cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 23551615     EISSN : 24772992     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2016): November 2016" : 10 Documents clear
Pembelajaran partisipatif keterampilan berwirausaha untuk pemberdayaan ekonomi warga belajar kejar paket C Dayat Hidayat
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.446 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v3i2.11388

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis data tentang kondisi empiris, proses, dan dampak pembelajaran partisipatif model keterampilan fungsional berwirausaha untuk pemberdayaan ekonomi warga belajar Kejar Paket C. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara mendalam (indepth interview), dan analisis dokumen. Pengumpulan data dilakukan melalui koleksi data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan serta verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pembelajaran partisipatif model keterampilan fungsional berwirausaha Kejar Paket C yang diikuti 20 orang warga belajar berjalan dengan baik. Proses pembelajaran partisipatif keterampilan berwirausaha melibatkan warga belajar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap kewirausahaan. Pembelajaran partisipatif keterampilan berwirausaha Kejar Paket C telah memberikan dampak terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan berwirausaha warga belajar untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarganya.Kata Kunci: Pembelajaran Partisipatif, Keterampilan Fungsional Berwirausaha, Pemberdayaan Ekonomi. Participatory Learning with Enterpreneurial Skills for the Economic Empowerment of Kejar Paket C LearnersAbstractThis study is aimed at analyzing the data of empirical conditions, process, and the impact of participatory learning with enterpreneurial functional skills model for economical empowerment of  Kejar Paket C learners. The study was conducted qualitatively with a case study method. The data collection techniques involved observation, interview and document analysis. The data were obtained through data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing/verification.  The results of this study showed that the condition of participatory learning with enterpreneurial functional skills model followed by twenty learners of Kejar Paket C run properly. The participatory learning process of entrepreneurial skills engaged the learners in the planning, implementation, and assessment to improve their entrepreneurial knowledge, skills and attitudes. Participatory learning of entrepreneurial skills at Kejar Packet C has an impact on enhancing the learners’ enterpreneurial knowledge, attitudes and skills to increase their economic independence.Keywords: Partisipatiory Learning, Enterpernerial Skills, Economic Empowerment.
Peningkatan keterampilan motorik halus kelompok A melalui bermain playdough Suryameng Suryameng
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.299 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v3i2.10031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak melalui bermain playdough di TK Tunas Gading Yogyakarta. Keterampilan motorik halus anak terlihat dalam keterampilan jari-jemari membuat bentuk dari playdough, kemiripan bentuk playdough dengan obyek aslinya, dan ketepatan waktu dalam penyelesaian bentuk yang dibuat dari playdough. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus dan setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain playdough dapat meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak usia dini 4-5 tahun di TK Tunas Gading. Proses peningkatan keterampilan motorik halus melalui Kegiatan bermain playdough dilakukan selama tiga siklus. Perubahan atau modifikasi bermain playdough yaitu menyusun aktivitas bermain playdough sesuai dengan tema yang sedang berlangsung di TK Tunas Gading, variasi bentuk dan warna bahan dari playdough, dan pembelajaran secara kelompok. Peserta didik lebih aktif dan antusias selama mengikuti proses pembelajaran, mandiri dalam menyelesaikan tugas, dan pelaksanakan pembelajaran lebih menarik. Bermain playdough sebagai ide kreatif yang tepat digunakan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak, dan peningkatan keterampilan diri dalam mengelola kelas dengan membuat anak-anak lebih fokus dan aktif melakukan latihan-latihan koordinasi antara mata dan tangan ketika membuat berbagai bentuk dari bahan playdough.Kata Kunci: peningkatan keterampilan, motorik halus, bermain playdough                                                       The Improvement of Fine Motor Skills Group A through Playing Playdough in Tunas Gading Kindergarten AbstractThis research aims to improve fine motor skills through playing playdough in Tunas Gading kindergarten Yogyakarta. The skills will be seen in the fingers skills in shaping the playdough.The similarity of the object with the genuine object,and the timing when they shape the playdough. This research is a collaborative classroom action research by using Kemmis and Mc Taggart models. This research consisted of  3 cycles each of, which cycle of 3 meetings. The results showed that the activity of playdough playing can improve fine motor skills in early childhood 4-5 years in Tunas Gading kindergarten. The process of improving fine motor skills through play playdough activities conducted during three cycles. Changes or modifications to play playdough which is preparing to play playdough activity in accordance with the ongoing theme in Tunas Gading kindergarten, variations in shape and color of the material from playdough, and learning in groups. Learners are more active and enthusiastic during the learning process, independent in completing tasks, and implement learning more interesting. Playing playdough as appropriate creative ideas used to improve fine motor skills, and increasing skills in managing the classroom by making children more focused and active exercises coordination between eye and hand when making shapes out of playdough materials.Keywords: improving skills, fine motor skills, playing playdough
Efektivitas komunikasi orang tua dan pendidik terhadap keberhasilan program kelompok bermain Febru Puji Astuti
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.169 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v3i2.10046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan komunikasi orang tua dan pendidik yang dilakukan di lembaga PAUD Happy Bear, Magelang. Penelitian ini merupakan studi kasus, menggunakan metode kualitatif. Unit penelitian meliputi pendidik, orang tua, dan pengelola. Data dikumpulkan melalui teknik pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga kegiatan utama, yakni: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan kredibilitas melalui pemeriksaan ketekunan pengamatan, triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi antara orang tua dan pendidik di PAUD Happy Bear lebih cenderung menggunakan pola keterbukaan yang memungkinkan seluruh pihak yang berkepentingan untuk saling bertukar informasi. Kegiatan program dilaksanakan dan dikomunikasikan melalui pertemuan yang melibatkan orang tua. Efektivitas komunikasi yang ada ditunjukan adanya perubahan yang makin baik dalam ketercapaian dan keberhasilan program kelompok bermain.Kata Kunci: efektivitas, komunikasi, keberhasilan program The effectiveness of parents and teachers communication to the success of playgroup program  AbstractThis study was aimed to investigate the communication prosess and the effectiveness of communication between parents and teachers at PAUD Happy Bear, Magelang. This reseach was a case study, it used qualitative method. The reseach units included teachers, parents, and organizers. Data were collected using observation, interviews, and documentations. The data analysis technique is done with three main activities, namely data reduction, data display, and inference making. The data trustworthiness was assessed by the credibility technique through careful observation, source triangulation, and technique triangulation. The results show that the process of communication between parents and educators in PAUD Happy Bear is more likely used the pattern of openness that allows all interested parties to exchange information. Program activities is implemented and communicated through meetings and involving parents. The effectiveness of existing communication patterns indicate changes that are getting better in the achievement and success of the playgroup program.Keywords: effectiveness, communications, program success
Strategi pengembangan inovasi program pendidikan nonformal sebagai best practices bagi pusat kegiatan belajar masyarakat Rizka, Muhammad Arief; Hardiansyah, Rila
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.618 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v3i2.10745

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk; (1) memetakan inovasi program PNF yang dikembangkan oleh PKBM di kota Mataram; dan (2) menganalisis strategi yang digunakan dalam mengembangkan inovasi program PNF yang dapat dijadikan sebagai best practices bagi PKBM di Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah PKBM-PKBM di Kota Mataram yang ditentukan secara purposif. Sumber data dalam penelitian ini yakni Pengelola PKBM, Tutor, dan Penilik PNF Kota Mataram. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, pedoman observasi, dan dokumentasi. Analisis data penelitian dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau pengambilan kesimpulan. Teknik keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber dan diskusi dengan teman sejawat. Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa (1) inovasi program PNF yang dikembangkan oleh PKBM-PKBM di Kota Mataram cukup variatif dan berbasis pada kebutuhan riil masyarakat dengan fokus inovasi program pada dimensi pelayanan, peningkatan kapasitas, dan kesejahteraan masyarakat. (2) Strategi yang digunakan dalam pengembangan inovasi program PNF pada PKBM di Kota Mataram antara lain yaitu startegi partisipatif, strategi persuasif, dan strategi pemetaan sosial yang dimana penggunaan strategi tersebut sejauh ini telah optimal dalam mengembangkan program PNF yang inovatif di masing-masing PKBM tersebut. Kata Kunci: strategi pengembangan, inovasi, program PNF. Development strategy of non-formal education program innovation as best practices for community learning center AbstractThis research aimed to; (1) map innovation of NFE program which was developed by CLC’s at Mataram city; and (2) analyse strategy which was used in developing innovation of PNF program that could become best practice for CLC’s at Mataram city. This research used descriptive method with qualitative approach. Analysis unit in this research was all CLC’s at Mataram city which determined as purposive. Data sources in this research namely CLC’s management, tutor, ad owner of NFE Mataram city. Technique of data collection used interview, observation and documentation. The data analysis was conducted with using interactive analysis through data collection, data reduction, data presentation, and verivication or conclusion. Tehnique of data validity with using sources of triangulation and discussion with friends. The result of research in describing that (1) innovation of NFE program which developed by all CLC’s Mataram city was quite variety and based on community real needed with focusing on innovation program on serving dimension, improving capacity, and public welfare. (2) strategy which used in developing innovation of NFE program at CLC’s Mataram city such as participatory strategy, persuasive strategy, and social mapping strategy which used strategy mention as far as this strategy was optimal in developing inovative NFE program on each CLC’s.Keywords: development strategy, innovation, nonformal education program
Peningkatan perkembangan kognitif anak usia dini melalui media bermain memancing Wulandari Retnaningrum
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.129 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v3i2.11284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil pembelajaran sebagai upaya meningkatkan perkembangan kognitif anak melalui media bermain memancing pada anak kelompok B di TK Miftahul Huda, Kabupaten Cilacap. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan desain Kemmis dan Mc Taggart. Setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B TK Miftahul Huda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara diskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan kognitif anak sebelum tindakan masih dalam kategori mulai berkembang yakni 58,55%; hasil penelitian siklus I mencapai 69,62% dalam kategori berkembang dan siklus II mencapai 80,99% dalam kategori sangat berkembang; penggunaan media bermain memancing mempunyai dampak sangat baik ditunjukkan dengan perkembangan kognitif anak yang mengalami perkembangan sangat baik dibandingkan sebelum tindakanKata kunci: perkembangan kognitif, anak usia dini, media bermain memancing. Improving early childhood cognitive development through fishing games AbstractThis study aims to know the process and result of the lesson to improve cognitive development through fishing games for group B children of kindergarten Miftahul Huda Cilacap District.This research was a kind of classroom action research.This study used the Kemmis and Taggart’s design. Each cycle consists of four phases: planning, action, observation, and reflection. The research subjects are group B children of Kindergarten Miftahul Huda. The data collection techniques included observation, interviews, and documentation study. The collected data were analyzed using descriptive qualitative and quantitative methods. The results of the study show that the cognitive development of child before the action is still in the category of beginning to developing, that is 58,55%; the results first cycle reaches69,62% in the category of developing and the second cyclereaches 80,99%  in a category of highly developed; the use of fishing games has  a very good impact on cognitive development shown by the cognitive development of the children, which is higher after the action compared to that before the action.Keywords: cognitive development, early child, fishing game.
Evaluasi program aksara kewirausahaan anyaman bambu dalam upaya pemberdayaan masyarakat di PKBM Prima Education Galih Sumarah Erilantu
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.61 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v3i2.9890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) hasil, dan (4) dampak dari program aksara kewirausahaan anyaman bambu. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan menggunakan model CIPPO, yang terdiri dari context, input, process, product, dan outcome. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pengelola, tutor, peserta didik di Dusun Ngori, Desa Kedawung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data melalui  reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Perencanaan program meliputi dua hal. Pertama context yaitu: (a) analisis kebutuhan peserta didik dan potensi wilayah, (b) tujuan program untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi aksarawan baru dengan memanfaatkan potensi wilayah, dan (c) waktu pembelajaran disesuaikan dengan profesi peserta didik. Kedua input yaitu: (a) sarana dan prasarana program, (b) anggaran dana yang berasal dari dana APBN, dan (c) latar belakang pendidikan tutor adalah SMA hingga perguruan tinggi. (2) Pelaksanaan program yaitu process yang meliputi: (a) peserta didik sangat antusias mengikuti pembelajaran, (b) strategi pembelajaran menggunakan prinsip pendidikan orang dewasa, dan (c) sumber belajar menggunakan modul dan buku bacaan. (3) Hasil program yaitu product: (a) peserta didik mengalami peningkatan kompetensi berwirausaha, (b) pemasaran dilakukan melalui inkubator bisnis, dan (c) harga jual ditentukan berdasarkan analisis pasar dan kebutuhan konsumen. (4) Dampak program yaitu outcome: (a) terbangunnya sikap wirausaha, (b) peningkatan status sosial ekonomi, (c) berkurangnya angka pengangguran, dan (d) hasil produksi yang mampu bersaing dan diterima oleh masyarakat.Kata Kunci: evaluasi, aksara kewirausahaan, pemberdayaan masyarakat AbstractThis research aims to reveal: (1) planning, (2) implementation, (3) results, and (4) impact of the Aksara Kewirausahaan bamboo woven program implementation. This research was evaluation research which employed the CIPPO model consisting of context, input, process, product, and outcome. This research employed the qualitative approach. The subjects were the managers, tutors, and learners in Ngori, Kedawung. Observation and interviews were conducted to obtain the data. The process of the interview was also recorded. The data were analyzed by conducting data reduction, data presentation, and conclusion. The data triangulation was conducted to check the validity. The result is as follows. (1) The plan of the Aksara Kewirausahaan bamboo woven program consists of the context and the input. The context includes: (a) the need analysis of the potential area and the learners, (b) the purpose of the program to create jobs for new learners utilizing the area potential, and (c) the time for learning suited for learners’ profession. The input includes: (a) the preparation of program infrastructure, (b) the provision of the budget from APBN, and (c) the tutor educational background of senior high school to bachelor degree. (2) The process includes: (a) that the learners were enthusiastic in joining the program,  (b) that the tutor uses the teaching strategy for adult learners, and (c) that the learners also learned from modules and books. (3) The result includes: (a) that the learners’ entrepreneurship increases after joining the program, (b) that the products are sold through business incubator, and (c) that the product price is determined by marketing analysis and consumers’ needs. (4) The outcome includes: (a) that the learners have entrepreneurial skills from the program, (b) that the learners’ economy status increases, (c) that the learners have a job so the unemployment rate decreases, and (d) that the products can compete and be accepted by the consumers.Keywords: evaluation, aksara kewirausahaan, society empowerment
Pemberdayaan Koperasi Pondok Pesantren sebagai Pendidikan Sosial dan Ekonomi Santri Adhi Iman Sulaiman; Masrukin Masrukin; Chusmeru Chusmeru; Sri Pangestuti
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.583 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v3i2.11303

Abstract

Penelitian memiliki tujuan untuk menganalisis pemberdayaan Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) sebagai pendidikan sosial dan  ekonomi santri. Penelitian menggunakan metode Participatory Learning and Action (PLA), pengumpulan data melalui,  wawancara, pengamatan langsung, Focus Group Discussion (FGD) dan dokumentasi. Pemilihan informan secara purposive sampling yaitu ketua, pengurus dan anggota Kopontren. Lokasi penelitian di Yayasan Pendidikan Agama Islam (YPAI) Pondok Pesantren Darussalam Dukuh Waluh, Banyumas dan El Bayan 1 Majenang, Cilacap. Penelitian menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukan (1) Pengurus Kopontren memiliki tekad dan semangat yang tinggi untuk membenahi kepengurusan, keanggotaan dan mengembangkan unit usaha sebagai pendidikan sosial serta ekonomi bagi kemandirian santri. (2) Kopontren membutuhkan dukungan dari pimpinan pondok pesantren dan partisipasi semua santri untuk menjadi anggota dan kader Kopontren. (3) Kopontren membutuhkan program pemberdayaan seperti penyuluhan, pelatihan dan pendampingan tentang manajemen kelembagaan, kepengurusan, keanggotaan dan keuangan.
Pendidikan multikultural di TK Mutiara Persada Soragan Yogyakarta Fransiska Fransiska
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.767 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v3i2.9892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan program dan proses pembelajaran di TK Mutiara Persada Soragan Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subyek penelitian ditentukan dengan teknik purposive terdiri dari delapan guru dengan satu kepala sekolah dan tujuh guru kelas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data penelitian ini dianalisis menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan : (1) program pendidikan multikultural terdiri atas program utama yang terstruktur dalam kurikulum dan program pendukung  di luar kurikulum yang berupa kegiatan ekstrakurikuler. Nilai pendidikan multikulturalnya berupa nilai demokratis, nilai humanis dan nilai pluralisme. (2) proses pembelajaran menggunakan pendekatan kontribusi dengan menggunakan model multikultural etnik. Evaluasi dilakukan ketika proses pembelajaran berlangsung antara guru dan siswa serta evaluasi mingguan yang dilaksanakan setiap hari Jumat antara kepala sekolah dan guru  sehingga keberhasilan pendidikan multikultural terwujud karena adanya kerjasama yang baik antara kepala sekolah dan guru.Kata Kunci: pendidikan multikultural, taman kanak-kanak. Multicultural education in TK Mutiara Persada Soragan YogyakartaAbstractThis research aims to several the programs and learning processes of multicultural education at TK Mutiara Persada Sorogan Yogyakarta.This research used the qualitative approach with descriptive type. The subject was established by using the purposive technique, consisting of eight teachers with one headmaster and seven classroom teachers. The technique of data collection was observation, interview and documentation. The data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The results of the research show: (1) multicultural education programs consists of primary program structured and the supporting programs are activities outside the curriculum whose implementation is in the form of extraculiculer activities. The value of multicultural education is in the form of democracy, humanism value, pluralism value; (2) the process of teaching used the contribution approach by using ethnic multicultural model. The evaluation is done at the time the process of learning is taking place between teachers and students and weekly evaluation implemented every Friday between the headmaster and teachers, the success of multicultural education is realized because of the good cooperation between the headmaster and teachers.Keywords: multicultural education, kindergarten.
Implementasi model pembelajaran mandiri program pendidikan kecakapan hidup perempuan Saripah, Iip; Shantini, Yanti
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.668 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v3i2.11545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model pembelajaran mandiri program pendidikan kecakapan hidup perempuan di PKBM Bina Cipta Ujungberung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun lokasi penelitian dipilih dilaksanakan di PKBM Bina Cipta Ujungberung Kota Bandung. Hasil dari penelitian ini yaitu: (1) proses pembelajaran model pembelajaran mandiri pada program kecakapan hidup perempuan, meliputi kegiatan perencanaan mencakup kegiatan menentukan tujuan, menetukan instruktur, mengalokasikan waktu, merekrut peserta, menyusun kurikulum, menyusun materi, menentukan sumber belajar, menyiapkan saran dan prasarana, menyusun pembiayaan, kegiatan pelaksanaan mencakup kegiatan pengelolaan kelas dan peserta didik, pengelolaan instruktur, mennetukan metode dan media pembelajaran; kegiatan evaluasi mencakup evaluasi hasil belajar dan evaluasi proses pembelajaran. (2) penerapan model pembelajaran mandiri pada program kecakapan hidup perempuan, mencakup kegiatan pemberian motivasi, penyampian materi, pengaplikasian materi dan refleksi hasil belajar (3) hasil penerapan model pembelajaran mandiri pada program kecakapan hidup perempuan meliputi pengetahuan, afektif dan psikomotorik.Kata Kunci: model pembelajaran mandiri, pendidikan kecakapan hidup, PKBM. IMPLEMENTATION OF SELF DIRECTED LEARNING MODEL LIFE SKILLS EDUCATION PROGRAM WOMEN IN BINA CIPTA UJUNGBERUNG CLC AbstractThis study aims to assess about implementation of models of independent learning life skills education program in the CLC women Bina Cipta Ujungberung. This study used descriptive qualitative approach. The location of the research been conducted at CLC Bina Cipta Ujungberung Bandung, The results of this study are: (1 ) learning model of independent learning in life skills programs women, includes planning includes activities set goals, determine the instructor, allocate time, recruiting participants, develop curricula, organizing material, to determine the source of learning, to prepare suggestions and improvements, arrange financing, implementation activities include classroom management activities and learners, instructors management, menentukan methods and learning media; evaluation activities include evaluation of learning outcomes and learning process evaluation. (2) the application of self-learning model in female life skills programs, covers the activities of motivation, penyampaian material, the application of the material and reflection of learning outcomes (3) the results of the application of self-learning model in female life skills program include knowledge, affective and psychomotor.Keywords: learning model, life skills education, CLC
FRONT MATTER (Cover, Editorial Board, Foreward of Chairperson, Table of Contents) - -
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1894.027 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v3i2.12930

Abstract

-

Page 1 of 1 | Total Record : 10