cover
Contact Name
ivan
Contact Email
ivan.agung@uin-suska.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.psikologi@uin-suska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Psikologi
ISSN : 19783655     EISSN : 24078786     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Psikologi diterbitkan oleh Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal ini mengakomodir artikel/karya ilmiah meliputi : Psikologi Umum, Psikologi Sosial, Psikologi Perkembangan, Psikologi Klinis, Psikologi Pendidikan, Psikologi Agama, Psikologi Industri & Organisasi dan Indegenous Psychology Naskah yang dimuat dapat berupa hasil penelitian, dalam bidang psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014" : 8 Documents clear
Faktor - Faktor Kebahagiaan Di Tempat Kerja Siska Wulandari; Ami Widyastuti
JURNAL PSIKOLOGI Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v10i1.1178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang faktor-faktor yang membuatseseorang bahagia di tempat kerja. Kebahagiaan di tempat kerja menjadi isu penting dalam penelitian ini karena karyawan yang bahagia akan total dalam bekerja dan uang bukan merupakan hal utama (Alfarisi, 2010). Sikap ini berdampak positif pada produktivitas kerja. Sebanyak 407 pegawai UIN Suska Riau diminta untuk mengisikuesioner pertanyaan terbuka yang dikembangkan oleh Kim (2009) dan data diri. Analisis data dilakukan dengan menggunakan kombinasi metode kualitatif dan kuantitatifdengan pendekatan indigenous psychology. Jawaban-jawaban dikategori kemudiandilakukan cross tabulasi. Hasil analisis data menemukan bahwa ada lima faktor yang membuat seseorang bahagia di tempat kerja. Faktor-faktor tersebut adalah adalah(1) hubungan positif dengan orang lain (47,2 persen), (2) prestasi (22,4 persen), (3) lingkungan kerja fisik (17,0 persen), (4) kompensasi (12,0 persen), (5) kesehatan (1,5 persen). Hubungan positif dengan orang lain merupakan faktor terbesar yang membuat seseorang bahagia di tempat kerja.Kata kunci: indigenous psychology, kebahagiaan ditempat kerja, karyawan
Efektivitas Program Resolusi Konflik Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Sosial Siswa Yang Terlibat Perilaku Bullying Sri Wahyuni
JURNAL PSIKOLOGI Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v10i1.1179

Abstract

Kemampuan memecahkan masalah sosial penting dimiliki oleh siswa terutama ketikaberinteraksi dengan teman-temannya. Kurang kemampuan ini berakibat terjadi masalah interaksi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas program resolusi konflik dalam meningkatkan kemampuan memecahkan masalah sosial pada siswa. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen dan subjeknya adalah siswa yang terlibat perilaku bullying yang berjumlah 24 orang. Ditemukan bahwa kemampuan memecahkanmasalah sosial meningkat secara signifikan pada kelompok eksperimen. Hal ini menunjukkan bahwa program resolusi konflik efektif digunakan untuk meningkatkankemampuan memecahkan masalah sosial pada siswa.Kata kunci: program resolusi konflik, kemampuan memecahkan masalah sosial,bullying
Hubungan Antara Emotional Distress Dengan Perilaku Makan Tidak Sehat Pada Mahasiswa Baru Deva Riva’a Fassah; Sofia Retnowati
JURNAL PSIKOLOGI Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v10i1.1174

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menemukan hubungan antara emosional distress dengan perilaku makan tidak sehat pada mahasiswa baru. Subjek penelitian ini 62 mahasiswa baru di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, yang berusia 17 sampai 20 tahun. Subjek diminta untuk mengisi skala Emotional Distress dan skala Perilaku Makan Tidak Sehat. Berdasarkan uji korelasi product moment Karl Pearson diketahui bahwa terdapat hubungan positif antara tingkat emotional distress dengan perilaku makan pada mahasiswa baru, yaitu r=0.289 dengan angka signifikansi 0.011 (p<0.05). Emotional Distress memberikan sumbangan terhadap perilaku makan tidak sehat sebesar 8.3%.Kata kunci: Emotional distress, perilaku makan tidak sehat, mahasiswa baru
Hubungan Antara Efikasi Diri Karier Dengan Kematangan Karier Pada Remaja Di Daerah Kota Tangerang Susantoputri Susantoputri; Maria Kristina; William Gunawan
JURNAL PSIKOLOGI Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v10i1.1180

Abstract

Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara efikasi diri karier dengan kematangan karier pada remaja di daerah Kota Tangerang. Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah 626 remaja usia 14 sampai 19 tahun yang sedang menjalankan pendidikan SMA di Kota Tangerang. Metode penelitianyang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Hasil uji hipotesis antara efikasi diri karier dengan kematagan karier pada remaja di daerah Kota Tangerang menunjukkan r = 0,456 dengan p < 0,01. Hal tersebut memiliki arti bahwa ada hubungan antara efikasi diri karier dengan kematangan karier pada remaja di daerah Kota Tangerang. Koefisien korelasi yang positif menunjukkan bahwa hubunganantara kedua variabel searah, yang memiliki arti semakin tinggi efikasi diri karier, maka semakin tinggi pula kematangan karier pada remaja di daerah Kota tangerang.Kata kunci: efikasi diri karier, kematangan karier, remaja
Hubungan Kualitas Persahabatan Dan Empati Pada Pemaafan Remaja Akhir Dewi Angraini; Hijriyati Cucuani
JURNAL PSIKOLOGI Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v10i1.1175

Abstract

Konflik selalu terjadi pada setiap individu, tidak terkecuali pada remaja akhir. Salah satu yang menjadi intervensi awal untuk suatu konflik yakni pemaafan. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui hubungan kualitas persahabatan dan empati pada pemaaafan remaja akhir. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dengansubjek penelitian sebanyak 346 mahasiswa UIN SUSKA Riau, berusia 17 sampai 21 tahun. Pengumpulan data menggunakan tiga skala, yaitu skala pemaafan (Nashori, 2013), skala kualitas persahabatan (Friendship Quality Questionnare, Parker & Asher, 1993), dan skala empati (Interpersonal Reactiviy Index, Davis, 1983). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas persahabatan dan empati memiliki hubungan yang signifikandengan pemaafan pada remaja akhir. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulanbahwa kualitas persahabatan dan empati mempermudah remaja akhir dalam memaafkan orang lain.Kata kunci: pemaafan, kualitas persahabatan, empati
Perbedaan Recognition Memory Kata Dan Gambar Pada Media Narasi Bergambar Azizatul Adni; Diana Savitri Hidayati
JURNAL PSIKOLOGI Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v10i1.1181

Abstract

Memori merupakan topik menarik untuk diteliti dan diperdalam, berbagai penelitian terkait memori dilakukan hingga saat ini. Salah satu ranah dalam memori tersebut adalah recognition memory. Banyak hal yang dapat dilakukan oleh memori dan juga banyak yang dapat terjadi salah satunya adalah false memory syndrome yang dapat terjadi karena adanya kesalahan dalam encoding memori. Dalam proses memori terdapatproses encoding yang dapat dilakukan dengan dua cara yaitu asosiasi verbal dan gambaran visual. Berbagai penelitian dilakukan untuk membandingkan mengenai recognition memory pada kata dan gambar yang dihubungkan dengan encoding informasitersebut. Teori yang digunakan dalam recognition memory adalah threshold theory dan signal detection theory. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain one-group post-test only design. Cerita yang digunakanmerupakan salah satu cerita dari serial Grimm’s Brother. Alat ukur yang digunakanadalah alat ukur recognition memory dimana terdapat pasangan kata atau pasangangambar dari cerita tersebut. Hasil pengukuran kemudian dianalisa menggunakan Wilcoxon dimana hasil dari pengukuran kata dibandingkan dengan hasil pengukuran gambar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikanpada recognition memory kata dan gambar dalam media narasi bergambar. Gambar merupakan stimulus yang lebih mudah dikenali oleh partisipan dibandingkan dengan kata. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil perhitungan statistik yaitu nilai Z=-3.322 dan nilai p=0.001 (p<0.01).Kata kunci : recognition memory, kata dan gambar, narasi bergambar
Hubungan Antara Self-Efficacy Dengan Orientasi Masa Depan Mahasiswa Tingkat Akhir Gloria A Tangkeallo; Rijanto Purbojo; Kartika S Sitorus
JURNAL PSIKOLOGI Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v10i1.1176

Abstract

Mahasiswa yang berada di tingkat akhir perkuliahan harus menghadapi tugas perkembangansebagai orang dewasa, diantaranya mempersiapkan diri untuk masa depan, khususnya dalam hal karir dan pernikahan. Berdasarkan perkembangan kognitif, individupada masa ini menunjukkan pemikiran yang fleksibel, individualistis dan akan menerapkan hasil pengalaman yang mereka butuhkan untuk dapat memiliki persiapan dan keyakinan diri dalam membuat keputusan akan pilihan yang hendak diambil setelahlulus. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi antara self-efficacy dengan orientasi masa depan mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dan pengambilan sample dengan menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 114 orang mahasiswa tingkat akhir. Alat ukur dalam penelitian ini disusun oleh peneliti berdasarkan teori self-efficacy dari Bandura (1997) dan teori orientasi masa depan oleh Nurmi (1989, 2004). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara self-efficacy dengan orientasi masa depan mahasiswa tingkat akhir (r = .507, p< .05). Korelasi positif berarti bahwa semakin tinggi self-efficacy mahasiswa, maka ia akan cenderung untuk memiliki orientasi masa depan yang lebih jelas.Kata kunci: self-efficacy, orientasi masa depan, dewasa muda
Makna Kematian Orangtua Bagi Remaja (Studi Fenomenologi Pada Remaja Pasca Kematian Orangtua) Nurhidayati Nurhidayati; Lisya Chairani
JURNAL PSIKOLOGI Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v10i1.1177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna kematian orangtua bagi remaja. Subjek penelitian adalah remaja putra dan putri yang telah meninggal salah satu atau ke dua orang tuanya, berjumlah sepuluh orang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kematian orang tua bagi remaja adalah kehilangan. Adapun kehilangan yang dirasakan oleh remaja meliputi kehilangan sosok pemberi perhatian dan kasih sayang, kehilangan model, kehilangan sumber rasa aman, dan kehilangan teman berbagi. Remaja mengungkapkanperasaan kehilangannya dengan menangis, merasa sedih, melakukan penolakan, dan menyesal. Pasca kematian orangtua kebutuhan utama remaja adalah tersedianyafigur pengganti. Figur pengganti yang dapat berfungsi mengisi kehilangan akan menghasilkan perilaku sosial yang bertanggung jawab, membantu remaja menerima kematian orangtua sebagai takdir dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik serta tercapainya kemandirian emosional. Sebaliknya figur pengganti yang tidak berfungsi mendorong terjadinya penyimpangan perilaku sosial dan gangguan moral pada remajayang menglami kehilangan.Kata kunci: kematian, orang tua, remaja

Page 1 of 1 | Total Record : 8