cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : 26152800     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dibidang Pendidikan Bahasa Inggris. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bahasa Inggris bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 275 Documents
DEVELOPING COURSE MATERIALS FOR ENGLISH FOR PUBLIC RELATION OFFICERS IN BALI ., AGRA UTARI DEWI; ., PROF. DR. PUTU KERTI NITIASIH, M.A.; ., DR. LUH PUTU ARTINI, M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi bahasa Inggris untuk pekerja public relation di Bali. Penelitian ini menggunakan model riset dan pengembangan (Research and Development). Langkah-langkah dalam penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi potensi dan masalah, (2) mengumpulkan data, (3) menyusun produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, dan (6) percobaan. Sebanyak 50 siswa public relation di salah satu universitas swasta dan 3 orang public relation senior dilibatkan dalam penelitian ini. Data-data dikumpulkan dengan cara studi dokumen, wawancara dan pemberian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) materi yang dibutuhkan oleh siswa untuk kursus bahasa inggris khusus public relation adalah kosa kata berkaitan dengan PR, struktur bahasa, cara mencatat, menulis email atau surat, percakapan telepon, membuat kampanye, mengekpresikan permintaan maaf, saran, opini, setuju dan tidak setuju, pertanyaan dalam wawancara, membuat teks report, persuasif, dan promosi, (2) materi dikembangkan dengan teori pengembangan bahasa Inggris bertujuan khusus oleh Hutchinson and Waters dengan mempertimbangkan tujuan, isi, target siswa, dan metodologi, (3) kualitas materi buku dinilai bagus berdasarkan hasil validasi dari para ahli dan kuesioner yang dibagikan kepada siswa calon kursus. Dengan demikian, materi bahasa Inggris untuk pekerja public relation di Bali ini dianjurkan untuk digunakan dalam kursus bahasa Inggris khusus Public Relation di Bali.Kata Kunci : kursus, bahasa inggris, public relation This study aimed at developing course material for English for Public Relation Officers in Bali. Research and Development was employed in this study. The steps of this design were (1) identifying potency and problem, (2) collecting data, (3) designing product, (4) validating design, (5) revising design (6) and administering product try out. There were 50 prospective public relation officers from one of private college in Bali and 3 experienced Public Relation Officers were involved in this study. The data were gathered through document study, interview and questionnaire. The findings show that (1) materials needed for prospective PR students are vocabularies related to PR, structure, note taking, writing email and letters, phone conversation, creating campaign, expressing apology, opinion, suggestion, agree or disagree, questions in interview, writing report, persuasive and promotion text, (2) materials were developed by using Hutchinson and Waters’ theory of ESP development which considered target audience, content, aims and methodology, (3) the quality of the course material was classified as excellent based on the expert judgment and questionnaire to prospective public relation officers. Thus, the materials for English for Public Relation officers are recommended to be used in the course.keyword : english for specific purpose, public relation
The Effect of Jigsaw Technique of Cooperative Learning and Personality Differences on The Reading Competency of Grade-Nine Students Of SMP Santo Yoseph Denpasar In Academic Year 2015/2016. ., MARIA YASINTA SITI; ., PROF. DR. I KETUT SEKEN, M.A.; ., DR. NI MADE RATMININGSIH, M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maria Yasinta Siti (2016). The Effect of Jigsaw Technique of Cooperative Learning and Personality Differences on The Reading Competency of Grade-Nine Students Of SMP Santo Yoseph Denpasar In Academic Year 2015/2016. Tesis, Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Program Pascasarjana, Universitas Pendidikan Ganesha Tesis ini telah diperiksa dan disetujui oleh Pembimbing I : Prof. Dr. I Ketut Seken , MA. dan Pembimbing II Dr. Ni Made Ratminingsih, MA Kata Kunci : jigsaw, kepribadian, kemampuan membaca Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah di antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan teknik jigsaw dan teknik pembelajaran konvensional terdapat (a) perbedaan signifikan pada kompetensi membaca, (b) efek interaksi antara teknik jigsaw dan kepribadian pada kompetensi membaca siswa, (c) perbedaan signifikan pada kompetensi membaca siswa yang ekstrovert, (c) perbedaan signifikan pada kompetensi membaca siswa yang introvert. Penelitian ini dilakukan pada kelas IX SMP Santo Yoseph Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah 315 siswa kelas IX pada tahun akademik 2015/2016. Terdapat 4 kelas yang digunakan sebagai sampel. Setelah menyebarkan kuesioner kecemasan belajar, terdapat siswa yang dikelompokkan menjadi 2 grup, 56 siswa ekstrovert dan 56 siswa introvert. Pada masing-masing grup, 26 siswa diajarkan dengan menggunakan teknik jigsaw, sedangkan 26 siswa lainnya diajarkan dengan menggunakan teknik konvensional. Pada akhir pengajaran, tes kompetensi membaca diberikan pada siswa. Data kemudian dianalisa dengan menggunakan Two Way Anova dan Tukey Test. Hasil dari penelitian ini adalah untuk kelas VIII SMP Santo Yoseph Denpasar (a) terdapat perbedaan signifikan antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan teknik jigsaw dan siswa yang diajarkan dengan teknik konvensional, (b) tidak ditemukan adanya efek interaksi antara teknik jigsaw dan kepribadian terhadap kemampuan membaca siswa, (c) pada siswa ekstrovert, terdapat perbedaan signifikan antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan teknik jigsaw dan siswa yang diajarkan dengan teknik konvensional dan (d) Pada siswa introvert tidak terdapat perbedaan signifikan antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan teknik jigsaw dan siswa yang diajarkan dengan teknik konvensional. Temuan ini diharapkan memberikan kontribusi pada kelas membaca Bahasa Inggris di Indonesia. Kata Kunci : : jigsaw, kepribadian, kemampuan membaca Maria Yasinta Siti (2016), The Effect of Jigsaw Technique of Cooperative Learning and Personality Differences on The Reading Competency of Grade-Nine Students Of SMP Santo Yoseph Denpasar In Academic Year 2015/2016. Thesis, English Education Department, Post Graduate Study Program, Ganesha University of Education This thesis has been supervised and approved by Supervisor I : Prof. Dr. I Ketut Seken, MA. and Supervisor II Dr.Ni Made Ratminingsih, MA. Key words : jigsaw. personality differences, reading competency This study aimed at examining whether or not between students who are taught by using Jigsaw technique and students who are taught by using conventional learning technique there is (a) a significant difference in students’ reading competency, (b) an interaction effect between jigsaw technique and students personality differences on students’ reading competency, (c)a significant difference in reading competency on extrovert students and (d) a significant difference in reading competency of introvert students. This study was conducted to the ninth grade students’ of SMP Santo Yoseph Denpasar. The study employed post-test only control group design. The population of the study was 315 ninth grade students in academic year 2015/2016. There were 4 classes were used as the samples. After conducting personality questionnaire, 104 students were used as samples which were categorized into 2 groups, 52 extrovert students and 52 introvert students. In each group, 26 students were treated by using Jigsaw Technique while the rest 26 students were treated by using conventional technique. At the end of treatments, reading competency tests were used to collect the intended data. The collected data were analyzed by using Two Way Anova and Tukey Test. The results indicated that for ninth grade students of SMP Santo Yoseph Denpasar (a) there is a significant difference in students’ reading competency between students who are taught by Jigsaw Technique and students who are taught by conventional learning technique, (b) there is no interaction effect between the teaching techniques and personality, (c) there is a significant difference of extrovert students’ reading competency between those who are treated by using Jigsaw technique and those who are treated by using conventional technique in favor of Jigsaw Technique and (d) There is no significant difference of introvert students’ reading competency between those who are treated by using Jigsaw technique and those who are treated by using conventional technique. keyword : Jigsaw, personality differences, reading competency
DISCREPANCY ANALYSIS OF AUTHENTIC ASSESSMENT IMPLEMENTATION IN EFL CLASSROOM BASED ON CURRICULUM 2013 OF SMAN 6 DENPASAR IN DENPASAR SELATAN DISTRICT ., NI PUTU DIAH LAKSMI LESTARI; ., PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A.; ., DR. NI MADE RATMININGSIH, M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah a) untuk memengetahui sejauhmana kesenjangan pelaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran Bahasa Inggris menurut Kurikulum 2013 di Kecamatan Denpasar Selatan yang berfokus pada empat jenis penilaian autentik: penilaian diri, unjuk kerja, projek dan portofolio yang di tinjau dari asesmen perencanaan, pelaksanaan dan analisa serta pelaporan. b) untuk mengetahui persepsi guru dalam pelaksanaan penilaian autentik menurut Kurikulum 2013. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan menggunakan model kesenjangan (Discrepancy Evaluation Model) dengan membandingkan kondisi standar dalam pelaksanaan penilaian autentik menurut Kurikulum 2013 dengan kondisi real tentang pelaksanaan penilaian otentik di SMAN 6 Denpasar oleh guru bahasa Inggris. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Inggris yang mengajar di kelas sepuluh, sebelas and dua belas. Data penelitian dikumpulkan melalui lembar observasi, studi dokumen, kuesioner, dan wawancara yang dianalisa secara descriptif dengan menggunakan Pedoman Acuan Ideal Teoritis (PAIT). Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) terdapat kesenjangan antara rancangan penilaian autentik menurut kurikulum 2013 dan praktek yang dilaksanakan dalam pembelajaran bahasa Inggris; 2) guru memiliki positive belief terhadap implementasi penilaian autentik didalam pembelajaran bahasa Inggris.Kata Kunci : Kata Kunci: kesenjangan, kurikulum 2013, penilaian autentik The aim of this study was: a) to investigate the discrepancy of authentic assessment implementation in EFL Classroom based on Curriculum 2013 in Denpasar Selatan District which focused on four types of authentic assessment namely, self assessment, performance, project and portfolio that conducted in three stages, such as: planning, executing and analysis and reporting; b) to analyze the teacher’s belief toward authentic assessment based on Curriculum 2013. The research design used evaluation research method namely Discrepancy Evaluation Method by Provus that was used to compare the standard of authentic assessment implementation based on Curriculum 2013 and the real implementation of authentic assessment in SMAN 6 Denpasar by teachers. The subjects were English teachers who teach in grade tenth, eleventh and twelfth. The data were collected through observation sheet, document study, questionnaires and interview which were analyzed by using descriptive statistics analysis namely Ideal Theoretical References. The result showed that 1) there is a discrepancy occurred between the ideal of authentic assessment implementation based on Curriculum 2013 and the practice in EFL classroom of SMAN 6 Denpasar; 2) The EFL teachers have positive beliefs toward authentic assessment implementation in EFL classroom. keyword : Keywords: authentic assessment, curriculum 2013, discrepancy
DEVELOPING ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES COURSE MATERIALS FOR ART SHOP ATTENDANTS AND STREET VENDORS ., I WAYAN AGUS ANGGAYANA; ., PROF. DR. PUTU KERTI NITIASIH, M.A.; ., DR. I GEDE BUDASI, M.Ed.DIP APPLIN
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) menginvestigasi materi yang diperlukan oleh pedagang seni dan pedagang acung dalam mengembangkan keterampilan berbahasa Inggris mereka, (2) mengembangkan materi ESP untuk pedagang seni dan pedagang acung, dan (3) mengevaluasi kualitas materi yang dikembangkan untuk pedagang seni dan pedagang acung yang telah dikembangkan berdasarkan topik yang diperlukan dan persepsi para ahli. Penelitian ini menggunakan model Penelitian dan Pengembangan Sugiyono (2014). Subjek penelitiannya yaitu pedagang seni dan pedagang acung di Taman Tirtagangga dan Lovina. Hasil penelitian menunjukkan sepuluh topik, yaitu, (1) Salam, (2) Menggambarkan Aktivitas yang sedang berlangsung, (3) Mengucapkan angka dan mata uang, (4) menggambarkan harga dan nilai, (5) menjelaskan produk, (6) meninjau produk, (7) menjual produk, (8) menegosiasikan harga, (9) memberikan pelayanan yang baik, (10) memberikan pujian dan penghargaan. Di masing-masing unit berisi teks bacaan, berbicara, mendengarkan, dan menulis. Penilaian para ahli dan stakeholders dalam kualitas dari produk menunjukkan bahwa materi dikategorikan sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa materi bagus digunakan untuk mengajar bahasa Inggris untuk pedagang seni dan pedagang acung karena sesuai dengan kebutuhan mereka agar mencapai sukses dalam bertransaksi.Kata Kunci : Pengembangan Materi, Bahasa Inggris untuk Pedagang Seni dan Pedagang Acung, ESP This research aimed at (1) investigating the materials required by the art shop attendants and street vendors in developing their English language skills, (2) developing ESP materials for Art Shop Attendants and Street Vendors, and (3) evaluating the quality of the course material for art shop attendants and street vendors which have been developed based on the required topics and the perception of expert judges. This study used Research and Development design suggested by Sugiyono (2014). The subjects were art shop attendants and street vendors in Taman Tirtagangga and Lovina. The results showed that the materials include ten topics, namely, (1) greeting, (2) describing present activities, (3) saying with numbers and currencies, (4) describing price and value, (5) explaining the product, (6) reviewing a product, (7) selling product, (8) negotiating price, (9) giving good service, (10) giving compliment and appreciation. Each unit consists of reading, speaking, listening, and writing. The evaluation of experts and stakeholders on the quality of the product shows that the materials under the category excellent. In conclusion, the developed materials is good for teaching English for art shop attendants and street vendors because it accommodates the needs for their success in the transaction.keyword : Developing Materials, English for Art Shop Attendants and Street Vendors, ESP
A STUDY ON THE STRATEGIES USED BY THE TEACHERS IN TEACHING ENGLISH BASED ON THE PROCESS STANDARD OF CURRICULUM 2013 AT SMA NEGERI 1 SINGARAJA ., MEDIATRIX SEPTIM KEBOL; ., PROF. DR. I KETUT SEKEN, M.A.; ., DR. LUH PUTU ARTINI, M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 5, No 1 (2017):
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencapai beberapa tujuan berikut: (1) untuk menjelaskan strategi mengajar guru bahasa Inggris berdasarkan standar proses kurikulum 2013, (2) untuk menjelaskan motif yang menjadi alasan guru bahasa Inggris menggunakan strategi mengajar sesuai dengan standar proses kurikulum 2013, (3) dan untuk menjelaskan persepsi siswa mengenai strategi mengajar yang digunakan guru bahasa Inggris sesuai dengan standar proses kurikulum 2013 di SMA NEGERI 1 Singaraja. Penelitian ini dirancang dalam sebuah penelitian desriptif. Pengambilan data dilakukan dengan observasi, kuisioner, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa guru bahasa Inggris di SMA NEGERI 1 Singaraja menggunakan lima strategi mengajar yang disesuaikan dengan proses standar kurikulum 2013, yakni: Direct Instruction, Discussion, Group Work, Cooperative Learning, dan Performance Activities. Motif- motif menggunakan strategi-strategi tersebut karena strategi-strategi tersebut terkait dengan (1) tujuan pembelajaran, (2) tingkatan siswa, dan (3) topik atau materi pembelajaran yang akan diajarkan pada siswa, yang masing-masing terkait dengan upaya untuk meningkatkan belajar siswa. Dan yang terakhir, ada beberapa strategi-strategi yang disukai oleh siswa, yakni Group Work, Performance Activities, and Discussion. Kira-kira 62.5% siswa yang diajarkan oleh T1 and 71.42% siswa yang diajarkan oleh T2 menyatakan bahwa mereka menyukai strategi-strategi tersebut. Sebagai tambahan, ada salah satu strategi mengajar yang tidak disukai siswa yakni Direct Instruction dan ini sekitar 40.62% siswa yang diajarkan oleh T1 dan 64.27% siswa yang diajarkan oleh T2 tidak menyukai strategi mengajar guru tersebut. Kata Kunci : strategi mengajar, kurikulum, standar proses This study was carried out to achieve the following objectives: (1) to explain English teachers’ teaching strategies based on the process standard of Curriculum 2013, (2) to explain the motives as the reasons of the teacher to use teaching strategies based on the process standard of Curriculum 2013, (3) to explain the students’ perceptions about the strategies used by the teachers in teaching English based on the process standard of Curriculum 2013 in SMA NEGERI I Singaraja. This study was designed as a qualitative study. The data collection was done through observation, questionnaire, and interview. The result showed that English teachers in SMA NEGERI 1 Singaraja used five teaching strategies based on the standard process of Curriculum 2013, namely: Direct Instruction, Discussion, Group Work, Cooperative Learning, and Performance Activities. The motives for using the strategies because these strategies were related to (1) learning goals, (2) level of the students, and (3) topic or learning material would be taught, each of which was related to an attempt to enhance the students learning. And finally, there were some strategies preferred by the students, namely: Group Work, Performance Activities and Discussion. About 62.5% of students taught by T1 and 71.42% of the students taught by T2 assert that they preferred the strategies. In addition, there was one teaching strategy that was not preferred by the students, namely Direct Instruction and it was about 40.62% of students taught by T1 and 64.27% of students taught by T2 did not prefer these teacher’s teaching strategy. keyword : Teaching strategy,curriculum, Process standard
THE EFFECT OF MODIFIED COLLABORATIVE STRATEGIC READING AND VOCABULARY MASTERY ON THE READING COMPETENCY OF THE TENTH GRADE STUDENTS OF SMA NEGERI 1 KUTA SELATAN IN ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., NI KADEK DWI EKA JAYANTHI AYU; ., DR. NI MADE RATMININGSIH, M.A.; ., DRS. I WAYAN SUARNAJAYA, M.A., P.hD
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: a) mengetahui pengaruh signifikan pengajaran MCSR pada kompetensi membaca siswa; b)mengetahui efek interaksi yang terjadi di antara pengajaran MCSR dan konvensional dengan kosakata terhadap kompetensi membaca siswa; c) mengetahui pengaruh signifikan pada kompetensi membaca di antarasiswa yang memiliki jumlah kosakata yang banyak yang mengikuti pengajaran MCSR dan yang mengikuti pengajaran konvensional; dan d)mengetahui pengaruh signifikan pada pemahaman membaca siswa yang memiliki jumlah kosakata yang sedikit yang mengikuti pengajaran MCSR dan yang mengikuti pengajaran konvensional. Studi eksperimen ini menggunakan rancangan penelitian posttest-only control group design dengan faktorial 2x2.Populasi penelitian adalah siswa siswa kelas X di SMA N 1 Kuta Selatan pada tahun ajaran 2015/2016 yang mana 60 siswa dipilih sebagai sampel dengan penyampelan acak cluster. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan test vocabulary serta tes membaca dan kemudian dianalisis menggunakan Anova dua jalur yang diikuti dengan tes Tukey. Adapun temuan-temuan penelitian ini yaitu: pertama, siswa yang mengikuti pengajaran MCSR meraih kompetensi membaca yang lebih baik daripada siswa yang mengikuti pengajaran konvensional; kedua, terdapat efek interaksi di antara pengajaran MCSR dan pengajaran konvensional dengan penguasaan kosakata terhadap kompetensi membaca siswa; ketiga, siswa yang memiliki jumlah kosakata yang banyak yang diajar dengan MCSR meraih kompetensi membaca yang lebih baik daripada siswa yang diajar dengan pengajaran konvensional; dan keempat, siswa memiliki jumlah kosakata yang sedikit yang diajar dengan pengajaran konvensional meraih kompetensi membaca yang sama dengan siswa yang diajar dengan MCSR. Dapat disimpulkan bahwa penelitian ini membuktikan adanya pengaruh yang signifikan dari pengajaran MCSR terhadap kompetensi membaca mahasiswa .Berdasarkan hasil yang didapat dapat dikatakan bahwa MCSR bisa dijadikan salah satu strategi untuk membantu meningkatkan kompetensi membaca siswa. Selain itu, guru juga sebaiknya menyadari betul pentingnya penguasaan kosakata dalam pembelajaran membaca.Kata Kunci : MCSR, kosakata, kompetensi membaca This study aimed at: a) investigating whether there is a significant effect in reading competency of students who are taught by using MCSR, b) investigating whether there is an interactional effect between MCSR and vocabulary mastery upon students’ reading competency, c) investigating whether there is a significant effect in reading competency between the students with good vocabulary mastery who are taught by using MCSR and those who are taught by using conventional teaching, d) investigating whether there is a significant effect in reading competency between the students with poor vocabulary mastery who are taught by using MCSR and those who are taught by using conventional teaching. It was an experimental study by making use posttest-only control group with 2 x 2 factorial design. The population of the study was the tenth grade students of SMA n 1 Kuta Selatan in the academic year 2015/2016 where in 34 students were chosen as the sample through Cluster Random Sampling. The research data were collected through a vocabulary test and a reading test and were analyzed by using Two-Way ANOVA and Tukey test. The findings show that the students taught using MCSR improved better reading competency than those who were taught using conventional teaching. Furthermore, there is an interactional effect between MCSR and vocabulary mastery on students’ reading competency. The students with good vocabulary mastery improved their reading competency when being taught using MCSR than using conventional teaching. On the other hand, there is no effect in reading competency between the students who have poor vocabulary mastery who were taught by using MCSR and by using conventional teaching. It can be concluded that this study provides the significant effect of MCSR upon students’ reading competency.With regard to the findings, an implication can be drawn that MCSR is a teaching strategy which can be used to help the students to foster their English reading competency. Additionally, the teacher has to consider the important of vocabulary mastery in reading. keyword : MCSR, vocabulary mastery, reading competency
THE EFFECT OF PEER ASSESSMENT TECHNIQUE AND ACHIEVEMENT MOTIVATION TOWARD STUDENTS' WRITING COMPETENCY OF THE TENTH GRADE STUDENTS OF SMAN 2 MENGWI IN ACADEMIC YEAR 2015-2016 ., NI MADE KUSUMADEWI; ., PROF. DR. NI NYOMAN PADMADEWI, M.A.; ., PROF. DR. PUTU KERTI NITIASIH, M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi eksperimen ini bertujuan untuk menemukan (1) perbedaan pengaruh asesmen rekan sejawat terhadap kompetensi menulis siswa, (2) pengaruh interaksi jenis asesmen menulis dan motivasi berprestasi terhadap kompetensi menulis, (3) pengaruh teknik asesmen rekan sejawat terhadap kompetensi menulis pada siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi, (4) pengaruh teknik asesmen rekan sejawat terhadap kompetensi menulis pada siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 2 Mengwi tahun ajaran 2015-2016. Sampel dipilih dengan teknik cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan rancangan post-test only control group dengan 2 x 2 desain faktorial. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner motivasi berprestasi dan kompetensi menulis yang kemudian dianalisis dengan Two Way ANOVA dan Tukey test pada taraf kesalahan 5%. Temuan penelitian ini adalah: (1) asesmen rekan sejawat berpengaruh secara signifikan terhadap kompetensi menulis siswa, (2) terdapat pengaruh interaksional antara penerapan asesmen rekan sejawat dan motivasi berprestasi terhadap kompetensi menulis siswa, (3) asesmen rekan sejawat berpengaruh secara signifikan terhadap kompetensi menulis siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi, (4) asesmen rekan sejawat tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kompetensi menulis siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah.Kata Kunci : Teknik asesmen rekan sejawat, motivasi berprestasi, kompetensi menulis This experimental study aimed at investigating: (1) the difference of peer assessment toward students’ writing competency, (2) the interaction effect of writing assessment type and achievement motivation toward students’ writing competency, (3) the effect of peer assessment technique on the high achievement motivated students’ writing competency, and (4) the effect of peer assessment technique on the low achievement motivated students’ writing competency. The population was the tenth graders of SMAN 2 Mengwi in academic year 2015-2016. The sample was chosen through cluster sampling technique. Post-test only control group with 2 x 2 factorial design was employed. The data were collected through achievement motivation questionnaire and writing competency test and analyzed by Two Way ANOVA and Tukey test at 5% significance level. The results of this research were: (1) peer assessment affected significantly on students’ writing competency, (2) there was an interactional effect between the implementation of peer assessment and the students’ achievement motivation, (3) peer assessment affected significantly on the high achievement motivated students’ writing competency, (4) peer assessment did not affect the low achievement motivated students’ writing competency.keyword : peer assessment technique, achievement motivation, writing competency
The Effect of Controlled Writing Strategy and Achievement Motivation on the Eighth Grade Students' Writing Competency at SMPK 1 Harapan Denpasar ., PUTU TIKA VIRGINIYA; ., PROF. DR. I KETUT SEKEN, M.A.; ., DR. I GEDE BUDASI, M.Ed.DIP APPLIN
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efek dari strategi menulis terkontrol dan motivasi berprestasi pada kompetensi menulis siswa. Empat dari sebelas kelas dipilih melalui teknik sampel kluster acak, dan 36 siswa di tiap grup dipilih sebagai sampel. Dalam menginvestigasi hasil, data dianalisa secara deskriptif dan inferensial menggunakan two-way ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa terdapat: (1) perbedaan signifikan pada kompetensi menulis siswa yang diajarkan dengan menggunakan strategi menulis terkontrol dan yang diajarkan dengan menggunakan strategi konvensional, (2) efek interaksi yang signifikan antara strategi-strategi yang diterapkan dan motivasi berprestasi pada kompetensi menulis siswa, (3) perbedaan signifikan pada kompetensi menulis siswa dengan motivasi berprestasi tinggi yang diajarkan dengan menggunakan strategi menulis terkontrol dan yang diajarkan dengan menggunakan strategi konvensional, (4) perbedaan signifikan pada motivasi menulis siswa dengan motivasi berprestasi rendah yang diajarkan dengan strategi menulis terkontrol dan yang diajarkan dengan strategi konvensional.Kata Kunci : strategi menulis terkontrol, motivasi berprestasi, menulis, strategi konvensional The present study aimed at investigating the effect of controlled writing strategy and achievement motivation on students’ writing competency. Four classes out of eleven classes as population were chosen by means of cluster random sampling, and 36 students in each group selected as the sample of the study. In investigating the result, the data were descriptively and inferentially analyzed by using two-way ANOVA. The result shows that there was: (1) a significant difference in writing competency between the students who were taught by using controlled writing strategy and those who were taught by using the conventional strategy, (2) a significant effect of the interaction between the strategies applied and the students’ achievement motivation on their writing competency, (3) a significant difference in writing competency between the students with high achievement motivation who were taught by using controlled writing strategy and those who were taught by using the conventional strategy, (4) a significant difference in writing competency between the students with low achievement motivation who were taught by using controlled writing strategy and those who were taught by using the conventional strategy.keyword : controlled writing strategy, achievement motivation, writing, conventional strategy
Discrepancy Analysis of Authentic Assessment Implementation Based on the Curriculum 2013 in EFL Classroom at SMA Negeri 4 Denpasar ., I PUTU GEDE SUARDIKA; ., PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A.; ., DR. LUH PUTU ARTINI, M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis diskrepansi antara pelaksanaan penilaian otentik yang ideal dan implementasi nyata di kelas EFL pada jenjang SMA dan mendeskripsikan keyakinan guru tentang penilaian otentik. Penelitian dilakukan di SMAN 4 Denpasar. Studi evaluasi deskriptif dengan menggunakan analisis diskrepansi Provus (1981) diaplikasikan sebagai desain penelitian. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, kuesioner dan wawancara. Data dari observasi dan kuesioner dianalisis secara kuantitatif dalam persentase yang dimana mengacu pada penilaian teoritis ideal. Selanjutnya, data dianalisa secara kualitatif. Hasil temuan penelitian yaitu diskrepansi pelaksanaan penilaian otentik di kelas EFL dikategorikan besar. Secara umum diskrepansi mencapai 62,67% dengan 69,00% pada tahap perencanaan, 58,00% pada tahap eksekusi, 61,00% di tahap analisis dan pelaporan. Temuan ini mengindikasikan bahwa ada kesenjangan antara standar penilaian dalam Kurikulum 2013 dengan implementasi nyata. Namun, keyakinan guru tentang penilaian autentik dikategorikan cukup positif. Secara umum, hasil yang diperoleh 157,33 atau 65,56%. Temuan ini sangat kontradiktif dimana keyakinan guru cukup positif namun implementasi autentik asesmen secara nyata tidak optimal. Temuan ini menyiratkan diperlukannya kebijakan lebih lanjut tentang pelaksanaan penilaian autentik terutama dalam konteks kelas bahasa Inggris.Kata Kunci : asesmen otentik, diskrepansi, keyakinan guru This study aimed at analyzing the discrepancy between the ideal authentic assessment implementation and the real implementation in EFL class at senior high school, and describing the teachers’ belief on authentic assessment. The study was conducted in SMAN 4 Denpasar. This evaluation study employed modified Provus’ discrepancy analysis by Marhaeni (2012). Data were collected by using observation sheet, questionnaire and interview. The data from observation and questionnaire were analyzed quantitatively in form of percentage of frequency with ideal theoretical reference. Further, the analyzed data were described qualitatively. The study found that, the discrepancy on authentic assessment implementation in EFL class at school observed was big. The overall result of the discrepancy rate was 62.67% with 69.00% occurred at the planning stage, 58.00% at execution stage, 61.00% at analysis and reporting stage. This finding indicated that there was a discrepancy between the standard of authentic assessment in Curriculum 2013 and the real implementation. However, the teachers’ belief on authentic assessment was categorized as moderate. The overall result was 157.33 or 65.56%. These findings were contradictive in way that the belief was positive enough but the real implementation was not optimally implemented. These findings suggested further policies on the implementation of authentic assessment especially in English classroom context.keyword : authentic assessment, discrepancy, teachers’ belief
COMPARING THE EFFECTS OF SCRIPTED ROLE PLAY AND NON-SCRIPTED ROLE PLAY ON STUDENTS' SPEAKING COMPETENCY OF SECOND SEMESTER STUDENTS OF MAHASARASWATI UNIVERSITY BASED ON TEXT TYPES ., IDA BAGUS YUANA WAHARIKA; ., PROF. DR. I KETUT SEKEN, M.A.; ., PROF. DR. DEWA KOMANG TANTRA, M.Sc.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: a) mengetahui perbedaan signifikan antara pengaruh bermain peran dengan naskan dan bermain peran tanpa naskah pada kemampuan berbicara siswa; b) mengetahui perbedaan signifikan dalam pengaruh bermain peran dengan naskan pada kemampuan berbicara siswa terhadap jenis-jenis text; dan c) mengetahui perbedaan signifikan dalam pengaruh bermain peran tanpa naskan pada kemampuan berbicara siswa terhadap jenis-jenis text. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian of post test-only static group comparison design. Populasi penelitian berjumlah 367 mahasiswa semester dua di FKIP Universitas Mahasaraswati Denpasar pada tahun ajaran 2014/2015 yang mana 2 kelompok siswa dipilih sebagai sampel dengan penyampelan acak. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan penilaian kemampuan berbicara yang terdiri dari tiga jenis teks sesuai dengan jenis teks yang diteliti antara lain; deskriptif, naratif dan teks berita. Hasil dari penilaian kemampuan berbicara oleh kedua kelompok akan secara seksama dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan menggunakan SPSS 20.0. Analisis deskriptif telah di terapkan untuk mengetahui nilai rata-rata, standar deviasi dan varian; ditambahkan bahwa analisis inferensial di terapkan menggunakan ANOVA satu jalur yang ditujukan untuk menjawab rumusan masalah penelitian. Hasil menunjukkan bahwa; pertama, adanya perbedaan yang signifikan antara pengaruh antara bermain peran dengan naskan dan bermain peran tanpa naskah terhadap kemampuan berbicara siswa; selanjutnya, ditemukan bahwa nilai rata-rata kelompok yang diajar menggunakan bermain peran dengan naskah lebih tinggi dari kelompok yang diajar menggunakan bermain peran tanpa naskah; kedua, tidak ditemukannya berbedaan yang signifikan dari bermain peran dengan naskah terhadap kemampuan berbicara siswa diantara jenis teks yang berbeda; ketiga tidak ditemukannya berbedaan yang signifikan dari bermain peran tanpa naskah terhadap kemampuan berbicara siswa diantara jenis teks yang berbedaKata Kunci : Bermain peran dengan naskah, Bermain peran tanpa naskah, Kompetensi berbicara, Jenis-jenis teks This research with quantitative descriptive design, aims to: (1) Find out the significant difference of the effect between Scripted Role Play and Non-Scripted Role Play on the Speaking Competency of second semester students of Mahasaraswati University.(2) Find out the significant difference of the effect of Scripted Role Play across text types of second semester students of Mahasaraswati University. (3) Find out the significant difference of the effect of Non-Scripted Role Play across text types of second semester students of Mahasaraswati University. This study was designed in the form of experimental research, in which there were three variables to be studied. The first variable was independent variable that was Role Play strategy which was divided into two form; Scripted Role Play (SRP) and Non-Scripted Role Play (NSRP). The second variable was control variable, that was the text types with three levels namely descriptive, narrative, and report text. The third variable was the dependent variable, that was Speaking Competency. The design of this present study was Post-test only Static Groups Comparison Design. This design consisted of two-comparison groups. One group was treated by using SRP strategy and the other group was treated by NSRP strategy. At the end of the experimental treatment for each text type , a posttest was conducted to each group and the results of the posttest was analyzed in order to reveal whether there was a difference achievement between two groups and whether there was the effect of the strategy across text types.keyword : Speaking Competency, Scripted Role Play, Non-Scripted Role Play, Text Types

Page 11 of 28 | Total Record : 275