cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Dakwah Risalah
ISSN : 14120348     EISSN : 26543877     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal RISALAH adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal yang diterbitkan dua kali dalam setahun ini mengangkat tulisan/karya ilmiah meliputi bidang sosial, dakwah, komunikasi dan kemasyarakatan. Naskah yang dimuat dapat berupa hasil penelitian baik pustaka maupun lapangan, analisis teori, asumsi empirik yang berkaitan dengan pengembangan kajian dakwah dan komunikasi
Arjuna Subject : -
Articles 151 Documents
SISTEM KOMUNIKASI DALAM PEMBANGUNAN SOSIAL PASCA BENCANA Muhammad Badri
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v29i1.6574

Abstract

Indonesia merupakan daerah rawan bencana alam dan non alam seperti gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, kebakaran hutan dan sebagainya. Menghadapi potensi bencana tersebut perlu ada upaya penanggulangan dengan melibatkan banyak pihak, mulai pemerintah, swasta, organisasi non pemerintah, dan masyarakat. Sistem komunikasi diperlukan agar kegiatan penanganan bencana lebih terkoordinasi dengan baik sehingga berjalan efektif dan efisien. Keterlibatan banyak pihak dalam penanganan bencana menunjukkan adanya sistem komunikasi yang berjalan baik secara alamiah maupun melalui intervensi kebijakan. Paradigma sistem komunikasi dalam penanganan bencana harus mengedepankan pemberdayaan masyarakat dibandingkan memberikan bantuan sesaat (charity). Sebagai sebuah sistem, antarelemen  (subsistem) harus saling terkait dan berkoordinasi dalam penanganan pasca bencana mulai tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi. Kegiatan yang dilakukan juga idealnya secara holistik di berbagai sektor secara berkelanjutan. Untuk itu model partisipatif merupakan strategi yang ideal dalam pembangunan sosial dengan tujuan jangka panjang untuk memulihkan kondisi sosial ekonomi masyarakat seperti semula.
KOMUNIKASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH BERBASIS E-MUSRENBANG (STUDI KASUS RKPD JABAR ONLINE) Ail Muldi
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v29i2.6395

Abstract

E-Musrenbang adalah portal aplikasi perencanaan berbasis website yang dibangun untuk mendukung upaya sinergi perencanaan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penyusunan rencana kerja pemerintah. Konsep E-Musrenbang diimplementasikan pemerintah daerah dalam bentuk program Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) melalui sistem online. RKPD Jabar Online adalah inovasi di bidang pelayanan sistem informasi publik pemerintah daerah Jawa Barat. RKPD Jabar online selain memuat hasil Musrenbang desa, kecamatan, kabupaten dan kota juga membuka ruang bagi masyarakat Jawa Barat secara umum yang tidak terlibat pada Musrenbang tersebut bisa memberikan usulan perencanaan pembangunan secara langsung. Stakeholder komunikasi perencanaan RKPD Jabar Online adalah para peserta Musrenbang, meliputi utusan desa/ kelurahan, forum SKPD Jawa Barat, Muspida; Camat, perangkat kecamatan dan UPT kecamatan, Pemerintah Kabupaten/ Kota, SKPD Pemerintah Jawa Barat, akademisi, komunitas, wirausaha (dunia usaha) dan masyarakat umum.
PERENCANAAN KOMUNIKASI DALAM PENGEMBANGAN POTENSI PARIWISATA KABUPATEN BENGKALIS Nurjanah Nurjanah
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v29i2.6406

Abstract

Kabupaten Bengkalis memiliki potensi wisata yang dapat dikelola secara terintegrasi untuk meningkatkan kemampuan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi objek wisata dan perencanaan komunikasi dalam mengembangkan potensi wisata di Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, melalui model komunikasi interaksional. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kelompok fokus, dan studi literatur. Hasil penelitian menemukan rencana strategis untuk pengembangan kawasan wisata yang sekarang menjadi inti ekonomi Kabupaten Bengkalis dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan di hampir semua kecamatan, yang memiliki karakter dan potensi yang hampir sama, berdasarkan konten lokal di kawasan itu, seperti potensi wisata alam dan budaya. Proses perencanaan komunikasi melalui perencanaan komunikasi, perencanaan pesan, perencanaan media dalam pengembangan potensi pariwisata, dan evaluasi tahap dalam perencanaan komunikasi, yang menekankan pada model komunikasi sirkuler.
IMPLEMENTASI SUMBER DAYA MANUSIA PENGELOLA MASJID-MASJID NAHDLIYYIN DI KABUPATEN SIDOARJO (STUDI HISTORIS PC LTMNU SIDOARJO PERIODE 2006-2011) Mohammad Mochtar Mas'od; M. Zainuddin
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v29i2.3877

Abstract

Masjid merupakan pilar utama dakwah Islam sejak zaman Rosululloh hingga saat ini. Masjid menjadi pusat pengumpulan dan pembedayaan umat. Masjid memiliki beberapa fungsi strategis yakni sebagai pusat sarana ibadah (ubudiyah), pusat pengembangan sosial ekonomi (ijtimaiyah iqtishodiyah), pusat pendidikan dan ilmu (tarbiyah) dan bahkan pusat politik (siyasah). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menekankan pada penelitian historis untuk rentang waktu periode kepengurusan 2006-2011. Data diperoleh dari arsip dokumen organisasi, wawancara tokoh dan narasumber yang terkait dan berkompeten, studi pustaka kemasjidan, ketakmiran, ke-NU-an khususnya terkait LTMNU. Temuan yang diperoleh adalah bahwa PC LTMNU dalam mengimplementasikan pendidikan SDM pengelola masjid Nahdliyyin mengacu pada keputusan organisasi. Pendidikan dilaksanakan dalam tiga bentuk yakni diklat, kajian umum tematik dan konsultasi langsung. Diklat yang dilaksanakan merupakan bentuk dari pendidikan berbasis masyarakat yang berangkat dari kebutuhan masyarakat, dilakukan oleh masyarakat dan dengan kemampuan masyarakat.
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK DIGITAL PASCA-KEBENARAN Andika Hendra Mustaqim
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v29i2.6317

Abstract

Post-truth in politics when it is warming up with various phenomena. The research objective revealed and explored in this study is how post-truth digital political communication strategies. The research method uses descriptive qualitative with a qualitative approach with critical paradigm and analysis. The post-truth political communication strategy that will be delivered is applicable and can be applied in the practice of political communication. The strategies are fake news: between facts and lies; near-lie: use the right words to form wrong impressions; deception with self delusion; spin: favorable interpretation of facts; euphemasia; repetition; personalization; and ignoring rationality, prioritizing emotions. The digital political communication strategy is more focused on how to use digital media for the benefit of political communication. The strategies are blogging; influencing public opinion; social media: building enggage and closeness; and mainstream media; focusing entertaining and attractive. These three strategies are based on digital media that are fully utilized in terms of digital political communication post-truth.
MARKETING POLITIK REKRUTMEN POLITISI PEREMPUAN DI PROVINSI RIAU (STUDI KASUS PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA DAN PARTAI NASIONAL DEMOKRAT) Chelsy Yesicha
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v29i2.6743

Abstract

Meski Riau dinobatkan memiliki politisi perempuan terbanyak di parlemen periode 2014-2019 di Indonesia,  partai tetap perlu melakukan marketing politik guna merekrut politisi perempuan di Pemilu 2019. Partai Solidaritas Indonesia dan Partai Nasional Demokrat merupakan partai yang berani mengusung tema “tanpa mahar” menjadi fokus kajian guna mengetahui image building dan media komunikasi yang digunakan dalam merekrut politisi perempuan di wilayah Riau. Pendekatan studi kasus jamak memperlihatkan perbedaan antara kedua partai dengan pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi akhirnya menyimpulkan bahwa Image Building Partai Solidaritas Indonesia Riau mengutamakan keterbukaan dan keinovatifan bagi  mata rantai pengerak perempuan Riau untuk berpolitik sedangkan Partai Nasional Demokrat Riau menampilkan realitas “politik tanpa mahar” bagi partai melalui keberhasilannya, role model dihadirkan untuk mempengaruhi perempuan Riau dalam melaksanakan Restorasi Indonesia. Komunikasi bermedia yang dilakukan keduanya unggulan bertaut pada akun DPP dan  interpersonal dinilai efektif dalam merekrut politisi perempuan Riau
FENOMENA EKSPLOITASI PEREMPUAN OLEH MEDIA Aslati Aslati; Silawati Silawati
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v29i2.6389

Abstract

Setelah Nabi Muhammad SAW lahir dan membawa Risalah Islam Nabi berjuang untuk mengentaskan jurang kehinaan perempuan kepada kedudukan yang mulia dan terhormat. Kehadiran agama Islam menjadi semacam oase yang menyudahi dahaga kaum wanita yang mengharap adanya penetapan hak dan perlakuan yang setara antara laki-laki dan perempuan. Islam datang untuk memberi penghargaan serta penghormatan yang sangat tinggi kepada kaum perempuan. Di sisi lain saat ini perkembangan media massa yang tidak terbendung cenderung melakukan eksploitasi terhadap kaum perempuan. Berbagai media baik cetak maupun elektronik serta media-media online untuk menarik minat khalayak menjadikan perempuan sebagai subjek dan objek paling depan pada media tersebut. Pemberitaan oleh media menjadikan perempuan sebagai daya tarik media itu sendiri. Eksploitasi perempuan  oleh media seolah-oleh dijadikan sebagai softpornograpy. Besarnya porsi pemberitaan mengenai seluk beluk perempuan di media seolah-olah membuat laku media tersebut. Kesimpulan bahwa di dalam Islam Perempuan dijaga dengan baik, diperlakukan dengan baik, ditinggikan derajatnya. Sebaliknya kedudukan perempuan dalam media selalu dieksploitasi demi tujuan-tujuan keuntungan baik individu maupun kelompok.
PROSES KOMUNIKASI MASYARAKAT CYBER DALAM PERSPEKTIF INTERAKSI SIMBOLIK Rohayati Rohayati
Jurnal Dakwah Risalah Vol 28, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v28i1.5542

Abstract

Changes in the form of communication that occurs can not be separated from the development of communication and information technology. Lots of people who use communication technology as a primary way to convey a message, consequently the message conveyed more rich meaning because the message is delivered in the form of symbols. Cyber society as a virtual society depends on the symbols in conveying the message. Symbolic interactions are used by the cyber community to convey messages. Not infrequently we find that the meaning of the symbols conveyed is interpreted differently, resulting in mutlipersepsi. This paper examines how the communication culture of cyber societies, what kind of communication patterns are used to convey messages, and how to give meaning to the symbols communicated. In addition, the author also examines the process of symbolic inteaction that takes place in cyber society. As is known that the symbolic interaction can not be separated from the communication process that occurs in cyber society.
PENGEMBANGAN MODEL KONSELING KELUARGA DAN PELATIHAN BAGI KELUARGA SAKINAH DENGAN METODE PENDEKATAN SISTEM DI KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI RIAU Yurnalis Yurnalis
Jurnal Dakwah Risalah Vol 28, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v28i2.5547

Abstract

Kegatan ini bermula dari kehidupan masyarakat khususnya keluarga, tidak akan pernah lepas dari sistem nilai yang ada di masyarakat tertentu. Sistem nilai menentukan perilaku anggota masyarakat. Berbagai sistem nilai ada di masyarakat yaitu: a) nilai agama saat ini degradasi terhadap agama sangat terasas sekali, semua agama merasakan bahwa kebanyakan umatnya kurang setia pada agama yang dianutnya. b) degradasi nilai adat istiadat, yang sering disebut tata susila atau kesopanan, hal ini dapat dibuktikan pada perilaku anak-anak, remaja saat ini. c) degradasi nilai-nilai sosial, sebagaimana kita saksikan saat ini, masyrakat sangat individualis mementingkan diri sendiri dalam segala hal, enggan berbagi harta, pikiran ,saran dan pendapat, tidak mau bergaul terutama dengan orang rendahan, memutusan tali silaturrahmi terutama dengan keluarga. d) degradasi kesakralan keluarga, seperti yang kita lihat saat ini banyak sekali kekisruhan keluarga, banyak sekali kasus suami membunuh istrinya, dan sebaliknya, ayah membunuh anaknya dan sebaliknya. Namun tak dapat dipungkiri, bahwa keluarga modern mempunyai ciri utama kemajuan dan perkembangan di bidang pendidikan, ekonomi dan pergaulan. Kebanyakan keluarga modern berada di perkotaan, mungkin juga ada keluarga modern tinggal di pedesaan, akan tetapi jarang berinteraksi dengan masyrakat pedesaan. Kelengkapan alat transportasi dan komunikasi memungkinkan mereka cepat berinteraksi di kota yaitu dengan keluarga lainnya. Namun dibalik semua itu, terdapat krisis keluarga, artinya kehidupan keluarga dalam keadaan kacau, tak teratur dan terarah, orang tua kehilangan kewibawaan untuk mengendalikan kehidupan anak-anaknya terutama remaja. Berikut ini adalah faktor-faktor penyebab terjadinya krisis keluarga yaitu: kurang atau putus komunikasi diantara anggota keluarga terutama ayah dan ibu, sikap egosentrisme, masalah ekonomi, masalah kesibukan, masalah pendidikan, masalah perselingkuhan, jauh dari agama. Dari kegiatan ini diharapkan rumusan formula Model Konseling keluarga dengan pendekatan sistem untuk pengembangan pemahaman masyarakat serta terbentuknya keluarga sakinah. Metode kegiatan yang digunakan berupa kegiatan partisipatoris melalui diagnosa kelompok untuk menghasilkan formula pendampingan, pelatihan yang diperlukan.  
KONSEP KOMUNIKASI PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN Ginda Harahap
Jurnal Dakwah Risalah Vol 29, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v29i2.6358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami konsep komunikasi pendidikan Islam dalam Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan metodologis yaitu Tafsdir Tematik (Mawdu’i), dan pendekatan analisis semiotika. Bentuk penelitian adalah Library research (riset kepustakaan), karena itu data dikumpulkan dari literatur utama buku Tafsir dan buku–buku komunikasi, serta data sekunder dari buku pendukung. Data dikumpulkan dengan menggunakan kartu kutipan, kartu ikhtisar dan kartu ulasan untuk memudahkan pengkategorian data. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data, dan veryfikasi. Hasil penelitian yang ditemukan, terminologi komunikasi dalam Al-Qur’an dalam bentuk teks (lafaz) dan Al-Bayan. Sementara itu bentuk komunikasi pendidikan Islam adalah komunikasi interpersonal face to face satu arah, dua arah dan banyak Qawlan arah. Materi-masteri komunikasi pendidikan semuanya didasarkan pada tauhid, pesan dirancang sesuai dengan perkembangan psikologis peserta didik, informasi disampaikan secara informatif dan persuasif, dan terakhir; guru tetap menjadi pusat/sentral  dalam komunikasi pendidikan Islam.

Page 7 of 16 | Total Record : 151