cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ketahanan Nasional
ISSN : 08539340     EISSN : 25279688     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 527 Documents
Peran Strategis Kepemimpinan Sipil Dalam Pemerintahan Semi Presidensial Dan Implikasinya Terhadap Pembangunan Sektor Keamanan Nasional (Studi Di Timor Leste) Ismael Da Coasta Armaidy Armawi
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 17, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22687

Abstract

Sejak Timor Leste merdeka dari Indonesia, kondisi keamanan nasional di Timor Leste belum terlepas dari berbagai ancaman krisis akibat pergolakan politik antar elit politik yang tidak kunjung mereda. Disain kepolitikan di Timor Leste adalah demokrasi, tetapi pemimpin awal negara baru ini umumnya berangkat dari tradisi militer dan kepolisian. Hal ini mempengaruhi konstelasi kepolitikan pasca-kemerdekaan dari Indonesia. Hanya saja, setiap tokoh militer yang kemudian memimpin dalam sistem kepolitikan sipil memiliki visi, misi serta strategi yang berbeda dalam membangun negara baru. Akibatnya, relasi kekuasaan konfliktual antara Presiden dan Perdana Menteri menimbulkan ketegangan antara militer dan kepolisian. Dampaknya lebih lanjut adalah terjadinya persaingan kekuasaan antara militer dan polisi, terutama dalam kepemimpinan sipil di lingkungan Sekretaris Negara bidang Keamanan. Karena itu, tujuan penelitian ini adalah mengetahui peran strategis kepemimpinan sipil dalam pemerintahan semi-presidensial dalam pembangunan sektor keamanan nasional di Timor Leste dan mengetahui implikasi kepemimpinan sipil dalam pemerintahan semi-presidensial dalam pembangunan sektor keamanan nasional Timor Leste.
Refleksi Filosofis Terhadap Reformasi Akhlak (Moralitas) Dan Masa Depan Bangsa Armaidi Armawi
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 11, No 1 (2006)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22104

Abstract

Dewasa ini kehidupan berbangsa dan bernegara kita semakin marak diwarnai oleh beragam peristiwa kekerasan yang menciptakan isu-isu SARA dan pelanggaran HAM sebagai faktor pemicunya. Peristiwa-peristiwa kekerasan konkrit yang melibatkan kelompok-kelompok masyarakat dan pemerintah.Berbagai peristiwa kekerasan yang melanda tanah air belakangan ini tak lepas dart bermulanya krisis moneter. Krisis moneter yang terjadi pada pertengahan tahun 1997 yang diikuti dengan krisis ekonomi dan krisis kepercayaan terhadap pemerintah dipandang oleh sebagian besar peng-amat sebagai faktor penyebab sangat sensitif dan emosional-nya sebagian pihak dalam menanggapi dan men yikapi berbagai persoalan. Namun di batik berbagai krisis yang menimbulkan tindakan-tindakan kekerasan kolektif tersebut timbul pertanyaan; apakah sebagian masyarakat kita tengah mengalami krisis identitas dirt yang bermuara pada krisis moral dan spritual?
Akses Public Relations Par- Tai Politik Pada Media Ko Munikasi Massa Eduard Depari
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 4, No 1 (1999)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.19182

Abstract

Dalam sejarah pemilihan umum di Indonesia, belum pernah keterlibatan public relations maupun media komu­nikasi massa seintensif pemilu 1999 ini. Jika dalam pemilu­pemilu sebelumnya peran media komunikasi massa maupun PR sebatas pelengkap pelaku (kalau tidak ingin disebut pelengkap penderita), maka dalam pemilu kali ini, sulit sekali bagi parpol pendatang baru untuk memperoleh suara opti­mal tanpa dukungan PR maupun media komunikasi massa. Persoalannya adalah, siapkah PR kita dengan peran barunya menjual citra parpol? Apakah media massa mampu berperan sebagai sarana komunikasi massa yang dapat memberi sumbangan yang positif bagi perkembangan demokrasi?
Kebijakan Pertahanan Cina Dan Keamanan Regional Di Asia Nanang Pamuji Mugasejati Armaidy Armawi
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 5, No 1 (2000)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.23260

Abstract

Dalam masalah militer dan kearnanan, Cina seringkali tampil sebagai negara yang "kontroversial", karena kemandiriannya yang relatif tinggi menghadapi kekuatan­kekuatan regional lainnya, seperti Amerika Serikat, Rusia atau Iepang. Beberapa ilustrasi peristiwa berikut ini bisa membantu melukiskan tingkahlaku politik luar negeri Cina tersebut. Awal bulan Agustus 1999, Beijing mengejutkan dunia dengan meluncurkan rudal jarak jauh dari darat ke darat yang kabarnya mampu mencapai daratan Amerika. Menurut sumber-sumber intelejen AS, rudal yang diberi nama si "Angin Timur" Dong Feng 31 (DF-31) tersebut mampu menempuh jarak hampir 7000 km dan memiliki kapabilitas untuk membawa hulu ledak nuklir. Dengan begitu kekuatan rudal Cina di kawasan ini hampir tidak bisa ditandingi oleh negara-negara tetangganya
Perjuangan Kebangsaan Dalam Perspektif Antropologis Teuku Jacob
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 9, No 2 (2004)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22151

Abstract

Kepulauan Nusantara sebelum penjajahan Belanda terdiri atas berbagai kerajaaan dan kesukuan yang menempati sebagian besar pulau-pulau dari sebelah Barat Sumatera sampai ke perbatasan Irian - Papua Nugini. Sebelumnya kepulauan ini telah mengalami perubahan-perubahan geografis yang besar sejak 2 juta tahun yang lalu waktu mulai didiami oleh manusia. Penjajahan Belandalah yang telah mempersatukan semua masyarakat yang terbesar luas itu di bawah satu pemerintahan yang berkedudukan di Jakarta (Batavia).
PERENCANAAN KETAHANAN NASIONAL DALAM ERA REFORMASI Sayidiman - Suryohadiprojo
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 4, No 1 (1999)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.12004

Abstract

Sudah menjadi pandangan umum di seluruh dunia bahwa kehidupan umat manusia oleh ketidakpastian yang amat tinggi. Dalam keadaan demikian timbul pertanyaan apakah perencanaan masih ada gunanya. Sebab merencanakan sesuatu adalah satu usaha untuk mengatur sesuatu di masa depan yang sesuai dengan keinginan kita. Oleh sebab itu tidak dapat di lepaskan dari membuat pandangan itu ditentukan langkah-langkah yang perlu diambil untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai. Kalau ketidakpastian demikian kuatnya, masih mungkinkah dibuat pandangan ke masa depan yang cukup realistik dan obyektif. Kalau tidak demikian, maka tentu akan sukar menentukan langkah-langkah yang dapat di rencankan guna mencapai tujuan
Reorientasi Pembangunan Nasional: Menuju Indonesia yang Berdaulat dan Bermartabat IRWAN Abdullah
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 13, No 3 (2008)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22179

Abstract

Pembicaraan tentang kedaulatan dan martabat kita seba- gai ban gsa merupakan topik yang krusial untuk diselesaikan mengingat ham pir sepuluh tahun terakhir, sejak Krisis Mo- neter 1998, kita belum beranjak lebih maju dalam tnenjamin hidup bangsa. Selain tekanan ekonomi yang semakin berat den gan angka pen gangguran mencapai 10,5 juta dari total angkatan kerja, gejolak sosial muncul dalam berbagai bentuk perzyimpangan, pro tes dan pembangkangan, juga bencana alam yang tidak henti-hentinya menambah pekerjaan rumah yang belum juga selesaz.
Partisipasi Pemuda Dalam Mengembangkan Pariwisata Berbasis Masyarakat Untuk Meningkatkan Ketahanan Sosial Budaya Wilayah (Studi di Desa Wisata Pentingsari, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, D.I. Yogyakarta) Gina Lestari; Armaidy Armawi; Muhamad Muhamad
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 22, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.074 KB) | DOI: 10.22146/jkn.17302

Abstract

ABSTRACT The global tourism wave lead to a new trend of village tourism where tourists come in small groups to interact and learn the life of villagers intensively. If the management is not well planned, this model inflicts social cultural changes in society. This study aimed to assess and formulate the youth participation in the community-based tourism (CBT) development and their contribution on social cultural regions resilience. This study used descriptive mixed methods research by using quantitative and qualitative approaches. The samples determined through purposive sampling by judgment sampling criteria.The result showed that youth was the part of the CBT’s manager actor in Pentingsari Tourism Village (Dewi Peri). The level of youth participation was a citizen power with an average of 70%. CBT development allowed the entire community to be actively involved as the main actor. Youth participation in the development of CBT contributed to social cultural resilience which based on the principle of partnership, prosperity, protection, independence, unity, and the values of  local social cultural. The social cultural resilience was formed through social and cultural preservation dynamically with protecting, developing and utilizing local social cultural by tourism activities.ABSTRAK Arus pariwisata global mengarah pada tren baru pariwisata pedesaan dimana wisatawan datang dalam kelompok-kelompok kecil dan berinteraksi intensif, mempelajari kehidupan masyarakat dan ikut serta dalam kegiatan penduduk desa. Pariwisata model ini rentan menyebabkan perubahan sosial budaya di masyarakat jika pengelolaannya tidak direncanakan secara matang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan partisipasi pemuda dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (CBT) dan kontribusinya terhadap ketahanan sosial budaya wilayah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan prosedur metode campuran konkuren yang mengkombinasikan pendekatan kualitatif dengan kuantitatif. Penentuan sampel dipilih berdasarkan purposive sampling dengan penggunaan keriteria berdasarkan pertimbangan. Hasil penelitian menunjukkan pemuda merupakan bagian dari aktor pengelola CBT di Desa Wisata Pentingsari (Dewi Peri). Partisipasi pemuda berada pada tingkat partisipasi citizen power dengan bobot rata-rata sebesar 70%. Model pengembangan CBT di Dewi Peri memungkinkan seluruh masyarakat terlibat secara aktif sebagai aktor utama. Partisipasi pemuda dalam pengembangan CBT di Dewi Peri berkontribusi terhadap ketahanan sosial budaya berdasarkan parameter asas kemitraan, kesejahteraan, perlindungan, kemandirian, kerukunan, nilai sosial dan budaya lokal. Ketahanan sosial budaya terbentuk melalui pelestarian sosial budaya secara dinamis dengan melindungi, mengembangkan dan memanfaatkan sosial-budaya lokal melalui aktivitas pariwisata.   
Terorisme Dan Intelijen Armaidy Armawi Teguh Anggoro
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 15, No 3 (2010)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22656

Abstract

Terorisme ntenarik perhatian banyak kalangan karena karakternya yang dramatis dan tiba-tiba, dan merupakan peristiwa yang sangat tidak diharapkan. Dalam perspektif sejarah, fenomena terorisme juga merupakan suatu peristiwa yang lebih dari sekedar gangguan, tetapi menjadi sebuah tragedi bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, dunia internasional dewasa berupaya memerangi aksi terorisme yang belakangan ini sering terjadi. Berhubungan dengan itu, beberapa negara saling mengadakan kerjasama untuk memerangi aksi tersebut. Baik kerjasama bilateral, regional, dan internasional. Hal ini dilakukan semata-mata untuk mengurangi ruang gerak para terorisme, dan untuk memu­dahkan pengejaran serta pengidentifikasian aksi terorisme
Indonesia Di Ambang Bahaya Wahyono S K
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 7, No 1 (2002)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22075

Abstract

Hingar bingar reformasi telah membuat bangsa Indonesia lengah yang hares dibayar dengan sangat mahal. Di satu sisi sasaran reformasi tidak tercapai sesuai yang diharapkan dan di sisi yang lain kita kehilangan sejumlah aset bangsa yang sangat tinggi nilainya.Reformasi telah mengantar bangsa Indonesia ke ambang bahaya.

Filter by Year

1996 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 31, No 3 (2025) Vol 31, No 2 (2025) Vol 31, No 1 (2025) Vol 30, No 3 (2024) Vol 30, No 2 (2024) Vol 30, No 1 (2024) Vol 29, No 3 (2023) Vol 29, No 2 (2023) Vol 29, No 1 (2023) Vol 28, No 3 (2022) Vol 28, No 2 (2022) Vol 28, No 1 (2022) Vol 27, No 3 (2021) Vol 27, No 2 (2021) Vol 27, No 1 (2021) Vol 26, No 3 (2020) Vol 26, No 2 (2020) Vol 26, No 1 (2020) Vol 25, No 3 (2019) Vol 25, No 2 (2019) Vol 25, No 1 (2019) Vol 24, No 3 (2018) Vol 24, No 2 (2018) Vol 24, No 1 (2018) Vol 23, No 3 (2017) Vol 23, No 2 (2017) Vol 23, No 1 (2017) Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 1 (2015) Vol 21, No 1 (2015) VOL. XXI, NO. 1 APRIL 2015 Vol 20, No 3 (2014) Vol 20, No 2 (2014) Vol 20, No 1 (2014) Vol. XX, No. 3, Desember 2014 VOL. XX, NO. 2, AGUSTUS 2014 VOL. XX, NO. 1, APRIL 2014 Vol 19, No 3 (2013) Vol 19, No 2 (2013) Vol 19, No 1 (2013) VOL. XIX, NO. 3, DESEMBER 2013 VOL. XIX, NO. 2, AGUSTUS 2013 VOL. XIX, NO. 1, APRIL 2013 Vol 17, No 3 (2012) Vol 17, No 2 (2012) Vol 17, No 1 (2012) Vol 16, No 3 (2011) Vol 16, No 2 (2011) Vol 16, No 1 (2011) Vol 15, No 3 (2010) Vol 15, No 2 (2010) Vol 15, No 1 (2010) Vol 14, No 3 (2009) Vol 14, No 2 (2009) Vol 14, No 1 (2009) Vol 13, No 3 (2008) Vol 13, No 2 (2008) Vol 13, No 1 (2008) Vol 12, No 3 (2007) Vol 12, No 2 (2007) Vol 12, No 1 (2007) Vol 11, No 3 (2006) Vol 11, No 2 (2006) Vol 11, No 1 (2006) Vol 10, No 3 (2005) Vol 10, No 2 (2005) Vol 10, No 1 (2005) Vol 9, No 3 (2004) Vol 9, No 2 (2004) Vol 9, No 1 (2004) Vol 8, No 3 (2003) Vol 8, No 2 (2003) Vol 8, No 1 (2003) Vol 7, No 3 (2002) Vol 7, No 2 (2002) Vol 7, No 1 (2002) Vol 6, No 3 (2001) Vol 6, No 2 (2001) Vol 6, No 1 (2001) Vol 5, No 3 (2000) Vol 5, No 2 (2000) Vol 5, No 1 (2000) Vol 4, No 3 (1999) Vol 4, No 2 (1999) Vol 4, No 1 (1999) Vol 3, No 3 (1998) Vol 3, No 2 (1998) Vol 3, No 1 (1998) Vol 2, No 3 (1997) Vol 2, No 2 (1997) Vol 2, No 1 (1997) Vol 1, No 1 (1996) More Issue