cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
rahmat.prayogi91@gmail.com
Phone
+6282282742253
Journal Mail Official
bindounila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23388153     EISSN : 27981665     DOI : https://doi.org/10.23960/kata
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian bidang pendidikan bahasa dan sastra, meliputi linguistik teoritis, linguistik terapan, linguistik lintas disiplin, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra lintas disiplin, serta sastra dan politik identitas.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014)" : 14 Documents clear
GEJALA BAHASA SISWA KELAS X DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Ika Agustina Pratiwi; Mulyanto Widodo; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.384 KB)

Abstract

This study is aimed at describing the linguistic phenomena among students at the first year of senior high school in academic year 2013/2014 and the implication toward Indonesian learning. The method is descriptive qualitative. The data collecting technique are observation, interviews, and recordings. Based on data analysis, it was found that there are fourteen linguistic phenomena: (1) afaresis, (2) syncope, (3) apocope, (4) paragoge, (5) the linguistic phenomena of language adaptation, (6) the substitution of prefix, (7) the substitution of simulfix, (8) the substitution of sufix, (9) the removal of phonemes, (10) irregularity, (11) the use of the particle, (12) contraction, (13) acronyms, and (14) abbreviation. The implication in Indonesian learning was using Indonesian appropriately as a tool to get the practical purpose and solve problem in a life and also to do social relationship honestly and politely.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan gejala bahasa siswa kelas X SMA tahun pelajaran 2013/2014 dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu teknik pengamatan, wawancara, dan rekaman. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan 14 gejala bahasa, yaitu (1) afaresis, (2) sinkop, (3) apokop, (4) paragog, (5) gejala adaptasi bahasa, (6) subtitusi prefiks, (7) subtitusi simulfiks, (8) subtitusi sufiks, (9) penghilangan fonem, (10) ketidakteraturan, (11) penggunaan partikel, (12) kontraksi, (13) akronim, dan (14) singkatan. Implikasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia yaitu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sebagai sarana untuk mencapai tujuan praktis dan menyelesaikan berbagai masalah dalam kehidupan.Kata kunci: gejala bahasa, implikasi pembelajaran, siswa.
KEMAMPUAN MENAMUKAN IDE POKOK PARAGRAF SISWA KELAS X SMAN 2 PRINGSEWU 2013/2014 Nur Aisah; Kahfie Nazaruddin; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.082 KB)

Abstract

The problem in this research is the ability to find the main idea of the paragraph at grade X SMA Negeri 2 Pringsewu academic years 2013/2014. This research aimed to describe the ability to find the main idea of the paragraph at grade X SMA Negeri 2 Pringsewu academic years 2013/2014. The method of this research used descriptive. The population consists of 287 students spread into 9 classes. The sample are 45 students. Data collected is done through objective tests. The results showed that the ability to find the main idea of the paragraph is in category enough, with an average score of 56,2. Weakness of the students in finding the main idea of the paragraph is on aspect of finding the main idea at the end of paragraph which is in poor category, with an average of 41,8, while the highest average score is on the ability to find the main idea in the beginning paragraph with an average score of 69,2 category as good.Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan menemukan ide pokok paragraf siswa kelas X SMA Negeri 2 Pringsewu tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menemukan ide pokok paragraf siswa kelas X SMA Negeri 2 Pringsewu tahun pelajaran 2013/2014. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi penelitian ini dengan jumlah 287 siswa yang tersebar dalam 9 kelas. Sampel penelitian berjumlah 45 siswa. Pengumpulan data melalui Tes Objektif. Hasil penelitian menunjukan kemampuan menemukan ide pokok paragraf dalam kategori cukup dengan rata-rata 56.2. Kelemahan siswa dalam menemukan ide pokok paragraf terletak pada aspek menemukan ide pokok di akhir dan di akhir paragraf yang tergolong kurang dengan rata-rata 41,8, sedangkan skor rata-rata tertinggi terletak pada aspek kemampuan menemukan ide pokok di awal paragraf dengan rata-rata 69,2 tergolong baik.Kata kunci: ide pokok, kemampuan, menemukan.
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X SMA N 1 PRINGSEWU Kalisa Eviyana; Iqbal Hilal; Karomani Karomani
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.459 KB)

Abstract

The problem of this research is the learning about writing negotiation text at X class students of SMA Negeri 1 Pringsewu. The objective is describing the learning of writing negotiation text, especially X class students of SMA Negeri 1 Pringsewu in 2013/ 2014. The method is descriptive qualitative research. The subjects are the teacher and the students. According to the results, it was concluded that lesson plan made by the teacher in overall had been created based on the component expected in Curriculum 2013. The implementation of learning also showed that it had been pointed to the application of Curriculum 2013, that is applying scientific approach. The evaluation from the teacher then consists of non-test evaluation and test evaluation. Therefore, it can be concluded that the learning about writing negotiation text at X class students of SMA Negeri 1 Pringsewu had been implemented well by the teacher and the students.Permasalahan dalam penelitian ini adalah pembelajaran menulis teks negosiasi siswa kelas X SMA Negeri 1 Pringsewu. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan pembelajaran menulis teks negosiasi khususnya siswa SMA kelas X SMA Negeri 1 Pringsewu tahun pelajaran 2013/2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran yang dibuat guru secara keseluruhan telah dirancang berdasarkan komponen yang dituntut ada dalam Kurikulum 2013. Hasil pelaksanaan pembelajaran juga menunjukkan bahwa pembelajaran telah diarahkan pada pengaplikasian kurikulum 2013, yakni menerapkan pendekatan scientific. Kemudian, penilaian yang dilakukan guru meliputi penilaian nontes dan penilaian tes. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menulis teks negosiasi pada siswa kelas X SMA N 1 Pringsewu tahun pelajaran 2013/2014 telah dilaksanakan oleh guru dan siswa dengan baik.Kata kunci: menulis, negosiasi, pembelajaran.
WARNA LOKAL DALAM KUMPULAN CERPEN PEREMPUAN DI RUMAH PANGGUNG KARYA ISBEDY STIAWAN Dona Ratnasari; Muhammad Fuad; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is aimed at describing local color in Perempuan di Rumah Panggung, a short story anthology written by Isbedy Stiawan ZS and determining its implication towards literature teaching at Junior High Schools (SMP). The method that is used in this resarch is qualitative descriptive. The data analysis in this study is text analysis technique. The result of this research shows that (1) the word meaning that are found in the study are lexical, grammatical, idiomatic, narrow, and wide meaning, (2) the word classes that are found in the study are noun, verb, adjective and adverb, (3) the language function that are found in the study are strenghtening the character socially, strenghtening social background, and strenghtening the setting, (4) short story entitled Perempuan di Rumah Panggung is suitable to be a media in literature teaching at middle school.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan warna lokal dalam kumpulan cerpen Perempuan di Rumah Panggung karya Isbedy Stiawan ZS dan menentukan implikasinya terhadap pembelajaran sastra di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknis analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Makna kata yang ditemukan dalam penelitian, yakni makna leksikal, makna gramatikal, makna idiomatik, makna sempit, dan makna luas, (2) Kelas kata yang ditemukan dalam penelitian, yakni kata benda, kata kerja, kata sifat, dan kata keterangan, (3) Fungsi bahasa yang ditemukan dalam penelitian, yakni fungsi memperkuat tokoh secara sosial, fungsi memperkuat latar sosial, dan fungsi memperkuat latar tempat, (4) Kumpulan cerpen Perempuan di Rumah Panggung layak untuk dijadikan media pembelajaran sastra di SMP.Kata kunci: cerpen, implikasi, warna lokal.
RAGAM BAHASA DALAM ACARA TALK SHOW KICK ANDY PERIODE OKTOBER 2013 Rian Diasti; Wini Tarmnini; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.53 KB)

Abstract

The aim of this research is to describe the varieties of language on the Kick Andy talk show in October 2013 period. A method is used in this research is descriptive method. Descriptive method is a research method that tries to describe and interpret the object in accordance with what it truly looks like. Based on the analysis result, the variety of languages used by the host and guest star in term of speakers are idiolect, dialect, basilect, colloquial, and jargon. Language variety used by them are in term of journalism. Moreover, language varieties used by them in term of formality are formal, casual, and business variety. Language variety used by them in term of medium of language is spoken language. Therefore, the language varieties contained in the conversation may become learning materials about news items text, negotiation text, and short stories.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam bahasa pembawa acara dan bintang tamu dalam acara talk show Kick Andy periode Oktober 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode deskriptif adalah metode penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasi objek sesuai  dengan apa adanya. Berdasarkan hasil analisis, ragam bahasa yang digunakan oleh pembawa acara dan bintang tamu dari segi penutur adalah idiolek, dialek, basilek, kolokial, dan jargon. Ragam bahasa dari segi pemakaian yang digunakan oleh pembawa acara dan bintang tamu adalah ragam bahasa jurnalistik. Ragam bahasa dari segi keformalan yang digunakan oleh pembawa acara dan bintang tamu adalah ragam formal, ragam santai dan ragam usaha. Ragam bahasa dari segi sarana yang digunakan oleh pembawa acara dan bintang tamu adalah ragam lisan. Ragam bahasa yang terdapat dalam percakapan Kick Andy dapat dijadikan bahan/sumber pembelajaran dalam teks berita, negoisasi, dan cerpen.Kata kunci: kick andy, ragam bahasa, talk show.
PERBEDAAN KEM BERDASARKAN LATIHAN MEMBACA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 GEDONG TATAAN Putri Wulandari; Siti Samhati; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.305 KB)

Abstract

The problem in this research is the difference in the effective speed reading based literacy training skimming and literacy training P2R students of grade VIII SMP Negeri 4 Gedong Tataan. The purpose of this research is to know the difference of KEM between students who did literacy training skimming and students who did literacy training P2R by looking at the students pre ability in reading. The research method used is the experimental method. The population in this research is 154 students and samples 75 students. Data collecting techniques in this research is a test technique. The results of research showed Fcount 8.929 Ftable 4.084, it can be concluded that the effective speed reading (KEM) students who did literacy training skimming higher than students who did literacy training P2R.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah perbedaan kecepatan efektif mambaca berdasarkan latihan membaca skimming dan latihan membaca P2R pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Gedong Tataan. Tujuan penelitian ini adalah menguji perbedaan KEM antara siswa yang melakukan latihan membaca skimming dengan siswa yang melakukan latihan membaca P2R dengan memperhatikan kemampuan awal siswa dalam membaca. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah 154 siswa dan sampel 75 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes. Hasil penelitian menunjukkan Fhitung 8,929 Ftabel 4,084, berarti dapat disimpulkan bahwa kecepatan efektif membaca (KEM) siswa yang melakukan latihan membaca skimming lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang melakukan latihan membaca P2R. Kata kunci: kecepatan efektif membaca, latihan membaca, perbedaan.
KEMAMPUAN MENGUBAH KALIMAT AKTIF MENJADI KALIMAT PASIF SISWA KELAS X MA GISTING Muhammad Makmun Algani; Imam Rejana; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.718 KB)

Abstract

Problem discussed in this research is the ability to change active sentence into passive sentence of student class X MA MA Gisting. The research aims to describe the ability to change the active sentence into passive sentence. This research was using descriptive as the research method. The source of data in the research is sentence of student that numbering 35 students. The result of the research stated that the level of student ability of MAMA Gisting in changing the active sentence into passive sentence classified in good category with average score 73,65. The average score per aspect namely accuracy aspect of formation structure of passive sentence 77,22 classified good category and in aspect of language (spelling) the average score is 69,37 classified in quite category.Masalah yang dibahas pada penelitian ini adalah kemampuan mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif siswa kelas X MAMA Gisting. Penelitian bertujuan mendeskripsikan kemampuan mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian berupa kalimat siswa yang berjumlah 35 siswa. Hasil penelitian menyatakan bahwa tingkat kemampuan siswa MAMA Gisting dalam mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif tergolong pada kategori baik dengan skor rata-rata 73,65. Skor rata-rata per aspek yakni aspek ketepatan struktur pembentukan kalimat pasif 77,22 tergolong kategori baik dan pada aspek kebahasaan (ejaan) skor rata-ratanya adalah 69,37 tergolong kategori cukup.Kata kunci: kalimat aktif, kemampuan, mengubah. 
KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 AMBARAWA PRINGSEWU Eko Hari Anggoro; Siti Samhati; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.945 KB)

Abstract

Problem in this research is how the students ability in writing short story on class IX SMP Negeri 2 Ambarawa Pringsewu. This research aimed to describe the ability to write a short story on class IX SMP Negeri 2 Ambarawa Pringsewu. The method that is used is descriptive. The population consists of 147 students spread into 4 class. Data collected through short story writing test. Sample of this research consists of 16 students. Results of this study demonstrate the ability of students to write a short story is quite enough, with an average score of 68,67. The weakness in the student short story lies in the plot of game with an avarage score of 54,25 including less category, while the highest score lies in the aspect of theme with an average score of 81,18 and include the well category is.Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan menulis cerita pendek pada siswa kelas IX SMP Negeri 2 Ambarawa Pringsewu. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan menulis cerita pendek pada siswa kelas IX SMP Negeri 2 Ambarawa Pringsewu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 147 siswa yang tersebar dalam 4 kelas. Pengumpulan data dilakukan melalui tes Menulis Cerita Pendek. Sampel penelitian ini berjumlah 16 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan menulis cerita pendek siswa tergolong cukup, yaitu dengan skor rata-rata sebesar 68,67. Kelemahan siswa dalam menulis cerita pendek terletak pada permainan alur, dengan skor rata-rata 54,25 dan termasuk kategori kurang, sedangkan skor rata-rata tertinggi terletak pada aspek tema dengan skor rata-rata 81,18 dan termasuk kategori baik.Kata kunci: cerita pendek, kemampuan, menulis.
TEMA DAN AMANAT KUMPULAN CERPEN SERIMPI DAN KELAYAKANNYA DALAM PEMBELAJARAN DI SMA Fikri Ariyanto; Kahfie Nazaruddin; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.751 KB)

Abstract

The research problem is how the theme and the moral message of the short story "Larasati", "DJ", “Sepenggal Aku”, "Serimpi" on a collection of short stories Serimpi by Rohana Handaningrum and its feasibility work in the learning literature in high school. This purpose of this study is to describe the theme and the moral message of the short story "Larasati", "DJ", “Sepenggal Aku”, and "Serimpi". The method used is descriptive. Sources of research data is the short story "Larasati", "DJ",“Sepenggal Aku”, and "Serimpi". Techniques of collecting and analyzing research data is text analysis techniques. The results of the study is the woman figures spirit on ideas and ideals and take heart and dare to realize the mandate of every faith. Short Story "Larasati", "DJ", “Sepenggal Aku”, "Serimpi" on a collection of short stories Serimpi by Rohana Handaningrum are feasible as teaching materials in high school.Masalah penelitian ini adalah bagaimana tema dan amanat cerpen “Larasati”, “DJ”, “Sepenggal Aku”, “Serimpi” pada kumpulan cerpen Serimpi karya Rohana Handaningrum dan kelayakannya dalam pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tema dan amanat cerpen “Larasati”, “DJ”, “Sepenggal Aku”, dan “Serimpi”. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sumber data penelitian adalah cerpen “Larasati”, “DJ”, “Sepenggal Aku”, dan “Serimpi”.Teknik pengumpulan dan analisis data penelitian adalah teknik analisis teks. Hasil penelitian ini adalah tema semangat hidup tokoh-tokoh perempuan atas gagasan dan cita-citanya dan amanat bersemangatlah dan berani mewujudkan setiap keyakinan. Cerpen “Larasati”, “DJ”, “Sepenggal Aku”, “Serimpi” pada kumpulan cerpen Serimpi karya Rohana Handaningrum layak sebagai bahan ajar sastra di SMA.Kata kunci: amanat, cerita pendek, tema.
SUDUT PANDANG PENCERITA DALAM NOVEL PADANG BULAN KARYA ANDREA HIRATA Zusi Ardiana; Kahfie Nazaruddin; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.451 KB)

Abstract

The problem of this research is how is the storyteller’s point of view in the novel of Padang Bulan written by Andrea Hirata. The purpose of this research is to describe the storyteller’s point of view in the novel and its implications upon literature learning in SMA. This research used qualitative descriptive method. The data resources were taken from the novel Padang Bulan written by Andrea Hirata. It is found that the novel makes use of (1) the third person point of view of the omniscient narrator and the observer narrator and (2) the first person point of view of the narrator as the main character. The choice of point of view gives the different effect for readers. Padang Bulan is worthy to be used as a alternative learning material for students in SMA.Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah sudut pandang pencerita dalam novel Padang Bulan karya Andrea Hirata. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan sudut pandang pencerita dalam novel dan implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Padang Bulan karya Andrea Hirata. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan (1) sudut pandang persona ketiga narator mahatahu dan narator pengamat, dan (2) sudut pandang persona pertama narator sebagai tokoh utama. Pemilihan sudut pandang memberikan efek yang berbeda-beda bagi pembaca. Novel Padang Bulan layak dijadikan sebagai alternatif bahan ajar siswa di SMA.Kata kunci: efek sudut pandang, implikasi bahan ajar, sudut pandang pencerita.

Page 1 of 2 | Total Record : 14


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 1 Apr (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 8, No 2 Sep (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1, Apr (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Ap (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Nov (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya) Vol 6, No 4 Sep (2018) Vol 6, No 3 Jul (2018) Vol 6, No 2 Apr (2018) Vol 6, No 1 Jan (2018) Vol 5, No 4 Sep (2017) Vol 5, No 3 Jul (2017) Vol 5, No 2 Apr (2017) Vol 5, No 1 Jan (2017) Vol 4, No 4 Sep (2016) Vol 4, No 3 Jul (2016) Vol 4, No 2 Apr (2016) Vol 4, No 1 Jan (2016) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Apr (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Sep (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) More Issue