cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 78 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2014)" : 78 Documents clear
The Effect of Thematic Patterning Technique and Achievement Motivation in Learning English upon Writing Competency at VIII year Students of SMP 2 Kuta Selatan in the Academic year 2013/2014 ., NI MADE TRIANI; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, MA; ., Dr.Ni Made Ratminingsih, MA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik dalam menulis teknik pola pentemaan (Thematic Patterning technique) dan motivasi berprestasi terhadap kompetensi menulis siswa siswa kelas VIII SMP N 2 Kuta Selatan. Penelitian ini menggunakan design 2x2 faktorial dengan variable bebas thematic patterning technique dan teknik konvensional. Variable moderator adalah tingkatan motivasi berprestasi siswa. Variable terikatnya adalah kemampuan siswa dalam menulis. Instrumen yang digunakan untuk mengukur motivasi berprestasi adalah kuisioner motivasi berprestasi, sedangkan instrumen yang digunakan untuk mengukur kompetensi menulis adalah tes kompetensi menulis. Penganalisisan data adalah menggunakan ANOVA dua jalur dan pengujian tindak lanjut. Hasil penelitian ini dapat dilihat sebagai berikut: a) terdapat pengaruh yang signifikan dalam kemampuan menulis diantara siswa yang diajar dengan menggunakan teknik pola pentemaan dan teknik konvensional, b) terdapat interaksi yang signifikan antara teknik pengajaran menulis (teknik thematic patterning dan teknik konvensional) dan motivasi berprestasi terhadap kemampuan menulis siswa, c) terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan menulis antara siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi yang diajar dengan menggunakan teknik pola pentemaan dan siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi yang diajar dengan teknik konvensional, dan d) terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan menulis antara siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah yang diajar dengan teknik pola pentemaan antara siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah diajar dengan teknik konvensional.Kata Kunci : teknik pola pentemaan, motivasi berprestasi, kemampuan menulis siswa. This research aimed at investigating the effect of thematic patterning technique and achievement motivation on student?s writing competency toward the VIII year students of SMP N 2 Kuta Selatan. It used 2x2 factorial design, the independent variable was thematic patterning technique and the moderator variable was students? achievement motivation level (high and low) and students? writing competency was dependent variable. The data were obtained through questionnaire, and writing competency test. Two-way ANOVA was used to analyze data and then continued by post hoc testing using Tukey test. The findings of the study were: a) there was a significant difference in writing competency of the students who were taught by thematic patterning technique is higher than those who are taught by conventional technique. b) There was an interactional effect between thematic patterning technique and achievement motivation on students? writing competency. c) There was a significant difference on students? writing competency between the students with high achievement motivation taught by thematic patterning technique and conventional technique, and d) there was a significant difference on students? writing competency between the students with low achievement motivation taught by using thematic patterning technique and conventional technique.keyword : thematic patterning technique, achievement motivation, student?s writing competency
THE EFFECT OF SCRIPTED ROLE PLAY AND FOREIGN LANGUAGE ANXIETY ON THE ELEVENTH GRADE STUDENTS’ SPEAKING COMPETENCY AT SMA N 8 DENPASAR IN ACADEMIC YEAR 2013/2014 ., NI WAYAN SATRI ADNYANI; ., Prof. Dr.I Ketut Seken,MA; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh teknik bermain peran dengan naskah dan kecemasan siswa pada bahasa asing terhadap kompetensi berbicara siswa kelas sebelas. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan 2x2 faktorial dan 68 orang siswa dipilih secara acak sebagai sampel penelitian. Data di analisis dengan menggunakan ANOVA dua jalur dan Uji Tukey. Hasilnya menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan yang signifikan terhadap kompetensi berbicara antara siswa yang diajar dengan menggunakan teknik bermain peran dengan naskah dan siswa yang diajarkan dengan teknik konvensional; (2) ada pengaruh interaksi pada teknik mengajar yang digunakan dan kecemasan siswa pada bahasa asing terhadap kompetensi berbicara siswa; (3) ada perbedaan kompetensi berbicara antara siswa yang mempunyai kecemasan siswa pada bahasa asing yang tinggi yang diajar dengan menggunakan teknik bermain peran dengan naskah dan siswa yang diajar dengan menggunakan teknik konvensional; (4) ada perbedaan kompetensi berbicara antara siswa yang mempunyai kecemasan siswa pada bahasa asing yang rendah yang diajar dengan menggunakan teknik bermain peran dengan naskah dan siswa yang diajar dengan menggunakan teknik konvensional. Kata Kunci : berbicara, bermain peran, kecemasan This research aimed at investigating the effect of scripted role play and foreign language anxiety on eleventh grade students? speaking competency. It was an experimental research with 2x2 factorial design and 68 of students were selected as the sample of the study. The data were analyzed by using Two-Way ANOVA and Tukey Test. The result showed that (a) there is a significant effect in speaking competency between the students who were taught by using scripted role play technique and those taught by the conventional technique, (b) there is a significant interactional effect between teaching technique applied and the foreign language anxiety on the students? speaking competency, (c) there is a significant difference in speaking competency between the students with high foreign language anxiety who were taught by using scripted role play technique and those who were taught by the conventional technique; and (d) there is a significant difference in speaking competency between the students with low foreign language anxiety who were taught by using scripted role play technique and those students who were taught by the conventional technique. keyword : anxiety, scripted role play, speaking
EFEKTIVITAS PEMAKAIAN BAHASA INDONESIA DALAM KARYA TULIS SEHUBUNGAN DENGAN PEROLEHAN SKOR SEKSI MENULIS UJI KEMAHIRAN BERBAHASA INDONESIA (UKBI) PADA GURU ., NI KOMANG WEDAYANTHI; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Dr.Gde Artawan,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.963 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana efektivitas pemakaian bahasa Indonesia (EBI) dalam karya tulis guru dan mencari seberapa besar korelasi skor seksi menulis dalam UKBI dengan skor efektivitas pemakaian bahasa Indonesia dalam karya tulis guru SMA/SMK se-Kecamatan Kuta Selatan. Penelitian ini digolongkan kedalam penelitian deskkriptif kualitatif dan kuantitatif. Untuk melakukan penelitian ini, 9 guru yang telah mengikuti UKBI dan memiliki karya ilmiah berupa artikel dipilih sebagai sampel penelitian. Data efektivitas pemakaian bahasa Indonesia dikumpulkan dengan mendokumentasikan artikel guru yang selanjutnya dianalisis, skor UKBI dikumpulkan dengan mendokumentasikannya dari Balai Bahasa Denpasar dan skor EBI dikumpulkan dengan tes. Data kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif dan analisis korelasi dengan Product Moment. Temuan penelitian ini adalah (1) berdasarkan analisis deskriptif kesalahan dalam sintaksis sebanyak 124 (36,58%), morfologis sebanyak 26 (7,67%), leksikal sebanyak 69 (20,35) dan ejaan sebanyak 120 (35,4%) dan (2) tidak ada korelasi yang signifikan antara pemerolehan skor sesi menulis UKBI dengan skor EBI siswa. Nilai korelasi antar skor UKBI dan EBI juga hanya sebesar 0,493.Kata Kunci : efektivitas pemakaian bahasa Indonesia (EBI), karya tulis guru, UKBI This research aims at analyzing how the effectiveness of Indonesian Language usage (EBI) in teachers? scientific writing and find out the correlation of writing session score in UKBI and the effectiveness of Indonesian Language Usage in scientific writing of general school and vocational school in South Kuta sub-district. This research is categorized into descriptive qualitative and quantitative. To do this research, 9 teachers who had followed UKBI test and had scientific writing which is in the form of article were selected as sample. Data of the effectiveness of Indonesian Language usage were collected by documenting articles chosen which was then analyzed, UKBI score documented from Balai Bahasa Denpasar, and score of EBI collected by test. The data were then analyzed with descriptive-qualitative and Product Moment Correlation. This research discovers (1) there were 124 mistakes in syntax (36,58%), 26 in morphology (7,67%), 69 in lexicon(20,35) and 120 in spelling (35,4%) dan (2) there was no correlation of writing session score in UKBI and the effectiveness of Indonesian Language Usage in scientific writing of general school and vocational school in South Kuta sub-district with coefficient of 0.493keyword : the effectiveness of Indonesian Language usage, scientific writing, UKBI
PENERAPAN PRINSIP KERJA SAMA DAN PRINSIP KESANTUNAN PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK OLEH SISWA KELAS IV SD JEMBATAN BUDAYA ., A. A. RATNA RAKASIWI; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.029 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan 1) penerapan prinsip kerja sama dan kesantunan pada siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan pendekatan saintifk, 2) dampak penerapan prinsip kerja sama dan kesantunan pada pembelajaran bahasa Indonesia dengan pendekatan saintifik. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas IV SD Jembatan Budaya, sedangkan objek penelitiannya adalah penerapan prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan pada pembelajaran bahasa Indonesia dengan pendekatan saintifik. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah 1)metode observasi, 2) metode wawancara. Data dianalisis dengan tahapan, yaitu 1)reduksi data, 2) penyajian data, 3)penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 1) penerapan prinsip kerjasama dan prinsip kesantunan meliputi maksim relevansi (72,6%), maksim kualitas (15,3%), dan maksim penghargaan (12,1%). Kemunculan jenis maksim yang paling mendominasi adalah maksim relevansi, 2) dampak yang muncul terhadap penerapan prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan, yaitu dampak positif berupa keseriusan siswa dalam mengikuti pembelajaran dan kemampuan siswa dalam bersosialisasi dengan kelompok lain, selanjunya dampak negatifnya, yaitu tuturan siswa yang masih kurang sopan dan kurang memerhatikan norma-norma kesantunan dalam bertutur. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan telah diaksanakan dengan baik. Namun, siswa masih perlu memerhatikan norma-norma kesantunan dalam bertutur. Temuan penelitian ini diharapkan mampu memberikan masukan bagi perkembangan kajian tindak tutur yang berkaitan dengan prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan khususnya dalam konteks pembelajaran di kelas.Kata Kunci : Prinsip Kerja Sama, Prinsip Kesantunan, Pendekatan Saintifik The purpose of this research is to describe and illustrate; the principle application of cooperation and students? politeness in process of learning Indonesian language study by using a scientific approach, the impacts by applying the principle application of cooperation and students? politeness in process of learning Indonesian language study by using a scientific approach. Subject of the research are students of year IV Jembatan Budaya Primary School, while the object of this research is the principle application of cooperation and students? politeness in process of learning Indonesian language study by using a scientific approach. The following are methods that are applied to collect the data research; 1)observation, and interview. The collected data will be analyzed by the following steps; reduction, presentation, and conclusion. The result of the research will present, 1) the principal applicatiom of cooperation and politeness, which are followed by maxim of relevance (72,6%), maxim of quality (15,3%), maxim of reward (12,1%). The dominant maxim that will occur is the maxim of relevance, 2) the impact that affects the principal application of teamwork and behavior, which is the positif impact of the students concern in following the learning process, and the ability of students to socialize with among the teams, in the other side the negative impact that will occur is refered to the impoliteness of the students conversation. Based on the research result, it can be concluded that the application of the principles of cooperation and politeness principle has been implemented. However, students still need to pay attention to the norms of politeness in speak. Findings of this study are expected to provide input of speech acts related to cooperative principle and politemess principle, especially in the context of classroom learning.keyword : principle of cooperation, The principle of politeness, Scientific research
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA PADA TOPIK TEKS LAPORAN OBSERVASI BERBASIS TRI HITA KARANA UNTUK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 GIANYAR BALI ., I KOMANG RIKA ADI PUTRA; ., Dr.Gde Artawan,M.Pd; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.647 KB)

Abstract

Penelitian pengembangan bahan ajar ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pengembangan bahan ajar bahasa Indonesia pada topik teks laporan observasi Tri Hita Karana di kelas VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali; (2) tingkat validitas bahan ajar bahasa Indonesia pada topik teks laporan observasi berbasis Tri Hita Karana di kelas VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali oleh para ahli; (3) respons siswa yang berkaitan dengan keterbacaan bahan ajar bahasa Indonesia pada topik teks laporan observasi dan teks eksposisi berbasis Tri Hita Karana di kelas VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali. Subjek penelitian ini adalah ahli isi bahan ajar, guru mata pelajaran bahasa Indonesia, dan siswa kelas VIIC SMP Negeri 1 Gianyar Bali. Prosedur penelitian ini mengadaptasi prosedur penelitian dari Borg dan Gall. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, angket, dan wawancara. Teknik analis data penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dan kuntitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bahan ajar dirancang sesuai dengan kurikulum 2013 dan dilandasi oleh nilai-nilai Tri Hita Karana, (2) tingkat validitas bahan ajar berada pada kualifikasi baik, dan (3) respons pengguna bahan ajar dalam tahap uji lapangan tergolong sangat baik.Kata Kunci : pengembangan bahan ajar, Tri Hita Karana. Development of teaching materials research aims to describe (1) the development of teaching materials Indonesian text on the topic of Tri Hita Karana observation report in class VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali; (2) the validity of Indonesian teaching materials on the topic of the text-based report observations of Tri Hita Karana in class VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali by experts; (3) student responses related to legibility Indonesian teaching materials on the topic of observation report text and text-based exposition of Tri Hita Karana in class VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali. The subjects were expert content of teaching materials, teacher Indonesian subjects, and VIIC grade students of SMP Negeri 1 Gianyar Bali. This study adapted the procedure of the research procedures Borg and Gall. The method used to collect data in this study is documentation, observation, questionnaires, and interviews. Engineering data analyst of this research using qualitative and quantitative techniques. The results of this study indicate that (1) instructional materials designed according to the curriculum in 2013 and based on the values of Tri Hita Karana, (2) the validity of instructional materials are in good qualifications, and (3) user response teaching materials in the field test stage classified very well. keyword : development of teaching materials, Tri Hita Karana
PELAKSANAAN SANGGAR SASTRA TEATER ANGIN SMA NEGERI 1 DENPASAR ., I KADEK SURYA KENCANA; ., Prof. Dr. I Made Gosong,M.Pd; ., Dr.Gde Artawan,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.311 KB)

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) keberadaan Sanggar Sastra Teater Angin SMA Negeri 1 Denpasar, (2) Pelaksanaan Sanggar Sastra Teater Angin dalam pelatihan teater, (3) pelaksanaan Sanggar Sastra Teater Angin dalam pelatihan tata artistik teater, dan (4) pelaksanaan Sanggar Sastra Teater Angin dalam pelatihan penyutradaraan teater. Subjek penelitian ini adalah Sanggar Sastra Teater Angin SMA Negeri 1 Denpasar. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sanggar Sastra Teater Angin memiliki visi dan misi sanggar, prinsip dan sistem aktivitas sanggar, strategi pelaksanaan sanggar, dan proses kreativitas dalam sanggar, (2) pelatihan teater di Sanggar Teater Angin terdiri atas pelatihan olah tubuh, pelatihan olah suara, dan pelatihan olah rasa, (3) pelatihan tata artistik di Sanggar Teater Angin terdiri atas pelatihan tata rias, pelatihan tata busana, pelatihan tata cahaya, pelatihan tata panggung, dan pelatihan tata suara. (4) Pelatihan penyutradaraan di Sanggar Teater Angin terdiri atas aktivitas penentuan lakon, penganalisisan lakon, pemilihan pemain, dan penentuan bentuk dan gaya pementasan. Berdasarkan temuan-temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Sanggar Sastra Teater Angin SMA Negeri 1 Denpasar merupakan teater pelajar yang profesional karena memiliki visi dan misi, prinsip dan sistem aktivitas sanggar, strategi aktivitas sanggar, proses kreativitas dalam sanggar, dan jenis-jenis pelatihan teater, tata artistik, serta pelatihan penyutradaraan yang lengkap dan sistematis. Kata Kunci : sanggar sastra, Teater Angin This descriptive qualitative study aims to describe (1) the existence of Teater Angin Literature Group SMA Negeri 1 Denpasar; (2) the application of Teater Angin Literature Group in rehearsal; (3) the application of Teater Angin Literature Group in artistic design; and (4) the application of Teater Angin Literature Group in the model of directing training. The subject of this study is Teater Angin Literature Group SMA Negeri 1 Denpasar. The data collection method used in this study is observation, interview, and documentation study. The analysis of observation, interview and documentation data is done in three steps, namely data reduction, presentation and conclusion or verification. The results of this research show that, (1) Teater Angin Group has vision and mission, principle, system and strategy of ensemble activities, and creativity process in the group, (2) The rehearsal in Teater Angin consists of physical exercise, vocal exercise, emotionaL state exercise, (3) The artistic design training in Teater Angin consists of make up, costume, lighting, set, and sound training. (4) Directing training in Teater Angin includes deciding the script, analyzing characters, audition, and determining the form and style of the performance. Based on those findings, it can be concluded that Teater Angin Group SMA Negeri 1 Denpasar is a professional school theatre group as it has vision and mission, principle and system of ensemble activities, ensemble activities strategy, creativity process in the group, model of rehearsal, artistic design and directing training, which are complete and systematic.keyword : literature group, Teater Angin
Pembelajaran Bahasa Indonesia Berdasarkan Pendekatan Saintifik (Problem Based Learning) sesuai Kurikulum 2013 di Kelas VII SMP Negeri 2 Amlapura ., NI LUH GEDE RIWAN PUTRI BINTARI; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.396 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan pendekatan saintifik sesuai Kurikulum 2013 di kelas VII SMP Negeri 2 Amlapura, (2) pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan pendekatan saintifik sesuai Kurikulum 2013 di kelas VII SMP Negeri 2 Amlapura, (3) evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan pendekatan saintifik sesuai Kurikulum 2013 di kelas VII SMP Negeri 2 Amlapura, dan (4) kendala-kendala yang dialami yang guru dalam menerapkan pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan pendekatan saintifik sesuai Kurikulum 2013 di kelas VII SMP Negeri 2 Amlapura. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data dianalisis melalui reduksi data, klasifikasi dan penyajian data, dan penarikan simpulan. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia di kelas VII SMP Negeri 2 Amlapura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) dalam tahap perencanaan pembelajaran kelima kegiatan pokok pendekatan saintifik direncanakan pada komponen langkah-langkah pembelajaran, (2) dalam tahap pelaksanaan pembelajaran kelima kegiatan pokok pendekatan saintifik tampak dalam kegiatan pembelajaran dan terlaksana dalam dua kali pertemuan, (3) dalam tahap evaluasi pembelajaran penilaian meliputi penilaian aspek pengetahuan dan keterampilan, dan (4) kendala-kendala yang dialami guru adalah ketidaksesuaian antara waktu dengan cakupan materi pembelajaran, serta contoh yang disajikan dalam buku pegangan siswa tidak kontekstual. Berdasarkan temuan tersebut disarankan kepada lembaga-lembaga pendidikan untuk menggunakan penelitian ini sebagai penyedia teori berkaitan dengan pendekatan saintifik dalam pembelajaran bahasa. Para guru disarankan untuk lebih cermat dalam menyusun RPP. Pihak sekolah dan dinas pendidikan hendaknya terus memberikan pelatihan terkait implementasi pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Peneliti lain disarankan untuk mengadakan penelitian lanjutan terkait implementasi pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Kata Kunci : pembelajaran bahasa Indonesia, pendekatan saintifik, dan kurikulum 2013 This research aims to describe (1) lesson plan of Indonesian learning based on scientific approach according to Curriculum 2013 in VII grade class of SMP N 2 Amlapura, (2) the application of Indonesian learning based on scientific approach according to Curriculum 2013 in VII grade class of SMP N 2 Amlapura, (3) the evaluation of Indonesian learning based on scientific approach according to Curriculum 2013 in VII grade class of SMP N 2 Amlapura, (4) the obstacles that happened when the teacher apply Indonesian learning based on scientific approach according to Curriculum 2013 in VII grade class of SMP N 2 Amlapura. This research is using descriptive qualitative method. The data in this research is compiled using documentation method, observation method, and interview method. The data is analyzed which are the data reduction, data classification, and the drawing of the conclusion. The subject in this research is the Indonesian teacher in VII grade class of SMP N 2 Amlapura. The result of the study shows that (1) in lesson planning stage, five main activities in scientific approach are planned on the lesson plan steps component, (2) in the implementation of learning activity, five main activities in scientific approach appear in the learning activity and it implemented in two meetings, (3) in the assessment stage, it covers assessment of knowledge and skill aspects, and (4) the problems experienced by the teacher are time with the learning material scope is not compatible and also the example showed in student book is not contextual. According to that result, educational institution are suggested to use this research as the theory providers according to scientific approach in language learning. The teachers are suggested for more careful in setting the lesson plan. The school and also educational agency must give the teacher training about the implementation of the scientific approach in the learning process continually. The other researchers are suggested to continue in conducting the study about the implementation of scientific approach in learning. keyword : Indonesian Learning, Scientific Approach, Curriculum 2013
THE EFFECT OF JIGSAW II AND STUDENTS-TEACHER RELATIONSHIP ON STUDENTS’ READING COMPREHENSION ., I GUSTI AYU WARDHANI; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.378 KB)

Abstract

Studi eksperimen ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh Jigsaw II dan hubungan siswa dan guru terhadap membaca komprehensif siswa kelas sebelas SMAN 1 Denpasar pada tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan rancangan 2x2 faktorial. 92 siswa dilibatkan sebagai sampel penelitian. Mereka dipilih dengan teknik sampling acak. Data membaca komprehensif siswa dikumpulkan melalui tes pilihan ganda sedangkan data hubungan siswa dan guru dikumpulkan dengan kuesioner. Data membaca komprehensif siswa dianalisis dengan ANAVA dua jalur (Analisis Varian). Temuan penelitian ini adalah a) Jigsaw II berpengaruh secara signifikan terhadap membaca komprehensif siswa, b) terdapat interaksi yang signifikan antara metode pengajaran (Jigsaw II dan konvensional) dan tingkat hubungan siswa dan guru (tinggi dan rendah) terhadap membaca komprehensif siswa, c) bagi siswa yang memiliki hungan tinggi dengan guru, Jigsaw II berpengaruh secara signifikan terhadap membaca komprehensifnya, d) bagi siswa yang memiliki hungan rendah dengan guru, Jigsaw II tidak berpengaruh secara signifikan terhadap membaca komprehensifnya.Kata Kunci : Jigsaw II, hubungan siswa dan guru, membaca komprehensif This experimental study aimed at investigating the effect of Jigsaw II and students-teacher relationship on reading comprehension of eleventh grade students of SMAN 1 Denpasar in the academic year 2013/2014. This research applies 2x2 factorial design. 92 students were selected as sample through random sampling. Data of students? reading comprehension were collected by using multiple choice tests and the students-teacher relationship were collected by questionnaire. The data of students? reading comprehension were analyzed statistically by two-way ANOVA (Analysis of Variance) at 5% significance level. This research discovers (a) there was a significant difference in reading comprehension between the students taught by using Jigsaw and those who taught by using conventional method, (b) there was a significant interaction effect of teaching method (Jigsaw and conventional method) and students-teacher level (high and low levels) on students? reading comprehension, (c) there was a significant difference in reading comprehension between students having high relationship with their teacher taught by using Jigsaw and those taught by using conventional method, and (d) there was no significant difference in reading comprehension between students having low relationship with their teacher between the students? taught by using Jigsaw and those taught by using conventional method.keyword : Jigsaw II, student-teacher relationship, reading comprehension
THE EFFECT OF RECIPROCAL TEACHING WITH SELF CORRECTION ON THE 8th GRADE STUDENTS’ READING COMPETENCY AT SMPN 6 DENPASAR ., GUSTI AYU PUTU OLIARNI; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra, M.Sc., Ph.; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed at investigating whether there is a significant difference in reading competency between a) the students, b) good readers, c) poor readers who are treated by using reciprocal teaching with self correction and those who are treated by using reciprocal teaching with teacher?s correction. This study was an experimental study recruiting 104 students as the sample of the research. Post-test only comparison group design was applied as the research design. The data obtained from the post test were analyzed by using descriptive and inferential statistic analysis. Through the descriptive analysis, it was found that the mean score of the group who were taught by using reciprocal teaching with self correction was higher than those who were taught by using reciprocal teaching with teacher?s correction. It means that the students who were treated by using reciprocal teaching with self correction is better than those who were taught by using reciprocal teaching with teacher?s correction, good readers who were thought by using reciprocal teaching with self correction is better than those who were taught by using reciprocal teaching with teacher?s correction, poor readers who were treated by using reciprocal teaching with self correction is also better than who were taught by using reciprocal teaching self correction. These findings provide empirical evidence of the importance to consider strategy and types of correction in teaching reading.keyword : Reading competency, Reciprocal teaching, Self correction
An Analysis Of The Cohesion And Coherence In The Ninth Grade Students' Narrative Writings In SMP Negeri 2 Banjar ., PIPIT OLVA ANDAYANI; ., Prof. Dr.I Ketut Seken,MA; ., Drs. Asril Marjohan,MA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pipit Olva Andayani. 2014. An Analysis Of The Cohesion And Coherence In The Ninth Grade Students? Narrative Writings In SMP Negeri 2 Banjar. Thesis, Department of Language Education, Graduate Program, Ganesha University of Education Thesis. Language Education. Postgraduate Study Program, Ganesha University of Education. Advisors: (I) Prof.Dr.Ketut Seken, M.A, Advisor (II) Dr. Asril Marjohan, M.A This study aimed at describing the cohesion and coherence aspect of English narrative writing created by the ninth grade students of SMP Negeri 2 Banjar. The aims were to describe and explain the problems encountered by the students in their narratives. This study used qualitative research design. The subjects of this study were the ninth grade students of SMP Negeri 2 Banjar in academic year 2013/2014. The obtained data were in the form of scripts of students? narrative writings, responses of the students? questionnaire and script of teachers? interview. The data were analyzed by using the theory of Halliday and Hasan (1976). The findings of the study showed that (1) the cohesion of the narratives was achieved by the use of cohesive devices. Those devices were: reference (personal, demonstrative, comparative), substitution (verbal, clausal), ellipsis (verbal), and conjunction (additive, adversative, causal, temporal), reiteration and collocation (lexical devices). (2) The coherence of the narratives was achieved through the development of themes, and the generic structure. (3) Some problems of coherence identified were the problems with reference (personal, demonstrative), conjunction (additive, adversative, causal, temporal) and limited choice of lexical item. Kata Kunci : cohesion, coherence, narrative Pipit Olva Andayani. 2014. Analisis kohesi dan koherensi tulisan narasi siswa kelas Sembilan SMP Negeri 2 Banjar. Tesis Program Studi Bahasa, Pascasarjana, Universitas Pendidikan Ganesha Tesis. Program Studi Bahasa. Pascasarjana. Universitas Pendidikan Ganesha. Pembimbing (I) Prof.Dr.Ketut Seken,M.A, Pembimbing (II) Dr. Asril Marjohan, M.A Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kohesi dan koherensi pada tulisan narasi yang ditulis oleh siswa kelas IX SMP Negeri 2 Banjar. Penelitian ini juga bertujuan untuk menggambarkan dan menjelaskan masalah-masalah yang ditemukan dalam tulisan narasi siswa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 2 Banjar tahun ajaran 2013/2014. Data diperoleh melalui tulisan narasi siswa, kuisioner siswa dan interview guru. Data yang diperoleh dianalis berdasarkan teori Halliday and Hasan (1976). Temuan pada penelitian ini menunjukkan (1) kohesi dari teks narasi yang diciptakan dengan menggunakan piranti. Piranti tersebut diantaranya; referensi (personal, demonstratif, komparatif), substitusi (verbal, clausal), ellipsis (verbal), konjungsi (penambahan, pertentangan, sebab-akibat, urutan) (piranti grammatical), pengulangan dan kolokasi (piranti leksikal). (2) Koherensi teks narasi diciptakan dengan pengembangan ide utama dari teks itu yang didukung oleh ide setiap paragraph, penggunaan generic structure dari teks narasi. (3) Beberapa masalah dalam koherensi yang diidentifikasi dalam karangan siswa yaitu menyangkut penggunaan referensi (personal, demonstratif), konjungsi (penambahan, pertentangan, sebab-akibat, urutan) dan pemilihan kata dari leksikal item. keyword : kohesi, koherensi dan tulisan narasi