cover
Contact Name
Ekonobis
Contact Email
ekonobis@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
irwansuryadi@unram.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
EKONOBIS (JURNAL EKONOMI DAN BISNIS)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 14127601     EISSN : 26548712     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonobis adalah media untuk mempublikasikan kegaiatan penelitian dalam ilmu ekonomi, diantaranya perencanaan dan pembangunan daerah, ekonomi sumber daya manusia dan ketenagakerjaan, ekonomi islam, ekonomi moneter dan perbankan, keuangan daerah, dan bisnis pariwisata.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2018): Ekonobis, September 2018" : 6 Documents clear
Analisis Proporsi Anggaran Belanja Pembangunan Dan Anggaran Belanja Rutin Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2012-2016 Siti Fatimah
Journal of Economics and Business Vol 4 No 2 (2018): Ekonobis, September 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v4i2.19

Abstract

Sejalan dengan arus pemberian kewenangan yang makin luas yang dimiliki tiap daerah dalam era otonomi daerah ini, maka peran dan fungsi pendapatan daerah melalui penggalian potensi masing-masing daerah menjadi sesuatu yang amat penting. Proporsi dana Pembangunan dan dana rutin menjadi sangat strategis dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi suatu daerah.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana proporsi dana pembangunan dan dana rutin yang dikaitkan dengan laju percepatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lombok Tengah terhitung sejak Tahun 2012-2016. Menurut tingkat eksplanasinya jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan (Library Research) dan penelitian lapangan (Field Research). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendapatan Daerah, Anggaran Pembangunan, Anggaran rutin, Pendapatan lain Yang Syah, Belanja Aparatur, Belanja Pelayanan Publik dan Belanja Bagi Hasil. Adapun alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan rasio dengan membandingkan besarnya Anggaran dana pembangunan dan Anggaran Rutin,pendapatan daerah serta pendekatan PDRB (Product Domestic Ragional Brutto) serta komponen lainnya yang langsung terkait dengan laju pertumbuhan ekonomi kabupaten Lombok Tengah. Hasilnya adalah Dampak pengalokasian dana pembangunan terhadap laju percepatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lombok Tengahterhitung sejak Tahun 2012-2016 sangat besar. Rata-rata Laju pertumbuhan Kontribusi Dana Pembangunan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan Tahun 2010 Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2012-2016 sebesar 9,85 persen dan Atas Dasar Harga Berlaku sebesar 11,79 persen. Artinya bahwa kontribusi dana pembangunan terhadap laju pertumbuhan ekonomi selama lima tahun di kabupaten Lombok Tengah cukup signifikan, demikian pula dengan Rata-rata Laju pertumbuhan Kontribusi Dana Anggaran Rutin Terhadap Pertumbuhan Ekonomi (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan Tahun 2010 Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2012-2016 sebesar 7,50 persen dan Atas Dasar Harga Berlaku sebesar 9,36 persen. Artinya bahwa kontribusi dana anggaran rutin terhadap laju pertumbuhan ekonomi selama lima tahun di kabupaten Lombok Tengah tidak signifikan.
Analisis Penentuan Desa Pusat Pertumbuhan Di Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat Emi Salmah; Sahri; Endang Astuti
Journal of Economics and Business Vol 4 No 2 (2018): Ekonobis, September 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v4i2.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: a). Mengidentifikasi ketersediaan sarana dan prasarana masing - masing desa di Kecamatan Lembar, b). Menentukan desa yang sesuai untuk dikembangkan sebagai Desa Pusat Pertumbuhan di Kecamatan Lembar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, sarana dan prasarana yang ada di Kecamatan Lembar secara umum sudah cukup tersedia dan sudah mendukung dalam pembentukan Desa Pusat Pertumbuhan. Desa yang sesuai untuk dikembangkan sebagai Desa Pusat Pertumbuhan adalah Desa Jembatan Kembar karena bobot yang diperoleh dari 7 ( tujuh ) variabel penentu DPP sebesar 73, yang artinya Desa Jembatan Kembar. memiliki sarana dan prasarana serta memiliki potensi yang mendukung terbentuknya Desa Pusat Pertumbuhan di Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat. Mengacu pada hasil analisis dan pembahasan pada bab sebelumnya serta mengacu pada hasil penelitian di atas, maka dapat diajukan saran - saran yaitu perlu diadakan pembangunan beberapa sarana dan prasarana untuk lebih meningkatkan fungsi Desa Jembatan Kembar sebagai pusat pertumbuhan bagi daerah – daerah hinterlandnya seperti sarana komunikasi, pendidikan, serta pengadaan badan usaha atau perusahaan.
Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dan Kontribusinya Pada Pengembangan Daerah Pendukung Di Lombok Timur NTB. Hailuddin; Luluk Fadliyanti; Baiq Saripta W
Journal of Economics and Business Vol 4 No 2 (2018): Ekonobis, September 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v4i2.21

Abstract

Setiap daerah mempunyai kewenangan menentukan pusat kegiatan wilayahnya untuk mempercepat pembangunannya. Setelah penetapan dan pelaksanaannya, maka menjadi penting untuk menilai apakah rencana tersebut sudah sesuai dengan harapan. Untuk itu tujuan utama dari kajian ini adalah mengevaluasi peran pusat kegiatan wilayah Kecamatan Selong Lombok Timur terhadap daerah pendukungnya (Hinterland). Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan analisis mengacu pada kriteria daerah pusat kegiatan wilayah dan indeks gravitasi serta Indeks Williamson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Selong telah memenuhi sebagian besar kriteria sebagai pusat kegiatan wilayah di Lombok Timur. Tiga faktor (dari 4 faktor) yang menjadi tolok ukur sudah mampu dipenuhi yaitu faktor perhubungan, perekonomian, dan pendidikan. Sedangkan faktor kesehatan masih belum terpenuhi karena belum adanya rumah sakit dengan tipe B. Secara geografis, kecamatan paling kuat interaksinya dengan Selong adalah Kecamatan Sukamulia, disusul Labuhan Haji dan interaksi paling lemah adalah Kecamatan Sakra Timur. Karena itu secara umum Kecamatan Selong telah memberikan efek positif (spread effect) terhadap daerah pendukungnya. Diukur dari Indeks Williamson, nilai rata-ratanya di bawah 0,5 di mana Kecamatan Sukamulia memiliki nilai 0,25 sehingga efeknya paling kuat, sedangkan Kecamatan Sakra relatif lemah dengan indeks 0,31. Dengan hasil tersebut, untuk menjaga dan mempertahankan eksistensi Selong sebagai Pusat Kegiatan Wilayah, Pemerintah Daerah Lombok Timur perlu terus meningkatkan fasilitas-fasilitas pendukung, terutama fasilitas kesehatan.
Pengaruh Variabel Ekonomi Dan Sosial Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Nusa Tenggara Barat Wahidin; Satarudin
Journal of Economics and Business Vol 4 No 2 (2018): Ekonobis, September 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v4i2.22

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh variabel ekonomi dan variabel sosial terhadap penyerapan tenaga kerja. Variabel ekonomi: jumlah uang beredar, belanja pemerintah daerah, tingkat upah kabupaten, investasi. Variabel sosial: pendidikan. Menggunakan data runtut waktu (time series) dan data (cross-section) tahun 2013 – 2015 dari 10 kabupaten dan kota. Analisis data menggunakan metode OLS (Ordinary Least Square) untuk proses panel data. Variabel independen: jumlah uang beredar (X1), belanja pemerintah daerah (X2), tingkat upah minimum kabupaten dan kota (X3), investasi (X4), pendidikan (X5) dan variabel dependen adalah penyerapan tenaga kerja (Y). Hasil penelitian menunjukkan: jumlah uang beredar (X1) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Demikian juga investasi (X4) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Belanja pemerintah daerah kabupaten dan kota (X2), tingkat upah minimum kabupaten dan kota (X3), dan pendidikan (X5) berpengaruh secara signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja.
Model Pemberdayaan UKM Berbasis Potensi Lokal Dalam Rangka Pengentasan Kemiskinan Di Kawasan Pesisir Pantai Cemara Lembar Kabupaten Lombok Barat Masrun; Akhmad Jufri; Titi Yuniarti
Journal of Economics and Business Vol 4 No 2 (2018): Ekonobis, September 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v4i2.23

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah terbentuknya Model pemberdayaan UKM berbasis potensi lokal untuk meningkatkan keterampilan pengusaha agar dapat termotivasi untuk berusaha, kreatif dan inovatif dalam menjalankan kegiatan usahanya. Penelitian dilakukan dengan metode survey lapangan di kawasan pesisir Pantai Cemara Lembar Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini untuk mengidentifikasi peluang dan kelayakan usaha dari pengusaha kecil mikro. Selanjutnya dapat terbentuknya model pemberdayaan UKM dalam rangka untuk memecahkan masalah yang dihadapinya. Dari kegiatan ini, diharapkan para pengusaha UKM dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil usahanya sehingga akan mendorong peningkatan penghasilan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima usaha yang dianalisis secara ekonomi memang menguntungkan, namun yang paling layak/unggul dikembangkan untuk sementara di kawasan pesisir Pantai Cemara Lembar ada tiga bidang usaha yaituusaha terasi udang, budidaya tambak udang dan usaha dagang ikan. Dari model dapat terwujud dibentuk, menunjukkan : a). peran pemerintah dalam bantuan modal selain dari lembaga perbankan dan bantuan ketrampilan, b). pengusaha UKM perlu membentuk kelompok/kelembagaan sebagai wadah UKM, c). adanya mitra usaha untuk membantu dalam pemasaran dan pengolahan hasil produksi.
E-WOM (Electronic Word Of Mouth): Dimensi dan Pengaruhnya Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan ke Gili Matra di Kabupaten Lombok Utara (KLU) Didy Ika Supryadi; Himawan Sutanto
Journal of Economics and Business Vol 4 No 2 (2018): Ekonobis, September 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v4i2.24

Abstract

Penelitian ini berjudul “E-Wom (Electronic Word Of Mouth): Dimensi dan Pengaruhnya Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan ke Gili Matra di Kabupaten Lombok Utara (KLU)”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah dimensi Electronic Word of Mouth (EWOM) yang terdiri dari Concern for Others, Expressing Positive Feeling, Economic Incentives, Helping the Company, Platform Assistance mempengaruhi Keputusan Berkunjung Wisatawan pada Gili Matra di media sosial Facebook, Instagram dan media online lainnya. Tujuan penelitian ini adalahmengetahui pengaruh dimensi Electronic Word of Mouth (EWOM) yang terdiri dari Concern for Others, Expressing Positive Feeling, Economic Incentives, Helping the Company, Platform Assistance pada Keputusan Berkunjung Wisatawan pada Gili Matra di media sosial Facebook, Instagram dan media online lainnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu data yang berasal dari responden dan data sekunder yaitu data yang berasal dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lombok Utara. Variabel penelitian yang digunakan adalah 1. Variabel Electronic Word Of Mouth (X). Dalam penelitian ini variabel bebas yang ditetapkan adalah Electronic Word Of Mouth (e-WOM) yang terdiri dari lima dimensi yaitu: Concern for others, Expressing positive feelings, Economic Insentive, Helping the Company, Platform assistance.2. Variabel Keputusan Berkunjung Wisatawan (Y). Dalam penelitian ini variabel terikat yang ditetapkan adalah keputusan berkunjung wisatawan yang meliputi informasi dan rekomendasi yang diterima wisatawan melalui akun media sosial Facebook, Instagram dan media online lainnya yang terkait dengan 3 Gili Matra. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Dimensi E-WOM memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan ke Gili Matra, Kabupaten Lombok Utara (KLU)

Page 1 of 1 | Total Record : 6