cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ketahanan Nasional
ISSN : 08539340     EISSN : 25279688     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 527 Documents
Peran Krusial Rakyat Dan Penduduk Sipil Lainnya Dalam Perang Non Konvensional Masa Kini Dan Implikasinya PadaSitem Pertahanan Rakyat Semesta: Sebuah Komentar terhadap The U.S. Army and Marine Corps Counterinsurgency Field Manual, 2006 Saafroedin Bahar
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 13, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22177

Abstract

Jika kita membaca baik-baik sejarah umat manusia, sukar bagi kita untuk mengambil kesimpulan, apakah keadaan normal itu adalah perdamaian dengan perang sebagai selingan dari keadaan damai itu, ataukah keadaan normal itu adalah perang dengan keadaan damai sebagai selingan dari peperangan. Perang dan damai merupakan suatu kenyataan riil yang tidak dapat dibantah atau dihindari, dan merupakan suatu fakta ber Banda yang terjadi silih berganti dan berlangsung secara terus-menerus dalam suatu con-tinuum, sehingga menimbulkan adagium yang bersifat paradox yang berbunyi: Si Vis Pacem Para Bellum, yang berarti siapa yang ingin damai, bersiaplah untuk perang'. Oleh karena itulah, sambil melanjutkan usaha untuk hidup sejahtera dalam suasana damai, pimpinan suatu bangsa dan negara harus mempersiapkan diri secara terus menerus menghadapi kekerasan yang potensial akan dilancarkan oleh bangsa dan negara lain, karena hampir dapat dipastikan dalam drimai ada bibit perang, sedangkan perang cepat atau lambat akan - atau harus - diakhiri dengan perdamaian.
Peran Pemuda Dan Masyarakat Dalam Pengembangan Energi Alternatif Terbarukan Untuk Mendukung Ketahanan Energi (Studi di Kabupaten Sumedang , Propinsi Jawa Barat Moch Wachju Rijanto Armaidy Armawi
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 16, No 3 (2011)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.16860

Abstract

Energi telah menjadi isu yang strategi di antara negara-negara di dunia karena ketergantungan terhadap bahan bakar minyak sangat tinggi karena semakin menipisnya cadangan minyak bumi. Indonesia merupakan salah satu negara yang juga bergantung pada hasil migas dan pernah menjadi anggota OPEC. Namun sejak banyaknya sumur-sumue minyak yang tidak lagi dapat berproduksi , Indonesia hanya dapat memproduksi sebanyak 9 juta barel/ hari, dimana kebutuhan nasionalakan energi 1,4 jt/hari. (Dirjen EBTKE, 2010). Untuk bertahan, Indonesia harus melakukan eksplorasi-eksplorasi seumur baru atau menjadi negara net importers minyak 
Globalisasi Dan Negara Bangsa: Kompetisi Perspektif Globalis Dan Skeptis Dalam Studi Hubungan Internasional Poppy S Winanti
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 7, No 1 (2002)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22072

Abstract

Globalisasi kini menjadi kata yang kerap muncul, baik dalam perbincangan politik tingkat tinggi hingga percakapan sehari-hari. Suatu pidato politik kenegaraan dirasakan tidak lengkap tanpa kata globalisasi. Sebuah penelitian akademis dianggap kurang memadai tanpa menyebut konsep ini. Bahkan perbincangan di tingkat rukun tetangga serasa belum cukup jika tidak menyentuh istilah tersebut. Pendek kata, akhir-akhir ini globalisasi menjadi kata lumrah yang hampir dapat ditemui dalam kehidupan keseharian kita.
HUBUNGAN SIPIL-MILITER YANG HARMONIS DAN SINERGIK DALAM NEGARA KESATUAN R.I H. Budisantoso S
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 4, No 2 (1999)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.11377

Abstract

Sejak Zaman purba, manusia yang hidup bermasyarakat dalam kelompok-kelompok, suku, dan kemudian masyarakat tersebut bersepakat membentuk negara (bernegara), manusia selalu membutuhkan kesejahteraan juga mencakup kebutuhan spriritusl seperti keadilan dan harga diri. Sedangakn kebutuhan keamanan antara lain meliputi ketentraman, ketertiban, perlindungan terhadap bahaya/ancaman baik yang berasal dari alam maupun manusia.Fungsi penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan dalam masyarakat pada mulanya berada pada pemimpin masyarakt, seperti kepala suku, atau pada raja dan para bangsawan dalam negara yang berbentuk kerajaan. Dalam hal ini juga terjadi di Indonesia, Sultan Agung dari Mataram bergelar Sultan Agung Hanyokrokusumo, Senopati Ing Alogo, Sayidin Panotogomo, Khalifatulah Ing Tanah Jawa, yang berarti Sultan Agung adalah penguasa pemerintah(raja), juga Panglima Angkatan Perang serta Pemimpin Agama
Masalah Aceh Dalam Perspektif Hukum Internasional Dan Hukum Nasiona Sumaryo Suryokusumo
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 10, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22979

Abstract

Kebijakan Pemerintah Indonesia dalam masa-masa penterintahan-pemerintahan sebelumnya dirasakan kecuali kurang dapat melindungi keberadaan identitas aganza Is­lanz yang begitu kuat di propinsi Aceh juga tidak nzendorong kemajuan identitas tersebut. Pemerintah Pusat pada waktu itu juga tidak berusaha mengambil kebijakan untuk menetapkan Undang-Undang yang layak atau cara-cara lainnya agar dicapai usaha-usaha ke arah itu. Pemerintah pada waku itu juga dirasakan kurang sekali memahami harga diri dan martabat yang tinggi dari nzasyarakat Aceh atas dasar adatnya yang kuat dan kepercayaannya yang mendalam pada agama Islam) Hal itu sejalan dengan pandangan Snouck Hurgronye bahwa rakyat Aceh memang mempunyai rasa fanatisme yang tinggi di dalam keagamaan dan adat istiadatnya serta menekankan pada harkat dan kehormatannya yang mendalam
Indonesia Dalam Dinamika Internasional Sayidiman Suryohadiprojo
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 12, No 3 (2007)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22125

Abstract

Kondisi dunia dalam abad ke 21 amat dinamis dan makin sukar diprediksi perkembangannya. Hal itu disebabkan oleh perilaku manusia yang makin dipengaruhi oleh materialisme dan perkembangan teknologi. Orang di mana-mana ingin membuat kehidupan yang paling baik bagi dirinya, keluar-ganya dan kelompoknya, khususnya dalam kesejahteraan lahirnya. Untuk itu ia sanggup melakukan banyak hal; ma- kin kuat orang itu dalam karakternya, mentalnya, kondisi intelektualnya, fisiknya, makin banyak hal yang ia dapat perbuat. Dalam hal ini ia makin dibantu oleh keadaan lingkungannya; makin berkembang lingkungannya dan makin mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, makin banyak bantuan yang ia dapat peroleh untuk melakukan kehendaknya. Ini dapat bersifat hal yang oleh moralitas dinilai baik, tetapi juga dapat merupakan perbuatan yang bertentangan dengan moralitas yang berlaku.
Indeks Subjeks dan Indeks Penulis Indeks Indeks
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 23, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.24168

Abstract

Indeks SubjeksBBela Negara 69KKepemimpinan Pemuda 17Ketahanan Ekonomi Keluarga 17Ketahanan Ekonomi Keluarga 37Ketahanan Sosial Budaya Wilayah 1Ketahanan Wilayah 50, 69, 105OOptimalisasi Pengelolaan TNGC 50PPartisipasi Pemuda 69Pemberdayaan Masyarakat 1, 17Pemberdayaan Penyandang Disabilitas 37Pengembangan Desa Wisata 1Peran Karang Taruna 37RRimbawan Muda 50SSelat Sunda 105TTraffic Separation Scheme (TSS) 105Indeks PenulisAAhmad Zubaidi 68Anak Agung Istri Andriyani 1Armaidy Armawi 17, 86, 104BBagus Riyono 17, 37CCitra Gaffara Taqwarahmah 37DDafri Agus Salim 86Diana Setiyawati 37Djaka Marwasta 49Dyan Primana Sobaruddin 104EEdhi Martono 1, 49, 104Erdi Wikan Febrihananto 68HHelmy Shoim Pramudyarto 17IIrwan Abdullah 68MMuhamad 1NNurhalida Yogaswara 49TTunggul Prasetyo 86
Menentukan Batas Negara Guna Meningkatkan Pengawasan, Penegakan Hukum Dan Kedaulatan NKRI Hasjim Djalal
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 11, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22163

Abstract

Berdasarkan Hukum International dewasa ini Indonesia mempunyai beberapa macam perbatasan nasional: udara, darat, laut, dan perbatasan dasar laut.Negara/pemerintah secara konstitusional wajib dan bertanggung jawab menjaga dan membela setiap perbatasan nasional tersebut sebagaimana diamanatkan oleh Alinea ke-4 Pembukaan UUD 1945 yang menyatakan bahwa Negara harus "melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia."
Strategi Adaptasi Masyarakat Pesisir Dalam Penanganan Bencana Banjir Rob Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Wilayah (Studi Di Desa Bedono Kecamatan Sayung Kabupaten Demak Jawa Tengah) Akhmad Asrofi; Su Rito hardoyo; Danang Sri Hadmoko
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 23, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.26257

Abstract

ABSTRACTThe purposes of the research were (1), to determine the adaptation strategy of the peoples of Bedono village, Sayung sub-district of Demak regency in handling tidal flood disaster, and (2) to analize the implications of the tidal flood disaster for territorial resilience in the Bedono village Sayung sub-district of Demak regency. The research was qualitative research with descriptive explanation. Data collection in this research used observation, in-depth interview, documentation study and literature study. The result of the research showed that the peoples of Bedono village as coastal communities do various kinds of adaptation strategies in dealing with tidal flood disaster. The adaptation strategies are done by 1) phisically adaptation strategy, 2) economically adaptation strategy, and 3) social adaptation strategy. The tidal flood disaster implicated to territorial resilience of Bedono village. The tidal flood disaster implicated to geography gatra, demography, source of natural wealth, economy, social and culture. Ideology gatra, politic, and security is not being implicated by tidal flood disaster. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis strategi adaptasi masyarakat Desa Bedono Kecamatan Sayung Kabupaten Demak dalam penanganan bencana banjir rob, dan (2) menganalisis implikasi bencana banjir rob terhadap ketahanan wilayah di Desa Bedono Kecamatan Sayung Kabupaten Demak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pemaparan secara deskriptif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bedono sebagai masyarakat pesisir melakukan berbagai macam strategi adaptasi dalam menghadapi bencana banjir rob. Strategi adaptasi yang dilakukan melalui (1) strategi adaptasi secara fisik, (2) strategi adaptasi secara ekonomi, dan (3) strategi adaptasi secara sosial. Bencana banjir rob berimplikasi pada ketahanan wilayah Desa Bedono. Bencana banjir rob berimplikasi pada gatra geografi, demografi, sumber kekayaan alam, ekonomi, sosial dan budaya. Gatra ideologi, politik dan keamanan tidak terimplikasi oleh bencana banjir rob.
Peran Babinsa Dalam Kegiatan Deteksi Dini Guna Pencegahan Aksi Terorisme (Relevansi Di Wilayah Kodim 0618/Bs Kota Bandung) Komarudin Simanjuntak
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 21, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.18055

Abstract

ABSTRACTThis study aimed to determined the role of non-commissioned offi cer in the early detection activities, constraints Babinsa role in the early detection activities and formulated efforts to optimized Babinsa role in the early detection of activities for the prevention of terrorism. Methods This study used a qualitative approach, with the data collection technique: First, theoretical orientation; collecting data with three stages, orientation, exploratory data collection,and research focus; Second, in-depth interviews and comprehensive; Third, the observation participation; and Fourth, documentation. In this study would be taken groups / people associated with problems Babinsa role in the early detection of activities to discovered problems in the fi eld of the structural offi cials in institutional organization. The results were expected to knew about the current objective conditions Babinsa role in the early detection activities at the level of understanding and awareness as well as its ability to helped prevention and control of terrorism in the region, as well as being able to identifi ed the success factors in the activities of early detection as well as constraints in implementing the role seen on environmental aspects of security level. Then, about commitment and public awareness participating in the prevention and control of terrorism, by reviewing how institutional Babinsa accompanied by cooperation between the relevant authorities in handling the increasing role of Babinsa. Thus, could fi nd the policy, strategy and efforts were enhanced through regular coaching related apparatus and increasethe capabilities Babinsa role in the early detection activities, as well as the handling in helping the integration ofprevention and control of terrorismABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui peran Babinsa dalam kegiatan deteksi dini, kendala peran Babinsa dalam kegiatan deteksi dini dan merumuskan upaya optimalisasi peran Babinsa dalam kegiatan deteksi dini guna pencegahan aksi terorisme. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data: Pertama, orientasi teoritik; pengumpulan data dengan tiga tahap yaitu orientasi, eksplorasi pengumpulandata, dan penelitian terfokus; Kedua, wawancara mendalam dan komprehensif; Ketiga, observasi peran serta; dan Keempat, dokumentasi. Dalam penelitian ini akan diambil kelompok / orang yang terkait dengan permasalahan peran Babinsa dalam kegiatan deteksi dini untuk menemukan permasalahan di lapangan terhadap pejabat structural dalam kelembagaan organisasi tersebut. Hasil yang diharapkan untuk mengetahui kondisi obyektif saat ini tentang peran Babinsa dalam kegiatan deteksi dini pada tingkat pemahaman, dan kepedulian serta kemampuannya dalam membantu pencegahan dan penanggulangan aksi terorisme di wilayah, serta mampu mengidentifi kasi faktor keberhasilan dalam kegiatan deteksi dini serta kendala dalam melaksanakan peran dilihat pada aspek tingkat keamanan lingkungan. Lalu, tentang komitmen serta kesadaran masyarakat berpartisipasi dalam membantu pencegahan dan penanggulangan aksi terorisme, dengan meninjau kelembagaan Babinsa disertai dengan bagaimana kerja sama penanganan antar aparat terkait dalam peningkatan peran Babinsa. Sehingga, dapat menemukan kebijakan, strategi dan upaya yang ditingkatkan melalui pembinaan rutin aparat terkait dan meningkatkan kapabilitas peran Babinsa dalam kegiatan deteksi dini, serta keterpaduan penanganan dalam membantu pencegahan dan penanggulangan aksi terorisme

Filter by Year

1996 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 31, No 3 (2025) Vol 31, No 2 (2025) Vol 31, No 1 (2025) Vol 30, No 3 (2024) Vol 30, No 2 (2024) Vol 30, No 1 (2024) Vol 29, No 3 (2023) Vol 29, No 2 (2023) Vol 29, No 1 (2023) Vol 28, No 3 (2022) Vol 28, No 2 (2022) Vol 28, No 1 (2022) Vol 27, No 3 (2021) Vol 27, No 2 (2021) Vol 27, No 1 (2021) Vol 26, No 3 (2020) Vol 26, No 2 (2020) Vol 26, No 1 (2020) Vol 25, No 3 (2019) Vol 25, No 2 (2019) Vol 25, No 1 (2019) Vol 24, No 3 (2018) Vol 24, No 2 (2018) Vol 24, No 1 (2018) Vol 23, No 3 (2017) Vol 23, No 2 (2017) Vol 23, No 1 (2017) Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 1 (2015) Vol 21, No 1 (2015) VOL. XXI, NO. 1 APRIL 2015 Vol 20, No 3 (2014) Vol 20, No 2 (2014) Vol 20, No 1 (2014) Vol. XX, No. 3, Desember 2014 VOL. XX, NO. 2, AGUSTUS 2014 VOL. XX, NO. 1, APRIL 2014 Vol 19, No 3 (2013) Vol 19, No 2 (2013) Vol 19, No 1 (2013) VOL. XIX, NO. 3, DESEMBER 2013 VOL. XIX, NO. 2, AGUSTUS 2013 VOL. XIX, NO. 1, APRIL 2013 Vol 17, No 3 (2012) Vol 17, No 2 (2012) Vol 17, No 1 (2012) Vol 16, No 3 (2011) Vol 16, No 2 (2011) Vol 16, No 1 (2011) Vol 15, No 3 (2010) Vol 15, No 2 (2010) Vol 15, No 1 (2010) Vol 14, No 3 (2009) Vol 14, No 2 (2009) Vol 14, No 1 (2009) Vol 13, No 3 (2008) Vol 13, No 2 (2008) Vol 13, No 1 (2008) Vol 12, No 3 (2007) Vol 12, No 2 (2007) Vol 12, No 1 (2007) Vol 11, No 3 (2006) Vol 11, No 2 (2006) Vol 11, No 1 (2006) Vol 10, No 3 (2005) Vol 10, No 2 (2005) Vol 10, No 1 (2005) Vol 9, No 3 (2004) Vol 9, No 2 (2004) Vol 9, No 1 (2004) Vol 8, No 3 (2003) Vol 8, No 2 (2003) Vol 8, No 1 (2003) Vol 7, No 3 (2002) Vol 7, No 2 (2002) Vol 7, No 1 (2002) Vol 6, No 3 (2001) Vol 6, No 2 (2001) Vol 6, No 1 (2001) Vol 5, No 3 (2000) Vol 5, No 2 (2000) Vol 5, No 1 (2000) Vol 4, No 3 (1999) Vol 4, No 2 (1999) Vol 4, No 1 (1999) Vol 3, No 3 (1998) Vol 3, No 2 (1998) Vol 3, No 1 (1998) Vol 2, No 3 (1997) Vol 2, No 2 (1997) Vol 2, No 1 (1997) Vol 1, No 1 (1996) More Issue