cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ketahanan Nasional
ISSN : 08539340     EISSN : 25279688     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 520 Documents
Ketahanan Digital dalam Transformasi Agribisnis (Studi pada Fenomena Penggunaan Facebook Marketplace oleh Petani Milenial Program YESS) Yunandar, Detia Tri; Arsyad, Kisman Awaluddin; Nuryanti, Nuryanti; Ihsan, R. Muhammad; Parasdya, Sekar Diva
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 31, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.105116

Abstract

 ABSTRACTThis study aims to analyze how Facebook Marketplace contributes to the digital resilience of millennial farmers in adapting to agribusiness transformation, particularly in terms of market access, digital literacy, and business innovation.This research employs a qualitative descriptive method with a phenomenological approach, collecting data through in-depth interviews and participatory observations. The interviews explore farmers' motivations, perceptions, and challenges in adopting this platform, while observations examine their interaction patterns with consumers.  The findings indicate that Facebook Marketplace plays a significant role in strengthening the digital resilience of millennial farmers by expanding market networks, enhancing digital literacy, and fostering innovation in agribusiness strategies. However, challenges such as limited digital infrastructure and technological literacy gaps remain major obstacles. Therefore, this study highlights the importance of improving digital skills and strengthening infrastructure as key factors in the success of agribusiness digital transformation. The primary recommendation of this research is the implementation of continuous digital training programs for millennial farmers to optimize the use of digital platforms in agribusiness development. 
Ketahanan Budaya di Maluku sebagai Pendekatan Pendidikan Identitas Lokal dalam Meredam Potensi Konflik Khakim, Muhammad Salisul; Faidati, Nur; Askuri, Askuri
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 31, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.105332

Abstract

ABSTRACTThe article aims to provide solutions to reduce the potential for conflict in Maluku through a local identity education approach as cultural resilience. This research seeks to find opportunities for local governments in preserving the local identity of the Maluku people through the conservation of the names of Maluku people.The research method uses a qualitative approach with descriptive explanation. Data collection techniques in this study were conducted by using purposive sampling technique. Data collection was carried out primarily through in-depth interviews, and supplemented with secondary data from scientific journals, books and online news, including from government websites. The name data is then analyzed by coding based on language or words which are then classified into several categories. This study uses data analysis techniques through data reduction, presentation, and verification. The results of this study indicate that the names of Maluku people are local identities that play an important role in building national identity. This research is expected to be of concern to academics, other researchers, and the government in assessing policies and managing potential conflicts. The government can approach the cultural conservation of the names of people typical of the Moluccas through local identity education as a nationally integrated
Strategi Mitigasi Bencana Longsor untuk Meningkatkan Ketahanan Masyarakat di Desa Ngargosari Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo Zaida Muflih, Ghufron; Barokah, Umi; Zuhdi, Rasyid; Fathani, Teuku Faisal; Wilopo, Wahyu
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 31, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.105820

Abstract

ABSTRACT Disasters are events that threaten people's lives and can cause loss of life, property, as well as environmental and psychological impacts. Landslides, as one of the natural disasters, occur due to slope instability triggered by geological and hydrological factors. Ngargosari Village, Kecamatan Loano, Purworejo Regency, has a geographical condition of steep hills with an altitude of ±450 meters above sea level which makes it prone to landslides. This research aims to increase community resilience to landslides through a community-based mitigation approach and appropriate technology in the KOSABANGSA program. The method used includes preparation, implementation, and evaluation stages. Mitigation activities include socialization, geological survey, vulnerability mapping, installation of early warning system (EWS), evacuation signs, preparation of evacuation fixed procedures, and implementation of evacuation simulation. Evaluation results show an increase in physical resilience through the availability of evacuation routes and EWS that function in real-time. The community's capacity resilience also increased, as shown by the average score of disaster understanding at 78% and infrastructure understanding at 86%. EWS implementation and participatory education proved effective in improving community preparedness. A collaborative approach between academics, village government, and residents is a key factor in building a resilient and sustainable mitigation system
Studi Pengadaan Senjata Meriam Kapal 30MM pada Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) Irnawati, Husseini; Jayusman, Dandi; Pramesti, Athifah Danika; Tirto Hanggoro, Bani Satrio
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 31, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.107754

Abstract

 BAKAMLA merupakan penjaga keamanan maritim yang melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia. Personilnya seringkali menghadapi situasi yang membahayakan nyawa sehingga membutuhkan sarana persenjataan yang memadai. Di sisi lain, BAKAMLA bukan merupakan bagian dari Kementerian Pertahanan maupun TNI yang dapat mengadakan senjata secara bebas. Berdasarkan Pasal 90 Peraturan Presiden tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Pengadaan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan diatur secara tersendiri sesuai peraturan perundang-undangan di bidang industri pertahanan. Berdasarkan analisis secara yuridis normatif, Instansi Pemerintah di luar Lingkungan Kementerian Pertahanan dan TNI seperti BAKAMLA diberi ruang untuk melakukan pengadaan senjata guna memenuhi kebutuhan operasionalnya. Namun aneka ragam peraturan perundang-undangan terkait pengadaan barang/jasa di sektor keamanan yang ada terbatas pada pengadaan di lingkungan Kementerian Pertahanan dan TNI. Peraturan perundang-undangan luput mengatur ketentuan khusus mengenai pengadaan senjata untuk Instansi Pemerintah di luar lingkungan Kementerian Pertahanan dan TNI. Hal ini mengakibatkan pengadaan senjata pada BAKAMLA harus mendasarkan pada peraturan perundang-undangan yang ada meskipun secara yuridis normatif tidak tepat. Oleh karena itu perlu dibentuk peraturan yang mengatur mengenai tata cara pengadaan senjata di luar Kementerian Pertahanan dan TNI guna mengisi kekosongan hukum tersebut.
Peran Komunikasi Tradisional dalam Memperkuat Ketahanan Masyarakat Samin di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur Taufik, Fatkhurohman; Maimunah, Maimunah
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 31, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.108526

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi tradisional dalam membentuk dan memperkuat ketahanan masyarakat Samin di Bojonegoro, Jawa Timur. Dengan pendekatan kualitatif melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam, studi ini menemukan bahwa bentuk-bentuk komunikasi tradisional seperti rembugan adat, nasihat lisan, ritus kolektif, serta komunikasi sehari-hari memiliki fungsi strategis dalam membangun ketahanan sosial, budaya, dan informasi komunitas. Komunikasi dalam masyarakat Samin tidak hanya menjadi media transmisi nilai, tetapi juga bertindak sebagai mekanisme selektif terhadap tekanan eksternal seperti modernisasi pendidikan, penetrasi teknologi informasi, dan regulasi negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai lokal seperti kejujuran (jujur), kesetaraan (rukun), anti-dominasi (ora dumeh), dan resistensi pasif (ora melu) tidak hanya dipertahankan melalui komunikasi simbolik, tetapi juga direproduksi secara aktif melalui interaksi sosial dan ritus budaya. Dengan menggunakan kerangka teori ketahanan berbasis komunitas dan komunikasi kultural, artikel ini menegaskan bahwa komunikasi tradisional merupakan aset sosial-politik yang penting dalam menjaga kohesi internal dan identitas kolektif. Kesimpulan dalam paper ini yaitu komunikasi tradisional bukan sekadar ekspresi kultural, tetapi juga instrumen ketahanan yang relevan bagi pembangunan sosial inklusif dan kebijakan ketahanan sosial berbasis nilai kearifan lokal. 
Ambiguitas Diplomatik dan Ketahanan Maritim Indonesia: Analisis Geopolitik Pernyataan Bersama Prabowo-Xi Jinping dalam Konteks Laut Cina Selatan Wanditadiva, Sahisnu
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 31, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.109197

Abstract

Pernyataan Bersama antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Xi Jinping pada November 2024 memicu kontroversi, terutama karena penggunaan frasa “joint development in areas of overlapping claims” yang dinilai membuka ruang interpretasi merugikan bagi Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana ambiguitas diplomatik dalam dokumen tersebut berdampak terhadap geopolitik dan ketahanan maritim Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi pustaka terhadap narasi resmi, dokumen kebijakan, dan literatur strategis, yang kemudian dianalisis secara tematik berdasarkan kerangka teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ambiguitas diplomatik melemahkan postur pertahanan Indonesia, menciptakan ketidaksinkronan antarlembaga, dan mengikis kredibilitas Indonesia sebagai middle power di kawasan Indo-Pasifik. Selain itu, ambiguitas ini membuka peluang bagi aktor dominan seperti Tiongkok untuk mengeksploitasi celah naratif yang ada, sehingga mempersempit ruang manuver strategis Indonesia. Temuan ini menegaskan pentingnya kejelasan posisi dan konsistensi narasi dalam kebijakan luar negeri, terutama dalam isu-isu sensitif seperti Laut Natuna Utara, guna memastikan ketahanan nasional dapat dibangun secara utuh dan berkelanjutan.
Hubungan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Dan Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Partisipasi Anggota KWT Di Desa Ngembal Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan Suhirmanto, Suhirmanto; Pramesti2, Eggy Shafa; Samudra, Ferdianto Budi
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 31, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.109502

Abstract

 Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga berbasis pekarangan, terutama di daerah rawan pangan dan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara partisipasi anggota kelompok wanita tani (KWT) dalam program P2L dan ketahanan pangan keluarga di Desa Ngembal Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif pendekatan secara deskriptif menggunakan metode survei terhadap seluruh anggota KWT Andongsari (30 responden) melalui teknik sampling jenuh. Variabel partisipasi diukut melalui empat tahapan: pengambilan keputusan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi. Sementara itu, ketahanan pangan dianalisis melalui tiga aspek: ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan. Hasil analisis menggunakan uji korelasi rank spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan yang positif antara partisipasi anggota KWT dan ketahanan pangan keluarga. Temuan ini menegaskan pentingnya keterlibatan aktif perempuan dalam pengelolaan lahan pekarangan sebagai upaya penguatan ketahanan pangan rumah tangga  
Dampak Perkembangan Astropolitik Terhadap Ketahanan Keamanan Udara Indonesia (Studi Zona Identifikasi Pertahanan Udara) Mahardhika, Dhayita Hacantya
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 31, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.109766

Abstract

Perkembangan astropolitik global telah menggeser paradigma pertahanan tradisional menuju integrasi ruang udara dan ruang angkasa. Dalam konteks Indonesia, dinamika ini berdampak signifikan terhadap efektivitas dan urgensi pembaruan kebijakan Air Defense Identification Zone (ADIZ). Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana perkembangan astropolitik memengaruhi struktur, kebijakan, dan kesiapan strategis ADIZ Indonesia serta implikasinya terhadap ketahanan keamanan udara nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis kebijakan, studi literatur, dan wawancara mendalam terhadap pemangku kepentingan terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa ADIZ Indonesia belum terintegrasi secara optimal dengan perkembangan teknologi antariksa, sehingga menyebabkan lemahnya deteksi dini dan efek tangkal terhadap ancaman luar. Oleh karena itu, diperlukan reformulasi kebijakan ADIZ yang terintegrasi dengan kebijakan luar angkasa nasional, pembentukan doktrin Air–Space Defense, serta penguatan peran TNI AU dalam membentuk Komando Antariksa Nasional
Optimalisasi Peran Saka Wira Kartika Kodim 0732/Sleman Dalam Penanaman Nilai-Nilai Bela Negara dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Wilayah Limbongan, Samuel Asdianto
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 31, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.109787

Abstract

Penelitian ini membahas tentang optimalisasi peran Saka Wira Kartika dalam penanaman nilai-nilai bela negara dan implikasinya terhadap ketahanan wilayah Kabupaten Sleman. Penelitian ini dilakukan pada kegiatan Pembinaan Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0732/Sleman. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan penanaman nilai-nilai bela negara melalui pembinaan Pramuka Saka Wira Kartika di Kodim 0732/Sleman dan mengkaji optimalisasi penanaman nilai-nilai bela negara melalui pembinaan Pramuka Saka Wira Kartika dan implikasinya terhadap ketahanan wilayah. Metode dalam penelitian ini yakni deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data wawancara kepada narasumber sejumlah 20 orang, observasi, studi pustaka, studi dokumentasi, dan penelusuran internet.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Saka Wira Kartika Kodim 0732/Sleman memiliki peran dalam penanaman nilai-nilai bela negara meliputi: 1) menanamkan rasa cinta tanah air; 2) menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara; 3) menanamkan kesetiaan kepada Pancasila sebagai ideologi negara; 4) menumbuhkan sikap rela berkorban untuk bangsa dan negara; dan 5) membekali kemampuan awal bela negara. Namun masih dihadapkan pada beberapa kendala dan keterbatasan dalam pelaksanaannya sehingga perlu adanya upaya peningkatan dan terobosan yang komprehensif secara internal maupun eksternal. Kegiatan tersebut berimplikasi terhadap ketahanan wilayah Kabupaten Sleman dengan kontribusi sangat kuat pada aspek ideologi, sosial budaya dan pertahanan keamanan serta kontribusi sedang pada aspek politik dan ekonomi
Kontraintelijen Pada Era Kontemporer Dalam Mencegah Ancaman Intelijen Asing dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Wilayah Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur Riyanta, Stanislaus; Permatasari, Diah Ayu
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 31, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.110054

Abstract

Abstrak Artikel ini mengkaji peran krusial kontraintelijen dalam mendukung fungsi deteksi dini dan pencegahan ancaman asing di era kontemporer, serta implikasinya terhadap ketahanan wilayah Ibu Kota Nusantara. Melalui pendekatan studi literatur kualitatif, penelitian ini menganalisis definisi, fungsi, dan evolusi kontraintelijen, serta adaptasinya terhadap tantangan modern seperti kemajuan teknologi, keterbatasan sumber daya, dan dilema etika. Hasil analisis menunjukkan bahwa kontraintelijen, dengan komponen utama seperti pencegahan, deteksi, penipuan, dan kontraespionase, berperan penting dalam meningkatkan keamanan nasional, mendukung pengambilan keputusan strategis, serta mencegah kerugian finansial dan membangun kepercayaan publik. Disimpulkan bahwa kontraintelijen merupakan elemen integral dalam strategi ketahanan nasional yang memerlukan adaptasi berkelanjutan, kolaborasi antar lembaga, transparansi, dan akuntabilitas untuk melindungi Ibu Kota Nusantara dari ancaman yang terus berkembang

Filter by Year

1996 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 31, No 2 (2025) Vol 31, No 1 (2025) Vol 30, No 3 (2024) Vol 30, No 2 (2024) Vol 30, No 1 (2024) Vol 29, No 3 (2023) Vol 29, No 2 (2023) Vol 29, No 1 (2023) Vol 28, No 3 (2022) Vol 28, No 2 (2022) Vol 28, No 1 (2022) Vol 27, No 3 (2021) Vol 27, No 2 (2021) Vol 27, No 1 (2021) Vol 26, No 3 (2020) Vol 26, No 2 (2020) Vol 26, No 1 (2020) Vol 25, No 3 (2019) Vol 25, No 2 (2019) Vol 25, No 1 (2019) Vol 24, No 3 (2018) Vol 24, No 2 (2018) Vol 24, No 1 (2018) Vol 23, No 3 (2017) Vol 23, No 2 (2017) Vol 23, No 1 (2017) Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 1 (2015) Vol 21, No 1 (2015) VOL. XXI, NO. 1 APRIL 2015 Vol 20, No 3 (2014) Vol 20, No 2 (2014) Vol 20, No 1 (2014) Vol. XX, No. 3, Desember 2014 VOL. XX, NO. 2, AGUSTUS 2014 VOL. XX, NO. 1, APRIL 2014 Vol 19, No 3 (2013) Vol 19, No 2 (2013) Vol 19, No 1 (2013) VOL. XIX, NO. 3, DESEMBER 2013 VOL. XIX, NO. 2, AGUSTUS 2013 VOL. XIX, NO. 1, APRIL 2013 Vol 17, No 3 (2012) Vol 17, No 2 (2012) Vol 17, No 1 (2012) Vol 16, No 3 (2011) Vol 16, No 2 (2011) Vol 16, No 1 (2011) Vol 15, No 3 (2010) Vol 15, No 2 (2010) Vol 15, No 1 (2010) Vol 14, No 3 (2009) Vol 14, No 2 (2009) Vol 14, No 1 (2009) Vol 13, No 3 (2008) Vol 13, No 2 (2008) Vol 13, No 1 (2008) Vol 12, No 3 (2007) Vol 12, No 2 (2007) Vol 12, No 1 (2007) Vol 11, No 3 (2006) Vol 11, No 2 (2006) Vol 11, No 1 (2006) Vol 10, No 3 (2005) Vol 10, No 2 (2005) Vol 10, No 1 (2005) Vol 9, No 3 (2004) Vol 9, No 2 (2004) Vol 9, No 1 (2004) Vol 8, No 3 (2003) Vol 8, No 2 (2003) Vol 8, No 1 (2003) Vol 7, No 3 (2002) Vol 7, No 2 (2002) Vol 7, No 1 (2002) Vol 6, No 3 (2001) Vol 6, No 2 (2001) Vol 6, No 1 (2001) Vol 5, No 3 (2000) Vol 5, No 2 (2000) Vol 5, No 1 (2000) Vol 4, No 3 (1999) Vol 4, No 2 (1999) Vol 4, No 1 (1999) Vol 3, No 3 (1998) Vol 3, No 2 (1998) Vol 3, No 1 (1998) Vol 2, No 3 (1997) Vol 2, No 2 (1997) Vol 2, No 1 (1997) Vol 1, No 1 (1996) More Issue