LINK
Jurnal LINK (ISSN: 1829-5754 e-ISSN: 2461-1077; http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/link) merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang. Jurnal LINK berfokus menerbitkan artikel ilmiah tentang hasil pengabdian masyarakat yang meliputi pemberdayaan masyarakat, pelatihan, pendampingan, teknologi tepat guna (TTG), dan pendidikan kesehatan. Hasil pengabdian masyarakat dapat berupa penerapan hasil penelitian maupun pengabdian masyarakat berbasis wilayah guna menangani dan mengelola berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat.
Articles
412 Documents
DUKUNGAN SPIRITUAL PADA KELUARGA DAN PASIEN KRITIS YANG DIRAWAT DI INTENSIVE CARE UNIT: SISTEMATIK REVIEW
Riska Nurul Khasanah;
Beti Kristinawati
Jurnal LINK Vol 16, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (430.521 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v16i2.6282
Keluarga dan pasien kritis yang di rawat di ruang ICU (Intensive Care Unit) akan mengalami beberapa masalah psikologis yang disebabkan akibat proses perawatan, perubahan kondisi fisik, dan keparahan penyakit. Review bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang dukungan spiritual yang diberikan pada keluarga dan pasien kritis yang dirawat di ICU. Tinjauan sistematis dilakukan dengan menggunakan teknik pelaporan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses) dengan seleksi artikel menggunakan kriteria kelayakan. Bentuk dukungan spiritual dapat berupa diskusi, komunikasi, memfasilitasi ibadah, relaksasi seperti mendengarkan do’a dan ayat suci Al-Qur’an. Dukungan spiritual diberikan untuk menurunkan kecemasan, menurunkan stress dan tingkat nyeri, menstabilkan hemodinamik, meningkatkan skor Glasgow Coma Scale (GCS) dan dapat lebih mudah mengambil keputusan perawatan pada keluarga dan pasien kritis. Dukungan spiritual yang diberikan akan meningkatkan dopamin di otak memberikan efek rileks, senang dan bahagia. Sehingga masalah psikologis akan menurun dalam perawatan pasien dan keluarga pasien kritis di ICU.
PELATIHAN PENGATURAN INDEKS EKSPOSURE UNTUK OPTIMASI KUALITAS RADIOGRAF DAN ESTIMASI DOSIS PADA COMPUTER ADIOGRAFI KODAK (STUDI KLINIS ORGAN THORAKS PULMONUM DAN ABDOMEN)
Dwi Rochmayanti;
Jeffri Ardiyanto;
Ardi Soesilo Wibowo
Jurnal LINK Vol 12, No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (16.615 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v12i1.420
Community service This activity aiming for protocol implementation checks that can display image quality CR non-contrast with thoracic pulmonary and abdominal radiography optimally and get a dose of optimal radiation which is the result of the standardization of exposure techniques with IE examination of that organ based on the application of the exposure techniques and IE standardized without reduce the quality of the image information generated CR. Participant of this activity is radiographers using Kodak CR and for academic, total participants about 29 people. This activity packaged in the form of training activities that enable participants to practice directly, so that the material expected to be better understood by the participants. The training material includes a description of the quality assurance of the CR, an understanding of the parameters in the CR related to image quality and patient dose, followed by a workshop applications directly on each inspection.
PENGELOLAAN REKAM MEDIS RAWAT INAP DI PUSKESMAS
Harjanti HJ;
Astri Wariyanti
Jurnal LINK Vol 17, No 2 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (210.617 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v17i2.6914
Pengelolaan Rekam Medis Rawat Inap di Puskesmas belum terdapat ruang penyimpanan khusus untuk Dokumen Rekam Medis (DRM). Kerahasiaan DRM belum terjamin dengan baik karena DRM ditaruh diatas almari dan diikat berdasarkan tanggal kunjungan serta ruangan dengan mudah diakses oleh semua orang. Tujuan penelitian menganalisis pengelolaan Rekam Medis Rawat Inap di Puskesmas. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian Kualitatif. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan tehnik. Pelaksanaan penomoran menggunakan Family Numbering Filing tetapi tidak ada perbedaan digit nomor untuk anggota keluarga yang dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi pasien. Sistem Penjajaran rekam medis rawat inap berdasarkan tanggal kunjungan yang dimap per bulan untuk mempermudah petugas dalam menjajarakan DRM. Pemilihan sistem penjajaran karena adanya keterbatasan jumlah petugas, pengetahuan petugas, almari penyimpanan hanya satu buah, keterbatasan ruangan. Simpulan Penyimpanan Sistem Desentralisasi, penomoran Family Numbering System , Penjajaran berdasarkan tanggal kunjungan. Sebaiknya disediakan rak penyimpanan dan Standar Operasional Prosedur tentang penyimpanan dan penjajaran
Learning With Concept Maps And Conference Appproach To The Achievement Of Learning Objectives Clinic
Sunarmi Sunarmi;
Dwi Ari Murti;
Wiwin Renny Rahmawati
Jurnal LINK Vol 8, No 1 (2012): Januari 2012
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (993.237 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v8i1.177
This study aims to determine the effectiveness of the method of learning with concept maps and conference approach to the achievement of learning objectives Sampling technique was used saturated sampling method. Check-list that is used as an instrument to measure the effectiveness of using concept maps method with the method of the conference to the achievement of learning objectives clinic consisted of 25 item statements. This type of research was a quasi-experimental studies (quasi experiment), using a study design Two Independent-group post-test only. Methods of data analysis in this study using T Test - Test. The results indicate significance level of 5%, calculate r (0001) under the table r (0.05). with the concept map approach is more effective than the methods of the conference." So it can be concluded that the method of concept maps is more effective than conference approach method.
Hubungan Program Jampersal dengan Cakupan K4 pada Ibu Hamil
Bekti Yuniyanti;
Tuti Sukini;
Pramono Giri Kriswoyo
Jurnal LINK Vol 11, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (4113.744 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v11i1.323
The aim of this study was to analyze the correlation between Jampersal program with K4 scope among pregnant women in Mungkid Primary Health Care, Magelang. The study was analytic survey using cross sectional approach. The population was 66 women in their third semester pregnancy during August 2013. The result of the study shows that there is correlation between Jampersal program with K4 scope of pregnant women in working area of Mungkid Primary Health Care. We suggest the local mother and child unit in Mungkid Primary Health Care to increase the socialization about Jampersal program to the pregnant women.
HUBUNGAN STANDAR PELAYANAN ANTENATAL CARE (ANC) 10 T DENGAN KEPUASAN IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TLOGOSARI KULON KOTA SEMARANG
Kharisma Rakhmah;
Hanifatur Rosyidah;
Rr. Catur Leny Wulandari
Jurnal LINK Vol 17, No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (91.872 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v17i1.6683
Kota Semarang jumlah Angka Kematian Ibu (AKI) sebanyak 88,3 per 100.000 Kelahiran Hidup (KH) di tahun 2017. Penyebab kasus AKI yaitu adanya keterlambatan dalam deteksi kehamilan dan pelaksanaan ANC belum sesuai standar. Kualitas pelayanan yang baik dilakukan oleh tenaga kesehatan pastinya akan meningkatkan kepuasan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui standar pelayanan ANC 10 T terhadap kepuasan ibu hamil di Puskesmas Tlogosari Kulon Kota Semarang. Jenis penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilaksanakan dengan menggunakan accidental sampling didapatkan sebanyak 55 ibu hamil TM III. Metode analisis data menggunakan uji descriptive stastictics frequencies dan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa standar pelayanan ANC 10 T sebagian besar dilakukan secara lengkap sesuai standar 10 T yaitu 43 ibu hamil (78,2 %). Kepuasan ibu hamil pada waktu melakukan pemeriksaan ANC sebagian besar ibu hamil merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh bidan yaitu 44 ibu hamil (80%). Ada hubungan standar pelayanan ANC 10 T terhadap kepuasan ibu hamil. Kesimpulannya mayoritas pelayanan dilakukan sesuai standar dan ibu merasa puas.
EVALUASI CONTEXT, INPUT, PROCESS, DAN PRODUCT (CIPP) DETEKSI DINI GANGGUAN JIWA DI PUSKESMAS BANYUURIP
Syafira Risdanti;
Septo Pawelas Arso;
Eka Yunila Fatmasari
Jurnal LINK Vol 17, No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2388.043 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v17i1.6509
Deteksi dini gangguan jiwa di Puskesmas Banyuurip sebagai tindakan pencegahan dan intervensi dini faktor risiko. Deteksi dini diharapkan mengurangi prevalensi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Kabupaten Purworejo yang menempati peringkat tertinggi di Riskesdas 2018 di Jawa Tengah. Pencapaian Puskesmas Banyuurip tahun 2019 adalah 33,02% pada usia produktif dan 80,6 % pada usia lanjut. Capaian tersebut menunjukkan adanya aspek-aspek yang perlu diperbaiki. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi pelaksanaan deteksi dini gangguan jiwa melalui model CIPP. Metode penelitian ini menggunakan wawancara mendalam dan observasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif pendekatan deskriptif. Aspek evaluasi meliputi context, input, process dan product. Hasil penelitian pada evaluasi aspek context bahwa kebutuhan, masalah, dan sasaran deteksi dini gangguan jiwa menjadi latar belakang perencanaan. Evaluasi aspek input menunjukkan perencanaan cukup baik walaupun terdapat keterbatasan tenaga, dana, dan infrastruktur. Evaluasi aspek process bahwa pelaksanaan edukasi, rujukan, dan pelaporan kurang optimal dilaksanakan. Evaluasi aspek product dalam kriteria cukup baik dengan beberapa aspek perlu ditingkatkan. Antar aspek memiliki keterkaitan sehingga perbaikan satu aspek harus diikuti oleh aspek lainnya.
DAMPAK POLUSI UDARA DALAM RUANGAN PADA KEJADIAN KASUS PNEUMONIA: SEBUAH REVIEW
Bahri Bahri;
Mursid Raharjo;
Suhartono Suhartono
Jurnal LINK Vol 17, No 2 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.223 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v17i2.6833
Polusi udara dalam ruangan merupakan masalah kesehatan yang serius karena menjadi penyebab 4,5 juta kematian tahunan secara global akibat pneumonia (12%), stroke (34%), penyakit jantung iskemik (26%), penyakit paru obstruktif kronik (22%), dan kanker paru-paru (6%). Pneumonia adalah penyebab kematian menular terbesar pada anak-anak di seluruh dunia. Pneumonia menewaskan 808.694 anak di bawah usia 5 tahun pada tahun 2017. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan dampak polusi udara dalam ruangan pada kejadian kasus pneumonia. Ini adalah tinjauan literatur dari beberapa jurnal. Polusi udara dalam ruangan terdiri dari debu (PM10, PM2.5), kotoran atau gas (gas CO, NO dan SO) di udara dalam gedung seperti rumah atau tempat kerja yang merugikan jika kita menghirupnya. Paparan jangka panjang polusi udara dalam ruangan bisa menyebabkan pneumonia dan masalah kesehatan lainnya. Meningkatkan kualitas udara dalam ruangan dengan pengendalian sumber untuk menghindari emisi dalam dan luar ruangan, penyediaan ventilasi yang memadai dan teknologi pembersihan udara dapat diprioritaskan untuk mencegah kejadian kasus pneumonia.
KECUKUPAN ENERGI DAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 6 – 23 BULAN
Sunarto Sunarto;
Addina Rizky Fitriyanti
Jurnal LINK Vol 17, No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (164.614 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v17i1.6821
Salah satu masalah gizi di Indonsia dan menjadi prioritas untuk segera ditangani adalah stunting. Menurut Riskesdas tahun 2013 angka stunting di Indonesia mencapai 37,2%. Asupan energi dan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) merupakan faktor tejadinya stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan energi dan IMD dengan kejadian stunting. Penelitian ini menggunakan rancangan Cross - sectional dengan data skunder yang diperoleh dari data Pemantauan Status Gizi (PSG) Provinsi Jawa Tengah tahun 2017. Populasi target pada penelitian ini adalah seluruh balita berusia 6 – 23 bulan di Provinsi Jawa Tengah. Sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel PSG Jawa Tengah tahun 2017 yang memenuhi kriteria inklusi, yang berjumlah 1617 Balita berusia 6-23 bulan. Analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik ganda untuk menghitung risiko kurang kecukupan energi dan tidak dilakukan IMD terhadap kejadian stunting. Hasil penelitian ini bahwa Balita yang kurang energi memiliki risiko 2.4 kali untuk mengalami stunting dibandingkan dengan Balita yang cukup energi. Balita yang memiliki riwayat tidak melakukan IMD memiliki risiko 1.3 kali untuk mengalami stunting dibandingkan dengan Balita yang memiliki riwayat melakukan IMD.
PENATALAKSANAAN HIPERTENSI PADA ERA ADAPTASI KEBIASAAN BARU
Amalia Shabrina Fitri;
Ayun Sriatmi;
Nurhasmadiar Nandini
Jurnal LINK Vol 17, No 2 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.513 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v17i2.6966
Pandemi COVID−19 mengakibatkan capaian kinerja pelayanan kesehatan menurun, salah satunya adalah capaian pelayanan hipertensi. Puskesmas Mlati II merupakan puskesmas yang mengalami penurunan capaian pelayanan hipertensi secara drastis hingga 21,10%. Untuk menjaga kesinambungan upaya kesehatan, puskesmas melakukan adaptasi mekanisme pelayanan. Namun dalam pelaksanaanya puskesmas masih menghadapi banyak keterbatasan sehingga hasilnya belum optimal. Berdasarkan hal tersebut, tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pelayanan hipertensi pada era adaptasi kebiasaan baru dengan menganalisis aspek input dan proses. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode penelitian dilakukan dengan wawancara kepada subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek input ditemukan kader belum memiliki pedoman pelaksanaan deteksi dini di masa adaptasi kebiasaan baru, kurangnya tenaga perawat dan jumlah thermo gun, tidak adanya media edukasi di puskesmas, dan penggunaan dana yang belum terserap dengan baik. Pada aspek proses menunjukkan bahwa deteksi dini pada era adaptasi kebiasaan baru terhambat karena pelaksanaan posbindu terhenti sementara, serta adanya ketakutan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan ke puskesmas. Pelayanan hipertensi yang dilakukan oleh puskesmas pada era adaptasi kebiasaan baru belum optimal dikarenakan masih adanya kendala pada aspek input dan proses.