendekatan pembelajaran matematik realistik terhadap disiplin belajar dan prestasi belajar matematika siswa tuna grahita kelas D 6 di SLB/C Kemala Bhayangkari tabanan tahun pelajaran 2014/2015 ., ZULIATI; ., PROF. DR. NYOMAN DANTES; ., PROF. DR. NI KETUT SUARNI, M.S
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.039 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v5i1.1587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh pendekatan pembelajaran matematik realistik terhadap disiplin belajar siswa tuna grahita kelas D6 SLB/C Kemala Bhayangkari, (2) Pengaruh pendekatan pembelajaran matematik realistik terhadap prestasi belajar matematika siswa tuna grahita kelas D6 SLB/C Kemala Bhayangkari. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pra eksperimen dengan rancangan one group pretest-postest design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa tuna grahita kelas D6 di SLB/C Kemala Bhayangkari semester 2 tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 8 orang terdiri dari 4 anak laki-laki dan 4 anak perempuan. Data mengenai prestasi belajar matematika siswa diperoleh melalui metode tes matematika dan disiplin belajar di kumpulkan dengan instrumen lembar observasii disiplin belajar. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji non parametrik. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat pengaruh pendekatan pembelajaran matematik realistik terhadap disiplin belajar siswa tuna grahita kelas D6 di SLB/C Kemala Bhayangkari semester 2 tahun pelajaran 2014/2015, (2) terdapat pengaruh pendekatan pembelajaran matematik realistik terhadap prestasi belajar matematika siswa tuna grahita kelas D6 di SLB/C Kemala Bhayangkari semester 2 tahun pelajaran 2014/2015. Kata Kunci : Disiplin Belajar, Pendekatan Realistik, Prestasi Belajar. This study aims to determine: (1) The effect of realistic mathematical learning approach to discipline students grade mentally disabled D6 SLB/C Kemala Bhayangkari, (2) The effect of realistic mathematical learning approaches to mathematics achievement grade mentally disabled students D6 SLB/C Kemala Bhayangkari, This research includes pre-experimental research design with one group pretest-posttest design. Subjects in this study were mentally disabled students in the class D6 SLB/C Kemala Bhayangkari second semester of the academic year 2014/2015, amounting to 8 people consisting of 4 boys and 4 girls. Data on student achievement obtained through the math test method and the discipline of learning collected by the observation sheet discipline of learning. Then dianaliis data obtained using a non-parametric test. The results showed: (1) there are significant realistic mathematical learning approach to discipline students' grade mentally disabled D6 in SLB/C Kemala Bhayangkari second semester of the academic year 2014/2015, (2) there are significant realistic approach to mathematical learning on student achievement mentally disabled D6 class in SLB/C Kemala Bhayangkari second semester of the academic year 2014/2015.keyword : Learning discipline, Realistic Approach, Learning Achievement
Studi Evaluatif Tentang Implementasi Program Praktik Kerja Industri (Prakerin) Pada Kompetensi Keahlian Teknik Konstruksi Bangunan Di SMK Negeri 3 Singaraja ., PUTU ARGA; ., PROF. DR. NYOMAN DANTES; ., PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A.
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpepi.v6i1.2220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pelaksanaan program prakerin, dan kendala-kendala dalam pelaksanaannya. Studi evaluasi ini dilaksanakan pada Kompetensi Keahlian Teknik Konstruksi Bangunan di SMK Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016, dengan menggunakan model evaluasi CIPP dari Stufflebeam yang melibatkan 91 responden. Variabel konteks yang terdiri atas dimensi landasan hukum program prakerin, visi dan misi, tujuan dan sasaran program prakerin, dan kurikulum. Variabel input yang terdiri atas dimensi permintaan masyarakat akan pendidikan, siswa, dukungan/partisipasi masyarakat, institusi pasagan (Dunia Usaha/Dunia Industri) , dan pembiayaan. Variabel proses yang terdiri atas dimensi proses pengelolaan program, proses keberlanjutan program, kerjasama dan partisipasi, dan proses evaluasi. Variabel produk yang terdiri atas output dan outcome. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan kuesioner dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan T-Skor, dengan ketentuan jika T > 50 = tinggi, dan jika T ? 50 = rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi terhadap variabel konteks termasuk dalam katagori tinggi (52,75%), evaluasi terhadap variabel input termasuk dalam katagori tinggi (56,04%), evaluasi terhadap variabel proses termasuk dalam katagori tinggi (51,65%) dan evaluasi terhadap variabel produk termasuk dalam katagori tinggi (61,54%). Dengan demikian pelaksanaan Program prakerin pada Kompetensi Keahlian Teknik Konstruksi Bangunan di SMK Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 torgolong kategori sangat efektif. Kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program adalah : tidak meratanya industri yang ada dan cepatnya kemajuan teknologi, kurangnya motivasi belajar siswa secara mandiri dan kurangnya modal biaya siswa/orangtua, sering terjadinya ketimpangan/tidak sesuai waktu antara jadual prakerin dengan turunnya proyek pemerintah, adanya perilaku negatif siswa pendahulunya yang menyebabkan pihak DU/DI berpikir menerima siswa melaksanakan prakerin di tempat mereka, rendahnya kompetensi pengetahuan siswa yang menyebabkan kurang tertariknya pihak DU/DI menerima siswa karena dianggap mengganggu situasi/iklim kerja di industri, dan kurangnya minat dan motivasi belajar siswa yang menyebabkan rendahnya kualitas tamatan siswa Teknik Konstruksi Bangunan di SMK Negeri 3 Singaraja.Kata Kunci : Evaluasi, Evaluasi Program, Prakerin The study aimed at examining the effectiveness of the implementation of Field Industrial Practice Program and some obstacles in its implementation. This evaluative study was held at at Kompetensi Keahlian Teknik Konstruksi Bangunan in SMK Negeri 3 Singaraja the year 2015/2016. It used CIPP evaluative model from Stufflebeam which involved 91 respondents. Context variables consists of dimensions foundation law of prakerin program, the school's vision and mission, goals and objectives of prakerin program, and curriculum. Input variables consist of the public demand for education, students, society participation, partner institutions (business/industry), and financing. Process variables consist of program management process, the sustainability of the program, cooperation and participation, and evaluation process. Products variable are output and outcome. The data of the study were collected by questionnaire and interview. The data were analyzed with T-score in which if T > 50 = high and if T ? 50 = low.The result of the study indicated that the evaluation on context variables were high categories (52.75%), the evaluation on input variables were high categories (56.04%), the evaluation on process variables were high categories (51.65%), and evaluation on product variables were also high categories (61.54%). Therefore, Evaluations of the implementation of the Prakerin Program at Skill Competency of Building Construction Technique in SMK Negeri 3 Singaraja the year 2015/2016 was very effective. The problems faced in the application of the program were: unequal distribution of existing industries and the rapid progress of technology, lack of student motivation independently and lack of capital cost of the student / parent, frequent occurrence of lameness or does not match the time between scheduled prakerin with the decline in government projects, their negative behaviors that cause the student predecessor DU / DI think prakerin accept students carry in their place, low competence of students' knowledge is causing the lack of interest the DU/DI accept students for disturbing situation / work climate in the industry, and lack of interest and motivation of student learning for the low quality of graduate students at Kompetensi Keahlian Teknik Konstruksi Bangunan in SMK Negeri 3 Singarajakeyword : Evaluation, Evaluation Program, Field Industrial Practice.
ANALISIS KORELASI KOMPLEKSITAS MATERI, DAYA DUKUNG, DAN INTAKE SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR BIOLOGI PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI DI KECAMATAN KUTA KABUPATEN BADUNG Setyawan, I Ketut Agus
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.975 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v2i1.30

Abstract

ANALISIS KORELASI KOMPLEKSITAS MATERI, DAYA DUKUNG, DAN INTAKE SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR BIOLOGI PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI DI KECAMATAN KUTA KABUPATEN BADUNG   Oleh I Ketut Agus Setyawan ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara aspek-aspek penentu KKM (kompleksitas materi,daya dukung dan intake siswa) dengan pencapaian riil KKM mata pelajaran Biologi pada siswa SMP Negeri di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung.Untuk tujuan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif ex post facto, dengan studi korelasional yang melibatkan seluruh SMP Negeri di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan pencatan dokumen prestasi belajar biologi siswa. Instrumen tes digunakan untuk mengukur data kompleksitas, daya dukung dan intake di berikan kepada masing-masing guru biologi yang mengajar di kelas kelas VII semester dua pada KTSP SMP tahun 2010. sedangkan prestasi belajar siswa diperoleh dengan pencatatan dokumen nilai raport biologi pada tahun 2010. Instrumen tes yang disusun dikalibrasi untuk mengetahui validitasnya dan reliabilitasnya, Pengolahan data dilakukan dengan analisis deskriptif, regresi sederhana dan regresi ganda.   Kata Kunci : Kompleksitas materi, daya duku, intake siswa, dan prestasi belajar biologi siswa   A COMPLEXITY CORRELATIVE ANALYSIS, SUPPORTING CAPACITY, AND STUDENT? INTAKE TOWARDS THEIR BIOLOGY LEARNING ACHIEVEMENT AT THE JUNIOR HIGH SCHOLL (SMP) AROUND BADUNG REGENCY by I Ketut Agus Setyawan ABSTRACT The study was conducted in order to find out a correlation between several aspects determining material complexity, supporting capacity, and student? intake and their real biology achievement at the SMPs around Badung regency. It was conducted by employing a quantitative ex-post facto design with correlation study involving a total number of 30 different schools as the students? biology learning achievement. The test instrument was used to measure data complexity, supporting capacity and intake which was administered to every biology teaching at the class VII, second semester based on the school based curriculum in 2010. While the data of students learning achievement was obtained by designed of the students scores of biology in their school report card in 2010. The instrument designed was the calibrated in order to know its validity and reliability. The data analysis was done descriptively by using simple regression, and multiple regression.   Key words: Complexity, supporting capacity, intake, and student? biology learning achievement.  
STUDI EVALUASI IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK PADA SEKOLAH DASAR GUGUS I DENPASAR TIMUR DI DENPASAR SADRI, NI WAYAN
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.445 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v2i1.35

Abstract

STUDI EVALUASI IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK PADA SEKOLAH DASAR GUGUS I DENPASAR TIMUR DI DENPASAR   Oleh NI WAYAN SADRI   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan situasi dan kondisi dalam proses implementasi pembelajaran tematik di Sekolah Dasar Gugus I Denpasar Timur di Denpasar dan kendala-kendala yang dihadapi ditinjau dari: konteks, Input, proses, dan produk. Evaluasi program ini bersifat formatif oleh karenanya dianalisa faktor-faktor penghambat dan solusi yang dilakukan untuk pengembangan program sesuai hakekatnya. Penelitian ini termasuk jenis penelitian evaluatif yang mengadopsi model evaluasi CIPP. Variabel konteks, input dan proses, diukur dengan instrumen berupa kuesioner sebagai pengumpul data utama dan dilengkapi dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi sedangkan komponen produk diambil dengan menganalisa nilai yang diperoleh siswa. Sampel penelitian berjumlah 32  orang yang terdiri dari kepala sekolah, guru, dan 837 orang siswa. Data berupa skor pada variabel konteks, input, proses, dan produk dianalisis dengan menggunakan kriteria teoretik dan mengubah skor tersebut ke dalam T-skor untuk dikonfirmasikan dengan kuadran Glickman. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran tematik pada sekolah dasar gugus I Denpasar Timur di Denpasar tergolong tidak efektif. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis variabel konteks, input, proses dan produk dimana semuanya menunjukkan hasil negatif. Kendala-kendala yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran tematik pada umumnya terdapat pada semua komponen konteks, input, proses dan produk. Hal yang efektif baru pada kebijakan pemerintah, kurikulum dan ketenagaan. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran tematik pada sekolah dasar gugus I Denpasar Timur di Denpasar dilihat dari variabel konteks, input, proses dan produk tergolong dalam kategori tidak efektif. Untuk itu perlu diadakan perbaikan-perbaikan, baik dari konteks, input, proses maupun produk.   Kata kunci: studi evaluasi, pembelajaran tematik, konteks, input, proses  dan produk.       Evaluation Study of Thematics Educational Implementation in East Denpasar?s Gugus I Elementary School ABSTRACT The aim of this research is to define the situation and condition in the implementary process of thematic study in the East Denpasar?s Gugus I Elementary School in Denpasar and the problems faced in terms of: context, input, process, and product. The evaluation of this program is formative, therefore disturbing factors and solutions done for appropriate program development were analyzed. This research was an evaluative research adopting CIPP evaluation model. Context, input, and process variables were measured with instruments such as questionnaire as the main data collector and provided with methods of interview, observation, and documentation while the product?s component was taken by analyzing the students? scores. There were 32 samples which consisted of the school?s headmaster, teachers, and 837 students. The data of scores in context, input, process and product variables were analyzed with theoretical criteria that change the scores in T-score for confirmation with Glickman?s quadrant. The result of the analysis showed that the implementation of thematic study in East Denpasar?s Gugus I Elementary School in Denpasar is ineffective. It is proven with the negative results from all of the analyzed variables. The problems that encountered by teachers in implementing thematics study was generally found in all of the context, input, process and product components. The new effective thing is in governmental policy, curriculum and manpower. Based on the results, it can be concluded that the implementation of thematic study in East Denpasar?s Gugus I Elementary School in Denpasar seen from the context, input, process and product variables is ineffective. Therefore, changes should be made in terms of context, input, process and product.   Keyword:     Evaluation Study, Thematics Education, Context, Input,        Process and Product.