cover
Contact Name
Muhamad Jafri
Contact Email
muhamad.jafri@staf.undana.ac.id
Phone
+6281237119375
Journal Mail Official
teknik.mesin@undana.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana, Jl. Adi Sucipto PO Box 85001
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU )
ISSN : 23563222     EISSN : 24073555     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Lontar Jurnal Teknik Mesin Undana merupakan jurnal ilmiah rekayasa teknologi, khususnya bidang Teknik Mesin, meliputi: Energy Convertion, Manufacture Process, Engineering Design, Material Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 216 Documents
Pengaruh Fraksi Volume Terhadap Sifat Bending Komposit Widuri-Polyester Nogo, Kasman; Bunganaen, Wenseslaus; Pell, Yeremias M.
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 2 No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.038 KB) | DOI: 10.35508/ljtmu.v2i2.497

Abstract

ABSTRAK Salah satu serat alam yang dapat dieksplorasi menjadi bahan baku untuk komposit adalah serat kulit batang widuri (calotropis gigantea), karena jenis serat ini masih tergolong baru dan merupakan tanaman tropis yang banyak tumbuh di Indonesia terutama diwilayah NTT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraksi volume terhadap sifat bending komposit widuri-polyester dengan fraksi volume 20%, 30% dan 40%. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah serat kulit batang widuri dalam kondisi sebelum berbunga, saat berbunga dan berbuah dengan matrix resin polyester. Spesimen uji bending dibuat sesuai standar ASTM D790, spesimen uji dicetak dengan metode hand lay up dengan beban tekan sebesar 10 Kg dan dibiarkan seharian, selanjutnya papan komposit dipotong sesuai dengan standar ASTM D790 kemudian dilakukan uji bending. Hasilnya Nilai tegangan bending yang tertinggi terjadi pada fraksi volume 40% dengan nilai 63,322 MPa, dan yang terendah ada pada kondisi tanaman sebelum berbunga dengan fraksi volume 20%, yaitu 37,584 Mpa, molulus elastisitas yang tertinggi terjadi pada kondisi tanaman berbuah pada fraksi volume 30% yaitu 140,834 MPa, dan yang terendah pada kondisi tanaman berbunga pada fraksi volume 20% yaitu 99.654 MPa, sedangkan momen bending yang tertinggi pada kondisi tanaman berbunga dengan fraksi volume 40% yaitu 7501,59 Nmm, dan yang terendah ada pada kondisi tanaman sebelum berbunga dengan fraksi volume 20% yaitu 4984,72 Nmm. Dari hasil foto makro menunjukan jenis patahan banyak pada spesimen uji bending.
Pengaruh Panjang Serat dan Fraksi Volume terhadap Sifat Bending pada Komposit Widuri Polyester Bate, Yanuarius; Maliwemu, Erich U. K.; Pell, Yeremias M.
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 2 No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.068 KB) | DOI: 10.35508/ljtmu.v2i2.498

Abstract

ABSTRAK Komposit mempunyai keunggulan tersendiri dibandingkan dengan bahan teknik alternatif lain seperti kuat, ringan, tahan korosi, ekonomis dsb. Serat yang digunakan dalam penelitian ini adalah serat alam (widuri), yang sangat diharapkan bisa menggantikan serat kaca yang susah dijangkau karena harga yang cukup mahal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh panjang serat dan fraksi volume terhadap sifat bending komposit widuri polyester. Serat widuri diberi perlakuan NaOH 5% selama 2 jam, arah orientasi serat adalah acak pendek dengan ukuran serat 3 mm, 5 mm, dan 7 mm, metode pencetakan dilakukan dengan hand lay up, dengan variasi fraksi volume setiap ukuran serat adalah 20%, 30% dan 40%, serta pengikat yang digunakan adalah resin polyester, pengujian spesimen dilakukan denga uji three point bending dengan standar ASTM D790. Hasil analisa perhitungan diperoleh bahwa kekuatan bending tertinggi yaitu dengan nilai 188,7567 MPa dan nilai kekuatan bending terendah 143,527 MPa, sedangkan nilai modulus elastisitas bending tertinggi yaitu 4,9142 MPa dan nilai modulus elastisitas bending terendah yaitu 2,7078 MPa, untuk nilai momen bending tertinggi yaitu 21516,6 Nmm dan nilai momen bending terendah yaitu 13184,64 Nmm. Dari hasil analisis statistik menunjukan bahwa tidak berpengaruh secara signifikan terhadap fraksi volume dan panjang serat pada komposit widuri polyester. Dari hasil foto bentuk patahan spesimen menunjukan bahwa pada fraksi volumen 20% merupakan patahan yang diakibatkan oleh kegagalan matriks dalam menahan beban, sedangkan pada fraksi volume 30% dan 40% menunjukan bentuk patahan yang diakibatkan oleh kegagalan serat dalam menahan beban.
Perancangan Tabung Vaksin Hewan Berbahan Dasar Polivinil Klorida (PVC) dengan Mengunakan Elemen Peltier Dae Panie, Marthen M.; Limbong, Ishak S.; Tarigan, Ben V.
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 2 No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.119 KB) | DOI: 10.35508/ljtmu.v2i2.499

Abstract

ABSTRAK Pemberian vaksin adalah salah satu cara untuk mencegah penyakit pada hewan ternak sebagai anti body. Vaksin ini sangat rentan karena tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung dan tidak boleh dibekukan. Untuk beberapa jenis vaksin harus disimpan pada temperatur 2oC - 8oC. Kendala terberat ketika harus membawa vaksin ke daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau dan tidak memiliki infrastruktur utama seperti jalan yang memadai. Perencanaan tabung pendingin ini memiliki dimensi tabung yang digunakan berukuran 3’’ dan 4’’. Tinggi tabung 3’’ adalah 14,6 cm dan tinggi tabung 4’’ adalah 19,8 cm berbahan dasar polyvinyl chloride. Hasil perencanaan diperoleh tegangan tarik yang terjadi pada selubung tabung pendingin 38,144 kg/. Tegangan tarik pada selubung ruang isolator 68,766 kg/. Tegagan geser penutup ruang pendingin 0,00093 kg/. Tegangan geser pada penutup tabung kg/. Tegangan tekan yang terjadi untuk logam las 8,656 kg/. Tegangan tarik ijin baut 74 N/mm2. Tegangan geser ijin baut 44,4 N/mm2. Diameter baut yang dibutuhkan 0,278 mm.
Analisa Unjuk Kerja Alat Penukar Kalor Tipe Shell And Tube Untuk Pendinginan Minyak Pelumas Pada Sistem Penggerak Induced Draft Fan Lebo, Yohanes M. V.; Gusnawati, Gusnawati; Jasron, Jahirwan Ut
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 2 No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.411 KB) | DOI: 10.35508/ljtmu.v2i2.500

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui unjuk kerja dari alat penukar kalor berdasarkan beberapa batasan antara lain, alat penukar kalor yang dianalisa adalah tipe selongsong dan pipa, fluida kerja dan fluida pendingin mengalir dalam arah yang berlawanan. Unjuk kerja yang diperhitungkan dalam menganalisa alat penukar kalor antara lain laju perpindahan kalor, beda suhu rata-rata sebenarnya (∆TLMTD), koefisien perpindahan kalor menyeluruh, faktor pengotoran dan metode NTU efektivitas dari alat penukar kalor. Penelitian ini dilaksanakan di Pabrik Semen Kupang II – PT. Sarana Agra Gemilang, KSO PT. Semen Kupang (Persero). Metode analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara deskriptif, berdasarkan informasi data yang didapat dari lapangan. Dari hasil analisa perhitungan diketahui bahwa terjadi penurunan nilai laju perpindahan kalor sebesar 967.741 Watt – 760.172 Watt, seiring dengan peningkatan faktor pengotoran senilai 0.054 m2.oC/W – 0.194 m2.oC/W. Efektivitas alat penukar kalor yang dihasilkan berkisar antara 0.28 – 0.29, sedangkan menurut hubungan antara NTU terhadap Cmin/Cmax diperoleh efektivitas pada rentang 0.64 – 0.45. Dengan demikian alat penukar kalor tipe selongsong dan pipa yang dianalisa wajib dibersihkan, karena nilai efektivitas aktual yang dihasilkan lebih rendah dari nilai efektivitas teoritis.
Analisis dan Aplikasi Kincir Angin Plat Datar Tipe Trapesium sebagai Penggerak Pompa Torak pada Sistem Sirkulasi Air Laut di Tambak Garam Koehuan, Verdy Ariyanto; Neonufa, Suliha N. I.; Boimau, Kristomus
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 2 No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.538 KB) | DOI: 10.35508/ljtmu.v2i2.501

Abstract

ABSTRAK Analisis dan aplikasi pompa torak dan kincir untuk sistem sirkulasi air laut di tambak garam dilakukan dengan kondisi desain kincir angin plat datar tipe trapezium adalah diameter rotor 2,25 m digunakan sebagai penggerak pompa torak sistem kerja tunggal yang panjang langkahnya 12 cm dan diameter silinder 2,5 inch dari bahan pipa PVC untuk sirkulasi air laut dalam tambak garam dengan debit pompa 0,5 liter/detik. Analisis pompa dan kincir angin untuk diketahui karakteristik torsi dari sistem yang telah dipasang. Dalam penelitian ini, prosedur untuk menghitung parameter desain kincir angin dan pompa didasarkan pada optimasi torsi yang disediakan kincir angin dan torsi yang dibutuhkan pompa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan torsi awal yang dibutuhkan kincir untuk menggerakan pompa adalah 21,4 Nm, lebih kecil dari yang dihasilkan kincir yakni 30,1 Nm yang artinya pompa sudah berkerja pada rasio kecepatan ujung blade 0,7 dan kecepatan angin 2,7 m/s. Pada sistem sirkulasi air garam di tambak garam ini telah terpasang empat buah unit kincir dan pompa, masing-masing dua unit pada sisi pemasok air dan dua unit pada sisi sirkulasi. Jadi dengan kapasitas aliran 2 x 0,5 liter per detik atau 60 liter per menit pada meja ulir, akan mengurangi biaya yang dikeluarkan para petani untuk membeli bahan bakar untuk menggerakan pompa diesel yang biasanya mereka gunakan dalam operasional tambak garam.
Perencanaan Turbin Wells Sistem Osilasi Kolom Air pada Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut dengan Kapasitas 10 kW Tae, Valens; Jasron, Jahirwan Ut; Nurhayati, Nurhayati; Koehuan, Verdy Ariyanto
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 2 No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.833 KB) | DOI: 10.35508/ljtmu.v2i2.502

Abstract

Abstrak Sistem konversi energi gelombang laut menjadi energi listrik mengakumulasi energi gelombang laut. Salah satu teknologi sistem konversi energi gelombang laut adalah teknologi osilasi kolom air. Prinsip kerja dari osilasi kolom air adalah membangkitkan listrik dari naik turunnya air laut akibat gelombang laut yang masuk ke dalam sebuah kolom osilasi. Naik turunnya air laut ini akan mengakibatkan keluar masuknya udara di saluran pada bagian atas kolom air dan tekanan yang dihasilkan dari naik turunnya air laut dalam kolom tersebut akan menggerakkan turbin. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan perencanaan turbin Wells sistem osilasi kolom air dengan kapasitas 10kW pada pembangkit listrik tenaga gelombang Laut di Perairan Laut, Pantai Motadikin. Dari hasil perhitungan besarnya daya listrik yang dihasilkan gelombang laut dengan penggunaan PLTGL-OWC dengan daya terkecil sebesar 26.686,96 Watt di bulan Desember, sementara daya sebesar 3.762.948,04 Watt di bulan Maret dan April. Sedangkan untuk penggunaan turbin Wells dengan simulasi yang digunakan mengahasilkan daya mekanik turbin sebesar 15031,13 Watt, dengan effisiensi osilasi kolom air 24,544%.
Pengaruh Perlakuan Temperatur terhadap Sifat Mekanik Komposit Hibrid Polyester Berpenguat Serat Buah Lontar dan Serat Kaca Hironimus R. Fao; Jahirwan Ut Jasron; Wenseslaus Bunganaen; Kristomus Boimau
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 3 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.904 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v3i1.504

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh temperatur pengovenan terhadap sifat mekanik komposit hibrid polyester berpenguat serat buah lontar dan serat kaca dengan fraksi volume serat (Vf) sebesar 32%. Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah resin polyester, serat buah lontar dan serat kaca. Spesimen uji tarik dibuat sesuai standar ASTM D638 sedangkan spesimen uji bending dibuat sesuai standar ASTM D790. Spesimen uji dicetak dengan metode hand lay up diikuti dengan penekanan dan dibiarkan selama 1 hari. Selanjutnya komposit hasil cetakan dipotong sesuai standar uji tarik dan bending, kemudian spesimen uji tersebut diberi perlakuan pemanasan yang berbeda. Hasil pengujian tarik menunjukkan bahwa spesimen yang diberi perlakuan panas 1000C selama 1 jam memiliki kekuatan tarik lebih besar dibandingkan dengan yang lain yakni sebesar 123,00915MPa, sedangkan kekuatan tarik terendah sebesar 54,65102 MPa yang diperoleh pada spesimen yang mendapat perlakuan 2000C selama 3 jam. Hasil uji bending pun menunjukkan bahwa spesimen dengan perlakuan panas 1000C selama 1 jam memiliki kekuatan bending terbesar yakni sebesar 150,7179 MPa, sedangkan kekuatan bending terendah sebesar 85,3945 MPa yang diperoleh pada spesimen dengan perlakuan pemanasan selama 2000C selama 3 jam. Hasil foto makro menunjukkan adanya retak pada spesimen uji bending, sedangkan pada spesimen uji tarik terlihat adanya fiber pullout, debonding dan patah getas.
Menguji Spesifikasi Posisi Pengelasan Ergonomi Hari Rarindo
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 1 No 1 (2014): April 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.705 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v1i1.505

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengungkap untuk menguji spesifikasi pengaruh posisi pengelasan terhadap produktivitas las dengan pendekatan ergonomik pada mahasiswa di jurusan teknik mesin Unversitas Nusa Cendana Kupang . Guna penyempurnaan dan efisiensi produk sambungan las pada logam besi (Fe) yang banyak digunakan di bengkel bengkel las oleh masyarakat wilayah Kota Kupang NTT dengan pendekatan praktek las di laboratorium Jurusan teknik mesin Universitas Nusa Cendana dari penelitian hasil diperoleh bahwa pekerjaan mengelas dengan posisi membungkuk sebaiknya dihindari, karena posisi membungkuk adalah tidak alamiah atau bisa dikatakan tidak ergonomis harus dihindari, hal ini jika ditinjau dari pustur tubuh ekstensi tulang punggung yang terus menerus baik ke depan atau ke samping akan menimbulkan kelelahan dan rasa tidak nyaman.
Analisa Perpindahan Kalor Pada Alat Pembawa Vaksin (Vaccine Carrier) Berbentuk Kotak Dengan Bahan Dasar Komposit Fiberglass Menggunakan 1 Element PeltierTipe Tec.12706 Dalvon B. Amung; Ben V. Tarigan; Gusnawati Gusnawati
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 4 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.404 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v4i1.894

Abstract

Abstrak Penelitian dengan judul “Analisa Perpindahan Panas pada Alat Pembawa Vaksin (Vaccine Carrier) Berbentuk Kotak dengan Bahan Dasar Komposit Fiberglass Menggunakan 1 Elemen Peltier”bertujuan untuk mengetahui analisa perpindahan panas. Penelitian yang dilakukan dengan membedakan antara kotak non casing dan di-casing. in door dan out door serta dengan memvariasikan tegangan input 12.1V, 14.5V, 15.4V, serta 17.3V ini menghasilkan data bahwa penambahan casing komposit fiberglass mampu meningkatkan efisiensi pendinginan sebesar 0.37988%, serta dengan input listrik dengan tegangan 12.1 V dan arus 3.58 ampere dengan kondisi pengambilan data in door menghasilkan kerja yang optimal dengan nilai COP sebesar 0.003794.
Simulasi Aliran Fluida pada Blade Rotor Turbin Angin Savonius dengan Computation Fluid Dynamics (CFD) Arifin Sanusi
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 4 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.711 KB) | DOI: 10.1234/ljtmu.v4i1.895

Abstract

Abstrak Pola aliran sangat penting dalam menganalisa fenomena aliran yang digambarkan dalam simulasi numerik yang terjadi rotor sebuah turbin. Turbin angin Savonius merupakan turbin angin poros vetikal dan masih terus diupayakan sehingga dapat meningkat efisiensinya. Makalah ini bertujuan menganalisa pola aliran secara numerik disekitar rotor blade turbin angin Savonius dengan computational fluid dynamics (CFD) menggunakan Ansys_Fluent 14.5. Dengan mengetahui pola aliran secara numerik diharapkan dapat diprediksi penyebab hambatan kinerja turbin. Hasil analisa numerik yang ditunjukkan dengan contour kecepatan dan tekanan statis terlihat adanya vortex dan aliran resirkulasi pada ujung yang menyebabkan hambatan pada blade dan mengurangi efiseinsi rotor. Disamping itu terlihat juga aliran geser (dragging flow) pada sisi cembung blade maju (advancing blade) serta tekanan yang besar pada sisi cembung blade kembali (returning blade).

Page 6 of 22 | Total Record : 216