cover
Contact Name
Rahmi Mulyasari
Contact Email
rahmi.mulyasari@eng.unila.ac.id
Phone
085266795393
Journal Mail Official
jss.lppm@kpa.unila.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung Gedung Rektorat Lt. 5 Universitas Lampung Jl. Prof . Soemantri Brodjonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25501089     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jss
Jurnal Sakai Sambayan menyajikan tulisan tentang pelaksanaan dan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat sivitas akademik Perguruan Tinggi di Indonesia dalam sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia. Untuk semua proses dari submisi sampai dengan publikasi online di Jurnal Sakai Sambayan tidak dikenakan biaya apapun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 656 Documents
PERBEDAAN EFEKTIFITAS POVIDONE IODINE DENGAN AIR REBUSAN DAUN BINAHONG TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POSTPARTUM DI BPM WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2017 riyanti imron, riyanti; risneni, risneni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i2.57

Abstract

Berdasarkan data Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) jumlah laserasi atau luka perineum di Indonesia pada tahun 2013 menemukan bahwa dari total 1951 kelahiran spontan pervaginam, 57% ibu bersalin mengalami rupture dan mendapat jahitan perineum (Depkes RI,2013). Upaya untuk mencegah terjadinya infeksi laserasi perineum dapat diberikan dengan terapi farmakologis iodine atau obat-obatan lainnya dan terapi non farmakologis berupa daun binahong. BPM Jamilah merupakan BPM yang ada di wilayah kerja Dinas Kesehatan Lampung Selatan, berdasarkan hasil presurvei awal pada bulan April di BPM Jamilah di dapatkan dara jumlah ibu yang melahirkan sebanyak 30 orang, yang mengalami rupture sebanyak 18 orang, rata – rata perawatan luka di berikan bethadin cair dan rata-rata penyembuhan luka perineum lebih dari 10 hari. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui perbedaan efektifitas povidone iodine dengan air rebusan daun binahong terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum di BPM wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2017. Jenis penelitian ini menggunakan True Experimental post test only Design.. Populasi dalam penelitian ini semua ibu postpartum yang megalami laserasi perineum yang melahirkan pervaginam di BPM wilayah Kerja dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan. Sampel yang di ambil sebanyak 80 responden yang di bagi menjadi 2 kelompok dengan intervensi yang berbeda. yaitu 40 ibu post partum di berikan perawatan laserasi dengan Povidone Iodine dan 40 responden menggunakan rebusan Daun Binahong. Data yang di kumpulkan adalah data primer dengan 3 kali obsevasi. Data di olah dengan. menggunakan uji T independen, proses pengolahan data menggunakan komputer. Hasil penelitian ini di dapatkan ibu post partum yang di berikan perawatan laserasi dengan Povidone Iodine lama penyembuhan luka yang terbanyak selama ≥7 hari yaitu 38 responden (95%) dengan rata- rata lama penyembuhan 8 hari , sedangkan responden menggunakan rebusan Daun Binahong penyembuhan luka terbanyak 5 hari dengan luka kering 20 responden (50%).Lama penyembuhan rata-rata 5 hari. Berdasarkan hasil uji statistik dengan T Test diperoleh Uji beda T test p value = 0,000.< 0,05 sehingga H0 di tolak artinya, bahwa ada perbedaan yang signifikan antara penyembuhan luka perineum dengan menggunakan Povidone iodine dan air rebusan daun Binahong di Praktik Mandiri Bidan Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2017 Peneliti menyarankan bagi petugas kesehatan terutama bidan agar terus meningkatkan penyuluhan/konseling serta perawatan luka perineum dengan menggunakan rebusan air rebusan daun binahong.
PELATIHAN PEMBUATAN MP-ASI WHO BERBASIS PANGAN LOKAL BAGI KADER POSYANDU DAN IBU BADUTA DI DESA SIDOSARI rusyantia, anggun
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i2.67

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak adalah dengan memberikan makanan yang terbaik bagi Baduta. Jika bayi dan anak usia 6-24 bulan tidak memperoleh cukup gizi dari MP-ASI, maka akan mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan kurang gizi. Desa Sidosari adalah salah satu desa binaan Poltekkes Tanjung Karang. Berdasarkan hasil pengkajian gizi Balita yang dilakukan sebelumnya ternyata masih dijumpai beberapa masalah gizi khususnya pada kelompok umur Baduta. Penyebab utamanya adalah masih terbatasnya pengetahuan ibu tentang gizi Baduta dan keterampilan ibu dalam menyiapkan makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi dengan pangan lokal yang tersedia. Kader Posyandu yang selama ini sudah berperan aktif dirasakan masih lemah dalam memberikan edukasi ASI dan MP-ASI. Padahal kader Posyandu sangat potensial perannya sebagai agen perubahan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Pelatihan Pembuatan MP-ASI WHO Berbasis Pangan Lokal Bagi Kader Posyandu dan Ibu Baduta telah dilaksanakan pada tanggal 27 dan 28 Nopember 2017. Pelatihan hari pertama dilaksanakan di Posyandu Melati dan hari kedua di Balai Dusun Simbaringin dengan jumlah peserta pelatihan sepuluh orang. Hasil evaluasi akhir terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta sebesar 68,9%. Untuk membentuk perilaku gizi yang baik pada keluarga diperlukan kegiatan pendampingan keberlanjutan.
PENDAMPINGAN KADER POSYANDU LANSIA DI KELURAHAN HADIMULYO BARAT METRO udani, giri; agustanti, dwi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i2.77

Abstract

Umur harapan hidup lansia di propinsi Lampung yang terus meningkat akan memberikan konsekuensi tertentu, dimana dengan kondisi degeneratif yang terjadi bila tidak diantisipasi akan menimbulkan berbagai permasalahan, tidak hanya masalah fisik, tetapi juga masalah psikologis, sosial, ekonomi dan spiritual. Pemerintah sudah berusaha mengantisipasi hal ini dengan adanya program kesehatan lansia berupa Posyandu lansia, namun dalam pemanfaataannya masih rendah karena kemampuan kader dalam melaksanakan pelayanan kesehatan lansia masih rendah. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatan pengetahuan kader, kemampuan dalam pemeriksaan kesehatan lansia dan pencatatan kegiatan poyandu. Metode yang digunakan adalah pendampingan kader berupa penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan dan pencatatan laporan pada 20 orang kader lansia. Hasil kegiatan di dapat pengetahuan kader tentang penyakit lansia berupa Hipertensi, Diabetes Mellitus dan Asam Urat meningkat 25%, 60% kader dapat melakukan pengukuran TD, pengecekan gula darah dan asam urat serta 50% kader dapat melakukan pencatatan kegiatan posyandu.
Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di Desa Muara Putih Kecamatan Natar Kabupaten Pesawaran Ahyanti, Mei
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i2.79

Abstract

Sanitasi merupakan kunci kesehatan. Karena sanitasi yang buruk adalah penyebab terbesar kedua timbulnya penyakit di dunia ini. Banyak faktor yang secara langsung maupun tidak langsung dapat menjadi pendorong terjadinya diare. Desa Muara Putih berada di Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan merupakan desa yang ditetapkan sebagai desa ODF sementara 629 KK belum memiliki jamban. Desa Muara Putih memiliki 6 dusun, yaitu Dusun Muara Putih Induk, Mujimulyo, Tangkit Batu, Way Kandis, Cisarua dan Sidomukti. Diantara 6 dusun tersebut tingkat kepemilikian jamban terendah adalah Dusun Mujimulyo. Selama ini, warganya masih banyak yang melakukan pembuangan tinja dan air limbah domestik langsung ke dalam aliran air yang ada di desa tersebut. Kegiatan bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui instalasi WC percontohan secara swadaya dan perubahan prilaku melalui penyuluhan. kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemetaan, pemicuan kepada masyarakat, musyawarah masyarakat desa (MMD) dan pembangunan sarana jamban keluarga, penyuluhan ISPA, Diare, CTPS dan Kecacingan. Sebanyak 5 jamban telah terbangun selama periode kegiatan.
Penyuluhan dan Pemeriksaan Gigi dan Mulut di SDN Sidosari Lampung Selatan Andriyani, Desi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i2.80

Abstract

Upaya – upaya promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat sudah dilakukan dalam rangka perubahan perilaku masyarakat menuju Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil dari pembelajaran yang menjadikan seseorang dapat menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan perperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakatnya.Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Kesehatan gigi juga merupakan salah satu komponen kesehatan secara menyeluruh dan tidak dapat diabaikan terutama pada tingkat sekolah dasar. Tujuan kegiatan ini melakukan penyuluhan kepada masyarakat khususnya anak sekolah dasar tentang menjaga kesehatan gigi dan mulut,mencegah penyakit gigi dan mulut,melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa derajat kesehatan gigi dan mulut anak usia sekolah masih tinggi. Hal ini terlihat dari nilai OHIS 2,3 dan DMFT rata rata 3,4 (buruk) ,dari desa sidosari 14,3% terdapat masalah kesehatan gigi dan 86,3% tidak menerima perawatan gigi.
Sosialisasi Hukum Tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga di Kelurahan Gedong Meneng Baru Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung Akib, Muhammad; Sumarja, FX
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i1.83

Abstract

Problems in this activity are: 1) Lack of knowledge or information received by society about Law of Domestic Violence; 2) Lack of legal understanding of the community about the content of the Law on Domestic Violence; 3) There is still violence in the household, which is not discovered. Problem solving is done by means of legal communication. Legal communication is the process of conveying messages in accordance with the law that the contents of a rule of law, with the aim of creating mutual understanding or understanding of the law, resulting in either a change of mind, attitude and behavior of recipients, without any coercion from outside. The results of the activities showed an increase understanding and knowledge of citizens related to the rules / laws governing the elimination of domestic violence, which was originally to have knowledge of the value of 55.25, after the project is implemented have knowledge of the value of 74.75. This kind of activity needs to be done for the future, to continuously provide understanding and knowledge related to the rules of community life.
Pengolahan Sampah Rumah Tangga Berbasis Partisipasi Aktif dari Masyarakat Melalui Penerapan Metode 4RP untuk Menghasilkan Kompos Buhani, Buhani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i1.84

Abstract

Dalam rangka mengimplementasikan kegiatan pengelolaan dan pengolahan sampah berbasis partisipasi masyarakat, Universitas Lampung, Pemkab Way Kanan, dan perguruan tinggi mitra yaitu Politeknik Negeri Lampung membentuk pilot project pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Pengelolaan sampah berbasis masyarakat bertujuan untuk menerapkan konsep 4Rp (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, Participation) melalui Program Kemitraaan Wilayah (PKW) Kemeristekdikti, sehingga sampah/limbah pertanian dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat di tingkat sumbernya langsung, dan dapat mengurangi jumlah timbulan sampah yang harus dikelola di TPS atau TPA, serta dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi. Kegiatan ini telah dilaksanakan di desa yang memiliki potensi sampah/limbah perkebunan dan pertanian di Desa Way-Tuba kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan. Secara umum, hasil kegiatan tersebut telah meningkatkan partisipasi dan pengetahuan masyarakat terhadap paradigma tentang sampah dan pengelolaan sampah dengan konsep 4Rp, pengadaan pupuk/kompos secara mandiri, serta menjadi pelopor pengelolaan sampah berbasis partisipasi aktif dari masyarakat dengan persentase rata-rata peningkatan dari 38,6 menjadi 86%.
Diseminasi Penggunaan Probiotik pada Broiler di Kelompok Peternak Paras Septinova, Dian
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i1.85

Abstract

Kelompok Peternak Paras (Perkampungan Ayam Ras) adalah kelompok peternak yang bergerak di bidang usaha ayam ras khususnya ayam broiler. Kendala yang selama ini dihadapi oleh Kelompok Peternak Paras adalah tingginya biaya ransum dan sapronak, rendahnya produksi, dan kasus penyakit NC, Pullorum, dan CRD. Berdasarkan masalah tersebut, maka solusi yang ditawarkan oleh Tim pengabdian Unila adalah (1) meningkatkan kemampuan anggota kelompok ternak ini mempunyai daya saing yang tinggi, (2) memperbaiki manajemen pemeliharaan yang ada (3) mengenalkan bioteknologi probiotik untuk meningkatkan efisiensi ransum dan produksi broiler, (4) menjelaskan teknik biosekuriti dan vaksinasi yang tepat untuk pencegahan penularan penyakit ke dan dari ayam. Metode kegiatan yang digunakan adalah Participatory Rural Apraisal (PRA), yaitu suatu Metode pendidikan kepada masyarakat melalui penyuluhan, pelatihan, dan demplot. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan dan ketrampilan masyarakat mengenai manajemen pemeliharaan broiler dengan pemberian probiotik meningkat, produksi broiler yang diberi probitik pun terbukti lebih baik dibanding kontrol, sehingga peternak di Kelompok Paras pun tertarik untuk mengembangkan broiler probio.
Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Kelompok Wanita Tani (KWT) di Sukaraja Sukabumi Susilawati, Lusi; Hestiana, Siska
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i1.86

Abstract

Di Sukabumi terdapat beberapa kelompok wanita tani (KWT) yang memiliki potensi untuk meningkatkan hasil produksinya. Salah satu KWT tersebut adalah KWT yang terdapat di wilayah Desa Sukaraja, yaitu kelompok pengolah dan pemasar (POKLAHSAR) Saluyu. Kelompok ini mempunyai keinginan untuk selalu berkembang, oleh karenanya pembinaan perlu dilakukan terhadap KWT tersebut. Hal ini dilakukan karena diharapkan hasil produksinya dapat dipasarkan tidak hanya untuk konsumen lokal namun juga dapat dipasarkan kepada konsumen asing. Tujuan dan target tersebut tentu saja dapat dicapai dengan sebuah metode. Metode yang dimaksud berupa pelatihan bahasa Inggris. Pelatihan tersebut dilaksanakan dalam beberapa tahap yang diawali dengan sosialisasi, pemilihan peserta, pembuatan modul, pelatihan, monitoring dan evaluasi, dan penyusunan laporan. Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah meningkatnya pengetahuan anggota KWT Poklahsar Saluyu terutama pengetahuan mengenai istilah-istilah yang berhubungan dengan pengolahan ikan dalam bahasa Inggris dan dapat melakukan percakapan sederhana dengan menggunakan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat
Penyuluhan Pentingnya Penimbangan dan Pemantauan Tumbuh Kembang Balita dengan Teknik Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (Sdidtk) Balita di Posyandu Anggrek Simbaringin Desa Sidosari Natar Lampung Selatan Imron, Riyanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i1.87

Abstract

Pemantauan tumbuh kembang balita merupakan fase yang penting, karena menentukan kualitas kesehatan, kesejahteraan, pembelajaran dan perilaku di masa mendatang. Pengetahuan ibu sangat diperlukan pada masa tumbuh kembang balita, karena ibu berpengaruh langsung serta berperan besar dalam pemantauan tumbuh kembang balita. Penimbangan anak balita di Posyandu Anggrek Simbaringin Desa Sidosari Natar Lampung Selatan dengan jumlah 70 balita, belum di lakukan secara maksimal baru 49 baliata (70 %), sedangakn targetnya 100%. Hasil yang dilakukan tanggal 5 Oktober 2017 ,hasil wawancara bebas yang dilakukan tim pengabmas dari beberapa ibu balita mengatakan mereka bila imunisassi sudah lengkap malas untuk datang penimbangan dengan berbagai alasan. Berdasarkan data balita yang datang secara rutin hanya 30 - 40 balita. Berdasarkan hasil presurvey di dapatkan data 2 orang anak balita yang di ketahui perkembangan motoriknyanya kurang optimal anak balita usia 13 dan 14 bulan duduk masih dibantu, merangkak, bangkit dan berdiri dengan bantuan. Sebagai tenaga kesehatan, tim pengabdi peduli dan termotivasi untuk membantu pemerintah dengan memberikan penyuluhan dan pelayanan kesehatan pada balita. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan dengan menggunakan alat bantu : lembar balik, LCD, Laptop, Film, sound system , untuk mengukur Pertumbuhan TB dan BB menggunakan pengukur dan timbangan, Untuk pemeriksaan perkembangan balita dengan pemeriksaan langsung pada anak balita dengan menggunakan alat kartu SDIDTK, KMS, buku, pulpen, mainan. Sebelum penyuluhan pengetahuannya yang baik hanya 20 %, cukup 30%hanya , kurang 50%, Setelah dilakukan penyuluhan rata-rata pengetahuan orang tua meningkat menjadi baik sebanyak 90 %, di mana ibu balita dapat mengerti dan melakukan deteksi dini tumbuh kembang Balita.