cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : 26152800     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dibidang Pendidikan Bahasa Inggris. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bahasa Inggris bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 275 Documents
Developing Micro Teaching book for Teaching Micro Teaching Course in English Education Department Universitas Pendidikan Ganesha ., ANAK AGUNG ISTRI HARI NINGRAT; ., PROF. DR. NI NYOMAN PADMADEWI, M.A.; ., DR. LUH PUTU ARTINI, M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar yang dibutuhkan untuk membangun konsep dan prinsip-prinsip micro teaching siswa. Penelitian ini dilakukan dalam rangka menciptakan mengajar bahan ajar micro berdasarkan Kurikulum 2013 dalam bentuk buku, karena tidak ada buku yang tersedia tentang hal itu belum. Penelitian ini menggunakan campuran paradigma pendekatan metode yang menggabungkan antara pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif akan digunakan pada langkah pertama dan langkah kedua. Langkah pertama adalah ketika merancang cetak biru dan langkah kedua adalah ketika mengembangkan buku teks microteaching. Untuk pendekatan kuantitatif akan digunakan pada validasi Microteaching buku melalui uji empiris dengan melakukan uji lapangan. Penelitian ini telah dilakukan dengan menerapkan penelitian dan pengembangan desain dengan mengikuti desain Sugiyono ini. Ada beberapa mata pelajaran dalam penelitian ini. Pertama, visi, misi, dan tujuan Jurusan Pendidikan yang memberikan informasi tentang kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa dalam belajar Microteaching. Kedua, dosen microteaching di Universitas Pendidikan Ganesha. Sebagai ahli dari microteaching, peneliti perlu komentar dan saran mereka untuk membuat buku microteaching lebih baik. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa materi pembelajaran yang dibutuhkan untuk membangun konsep dan prinsip-prinsip micro teaching siswa adalah Micro Teaching buku teks. Micro Teaching buku yang telah dikembangkan dalam penelitian ini berbeda dengan buku-buku Pengajaran Mikro lainnya karena mengandung strategi pengajaran dan pembelajaran di kelas berdasarkan Kurikulum 2013, merek kurikulum baru yang diterapkan di sebagian besar sekolah tinggi saat ini. Selain itu, kualitas buku Pengajaran Mikro yang telah dihasilkan sangat baik. Hal ini ditunjukkan oleh sejenis dan baik rating yang diberikan oleh dua hakim ahli micro teaching untuk setiap unit buku ini. Validitas isi per unit buku ini secara keseluruhan lebih dari 0,90. Ini berarti bahwa validitas isi dari buku ini bagus, sehingga dapat diterapkan dalam praktik nyata.Kata Kunci : Pengajaran mikro , Kurikulum 2013 , Bahan Ajar This study aimed at developing instructional materials needed to build students’ concept and principles of micro teaching. This research is conducted in order to create micro teaching instructional materials based on Curriculum 2013 in the form of textbook, since there are no textbooks provided about it yet. This study used mixed method approach paradigm which combines between qualitative and quantitative approach. Qualitative approach had been used on the first step and the second step. The first step is designing the blue print and the second step is developing the microteaching textbook. The validation of microteaching textbook had been conducted through the empirical test by doing field testing. This research had been done by applying research and development design by following Sugiyono’s design. There are some subjects in this research. First, vision, mission, and purpose of English Educational Department which gives information about competencies which must be mastered by the students in learning Microteaching. Second, the microteaching lecturers in Universitas Pendidikan Ganesha. As the experts of microteaching, the researcher needs their comments and suggestions in order to make the microteaching textbook better. From the result of the study, it was found out that the instructional material needed to build students’ concept and principles of micro teaching is Micro Teaching textbook. The Micro Teaching book which had developed in this research is different to any other Micro Teaching books because it contains of the teaching and learning strategies in the classroom based on Curriculum 2013, the brand new curriculum which is applied in most high school nowadays. In addition, the quality of Micro Teaching book produced is very good. It is indicated by the similar and good rating given by the two expert judges of micro teaching for each unit of this book. The content validity per unit of this book is overall more than 0.90. It means that the content validity of this book is good, so that it can be applied in the real practice. keyword : Micro Teaching, Curriculum 2013, Instructional Materials
An Analysis of Politeness Strategies Used by Male and Female Teachers in EFL Classes in SMP Negeri 4 Kuta Selatan ., NI LUH KOMANG DUJANI; ., PROF. DR. NI NYOMAN PADMADEWI, M.A.; ., DR. ASRIL MARDJOHAN, MA.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 5, No 1 (2017):
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dujani, Ni Luh Komang (2016). An Analysis of Politeness Strategies Used by Male and Female Teachers in EFL Classes in SMP Negeri 4 Kuta Selatan, Thesis, English Education, post Graduated Study Program, Ganesha University of Education. This thesis has been supervised and approved by Supervisor I: Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA., and Supervisor II: Dr. Asril Marjohan,MA Kata Kunci: Jenis kelamin, Strategi guru, Strategi kesantunan Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan strategi-strategi kesantunan yang digunakan oleh guru laki-laki dan perempuan di kelas EFL di SMP Negeri 4 Kuta Selatan dalam proses belajar mengajar. Peneliti merupakan instrument utama dalam penelitian ini yang mengumpulkan data dengan percakapan video rekaman antara guru dan para siswa. Subjek penelitian ini adalah guru-guru dari SMP Negeri 4 Kuta Selatan yang berbicara kepada siswa mereka. strategi kesantunan yang digunakan oleh guru dianalisis berdasarkan teori kesantunan dari Penelope Brown & Stephen C. Levinson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh guru laki-laki dan perempuan adalah bald on record, negative politeness, positive politeness, off record dan say nothing. Sebagian besar guru laki-laki digunakan bald on record. Guru perempuan menggunakan strategi imperative secara halus. Ini berarti bahwa guru perempuan lebih menggunakan positive politeness stategy. Guru perempuan menggunakan kata ganti "tolong" untuk membuat ekspresi yang lebih sopan dan menunjukkan kebersamaan antara guru dengan para siswa. Kata Kunci : Jenis kelamin, Strategi guru, Strategi kesantunan ABSTRACT Dujani, Ni Luh Komang (2016). An Analysis of Politeness Strategies Used by Male and Female Teachers in EFL Classes in SMP Negeri 4 Kuta Selatan, Thesis, English Education, post Graduated Study Program, Ganesha University of Education. This thesis has been supervised and approved by Supervisor I: Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA., and Supervisor II: Dr. Asril Marjohan,MA Key word: Gender, Teachers’ Strategies, Politeness Strategies The objective of the study is to describe the politeness strategies used by male and female teachers in EFL classes in SMP Negeri 4 Kuta Selatan in teaching learning process. The researcher was the key instrument in this study that collected the data by video-recording the utterances between teachers and students. The subject of the study were the teachers of SMP Negeri 4 Kuta Selatan who talked to their students. The politeness strategies used by teachers were analyzed based on Penelope Brown & Stephen C. Levinson theory of politeness. The result of this study showed that the strategies used by male and female teachers were bald on record, negative politeness, positive politeness, off record and say nothing. Mostly the male teacher used bald on record. The female teacher used imperative that softness. It meant that the female teacher used positive politeness. The female teacher used the pronoun “please” in order to make the expression more polite and to show the togetherness between teacher and students. keyword : Gender, Teachers’ Strategies, Politeness Strategies
DEVELOPING PROJECT-BASED INSTRUCTIONAL MATERIALS WITH CHARACTER INSERTION ACCORDING TO CURRICULUM 2013 FOR GRADE EIGHT OF JUNIOR HIGH SCHOOL ., NYOMAN CANESTRA ADI PUTRA; ., DR. LUH PUTU ARTINI, M.A.; ., DR. MADE HERY SANTOSA, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sehubungan dengan pelaksanaan Kurikulum 2013, jumlah materi pembelajaran berbasis proyek sangat terbatas. Berdasarkan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi pembelajaran untuk mengajar Bahasa Inggris menggunakan pembelajaran berbasis proyek berdasarkan kurikulum 2013 untuk siswa kelas delapan dan menggambarkan bagaimana nilai-nilai karakter dimasukan ke dalam pembelajaran berbasis proyek berdasarkan Kurikulum 2013 untuk siswa kelas delapan. Penelitian ini menggunakan desain pengembangan oleh Sugiyono (2011), dan dilaksanakan di SMP Negeri 1 Singaraja. Uji ahli terdiri dari dua orang guru dari SMP Negeri 1 Singaraja dan satu dosen dari Universitas Pendidikan Ganesha. Data didapatkan dengan cara observasi, interview, penyebaran mengisi kuisioner, dan studi dokumen, dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi yang dikembangkan telah secara jelas merepresentasikan apa yang disebutkan dalam teori dimana dalam proses pengerjaan proyek, siswa perlu membangun pengetahuannya sendiri melalui aktifitas menemukan, menganalisa, dan mengkombinasikan berbagai informasi ke dalam sebuah produk akhir. Sementara itu, karakter yang dimasukkan meliputi kejujuran, disiplin, kepercayaan diri, rasa tanggung jawab, kesopanan, kepedulian dan toleransi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rerata produk dari uji ahli sebesar 4.26, melebihi skor interval 4.05, yang berarti bahwa produk termasuk materi yang sangat baik. Jadi, produk yang dikembangkan bisa diaplikasikan dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek sesuai dengan Kurikulum 2013.Kata Kunci : Kurikulum 2013, Pembelajaran Berbasis Proyek, nilai-nilai karakter In relation to the implementation of Curriculum 2013, there is limited number of project-based instructional materials in EFL classes in Bali. Due to that problem, this study aimed at developing materials for teaching English using Project-Based Learning according to Curriculum 2013 for grade eight of junior high school and describing how the characters values were inserted into Project-Based Learning according to Curriculum 2013 for grade eight of junior high school. The study employed research and development design proposed by Sugiyono (2011) and was conducted in SMP Negeri 1 Singaraja. The expert judges were two English teachers from SMP Negeri 1 Singaraja and one lecturer from Ganesha University of Education. The data were collected through observation, interview, administering questionnaire, and document study, and were analyzed descriptively. The results of the study showed that the developed materials represent what is suggested by the theory, that is in accomplishing the projects, the students have to construct knowledge by themselves through the activities of finding, analyzing, and combining information into a final product of projects. Meanwhile, the characters inserted in the activities are honesty, discipline, confidence, responsibility, politeness, caring and tolerance. The findings showed that the mean score of the developed materials was 4.26, exceeding the interval score of 4.05. This indicates that the developed material is categorized as excellent material. Thus, the developed materials can be treated as a guidance in implementing Project-Based Learning according to Curriculum 2013.keyword : Curriculum 2013, Project-Based Learning, character values
DEVELOPING SYLLABUS AND INSTRUCTIONAL MATERIALS FOR READING 2 COURSE IN ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT OF GANESHA UNIVERSITY OF EDUCATION SINGARAJA ., NI GUSTI AGUNG PUTRI KUSUMA RAHAYU; ., DR. LUH PUTU ARTINI, M.A.; ., PROF. DR. PUTU KERTI NITIASIH, M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengembangkan silabus Reading II yang mendukung keterampilan membaca siswa tingkat menengah, 2) mengembangkan materi pembelajaran untuk Reading II yang dapat digunakan sebagai pedoman pada siswa tingkat menengah, 3) menganalisis kualitas dari bahan ajar maju yang dilihat dari relevansi dan pembacaan teks. Subyek penelitian adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di semester ketiga dan dosen yang mengajar Membaca 2 kursus di Departemen Pendidikan Bahasa Inggris. Sementara itu, objek penelitian ini adalah silabus dan materi pembelajaran tentu Reading II. Karena tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan silabus dan materi pembelajaran, desain penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan Desain (R & D) yang dikembangkan dengan menggunakan penelitian dan pengembangan yang diusulkan oleh Sugiyono (2010). Prosedur pengembangan setiap produk adalah (1) Identifikasi masalah, (2) Pengumpulan Data, (3) Desain Produk, (4) Desain Validasi, (5) Desain Revisi, (6) Prototype. Dari hasil semua prosedur, ditemukan bahwa bahan yang dibutuhkan harus memenuhi persyaratan yang diberikan dalam silabus dan kriteria bahan yang baik. Ini berarti bahwa silabus dan bahan ajar yang dirancang berdasarkan kriteria silabus yang baik untuk fakultas, bahan yang baik dimulai dengan merancang cetak biru, merancang silabus dan bahan ajar, melewati para ahli penilaian, dan sedang direvisi. Bahan yang dirancang dalam penelitian ini dikategorikan sebagai bahan prototipe yang baik. Sehingga prototipe sudah siap untuk tryout lanjut. Kata Kunci : pengembangan silabus, bahan ajar, level membaca Abstract This study aimed at 1) developing the syllabus of Reading II that supports the reading skills of the intermediate level students, 2) developing the instructional material for Reading II that can be used as a guideline at the intermediate level students, 3) analyzing the quality of the developed instructional materials that viewed from the relevancy and readability the texts. The subjects of the study were the students of English Education Department in third semester and the lecturer who teach Reading 2 course in English Education Department. Meanwhile, the objects of this study were the syllabus and instructional material of Reading II course. Since the purpose of this study was developing syllabus and instructional material, the design of this study was Research and Development Design (R&D) which was developed by using the research and development proposed by Sugiyono (2010). The procedures of developing each product was (1) problem Identification, (2) Data Collection, (3) Product Design, (4) Design Validation, (5) Design Revision, (6) Prototype. From the result of all procedures, it was found that the materials which were needed should meet the requirements provided in the syllabus and criteria of good material. It meant that the syllabus and instructional materials were designed based on the criteria of good syllabus for faculty, good material started by designing the blue print, designing syllabus and instructional materials, passing the experts judgment, and being revised. The materials designed in this study were categorized as good prototype material. so that the prototype was ready for further tryout. keyword : developing syllabus, instructional material, reading level
The Effect of Project Assessment Strategy and Achievement Motivation on Writing Competency of the Eighth Grade Students of SMP N 4 Kuta Selatan in Academic Year 2014/2015 ., DR. NI MADE RATMININGSIH, M.A.; ., DESAK PUTU BONITA ARYVADEVI; ., PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi penilaian proyek dan motivasi berprestasi terhadap kemampuan menulis siswa kelas VIII SMP N 4 Kuta Selatan tahun akademik 2014/2015. Disain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-Test Only Control Group Design.Populasi dari penelitian ini adalah 440 siswa kelas VIII pada tahun akademik 2014/2015. Empatkelas (VIII2, VIII5, VIII10, VIII 11) digunakan sebagai sample dari penilian ini yang dipilih melalui metode random sampling. Pada akhir pengajaran, tes kompetensi menulis diberikan pada siswa. Data kemudian dianalisa dengan menggunakan Two Way ANOVA dan Tukey Test. Hasil dari penelitian ini adalah (a) terdapat perbedaan signifikan antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan strategi penilaian proyek dan siswa yang diajarkan dengan strategi konvensional, (b) ditemukan adanya efek interaksi antara strategi penilaian proyek dan motivasi berprestasi terhadap kemampuan menulis siswa, (c) terdapat perbedaan signifikan pada siswa dengan motivasi berprestasi tinggi, yang diajarkan dengan menggunakan strategi penilaian proyek dan siswa yang diajarkan dengan strategi konvensional, dan (d) terdapat perbedaan signifikan pada siswa dengan motivasi berprestasirendah, antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan strategi penilaian proyek dan siswa yang diajarkan dengan strategi konvensional.Kata Kunci : kompetensi menulis, motivasi berprestasi dan strategi penilaian proyek This study was aimed at investigating the effect of project assessment strategy and achievement motivation on students’ writing competency at eighth grade students of SMP N 4 Kuta Selatan in academic year 2014/2015. Post- test only control group design was used as a design of this study. The population of the study was 440 eighth grade students in academic year 2014/2015. Four classes (VIII2, VIII5, VIII10, VIII11) were used as the sample of the study which was assigned using random sampling method. At the end of treatments, writing competency tests were used to collect the intended data. The collected data were analyzed by using Two Way ANOVA and Tukey Test. The result of this study showed that (a) there is significant difference in writingcompetency between the students who are taught by using project assessment and those who are taught by using conventional strategy, (b) there is an interactional effect between assessment strategies and achievement motivation toward students’ writing competency (c) there is a significant difference on students’ writing competency between the students with high achievement motivation taught by using project assessment strategy and conventional assessment strategy,(d)there is a significant difference on students’ writing competency between the students with low achievement motivation taught by using project assessment strategy and conventional assessment strategy.keyword : achievement motivation, project assessment, and writing competency
A CONTENT ANALYSIS OF GOVERNMENT ENGLISH TEXTBOOK FOR THE SECOND SEMESTER STUDENTS OF GRADE TEN OF SENIOR HIGH SCHOOLS: A CRITICAL LOOK ON ITS SUITABILITY TO CRITERIA OF MATERIAL DEVELOPMENT AND 2013 CURRICULUM ., SARI DEWI NOVIYANTI; ., PROF. DR. I KETUT SEKEN, M.A.; ., DRS. I WAYAN SUARNAJAYA, M.A., P.hD
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian buku bahasa inggris dengan kriteria penyusunan materi ajar dan kurikulum 2013. Analisis kesesuaian buku teks dengan riteria penyusunan materi ajar berdasarkan pada beberapa kriteria yaitu; kemasan, latar dan desain, tugas dan kegiatan, kecakapan, bahasa dan isi, dan subjek dan isi, sedangkan analisis kesesuaian pada kurikulum 2013 berdasarkan pada tujuan, isi, model pembelajaran dan tahapan pembelajaran, dan evaluasi. Analisis konten pada teks secara kualitatif merupakan metode penelitian dan buku bahasa inggris kurikulum 2013 merupakan data penelitian. Data diperoleh berdasarkan observasi buku teks dan analisis secara kuantitatif dan kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa: kesesuaian buku teks dengan kriteria penyusunan materi ajar pada kemasan yaitu 54% dari 13 sub kriteria, 62% dari 8 sub kriteria untuk latar dan desain, 100% dari 4 sub kriteria untuk tugas dan kegiatan, 83% dari 6 sub kriteria untuk kecakapan, 75% dari 4 sub kriteria untuk bahasa dan isi, dan 100% dari 3 sub kriteria untuk subjek dan isi. Sedangkan untuk kesesuaian dengan kurikulum 2013, kesesuaian buku teks mencapai 100% dari 2 sub kategori untuk isi, 100% dari 8 sub kategori untuk konten, 75% dari 4 sub kriteria untuk model pembeajaran dan tahapan pembelajaran, dan 100% dari 3 sub kriteria untuk evaluasi. Secara kualitatif, ditemukan beberapa kelemahan pada buku teks seperti tidak adanya informasi yang lengkap tentang penerbit dan penulis buku, tidak adanya kegiatan keterampilan mendengar, tidak adanya penjelasan pendahuluan untuk topik, struktur teks dan tata bahasa, kurangnya penggunaan materi otentik, kurangnya penekanan nilai karakter, tidak adanya penggunaan pembelajaran model proyek, dan kurangnya penialain terhadap sikap. Implikasi penelitian ini adalah buku teks ajar seharusnya disusun berdasarkan dua kriteria yaitu kriteria penyusunan materi ajar dan kurikulum 2013 agar tujuan peningkatan kemampuan komunikasi siswa dapat tercapai sebagaimana tercantum dalam tujuan kurikulum nasional.Kata Kunci : buku teks, kriteria penyusunan materi ajar, kurikulum 2013 This study aimed at analyzing the suitability of English textbook to criteria of material development and 2013 Curriculum. Criteria of material development analysis was based on several criteria, namely: package, layout and design, task and activities, skills, language and content and subject and content, while the analysis of 2013 Curriculum was based on the objectives, content, learning model and phases and evaluation. Discourse Qualitative Content Analysis was the research method and 2013 Curriculum based English textbook was the data corpus. Data were gathered through textbook observation and were analyzed quantitatively and qualitatively. Findings showed that: the textbook suit the criteria of material development for 54% of package from 13 subsections, 62% of layout and design from 8 subsections, 100% of task and activities from4 subsections, 83% of skills from 6 subsections, 75% of language and content from 4 subsections, and 100% of subject and content from 3 subsections, and final result showed that the level suitability of the textbook to criteria of material development is 3.95 which is categorized as good suitability. While for textbook suitability to 2013 curriculum, the textbook suit the 2013 curriculum for 100% of objectives from 2 subsections, 100% of content from 8 subsections, 75% of learning model and phases from 4 subsections, and 100% for the evaluation from 3 subsections and final result showed that the level suitability of the textbook to 2013 Curriculum is 4.7 which is categorized as very good suitability. Qualitatively, several weaknesses were found in the textbook such as insufficient information of publisher and authors, lack of listening activities, no overview of topic, structure and grammar, less authentic material, insufficient character education discussed, no project based learning model and insufficient amount of attitude evaluation. The implication of this study that a textbook should be developed in consideration of criteria of standard material development and curriculum applied especially to make a published textbook has good quality to build up students’ communicative skill can be achieved successfully as stated in the objectives of the national curriculum.keyword : textbook, criteria of material development, 2013 curriculum
Menganalisis Strategi Komunikasi Digunakan oleh Guru Bahasa Inggris dari Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 1 Singaraja ., PUTU SRI DARMAYANTI; ., PROF. DR. I KETUT SEKEN, M.A.; ., DRS. I WAYAN SUARNAJAYA, M.A., P.hD
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tipe-tipe strategi komunikasi digunakan oleh guru bahasa inggris, motif penggunaan strategi- strategi komunikasi oleh guru-guru bahasa inggris, strategi- strategi komunikasi yang digunakan oleg guru memenuhi kriteria guru bahasa inggris yang baik, dan persepsi murid terhadap strategi- strategi komunikasi digunakan oleh guru-guru bahasa inggris. Subjek dalam penelitian ini adalah dua guru bahasa inggris, kelas VIIA1 dan VIIA8 dari SMP Negeri 1 Singaraja. Data dikumpulkan dengan menggunakan tiga instrumen yaitu, lembar pengamatan, panduan wawancara dan kuesioner. Tipe-tipe strategi komunikasi dikumpulkan dengan observasi dan rekaman, motif penggunaan strategi- strategi komunikasi dkumpulkan dengan wawancara dan rekaman, strategi komunikasi digunakan oleh guru memenuhi kriteria guru-guru bahasa inggris yang baik dikumpulkan dengan lembar pengamatan sedangkan kuesioner digunakan untuk menginvestigasi persepsi murid-murid terhadap strategi- strategi komunikasi. Hasil menunjukkan bahwa ada 17 tipe strategi komunikasi digunakan oleh guru bahasa inggris. Pengulangan adalah yang paling sering digunakan oleh guru bahasa inggris. Motif penggunaan strategi- strategi komunikasi digunakan oleh guru-guru bahasa inggris adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berbicara dan membuat siswa mudah mengikuti aktifitas dengan memahami materi. Sedangkan strategi- strategi komunikasi digunakan oleh guru memenuhi kriteria guru-guru bahasa inggris yang baik menunjukkan bahwa dua guru bahasa inggris memuaskan. Itu berarti bahwa guru-guru meruakan kriteria guru-guru bahasa inggris yang baik. Data juga menunjukkan bahwa guru-guru bahasa inggris, mendapatkan persepsi yang bagus dari siswa mereka dalam menggunakan strategi komunikasi. Kata Kunci : Komunikasi, Strategi Komunikasi, Guru Bahasa Inggris This study aimed to describe the types of Communication Strategies used by the English Teachers, the motive of use Communication Strategies by English Teachers, Communication Strategies used by the teachers meet the criteria of good English Teachers, and Students’ Perception toward the communication strategies used by the English Teachers. The subjects of this study were two English teachers, seventh A1 and A8 grades of SMP Negeri 1 Singaraja. The data were collected by using three instruments, namely observation sheet, interview guide, and questionnaire. The types of communication strategies were gathered by observing and recording, the motive of use Communication Strategies was gathered by English Teachers by interviewing guide and recording, Communication Strategies used by the teachers meet the criteria of good English teachers were gathered by observation sheet, while the questionnaire was used to investigate the students’ perception toward the Communication Strategies. The result showed that there were 17 types of Communication Strategies used by the English teachers. Repetition was the most frequently used by English teachers. The motive of use Communication Strategies used by the English teachers was to improve the students’ speaking ability and made the students easy to follow the activity by understanding the material. While Communication Strategies used by the teachers meet the criteria of good English teachers showed that the two English teachers were satisfactory. It means that English teachers as criteria of good teachers. The data also showed that the English teachers got a good perception from their students in using communication strategies. keyword : Communication, Communication Strategies, English teacher.
Developing Project Based Learning Material for the Tenth Grade Students of SMA Negeri 3 Denpasar Based on Curriculum 2013 ., PUTU RUSANTI; ., PROF. DR. NI NYOMAN PADMADEWI, M.A.; ., DR. NI MADE RATMININGSIH, M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah sebuah Riset dan Pengembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi pembelajaran berdasarkan proyek untuk siswa kelas X di SMA Negeri 3 Denpasar dan menginvestigasi kualitas materi pembelajaran berdasarkan proyek yang dikembangkan di SMA Negeri 3 Denpasar. Penelitian ini menggunakan model Sgiyono (2009) yang terdiri dari mengidentifikasi potensi dan masalah, mengumpulkan data, mendesain produk, memvalidasi desain, merevisi desain, melakukan uji empiris, dan merevisi produk. Penelitian ini berdasarkan observasi awal dan kuisioner yang menunjukkan bahwa guru memerlukan materi pembelajaran berdasarkan proyek untuk mengajar di kelas berdasarkan kurikulum 2013. Pembelajaran berdasarkan proyek ini sangat sesuai dengan pendekatan saintifik yang tertuang pada kurikulum 2013. Data dikumpulkan melalui kuisioner, rubrik, dan dokumen. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat dua belas bab pada buku. Setiap bab terdiri atas overview, grammar, practice, dan project. Proyek tersebut dikembangkan dengan inovatif sesuai dengan yang tertuang pada silabus. Kemudian, validitas produk yang dikembangkan diukur dari nilai rubrik yang diberikan kepada ahli dan guru. Rubrik ini dikembangkan dengan menggunakan kriteria materi yang bagus dari Thomlinson (1998). Data yang diperoleh dari ahli menunjukkan bahwa materi yang dikembangkan termasuk dalam kategori materi sangat baik. Disamping itu, hasil dari kuisioner pada siswa juga menunjukkan bahwa 84% siswa sangat tertarik dengan proyek yang diberikan oleh guru. Implikasi dari penelitian ini adalah materi yang dikembangkan dapat sebagai materi tambahan untuk guru dalam mengajar. Materi ini juga bermanfaat untuk siswa dalam mengimplementasi pendekatan saintifik.Kata Kunci : Riset dan Pengembangan, Pembelajaran Berdasarkan Proyek, Materi Pengajaran This study was a Research and Development (R&D) study. It aimed at developing Project Based Learning material for teaching English to the tenth grade students of SMA Negeri 3 Denpasar and examining the quality of developed Project Based Learning for teaching English to the tenth grade students of SMA Negeri 3 Denpasar. This research and development used Sugiyono Model (2009). This study was based on preliminary observation and questionnaire which showed that the teacher needed project based learning material for conducting teaching and learning process based on curriculum 2013. The data were collected through questionnaire, rubric and document. The data of the present study were analyzed qualitatively and quantitatively. The result of the study showed that there were twelve chapters in the book. Each chapter consisted of overview, pronunciation, grammar, excercise, and project. Then, it was analyzed by using criteria of a good material by Thomlinson (1998). The data from both expert judges and user judges showed that the developed material was categorized as excellent materials. Moreover, through questionnaire 84% of the students stated that they were interested in project which was given by their teacher. The implication of the study is this developed material can be used as supplementary materials for the teacher in teaching English through Project Based Learning. This material also contributes students to understand the implementation of scientific approach. keyword : Research and Development, Project Based Learning, Teaching Material
Discrepancy Analysis of Authentic Assessment Implementation based on Cutricilum 2013 in EFL Classroom of Senior High School in Tabanan ., LUH PUTU ANGGI TRISYA ANGGRAENI; ., PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A.; ., DR. LUH PUTU ARTINI, M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this study were the discrepancy between the ideal of Authentic Assessment and the real implementation in SMAN 1 Kerambitan. The second research proble is to figure out the teachers’ belief about authentic assessment implementation. This was a qualitative research. Subjects of the study were the teachers of SMAN 1 Kerambitan in academic year 2016/2017. The data were collected by document study, interviewing and observation. The research employed by discrepancy model of evaluation by Provus (1971).The instrument used in the present study is interview guide, questioner and classroom observation sheet. This research focused on discrepancy of authentic assessment implementation (self-assessment, performance assessment, project assessment and portfolio assessment). There are three stages in authentic assessment implementation namely, 1) planning, 2) executing and 3) analyzing and reporting. The findings were presented in percentile and data description. Then, the research found that the discrepancy of planning stage was 67.11%. It shows high discrepancy occurred in the implementation of planning stage. The second stage was executing in which the discrepancy is 59.17% and the discrepancy was moderate. The last stage is analyzing and reporting in which the discrepancy was 61.6%. It shows high discrepancy in implementation of the stage. Thus, based on the findings of the research, it is suggested to conduct training and workshop modeling of authentic assessment implementation for teachers in to minimalize the discrepancy.Kata Kunci : authentic assessment, discrepancy, evaluation Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesenjangan antara penerapan penilaian otentik yang sesuai standar dengan kenyataan di SMAN 1 Kerambitan. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah yaitu sejauh mana kesenjangan penerapan penilaian otentik di kelas English as Foreign Language (EFL) di SMAN 1 Kerambitan. Yang kedua adalah untuk memahami bagaimana pemahaman guru-guru terhadap penerapan penilaian otentik. Ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru-guru di SMAN 1 Kerambitan pada tahun akademik 2016/2017. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi dokumen, interview, dan observasi. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan model kesenjangan evalusi oleh Provus. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah panduan interview, penyebaran kuesioner, dan lembar observasi kelas. Penelitian ini berfokus pada kesenjangan penerapan penilaian otentik (asesmen diri, penilaian unjuk kerja, penilaian projek dan penilaian portofolio). Terdapat tiga tahap dalam penerapannya yaitu 1) perencanaan, 2) eksekusi, dan 3) analisis dan pelaporan. Temuan penelitian ditunjukan dengan persentase. Selanjutnya, penelitian ini menemukan bahwa kesenjangan pada tahap perencanaan adalah 67.11%. Hal tersebut menunjukan tingginya kesenjangan yang terjadi pada penerapan tahap perencanaan. Yang kedua adalah tahap eksekusi yaitu 59.17%. Merujuk kepada Acuan Ideal Teoritik kesenjangan yang dimiliki adalah rata-rata. Tahap terakhir adalah analisis dan pelaporan dimana kesenjangannya adalah 61.6%. hal tersebut menunjukkan kesenjangan pada penerapan tahap ini sangat tinggi. Maka berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan agar untuk mengadakan pelatihan dan workshop model penerapan penilaian otentik. Untuk meminimalisir kesenjangan baik itu pada tahap perencanaan, eksekusi dan analisis dan pelaporan. keyword : evaluasi, kesenjangan, penilaian otentik
THE STUDY OF THE TEACHING ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES AT BIOLOGY DEPARTMENT OF GANESHA UNIVERISTY OF EDUCATION SINGARAJA: A NEED ANALYSIS ., MADE ARYAWAN ADIJAYA; ., PROF. DR. I NENGAH MARTHA, M.Pd; ., DR. LUH PUTU ARTINI, M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk 1) menjelaskan tentang kebutuhan mahasiswa jurusan Biologi Universitas Pendidikan Ganesha akan pembelajaran bahasa Inggris untuk tujuan khusus. 2) menjelaskan persepsi dosen pengajar bahasa Inggris tentang pengajaran bahasa Inggris untuk tujuan khusus. 3) menjelaskan kesenjangan yang ada antara kebutuhan yang ideal dengan keadaan sebenarnya yang dialami siswa dalam pengajaran bahasa Inggris untuk tujuan khusus. Semua mahasiswa jurusan Biologi Univeristas Pendidikan Ganesha yang berjumlah 154 menjadi subjek dalam penelitian ini. Objek dalam penelitian ini adalah silabus pengajaran Bahasa Inggris pada jurusan Biologi serta buku pedoman studi Universitas Pendidikan ganesha. Data utama diperoleh dari kuesioner yang diberikan kepada mahasiswa dan dosen pengajar bahasa Inggris, sedangkan data pendukung diperoleh dari wawancara dan studi beberapa dokumen pengajaran. Data yang terkumpul dianalisa secara descriptive dengan menerapkan model interaktive dari Miles dan Huberman (1994). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebutuhan mahasiswa akan aktivitas di kelas lebih ditekankan pada keahlian membaca dan menullis, baik dengan materi yang asli dan ilmiah dan dengan cara dikerjakan berpasangan dan kelompok. Dosen pengajar bahasa Inggris berpandangan bahwa semua keahlian berbahasa itu sama pentingnya untuk diajarkan baik melalui aktivitas perorangan, berpasangan atau kelompok. Berhubungan dengan kesenjangan yang ada, antara mahasiswa dan dosen memiliki pandangan yang berbeda tentang lama waktu yang dibutuhkan untuk mengambil mata kuliah bahasa Inggris untuk tujuan khusus ini, keahlian yang ditekankan dalam aktivitas pengajaran, materi dan jenis aktivitas yang diterapkan dalam perkuliahan, serta jenis evaluasi yang diperlukan.Kata Kunci : pengajaran bahasa Inggris untuk tujuan khusus, analisis kebutuhan This study is a descriptive qualitative research which aimed at 1) describing the students’ need about learning ESP at Biology Department of Ganesha Univeristy, 2) describing the lecturers’ perception towards teaching ESP at Biology Department of Ganesha Univeristy, 3) describing the discrepancies between the ideal needs and the actual coverage that the students have had in ESP class. The subjects of the study were all the 154 students of Biology Department of Ganesha University, and 2 lecturers who teach English at Biology Department of Genesha Univerisy. The objects of the study were teaching syllabus and guidelines study book of the university. The collected data were then descriptively analysed by using interactive model by Miles and Huberman (1994). The primary data were collected by using questionnaires, while the secondary data were gained from interview and documents study. The research found out that the main emphasis on the students’ needs of the activities are on reading and writing skills, for both scientific and authentic materials, peer and group activities. It was also found out that the lectures perceive all the language skills were important to be taught through individual, pair, and group works. In relation to the discrepancies, the students and the lecturers had different opinion about length of the study needed for studying ESP, skills being emphasized in the ESP program, the materials and activities implemented in the classroom interaction, and the types of evaluation required.keyword : Teaching English for specific purposes, need analysis