cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
link@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Banyumanik, Semarang 50239
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
LINK
ISSN : 18295754     EISSN : 24611077     DOI : 10.31983
Core Subject : Health,
Jurnal LINK (ISSN: 1829-5754 e-ISSN: 2461-1077; http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/link) merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang. Jurnal LINK berfokus menerbitkan artikel ilmiah tentang hasil pengabdian masyarakat yang meliputi pemberdayaan masyarakat, pelatihan, pendampingan, teknologi tepat guna (TTG), dan pendidikan kesehatan. Hasil pengabdian masyarakat dapat berupa penerapan hasil penelitian maupun pengabdian masyarakat berbasis wilayah guna menangani dan mengelola berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 412 Documents
Correlation Between The Quality Of Education Services with Satisfaction Of Health Polytechnic Student Health Ministry Semarang 2013 Hermien Nugraheni; Enik Sulistyowati; Triana Sri Hardjanti
Jurnal LINK Vol 10, No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.247 KB) | DOI: 10.31983/link.v10i1.270

Abstract

The purpose of this study was to explore the correlation between the quality of educational services with the student's satisfaction in Ministry of Health Polytechnic Semarang. It is a descriptive study with cross-sectional design (cross-sectional). Independent and dependent variables were measured at the same time. The research variables include the quality of education services and student satisfaction in the Ministry of Health Health Polytechnic Semarang. The result shows that the average students feel quite satisfied and satisfied with the educational services of Ministry of Health Polytechnic Semarang which includes: lecturer's appearance, educational administration, public facilities, libraries, laboratories and security system. The average point of Student's Perceptions about the Quality of Educational Services in Ministry of Health Polytechnic Semarang's ranges from quite suitable to appropriate. Test results with a statistical significance level of 5% proved that there is a correlation between Quality of Educational Service and Student's Satisfaction in Ministry of Health Polytechnic Semarang in general. However, based on bivariate analysis, there is no correlation between Quality of Educational Service and Student's Satisfaction for D III Dental Nursing, D IV Engineering Radiology and Obstetrics Semarang program.
GAMBARAN STATUS ELEKTROLIT PASIEN YANG DIRAWAT DI INTENSIVE CARE UNIT (ICU) Wina Oktari; Hellena Deli; Yesi Hasneli
Jurnal LINK Vol 17, No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2350.871 KB) | DOI: 10.31983/link.v17i1.6327

Abstract

Ketidakseimbangan elektrolit berhubungan dengan peningkatan mortalitas dan morbiditas pasien kritis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran status elektrolit pasien yang dirawat di ICU. Desain penelitian adalah studi restrospektif dengan jumlah responden 105 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini menggunakan lembar observasi. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat. Hasil penelitian menunjukan mayoritas responden berusia dewasa akhir (45-59 tahun) berjumlah 40 orang (38,1%), jenis kelamin responden laki-laki sebanyak 55 orang (52,4%), diagnosis medis mayoritas bedah umum sebanyak 55 orang (52,4%), tidak menggunakan ventilator sebanyak 82 orang (78,1%), rata-rata lama dirawat di ICU berkisar 3,5 hari (median= 3,00). Hasil penelitian menjelaskan bahwa kadar natrium pasien 48 jam yang mengalami hiponatremia sebanyak 20 orang (19,0%), yang mengalami hipernatremia sebanyak 6 orang (5,7%). Kadar kalium pasien 48 jam yang mengalami hipokalemia sebanyak 53 orang (50,5%) dan mengalami hiperkalemia sebanyak 3 orang (2,9%). Kadar kalsium pasien 48 jam yang mengalami hipokalsemia sebanyak 105 responden (100%). Kadar bikarbonat pasien 48 jam yang mengalami hipobikarbonat sebanyak 55 orang (52,4%), dan mengalami hiperbikarbonat sebanyak 7 orang (6,7%). Pasien masih ditemukan mengalami gangguan elektrolit sehingga perlu dilakukan pemantauan yang ketat dan memperhatikan faktor-faktor yang mengakibatkan terjadinya ketidakseimbangan elektrolit.
KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN INTELEKTUAL MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR SISWA Akbar Yuli Setianto; Puji Hastuti Hastuti
Jurnal LINK Vol 13, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.28 KB) | DOI: 10.31983/link.v13i1.2772

Abstract

Taraf inteligensi bukan merupakan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan seseorang, karena ada faktor lain yang mempengaruhi, termasuk di antaranya kecerdasan emosional. Berdasarkan fenomena di atas peneliti ingin mengkaji pengaruh kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Negeri Planjan Kesugihan Cilacap sejumlah 227 siswa. Penggalian data dilakukan dengan pengisian kuesioner untuk pengukuran kecerdasan emosional dan studi dokumentasi dari hasil tes IQ dan nilai semester I dan II sejumlah 117 siswa. Pengaruh kecerdasan emosional mengenal diri sendiri dengan nilai semester II memiliki nilai t tes 3,874 dengan significancy 0,000 dan pengaruh kecerdasan emosional mengenal orang lain dengan nilai semester II memiliki nilai t tes 2,083 dengan significancy 0,040 dan pengaruh kecerdasan intelektual dengan nilai semester II memiliki nilai t tes 5,707 dengan significancy 0,000. Dengan demikian pengaruh antara kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual terhadap prestasi belajar relative lebih besar kecerdasan emosional. Kecerdasan emosi tidak diajarkan secara khusus di sekolah dan tidak tercatat dalam dokumen rapor, seperti nilai-nilai pelajaran ataupun keterampilan lainnya sehingga tidak ada sumbangan secara langsung terhadap peningkatan prestasi belajar.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI SURVEILANS IMUNISASI Dwi Faqihatus Syarifah Has; Nur Cahyadi
Jurnal LINK Vol 14, No 2 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.55 KB) | DOI: 10.31983/link.v14i2.3684

Abstract

Imunisasi merupakan salah satu upaya promotif dan preventif yang meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Penurunan cakupan kelurahan UCI terjadi di Puskesmas Sukomulyo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik yakni 80%, penurunan cakupan kelurahan UCI menyebakan meningkatkan jumlah kasus PD3I di wilayah puskesmas Sukomulyo, peningkatan jumlah kasus tersebut sebesar 20%. Upaya peningkatan kualitas imunisasi dapat memanfaatkan integrasi sistem informasi program imunisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangan model sistem informasi surveilans imunisasi di Puskesmas Sukomulyo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik. Jenis penelitian ini adalah actions research yakni berupa pengembangan system. Langkah dalam penelitian ini : Mendeskripsikan sistem, identifikasi data dan informasi yang dibutuhkan, mengembangkan desain sistem informasi surveilans imunisasi, menyusun aplikasi sistem informasi surveilans imunisasi, dan uji coba serta evaluasi sistem informasi. Berdasarkan hasil penelitian pada analisis masalah sistem menyebutkan bahwa masalah sistem terdapat pada komponen input, proses dan output. Informasi baru yang dibutuhkan adalah pemakaian NIK sebagai kode register, Persentase cakupan imunisasi dasar lengkap, Jumlah balita yang telah diimunisasi/periode, kualitas pemberian vaksin, persentase UCI/kelurahan, jumlah kasus PD3I/kelurahan, kelurahan dengan kasus PD3I dan wilayah prioritas imunisasi. Berdasarkan hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem informasi surveilans imunisasi cukup mudah dan bermanfaat bagi petugas imunisasi di puskesmas Sukomulyo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik.
Increasing Knowledge Of Analytical Chemistry Subjects Through Intensive Counseling On Student That Has Background IPS Prodi DIII Nutrition Poltekkes Kemenkes Semarang Suharni Iriyanti; Soesanto Soesanto; Surati Surati
Jurnal LINK Vol 9, No 3 (2013): September 2013
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1917.81 KB) | DOI: 10.31983/link.v9i3.305

Abstract

Analytical chemistry subjects is a scientific subjects and skills. Analytical chemistry subjects in the extension class consisting of 44 students turned out 15 people do not pass the exam on the final test of semester 1. After traced, apparently ± 88% comes from Senior High School (SMU) Social Studies Department (IPS). It is caused Senior High School students social studies department does not have a sufficient basis on chemical subjects, it takes special treatment to improve student’s ability to understand the background subjects Chemistry, for example, analytical chemistry, food chemistry, Biochemistry, Food Technology and Food Quality Supervision and other. Research purposes : fixes the value of analytical chemistry subjects by increasing student motivation to learn, by giving the task at the end of each lecture to students with the aim of students want to repeat subject at home, calculate the average value of pre test, calculate the average value of post test and calculate the absorption of regular classes A and B. This research is classroom action research which will be implemented to the first semester students regular classes Prodi DIII Nutrition Poltekkes Depkes Semarang began the first semester 2009/2010 until the end of semester exams (8 meetings). Outline analytical chemistry courses are chemicals (solid, liquid and gas) risk and countermeasures of chemicals, qualitative and quantitative equipments, standardization, asidialkalimetri, permanganometri, yodometri and yodimetri, argentometry and the application. to support the analytical chemistry subjects required understanding, intensive guidance, motivation to learn, pre test, post test, questions and answers and assignments. The average value of pre-test and post-test (mean, median, minimum and standard deviation values) an increase in the value of pre-test to post-test is equal to 36.01%. As well as for absorption the middle test scores (UTS) to the final test scores (UAS) up to 18,75% for regular classes A and regular classes B up to 18,89%.
PENGARUH PENERAPAN PERILAKU SYARIAH DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN, BEBAN KERJA, DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT Panggah Widodo; Madya Sulisno; Chriswardani Suryawati
Jurnal LINK Vol 16, No 1 (2020): MEI 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.819 KB) | DOI: 10.31983/link.v16i1.5596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kepuasan kerja perawat, khususnya di Rumah Sakit Islam, dipengaruhi oleh faktor yang baru-baru ini diteliti yaitu penerapan perilaku syariah dalam pelayanan keperawatan. Beban kerja dan kepemimpinan, dua dari beberapa faktor yang telah banyak dilaporkan dikaitkan dengan kepuasan kerja, ditambahkan sebagao kovariat. Penelitian cross sectional dilakukan di ruang rawat inap Gedung Islamic Teaching Hospital Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Beberapa kuesioner dikembangkan untuk mengukur keempat konstruk. Spearman rank digunakan untuk menganalisis korelasi bivariat, dan regresi linier berganda untuk analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan perilaku syariah, beban kerja, dan kepemimpinan memiliki korelasi bivariat yang signifikan dengan kepuasan kerja perawat. Beban kerja dalam analisis multivariat dihapus dari model dan kepemimpinan memiliki pengaruh paling dominan terhadap kepuasan kerja perawat. Temuan ini menunjukkan bahwa rumah sakit Islam harus mempertimbangkan penerapan perilaku syariah yang baik dan juga kepemimpinan yang baik untuk mencapai pelayanan kesehatan berkualitas tinggi. 
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keikutsertaan Pekerja Mandiri pada Program JKN di Poli Rawat Jalan Indriati Indriati; Mugi Hartoyo; Sri Widiyati
Jurnal LINK Vol 11, No 2 (2015): Mei 2015
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5755.433 KB) | DOI: 10.31983/link.v11i2.340

Abstract

This research is a quantitative study with a cross-sectional design, employing logistic regression methods. The number of sample of this study was 50 independent workers, determined by purposive sampling (judgmental sampling). The results of this research show that 54% respondents are not participants JKN. 56% of respondents have high knowledge, 56% high income, 88% high acceptability, and 54% negative attitude. The results also show that knowledge, attitude and income influence the JKN participation (p value 0.005, 0.000, and 0.000). Acceptability does not affect the JKN participation (p value 0.119). Knowledge is the dominant factor affecting the JKN participation with Exp (B) 5.94. In conclusion, people with high knowledge have 5.94 times higher chance for participants for JKN than people with low knowledge. It can be suggested that BPJS need to improve the knowledge of independent employee about JKN program using information dissemination.
Pengaruh Kebiasaan Merokok Terhadap Kesehatan Rongga Mulut Pada Remaja (Cross Sectional Study Pada Pelajar Smk 4 Semarang) Erni Mardiati; Irmanita Wiradona; Ani Subekti
Jurnal LINK Vol 9, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6091.727 KB) | DOI: 10.31983/link.v9i1.162

Abstract

Teenager is a community with labil aged and often have habitual smoking. The smoking activity has influences on mouth disesae as nicotine, carbon monosyde and tar contained on ciggarete. Number of cigarete per day influence mouth health. The research aim to collect information about tooth colour, volume saliva and gingiva health on teenager has habit light smokers and moderate smokers.Research design was cross sectional survey analytic on 50 students light smokers and 40 students moderate smokers. Initial data about number of cigarete smoke per day and economic status was collected and continued by examination of oral tissue health. The data was analysed descriptively and analitycally with Mann Whitney and Independent t test. Research result shown a differences saliva volume between light and moderate smokers (Mann Whitney,  p 0,05); there was a differences tooth colour and gingival index between light and moderate smokers (Independent t, p0,05). (Independent t, p0,05). In moderate smokers, there was an blackist spot on tooth surface, less saliva volume, gingival health less compared to light smokers.
PELATIHAN PERSIAPAN DAN PENDAMPINGAN ASI EKSKLUSIF Anita Widiastuti; Diki Retno Yuliani; Fitria Zuhriyatun; Djamaluddin Ramlan
Jurnal LINK Vol 13, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.938 KB) | DOI: 10.31983/link.v13i1.2729

Abstract

ASI memiliki banyak manfaat bagi ibu dan bayi, namun pencapaian cakupan ASI eksklusif masih jauh dari target. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya persiapan ibu sejak masa kehamilan dan kurangnya dukungan keluarga. Pelatihan persiapan ASI eksklusif dua kali, sasaran seluruh ibu hamil di desa Karanggintung beserta pendamping. Kegiatan meliputi pre-test, pemaparan materi, demonstrasi, pendampingan praktek, tanya jawab, serta evaluasi kesediaan ibu dan keluarga melaksanakan ASI eksklusif. Kegiatan pendampingan yaitu berkunjung ke rumah ibu peserta pelatihan yang telah bersalin dan mengevaluasi penerapan ASI eksklusif. Hasil pre-test menunjukkan 63% ibu memiliki pengetahuan cukup. Ibu menyatakan bersedia menerapkan ASI eksklusif ketika bayinya lahir dan keluarga bersedia mendukung pada akhir pelatihan. Pada saat pendampingan setelah ibu bersalin, ibu sudah mampu menerapkan ASI eksklusif dan keluarga bersedia untuk mensukseskan ASI eksklusif sampai 6 bulan. Adapun kendala yang dihadapi adalah pelaksanaan tidak sesuai jadwal, sasaran tidak sesuai rencana awal, beberapa ibu hamil hadir tidak bersama pendamping, kendala cuaca, pada akhir sesi belum melaksanakan post-tes dan saat pendampingan mendapati susu formula yang diberikan oleh tenaga kesehatan.
Effect of Media Audio Visual Aid (Video Cassette) Use In Health Promotion on Older People's Level of Knowledge Related to Good Hygiene and Healthy Lifestyle Esti Dwi Widayanti; Hery Prasetyo; Taat Sumedi
Jurnal LINK Vol 10, No 2 (2014): Mei 2014
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.732 KB) | DOI: 10.31983/link.v10i2.261

Abstract

Being older is the growth process; healthy ageing requires health promoting behaviors,especially having good hygiene and healthy lifestyle. An audio-visual media aid with video cassette is one of the media in health promotion that can be used to provide knowledge to the older people. The purpose of this study was to determine the effect of media AVA (video Cassette) use in health promotion to the level of knowledge related to good hygiene and healthy lifestyle. This study was a quasiexperimentalresearch with a pre-test and post test with control group design. The design was chosen to measure the difference between before and after the intervention using a control group. The intervention group received health education with AVA media to increase knowledge of good hygiene and healthy lifestyle, whereas the control group received usual health education. A total of 25 older people participated in this study. The results of study showed that after receiving health education with AVAmedia, the intervention group had a significant higher level of knowledge related to good hygiene and healthy lifestyle than the control group (p=0.03). In addition, the level of knowledge related to good hygiene and healthy lifestyle of the intervention group after receiving health education with AVA media also significant higher than that before intervention (p=0.000). Therefore, AVA media can be used as media of health education for the older people to improve knowledge about the clean and healthy lifestyle in the community.