cover
Contact Name
Ahmad Nasrulloh
Contact Email
ahmadnasrulloh@uny.ac.id
Phone
+6281228220223
Journal Mail Official
jurnal.keolahragaan@uny.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No. 1 Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Keolahragaan
ISSN : 23390662     EISSN : 24610259     DOI : 10.21831
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 290 Documents
MODIFIKASI PERMAINAN SEPAKBOLA BAGI SISWA SMA PENDERITA ASMA Antonius Tri Wibowo; B.M. Wara Kushartanti
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 2: September 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.782 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i2.2567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modifikasi permainan sepakbola bagi siswa SMA penderita asma. Modifikasi permainan sepakbola diharapkan dapat digunakan oleh guru olahraga dalam pembelajaran di sekolah-sekolah yang memiliki siswa berpenyakit asma dan menjadi alternatif bagi siswa SMA yang menderita penyakit asma yang tertarik untuk bermain sepakbola. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan mengadaptasi langkah-langkah penelitian pengembangan menurut Borg Gall (1983, p.775) sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi di lapangan, (2) melakukan analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (3) mengembangkan produk awal (draf awal), (4) validasi ahli dan revisi, (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi, (6) uji coba lapangan skala besar dan revisi dan (7) pembuatan produk final. Uji coba skala kecil dilakukan terhadap siswa SMA Kolese De Britto kelas X dan kelas XI yang menderita sakit asma sebanyak 13 siswa. Uji coba skala besar dilakukan di tempat yang sama dengan jumlah siswa 13 siswa yang berbeda pada saat skala kecil yang menderita asma. Hasil penelitian yaitu berupa modifikasi permainan sepakbola bagi siswa SMA penderita asma dengan perubahan ukuran lapangan, jumlah gawang disertai bentuk gawang, ukuran bola, jumlah pemain dan aturan bermain. Dari hasil penilaian para ahli, dapat ditarik kesimpulan bahwa modifikasi permainan sepakbola bagi siswa SMA penderita asma sangat baik dan efektif sebagai sarana alternatif olahraga bagi penderita asma yang ingin bermain sepakbola dan sebagai terapi asma.  MODIFICATION OF SOCCER GAME FOR SENIOR-HIGH-SCHOOL-STUDENTS ASTHMA SUFFERERSAbstractThe main aims of this study are to create a modified soccer games for Atsmatic  highschool  students. The modified game hopefully can be an alternative way for sport teacher to teach soccer for Asthmatic students and make the student interested in playing it. This study was research and development type by adapting Borg Gall’s (1983: 775) procedur of RD research as follows: (1) data collection, (2) data analysis, (3) first draft product development, (4) expert validation and revision, (5) small scale product testing and revision, (6) large scale product testing and revision, and (7) final product development. Small scale product testing was done in Kolese De Britto Highschool, with 13 asthmatic students, class X and XI. The results of the study is a modul of modified soccer for asthmatic Highschool Students. From the expert judgement, it can be seen that the modified soccer game is good and effective for atsmatic students who want to paly soccer and can be used as theraphy. The modified game can be an alternative way for sport teacher to teach soccer for asthmatic students and make the student interested in playing it.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VCD TENIS LAPANGAN BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Kusumawardana, Danang; Sukadiyanto, Sukadiyanto
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 2: September 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.392 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i2.2568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran tenis lapangan pada siswa sekolah dasar kelas atas dan dapat membantu mengatasi masalah keterbatasan sumber belajar di lingkungan sekolah dasar khususnya materi permainan bola kecil cabang tenis lapangan. Subjek penelitian ini adalah siswa sekolah dasar kelas atas (4, 5 dan 6). Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan. Pengembangan dilakukan dalam beberapa langkah, yaitu: (1) studi pendahuluan, (2) proses pengembangan, (3) uji lapangan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua aspek dalam media pembelajaran yang dikembangkan sangat baik. Penilaian ini dilihat dari hasil evaluasi yang dilakukan terhadap guru Penjasorkes serta siswa setelah siswa menggunakan media pembelajaran yang dikembangkan meliputi metode pembelajaran serta isi dari media VCD pembelajaran. Hasil uji operasional dilihat dari komponen penilaian siswa terhadap metode pembelajaran dalam uji operasional yang dikembangkan mendapatkan nilai sangat baik yaitu pada 95,63% dan dari isi VCD pembelajaran telah mencapai pada kriteria sangat baik pada 94,35%. Seluruh rerata penilaian yang diperoleh termasuk ke dalam kriteria sangat baik. Berdasarkan rerata penilaian tersebut, maka media pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini dapat digunakan untuk mengajarkan permainan tenis lapangan pada anak sekolah dasar kelas atas. Selain itu dapat membantu para guru Penjasorkes dalam menyampaikan materi pembelajaran permainan bola kecil khususnya tenis lapangan. THE DEVELOPMENT OF INSTRUCTIONAL MEDIA VCD IN TENNIS BALL GAMES FOR ELEMENTARY SCHOOL STUDENTSAbstract The purpose of this research is to develop tennis instructional games media used for elementary school children in the upper class. The subjects of this research is students in the upper class of elementary school. This research was Research and Development design. The development was conduc-ted through some steps, i.e.: (1) prestudy, (2) development process, (3) field test. Prestudy covered a reference study and a field study. Development process included goal analysis, ability analysis, learning module design development, and materials and media expert validations. Field test covered restricted a field test, broader field test and operational test. The research instrument used evaluation sheets. The research result shows all aspects in developed learning media, in general, are considered as excellent ones. This appraisal is showed from the result of evaluation which was given by the teacher to his students after the students used that instructional media. The result of operational test showed that students evaluation component toward learning method in operational test get an excellent value of 95.63% and from the content of instructional media VCD falls in good criteria of 94.35%. All of the evaluation average reached in an excellent criteria. According to the evaluation, the instructional media can be used to teach tennis ball games among elementary school students in upper class. And it also can help the teacher to deliver the small ball material especially tennis balls. Keywords: instructional media VCD, tennis, elementary school
MODEL SENAM SI BUYUNG UNTUK PEMBELAJARAN MOTORIK KASAR PADA SISWA TAMAN KANAK-KANAK Galih Dwi Pradipta; Pamuji Sukoco
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 2: September 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.353 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i2.2569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model senam Si Buyung untuk pembelajaran motorik kasar pada siswa TK. Senam Si Buyung yang dikembangkan diharapkan dapat digunakan guru TK sebagai salah satu bentuk pembelajaran motorik kasar pada siswa TK. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan langkah-langkah penelitian sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi di lapangan, (2) melakukan analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (3) mengembangkan produk awal (draf model), (4) validasi ahli dan revisi, (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi, (6) uji coba lapangan skala besar dan revisi, dan (7) pembuatan produk final. Uji coba skala kecil dilakukan terhadap siswa kelas B dari TK Amal Mulia Mancasan yang berjumlah 15 anak. Uji coba skala besar dilakukan terhadap siswa kelas B dari TK Purbasari Dukuhsari Kalasan yang berjumlah 45 anak. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu; (1) angket, (2) lembar pedoman observasi senam Si Buyung, (3) lembar format penilaian anak. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini menghasilkan model senam Si Buyung untuk pembelajaran motorik kasar pada siswa taman kanak-kanak. Produk hasil penelitian pengembangan berupa buku RKH (Rencana Kegiatan Harian) dan video senam Si Buyung yang dibuat dalam bentuk CD. Dari hasil penilaian para ahli materi, dapat ditarik kesimpulan bahwa model senam Si Buyung yang dibuat layak digunakan untuk pembelajaran motorik kasar pada siswa TK.  A GYMNASTIC MODEL SI BUYUNG AS A MEDIUM IN GROSS MOTOR LEARNING FOR KINDERGARTEN STUDENTSAbstract This research is aimed at developing a gymnastic model named Si Buyung as a medium in gross motor learning for kindergarten students. This gymnastic model is developed to help kindergarten teachers in conducting the teaching and learning of gross motor effectively and sufficiently. This educational research and development (R D) was conducted by adapting R D steps according to Borg Gall (1983, p.775), consisting of: (1) collecting information, (2) information analysis, (3) developing initial product, (4) expert validation and revision, (5) preliminary field test and revision, (6) main field test and revision, and (7) making the final product. The preliminary field test was conducted to 15 students Class B of TK Amal Mulia Mancasan and the main field test was conducted to 45 students Class B of TK Purbasari. Dukuhsari Kalasan Yogyakarta. Data collecting instrument used were: (1) questionnaire, (2) observation guide line in Si Buyung (3) scoring guide line for students’ involvement in Si Buyung gymnastic. The data were analyzed using quantitative descriptive analyses and qualitative descriptive analyses.Based on the data and results of the study, it can be concluded that Si Buyung as a gymnastic model is appropriate and as a teaching and learning medium in gross motor learning for kindergarten students. The results of this study are in the forms of a book RKH (Rencana Kegiatan Harian) and Compact Disc (CD). Based on some judgements of the experts, it can be concluded that a gymnastic model Si Buyung developed is appropriate to be applied in the teaching of gross motor towards the students of kindergarten. Keywords: gymnastic Si Buyung, gross motor, and kindergarten students.
KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKTAKRAW ATLET PELAJAR DIY Hubertus Purno Hananto; Hari Amirullah Rachman
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 2: September 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.455 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i2.2570

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan koordinasi dan metode latihan terhadap keterampilan sepaksila atlet sepaktakraw pelajar DIY. Secara spesifik untuk mengetahui: (1) perbedaan keterampilan sepaksila ditinjau kemampuan koordinasi; (2) perbedaan keterampilan sepaksila ditinjau metode latihan; (3) ada tidaknya interaksi antara kemampuan koordinasi dan metode latihan terhadap keterampilan sepaksila pada atlet sepaktakraw pelajar DIY. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan pendekatan faktorial 2x2 desain blok. Populasi penelitian ini adalah seluruh atlet sepaktakraw pelajar DIY, dan sampel diambil sejumlah 28 orang dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian: (1) ada perbedaan yang signifikan keterampilan sepaksila ditinjau kemampuan koordinasi (2) ada perbedaan yang signifikan keterampilan sepaksila ditinjau metode latihan dan (3) ada interaksi yang signifikan antara kemampuan koordinasi dan metode latihan terhadap keterampilan sepaksila pada atlet sepaktakraw pelajar DIY.  THE ABILITY OF PLAYING SEPAKTAKRAW WITHIN THE STUDENT ATHLETES OF THE SPECIAL REGION OF YOGYAKARTAAbstract This  study aims to investigate the effect of the coordination capabilities and training methods on the sepaksila skills of sepaktakraw student athletes in Yogyakarta Special Territiry (YST), especially to find out; (1) the difference in the sepaksila skills in terms of the coordination capabilities; (2) the difference in the sepaksila skills in terms of the training methods; (3) the interaction between the coordination capabilities and the training methods on the sepaksila skills of sepak satkraw student athletes in YST. This study employed the experimental method with the 2x2 factorial block design. The research population comprised all sepaktakraw student athletes in YST and the sampel, consisting of 28 athletes, was selected using the purposive sampling technique. The conclusions of the study are as follows. (1) There is a significant defference in the sepaksila skills in terms of the coordination capabilities; (2) There is a significant difference in the sepaksila skills in terms of the  training methods; (3) There is a significant interaction between the coordination capabilities ant the training methods on the sepaksila skills among the sepaktakraw student athletes in YST. Keywords: skills, sepaksila, coordination capabilities,training method,pair method, triple method.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BOLAVOLI PADA SISWA SEKOLAH DASAR KELAS ATAS Mikkey Anggara Suganda; Suharjana Suharjana
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 2: September 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.084 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i2.2571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran bolavoli pada siswa SD kelas atas yang layak digunakan. Model pembelajaran yang dikembangkan diharapkan untuk digunakan guru SD sebagai salah satu bentuk pembelajaran bolavoli yang baik dan efektif. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan mengadaptasi langkah-langkah penelitian pengembangan sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi di lapangan, (2) melakukan analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (3) mengembangkan produk awal (draf model), (4) validasi ahli dan revisi, (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi, (6) uji coba lapangan skala besar dan revisi, dan (7) pembuatan produk final. Uji coba skala kecil dilakukan terhadap siswa kelas 4 dari SD Ngringin Depok Sleman yang berjumlah 36 siswa. Uji coba skala besar dilakukan terhadap siswa kelas 4 dan 5 dari SD Sarikarya Yogyakarta yang berjumlah 56 anak. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu; (1) pedoman wawancara, (2) skala nilai, (3) pedoman observasi model pembelajaran, (4) pedoman observasi keefektifan model pembelajaran. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu berupa buku panduan model pembelajaran bolavoli pada siswa sekolah dasar kelas atas, yang berisikan empat model pembelajaran, yaitu: (1) pembelajaran teknik dasar passing bawah, (2) pembelajaran teknik dasar passing atas, (3) pembelajaran teknik dasar servis bawah dan (4) pembelajaran teknik dasar servis atas. Dari hasil penilaian para ahli materi, dapat ditarik kesimpulan bahwa model pembelajaran bolavoli yang disusun sangat baik dan efektif, sehingga model pembelajaran layak digunakan untuk pembelajaran bolavoli pada siswa di kelas atas.  DEVELOPING VOLLEYBALL LEARNING MODELS FOR STUDENTS OF UPPER CLASS OF ELEMENTARY SCHOOLSAbstract This research is aimed at producing an adequate and feasible volleyball learning model for stu-dents of upper class of elementary school. This volleyball learning model is developed to help elementary teachers conducting excellent and effective volleyball learning. The research and development (R D) was carried out by adapting the steps of research development procedure consisting of: (1) collecting information, (2) information analysis, (3) developing initial products (draft model), (4) expert validation and revision, (5) preliminary field test and revision, (6) main field test and revision, and (7) making the final product. The preliminary field test was conducted to 36 students of the fourth grade of Ngringin Elementary School Depok Sleman. The main field test was conducted to 56 students of the fourth and the fifth grade of Sarikarya Elementary School Yogyakarta. Data collection instru-ments used were (1) questionnaire guidelines, (2) rating scale, (3) observation learning model guidelines and (4) guidelines for observation effectiveness of learning model. The data were analyzed using quantitative and qualitative descriptive analyses. The result of this research is a guide book of volleyball learning model for students of upper class of elementary schools. The book contains four learning models namely: (1) basic techniques of forearm passing learning, (2) basic techniques of overhand passing learning, (3) basic forearm serve learning and (4) basic overhand serve learning. Based on some experts’ judgments, it can be concluded that the model of volleyball learning is very well orga-nized and effective. Therefore, the learning model is appropriate to be applied in volleyball learning towards students of upper class of elementary schools. Keywords: develoving, volleyball learning models
MODEL PEMBELAJARAN PENJAS MELALUI PERMAINAN UNTUK PEMBENTUKAN KARAKTER KERJA SAMA, TANGGUNG JAWAB DAN KEJUJURAN SISWA SD Rubiyatno Rubiyatno; Suharjana Suharjana
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 2: September 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.595 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i2.2572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran penjas melalui aktivitas permainan bagi siswa sekolah dasar khususnya kelas atas yang terintegrasi dengan nilai-nilai karakter kerja sama, tanggung jawab dan kejujuran. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan mengadaptasi langkah-langkah penelitian pengembangan sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi di lapangan dan melakukan analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (2) mengembangkan produk awal (draf model), (3) validasi ahli dan revisi, (4) uji coba lapangan skala kecil dan revisi, (5) uji coba lapangan skala besar dan revisi, dan (6) pembuatan produk final. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1) pedoman wawancara, (2) skala nilai, (3) pedoman observasi permainan, (4) pedoman observasi keefektifan permainan, dan (5) pedoman observasi terhadap guru pelaku uji coba. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa buku panduan aktivitas permainan untuk pembentukan karakter kerja sama, tanggung jawab dan kejujuran siswa sekolah dasar kelas atas, yang berisikan enam jenis permainan, yaitu: (1) permainan berburu kancil, (2) permainan perang bola, (3) permainan memasukkan bola ke simpai, (4) permainan golku keranjangku, (5) permainan lempar tangkap, dan (6) permainan sentuh bola yang telah divalidasi oleh ahli dan guru.  GAME MODELS OF PHYSICAL ACTIVITY FOR CHARACTER BUILDING COOPERATION, RESPONSIBILITY AND HONESTY FOR ELEMENTARYS SCHOOL STUDENTAbstract This study aims at delivering game models for especially top grade elementary school students to build character, cooperation, responsibility and honesty that are ready to use. The teachers are expected to use this game model as one of integrated character value instructional forms that is appropriate and effective through enjoyable playing activities.This educational research and development (R D) was conducted by adapting R D steps consisting of: (1) collecting information and information analysis, (2) developing initial product, (3) expert validation and revision, (4) preliminary field test and revision, (5) main field test and revision, and (6) making the final product. The preliminary field test was conducted to 14 students year 5 of SD.N.Pantaran Kulon Progo and the main field test was conducted to 40 students Class 4 and 5 of SD.N.2 Kalipetir Pengasih Kulon Progo. Data collecting instrument used were: (1) interview guide, (2) rating scale, (3) observation guide for games observation, (4) observation guide for games effectiveness, and (5) observation guide for perpetrator teachers. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis.The result of this study is in the form of a game guidance book of integrated character building for corporation, responsibility, and honesty in the form of physical activities for upper grade elementary school students, consisting of six games: (1) blast fishing game, (2) ball war game, (3) shoot the ball to the hula hoop game, (4) my goal and basket game, (5) volley throw and catch, and (6) touching ball to the body game. As a conclusion, the game models are very good and effective to transfer character value, corporation, responsibility, and honesty Keywords: model of learning, character and elemantary students.
PERILAKU SUPPORTER SEPAKBOLA PSIM YOGYAKARTA Fradiantika, Vita; Sukadiyanto, Sukadiyanto
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 2: September 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.973 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i2.2573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku supporter sepakbola PSIM Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini menggunakan tiga orang pengurus Brajamusti, tiga orang pengurus The Maident, dan untuk tria-ngulasi menggunakan subjek Presiden Brajamusti, Ketua Umum The Maident, dan dua anggota kepo-lisian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara mendalam dengan pedoman wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok supporter Brajamusti dan The Maident berperilaku fanatik dalam memberikan dukungan terhadap PSIM, sehingga sering menimbulkan perkelahian antarsupporter. Faktor yang menjadi penyebab pecahnya Brajamusti adalah faktor politik yang dilakukan oleh pihak tertentu untuk kepentingan politiknya. Dampak positif yang dihasilkan oleh kedua kelompok supporter berupa dukungan finansial hasil pembelian tiket setiap menonton pertandingan PSIM. Sedangkan dampak negatifnya adalah adanya persaingan yang tidak sehat antara Brajamusti dan The Maident sehingga dukungan kepada PSIM menjadi tersamarkan.  PSIM’s SUPPORTER BEHAVIOURAbstract This study aims to investigate the behavior of PSIM’s (Perserikatan Sepakbola Indonesia Mataram) supporters. This study used qualitative methods with case study approach. Informants used in this study consist of three members of Brajamusti board and three members of the Maident board. For the triangulation, in this study the Brajamusti President, Chairman of The Maident, and two police officers were interviewed. The results showed that Brajamusti and The Maident are behave fanatic in providing support to PSIM, so that often cause fights between supporters. Factor that cause the broken of Brajamusti is political that made by certain parties for political interests. The positive impact of these two groups of supporters are their contribution for buying tickets in every time they watch PSIM, so it can be a financial support. While the negative impact of the two groups of supporters are the unfair competition between them  that makes support for PSIM become obscured. Keywords: behavior, football, supporters
UPAYA PENINGKATAN PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLABASKET MELALUI METODE PENDEKATAN TAKTIK SISWA SMPN 2 PANDAK BANTUL Yudha Febrianta; Pamuji Sukoco
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 2: September 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.035 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i2.2574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran bolabasket melalui metode pendekatan taktik pada siswa kelas VIIIC SMP Negeri 2 Pandak Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Objek penelitian adalah siswa kelas VIIIC SMP Negeri 2 Pandak, Bantul  berjumlah 36 siswa. Data dikumpulkan melalui: (1) observasi hasil belajar bolabasket dengan model pendekatan taktik, (2) observasi kelas terhadap guru, (3) observasi terhadap situasi kelas, (4) observasi terhadap perilaku siswa, dan (5) tes pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bolabasket dilakukan melalui metode pendekatan taktik pada siswa kelas VIIIC SMP Negeri 2 Pandak, Bantul ada peningkatan. Pembelajaran bolabasket dengan pendekatan taktik siswa kelas VIIIC selama 2 siklus meningkatkan keterampilan proses dalam bermain bolabasket dengan pendekatan taktik. Berdasarkan penilaian pada akhir siklus I, rata-rata nilai siswa 72,8. Pada akhir siklus II rata-rata nilai siswa meningkat menjadi 78,0, sehingga telah melampaui KKM 71. Sedangkan jumlah siswa yang tuntas saat siklus I sebanyak 17 orang (47%) ke siklus II menjadi 33 orang (96%) maka telah melampaui ketuntasan klasikal sebesar 75%. Ketuntasan klasikal dari sisi pengetahuan dapat dinyatakan sebagai berikut: hasil pretest: 16,67%, siklus I: 91,67%, dan siklus II: 100%. Rekapitulasi hasil lembar observasi perilaku siswa dalam pembelajaran pada siklus I sebesar 2,8 meningkat menjadi 3,8 pada siklus II, lembar observasi guru pada siklus I sebesar 2,9 meningkat menjadi 3,7 pada siklus II dan situasi kelas pada siklus I sebesar 2,7 meningkat menjadi 3,7 pada siklus II.  ATTEMPTS TO IMPROVE BASKETBALL LEARNING THROUGH THE TACTICS APPROACH METHOD STUDENTS OF SMPN 2 PANDAK, BANTULAbstract This study aims to improve basketball learning through the tactics approach method among Grade VIIIC students of SMP Negeri 2 Pandak Bantul. This was a classroom action research (CAR) study consisting two cycles. The research subjects were 36 Grade VIIIC students of SMP Negeri 2 Pandak, Bantul. The data were collected through: (1) observations on the basketball learning out-comes using the tactics approach method, (2) classroom observations on the teacher, (3) observations on classroom situations, (4) observations on students’ behaviors, and (5) a cognitive test. The results of the study revealed that there was an improvement in basketball learning through the tactics approach method among Grade VIIIC students of SMP Negeri 2 Pandak, Bantul. Basketball learning through the tactics approach method among Grade VIIIC in 2 cycles improved the process skills in playing basketball game with the tactics approach. Based on the assessment at the end of Cycle I, the students’ average score was 72.8. At the end of Cycle II, their average score improved to 78.0, so it was above the Minimum Mastery Criterion (MMC), i.e. 71. Meanwhile, the number of students who attained MMC in Cycle I was 17 (47%), and in Cycle II it became 33 (96%); this was above the class mastery, i.e. 75%. The class mastery from the cognitive aspect could be explained as follows: from the pretest results, the mastery was 16.67%, in Cycle I it was 91.67%, and in Cycle II it was 100%. The recapitulation from the observations on the students’ learning behaviors in Cycle I was 2.8, improving to 3.8 in Cycle II; that from the observations of teachers in Cycle I was 2.9, improving to 3.7 in Cycle II; and the class situation in Cycle I was 2.7, improving  to 3.7 in Cycle II. Keywords: basketball learning, tactics approach method
PEMBUATAN TES DAN NORMA KEBUGARAN JASMANI UNTUK ANAK USIA DINI (4-6) TAHUN DI PROVINSI DIY Prastiwi, Bertika Kusuma; Suharjana, Suharjana
Jurnal Keolahragaan Vol. 2 No. 1: April 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.39 KB) | DOI: 10.21831/jk.v2i1.2600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model tes kebugaran jasmani untuk anak usia dini (4-6 tahun) yang valid dan reliabel, yang terdiri dari kekuatan otot, ketahanan otot, daya tahan aerobik, dan fleksibilitas. Penelitian ini merupakan research and development dengan pendekatan survei melalui tes pengukuran. Penelitian ini diawali dengan pembuatan draf model, validasi model oleh para ahli. Tahap selanjutnya adalah uji coba skala kecil terhadap 10 siswa dan uji coba skala besar terhadap 20 siswa. Uji coba skala kecil dilakukan di satu Taman Kanak-kanak (TK). Uji skala besar dilaksanakan di dua TK. Uji lapangan utama terhadap 310 siswa yang dilakukan di 15 TK di DIY yang ditetapkan menggunakan cluster sample technique. Validitas menggunakan face validity dan reliabilitas menggunakan test-retest. Teknik pengambilan data tes menggunakan test battery. Teknik analisis data menggunakan uji deskriptif, uji validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS 16, dan z skor untuk menyamakan satuan. Hasil penelitian dan pengembangan berupa model tes dan norma kebugaran jasmani untuk anak usia dini (4-6 tahun) berupa buku pedoman tes kebugaran jasmani yang telah divalidasi ahli. Validitas tes 0,982 dan reliabilitas tes 0,930 menggunakan taraf signifikan 0,01. Model tes kebugaran jasmani yang disusun dinyatakan layak karena valid dan reliabel. Hasil pengembangan model tes kebugaran jasmani untuk anak usia dini (4-6 tahun) digunakan sebagai pedoman guru PAUD utamanya di TK dalam pemberian nilai dan perkembangan kebugaran jasmani di TK, yakni pada usia 4-6 tahun.Kata kunci: model tes dan norma kebugaran jasmani, anak usia dini (usia 4-6 tahun).
MODEL TES KETERAMPILAN DASAR FUTSAL BAGI PEMAIN KU 10-12 TAHUN Wijayanti, Dian Ika Purba Ratna; Kushartanti, B. M. Wara
Jurnal Keolahragaan Vol. 2 No. 1: April 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.653 KB) | DOI: 10.21831/jk.v2i1.2601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model tes keterampilan dasar futsal bagi pemain KU 10-12 tahun. Model tes disesuaikan dengan perkembangan dan karakteristik anak pada usia 10-12 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang dilakukan dengan langkah-langkah penelitian pengembangan sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi di lapangan, (2) melakukan analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (3) mengembangkan produk awal (draft model), (4) validasi ahli dan revisi, (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi, (6) uji coba lapangan skala besar dan revisi, dan (7) pembuatan produk final. Subjek penelitian ini adalah pemain futsal kelompok usia 10-12 tahun. Uji coba skala kecil dilakukan terhadap siswa SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta yang mengikuti ekstrakurikuler futsal dengan jumlah 10 siswa. Uji coba skala besar dilakukan terhadap siswa SD Syuhada dan SD Negeri Lempuyangan yang mengikuti ekstrakurikuler futsal sebanyak 20 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu; (1) lembar wawancara, (2) skala nilai, (3) lembar observasi pelaksanaan dan keefektifan tes, serta (5) lembar data hasil tes. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu tes keterampilan dasar futsal bagi pemain KU 10-12 tahun yang dituangkan dalam buku panduan tes keterampilan dasar futsal bagi pemain KU 10-12 tahun. Uji validitas instrumen tes ditunjukkan dengan rata-rata nilai koefisien korelasi sebesar sebesar 0,765, sehingga instrumen tes dikatakan valid. Uji reliabilitas tes untuk item shootingditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,815, item waktu sebesar 0,946, dan item total sebesar 0,943, sehingga secara keseluruhan menunjukkan hasil yang reliabel. Dari hasil penilaian para ahli materi, dapat ditarik kesimpulan bahwa model tes yang disusun sangat sesuai dengan karakteristik pemain KU 10-12 tahun, sehingga model tes layak digunakan.Kata kunci: tes keterampilan dasar, futsal, karakteristik pemain KU 10-12 tahun

Page 2 of 29 | Total Record : 290