cover
Contact Name
Andy Budiarto
Contact Email
arskosonglapan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
arskosonglapan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Desiminasi Teknologi
ISSN : 2303212X     EISSN : 25035398     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 248 Documents
MODIFIKASI ALAT DUDUKAN PADA MESIN GERINDA UNTUK PEMOTONGAN BERBAGAI JENIS KAYU SECARA MANUAL Rita Maria Veranika; M. Amin Fauzie; Sukarman syah; M. Ali
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Vol 10, No 1 (2022): VOL 10 No. 1 2022
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v10i1.852

Abstract

Abstrak: Alat mesin gerinda adalah alat yang berguna untuk memproses Pemotongan Kayu yang meliputi kayu jabon, kayu pulai, kayu meranti.Berdasarkan tenaga penggeraknya alat potong ini di gerakkan secara manual.Dari hasil pengujian menggunakan alat yang sudah dimodifikasi di dapat hasil bahwa kayu jabon membutuhkan waktu yang lebih cepat dibandingkan kayu pulai dan meranti karena kayu jabon memiliki KAS rata-rata 118,43%, kaku 15,36%, BJS 0,33 dan BJKU 0,37. Kayu jabon juga gampang dikeringkan, permukaanya halus, kayunya gampang dipaku di lem, dipotong dan susutnya juga rendah.Pada alat potong bagian utama alat direncanakan menggunakan mesin gerinda dan mata potong sebagai proses pemotongan. Setelah dilakukan pengujian alat potong, bagian-bagian utama yang direncanakan aman. Kata kunci: mesin gerinda, berbagai jenis kayu
EFISIENSI BIAYA PENGGUNAAN ENERGI BAHAN BAKAR BATUBARA DAN GAS PADA PEMBANGKIT LISTRIK Letifa Shintawaty; Titi Sulaimi
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Vol 10, No 1 (2022): VOL 10 No. 1 2022
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v10i1.858

Abstract

Abstrak: Kemampuan melayani beban menentukan keandalan sistem tenaga listrik, sehingga besar daya yang dibangkitkan harus sama dengan besar kebutuhan di sisi beban. Pada unit pembangkit PLTU Bukit Asam dan PLTG Talang Duku, pertambahan beban akan mendorong pertambahan bahan bakar per satuan waktu dan pada akhirnya akan meningkatkan pertambahan biaya persatuan waktu, yang biasa disebut input output pembangkit tenaga listrik. Input pembangkit PLTU Bukit Asam dan PLTG Talang Duku merupakan kebutuhan energi panas dalam bentuk kkal/h dan mmbtu/h sedangkan output merupakan daya keluaran yang memiliki batas-batas daya operasi yaitu daya minimum dan maksimum. PLTU Bukit Asam unit 3 dengan total energi yang dibangkkitkan 819.300 kW (819,3 MW) menggunakan bahan bakar batubara sebesar 609,630 ton sedangkan PLTG Talang Duku unit 1 dan 2 (LM2500+ dan TM2500) dengan energi total yang dibangkitkan 809.940 kW (809,94 MW) menggunakan bahan bakar gas sebesar 79.229,5 m3 (2.809,5 MMBTu) Biaya oprasinonal per hari konsumsi batubara di PLTU Bukit Asam unit 3 adalah Rp.665.474.637,96 lebih mahal dibandingkan dengan biaya oprasinonal per hari konsumsi bahan bakar gas di PLTG Talang Duku unit 1 dan 2 (LM2500+ dan TM2500) Rp. 370.719.565,4. Kata kunci: pembangkit, efisiensi, biaya, batubara, gas alam
ANALISIS POTENSI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO DAN PENGENDALIANNYA MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL (HIRARC) (Studi Kasus di Divisi Perawatan (Bengkel Utama) PT XYZ Hermanto MZ; Faizah Suryani; Pranita Apriana Sari
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Vol 10, No 1 (2022): VOL 10 No. 1 2022
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v10i1.853

Abstract

Abstrak: PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pertambangan dengan produk utama batubara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, penilaian dan pengendalian risiko menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 106 potensi bahaya pada 9 proses kerja dengan rincian sebagai berikut: 11 potensi bahaya dalam pengoperasian over head dan jib crane, 12 potensi bahaya dalam pengoperasian mesin vicorex, 6 potensi bahaya dalam pengoperasian mesin vicorex. mesin gerinda, 8 potensi bahaya dalam pengoperasian mesin bor. , 7 potensi bahaya dalam pengoperasian mesin gergaji potong, 7 potensi bahaya dalam Pemeliharaan/perbaikan di ketinggian, 19 potensi bahaya pada panel Overhead dan perbaikan crane, 20 potensi bahaya dalam Pembuatan Panel Kontrol dan 16 potensi bahaya dalam pengisian Refrigeran. Kata kunci: hazard, JSA, HIRARC
EVALUASI TATA GUNA LAHAN KAWASAN PERMUKIMAN DI DAERAH REKLAMASI RAWA (STUDI KASUS: KAWASAN JAKABARING PALEMBANG) Fajar Sadik Islami; Tri Woro Setiati; Ahmad Ardani
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Vol 10, No 1 (2022): VOL 10 No. 1 2022
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v10i1.859

Abstract

Abstrak: Dalam pengembangan permukiman di kawasan rawa Kota Palembang membutuhkan strategi khusus yang sesuai dengan kondisi geografis dan tanah. Reklamasi merupakan salah satu strategi yang banyak dilakukan untuk kondisi tersebut. Namun, tidak dapat dihindari Reklamasi di daerah rawa akan memberikan efek terhadap siklus hidrologinya. Dengan reklamasi, fungsi hidrologi rawa akan terganggu apabila tidak dilakukan penyesuaian terhadap tata guna lahan, khususnya kawasan Permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tata guna lahan eksisting dan kondisi siklus hidorologi pada Kawasan Jakabaring sehingga dapat memberikan arahan terhadap penataan tata guna lahan yang tanggap terhadap pengelolaan rawa sehingga dapat menjamin dan memelihara kelestarian keberadaan rawa sebagai sumber air dan juga dapat meminimalisir resiko banjir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi literatur dengan pengumpulan data Pustaka serta membandingkan kondisi eksisting dengan rekomendasi standar dari literatur yang ada. Variabel yang diamati difokuskan pada tata guna lahan dan kepadatan di kawasan permukiman. Evaluasi akan dilakukan dengan penilaian terhadap pengaturan tata guna lahan, kepadatan bangunan, vegetasi, material penutup lahan yang terdapat pada kondisi eksisting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata lahan bangunan pada Kawasan tersebut masih harus diperbaiki sesuai dengan rekomendasi dari literatur sehingga dapat membantu meminimalisir resiko genangan permanen disaat curah hujan yang tinggi. Kata kunci: tata guna lahan, reklamasi, hidrologi, rawa
LAJU DAN BENTUK KOROSI PADA BAJA HQ-760 YANG MENDAPAT PERLAKUAN HARDENING DALAM LINGKUNGAN AIR LAUT R. Kohar; Sofwan Hariady; M. Amin Fauzie; Hermanto Ali
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Vol 10, No 1 (2022): VOL 10 No. 1 2022
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v10i1.854

Abstract

Abstrak: Baja yang mengalami perlakuan hardening, maka ketahanan korosinya akan menurun. Korosi merupakan gejala alamiah yang tidak dapat dihindari, namun dapat dikendalikan. Dalam penelitian ini, benda uji yang digunakan adalah baja HQ-760 setara dengan baja karbon menengah yang mendapat perlakuan panas pada suhu 830oC, 840oC dan 850oC yang ditahan selama 20 menit dan dilanjutkan dengan pendinginkan cepat di dalam oli. Pengujian korosi dilakukan dengan cara merendam benda uji di dalam larutan NaCl pengganti air laut, selama 1, 2, 3, 4 dan 5 hari. Dari pengujian tersebut diperoleh bahwa dengan memberikan perlakuan hardening pada benda uji, maka laju korosi akan meningkat. Semakin tinggi suhu perlakuan hardening yang diberikan, laju korosi akan membesar dan bentuk korosi yang diperoleh adalah korosi merata. Kata kunci : hardening, HQ-760, korosi merata
PEMANFAATAN BAN BEKAS UNTUK FONDASI DANGKAL PADA INDUSTRI KONSTRUKSI PERUMAHAN MENJADI NILAI EKONOMIS Tolu Tamalika; Indra Syahrul Fuad
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Vol 10, No 1 (2022): VOL 10 No. 1 2022
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v10i1.860

Abstract

Abstrak: Perumahan siap huni Type 36 yang dianjurkan pemerintah melalui Dinas Perumahan berdasarkan hasil penelitian dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Dirjen Bina Konstruksi pada jurnal edisi Juli – Agustus 2019 bahwa pondasi menggunakan bahan dari Ban Bekas cukup kuat untuk menahan beban pada konstruksi bangunan. Dan juga sangat kuat untuk tanah keras serta terjadinya sedikit penurunan pada tanah (Sumiyati Gunawan dkk, Jurnal Prosiding Edisi II Universitas Atmajaya Jogjakarta). Metoda yang digunakan dalam perhitungan biaya ban bekas adalah Koefisien Analisa Biaya Konstruksi Standar Nasional Indonesia untuk pondasi dangkal yaitu SNI Analisa Biaya Konstruksi (ABK) tentang Bangunan Gedung dan Perumahan tahun 2008. Estimasi jumlah biaya Konstruksi dihitung dengan perkiraan Koefisien Analisa Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk konstruksi bangunan gedung. Untuk perhitungan biaya pondasi batu bata dapat dihitung berdasarkan: panjang bidang pondasi = 35.4 m dengan luas penampang pondasi = 0.16 m2 dan volume Pondasi batu bata = 5.664 m3 , maka didapat biaya yang digunakan untuk membangun pondasi batu bata sebesar = Rp. 6.672.183,90,-. Sedangkan untuk biaya pondasi bahan ban bekas berdasarkan pada desain : kolom pondasi = 0,01125 m3 dengan tapak pondasi = 0,06041 m3 , maka diperoleh biaya untuk membangun 15 unit pondasi ban bekas adalah = Rp. 4.828.010,48,-. Sedangkan jumlah ban bekas yang digunakan sebanyak 15 unit dengan biaya = Rp. 375.000,-. Jadi total keseluruhan untuk biaya menggunakan pondasi ban bekas adalah sebesar Rp. 5.203.010,48,-. Penggunaan pondasi batu bata akan mengeluarkan biaya sebesar Rp. 6.672.183,90,-, sedangkan menggunakan pondasi ban bekas biaya yang dikeluarkan adalah Rp. 5.203.010,48,-. Jadi penggunaan pondasi ban bekas lebih hemat biaya dibandingkan dengan menggunakan pondasi batu bata dengan selisih Rp. 1.469.173,42,-. Kata kunci : SNI 03-2836 BSN 2008, pondasi ban bekas, estimasi biaya
PERANCANGAN STRATEGI BERSAING PADA PRODUK DIGITAL BANKING DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT Dinda Dwi Sulasmita; Hermanto MZ; Selvia Aprilyanti
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Vol 10, No 1 (2022): VOL 10 No. 1 2022
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v10i1.855

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis analisis SWOT yaitu kekuatan (Strengths), kelemahan (Weakness), peluang (Opportunities), ancaman (Threats) sebagai strategi meningkatkan daya saing dengan metode regresi linear pada produk digital banking pada Bank Sumsel Babel cabang Prabumulih. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret- Agustus 2020 di Bank Sumsel Babel cabang Prabumulih. Hipotesis yang dikemukakan adalah strategi analisis SWOT dapat meningkatkan daya saing produk digital banking dengan metode regresi linear pada Bank Sumsel babel cabang Prabumulih. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif yaitu pengumpulan data untuk di uji hipotesis dan menjawab pertanyaan dari subjek penelitian dengan melalui pengumpulan melalui daftar pertanyaan dalam survei. Penelitian ini menggunakan metode triangulasi. Populasi dalam penelitian ini adalah Bank Sumsel Babel cabang Prabumulih. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara dan observasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa promosi berpengaruh secara signifikan terhadap variabel penambahan penggunaan layanan digital di Bank Sumsel Babel Cabang Prabumulih. Kata kunci: analisis, bank, produk digital, perancangan, SWOT
ANALISIS METODE SIX SIGMA DALAM UPAYA PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK KERTAS DI PT. INDAH KIAT PULP & PAPER, Tbk Rachmawati Apriani; Desy Rahayu Ningsih; Sisna yati; Tine Aprianti; Arif Nurrahman
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Vol 10, No 1 (2022): VOL 10 No. 1 2022
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v10i1.861

Abstract

Abstrak: PT. Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk Perawang adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan pulp (bubur kertas) dan kertas. Masalah yang terjadi adalah ketika dalam proses pembuatan terdapat produk yang mengalami defect. Hasil produksi di PT. Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk Perawang masih belum mencapai zero defect (kecacatan nol), karena masih ditemui adanya cacat pada proses produksi kertas. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengendalikan kualitas produk kertas di PT. IKPP Perawang. Dalam prosesnya, peneliti menggunakan metode Six Sigma yang terdiri dari lima tahapan. Tahapan tersebut dikenal dengan DMAIC yang merupakan singkatan dari masingmasing tahapan yaitu define, measure, analyze, improve, dan control. Persentase jenis cacat reject weinkle sebesar 43,9% dan persentase jenis cacat reject wavy 38,1%. DPMO selama tahun 2020 adalah17.616. Hasil perhitungan level sigma selama tahun 2020 adalah 3,6 sigma yang mana level ini mencapai level rata-rata industri manufaktur di Indonesia. Hasil dari analisis FMEA adalah vibrasi pada mesin dengan nilai RPN 270 dan sensor thickness yang tidak bekerja dengan baik dengan nilai RPN 243. Usulan perbaikannya pada wrinkle yaitu melakukan perawatan pada mesin. Seperti pelumasan pada bearing dan penggunaan speed yang bertahap. Pada wavy yaitu kalibrasi sensor dan membersihkan sensor dari debu. Kata kunci: DMAIC, peningkatan kualitas, six sigma, zero defect
AUDIT ENERGI LISTRIK PADA SISTEM KELISTRIKAN Letifa Shintawaty; Herman Ahmad; Harry Gunawan
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 10 No. 2 Juli 2022
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v10i2.946

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat intensitas penggunaan energi listrik melalui audit energi dan mencari dan melakukan langkah – langkah konservasi penghematan energi yang sesuai dengan sistem kelistrikan Pada sistem penerangan sebelum dilakukan konservasi daya terpakai sebesar 4836 kWh dapat dihemat sebesar 2418 kWh sebesar 16% dan AC sebelum dilakukan konservasi 25.171 kWh dihemat sebesar 22.810 kWh dengan persentasi 9%. Nilai intensitas energi yang terhitung memenuhi tabel standard nilai IKE yaitu sangat efisien dan penggunaan suhu thermostat pada beban Air Conditioner (AC) adalah 16-280C, dimana ambang batas nyaman suatu suhu ruangan berkisar 54-670C. Langkah penghematan yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi daya lampu dan mematikan lampu dan AC ketika ruangan sedang tidak digunakan.Kata kunci: audit, energi listrik
MANIPULASI SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO PADA BAJA KARBON MENENGAH DENGAN METODE ISOTHERMAL ANNEALING Sasut Analar Valianta; Su hardan
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 10 No. 2 Juli 2022
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v10i2.941

Abstract

Abstrak: Penggunaan material baja sangatlah penting untuk diketahui sifat mekaniknya sesuai dengan kebutuhan penggunaan. Untuk mendapatkan sifat material yang diinginkan dilakukan proses isothermal annealing dimana pemanasan dilakukan pada daerah austenit dengan variasi temperatur pemanasan, kemudian dilanjutkan pendinginan cepat kedalam timah hitam cair di dalam tungku yang berbeda. Setelah proses transformasi dianggap selesai maka tungku pemanas dimatikan. Tungku dalam keadaan tertutup tanpa sedikitpun diberi celah atau apalagi terbuka sampai temperatur tungku pemanas sama dengan temperatur kamar. Untuk mengetahui hasil penelitian ini, dilakukan pengujian sifat mekanik dengan metoda pengujian kekerasan dan didukung oleh analisa struktur mikro. Besar butir juga berpengaruh terhadap sifat mekanik akibat variasi temperatur pemanasan di daerah austenit, semakin tinggi temperatur pemanasan semakin besar butir yang terbentuk. Butir yang terbentuk semakin besar menyebabkan terjadi penurunan kekerasan dan kekuatan. Hasil penelitian didapat nilai kekerasan menurun akibat naiknya temperatur pemanasan di daerah austenit.Kata kunci: perlakuan panas, isothermal annealing, pengujian kekerasan, struktur mikro, baja karbon menengah