cover
Contact Name
Herlina
Contact Email
herlina.untad@gmail.com
Phone
+6282213291970
Journal Mail Official
herlina.untad@gmail.com
Editorial Address
PGSD, FKIP, Universitas Tadulako. Jl. Soekarno Hatta KM 9 Tondo, Mantikulore, Palu Timur Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Dikdas
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23023945     EISSN : 26215217     DOI : -
Basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods, and instructional media
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014)" : 10 Documents clear
PENGGUNAAN GARIS BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT DI KELAS V SD INPRES 3 BESUSU Sitti Adha; Baharuddin Paloloang; Akina Akib
Jurnal Dikdas Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.791 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peningkatan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat pada siswa kelas V SD Inpres 3 Besusu Palu melalui penggunaan garis bilangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat.Untuk menjawab permasalahan di atas, peneliti melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 4 langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Inpres 3 Besusu sebanyak 26 siswa yang terdiri dari laki-laki 14 orang dan perempuan 12 orang. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar pengamatan/observasi siswa dan guru, serta evaluasi tes yang akan diajarkan pada setiap siklus. Kemudian data dianalisis secara kuantitatif dan kualitataif. Indikator kinerja secara klasikal adalah minimal 80% dan secara individu minimal 70. Jika sudah mencapai target yang direncanakan dianggap berhasil dan selesai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar matematika pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat yaitu peningkatan pada aktivitas belajar siswa dengan perolehan nilai siklus I yaitu 62,50% pada siklus II naik menjadi 72,50%. Kemudian daya serap klasikal pada siklus I sebesar 70,38% pada siklus II naik menjadi 81,92%. Serta ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 69,23% kemudian pada siklus II naik menjadi 84,62%. Hasil lembar observasi berdasarkan perolehan hasil penelitian tindakan kelas ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan garis bilangan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat pada siswa kelas V SDN Inpres 3 Besusu. Kata Kunci: Garis Bilangan, Hasil Belajar, Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PKN KELAS V MELALUI METODE DISKUSI DI SDN NO 1 LOLI DONDO Andriani Andriani; Anthonius Palimbong; Rizal Rizal
Jurnal Dikdas Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.787 KB)

Abstract

Masih rendahnya hasil belajar PKn di SDN No 1 Loli Dondo, terkait kurangnya variasi metode pembelajaran yang digunakan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn melalui metode Diskusi di Kelas V SDN No 1 Loli Dondo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan  kelas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 32,35% dan daya serap klasikal sebesar 54,55%. Sedangkan pada siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 82,35% dan daya serap klasikal 85,29%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan daya serap klasikal minimal 65% dan ketuntasan belajar klasikal minimal 80%. Berdasarkan daya serap klasikal dan ketuntasan belajar klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Diskusi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran PKn di kelas V SDN No 1 Loli Dondo. Kata Kunci :  Peningkatan Hasil Belajar, PKn, Metode  Diskusi
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS DI SEKOLAH DASAR KECIL CEMPAKA SARI MELALUI PENERAPAN PENCAPAIAN KONSEP PADA KELAS IV TAHUN 2013 Nashrullah Nashrullah; Dahlia Syuaib; Nining Lestari
Jurnal Dikdas Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.787 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS melalui penerapan pencapaian konsep siswa kelas IV Sekolah Dasar Kecil Cempaka Sari kecamatan Sausu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV dengan jumlah 12 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Dalam penelitian ini terdapat empat tahap pelaksanaan penelitian yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi terhadap hasil tindakan. Dari empat tahap penelitian dilakukan 2 siklus pembelajaran. Dari hasil tindakan siklus I terdapat 7 orang yang belum tuntas dan ketuntasan klasikal baru mencapai 41,67%, sehingga penelitian dilanjutkan pada siklus II, karena pada siklus I belum mencapai indikator kinerja yang telah ditetapkan. Pada siklus II, persentase ketuntasan klasikal meningkat hingga mencapai 91,6%. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pencapaian konsep dapat meningkatkan hasil belajar IPS dan aktivitas siswa di Sekolah Dasar Kecil Cempaka Sari. Kata Kunci: Hasil Belajar, IPS dan Pencapaian Konsep
PENGARUH PENDEKATAN WHOLE LANGUAGE TERHADAP HASIL BELAJAR MEMBACA PEMAHAMAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SD Noor Alfulaila
Jurnal Dikdas Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1117.196 KB)

Abstract

Effect of the whole language  approach on the learning achievement in indonesian language  reading comprehension of year  IV Students of Elementary Schools. This study aims to investigate effects of  whole language approach on learning achievement in indonesian language reading comprehension of groups of students based on their learning motivation. This study was an experimental study employing a 2x2 factorial design. The independent variabel had two levels, i.e.  the Whole language approach and the konvensional approach. The population comprised all 46 Year IV students of SDN Madinaturramlah. The instruments consisted of an achievement test and a learning motivation questionnaire. The data were analyzed by a amean of two way ANOVA and the Scheffee test. The results show that (1) the is no difference in learning achievement between the students in the experimental group and those in the control group, (2) there is a difference in learning achievement between students with hight motivation in the experimental group and those in the control group, (3) there is no interaction between approaches and learning motivation. Keywords: Learning achievement in reading comprehension, whole language approach, learning motivation
HUBUNGAN KOMUNIKASI ORANG TUA DAN GURU DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SDN INPRES 2 LOLU Jemi Karter; Huber Yaspin Tandi; Yusdin Gagaramusu
Jurnal Dikdas Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.327 KB)

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan antara komunikasi orang tua dan guru dengan prestasi belajar siswa SDN Inpres 2 Lolu. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan komunikasi yang dilakukan orang tua dan guru dengan prestasi belajar siswa SDN Inpres 2 Lolu.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SDN Inpres 2 Lolu yang berjumlah 201 siswa. Adapun sampel yang diambil yaitu kelas V sebanyak 19 siswa, tehnik pengambilan sampel ini adalah purposive sampling. Untuk mengumpulkan data, digunakan instrumen berupa angket yang diberikan kepada orang tua siswa serta melihat hasil nilai raport. Selanjutnya data yang terkumpul diolah dan dianalisis dengan menggunakan teknik presentase dan korelasi product moment pada taraf kepercayaan 95%.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 0% siswa yang komunikasi orang tuanya dan guru tergolong sangat tinggi, 26,31% siswa yang komunikasi orang tuanya dan guru tergolong tinggi, 57,89% siswa yang komunikasi orang tuanya dan guru tergolong sedang, 15,80% siswa yang komunikasi orang tuanya dan guru tergolong rendah, dan 0% siswa yang komunikasi orang tuanya dan guru tergolong sangat rendah. Selanjutnya untuk prestasi belajar siswa terdapat 15,80% siswa yang memiliki prestasi belajar sangat tinggi, 78,94% siswa yang memiliki pretasi belajar tinggi, 5,26% siswa yang memiliki prestasi belajar sedang, dan 0% siswa yang memiliki prestasi belajar rendah maupun sangat rendah. Dari hasil pengujian analisis inferensial dengan menggunakan rumus korelasi pada taraf kepercayaan 95% atau α = 0,05% diperoleh rh (r hitung) = 0,062 dikonsultasikan dengan tabel r diperoleh 0,456, dengan demikian rh (r hitung) < rt (r tabel) atau 0,062 < 0,456. Artinya Ho yang menyatakan tidak ada hubungan komunikasi orang tua dan guru dengan prestasi belajar siswa diterima. Dengan demikian hipoteis altenatif (Ha) yang diajukan ditolak. Jadi, tidak ada hubungan positif antara komunikasi orang tua dan guru dengan prestasi belajar siswa SDN Inpres 2 Lolu. Kata Kunci: Komunikasi Orang Tua dan Guru, Prestasi Belajar
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN DI KELAS IV SDN 1 BALE DENGAN MENGGUNAKAN METODE TANYA JAWAB Ian Trianti; Widayati Pujiastuti; Rizal Rizal
Jurnal Dikdas Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (864.803 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu apakah dengan penggunaan metode tanya jawab dalam pembelajaran PKn dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 1 Bale? Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn dengan menggunakan metode tanya jawab di kelas IV SDN 1 Bale. Penelitian ini adalah penelitian tindakan  kelas yang dilaksanakan  di SDN 1 Bale, melibatkan 20 orang siswa terdiri atas 9 orang laki-laki dan 11 orang perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014. Penelitian  ini  menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri  atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat  tahap  yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 50% dan daya nilai rata-rata hasil belajar siswa 56%. Pada tindakan siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 90% dan nilai rata-rata hasil belajar siswa 80%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan ketuntasan belajar klasikal minimal 80% dan nilai rata-rata hasil belajar siswa minimal 65%. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode tanya jawab dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn di kelas IV SDN 1 Bale. Kata Kunci :  Hasil Belajar, Metode Tanya Jawab
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PELAKSANAAN KEGIATAN PRAKTEK LAPANGAN MATA KULIAH MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH Yusdin Gagaramusu
Jurnal Dikdas Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1088.818 KB)

Abstract

Studi ini bertujuan dengan tujuan untuk mengidentifikasi persepsi mahasiswa PGSD tentang pelaksanaan praktek lapangan pada mata kuliah MBS, efektifitas praktek lapangan dalam meningkatkan wawasan tentang materi MBS serta implementasi MBS di sekolah mitra. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan 85% mahasiswa berpendapat bahwa hal-hal yang harus dilakukan pada masa persiapan seperti tertulis dalam panduan praktek lapangan secara umum jelas. Akan tetapi masih ada keraguan dari sebagian mahasiswa (15%) tentang kejelasan panduan praktek lapangan. Data hasil penelitian juga menunjukan bahwa 91,7% mahasiswa berpendapat bahwa kegiatan praktek lapangan sangat efektif untuk meningkatkan wawasan mereka tentang materi MBS dan 8,3% lainnya berpendapat efektif. Sehubungan dengan implementasi MBS di sekolah mitra, 75% mahasiswa berpendapat bahwa MBS telah diimplementasikan di sekolah dan 25% lainnya berpendapat sekolah belum mengimplementasikan MBS.   Kata kunci: Persepsi, Praktek Lapangan, MBS
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT MELALUI PENGGUNAAN GARIS BILANGAN DI KELAS V SDN NO. 1 TALAGA Annisa Marpudin; Mustamin Idris; Ibnu Hajar
Jurnal Dikdas Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1100.903 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya pemahaman siswa kelas V SDN No. 1 Talaga pada materi penjumlahan dan pengurangan menggunakan garis bilangan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan garis bilangan yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDNNo. 1 Talaga pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Desain penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiriatas 4 komponen yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan 2 siklus, siklus I membahas tentang penjumlahan bilangan bulat, siklus II membahas tentang pengurangan bilangan bulat. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V SDNNo. 1 Talaga dengan jumlah siswa 35 orang yang terdiri dari 22 orang laki-laki dan 13 orang  perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data kualitatif yang di peroleh dari siswa dan guru serta data kuantitatif yang didapat dari hasil evaluasi. Dari hasil penelitian diperoleh hasil tes tindakan siklus I yaitu tuntas klasikal sebesar 88,57%. Selanjutnya hasil observasi aktifitas guru dan siswa pada siklus I masing-masing dalam kategori baik. Tindakan pada siklus II ketuntasan klasikal 91,42%. Sedangkan aktifitas guru dan siswa pada siklus II masing-masing masuk dalam kategori baik. Berdasarkan perolehan tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan garis bilangan dapa tmeningkatkan hasil belajar siswakelas V SDN No. 1 Talaga pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Kata Kunci: Hasil Belajar, Garis Bilangan, Penjumlahan dan Pengurangan
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD ADVENT OLOBARU KECAMATAN PARIGI SELATAN DALAM MATA PELAJARAN IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW Eveline Rumoroy; Bonifasius Saneba; Charles Kapile
Jurnal Dikdas Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1010.82 KB)

Abstract

Rumusan masalah penelitian ini adalah Apakah dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dalam Pembelajaran IPS Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Advent Olobaru? Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada pembelajaran IPS dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Advent Olobaru. Jumlah siswa yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah 14 orang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Rancangan penelitian mengikuti tahap penelitian yang mengacu pada modifikasi diagram Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu 1) Perencanaan tindakan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, serta tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian dan analisis data,dapat disimpulkan bahwapada  siklus I diperoleh ketuntasan belajar individu 8 siswa dari jumlah 14 siswa, dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 57,14% dan daya serap klasikal sebesar 64, 28%. Siklus II diperoleh siswa yang tuntas belajar individu 12 siswa dai 14 siswa, dengan jumlah persentase ketuntasan klasikal sebesar 85,71%dan daya serap klasikal sebesar 75%. Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa  penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPSdengan pokok bahasan Peran Tokoh Pejuang Dalam Persiapan Kemerdekaan di kelas V SD Advent Olobaru. Kata Kunci : Kooperatif, Tipe Jigsaw, IPS, Hasil Belajar
PENERAPAN COOPERATIF LEARNING TIPE JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN IPA TENTANG PESAWAT SEDERHANA SISWA KELAS V SDN NO 1 LOLI SALURAN KECAMATAN BANAWA KABUPATEN DONGGALA Dewi Dewi; Nadjamuddin Laganing; Bustamin Bustamin
Jurnal Dikdas Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1170.131 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA tentang materi pesawat sederhana di kelas V SDN No. 1 Loli Saluran melalui  penerapan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan  kelas yang dilaksanakan secara bersiklus. Hasil penelitian menunjukkan pada tindakan siklus I, jumlah siswa yang mendapatkan nilai ≥ 70 adalah 13 orang dengan presentasi 46,43 %, sedangkan siswa yang mendapatkan nilai ≤ 70 adalah 15 orang dengan presentasi 53,57 %, maka disimpulkan bahwa pembelajaran masih belum berhasil sesuai yang telah ditetapkan yakni 75 % dari jumlah siswa mendapatkan nilai ≥ 70. Dengan demikian indikator pembelajaran belum tercapai sesuai dengan harapan peneliti. Pada tindakan siklus II, jumlah siswa yang mendapatkan nilai ≥ 70 adalah 18 orang dengan presentasi 64,29 %, sedangkan siswa yang mendapatkan nilai ≤ 70 adalah 10 orang dengan presentasi 35,71 %, maka disimpulkan bahwa pembelajaran masih belum berhasil sesuai yang telah dditetapkan yakni 75 % dari jumlah siswa mendapatkan nilai ≥ 70. Pada tindakan siklus III dalam proses dan akhir pembelajaran diperoleh data sebagai berikut: (1) siswa memiliki keberanian mengemukakan ide/ pendapat pada saat diskusi kelompok, (2) siswa sangat antusias dalam menyelesaikan soal yang ada pada lembar pengamatan dan lembar tugas, dan (3) pengelolaan kelas berjalan secara optimal dan pengelolaan waktu sudah efisien, sehingga kemampuan siswa dalam menyerap dan memberikan pandangan/pendapat  sampai pada tahap yang diinginkan. Kondisi pembelajaran pada tindakan siklus II berpengaruh pada hasil tes tes formatif  siswa. Jumlah siswa yang mendapatkan nilai ≥ 70 adalah 28 orang dengan presentasi 100 %, maka disimpulkan bahwa pembelajaran berhasil sesuai yang telah dditetapkan yakni 75 % dari jumlah siswa mendapatkan nilai ≥ 70. Dengan demikian indikator pembelajaran telah tercapai sesuai dengan harapan peneliti dan dapat disimpulkan bahwa penerapan cooperative learning tipe JIGSAW dalam pembelajaran IPA tentang pesawat sederhana dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN No. 1 Loli Saluran. Kata Kunci :  Cooperatif Learning tipe Jigsaw, IPA, Peta Konsep

Page 1 of 1 | Total Record : 10