cover
Contact Name
Irfan Arifin
Contact Email
-
Phone
+62411888524
Journal Mail Official
jurnaldeskomvisunm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Daeng Tata, Parang Tambung, Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Tanra : Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar
ISSN : 24076066     EISSN : 27154629     DOI : https://ojs.unm.ac.id/tanra/about/contact
Core Subject : Art,
Jurnal TANRA ini diterbitkan 3 kali diterbitkan untuk mengembangkan keilmuan dan keprofesian desain komunikasi visual dengan segala aspek keilmuannya. Desain komunikasi visual, desain komunikasi visual dan komunikasi, desain komunikasi visual dan teknologi informasi. Artikel yang dikelola dengan proses Ulasan Double Blind Peer dengan akses terbuka atau dapat didowload secara penuh. Jurnal TANRA diterbitkan dalam bidang Seni, dan Desain, diterbitkan tiga kali dalam publikasi.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 3 (2022): September - Desember" : 10 Documents clear
Makna Pesan Pada Iklan Nike Kolaborasi Colin Kaepernick (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Pada Iklan Nike Kolaborasi Colin Kaepernick) Kailas Jonathan Leopord; Twin Agus Pramonodjati
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 3 (2022): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i3.36400

Abstract

Iklan adalah sebuah produk yang dihasilkan oleh perusahaan dalam memberikan informasi terkait produk atau jasa, dimana target iklan ini biasanya ditunjukan kepada target yang telah ditetapkan. Iklan yang diproduksi tersebut tentunya berbuah dalam sebuah pesan yang dituangkan dalam tulisan maupun ilustrasi yang merepresentasikan pesan tersebut. Khalayak yang menjadi sasaran maupun hanya sekedar melihat, ikut memaknai iklan tersebut, sehingga pemaknaan inilah yang bersifat berbeda-beda bagi sebagian orang. Tidak terkecuali iklan Nike versi Colin Kaepernick yang menjadi objek penelitian penulis, iklan ini  mendapatkan respon negatif dan juga positif bersamaan, bahkan di cekal oleh presiden Donald Trump saat itu. Dimana ini menjadi daya tarik tersendiri, bahkan dari penulis. Karena iklan ini menjadi pertama kalinya dalam sejarah kenaikan penjualan hingga 30%. Penelitian dilakukan untuk mengetahui makna pesan apa yang terselubung di dalam iklan ini. Metode penelitian yang dilakukan penuis adalah kualitatif deskriptif pendekatan analisis wacana kritis model Norman Fairclough dengan paradigma kritis. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pesan iklan yang dibalut emosional dan sesuai pada kejadian sosial bermasyarakat, membuat pesan iklan ini dapat diminati dan sampai pada hati masyarakat sasaran. Namun, dibalik pesan ini terdapat maksud terselubung yang tersirat demi keuntungan sebuah brand dalam mecapai sebuah peningkatan penjualan, nama baik, serta brand awereness.
PENGARUH WARNA DAN JARAK SOSIAL PADA PEMBATAS ANTRIAN TERHADAP PERSEPSI WASPADA PENGUNJUNG DI AREA KASIR DIMASA PANDEMI Andrianto Andrianto; Chris Chalik
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 3 (2022): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i3.38169

Abstract

Dimasa New Normal pembatas dan jarak sosial di area kasir sangat dibutuhkan untuk dapat meningkatkan kewaspadaan pengunjung saat mengantri agar tetap berada dalam jarak aman. Pada penelitian sebelumnya, variabel yang dianggap relevan dalam meningkatkan kewaspadaan dilakukan secara terpisah, untuk itu penelitian ini dilakukan dengan cara  mengkombinasikan variabel yang dapat meningkatkan kewaspadaan pengunjung saat mengantri di area kasir. Metode eksperimen melibatkan 20 responden untuk menilai sekaligus menguji kombinasi variabel warna pada pembatas antrian dan jarak sosial antara pembatas yang satu dan yang lainnya yang dianggap paling signifikan dalam meningkatkan kewaspadaan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kombinasi variabel warna merah pada pembatas antrian dan jarak sosial 3 meter antar pembatas antrian yang dianggap paling dapat mempengaruhi persepsi waspada pengunjung saat mengantri di area kasir. Hal ini dibuktikan kombinasi variabel ini menunjukkan respon yang paling positif diantara kombinasi variabel lainnya.
PERANCANGAN BUSANA PRIA DENGAN INSPIRASI MOTIF JAWA HOKOKAI MENGGUNAKAN POLA ZERO WASTE Nadya Putri Rahma Tsani; Sari Yuningsih
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 3 (2022): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i3.36695

Abstract

Batik merupakan salah satu teknik rekalatar yang sudah ada sejak kerajaan Majapahit yang kini telah tumbuh menjadi fashion dan gaya hidup berbagai kalangan. Sehingga, batik tidak lagi hanya sebatas komoditas ekonomi dan tradisi. Namun, Supriono (2016) menyatakan bahwa tekstil impor bermotif batik hingga pembajakannya mulai membanjiri pasaran dalam negeri. Begitupun dengan maraknya perkembangan industri fast fashion saat ini yang memberikan dampak pada daya saing produksi pengrajin motif batik. Salah satunya ialah motif Jawa Hokokai. Solusi yang dapat dilakukan adalah membuat rancangan motif Jawa Hokokai yang efektif agar dapat bersaing dalam industri fast fashion. Disamping itu, terdapat potensi untuk menerapkan motif Jawa Hokokai pada busana pria dengan menggunakan pola zero waste agar dapat meminimalisir limbah serta memberi keuntungan bagi produsen dalam mengefektifkan penggunaan kain. Pola zero waste merupakan teknik yang dalam proses pembuatan polanya telah dirancang sedemikian rupa agar tidak menghasilkan limbah atau sisa kain. Adapun tujuan penelitian yaitu merancang busana pria dengan inspirasi motif Jawa Hokokai menggunakan pola zero waste. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, wawancara, observasi dan eksplorasi. Hasil Akhir dari penelitian ini yaitu produk busana pria dengan motif Jawa Hokokai sebagai inspirasi elemen dekoratif yang menggunakan pola zero waste pada produksinya.
PERANCANGAN TAS KERTAS RAMAH LINGKUNGAN RUMAH MAKAN PECEL LELE METRO KOTA BANDUNG DENGAN MENGGUNAKAN KERTAS BENIH DAUR ULANG Terbit Setya Pambudi; Chris Chalik
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 3 (2022): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i3.38380

Abstract

Di mana pun kita tinggal, hanya ada satu rumah yang kita miliki bersama, yaitu Bumi. Dalam beberapa tahun terakhir, efek perubahan iklim menjadi hal yang lebih mendesak untuk segera diatasi bersama lewat pilihan gaya hidup dan keseharian kita dalam berinteraksi dengan alam tempat kita tinggal. Istilah ramah lingkungan telah menjadi kata kunci yang populer yang digunakan di seluruh dunia Ramah lingkungan secara sederhana berarti tidak berbahaya bagi lingkungan, baik dari proses sebelum produk itu dihasilkan maupun dari hasil setelah sebuah produk digunakan. Salah satu dampak kerusakan lingkungan yang umumnya terjadi adalah penggundulan hutan, dimana pohon-pohon dieksplotasi untuk diolah menjadi berbagai produk olahan kayu, dan salah satunya adalah kertas. Perancangan tas kertas ramah lingkungan ini akan menggunakan kertas benih daur ulang sebagai bahan baku utamanya. Kertas benih adalah kertas daur ulang yang mengandung benih tanaman buah maupun sayuran, dimana selain mudah diurai oleh tanah, bersumber dari kertas limbah yang didaur ulang dan tidak berbahaya bagi lingkungan, manfaat dari penggunaan kertas ini akan membantu mengurangi emisi karbon dan polusi udara lainnya yang bersumber dari alat transportasi pengangkutnya, karena sebagian besar sayur dan buah yang kita konsumsi menempuh jarak yang sangat jauh dari petani hingga tersedia di pasar. Metode yang digunakan dalam perancangan tas kertas  ini adalah User Centered Design. dimana  perancangan berpusat dari kebutuhan pengguna dan mengesampingkan pertimbangkan sekunder perancang, seperti halnya estetika yang bersifat subjektif.
PENGEMBANGAN MOTIF BATIK CAP MENGGUNAKAN KONSEP MODULAR STAMP PADA PRODUK FASHION Durotul Masfufah; Ahda Yunia Sekar Fardhani
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 3 (2022): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i3.36791

Abstract

Batik berkembang pada akhir abad ke -18. Jenis batik yang banyak diminati konsumen adalah batik cap karena harganya yang lebih murah. Kehadiran teknik batik cap mempermudah pengrajin batik, karena penggunaan canting cap yang membuat pengerjaan lebih cepat. Dari sisi motif, motif batik cap terlihat homogen ketimbang batik tulis yang lebih memiliki keberagaman. Selain itu motif yang dihasilkan dari teknik batik cap biasanya berupa pengulangan motif yang bersifat sedikit monoton. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengembangan motif pada teknik batik cap. Pengembangan tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan konsep modular stamp yang memiliki potensi untuk menghasilkan kebaruan visual maupun variasi visual pada motif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data dari studi literatur, wawancara, dan eksplorasi. Hasil dari penelitian ini adalah canting cap modular, dan inovasi visual pada hasil pencetakan motif di kain. Selanjutnya lembaran kain bermotif ini dijadikan sebagai perancangan produk fashion. Keywords: Batik, Canting Cap, Modular Stamp, Fashion
ANALISIS PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP ANIMASI DALAM SERIAL NETLIX, LOVE, DEATH AND ROBOTS VOLUME 3 EPISODE 5 : KILL TEAM KILL Yayat Sudaryat; Chris Chalik
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 3 (2022): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i3.38599

Abstract

Netflix sebagai salah satu layanan streaming terbesar di dunia mempunyai banyak koleksi konten film maupun serial berbagai genre, salah satunya adalah animasi. Tidak sedikit penggemar animasi yang rela menyisihkan anggaran bulanan berlangganan Netflix, demi hanya untuk menonton film maupun serial animasi favoritnya. dari sekian banyak serial animasi yang paling populer di Netflix adalah serial Love, Death And Robots yang bergenre fiksi ilmiah. Salah satu episode yang dianggap terbaik untuk kategori animasi 2 dimensi adalah Love, Death And Robots volume 3 episode 5, yang berjudul Kill Team Kill. Episode ini dianggap oleh para penggemar Love Death And Robots dapat mewakili imajinasi mereka akan teori konspirasi dan rekayasa genetika. Selain menghadirkan plot yang sederhana dan mudah dipahami audiens dari sisi penulisan naskah, terdapat pula prinsip-prinsip visual dalam pembuatan karya animasi. Prinsip-prinsip yang berjumlah 12 ini diperkenalkan oleh 2 orang animator dari Disney, yaitu Ollie Johnston and Frank Thomas. 12 prinsip ini telah menjadi resep utama para animator dalam membuat karya animasi yang baik dalam memuaskan imajinasi penonton. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis apakah serial animasi Love Death And Robots volume 3 episode 5, yang berjudul Kill Team Kill. menerapkan 12 prinsip animasi dalam pembuatannya. penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa serial animasi Love Death And Robots volume 3 episode 5, yang berjudul Kill Team Kill secara keseluruhan telah menerapkan 12 prinsip animasi dengan cukup baik. Sehingga episode ini, secara teknis mampu mewujudkan memuaskan imajinasi penonton, seperti yang diutarakan oleh Ollie Johnston and Frank Thomas.
ANALISIS SEMIOTIKA TERHADAP SENI ILUSTRASI KOMIK STRIP KARYA IRFAN ARIFIN Suciarsyiani Suciarsyiani; Sofyan Salam; Aswar Aswar
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 3 (2022): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i3.35793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membedah 5 komik strip karya Irfan Arifin yang bertema komik kampus. Masing-masing komik strip dianalisis dengan pisau analisis semiotika Charles Sanders Peirce yakni relasi Tryadic dengan teori trikotomi (R-O-I) yang terdiri dari Representament (Qualisign, Sinsign, Legisign), Object (Icon, Index, Symbol), dan Interpretant (Rhema, Dicent, Argument). Kesembilan jenis tanda dalam trikotomi ini fokus mengidentifikasi, mengurai, dan menemukan tanda, kemudian tanda ditafsirkan dan dimaknai melalui proses berpikir yang disebut semiosis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tanda-tanda yang dipasang oleh komikus dalam kelima komik strip yang diteliti ialah berupa gambar yang terdiri dari gaya bahasa tubuh, ekspresi wajah, benda-benda dan warna. Adapun tanda yang terkandung dalam teks ialah berupa kalimat seruan, ungkapan, pertanyaan, jawaban, dan bunyi huruf. Semua tanda yang telah ditafsirkan merujuk pada makna yang bersifat sindiran dan mengandung pesan edukasi. Hal ini ditujukan kepada mahasiswa dan disajikan dalam balutan humor.Kata kunci: Semiotika, komik strip, tanda, makna, dan sindiran.
PERANCANGAN CORPORATE IDENTITY BUMDES DARUSSALAM, DESA BURAI, KECAMATAN TANJUNG BATU, KABUPATEN OGAN ILIR, SUMATERA SELATAN Aji Windu Viatra; M. Edo Pratama Putra
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 3 (2022): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i3.37743

Abstract

AbstrakPenciptaan ini bertujuan untuk merancang Corporate Identity yang memberikan citra yang baik bagi Bumdes Darussalam. Data riset kualitatif sebagai pendalaman informasi terkait dengan latar belakang, dan pandangan masyarakat. Bumdes Darussalam merupakan usaha desa di Desa Burai, yang dibangun untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Permasalahan yang terjadi pada Bumdes ini adalah belum ada identitas visual sebagai citra brand. Upaya mengatasi permasalahan tersebut peneliti membuat sebuah perancangan corporate identity. Perancangan dilakukan dengan dua tahap besar: (1) Perancangan, pada tahap ini dilakukan analisis SWOT, brainstorming, pengolahan data verbal dan visual, (2) Konsep Perancangan pada tahap ini dilakukan perencanaan kreatif, media, dan tata desain. Adapun metode visualisasi desain dirancangan dengan idea layout, rough layout, comprehensive layout, dan final desain. Visualisasi desain mengangkat gagasan nilai-nilai lokal dan sumber daya alam Desa Burai berupa penggunaan dari stilasi bentuk peta desa, kubah masjid, dan wujud inisial B. Hasil perancangan ini diharapkan dapat membangun citra positif dan menunjang eksistensi Bumdes Darussalam yang lebih baik.
ANALISIS KONTEN MEME SHIN-SANG SEBAGAI BAHASA GLOBAL Rayhan Akmal Fachrezi; Adi Bayu Mahadian
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 3 (2022): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i3.36218

Abstract

Meme merupakan sebuah gambar yang digunakan untuk mengekspresikan sebuah sindiran, kritikan, hingga memberikan sebuah motivasi. Meme bukan saja menjadi sebuah gambar yang lucu, namun terdapat pesan-pesan yang mampu disampaikan melalui meme. Melalui penggunaan meme pengguna internet dapat mengkomunikasikan sebuah fenomena yang sedang terjadi dengan bentuk visual yang menarik. Meme menjadi sebuah bahasa digital baru yang efektif dalam menyampaikan pesan. Salah satu fenomena meme yang marak muncul di media sosial yakni meme shin-sang yang viral pada tahun 2021 berhasil menyita perhatian pengguna internet. Meme shin-sang digunakan sebagai meme untuk menandakan urutan sebuah posisi seseorang ataupun berbagai macam hal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk, konten, sikap, yang terkandung dalam meme shin-sang sebagai sebuah bahasa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, paradigma strukturalisme. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan metode observasi. Hasil dari analisis konten meme shin-sang yaitu dengan menggabungkan unsur teks dan penambahan gambar atau simbol tambahan ke dalam bentuk meme dapat membuat meme menjadi sebuah bahasa global, bahasa yang dapat digunakan dan dipahami oleh seluruh individu tanpa adanya batasan meskipun kreator dan audiens berbeda negara.
ANALISIS ILUSTRASI BUKU PEMBELAJARAN KARYA ESTERINA LASEPTA BERTEMA “BINATANG” Trisni Maylinia; Husni Mubarat; Aji Windu Viatra
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 3 (2022): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i3.37966

Abstract

Anak Usia Dini memiliki usia sekitar 0-6 tahun disebut sebagai Golden Age. Pada masa keemasan tersebut, anak-anak usia dini mulai peka terhadap lingkungan sekitar dan mulai menyukai buku tematik terpadu yang di dalamnya mengandung unsur cerita dengan gambar-gambar lucu. Permasalahan seringkali terjadi, guru dan orang tua kurang memperhatikan media pembelajaran. Buku tematik terpadu yang banyak digunakan Paud/TK di Palembang adalah buku karya Esterina Lasepta bertema “Binatang”. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mengetahui unsur-unsur ilustrasi pada buku tematik terpadu karya Esterina Lasepta bertema “Binatang” dengan analisis visual yang disertai dengan kritik serta teori-teori yang berkaitan dengan ilmu Desain Komunikasi Visual sebagai Problem Solvingnya. Metode penelitian yang dipakai yaitu, menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis visual secara deskriptif, dengan menggunakan Teori Ilustrasi, Teori Estetika, dan Teori Kreativitas Humanistik. Hasil penelitian anak-anak diperkenalkan mengetahui jenis dan organ tubuh hewan yang dapat mengembangkan perkembangan kognitif anak.  Kemampuan berkomunikasi anak dengan antar teman dapat mengembangkan bahasa lisan mereka. Selain itu, mampu meningkatkan fisik motorik halus dan kasar: seperti mewarnai, menggambar, menggunting dan melipat kertas, kegiatan bermain sambil belajar atau Loose Part, serta bermain di luar ruangan dengan esplorasi alam. Aspek yang dikembangkan melalui nilai-nilai agama bahwa hewan juga sebagai makhluk ciptaan Allah. Jalur-jalur pendidikan digunakan sebagai pembentuk moralitas. Serta anak-anak dilatih untuk tersenyum dan tawa bahagia sebagai perkembangan sosial emosional.

Page 1 of 1 | Total Record : 10