cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ketahanan Nasional
ISSN : 08539340     EISSN : 25279688     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 520 Documents
PERAN LEMBAGA PENDIDIKAN DASAR DALAM PELESTARIAN BAHASA DAERAH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN BUDAY (Studi Di Sekolah Dasar Negeri I Prambanan Dan Sekolah Dasar Islam Terpadu Salsabila Baiturrahman, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten) Dwi Chrisna Wati
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 20, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.473 KB) | DOI: 10.22146/jkn.6786

Abstract

Elementary education institution had strategic roles in preserving local language. Those roles were (1) School as local language learning facility (2) School as student character education facility (3) School as self development facility. The purpose of this research was to measured the elementary education’s role to supported the culture resilience. The research was conducted with questionnaire which was given by the school to the student’s parent and also the interview to the students, teachers, and the community. The collected data were analyzed therefore this research was categorized as qualitative descriptive research. Its implication on culture resilience was the role to established student’s interest in using Javanese language to strengthened culture resilience. Javanese language as the local culture identity and the struggling interest in local culture were to established cultural resilience.Keywords: Role, Preserving Local Language, Cultural Resilience.
EFEKTIFITAS PELAKSANAAN PROGRAM TNI MANUNGGAL MEMBANGUN DESA ( TMMD) DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN WILAYAH Eny Purwatiningsih
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 19, No 3 (2013)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.557 KB) | DOI: 10.22146/jkn.6777

Abstract

This paper explained the TNI program conduct in village’s building. The qualitative data showed TMMD’s target consisted of physical and additional target and also the non-physical target had been achieved. The TMMD Program conduct’s effectiveness had positive effect on regional resilience. It showed that TMMD Program able to enhanced the unity and unifi cation in the community and able to grew the decreasing togetherness. Therefore the program would be able to strengthened and enhanced the integrated of the TNI and people which would be enhance the people’s wealth, and also strengthened the unifi cation of the TNI and people to supported national’s defense.Keywords: TNI, TMMD, Village’s Building, and Regional Resilience.
Penerapan e-Procurement Dalam Proses Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah Guna Mendukung Ketahanan Tata Pemerintahan Daerah (Studi pada Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur) Rahmat Hidayat
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 21, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.961 KB) | DOI: 10.22146/jkn.10155

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to analyzed the application of the principle of e-Procurement in ProcurementServices Unit in the Government District Penajam Paser Utara, examines the obstacles faced by the ProcurementServices Unit in the process procurement of goods and services by the government through e-procurement process andto formulated strategies that were done overcome by Procurement Services Unit to the obstacles in implementation of e-procurement to supported the resilience of governance in the district Penajam Paser Utara.The research method used was descriptive method with quantitative and qualitative approaches. The data wascollected through questionnaires, interviews, observation and documentation. The measurement applied Likert scale was applied to 32 Procurement Services Unit offi cers and informant interviews to 3 people who knew in depth about the implementation of e-procurement in Penajam Paser Utara. The research showed the application of the principles of e-procurement in district Penajam Paser Utara districtthat generally was going according to applicable regulations, but there were still some obstacles in its application, namely Procurement Services Unit institution, infrastructures,and human resources . It require the government efforts to resolvethese obstacles in order to supported the resilience of regional governance in Penajam Paser Utara district.ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan prinsip e-procurement pada Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa di Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, mengkaji kendala yang dihadapi Unit Layanan Pengadaan dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui proses e-procurement serta untuk merumuskan strategi yang dilakukan Unit Layanan Pengadaan dalam mengatasi kendala penerapan e-procurement guna mendukung ketahanan tata pemerintahan daerah di Kabupaten Penajam Paser Utara. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif dengan perpaduan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner, wawancara,observasi dan studi pustaka. Pengukuran menggunakan skala Likert kepada 32 orang petugas ULP dan wawancara kepada 3 orang informan yang mengetahui secara mendalam tentang penerapan e-procurement di Kabupaten Penajam Paser Utara. Hasil penelitian menunjukkan penerapan prinsip e-procurement di Kabupaten Penajam Paser Utara secara umum sudah berjalan sesuai peraturan yang berlaku namun masih terdapat beberapa kendala dalam penerapannya, yakni kelembagaan ULP, Infrastruktur, dan SDM. Untuk itu diperlukan strategi pemerintah daerah dalam mengatasi kendala tersebut guna mendukung ketahanan tata pemerintahan daerah di Kabupaten Penajam Paser Utara.
OPTIMALISASI PENYELENGGARAAN PERTAHANAN WILAYAH PERBATASAN PENDEKATAN HUMAN SECURITY DALAM RANGKA MENDUKUNG KETAHANAN WILAYAH KECAMATAN ENTIKONG, KABUPATEN SANGGAU, PROVINSI KALIMANTAN BARAT Rahman _
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 19, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.722 KB) | DOI: 10.22146/jkn.6768

Abstract

This paper explained the optimization of institutional defense in Entikong. The qualitative data showed the defense establishment in regional border Entikong had not yet maximum due the lack of supervision on some remote areas, lack of order on freight traffic and the people who used traditional roads and also the lack of community involvement in regional resilience. There were also the lacks of basic facilities and infrastructures (transportation, electricity, clean water, and telecommunication), Indonesian people at border region economic dependency on Malaysia, the lack human resources quality and non-military defense software.Keywords: Defense Etablishment, Human Security, and Regional Resilience.
PERAN BALAI PEMUDA DAN OLAHRAGA YOGYAKARTA DALAM UPAYA PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN PEMUDA UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN EKONOMI KELUARGA ( Studi Tentang Persepsi Peserta Kegiatan Pelatihan Keterampilan BPO DIY) Zulkanain, Muhammad Iskandar
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 21, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Ketahanan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.784 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Program dan Kegiatan yang disusun oleh  Balai Pemuda dan Olahraga Provinsi DIY dalam upaya pengembangan kewirausahaan pemuda, kemudian untuk menganalisis peran Balai Pemuda dan Olahraga Provinsi DIY dalam upaya pengembangan kewirausahaan pemuda dan yang terakhir untuk menganalisis aspek ketahanan ekonomi keluarga para alumni kegiatan pelatihan keterampilan budidaya lele yang digagas oleh Balai pemuda dan Olahraga Provinsi DIY.Metode yang digunakan yakni metode penggabungan antara metode deskriftif kualitatif dan metode kuantitatif, dengan menggunakan observasi, wawancara terstruktur dan studi pustaka. Untuk mengukur peran Balai Pemuda dan Olahraga Provinsi DIY dalam upaya pengembangan kewirausahaan pemuda digunakan 7 standar pengembangan kewirausahaan pemuda menurut Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 2011,  selain itu guna mengukur ketahanan ekonomi keluarga alumni kegiatan pelatihan keterampilan yang diselenggarakan Balai Pemuda dan Olahraga Provinsi DIY digunakan data pendapatan para alumni yang dicocokkan  dengan standar upah minimum kabupaten.Hasil penelitian menunjukkan bahwa  7 (tujuh) aspek pengembangan kewirausahaan pemuda, BPO Provinsi DIY telah dinilai berperan pada aspek pelatihan dan pemagangan, namun pada aspek pembimbingan, pendampingan, kemitraan dan promosi dinilai bahwa BPO Provinsi DIY belum menjalankan perannya, sementara itu untuk aspek bantuan dan akses permodalan BPO provinsi DIY dinilai belum sepenuhnya berperan. Hal ini didasarkan fakta bahwa BPO Provinsi DIY belum berhasil membentuk lembaga permodalan kewirausahaan pemuda meskipun BPO sudah memberikan bantuan permodalan awal bagi kader wirausahawan muda.
PERAN PEMUDA DALAM PELESTARIAN SENI TRADISIONAL BENJANG GUNA MENINGKATKAN KETAHANAN BUDAYA DAERAH (Studi Di Kecamatan Ujungberung Kota Bandung Provinsi Jawa Barat) Yaya Mulya Mantri
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 20, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.813 KB) | DOI: 10.22146/jkn.6792

Abstract

ABSTRACTThe role of young man in preservation Benjang’s folk art was assessed as fair which included five roles which were: the role of endowment, the role of owner, the role of doer, the role of innovative, and role of educative. Young man faced fi ve constraints in Benjang’s folk art preservation, that was first of lack of fund in developing Benjang’s folk art, second lack of government involvement in Benjang’s folk art development, third there was no involvement of academician side in Benjang’s management management and folk art show packaging, fourth lack of understanding of artistic aesthetics the Benjang’s actors, and fifth the entry of foreign culture in massif. Implication to cultural resilience of area: increasing cultural awareness and identity of area, change without trespassing cultural originality of area, and penetrating cultural warded of strangers foreigners which unmatched to area culture.ABSTRAKPeran pemuda dalam pelestrian seni tradisional Benjang dinilai cukup baik yang mencakup lima peran yaitu: peran pewarisan, peran pemilik, peran pelaku, peran inovatif, dan peran edukatif. Pemuda menghadapi lima kendala dalam pelestarian seni tradisional Benjang, yaitu pertama kekurangan dana dalam mengembangkan seni tradisional Benjang, kedua kurangnya keterlibatan pemerintah dalam pengembangan seni tradisional Benjang, ketiga tidak ada keterlibatan dari pihak akademisi dalam pengelolaan manajemen dan pengemasan pertunjukan seni tradisional Benjang, keempat kurangnya pemahaman estetika seni para seniman Benjang, dan kelima masuknya budaya asing secara masif. Implikasi terhadap ketahanan budaya daerah: meningkat kesadaran dan identitas budaya daerah, perubahan tanpa menyalahi orisinalitas budaya daerah, dan menangkal penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya daerah.
OPTIMALISASI PERAN SATUAN LALU LINTAS DALAM MENCEGAH KECELAKAAN LALU LINTAS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN WILAYAH (Studi Di Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Timur, DKI Jakarta R Sinaga
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.974 KB) | DOI: 10.22146/jkn.6782

Abstract

This paper explained the police role optimization to prevented traffic accident. The purpose of this paper was discovering the police enforcement role in preventing traffic accident and the implication of traffic police optimization on regional resilience in Jakarta Timur DKI Jakarta area. The study was conducted first at the accident critical points and directly visited the Jakarta Timur certain points. Second was, driver and vehicle registration/ identification. Third was Police Traffic Law Enforcement, it is a preventive and repressive effort. Fourth was operational management and Police Traffic Engineering, Fifth was Police Traffic Education. The education was provided for the driver of two and four wheels vehicle. The driver education was intensified by the Jaktim area Traffic Unit at certain points. The obstacles of the Jakarta Timur area’s Traffic Unit duty were the lack of human resources, facilities and infrastructure, and the minimum community’s support. The implication of Jakarta Timur area Traffic Unit optimization in preventing traffic accident on regional resilience was able to be concluded.Keywords: Role, Traffic Unit, Accident, Regional Resilience.
KONSEPSI BENUA MARITIM INDONESIA Hasjim - Djalal
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 1, No 1 (1996)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5554.602 KB) | DOI: 10.22146/jkn.10828

Abstract

Setelah perjuangan selama 25 tahun, maka konsepsi Negara Kepulauan Indonesia (Archipelagic State Principles of Indonesia), yang diumumkan oleh Perdana Mentri Djuanda tanggal  13 Desember  1957 Telah  Mendapatkan  pengakuan dunia  dan sah  dalam  Konvensi  Hukum Laut  PBB yang ditandatangani di Montego Bay, Jamaica, tanggal 10 Desember 1982. Dengan demikian, kesatuan geografis Indonesia yang terdiri dari udara, darat dan laut serta tanah di bawahnya dan seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya sejak saat itu secara resmi telah diakui berdasarkan Hukum Internasional menjadi Wilayah Negara Republik Indonesia. Disamping itu, Konvensi Hukum Laut tersebut sekaligus juga mengakui kewenangan Indonesia atas kekayaan alam di  Zona Ekonomi Ekslusif dan Landas Kontinen (Continental Shelf) Indonesia di luar kesatuan Negara Nusantara tersebut.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN PNPM MANDIRI PERDESAAN DAN EFEKTIFITASNYA TERHADAP KETAHANAN EKONOMI KELUARGA (Studi Di Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten) Sulistiawati _
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 19, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.2 KB) | DOI: 10.22146/jkn.6773

Abstract

This paper explained the community’s role in PNPM Mandiri program related to the family economic resilience. The qualitative and quantitative data showed base on the income approach, PNPM Mandiri program implication was quite effective to enhanced the head of family’ income and not yet effective to fulfilled the family income per capita per day based on the UN standard, and also it had not yet optimal in all villages. The condition created different family economic resilience among the poor village with low family economic resilience and family economic resilience at the non-poor village. Based on the expense approach it showed PNPM Mandiri program had not yet showed similar effectiveness level at every village and not yet created similar family economic resilience in every village.Keywords: Community’s Participation, Village Family, PNPM Mandiri, and Family Economic Resilience.
OPTIMALISASI KEMAMPUAN DETEKSI DINI DAN MITIGASI RISIKO KONFLIK OLEH SATUAN KORAMIL DALAM PENCEGAHAN TERJADINYA KONFLIK SOSIAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN WILAYAH (Studi Di Koramil 05/Pasar Kliwon, Kodim 0735/Surakarta, Jawa Tengah) Mulyono, Sri Widodo
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 21, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Ketahanan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.784 KB)

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menentukan kondisi dan implementasi kemampuan deteksi dini terhadap potensi konflik sosial yang dilakukan oleh Koramil 05/Pasar Kliwon, dan untuk mengevaluasi langkah-langkah strategi guna mengoptimalkan peran dari Koramil 05/Pasar Kliwon, terutama dalam deteksi dini dan  mitigasi dini atas resiko  konflik sosial agar mendukung ketahanan wilayahPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang menekankan pada penelitian lapangan dengan teknik pengumpulan data  sebagaimana dilakukan dalam penelitian kuatlitatif. Data penelitian ini dikumpulkan dari bahan-bahan kepustakaan  buku, jurnal, situs internet, dan sumber-sumber kepustakaan lainnya untuk mendiskripsikan fakta-fakta serta fenomena yang terjadi dan  berhubungan dengan optimalisasi kemampuan deteksi dini dan  mitigasi konflik sosial oleh Koramil dalam perannya mendukung pemerintah daerah membangun ketahanan wilayah.Hasil penelitian  menunjukkan adanya kendala yang dihadapi Koramil yaitu terbatasnya SDM, sarana prasarana, koordinasi dan komunikasi, anggaran. Upaya  mengatasi kendala yang ada dilakukan melalui optimalisasi  kemampuan Koramil dengan penguatan organisasinya   dukungan komando atas, pemerintah daerah serta unsur terkait lainnya agar dapat melaksanakan pencegahan terjadinya konflik sosial melalui kegiatan deteksi dini dan mitigasi konflik sosial. Keberhasilan kegiatan deteksi dini dan mitigasi konflik sosial yang dilakukan Koramil 05/Pasarkliwon berhasil menekan potensi konflik sosial yang ada dan berhasil  memitigasi  konflik sosial, sehingga dapat mewujudkan  pembangunan ketahanan wilayah yang menyentuh berbagai aspek kehidupan  

Page 8 of 52 | Total Record : 520


Filter by Year

1996 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 31, No 2 (2025) Vol 31, No 1 (2025) Vol 30, No 3 (2024) Vol 30, No 2 (2024) Vol 30, No 1 (2024) Vol 29, No 3 (2023) Vol 29, No 2 (2023) Vol 29, No 1 (2023) Vol 28, No 3 (2022) Vol 28, No 2 (2022) Vol 28, No 1 (2022) Vol 27, No 3 (2021) Vol 27, No 2 (2021) Vol 27, No 1 (2021) Vol 26, No 3 (2020) Vol 26, No 2 (2020) Vol 26, No 1 (2020) Vol 25, No 3 (2019) Vol 25, No 2 (2019) Vol 25, No 1 (2019) Vol 24, No 3 (2018) Vol 24, No 2 (2018) Vol 24, No 1 (2018) Vol 23, No 3 (2017) Vol 23, No 2 (2017) Vol 23, No 1 (2017) Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 1 (2015) Vol 21, No 1 (2015) VOL. XXI, NO. 1 APRIL 2015 Vol 20, No 3 (2014) Vol 20, No 2 (2014) Vol 20, No 1 (2014) Vol. XX, No. 3, Desember 2014 VOL. XX, NO. 2, AGUSTUS 2014 VOL. XX, NO. 1, APRIL 2014 Vol 19, No 3 (2013) Vol 19, No 2 (2013) Vol 19, No 1 (2013) VOL. XIX, NO. 3, DESEMBER 2013 VOL. XIX, NO. 2, AGUSTUS 2013 VOL. XIX, NO. 1, APRIL 2013 Vol 17, No 3 (2012) Vol 17, No 2 (2012) Vol 17, No 1 (2012) Vol 16, No 3 (2011) Vol 16, No 2 (2011) Vol 16, No 1 (2011) Vol 15, No 3 (2010) Vol 15, No 2 (2010) Vol 15, No 1 (2010) Vol 14, No 3 (2009) Vol 14, No 2 (2009) Vol 14, No 1 (2009) Vol 13, No 3 (2008) Vol 13, No 2 (2008) Vol 13, No 1 (2008) Vol 12, No 3 (2007) Vol 12, No 2 (2007) Vol 12, No 1 (2007) Vol 11, No 3 (2006) Vol 11, No 2 (2006) Vol 11, No 1 (2006) Vol 10, No 3 (2005) Vol 10, No 2 (2005) Vol 10, No 1 (2005) Vol 9, No 3 (2004) Vol 9, No 2 (2004) Vol 9, No 1 (2004) Vol 8, No 3 (2003) Vol 8, No 2 (2003) Vol 8, No 1 (2003) Vol 7, No 3 (2002) Vol 7, No 2 (2002) Vol 7, No 1 (2002) Vol 6, No 3 (2001) Vol 6, No 2 (2001) Vol 6, No 1 (2001) Vol 5, No 3 (2000) Vol 5, No 2 (2000) Vol 5, No 1 (2000) Vol 4, No 3 (1999) Vol 4, No 2 (1999) Vol 4, No 1 (1999) Vol 3, No 3 (1998) Vol 3, No 2 (1998) Vol 3, No 1 (1998) Vol 2, No 3 (1997) Vol 2, No 2 (1997) Vol 2, No 1 (1997) Vol 1, No 1 (1996) More Issue