cover
Contact Name
Ahmad Nasrulloh
Contact Email
ahmadnasrulloh@uny.ac.id
Phone
+6281228220223
Journal Mail Official
jurnal.keolahragaan@uny.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No. 1 Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Keolahragaan
ISSN : 23390662     EISSN : 24610259     DOI : 10.21831
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 290 Documents
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MOTORIK DENGAN MODIFIKASI PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK SEKOLAH DASAR KELAS ATAS Hasbi, Hasbi; Sukoco, Pamuji
Jurnal Keolahragaan Vol. 2 No. 1: April 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.557 KB) | DOI: 10.21831/jk.v2i1.2602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran motorik dengan menggunakan modifikasi permainan tradisional untuk anak sekolah dasar kelas atas yang baik, efektif dan menyenangkan yang dapat digunakan oleh guru pendidikan jasmani. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (education research and development (R & D)yang mengadaptasi penelitian pengem-bangan menurut Borg & Gall (1983, p.775) yaitu: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan infor-masi; (3) desain produk (draf model); (4) validasi ahli dan revisi; (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi; (6) uji coba lapangan skala besar dan revisi; (7) pembuatan produk final, revisi uji coba skala kecil pada 27 siswa kelas IV di SD Negeri Catur Tuggal Sleman; (8) uji coba produk skala besar pada 40 siswa kelas IV dan kelas V SD Kanisius Baciro, Sleman; (9) revisi produk dan, (10) deseminasi dan implementasi pengembangan model pembelajaran. Instrumen yaitu: (1) wawancara; (2) skala nilai; (3) observasi guru; (4) observasi keefektifan model, dan (5) kuesioner siswa. Teknik analisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini berupa model pembelajaran motorik dengan modifikasi permainan tradisional berisikan lima permainan yaitu: (a) gobak sodor; (b) bola kasti; (c) jemprak/engklek; (d) lompat kubur, dan (e) kucing-tikus, dan bentuk buku panduan. Hasil menunjukkan bahwa model pembelajaran motorik dengan modifikasi permainan tradisional untuk sekolah dasar kelas atas direspon baik dan efektif. Hal ini dibuktikan dengan persentase pada setiap data kuantitatif di atas 70% pada skala besar. Respon peserta didik menghasilkan respon positif dan dapat digunakan dalam pembelajaran.Kata Kunci: model pembelajaran motorik, modifikasi bermain, tradisional.
PERBEDAAN PENGARUH CIRCUIT TRAINING DAN FARTLEK TRAINING TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX DAN INDEKS MASSA TUBUH Almy, Muh. Akmal; Sukadiyanto, Sukadiyanto
Jurnal Keolahragaan Vol. 2 No. 1: April 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.203 KB) | DOI: 10.21831/jk.v2i1.2603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) metode circuit training lebih efektif daripada metode fartlek training dalam meningkatkan VO2Max pada pemain sepakbola (2) Indeks Massa Tubuh (IMT) rendah lebih baik/bagus daripada Indeks Massa Tubuh (IMT) tinggi terhadap peningkatan VO2 Max pemain sepakbola, (3) Ada kecenderungan interaksi antar kedua kelompok latihan dan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap peningkatan VO2Max. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2. Instrumen dalam penelitian ini adalah Multistage Test dan IMT. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode circuit training dan metode fartlek training terhadap peningkatan VO2Max pemain sepakbola SSB Putratama Bantul dan SSB Baturetno Bantul usia 16-17 tahun, terbukti dari nilai p = 0.020 < 0.05. (2) terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) rendah dan Indeks Massa Tubuh (IMT) tinggi terhadap peningkatan VO2Max pemain sepakbola SSB Putratama Bantul dan SSB Baturetno Bantul usia 16-17 tahun, terbukti dari nilai p = 0.080 < 0.05. (3) Terdapat interaksi yang signifikan antara kedua kelompok latihan dan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap peningkatan VO2Max, terbukti dari nilai p = 0.000 < 0.05. Jadi dapat disimpulkan bahwa: (a) Metode circuit training lebih efektif meningkatkan VO2Max untuk pemain sepakbola yang mempunyai IMT rendah, (b) Metode fartlek training lebih efektif meningkatkan VO2Maxuntuk pemain sepakbola yang mempunyai IMT tinggi.Kata kunci: Circuit training, fartlek training, VO2Max, IMT, sepakbola.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN BERBASIS KOMPUTER UNTUK SMA Cahyati, Suci; Suherman, Wawan S.
Jurnal Keolahragaan Vol. 2 No. 1: April 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.071 KB) | DOI: 10.21831/jk.v2i1.2604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa CD pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan berbasis komputer untuk SMA yang valid dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Media yang dikembangkan memuat materi tentang HIV/AIDS. Pengembangan media pembelajaran ini menggunakan software Adobe Flash Cs3 Professional. Media yang telah dikembangkan melalui dua tahap penelitiannya itu validasi ahli dan uji coba lapangan. Berdasarkan validasi ahli dan uji coba lapangan hasil penelitian menunjukkan produk termasuk kriteria "Sangat baik" dengan rerata skor 4,25. Hasil tes siswa mengalami peningkatan dari rerata skor pretest 5,53 dan rerata skor posttest7,56. Berdasarkan hasil tes tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan efektif digunakan dalam pembelajaran di SMA.Kata kunci: Pengembangan media, penjasorkes, SMA
UPAYA PENINGKATAN KARAKTER SISWA SMA DALAM PERMAINAN BOLA BASKET MELALUI MODEL TPSR Nurina, Titis; Sukoco, Pamuji
Jurnal Keolahragaan Vol. 2 No. 1: April 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.459 KB) | DOI: 10.21831/jk.v2i1.2605

Abstract

Pembelajaran pendidikan jasmani dalam model TPSR lebih menekankan pada kondisi siswa dan pendekatannya juga berorientasi kepada aktualisasi diri dan rekonstruksi sosial siswa di dalam pembelajaran permainan bola basket. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter tanggung jawab, kerja sama, dan percaya diri siswa putri kelas XI IPS 2 SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta dengan model TPSR dalam pembelajaran permainan bola basket. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian adalah seluruh siswa putri kelas XI IPS 2 SMA Muhammadiyah 3 yang berjumlah sembilan siswa. Analisis data menggunakan analisis diskriptif, kualitatif, dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran TPSR dapat meningkatkan karakter tanggung jawab dan kerja sama dalam pembel-ajaran permainan bola basket yang berdampak pada kepercayaan diri siswa putri kelas XI IPS 2 SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta yang dapat dilihat dari peningkatan nilai keterampilan psikomotor, kognitif, dan afektif siswa.Kata Kunci: TPSR, karakter, permainan bola basket
PENGEMBANGAN MODEL PERMAINAN RINTANGAN (HANDICAP GAMES) UNTUK LATIHAN KEBUGARAN JASMANI ANAK USIA 10-12 TAHUN Juniarta, Tonang; Siswantoyo, Siswantoyo
Jurnal Keolahragaan Vol. 2 No. 1: April 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.92 KB) | DOI: 10.21831/jk.v2i1.2606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model permainan rintangan untuk latihan kebugaran jasmani anak usia 10-12 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengadaptasi model dari Borg dan Gall (1983), dengan tujuh tahap yaitu: (1) pengumpulan informasi, (2) analisis kebu-tuhan, (3) produk awal, (4) validiasi ahli dan revisi, dan (5) uji coba skala kecil dan revisi, (6) uji coba skala besar, dan (7) produk akhir. Uji coba skala kecil dilakukan terhadap 40 anak di SD Negeri 1 Klaten. Uji coba skala besar dilakukan terhadap 120 di SD Negeri 2 Klaten dan SD Negeri 4 Klaten. Instrumen pengumpulan: (1) pedoman wawancara, (2) skala nilai, (3) pedoman observasi permainan, (4) pedoman observasi keefektifan permainan. Teknik analisis data adalah deskritif kualitatif dan kuantitaif. Hasil penelitian ini berupa buku pedoman pelaksanaan model permainan rintangan. Adapun permainan ini terdiri dari 11 variasi permainan rintangan yang disusun berdasarkan prinsip tumbuh kembang anak, teori ber-main, dan teori latihan kebugaran jasmani. Model permainan rintangan ini terdiri dari: (a) berguling samping dilanjutkan dengan lari lurus sejauh 10 meter, (b) lari cepat berjarak 10 m melewati rintangan kardus yang disusun bervariasi, (c) merobohkan semua cone yang berada di dalam area, (d) berlari zig-zag melintasi rintangan cone, (e) berlari melintasi rintangan papan titian, (f) walking on the moon menggunakan papan titian, (g) berlari memindahkan bola dengan shuttle run membentuk angka delapan jarak 5 m melewati rintangan tiang pancang, (h) lompat satu kaki melewati lingkaran, (i) pole flying, (j) lari balok, dan (k) mengumpulkan cone dengan warna yang sesuai dengan petunjuk yang diterima. Dari hasil penilaian para ahli materi dapat ditarik kesimpulan bahwa model permainan rintangan yang dikembangkan sangat baik untuk latihan kebugaran jasmani anak usia 10-12 tahun sehingga model permainan layak digunakan.Kata Kunci: model permainan rintangan (handicap games), kebugaran jasmani usia 10-12 tahun.
MODIFIKASI MODEL PEMBELAJARAN SPORT EDUCATION BERBASIS KEJUARAAN UNTUK GURU PENJAS SMP Dalton, Wilian; Rachman, Hari Amirullah
Jurnal Keolahragaan Vol. 2 No. 1: April 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.758 KB) | DOI: 10.21831/jk.v2i1.2607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk modifikasi model pembelajaran sport education berbasis kejuaraan untuk guru penjas SMP, dalam bentuk buku panduan pelaksanaan model pembelajaran berbasis kejuaraan. Penelitian ini merupakan penelitian dan modifikasi. Pengembangan dilakukan mengacu pada model pengembangan Borg & Gall dan Sugiyono dengan beberapa modifikasi menjadi lima tahap. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa SMP 1 Panggang, SMP 1 Mlati dan MTs Banyusoca. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi untuk ahli dan praktisi penjas, lembar observasi, angket untuk penilaian guru dan angket untuk tanggapan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Prosedur pengembangan melalui lima tahap, yaitu tahap studi pendahuluan, tahap desain produk, Tahap validasi ahli, tahap uji coba dan revisi produk dan tahap produk akhir. (2) Buku terdiri atas tiga bab, yaitu bab 1, pengenalan pembelajaran berbasis kejuaraan; bab 2, tata laksana pembelajaran berbasis kejuaraan; dan bab 3, penutup. (3) Hasil validasi menunjukkan buku panduan yang dikembangkan layak digunakan dengan kategori sangat tinggi. (4). Penilaian guru pendidikan jasmani terhadap kualitas buku panduan dengan rerata sebesar 16 (masuk dalam kategori sangat tinggi). Tanggapan siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran sport education rerata sebesar 9,06 (masuk dalam kategori sangat tinggi). (5) Kesimpulannya buku panduan pelaksanaan model pembelajaran sport education layak untuk digunakan sebagai sumber belajar.Kata kunci: modifikasi buku panduan, penjas, sport education model
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Asep Ardiyanto; Pamuji Sukoco
Jurnal Keolahragaan Vol 2, No 2: September 2014
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.783 KB) | DOI: 10.21831/jk.v2i2.2608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran berbasis permainan tradisional untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak tunagrahita ringan yang layak digunakan. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi, (2) analisis hasil informasi, (3) mengembangkan produk awal, (4) validasi ahli dan revisi, (5) uji coba skala kecil, (6) revisi, (7) uji coba skala besar, (8) revisi akhir, (9) pembuatan produk final, dan (10) diseminasi dan implementasi produk final. Uji coba skala kecil dilakukan terhadap 6 siswa tunagrahita ringan SLB Tunas Kasih 2 Turi. Uji coba skala besar dilakukan terhadap 12 siswa tuna-grahita ringan SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menghasilkan model pembelajaran, yaitu: (1) balap sarung, (2) lempar karet, (3) dorong ban, (4) engkling, (5) pukul balon, (6) layang-layang, (7) lompat tali, dan (8) pesawat terbang. Dari hasil analisis data penilaian para ahli materi dan guru SLB, ditarik kesimpulan bahwa pengembangan model pembelajaran ini sangat baik dan efektif. Kata kunci: pengembangan, permainan tradisional, pembelajaran motorik kasar, anak tunagrahita ringan.
MODEL PERMAINAN TEMATIK INTEGRATIF UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI, MENGENAL HURUF DAN ANGKA ANAK TK Asriansyah Asriansyah; Suharjana Suharjana
Jurnal Keolahragaan Vol 2, No 2: September 2014
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.967 KB) | DOI: 10.21831/jk.v2i2.2609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model permainan bagi anak TK untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengenal huruf, dan angka. Langkah-langkah penelitian dan pengembangan ini adalah: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4), validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba produk, (9) revisi produk, dan (10) produksi masal. Uji coba penelitian dilakukan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Karangmalang, TK Nasional Samirono, dan TK Kartini Karanggayam berjumlah 57 anak. Teknik anlisis data yakni analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menghasilkan enam macam model permainan yakni: (1) permainan Kupu-kupu Terbang, (2) permainan Lompat Kelinci, (3) permainan Pesawat Terbang, (4) permainan Lompat Balok, (5) permainan Ular dan Katak, dan (6) permainan Jalan Kepiting. Hasil penilaian para pakar dan praktisi menyimpulkan, model permainan tematik integratif sangat baik digunakan di TK. Kata Kunci: permainan, kebugaran jasmani, huruf, angka
PENGARUH METODE LATIHAN PUKULAN DAN KELINCAHAN TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN BULUTANGKIS ATLET TINGKAT PEMULA Dhedhy Yuliawan; FX Sugiyanto
Jurnal Keolahragaan Vol 2, No 2: September 2014
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.577 KB) | DOI: 10.21831/jk.v2i2.2610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan pengaruh antara metode drill dan metode strokes terhadap keterampilan bermain bulutangkis atlet tingkat pemula, (2) perbedaan pening-katan keterampilan bermain bulutangkis antar atlet yang memiliki kelincahan tinggi dan kelincahan rendah, (3) interaksi antara metode latihan dan kelincahan terhadap keterampilan bermain bulutangkis atlet tingkat pemula. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2x2. Populasi dalam penelitian ini adalah atletklub PB. Manunggal, PB. Natura dan PB. Surya Mataram yang berjumlah 46 atlet. Besarnya sampel yang diambil sebanyak 24 atlet. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan Uji t dan ANAVA. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode drill dan metode strokes terhadap peningkatan keterampilan bermain bulutangkis, (2) ada perbedaan keterampilan bermain bulutangkis atlet pemula yang memiliki kelincahan tinggi dan kelincahan rendah, (3) tidak ada interaksi antara metode latihan dan kelincahan terhadap keterampilan bermain bulutangkis atlet tingkat pemula. Kata Kunci: metode drill, metode strokes, kelincahan, bulutangkis
PENINGKATAN HASIL PEMBELAJARAN LARI SPRINT 60 METER MELALUI METODE PERMAINAN SDN 009 TELUK PELALAWAN Indra, Gevi; Lumintuarso, Ria
Jurnal Keolahragaan Vol 2, No 2: September 2014
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.883 KB) | DOI: 10.21831/jk.v2i2.2611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat siswa terhadap pembelajaran lari sprint dan hasil belajar keterampilan lari sprint 60 m melalui metode pendekatan permainan lari membawa gelang dan mangkok pada siswa kelas atas SD Negeri 009 Teluk Tahun Pelajaran 2013/2014 Kabupaten Pelalawan Riau. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas atau classroom action research yang berlangsung dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 009 Teluk Kabupaten Pelalawan Riau yang berjumlah 24 orang siswa. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, tes unjuk kerja dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat siswa terhadap pembelajaran lari sprint dan hasil belajar keterampilan lari sprint 60 m siswa mengalami peningkatan. Hasil pretest tentang minat siswa terhadap pembelajaran lari sprint 60 m sebesar 29% dan pada posttest meningkat sebesar 75% kategori berminat. Sedangkan hasil belajar keterampilan lari sprint 60 m siswa pada pretest dengan nilai rata-rata 60, pada siklus pertama pertemuan kedua meningkat dengan nilai rata-rata sebesar 64,58 dan siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal 37% atau sebanyak 9 orang siswa. Siklus kedua, pertemuan kedua meningkat dengan nilai rata-rata sebesar 74,58 dan siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal 100% atau 24 orang siswa. Kata kunci: Hasil belajar, lari sprint 60 m, bermain lari gelang dan mangkok.

Page 3 of 29 | Total Record : 290