cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Dakwah Risalah
ISSN : 14120348     EISSN : 26543877     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal RISALAH adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal yang diterbitkan dua kali dalam setahun ini mengangkat tulisan/karya ilmiah meliputi bidang sosial, dakwah, komunikasi dan kemasyarakatan. Naskah yang dimuat dapat berupa hasil penelitian baik pustaka maupun lapangan, analisis teori, asumsi empirik yang berkaitan dengan pengembangan kajian dakwah dan komunikasi
Arjuna Subject : -
Articles 151 Documents
STRATEGI SURVIVE PEMULUNG (STUDY KASUS KOMUNITAS PEMULUNG DI PINGGIRAN SUNGAI SAIL PEKANBARU) Yantos Yantos
Jurnal Dakwah Risalah Vol 28, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v28i1.5541

Abstract

Komunitas Pemulung yang berdomisili di pinggiran sungai Sail telah menggeluti profesi sebagai pemulung paling lama selama 20 tahun dan yang baru sebagai pemulung selama 8 bulan. Komunitas Pemulung memiliki suku dan agama yang sama sehingga semakin memperkuat kekeluargaan diantara mereka. Bagaimana strategi yang dibangun dan dikembangkan oleh komunitas pemulung untuk bertahan hidup ditengah keterbatasan dan kesulitan hidup sangat menarik untuk diungkapkan. Pembahasan dalam artikel ini mengungkap bahwa Strategi yang mereka gunakan dalam bertahan hidup adalah strategi aktif, pasif dan jaringan, sehingga mereka mampu bertahan hidup dengan menggeluti profesi sebagai pemulung. Pekerjaan sampingan pemulung adalah didominasi sebagai tukang bangunan dan pembantu rumah tangga, disamping sebagai buruh bangunan. Hampir keseluruhan pemulung melibatkan anggota keluarganya dalam kegiatan memulung. Penghematan Pengeluaran Kebutuhan Keluarga Pemulung pemulung diperoleh melalui penghematan biaya belanja dapur, pendidikan gratis, sewa rumah yang sangat murah, tidak meminjam uang/ kredit.
MANAJEMEN PELAYANAN SOSIAL DI LEMBAGA PANTI ASUHAN HASANA PEKANBARU Kodarni Kodarni
Jurnal Dakwah Risalah Vol 28, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v28i2.5546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk berusaha memahami arti peristiwa dan kaitan-kaitannya dalam situasi tertentu dari perilaku seseorang atau penyelenggara manajemen pelayanan sosial di lembaga Panti Asuhan hasana, serta melakukan kegiatan manajemen tersebut dengan menggunakan metode penelitian kualitatif Fenomenologi.Panti Asuhan Hasana merupakan salah satu panti asuhan hasana secara manajemen sangat baik, tertata dan terkelola sehingga menjadi panti asuhan hasana yang dapat  dicontoh di kota pekanbaru. hasil penelitian  sebagai berikut:pertama, Perencanaan dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan pelayanan sosial kepada anak di panti,  sedangkan seluruh civitas akademika. Keterlibatan seluruh unsur dalam perencanaan menjadi hal yang sangat penting baik yang dibuat diawal tahun ajaran baru, pemberian bimbingan dan arahan kepada anak asuh, pertengahan semester, mingguan bahkan harian. Selalu diawasi baik oleh pengurus panti maupun oleh guru yang mengajar. Kedua, Pengorganisasian yang dilakukan antar unit yang ada atau antar lintas kelas sesuai dengan prosedur pelayanan sosial, mulai dari identifikasi sampai pada intervensi dan tindak lanjut. .Ketiga, Pelaksanaan yang dilakukan dalam berbagai aktivitas rutin di lembaga baik di kelas proses pembelajaran, di luar lembaga pada event tertentu, penggunaan metode sampai keadministrasian berjalan dengan baik. Sesuai prosedur pelayanan sosial yang dilakukan. Keempat, Pengawasan dilembaga Panti Hasanah dalam hal evaluasi berbagai kegiatan sesuai dengan pelaksanaan yang dilakukan dan rencana yang telah dilakukan seperti persiapan dan pelaksanaan proses pembelajaran di kelas maupun antar lembaga melibatkan seluruh civitas akademika yayasan, baik yayasan, kepala sekolah, guru orang tua wali murid bahkan keterlibatan anggota masyarakat.
SEBUAH KENYATAAN MASA KINI Suhaimi Suhaimi
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v29i1.5765

Abstract

Masalah besar akibat dampak dari kemajuan dan perkembangan pesat sains dan teknologi – yang berakar kuat pada semangat revolusi industry itu – adalah retaknya sistem keluarga, yang merupakan bagian terkecil dari masyarakat. Keakraban keluarga mulai memudar, hubungan antar anggotanya pun makin merenggang. Suami, istri, anak, orangtua, dan sanak saudara, masing-masing berjalan dalam keinginan dan kepentingannya sendiri-sendiri. Konsekuensi dari tiu semua adalah timbulnya keterasingan dan kesepian yang tiada tara di antara sesama anggota keluarga.
STRATEGI KOMUNIKASI LSM LINGKUNGAN DI INDONESIA DALAM MENDORONG LAHIRNYA UNDANG-UNDANG PERUBAHAN IKLIM Nailil Maghfiroh; Yudi LA Salampessy
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v29i1.5776

Abstract

Isu perubahan iklim di Indonesia harus segera direspon bukan lagi dengan penyediaan teknologi, tetapi direspon secara politik dengan komitmen untuk melaksanakannya. Akan tetapi pemerintahan dan DPR belum menjadikan legislasi Undang-Undang Perubahan Iklim sebagai prioritas. Untuk itu beberapa LSM Lingkungan menjalin komunikasi politik untuk mendorong lahirnya UU tersebut. Artikel menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan oleh LSM Lingkungan dalam penyebaran informasi dan mendorong pengesahan UU terkait perubahan iklim. Kajian disusun sebagai studi literatur dengan analisis deskriptif. Disimpulkan bahwa LSM Lingkungan mengkombinasikan strategi komunikasi pembangunan berdasarkan media yang dipakai dan strategi partisipatori. Pemanfaatan saluran komunikasi interpersonal dan massa bertujuan untuk mengoptimalkan persuasi atas pentingnya perilaku adaptif, serta membuka ruang publik untuk partisipasi anggota masyarakat. Belum disahkannya UU Perubahan Iklim mengindikasikan belum tercapainya efek yang diharapkan dari komunikasi politik yang dijalin.
MAKNA DAN SIMBOL DALAM PROSES INTERAKSI SOSIAL (Sebuah Tinjauan Komunikasi) Aidil Haris; Asrinda Amalia
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v29i1.5777

Abstract

Simbol dan interaksi sosial tidak bisa dipisahkan pada kajian komunikasi. Penggunaan simbol-simbol merupakan kegiatan yang akan selalu hadir pada setiap proses komunikasi. Tinjauan komunikasi untuk penelitian makna simbol ini selalu mengalami perubahan seiring perkembangan jaman. Pola perubahan interaksi sosial di kalangan masyarakat akan membawa perubahan makna simbol yang terkandung didalamna. Tujuan penelitian ini adalah untuk pemaknaan simbol dalam perubahan interaksi sosial dalam tinjauan komunikasi. Metodologi yang digunakan kualitatif deskriptif dimana penjabaran simbolik melalui pendekatan Perspektif simbolis interaksionism. Hasil penelitian didapatkan bahwa manusia mengembangkan satu set simbol yang kompleks untuk memberi makna terhadap dunia dalam paradoks.
PERSEPSI MASYARAKAT KELURAHAN SIMPANG BARU KECAMATAN TAMPAN TERHADAP SENSOR DI TAYANGAN TELEVISI Elfiandri Elfiandri; Yantos Yantos; Muhammad Rafiq
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v29i1.5780

Abstract

Signifikannya pengaruh tayangan televisi terhadap pembentukan dan perkembangan perilaku masyarakat dari berbagai usia, perlu dikendalikan untuk mengurangi terjadinya pengaruh negatif. Salah satu upaya pengendalian tersebut dilakukan dalam bentuk kebijakan regulasi sensor ditayangan televisi. Adanya sensor di tayangan televisi menimbulkan reaksi pro dan kontra di kalangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Tampan terhadap sensor di tayangan televisi. Populasi adalah adalah masyarakat kelurahan simpang baru sebanyak 8304 orang dengan Sampel sebanyak 382 responden dengan teknik sloven dan tingkat signifikan 0.5. dengan teknik pengumpulan data berupa angket, metode analisis data melalui persentase. Hasil dari penelitian ini disimpulkan secara parsial mengenai persepsi masyarakat Kelurahan Simpang Baru terhadap teknik sensor, dapat disimpulkan berada di persentase 77% atau dalam kategori persepsi baik. Sedangkan persepsi masyarakat Kelurahan Simpang Baru terhadap aturan sensor yang berlaku disimpulkan berada di persentase 80% atau dalam kategori persepsi baik. Secara keseluruhan persepsi masyarakat Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Tampan terhadap sensor di tayangan televisi berada di persentase 80% atau dalam kategori persepsi baik.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MEWUJUDKAN KEHARMONISAN KELUARGA DI MASYARAKAT NELAYAN MESKOM BENGKALIS Arwan Arwan
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v29i1.5887

Abstract

Keluarga  yang tentram, bahagia, dan sejahtera merupakan dambaan setiap manusia. Hal ini membutuhkan komunikasi yang dapat membuat pasangan suami istri langgeng dan harmonis. Karena kunci kelanggengan perkawinan adalah keberhasilan melakukan penyesuaian di antara pasangan. Namun pada kenyataannya, kebahagiaan suatu perkawinan tidak hanya terletak pada faktor cinta saja karena ada salah satu faktor yang lebih penting bila dibandingkan dengan faktor cinta yaitu komunikasi interpersonal antara pasangan suami istri. Dari uraian tersebut, peneliti tertarik mengkaji mengenai keharmonisan keluarga dalam sebuah penelitian ilmiah tentang efektivitas komunikasi interpersonal dalam mewujudkan keharmonisan keluarga di masyarakat nelayan Meskom Bengkalis. Hasil penelitian menemukan bahwa Untuk mewujudkan keharmonisan dalam kehidupan keluarga, masyarakat nelayan di desa Meskom berusaha meciptakan sebuah komuikasi dalam kehidupan keluarganya yaitu antara suami,isteri dan anak-anak. Selanjutnya adanya kepercayaan penuh pada masing-masing pasangan di masyarakat nelayan ini karena merasa merasa senasib sepenanggungan. Dalam tradisi Melayu ada petuah “berat sama dipikul dan ringan dijinjing”. Dalam tradisi Melayu masing orang dalam keluarga saling bantu membantu satu sama lainnya terutama dalam satu keluarga.
ALTERNATIF PENINGKATAN KREATIVITAS RETORIKA MAHASISWA MELALUI MODEL SIMULASI PADA MEDIA PENYIARAN Vera Sardila; Arini Arini
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v29i1.5890

Abstract

Retorika adalah kemampuan seseorang dalam bertutur yang merupakan aktivitas normal yang sangat penting karena dapat berkomunikasi dalam segala kondisi emosional. Pentingnya retorika tidak hanya di sisi kehidupan lingkungan akademik semata, akan tetapi juga berpengaruh penting pada lingkungan non-akademik. Mahasiswa yang pandai beretorika akan sangat mudah untuk menguasai massa atau lingkungannya. Memang hal yang tidak mudah bagi kita untuk berbicara meskipun sederhana, namun memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Hal ini membutuhkan latihan khusus. Ketepatan memilih model dan media pengembangan keterampilan retorika menjadi hal yang perlu dipertimbangkan. Salah satu model yang dapat direkomendasikan adalah Model Simulasi. Pilihan terhadap model ini menjadi alternatif, karena memiliki banyak kelebihan dalam mengeksplotasi keterampilan mahasiswa, dan tentunya akan semakin sempurna, jika didukung oleh media, seperti media penyiran yang bersifat audiovisual. 
PERILAKU KOMUNIKASI MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN PADA DESA BEBAS API (FIRE FREE VILLAGE) DI KABUPATEN PELALAWAN PROVINSI RIAU Dewi Sukartik; Nurdin Nurdin
Jurnal Dakwah Risalah Vol 28, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v28i2.6224

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) merupakan masalah serius di Provinsi Riau. Kejadian karhutla yang diikuti kabut asap berdampak buruk bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kondisi yang terus berulang tersebut hingga kini belum memiliki strategi penyelesaian yang efektif. Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah selama ini baru melakukan tindakan reaktif setelah terjadi bencana. Upaya pencegahan baru dilakukan dalam beberapa tahun terakhir melalui pemberdayaan kelompok Masyarakat Peduli Api di kawasan rawan karhutla. Salah satunya melalui pembentukan Desa Bebas Api (Free Fire Village) oleh perusahaan swasta yang beroperasi di daerah rawan karhutla. Penelitian ini dilaksanakan Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan. Alasan pemilihan lokasi, desa tersebut merupakan salah satu desa yang berdekatan dengan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN),  dan  menjadi salah satu desa sasaran program. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perilaku komunikasi masyarakat; (2) Mengetahui penggunaan media massa masyarakat; (3) Mengetahui pemahaman pesan keislaman masyarakat tentang masalah lingkungan; (4) Mengetahui pemberdayaan masyarakat; (5) Mengetahui tindakan pencegahan karhutla masyarakat; dan (6) Menganalisis hubungan perilaku komunikasi, penggunaan media massa, pemahaman pesan keislaman dan pemberdayaan masyarakat dengan tindakan pencegahan karhutla. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Masyarakat yang memahami dengan baik terkait kebakaran hutan dan lahan dan memiliki kesadaran untuk melakukan pencegahan; (2) Sebagian besar masyarakat kadang-kadang menjadikan media massa sebagai sumber informasi Karhutla; (3) Pemahaman pesan keislaman masyarakat tentang masalah lingkungan sudah wujud akan tetapi belum optimal, akan tetapi memberikan pengaruh yang kuat terhadap tindakan pencegahan karhutla; (4) Kegiatan pemberdayaan masyarakat sudah dilakukan oleh perusahaan dan pemerintah tetapi kegiatan belum berjalan secara optimal dan efektif untuk mensejahterakan masyarakat; (5) Tindakan pencegahan kerhutla sudah wujud di kalangan masyarakat; dan (6) Perilaku komunikasi masyarakat mempunyai keterkaitan dengan penggunaan media massa masyarakat, pemahaman pesan keislaman masyarakat dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh pihak pemerintah dan swasta. Pesan keislaman terkait lingkungan adalah berpengaruh kuat terhadap tindakan pencegahan karhutla. Semakin banyak kegiatan penanaman pesan keislaman kepada masyarakat maka masyarakat akan semakin baik dalam hal tindakan pencegahan karhutla.
PETA SOSIAL EKONOMI UMMAT (STUDI TERHADAP LEMBAGA EKONOMI DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT) Muhlasin Muhlasin; Muhammad Soim
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v29i1.6556

Abstract

Zakat sebagai sarana distribusi pendapatan dan pemerataan ekonomi, serta sarana berbuat kebajikan bagi kepentingan masyarakat menduduki peran penting dalam perekonomian masyakat secara umum maupun kalangan Muslim, karenanya menarik untuk dikaji kembali sebagai salah satu potensi dana umat yan sangat besar guna memecahkan berbagai masalah sosial masyarakat. Ekonomi Islam adalah kumpulan prinsip-prinsip umum tentang ekonomi yang kita ambil dari Al-Qur’an, Sunnah, dan pondasi ekonomi yang kita bangun atas dasar-dasar pokok itu dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan dan waktu, sejalan dengan pendapat Dr. Muhammad Syauki Al-Fanjari “ekonomi Islam adalah segala sesuatu yang mengendalikan dan mengatur aktivitas ekonomi sesuai dengan pokok Islam dan politik ekonominya.

Page 6 of 16 | Total Record : 151