cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Dakwah Risalah
ISSN : 14120348     EISSN : 26543877     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal RISALAH adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal yang diterbitkan dua kali dalam setahun ini mengangkat tulisan/karya ilmiah meliputi bidang sosial, dakwah, komunikasi dan kemasyarakatan. Naskah yang dimuat dapat berupa hasil penelitian baik pustaka maupun lapangan, analisis teori, asumsi empirik yang berkaitan dengan pengembangan kajian dakwah dan komunikasi
Arjuna Subject : -
Articles 151 Documents
ANTARA MEDIA SOSIAL DALAM KOMUNIKASI POLITIK Suardi Suardi
Jurnal Dakwah Risalah Vol 27, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v27i2.2516

Abstract

Seiring perkembangan zaman, kini kebutuhan pada Internet tak hanya milik orang-orang kota atau kalangangan eksekutif saja. Namun sudah menjalar, hingga kepelosok-pelosok pedesaan terutama dikalangan anak muda. Meski sebagian diantara anak muda desa ini tak terlalu memanfaatkan berbagai aplikasi yang ada pada alat komunikasi mereka, namun yang pasti rata-rata mereka mengaku aktif menggunakan Media sosial pada gadget dan smartphone milik mereka. Fenomena baru dikalangan masyarakat, khususnya para anak muda ini tentunya memberikan peluang-peluang tersendri. Salah satunya dibidang komunikasi politik, baik bagi pemerintah, dan politikus. Apatah lagi menjelang pemilihan kepala daerah serentak dibeberapa daerah, dan juga pemilihan legislatif nantinya. Namun tentunya diperlukan pemahaman dan pendekatan yang baik dan tepat, agar pemanfaatan media sosial sebagai komunikasi politik bisa tepat sasaran sesuai yang diharapkan. Untuk itu diperlukan pemahaman dan kajian dari berbagai asfek, terutama dari segi komunikasi antar budaya, psikologi komunikasi, dampak media dan lain sebagainya. Karena tak tertutup kemungkinan, penggunaan media sosial yang “serampangan” atau ceroboh malah akan menjadi “boomerang”, yang dapat merugikan pengguna media sosial itu sendiri dari sisi komunikasi politik. Kerugian itu bisa dalam bentuk hilangnya simpati masyarakat dan penurunan citra diri pengguna media sosial itu sendiri.
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI ALAT DALAM MEMPREDIKSI KECENDERUNGAN TERJADINYA KEBANGKRUTAN PADA BANK UMUM SYARIAH; BNI SYARIAH, BRI SYARIAH, MANDIRI SYARIAH, MEGA SYARIAH, BUKOPIN SYARIAH (Suatu Studi Penggunaan Model Altman’s Z-Score) Azni Azni; Landes Yuanda; Zulhelmy M Hatta; Tatik Mariyanti
Jurnal Dakwah Risalah Vol 27, No 1 (2016): June 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v27i1.2512

Abstract

Kebangkrutan perusahaan merupakan salah satu fenomena yang sering terjadidalam dunia usaha, baik itu dipengaruhi oleh pihak internal maupun eksternal perusahaan. Untuk mengantisipasi terjadinya kebangkrutan, maka pihak perusahaan seharusnya ada persiapan dini untuk mencegah agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Perusahaan dapat menilai kondisi perusahaannya yang sedang berjalan, agar dapat mengetahui tindakan apa yang tepat untuk memperbaiki kekurangan dan mempertahankan perusahaannya agar perusahaan dapat bertahan dan bersaing, salah satu perusahaan yang ada di Indonesia adalah Bank Umum Syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi kecenderungan terjadinya kebangkrutan pada Bank Umum Syariah menggunakan modelAltman. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang telah dipublikasikan oleh perbankan syariah periode 2010 sampai 2014. Bank Umum Syariah tersebut terdiri dari PT.BNI Syariah, PT.BRI Syariah, PT.Bank Mandiri Syariah, PT. Bank Mega Syariah dan PT.Bank Syariah Bukopin. Data diolah dengan menggunakan model Altman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model Altman dapat digunakan sebagai alat dalam memprediksi kecenderungan kebangkrutan Bank Umum Syariah. Dengan menggunakan model Altman, kita dapat mengetahui apakah Bank Umum Syariah berada dalam kategori bangkrut, grey area, dan tidak bangkrut. Apabila Bank Umum Syariah berada dalam kategori bangkrut, manajemen perusahaan berhak untuk memutuskan apakah akan tetap mempertahankan Bank Syariahnya atau tidak. Bila tetap mempertahankan Bank Syariahnya, manajemen Bank Syariah diharapkan dapat mengambil tindakan yang cepat dan tepat untuk memperbaiki Bank Syariahnya tersebut, agar Bank Syariahnya tetap dapat berjalan dengan baik.
ANALISIS SEMIOTIKA PADA TUNJUK AJAR MELAYU SEBAGAI PENDEKATAN PEMAHAMAN MAKNA DALAM KOMUNIKASI Vera Sardila
Jurnal Dakwah Risalah Vol 27, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v27i2.2517

Abstract

Proses komunikasi merupakan suatu upaya dalam pengiriman pesan dari sistem saraf dengan tujuan untuk menghasilkan sebuah makna melalui kata-kata sebagai unsur bahasa yang sangat mendasar. Agar pesan tersebut sampai pada seseorang, maka sangat diperlukan proses pembentukan makna dari unsur bahasa yang telah dioleh dalam pikiran kita. Proses memahami makna dapat dilakukan dengan menafsirkan sistem tanda dan lambang yang membentuk satuan bahasa. Salah satu contoh penyampaian pesan yang disampaikan adalah melalui tulisan berupa sumber bacaan/ teks, yang dalam hal ini dapat dicontohkan pada teks Tunjuk Ajar Melayu.   Dalam rangka mencari pemahaman makna, diperlukan sebuah kajian, yakni kajian analisis semiotik yang berlandaskan pada teori-teori yang ada.  Diharapkan melalui kajian semiotik keilmuan linguistik, maka komunikasi dapat disampaikan sesuai dengan apa yang diinginkan, sehingga dengan demikian pesan dapat tersampaikan dengan jelas.  
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBERDAYAAN LINGKUNGAN Yazid Yasril; Alhidayatillah Nur
Jurnal Dakwah Risalah Vol 28, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v28i1.5538

Abstract

Partisipasi masyarakat harus ada dalam semua hal, termasuk dalam memelihara kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih akan mencerminkan kondisi orang-orang yang tinggal di dalamnya. Pemberdayaan lingkungan merupakan cita-cita bersama sehingga juga harus diciptakan secara bersama-sama pula. Berdayanya lingkungan ditandai dengan kondisi lingkungan yang mendukung aktivitas masyarakatnya, artianya aktivitas masyarakat tidak akan terganggu dikarenakan alasan lingkungannya. Misalnya, dikarenakan lingkungan yang kotor menyebabkan gangguan kesehatan sehingga menghalangi aktivitas masyarakat. Pencemaran lingkungan dan segala permasalahannya dapat diatasi jika semua komponen yang ada mau peduli dan bertanggung jawab. Melalui partisipasi aktif, masyarakat diharapkan mau terlibat secara langsung sehingga akan memberikan kontribusi yang nyata sehingga memberikan pengaruh yang besar. Partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang berdaya tidak akan terjadi jika partisipasi aktif tidak terbentuk. Partisipasi masyarakat bisa dimulai dari kepedulian masyarakat terhadap informasi-informasi lingkungan, baik manfaat maupun dampak. Kemudian informasi yang ada semakin diperkuat sehingga menjadi sebuah pengetahuan tentang lingkungan. Selanjutnya, lingkungan bisa direkayasa sesuai dengan keinginan masyarakat sehingga bisa menjadi pendukung dalam setiap aktivitasnya.
STRATEGI PENGELOLAAN ZAKAT BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN PADA BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KOTA PEKANBARU Artis Artis
Jurnal Dakwah Risalah Vol 28, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v28i2.5543

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pekanbaru. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi pengelolaan zakat berbasis pemberdayaan masyarakat miskin yang diterapkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pekanbaru dengan tujuan agar strategi pengelolaan tersebut dapat diketahui. Informan penelitian ini berjumlah 10 orang. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan metode di atas dapat ditemukan bahwa strategi pengelolaan zakat berbasis pemberdayaan masyarakat miskin pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pekanbaru dilakukan tahapan perencanaan, pengidentifikasian, pendistribusian, pengawasan dan evaluasi. Perencanaan dibentuk dengan cara menyusun program kerja yang berpihak pada masyarakat miskin. Pengidentifikasian dilakukan dengan cara pengumpulan data muzakki dan mustahik terutama orang-orang miskin. Pendistribusian disalurkan dengan cara menyalurkan ke sektor produktif dengan tujuan agar masyarakat miskin menjadi berdaya. Pengawasan dilakukan dengan cara menjamin tercapainya pengentasan kemiskinan sesuai rencana. Sedangkan evaluasi dilakukan dengan cara penilaian dalam mengawasi proses agar tidak terjadi penyimpangan. Cara tersebut terkoordinir dengan sistematis, meski masih ada hal-hal yang harus dibenahi. Namun, secara keseluruhan  strategi pengelolaan zakat berbasis pemberdayaan masyarakat miskin telah berjalan sesuai dengan ketentuan syari’at agama Islam, Undang-Undang (UU) zakat dan ilmu dalam pengelolaan zakat.
KOMUNIKASI OMBUDSMAN DALAM SOSIALISASI ADUAN PUBLIC SEBAGAI LEMBAGA PENGAWASAN PUBLIC DI PROVINSI RIAU Sudianto Sudianto
Jurnal Dakwah Risalah Vol 28, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v28i2.5548

Abstract

Komunikasi yang dilakukan oleh lembaga Ombudsman adalah komunikasi melalui sosialisasi untuk  memberikan pengawasan dengan mensosialisasikan edukasi pelayanan public yang baik,  bagi lembaga pemerintah tingkat kabupaten dan kota di provinsi Riau. Dengan memberikan arahan pelayanan yang prima kepada masyarakat.. Mengajak dan membangun hubungan kerja sama guna terciptanya iklim birokrasi yang transparan. Kemudian terbangunnya pola komunikasi yang dinamis  pada pelayanan public.Model komunikasi Ombudsman  adalah suatu pola yang cukup  menarik perhatian dalam meningkatkan koordinasi bagi tiap lembaga pemerintah. Dalam hal ini ada dua pola komunikasi yang dapat dijadikan sebagai bentuk  komunikasi  ombudsman pada lembaga pemerintah diantaranya; penyelidikan lapangan  dan pencegahan.yakni penyelidikan lapangan dengan melakukan koordinasi dengan satuan kerja pada dinas terkait ketika ada laporan dari masyarakat mengenai pelayanan yang kurang baik, kemudian dievalusi kinerja lembaga tersebut.  Kemudian ada tahap pencegahan ketika terjadi pelanggaran pada dinas terkait bagaimana agar dapat dievalusai kinerjanya. Kemudian dapat melakukan klarifikasi perbaikan.Sebagai komunikator Ombudsman sebagai lembaga mitra dari pemerintah dapat memberikan koordinasi dengan melakukan sosialisasi terhadapa pelayanan yang diberikan kepada public agar lebih baik dan transparan kepada masyarakat.  untuk membangun komunikasi komunikasi ombudsman. Dari hasil komunikasi Ombudsman dapat memberikan pemahaman kepada public dengan mensosialisasikan kepada khalayak atau masyakat sebagai lembaga resmi yang mampu melakukan mediasi pelayanan public yang baik pada lembaga pemerintah.
AKTIVITAS DAKWAH DAN KEPAHLAWANAN TUANKU TAMBUSAI Ginda Ginda
Jurnal Dakwah Risalah Vol 28, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v28i1.5539

Abstract

Tuanku Tambusai seorang anak negeri Riau telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional karena jasa dan perjuangan yang dilakukan melawan kolonial Belanda. Sebagai pahlawan Nasional, sisi heroiknya  melawan Belanda telah banyak mendapat perhatian,  namun sisi keagamaandan dakwah sangat sedikit yang dikaji, sementara motif perlawanan dan perjuangannya terhadap Belanda tidak terlepas dari perspektif dan keulamaan beliau yang memandang Belanda adalah penguasa-penguasa zalim yang harus di tumpas. Dakwah dan perjuangan mengusir Belanda merupakan dua “ sisi mata uang” dalam kepribadian Tuanku Tambusai. Semangat Dakwah dan perjuangan melawan Belanda telah membanya sebagai tokoh yang memberikan kontriubusi yang signifikan  dalam penyebaran Islam  di daerah, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Propinsi Riau.
MENCERMATI PILIHAN RAKYAT ANTARA POPULARITAS DALAM INTEGRITAS SEMU Suardi Suardi
Jurnal Dakwah Risalah Vol 28, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v28i2.5544

Abstract

Popularitas tampaknya telah menjadi salah satu perhatian tersendiri ditengah keterbukaan informasi saat ini. Populer dianggap menjadi salah satu bagian dari sukses, baik kalangan Politisi, Selebriti, Bisnisman, Enterpreneur, pekerja, bahkan pelajar dan akademis. Dibidang politik, banyak partai politik di Indonesia saat ini yang melihat popularitas sebagai “magnet” dalam mengangkat elektebilitas partainya. Boleh jadi ini jugalah yang melatar belakangi orang-orang dari berbagai kalangan, kini seakaan berlomba mengejar popularitas. Bahkan walaupun harus dengan "menghalalkan" segala cara. Termasuk melakukan hal-hal yang kontroversial atau "nyeleneh". Lalu apakah popularitas saat ini masih menjadi faktor utama dalam menentukan pilihan rakyat, ditengah derasnya akses informasi media massa saat ini? Bagaimana pula jika Popularitas dicapai dengan integritas semu? Masihkah berdampak positif pada pilihan dan minat rakyat? Bagaimana pula fenomena terbaru ditengah masyarakat yang kian cerdas menyikapi popularitas dalam integritas semu saat ini? Meskipun diawal-awal reformasi teori jarum hipordemik tampak begitu perkasa mempengaruhi masyarakat- yang konon dinegara-negara maju sudah lama ditinggalkan-dimana popularitas menjadi faktor utama. Masyarakat tampaknya sudah mulai belajar, dari kasus-kasus popularitas dalam integritas semu. Salah satunya, kasus Bupati Ogan Ilir, dan kasus-kasus korupsi yang menimpa kepala daerah lainnya. Artinya masyarakat secara umum sudah mulai kritis, dimana popularitas dalam elektabilitas calon kepala daerah tidak lagi menjadi penentu utama pilihan rakyat.
POLA REHABILITASI ISLAMI BAGI PECANDU NARKOBA DI BADAN NARKOTIKA NASIONNAL PROVINSI RIAU: PERSPEKTIF KONSELING ISLAM Zulamri Zulamri
Jurnal Dakwah Risalah Vol 28, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v28i1.5540

Abstract

Kesesuaian pola  rehabilitasi dan teknik yang diberikan pada pasien harus memiliki kesesuaian dengan kondisi pasien yang diantaranya adalah faktor kultur tempat individu berkembang, namun dalam konteks penerapannya di Indonesia yang mayoritas penduduknya Islam. Pada dasarnya proses dan teknik rehabilitasi Islam ada tiga tahap yaitu tahap pembersihan diri, pengembangan diri, dan penyempurnaan diri, ketrampilan dan keahlian tidak akan datang dan bertambah dengan sendirinya tanpa adanya suatu latihan-latihan. Napza, yang merupakan singkatan dari Narkotika,Psikotropika dan Zat Adiktif merupakan jenis bendayang menjadikan orang yang mengkonsumsunya mabuk, sehingga merusak akal dan psikis serta organ-organ tubuh lain. Penelitian ini dilakukan di Badan Narkotika Nasional (BNNP) Provinsi Riau  yang responden penelitian ini adalah pengelola dan konselor dengan cara memperoleh langsung data dari responden melalui informasi dari wawancara dan kuesioner yang dilakukan serta dokumentasi. Analisis data menggunakan metode deskriptif, yaitu menguraikan fakta yang diperoleh kemudian dihubungkan dengan teori yang ada dan diinterpretasikan untuk memperoleh makna dan implikasi hubungan yang ada. Hasil dari penelitian ini yaitu pola rehabilitasi islam pencandu narkoba di BNNP Provinsi Riau perspektif islam merupakan bagian integral dalam program pemulihan bagi residen di BNNP Provinsi Riau. Dalam proses pola rehabilitasi kebanyakan residen tidak bisa diharapkan untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Sehingga diperlukan suatu upaya bantuan guna membantu residen dalam proses pemulihannya, yaitu salah satunya dengan menanamkan nilai-nilai islami di dalam diri pecandu narkoba.
PENGARUH IKLIM ORGANISASI DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA Imam Darmawan
Jurnal Dakwah Risalah Vol 28, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v28i2.5545

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) Media penyiaran telah memiliki kemampuan untuk menjadi mitra kerja yang dapat diandalkan, baik di pusat atau pun di daerah yang berupaya agar dapat meningkatkan kinerja karyawan dengan harapan apa yang menjadi tujuan media penyiaran akan tercapai. Adapun strategi yang ditempuh media penyiaran untuk meningkatkan kinerja karyawannya yaitu dengan memperhatikan kepuasan kerja dan komitmen organisasi sehingga dapat mendorong munculnya kreatifitas baru yang dapat memajukan lembaga  ini. Agar hal ini dapat tercapai maka media penyiaran harus selalu memperhatikan iklim kerja dimana para karyawan melaksanakan tugasnya, serta memantau pengembangan karir setiap karyawannya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh iklim organisasi terhadap komitmen organisasional dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada media penyiaran di Jl. Putri Hijau. Jenis penelitian ini adalah quantitative deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh karyawan pada media penyiaran berjumlah 211 orang dan teknik pengambilan sampel adalah dengan stratified random sampling berjumlah 139 karyawan. Dalam penelitian ini digunakan metode explanatory dan dalam pengumpulan data digunakan metode observasi, kuesioner, interview dan studi pustaka. Metode analisis data menggunakan metode deskriptif dan analisis stuktural equation modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel pengembangan karir tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pada media penyiaran.Variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasional pada media penyiaran.Variabel Iklim organisasi berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja pada media penyiaran.Variabel kepuasan kerjaterhadap komitmen organisasi berpengaruh positive dan signifikan pada media penyiaran.Variabele iklim organisasi terhadap komitmen orga nisasi tidak berpengaruh dan tidak signifikani Pada Media Penyiaran.Variabel pengembangan karir terhadap komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikanpada media penyiaran.

Page 5 of 16 | Total Record : 151