cover
Contact Name
Muhamad Jafri
Contact Email
muhamad.jafri@staf.undana.ac.id
Phone
+6281237119375
Journal Mail Official
teknik.mesin@undana.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana, Jl. Adi Sucipto PO Box 85001
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU )
ISSN : 23563222     EISSN : 24073555     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Lontar Jurnal Teknik Mesin Undana merupakan jurnal ilmiah rekayasa teknologi, khususnya bidang Teknik Mesin, meliputi: Energy Convertion, Manufacture Process, Engineering Design, Material Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
Pembuatan Dan Pengujian Alat Fabrikasi Komposit Vacuum Bag Dengan Menggunakan Metode VDI 2221 Yulius O. Bani; Daud P. Mangesa; Jefri S. Bale
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 4 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.331 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v4i1.898

Abstract

Abstrak Penggunaan serat alam sebagai penguat material komposit polimer memberikan beberapa keuntungan karena serat alam memiliki massa jenis yang rendah, mampu terbiodegradasi, mudah di daur ulang, murah, memiliki sifat mekanik yang baik dan dapat diperbaharui. Gewang merupakan tumbuhan yang populer di daerah Nusa Tenggara Timur dan menjadi serat yang digunakan dalam penelitian ini. Metode pencetakan komposit merupakan faktor penentu kekuatan komposit tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah alat cetak komposit metode vacuum bag. Spesimen hasil cetak alat ini di uji dan dibandingkan dengan spesimen hasil cetak hand lay-up. Pembuatan alat cetak komposit metode vacuum bagini menggunakan metode perancangan VDI 2221.Spesimen uji yang di hasilkan memiliki arah orientasi serat acak dengan panjang serat 5 cm dan matriks yang digunakan adalah resin polyester. Pengujian spesimen komposit serat gewang ini dilakukan menurut standar pengujian ASTM D5766 (Standard Test Method for Open-Hole Tensile Strength of Polymer Matrix Composites Laminates). Hasil pengujian tarik menunjukkan kekuatan mekanik komposit vacuum baglebih tinggi dari komposit hand lay-up dengan kenaikan nilai tegangan tarik sebesar 29.41%, regangan tarik sebesar 8.47%, dan modulus elastisitas sebesar 19.30%.
Analisis Kebocoran Belokan Pipa Evaporator Pada Sebuah Heat Recovary Steam Generator Akibat Fleksibilitas Termal Rosid Rosid; Aa Santosa; Elfan Tirta
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 4 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.735 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v4i1.899

Abstract

Abstrak Kerusakan yang sering terjadi berupa kebocoran pada pipa Heat Recovary Steam Generator (HRSG) di daerah Low Pressure Evaporator. Kerusakan diawali dengan terlihatnya kotoran berupa deposit (Scale) yang menempel pada pipa Heat Recovary Steam Generator (HRSG) di daerah Low Pressure Evaporator, selain kotoran terlihat pada bagian pipa tersebut adanya korosi yang bisa mengakibatkan terhambatnya laju perpindahan panas dari gas buang ke pipa Low Pressure Evaporator sehingga mengakibatkan fleksibelitas termal pada pipa tersebut. Dalam Analisa ini penelitian difokuskan pada daerah Heat Recovary Steam Generator (HRSG) yang mengalami kerusakan yang paling sering terjadi. Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkam dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTGU) yang diamati, kerusakan yang paling sering terjadi adalah kebocoran pada Belokan pipa-pipa Low Pressure Evaporator. Fleksibilitas pipa pada bagian sebelah timur dan barat berbeda. Nilai fleksibilitas pipa sebelah timur lebih besar dari 0,03 yaitu 0,04. Sedangkan pipa sebelah barat nilai fleksibilitasnya mencapai 0,009. Akibat nilai fleksibelitas yang berbeda menyebabkan pipa sering terjadi kebocoran karena nilai fleksibilitasnya lebih besar dari yang ditentukan.
Perencanaan Mesin Pemotong Batu Alam Dengan Pertimbangan Keamanan Operator Melkiades Tualasi; Yeremias M. Pell; Rima Nindia Selan
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 4 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.886 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v4i1.900

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan alat potong batu alam dengan pertimbangan keamanan operatornya dan bermanfaat untuk kegiatan produksi menjadi lebih aman dan lancar. Ukuran batu potong berdiameter maksimal 30 cm dengan bentuk persegi atau persegi panjang. Mekanisme alat direncanakan agar dapat memudahkan pekerjaan pemotongannya. Alat yang direncanakan ini juga biasa disebutdenganalatbantupegangfleksibel (Alat bantu dorong). Cara kerja alat, motor penggerak dihidupkan untuk menggerakan puli pada motor penggerak, Putaran motor penggerak diteruskan oleh sebuah sabuk – V tipe A sebanyak satu buah dengan panjang sabuk = 1626 mm. Sedangkan puli sebanyak = 2 buah, diameter puli penggerak = 70 mm dan diameter puli yang digerakan = 385. Mata pisau pemotong dari bahan besi baja berkekuatan tinggi (Pisau potong Blade). Bentuk mata pisau bulat dengan alas atau penutupnya baja ringan setengah lingkaran mata pisau = 800 mm dan diameter pisau potong 600 mm. Bantalan yang digunakan untuk menempuh poros dipilih bantalan gelinding jenis terbuka dengan nomor 6006 yang menggunakan baris tunggal dengan diameter dalam = 30 mm, diameter luar = 35 mm. Dari semua perhitungan terhadap kekuatan dari komponen-komponen yang digunakan maka mesin pemotong batu alam ini aman untuk digunakan.
Pengaruh Posisi Jebakan Panas pada Tungku Terhadap Listrik yang Dihasilkan Daud P. Mangesa; Ben V. Tarigan; Wahyudi Hasan
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 4 No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.66 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v4i2.941

Abstract

Pada dasarnya sumber energi yang digunakan untuk bahan bakar digolongkan menjadi dua yaitu sumber energi yang dapat diperbaharui dan sumber energi yang tidak dapat dipengaruhi. Untuk mengurangi bahan bakar minyak bumi oleh industri kecil dan rumah tangga, maka perlu energi alternatif lain yang dapat diperbarui, murah dan terdapat di daerah sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi jebakan panas pada tungku penghasil panas kemudian panas tersebut dikonversikan menjadi energi listrik yang berskala kecil dengan termoelektrik. Penelitian ini dilakukan dengan membuat tungku dimana biomassa yang digunakan ada tiga jenis yaitu kayu kusambi, arang kusambi, dan arang tempurung kelapa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yaitu semua data hasil eksperimen kemudian di analisis menggunakan rumus yang ada. Data hasil penelitian ini berupa temperatur air, temperatur panas buang pada tungku, tegangan dan arus. Dari hasil yang didapat dapat disimpulkan bahwa nilai tegangan dan arus tertinggi berada pada biomassa kayu kusambi dengan variasi 2 peltir yaitu 3.31 volt dan 0.084 amper. . Hasil yang didapat juga menunjukan bahwa posisi jebakan berada pada posisi samping dengan biomassa kayu kesambi 3 kg menghasilkan performa yang jauh lebih baik.
Sintesis dan Karakterisasi Sifat Mekanik Cetakan Pasir Pengecoran Logam Berbasis Pasir Recycle dengan Penambahan Resin Eri Widianto; Aa Santosa; Kardiman Kardiman; Viktor Naubnome
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 4 No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.774 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v4i2.942

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis dan karakterisasi sifat mekanik cetakan pasir pengecoran logam. Pasir cetak pengecoran logam disintesis menggunakan pasir recycle dengan variasi penambahan kadar resin sebesar 1,2%, 1,5%, 1,8%, 2,0%, 2,2% dan 2,5%. Karakterisasi sampel berupa pengujian kadar air dan sifat mekanik yaitu kekerasan, kekuatan tekan, Lost on Ignition (LOI) dan Surface Stability Index (SSI). Hasil pengujian kadar air bervariasi dengan penambahan resin yaitu antara 0,68 – 2,08 %. Hasil pengujian sifat mekanik bervariasi dengan nilai kekerasan = (78 – 97) kgf, kekuatan tekan = (1,46 – 33,55) kgf/cm2, LOI = (1,9 – 4,8) % dan SSI = (0,7494 – 0,9808) %.
Metode Pemilihan Material Tabung CNG Menggunakan Metode Performace Indexes Rosid Rosid; Bangkit Indriyana; Viktor Naubnome
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 4 No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.952 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v4i2.943

Abstract

The compressed natural gas (CNG) tekanan pembuluh silinder menjadi penting dalam sistem bahan bakar mengemudi NGV karena permintaan dalam basis CNG sebagai peningkatan. Pemilihan material harus dilakukan secara efektif untuk mengurangi biaya dan meningkatkan sifat kapal. Pilihan bahan tidak dapat dibuat secara independen dari pilihan proses yang dengannya bahan tersebut harus dibentuk, dirakit, selesai, dan diperlakukan sebaliknya. Biaya masuk, baik dalam pemilihan bahan maupun cara bahan diproses. Bejana tekan CNG sepenuhnya logam murah tetapi merupakan bejana tekanan terberat dibandingkan dengan bahan lainnya. Komposit telah menjadi bahan alternatif untuk bejana tekan CNG karena sifatnya dapat dimodifikasi berdasarkan kebutuhan pasar. Dalam tulisan ini, proses pemilihan material untuk bejana tekan CNG menggunakan indeks kinerja telah dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa material AA 6061-T6 / S-Glass full wrap memiliki poin Indeks Kinerja tertinggi.
Analisis Energi Dan Exergi Sistem Refrigerasi Kompresi Uap Multi Evaporator Muhamad Jafri; Matheus M. Dwinanto; Gusnawati Gusnawati; Fransiskus Sogen
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 4 No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.346 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v4i2.944

Abstract

Analisis energi dan exergi dilakukan pada sistem refrigerasi kompresi uap multi evaporator. Selain melihat kehancuran exergi di setiap komponen, pengaruh temperatur kondensor dan evaporator terhadap koefisien kinerja (COP), efisiensi hukum kedua termodinamika dan total kehancuran exergi juga disajikan. Ditemukan bahwa energi listrik tertinggi yang diserap oleh kompresor mencapai 351,3547 Watt dan terendah 210,5702 Watt. Total kehancuran exergi sistem refrigerasi kompresi uap multi evaporator tertinggi mencapai 275,3783 Watt sedangkan yang paling rendah 177,0727 Watt. Temperatur kondensor dan evaporator memiliki efek yang kuat terhadap kinerja aktual sistem refrigerasi kompresi uap multi evaporator. Kenaikan temperatur kondensor akan meningkatkan total kehancuran exergi sedangkan efisiensi hukum kedua termodinamika dan COP menurun. Total kehancuran exergi menurun seiring meningkatnya temperatur evaporator 1 dan 2 sedangkan COP dan efisiensi hukum termodinamika meningkat namun menurun seiring meningkatnya temperatur evaporator 2. Komponen sistem dengan total kehancuran exergi tertinggi terjadi pada kompresor dan yang paling rendah adalah Mixing chamber. Selain itu temperatur ideal penukar kalor yang baik untuk menghasilkan kinerja aktual sistem refrigerasi kompresi uap multi evaporator yang optimal adalah 36ºC pada kondensor, -4,3ºC pada frezeer compartment dan -5,8ºC pada fresh-food compartment. Berdasarkan hasil penelitian, total kehancuran exergi, efisiensi hukum kedua termodinamika dan COP sangat dipengaruhi oleh temperatur kondensor dan temperatur kedua evaporator.
Analisis Karakteristik Briket dan Pembakaran Briket Arang Campuran Tempurung Kemiri dan Tongkol Jagung Yeremias M. Pell; Ben V. Tarigan; Jhon Jhon
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 4 No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.614 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v4i2.945

Abstract

Penelitian dengan judul “Analisa Perpindahan Panas pada Alat Pembawa Vaksin (Vaccine Carrier) Berbentuk Kotak dengan Bahan Dasar Komposit Fiberglass Menggunakan 1 Elemen Peltier” bertujuan untuk mengetahui analisa perpindahan panas. Penelitian yang dilakukan dengan membedakan antara kotak non casing dan di-casing. in door dan out door serta dengan memvariasikan tegangan input 12.1V, 14.5V, 15.4V, serta 17.3V ini menghasilkan data bahwa penambahan casing komposit fiberglass mampu meningkatkan efisiensi pendinginan sebesar 0.37988%, serta dengan input listrik dengan tegangan 12.1 V dan arus 3.58 ampere dengan kondisi pengambilan data in door menghasilkan kerja yang optimal dengan nilai COP sebesar 0.003794.
Analisa Persepsi Pegawai terhadap Gaya Kepemimpinan dengan Pendekatan Metode di Industri Spare Part Otomotif (Studi Kasus PT. XXX Bekasi) Sonny Faizal
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 3 No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.626 KB)

Abstract

Dalam industri otomotif yang sangat kompetitif, perusahaan dituntut untuk melakukan banyak inovasi dan kaizen secara terus menerus supaya tetap survive dan bertumbuh. Dalam kodisi seperti ini, permasalahan kepemimpinan (leadership) memegang peranan yang sangat penting di dalam perusahaan. Penelitian ini menggunakan SEM (Structural Equation Modelling) yang bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan yang sesuai dengan keadaan kerja di PT. XXX Bekasi dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh masing-masing variabel: perilaku hubungan, perilaku tugas, dan tingkat kesiapan pegawai terhadap gaya kepemimpinan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku hubungan mempunyai pengaruh negatif terhadap gaya kepemimpinan, perilaku tugas mempunyai pengaruh positif terhadap gaya kepemimpinan tapi tidak signifikan, dan tingkat kesiapan pegawai mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap gaya kepemimpinan. Indikator yang paling berpengaruh untuk perilaku hubungan adalah dukungan pimpinan, perilaku tugas adalah penjabaran target perusahaan, dan untuk tingkat kesiapan pegawai adalah pengetahuan pegawai. Sedangkan indikator yang paling berpengaruh untuk gaya kepemimpinan adalah gaya kepemimpinan telling.
Pengaruh Penambahan LPG (Liquified Petroleum Gas) pada Proses Pembakaran Premixed Uap Minyak Jarak Pagar (Jatropha Curcas L.) terhadap Warna dan Temperatur Api Defmit B. N. Riwu
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 3 No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.212 KB)

Abstract

This study was conducted to determine the effect of the addition of Liquefied Petroleum Gas (LPG) to the premixed combustion characteristics of Jatropha oil vapor. Combustion characteristics studied were the color of fire and flame temperature. In this study, using a variation of the composition of LPG as much as 0%, 10%, 20%, 30%, and 40% of the total mass flow of steam Jatropha oil, while the air discharge varied from 0 ml/min to blow off with multiples of 20 ml/min. In oil discharge distance is kept constant yawning as much as 0046 ml/min, from the results, there is a section on the burning diffusion flame in blue and yellow. The yellow color indicates the burning fuel diffusion and the formation of soot, and in the middle of the blue flame. Increasing the flow of air at constant fuel flow, flame yellow part is getting a bit and part blue flame sees more. In particular, equivalence ratio looked two parts of the cone of fire. The cone fire inside bright blue is a premixed flame, while the outer cone of blue flame thins a diffusion flame. If the percentage of LPG increased, fire temperature will also increase. The lowest temperature to highest temperature, respectively are in the middle of the fire, the edge of the fire, and the peak of the fire.

Page 7 of 20 | Total Record : 200