cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan
ISSN : 2613957x     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia is an interdisciplinary publication of original research and writing on education which publishes papers to international audiences of educational researchers. The JERE aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills are transmitted from one generation to another; and to make methods and contents of evaluation and research in education available to teachers, administrators and research workers. The journal encompasses a variety of topics, including child development, curriculum, reading comprehension, philosophies of education and educational approaches, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
PENGEMBANGAN INSTRUMEN KECEMASAN SISWA TERHADAP SEKOLAH PADA SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR DI KOTA DENPASAR TAHUN AJARAN 2010/2011 Darti, Ni Wayan
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.365 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v1i2.56

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui aspek-aspek dan indikator kecemasan  siswa terhadap sekolah, untuk menyusun  blue print teoretik pengembangan instrumen  kecemasan  siswa terhadap sekolah, dan untuk mengetahui tingkat validitas dan reliabilitas  instrumen kecemasan siswa terhadap sekolah pada siswa kelas VI Sekolah Dasar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan ( Development Research). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI di Kota Denpasar. Teknik sampling yang digunakan untuk menentukan sampel adalah menggunakan teknik multistage random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan analisis faktor. Hasilnya menunjukkan bahwa: (1) melalui validitas isi dengan melibatkan dua pakar diperoleh indeks validitas = 0,981,  (2) melalui uji coba terbatas diperoleh 101 butir yang valid sedangkan 5 butir gugur, karena dipakai 100 maka butir yang memiliki koefisien validitas terkecil digugurkan, (3) melalui uji penskalaan diperoleh 60 butir yang memenuhi syarat kontinum skala model likert, (4) uji validitas butir  dengan menggunakan rumus product moment taraf signifikan 1 % diperoleh 57 butir yang valid, (5) uji validitas konstruk menggunakan analisis faktor dengan tipe konfirmatori, banyak terdapat butir yang tidak cocok dengan faktor atau indikator yang ditetapkan semula. Dari analisis faktor yang dilakukan hanya terdapat 12 butir instrumen yang sesuai dengan indikator yang ditetapkan, (6) untuk menafsirkan skor yang diperoleh siswa dihitung dengan skala persentil, dengan menentukan 5 titik persentil sebagai pembatas kategori kecemasan siswa, yaitu sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, sangat rendah. Dalam penormaan menggunakan acuan norma lokal, yaitu kelompok siswa SD kelas VI yang ada di Kota Denpasar. Kata kunci:  pengembangan instrumen, kecemasan siswa   ABSTRACT   This study aimed at finding out the aspects and indicators of student?school anxiety at the sixth grade of primary school, drafting a theoretical blue print for a student?s school anxiety instrument development for the sixth graders and finding out the levels of validity and reliability of the student?s school  anxiety instrument for the sixth graders of primary schools. This study belonged to the developmental research. The population consisted of the sixth graders of primary schools in the municipality of Denpasar. The sampling was carried out by using the multistage random sampling technique in which the sample was drawn stage by stage in a random manner. The data were collected with questionnaire and analyzed with factor analysis. The results showed that (1) the content validity testing by two experts yielded a validity index of 0.981, (2) a limited try-out resulted in 101 valid items while 5 items failed (since 100 items were used, the items the smallest validity coefficient were discarded), (3) a scale test produced 60 items that met Likert model scale continuum, (4) the item validity testing with product moment formulae at 1 % level of significance yielded 57 valid items, (5) construct validity testing with factor analysis of confirmatory type showed that many items did not fit in the factor or the predetermined indicator. From the factor analysis that was done only 12 items of the questionnaire that fit in the determined factor, and (6) to interpret the scores achieved by the students a percentile scale was used, by determining 5 percentile points as the student?s anxiety category borders,i.e., very high, high, medium, low, and very low. In normalization, the local norm, in which the sixth graders of primary schools in the municipality of Denpasar, was used. Key words : instrument development, student?s anxiety
KONTRIBUSI KUALITAS SUPERVISI PENGAWAS SEKOLAH, FUNGSI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, DAN ETOS KERJA TERHADAP KUALITAS LAYANAN GURU DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN PADA SMA NEGERI DI KECAMATAN KUTA BADUNG GUNAWAN, I MADE
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.271 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v1i1.63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kualitas supervisi pengawas sekolah, fungsi kepemimpinan kepala sekolah, dan etos jkerja guru terhadap kualitas layanan guru dalam pembelajaran pada SMA Negeri di Kecamatan Kuta Badung secara terpisah maupun simultan. Populasi sebanyak 209 orang guru SMA Negeri di Kecamatan Kuta dan sampelnya sebanyak 136 orang yang diambil dengan teknik proportional random sampling. Penelitian ini menggunakan rancangan ex-post facto. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan analisis regresi dan korelasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat kontribusi yang positif dan signifikan kualitas supervisi pengawas sekolah, fungsi kepemimpinan kepala sekolah, dan etos kerja guru terhadap kualitas layanan guru dalam pembelajaran ecara terpisah maupun simultan.   Kata kunci: kualitas supervisi pengawas sekolah, fungsi kepemimpinan kepala sekolah, dan etos kerja terhadap kualitas layanan guru dalam kegiatan pembelajaran   THE CONTRIBUTION OF QUALITY OF SCHOOL SUPERVISOR?S SUPERVISION, SCHOOL PRINCIPAL?S LEADERSHIP FUNCTION AND WORK ETHICS TOWARD QUALITY OF TEACHER?S SERVICE IN TEACHING ACTIVITIES AT PUBLIC SENIOR HIGH SCHOOLS IN KUTA DISTRICT IN BADUNG ABSTRACT This study aimed at finding out the contribution of quality of school supervisor?s supervision, school principal?s leadership function and teacher?s work ethics simultaneously toward quality of teacher?s service in teaching at public senior high schools in Kuta district in Badung either desprerately or simultaneously. The population were 209 teachers of SMA Negeri in Kuta district and 136 people were used as the sample with sampling technique used was proportional random sampling. This research was arranged in ex-post facto. The data was collected by using Likerts scale model and was analyze by using the correlation and regression analysis. The result shows that there was a positive and significant contribution between quality of school supervisor?s supervision, school principal?s leadership function and quality of teacher?s service in teaching in SMA Negeri in Kuta district separately and simultaneously.   Key words: quality of school supervisor?s supervision, school principal?s leadership function and work ethics toward quality of teacher?s service in teaching activities.
Pengaruh Penerapan Pembelajaran Berbasis Peta Konsep Terhadap Prestasi Belajar Kimia Ditinjau Dari Sikap Kemandirian (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Nusa Penida). Ardana, I Kadek
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.297 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v1i1.68

Abstract

ABSTRAK I KADEK ARDANA. Pengaruh Penerapan Pembelajaran Berbasis Peta Konsep Terhadap Prestasi Belajar Kimia Ditinjau Dari Sikap Kemandirian (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Nusa Penida). Tesis, Singaraja: Program Studi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP) Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, 2010. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran terhadap hasil belajar kimia ditinjau dari sikap kemandiri siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Nusa Penida dengan menggunakan metode eksperimen dengan desain posttest only control group design.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran yang dipilah menjadi pembelajaran berbasis peta konsep yang dikenakan pada kelompok eksperimen dan model pembelajaran langsung yang dikenakan pada kelompok kontrol. Sedangkan sikap kemandirian berperan sebagai variabel moderator yang dipilah menjadi sikap kemandirian tinggi dan rendah. Sebagai variabel terikat pada penelitian ini adalah hasil belajar kimia. Instrumen berupa inventory sikap digunakan untuk mengukur sikap kemandirian siswa. Sedangkan tes hasil belajar kimia digunakan untuk mengukur hasil belajar kimia siswa. Sampel penelitian berjumlah 144 siswa kelas X yang diambil secara acak dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara bertahap. Analisis data menggunakan analisis varian (Anava) dua jalur dan Tukey,s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar kimia antara siswa yang mengikuti peroses pembelajaran berbasisi peta konsep dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, dan rata-rata skor hasil belajar kimia siswa yang mengikuti proses pembelajaran berbasis peta konsep lebih tinggi dari rata-rata skor hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung. Oleh karena itu pada pelajaran kimia proses pembelajaran berbasis peta konsep lebih tepat diterapkan dibandingkan dengan model pembelajaran langsung. (2) Untuk siswa yang memiliki sikap kemandirian tinggi, hasil belajar kimia siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis peta konsep berbeda secara signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung. Dan hasil belajar kimia siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis peta konsep lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung. (3) Untuk siswa yang memiliki sikap kemandirian rendah, hasil belajar kimia siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis peta konsep berbeda secara signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung. Dan hasil belajar kimia siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis peta konsep lebih rendah daripada hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung. (4) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara pembelajaran dengan sikap kemandirian siswa terhadap hasil belajar kimia. Kesimpulan bahwa pembelajaran dan sikap kemandirian siswa mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap hasil belajar kimia, terutama untuk siswa kelas X SMA Negeri 1 Nusa Penida. ABSTRACT I KADEK ARDANA, The effect of concept mapping-based instruction upon chemistry learning achievement viewerd from independent attitude (an experiment with the class X student of SMA Negeri 1 Nusa Penda). Tesis, Singaraja: Program studi Penelitian dan Evaluasi pendidikan (PEP) program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha (undiksha) singaraja, 2010. This study aimend at finding out the effect of the implementation of instruction upon chemistry learning achievement viewed from student independent attitude. This study was conducted at SMA Negeri 1 Nusa Penida by using experiment method with posttest only control group design. The independent variable in this study consisted of instruction which was spirit into two, i.e., consept mapping-based instruction that was treated of the experiment group and direct instruction to control group. While independent attitude served as a moderator variable which was split into two lwvwls,i.e., high and low independent attitudes. The dependent variable in this study consisted of chemistry learning achievement. The instrument was in the from of attitude inventory that was used to measure level of the student,s independent attitude while chemistry learning achievement test was used to measure the student?s chemistry achievement. The sample consisted of 144 class X students that were selected at ramdom by using stratified random sampling technique. The data analysis used two-way ANOVA ang Tukey test. The results showed that (1) for the students with high independent attitude, the chemistry lerning achievement of those who learning through concept mapping-based instruction differed significantly from that of those who learned throuhh direct intructin. The chemistry learning achievement of those who learned through concept mapping-based instruction was higher than hat of those who learned direct instruction. (2) For the students who hadlow independent attitude, the chemistry learning achievement of those who learned through concept mapping-based instruction differed significantly from that of those who learned through direct instruction. The chemistry learning achievement of those who learned through concept mapping-based instruction was lower than that of those who learned trough direct instruction model, (3) There was a significant interaction effect between instruction and student independent attitude upon chemistry learning achievement. The conclusion is thst the instruction and student independent attitude have a significant effect upon chemistry learning achievement, particularly whit class X students of SMA Negeri 1 Nusa Penida.
Pengaruh Pembelajaran Kontekstual Berbantuan Media TIK Terhadap Hasil Belajar IPA Ditinjau Dari Motivasi Belajar Siswa Kelas IX SMP Nasional Denpasar Tahun Ajaran 2014/2015 ., KETUT DEDI JUNIADI; ., PROF. DR. NYOMAN DANTES; ., Dr. GEDE RASBEN DANTES, ST.,M.T.I
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.41 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v5i1.1543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pembelajaran Kontekstual berbantuan media TIK terhadap hasil belajar IPA ditinjau dari motivasi belajar siswa kelas IX SMP Nasional Denpasar tahun pelajaran 2014/2015, sampel penelitian ini berjumlah 104 orang dipilih menggunakan teknik Random Sampling. Rancangan eksperimen dilakukan dengan Post test Only Control Group Design. Data dikumpulkan dengan instrumen kuesioner untuk variabel motivasi belajar dan nilai tes untuk variabel hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dengan anava dua jalan dengan uji-F. Hasilnya menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa antara siswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual berbantuan media TIK dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IX SMP Nasional Denpasar; (2) Terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA; (3) Pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa antara siswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual berbantuan media TIK dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dan (4) Pada siswa yang memiliki motivasi belajar rendah, terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa antara siswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual berbantuan media TIK dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IX SMP Nasional Denpasar.Kata Kunci : Hasil Belajar IPA, Media TIK, Model Belajar Konvensional, Motivasi Belajar, Pembelajaran Kontekstual This study aims at discovering and analyzing the effect of contextual teaching assisted with ICT media on science learning achievement viewed from learning motivation of ninth grade students of SMP Nasional Denpasar in academic year 2014/2015. The sample of this research were 104 students who were selected by using ransom sampling technique. This research used Post-test Only Control Group Design. The data were collected by using questionnaires for learning motivation and test for science learning achievement. The collected data were analyzed by using Two-way ANOVA and F-test. The research findings show that: (1) there is a difference of science learning achievement between ninth grade students of SMP Nasional Denpasar who were following contextual teaching assisted with ICT media and students who were following conventional teaching model; (2) there is an interactional effect between teaching models and learning motivation on science learning achievement; (3) for students with high learning motivation, there is a different in learning achievement between students who were following contextual teaching assisted with ICT media and students who were following conventional teaching model; and (4) for students with low learning motivation, there is a difference of science learning achievement between students of class IX SMP Nasional Denpasar who were following contextual teaching assisted with ICT media and students who were following conventional teaching model. keyword : contextual teaching, conventional teaching model, ICT media, learning motivation, and science learning achievement.
STUDI EVALUASI KESIAPAN MELAKSANAKAN PROGRAM PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL (PBKL ) DI SEKOLAH MENENGAH ATAS ( SMA ) NEGERI 1 PRINGGABAYA LOMBOK TIMUR ., A H S I N .
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.332 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v2i1.363

Abstract

ABSTRAK     Penelitian ini bertujuan untuk menentukan  tingkat kesiapan melaksanakan  program Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) di SMA Negeri 1 Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur dan kendala yang dihadapi dalam upaya mempersiapkan pelaksanaan program  PBKL. Penelitian Evaluasi  ini termasuk penelitian ex post facto, menggunakan model CIPP. Akan tetapi karena program masih dalam proses persiapan maka produks belum ada, untuk itu  penelitian ini dimodifikasi dengan hanya mengevaluasi  3 (tiga) Komponen/Variabel yaitu CIP. Metode pengumpulan data menggunakan metode kuesioner, wawancara,  sebagai pelengkap digunakan observasi. Data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner dianalisis secara deskriptif  kuantitatif menggunakan kreteria ideal teoretik, Z-skor dikonversi ke dalam T-skor di masukkan ke dalam  kreteria kuadran Glickman, sedangkan data sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Tingkat kesiapan SMA Negeri 1 Pringgabaya untuk melaksanakan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) ditinjau dari variabel konteks adalah Siap, 2) Tingkat kesiapan SMA Negeri 1 Pringgabaya untuk melaksanakan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) ditinjau dari variabel input  adalah Siap, 3) Tingkat kesiapan SMA Negeri 1 Pringgabaya untuk melaksanakan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) ditinjau dari variabel proses  adalah Siap, 4) Tingkat kesiapan SMA Negeri 1 Pringgabaya untuk melaksanakan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) adalah Siap, 5) Kendala yang dihadapi dalam implementasi program RPBKL adalah sistem pengelolaan yang belum transfaran, sarana prasarana yang masih terbatas dan kualitas SDM yang masih kurang,  6) Upaya yang dilakukan dalam mengatasi masalah adalah dengan cara mengadakan sosialisasi yang maksimal, sistem pengelolaan secara transafran,Peningkatan kualitas SDM dan   melakukan kerjasama antara sekolah dengan komite, dewan guru, orang tua siswa, tokoh masyarakat dan Dinas terkait dan pemerintah secara optimal agar seluruh warga sekolah dapat berperan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing- masing. Kata Kunci : Studi Evaluasi, Tingkat Kesiapan, dan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL).  ABSTRACT This study aim at determining the level of preparedness and obstacles encountered for carrying out the Local Excellence-Based Education  Program (PBKL)in SMA Negeri 1 Pringgabaya East Lombok regency. This research is ex-post facto research, using the CIPP Model. However, cause of this program is still in process of preparing, so this study was modified to evaluate only three (3) components / variables: those are CIP.  Methods of data collection used are a questionnaire, interview, while observation used as a complement method. Primary data collected through the questionnaires were analyzed quantitatively using descriptive ideal theoretical criteria and Z-score. The data then converted into a T-score and the quadrant Glickman, while secondary data that was collected through interviews were analyzed qualitatively. The results showed that: 1). The readiness of SMA Negeri 1 Pringgabaya to implement the Local Excellence-Based Education Program (PBKL) viewed from context is Ready, 2) The readiness of SMA Negeri 1 Pringgabaya to implement the Local Excellence-Based Education Program (PBKL) viewed from the input is Ready, 3) The readiness of SMA Negeri 1 Pringgabaya to implement the Local Excellence-Based Education Program (PBKL) viewed from process is Ready, 4) The readiness of SMA Negeri 1 Pringgabaya to implement the Local Excellence-Based Education Program (PBKL) is Ready, 5) The constraints encountered in implementing the program RPBKL are the management system that has not been transparent,  limited infrastructure, the quality and quantity of the limited human resources, 6) The efforts that can be used in addressing the problem is hold a maximum of socialization, the transparent management systems, upgrade human resources quality and enhance the quality of cooperation among the school committee, board of teachers, parents, community leaders and government to make the best effect to the whole of the school community and may have role in accordance with the duties and functions of each.   Keywords:    Evaluation Study, Level of Preparedness, and Local Wisdom-Based Education (PBKL).
PENGARUH PELATIHAN DENGAN PEMBERIAN BEBAN PUSH-UP TERHADAP HASIL BELAJAR TOLAK PELURU SMP SAPTA ANDIKA DENPASAR ., I NYOMAN TRI PRAJA KENCANA; ., PROF.DR. I MADE CANDIASA, MI.Komp.; ., DR. NI KETUT WIDIARTINI, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.02 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v5i1.1548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pelatihan pemberian beban push-up 10 kali dengan 3 kali repetisi, 5 kali repetisi, 8 kali repetisi dan tanpa pemberian beban push-up dan repitisi terhadap hasil belajar tolak peluru pada siswa SMP Sapta Andika Denpasar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen dengan rancangan? The Posttest-Only Control Group Design?. Populasi dalam penelitian terdiri dari 525 siswa. Teknik sampling yang digunakan untuk menentukan sampel adalah teknik random sampling. Dari 525 siswa yang ada diambil secara random, tiga kelas yang berjumlah 132 siswa diambil sebagai kelompok eksperimen dan satu kelas yang berjumlah 44 siswa sebagai kelompok kontrol dengan teknik undian. Data dikumpulkan dengan lembar observasi dan dianalisis dengan analisis varians 1 jalan. Hasil penelitian bahwa terdapat perbedaan pemberian beban push-up pada hasil belajar tolak peluru antara siswa yang mendapat pelatihan pemberian beban push-up 10 kali dengan 3 kali repetisi dengan siswa mendapatkan pelatihan pemberian beban push-up 10 kali dengan 5 kali repetisi dengan siswa mendapatkan pelatihan pemberian beban push-up 10 kali dengan 8 kali repetisi serta pelatihan tanpa pemberian beban push-up dan repitisi. Dari perhitungan hasil belajar tolak peluru pelatihan pemberian beban push-up 10 kali dengan 8 kali repetisi memperoleh rata-rata paling besar dan sangat berpengaruh terhadap hasil belajar tolak peluru. Kata Kunci : pelatihan dengan pemberian beban push-up dan repetisi, hasil belajar tolak peluru This study aims at finding the difference of the effect of 10 times loaded push-up training with 3 times repetition, 5 times repetition, 8 repetition, and push-up training without load and repetition on students? shot put training outcomes in SMP Sapta Andika Denpasar. This is an experiment research of posttest-only control group design. Population of this research was 525 students. The sample was chosen by using random sampling technique. From 525 students who were randomly chosen, three classes with 132 students were determined as experiment group and one class with 44 students was determined as control group with lottery technique. The data were collected by using observation sheet and analyzed by using One-Way ANOVA. Research finding shows that there is a difference of shot put training outcomes among 10 times loaded push-up training with 3 times repetition, 10 times loaded push-up training with 5 times repetition, 10 times loaded push-up training with 8 times repetition, and training without load and repetition. From the result of training outcomes, it is found that 10 times loaded push-up training with 8 times repetition gained highest mean score and significantly affect the shot put training outcomes. keyword : loaded and repeated push up training, shot put training outcomes
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN DIRI PADA MATA PELAJARAN AGAMA KATOLIK KELAS X SMA Jehata, Hubertus Aliansi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.815 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v2i1.368

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen asesmen diri sebagai instrumen non-kognitif   (non-tes) pada mata pelajaran Agama Katolik untuk mengukur kompetensi dasar  yang memenuhi syarat kesahihan dan keterandalan yang meliputi (1) mendeskripsikan cara mengembangkan   instrumen asesmen diri yang valid dan reliabel untuk menilai hasil belajar PAK (2) untuk memformulasikan cara menemukan instrumen asesmen diri yang valid dan reliabel untuk menilai hasil belajar PAK. Pengembangan instrumen ini melalui beberapa tahap seperti kajian pustaka, pembuatan kisi-kisi instrumen, melakukan uji judges, melakukan revisi instrumen, melakukan pengumpulan data dan melakukan analisis data. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X SMA yang mengikuti pelajaran Agama katolik yang berjumlah 850 orang . Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 600 orang yang diambil dengan  teknik multistage random sampling yaitu pengambilan sampel secara bertahap sesuai proporsi dari populasi pada masing-masing sekolah. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan bantuan program microsoft excel dalam perhitungan validitas dan reliabilitas. Melalui uji pakar ada dua butir yang tidak valid.  Hasil uji pakar dianalisis dengan menggunakan rumus Gregory dan mendapat nilai valid = 0.98. Analisis validitas menggunakan rumus korelasi product moment dengan taraf signifikansi 0.5% dengan r tabel 0.080 ditemukan 92 butir yang valid.  Untuk menghitung reliablitas menggunakan rumus Alpha Cronbach, didapatkan nilai r= 0.89. Untuk mengetahui jumlah faktor pembentuk digunakan analisis faktor  dengan cara eksplorasi dan rotasi sehingga diketahui ada 23 faktor yang terbentuk.   Kata Kunci: Pengembangan Instrumen, Asesmen Diri, Pendidikan Agama Katolik, kelas X SMA.  ABSTRACT The purpose of this research is to develop an instrument of self-assessment as non-cognitive assessment in measuring the basic competent in Catholic Religion Studies for the tenth senior high school students; which are fulfilled  standard of valid and reliable as following (1) to describe the way in finding an instrument which are  valid and reliable to measure the result of Catholic religion studies (2) To formulate the way in finding an instrument of self-assessment which are valid and reliable to measure the result of Catholic religion studies.   The development of this instrument passes several steps as follow: library research, the blue print, judge testing, revision, data collection, and data analyzing.   The population of this research is the tenth senior high school students who are attending the Catholic religion classes.   The number of sample in this research is 600 which are chosen by multistage random sampling which means stage by stage sampling in accordance with the proportion of the population in each respectively school.    The data collection is through questioners.  The data analysis is used the Microsoft excel program in calculating the value of validity and reliability. Through content validity testing by the experts, there are two items were drop.  The result of content validity testing is analyzed by the formula of Gregory and index was 0.98.   The data analysis is used the formula of correlation Product moment at the 0.5% level of significance (r table=0.080), and it was found 92 items were valid. To get the value if reliability was used the formula of Alpha Cronbach and it was gotten the value of   r = 0.89.  To know how many factors are formed used the factoring analysis. It found 23 factors was found after the process of exploration and rotation.   Key words:  Developing an Instrument, self-assessment, and Catholic Religion Education, and Tenth Senior High School.
ANALISIS SOSIO EMOSI DAN KINERJA GURU DITINJAU DARI KUALIFIKASI PENDIDIKAN PARA GURU SLB NEGERI DI KOTA DENPASAR ., KETUT GEDE RAHADI DIANA PUTRA; ., PROF. DR. NYOMAN DANTES; ., DR. NI KETUT WIDIARTINI, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.55 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v5i1.1553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualifikasi pendidikan terhadap sosio emosi dan kinerja para guru baik secara terpisah maupun simultan di SLB Negeri di Kota Denpasar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian non eksperimen (Ex Post Facto). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru di SLB Negeri di Kota Denpasar. Teknik sampling yang digunakan untuk menentukan sampel adalah teknik Purposive Samlping. Sample dalam penelitian ini adalah 53 guru SLB Negeri di Kota Denpasar, Data dikumpulkan dengan penyebaran kuesioner sosio-emosi dan kinerja guru, yang dianalisis dengan analisis varians Anava A (satu jalan) dan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). Hasilnya menunjukkan bahwa : (1) Terdapat pengaruh yang signifikan dari kualifikasi pendidikan terhadap sosio-emosi para guru, (2) Terdapat pengaruh yang signifikan dari kualifikasi pendidikan terhadap kinerja para guru, (3) Kualifikasi pendidikan mempengaruhi secara signifikan sosio-emosi dan kinerja para guru.Kata Kunci : kinerja guru, kualifikasi pendidikan guru dan sosio emosi guru. This study aims at finding the effect of education qualification on teachers? socio-emotion and performance separately and simultaneously in public special school in Denpasar City. This is an ex-post facto research. Population of this research was all of the teachers in public special school in Denpasar City. The sample was selected by using purposive sampling technique. The sample of this research was 53 teachers in public special school in Denpasar City. The data were collected by giving questionnaire of teachers? socio-emotion and performance. The collected data were analyzed by using One-Way ANOVA and MANOVA. The research finding shows that: (1) there is a significant effect of education qualification on teachers? socio-emotion; (2) there is a significant effect of education qualification on teachers? performance; (3) education qualification significantly influenced teachers? socio-emotion and performancekeyword : teacher performance, socio-emotion and education qualification of teachers
PENGARUH TKN TERHADAP SIKAP DEMOKRASI DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKN PADA SISWA KELAS XI IPA SMAN 1 UBUD SUYASA, P. WAYAN ARTA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.53 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v2i1.373

Abstract

ABSTRAK         Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh  TKN dalam pembelajaran PKn terhadap sikap demokrasi dan motivasi belajar  siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Ubud, dengan menggunakan metode eksperimen semu; melibatkan sampel sebanyak 64 orang yang diambil dengan teknik random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pendekatan pembelajaran yang dipilah menjadi dua, yaitu  TKN yang dikenakan pada kelompok eksperimen dan pembelajaran konvensional yang dikenakan pada kelompok kontrol. Sebagai variabel terikat dalam penelitian ini berupa sikap demokrasi dan motivasi belajar. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang digunakan dalam menjaring data yaitu kuesioner sikap demokrasi dan kuesioner motivasi belajar siswa. Analisis data menggunakan ANAVA satu jalur dilanjutkan uji Tukey, dan Manova satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) sikap demokrasi siswa yang mengikuti  TKN  lebih baik daripada sikap demokrasi siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, 2) motivasi belajar siswa yang mengikuti TKN   lebih baik daripada motivasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, 3) sikap demokrasi dan motivasi belajar siswa yang mengikuti  TKN  lebih baik daripada sikap demokrasi dan motivasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa   TKN dapat meningkatkan sikap demokrasi dan motivasi belajar  siswa. Ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara TKN  terhadap sikap demokrasi dan motivasi belajar siswa.   Kata kunci:  TKN, sikap demokrasi, motivasi belajar.   ABSTRACT   The main objective of the research is to investigate the effect of VCT (Value Clarification Technique) toward  democration attitude and students  learning motivation. The research was conducted at SMAN 1 Ubud by using quasi-experimental method; involving 64 students as the sample selected using random sampling technique. The independent variable in this research is instructional approach that was classified into two factors, those were VCT (Value Clarification Technique) which was given to the treatment group and conventional teaching and learning which was given to the control group. Democration attitude and student learning motivation in this research functioned as a dependent variable. There are two questioners used to obtain the intended data, namely democration attitude questioners and learning motivation questioners. The obtained data were analyzed by  one-way ANAVA,  Tukey test, and one ?way MANOVA. The research revealed that: 1) the democration attitude of the students who followed VCT (Value Clarification Technique) is higher than those  who followed conventional teaching and learning, 2) the learning motivation of the students who followed VCT (Value Clarification Technique) is higher than those  who followed conventional teaching and learning 3) the democration attitude and learning motivation of the students who followed VCT (Value Clarification Technique)  is higher than those who followed conventional teaching and learning Finally, it is concluded that VCT (Value Clarification Technique) can improve students? democration attitude and learning motivation. It means that there is a significant effect of VCT (Value Clarification Technique) through students? democration attitude and learning motivation. Key words: VCT (Value Clarification Technique), democration attitude, learning motivation.
STUDI EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN EKAPAYSMA INSTRUCTOR ACADEMY (EIA) DALAM RANGKA PENGEMBANGAN DIRI DAN KARAKTER BANGSA DI SMA NEGERI 1 PAYANGAN ., I GEDE GARBHA PUTRA; ., PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A.; ., PROF. DR. NYOMAN DANTES
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.257 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v5i1.1558

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif, yang bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis pelaksanaan kegiatan EIA (Ekapaysma Instructor Academy) dalam rangka pengembangan diri dan karakter bangsa di SMAN 1 Payangan dengan model CIPP. Responden dalam penelitian ini adalah siswa peserta EIA yang berjumlah 39 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan Kuesioner dan wawancara. Data dianalisis dengan analisis deskriptif. Untuk menentukan efektifitas implementasi, skor mentah ditransformasikan ke dalam Z-skor lalu ke Skor-T kemudian diverifikasi ke dalam prototype Glickman. Hasil analisis menemukan bahwa efektifitas pelaksanaan kegiatan EIA dalam rangka pengembangan diri dan karakter bangsa di SMAN 1 Payangan tergolong efektif dilihat dari variabel CIPP dengan hasil berada pada kuadran III (++-+).Kata Kunci : EIA, Karakter, Pengembangan Diri, Studi Evaluasi. This study was an evaluative study that aims to analyze and to find out the effectiveness of Implementation of Ekapaysma Instructor Academy (EIA) activity to build Self-Development and Nation Character at SMAN 1 Payangan by using CIPP model. Respondents in this study were students who participated at EIA, by number of sample were 39 people. Data were collected by using questionnaires and interviews, and has been analyzed by descriptive analysis. To determine the effectiveness of Implementation of Ekapaysma Instructor Academy Activity to build Self-Development and Nation Character at SMAN 1 Payangan, raw scores were transformed into Z-scores and then into T-score then verified into a prototype of Glickman. The results of analysis found that the effectiveness of Implementation of Ekapaysma Instructor Academy Activity In Order to Self-Development and Nation Character at SMAN 1 Payangan is effective viewed from the variable of context, input process and product with results located in quadrant III (+ + - +).keyword : Character, EIA, Evaluation Study, Self-Development.