cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
rahmat.prayogi91@gmail.com
Phone
+6282282742253
Journal Mail Official
bindounila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23388153     EISSN : 27981665     DOI : https://doi.org/10.23960/kata
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian bidang pendidikan bahasa dan sastra, meliputi linguistik teoritis, linguistik terapan, linguistik lintas disiplin, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra lintas disiplin, serta sastra dan politik identitas.
Articles 554 Documents
Variasi Bahasa dalam Acara Talk Show Mata Najwa Maret 2016 dan Implikasinya Luluk Ulasma; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 1 Jan (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.443 KB)

Abstract

The aimed of research was to describe Language Variations in Mata Najwa Talk Show Program, Maret 2016 and its implication toward Bahasa lesson in senior high school. The method used in this research was descriptive method with qualitative approach. The datum source used was video documentation of conversation containing language variations among host and guests star in Mata Najwa. Based on datum analysis result, it was found that three angles of language various in Mata Najwa Talk Show Program, Maret 2016, namely (1) medium angle, oral variation; (2) formal variations, such as a) formal, b) informal variation; 3) variations in education. Variations could be used as a language of teaching materials and could be used as a medium of learning in the lesson text plays and films.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Variasi Bahasa dalam acara Talk Show Mata Najwa periode Maret 2016 dan implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan, yaitu dokumentasi melalui video percakapan yang mengandung variasi bahasa antara pembawa acara dan bintang tamu Mata Najwa. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan 3 segi variasi bahasa dalam acara Talk Show Mata Najwa periode Maret 2016, yaitu (1) variasi segi sarana yaitu, variasi lisan; (2) variasi keformalan, antara lain a) variasi formal, b) variasi tidak formal; (3) variasi kependidikan.Variasi bahasa dapat dijadikan bahan ajar serta dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dalam pelajaran menulis teks naskah drama dan film.Kata kunci: variasi bahasa, talk show, dan implikasi.
Konflik dalam Novel Amelia Karya Tere Liye dan Rancangan Pembelajaran di SMA Fathimah Nurhalimah S; Edi Suyanto; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 3 Jul (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.993 KB)

Abstract

The objective of research was to describe the conflicts in the novel and its learning design in senior high school. Qualitative descriptive method was used in the research. The source of data taken from Amelia novel by author Tere Liye published in 2013. The data which analized in the research was in the form of sentences and quotations of texts which were related to the events in Amelia novel and its learning design in senior high school. The results of the research showed that there were 4 conflicts stated in the novel. Amelia novel can be used in learning design as an alternative learning material for students of senior high school grade XII in even semester on based competence 3.9 by analizing its content and novel language structure on based competence 4.9 designing a novel by paying attention on its contents and language structures.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan konflik dalam novel Amelia karya Tere Liye dan rancangan pembelajarannya di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Amelia karya Tere Liye yang diterbitkan pada tahun 2013. Data yang dianalisis dalam penelitian ini berupa kalimat dan kutipan teks yang berkaitan dengan peristiwa dalam novel Amelia karya Tere Liye dan rancangan pembelajarannya di SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik yang terdapat dalam novel Amelia karya Tere Liye ada 4 konflik. Novel Amelia dapat dibuat rancangan pembelajarannya sebagai alternatif bahan pembelajaran untuk siswa SMA kelas XII semester genap dengan KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel dan KD 4.9 merancang novel dengan memerhatikan isi dan kebahasaan.Kata kunci: konflik, novel, rancangan pembelajaran.
Naskah Drama Aeng Karya Putu Wijaya dan Implikasinya Widyasni Amanda; Munaris Munaris; Ali Mustofa
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 4 Sep (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.456 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the intrinsic elements in drama 'Aeng' worked by Putu Wijaya as the implication for a literary learning material in senior high school. This research used qualitative method. The results showed that this drama script has intrinsic element that can be used as a literary material in high school. The intrinsic element has theme indicators, characters, characterizations, plots, backgrounds, languages, and commands. The results of the research can be implicated in the Indonesian literary learning in high school on drama material.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik dalam naskah drama Aeng karya Putu Wijaya dan implikasinya sebagai bahan pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa naskah drama Aeng memiliki unsur intrinsik yang dapat dijadikan bahan ajar sastra di SMA. Unsur intrinsik memiliki indikator tema, tokoh, penokohan, alur, latar, bahasa, dan amanat. Hasil penelitian dapat diimplikasikan pada pembelajaran Sastra Indonesia di SMA pada materi drama.Kata kunci: naskah drama Aeng, unsur-unsur intrinsik, dan implikasi.
Nilai-Nilai Religius dalam Film Hijrah Cinta Karya Hanung Bramantyo dan Implikasinya Eka Meliani; Munaris Munaris; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 3 Jul (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.443 KB)

Abstract

The aim of this research was to describe religious values in a film entitled Hijrah Cinta directed by Hanung Bramantyo and its implication as a character education material at Madrasah Aliyah (MA). Qualitative method was used in this research. The result showed that the Hijrah Cinta film contained several religious values. The religious values were expressed through the indicator of relationship between human and God, the indicator between the human and the human, and the religious value was also expressed through the indicator between the human and nature. The result of this research could be implicated towards the learning of Indonesia literature for MA students, especially for text of film/drama material.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai religius dalam film Hijrah Cinta karya Hanung Bramantyo dan implikasinya sebagai bahan pendidikan karakter di Madrasah Aliyah (MA). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa film Hijrah Cinta mengandung nilai-nilai religius. Nilai religius dalam film Hijrah Cinta digambarkan melalui indikator hubungan manusia dengan Tuhan, kemudian indikator hubungan manusia dengan manusia, selain itu hasil penelitian juga digambarkan melalui indikator hubungan manusia dengan alam. Hasil penelitian dapat diimplikasikan pada pembelajaran Sastra Indonesia di MA pada materi teks film/drama.Kata kunci: film hijrah cinta, pembelajaran, nilai-nilai religius.
KESANTUNAN BERTUTUR DALAM PEMBELAJARAN KELAS VII SMP NEGERI 1 PENENGAHAN DAN IMPLIKASINYA Tri Wahyuni; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 1 Jan (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.434 KB)

Abstract

The aims of this research were to describe the politeness of speech act in Indonesia language learning at VII class of SMP Negeri 1 Penengahan in year 2015/2016 and its implication in Indonesian language learning at SMP. The method that used in this reseach was qualitative descriptive. The result of this research showed that there is speech which obligate all principle of politeness in language such as wiseness, generosity, amiability, accolade, simphatetic and agreement. However, it was found that the linguistics politeness which is remarkable by the usage of politeness words in speech such as tolong, mohon, silakan, mari, ayo, coba, harap, dan maaf. Besides, The result also showed there were pragmaticts politeness such as declarative and interrogative. Furthermore, the results could be implied into Indonesian language learning at in class based on point of 3.4 and 4.4 of basic competence by using learning materials of fantasy story.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kesantunan bertutur dalam pembelajaran di kelas VII SMP Negeri 1 Penenghanan Tahun Pelajaran 2015/2016 dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan tuturan yang mematuhi seluruh maksim sopan santun yang mencakup maksim kearifan, maksim kedermawanan, maksim kerendahan hati, maksim pujian, maksim simpati, dan maksim kesepakatan. Selain itu, ditemukan juga kesantunan linguistik yang ditandai dengan penggunaan kata-kata penanda kesantunan seperti seperti tolong, mohon, silakan, mari, ayo, coba, harap, dan maaf. Kemudian, hasil penelitian menunjukan ditemukan kesantunan pragmatik yang berupa tuturan deklaratif dan tuturan interogatif. Selanjutnya, hasil penelitian dapat diimplikasikan ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP di kelas VII pada KD 3.4 dan 4.4 dengan materi pembelajaran cerita fantasi. Kata kunci: kesantunan, tuturan, heuristik.
Hubungan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Menulis Siswa Kelas X Reni Novasari; Iqbal Hilal; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 4 Sep (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.22 KB)

Abstract

The problem in this research was the relationship of learning motivation with learning achievement of student writing. Accordingly, the purpose of this study was to examine the relationship of learning motivation with the achievement of writing grade X students. To achieve that goal, the research approach was quantitative using ex-post facto method. The population of the study was students of class X. The sample was taken by cluster random sampling. The results of this study obtained the average learning motivation of 77.8 and writing achievement achievement of 83.1. Pearson correlation test results obtained rcountvalue of 0.457, which means variable X correlated with variable Y. Through regression test coefficient of 20.9% and regression equation Y = 59.139 + 0.194X. It can be concluded that the higher the students' learning motivation, the higher the learning achievement of the writing they get. Conversely, the lower the motivation of their learning, the lower the learning achievement of writing acquired.Masalah dalam penelitian ini adalah hubungan motivasi belajar dengan prestasi belajar menulis siswa. Sehubungan dengan itu, tujuan penelitian ini adalah menguji hubungan motivasi belajar dengan prestasi menulis siswa kelas X. Untuk mencapai tujuan tersebut, pendekatan penelitian adalah kuantitatif menggunakan metode ex-post facto. Populasi penelitian adalah siswa kelas X. Sampel ini diambil secara cluster random sampling. Hasil penelitian ini memperoleh rerata motivasi belajar sebesar 77,8 dan prestasi belajar menulis sebesar 83,1. Hasil uji korelasi pearson diperoleh nilai rhitung sebesar 0,457, yang bermakna variabel X berkorelasi dengan variabel Y. Melalui koefisien uji regresi sebesar 20,9% dan persamaan regresinya Y= 59,139+0,194X. Dapat disimpulkan semakin tinggi motivasi belajar siswa, semakin tinggi prestasi belajar menulis yang mereka peroleh. Sebaliknya, semakin rendah motivasi belajar mereka, semakin rendah prestasi belajar menulis yang diperoleh.Kata kunci: hubungan, motivasi belajar, prestasi menulis.
Alih Kode dan Campur Kode Siaran Radio 94.4 fm d!Radio Lampung dan Implikasinya Dorlan Evi Yanti; Nurlaksana Eko Rusminto; Eka Sofia Agustina; Iing Sunarti
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.537 KB)

Abstract

The purpose of this research is to describe the code switching and code mixing form and the cause factors used on radio broadcast D Sweetest Love 94.4 fm d!Radio Lampung, and then imply the result of the research for learning of language and literature Indonesian in high school. The research design used is descriptive qualitative. Data collection process in this research was using technique of free heed mutual conversation with recording device. This research showed that there is only extern code switching in the form Indonesian language to English language and the most dominant of cause factors is speaker factor. Form of mixing code as word mixing code, phrase, baster, word looping, idioms, and clauses. The most dominant of cause factors on occur mixing code is language factor. The result of this research is implied to the learning language and litarature indonesian in material to produces movies or drama text.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan campur kode serta faktor penyebabnya yang digunakan pada siaran radio D Sweetest Love 94.4 fm d!Radio Lampung, dan mengimplikasikan hasil penelitian terhadap pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap dengan menggunakan alat perekam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat alih kode ekstern berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan faktor penyebab yang paling dominan adalah faktor penutur. Bentuk campur kode meliputi campur kode kata, frasa, baster, perulangan kata, idiom, dan klausa. Faktor penyebab yang paling dominan terjadinya campur kode adalah faktor kebahasaan. Hasil penelitian diimplikasikan terhadap pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dalam materi memproduksi teks film/drama.Kata kunci : alih kode, campur kode, siaran 94.4 fm d!Radio Lampung.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE ACARA GELAR WICARA MATA NAJWA DAN IMPLIKASINYA Risky Amelia; Nurlaksana Eko Rusminto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 1 Jan (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.433 KB)

Abstract

The problem in this research is the code switching and code-mixing in Talk Show of Mata Najwa. This study aim to describe the code switching and code-mixing in the event and its implications as teaching materials in junior high school. The method used is descriptive qualitative. The data source of this research is the code switching and code-mixing in the event. Based on the analysis of data found over ekstern code by a factor of speakers and opponents. When viewed from the form of code-mixing are mixed code words, phrases, baster, expressions, looping, and clauses with the causes of the attitude and language speakers. Code switching and code-mixing in the Event Talk Show Mata Najwa can be used as an alternative students material in junior high school, expecially for in writing and speaking.Masalah dalam penelitian ini adalah alih kode dan campur kode dalam acara Gelar Wicara Mata Najwa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alih kode dan campur kode dalam acara tersebut dan implikasinya sebagai bahan ajar di SMP. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah alih kode dan campur kode dalam acara tersebut. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan alih kode ekstern dengan faktor penyebab penutur dan lawan tutur. Bila ditinjau dari bentuk campur kode terdapat campur kode kata, frasa, baster, ungkapan, perulangan, dan klausa dengan faktor penyebab sikap penutur dan kebahasaan. Alih kode dan campur kode dalam Acara Gelar Wicara Mata Najwa dapat dijadikan sebagai bahan alternatif pembelajaran siswa di SMP, yakni pembelajaran menulis dan berbicara.Kata kunci: alih kode, campur kode, gelar wicara mata najwa.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Novel Sang Pemimpi dan Pembelajarannya di SMA Lusy Tri Lestari; Munaris Munaris; Bambang Riadi
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 Jan (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.487 KB)

Abstract

This research described the values of character education in the novel of Sang Pemimpi Andrea Hiratas work and learning in high school. The source of the data in the novel of Sang Pemimpi Andrea Hirata work. The research method is descriptive qualitative. Based on the research, there are eleven grades of character education found in the novel of Sang Pemimpi. The eleven value are religious, tolerance, discipline, hard work, creative, independent, curiosty, respectful achievement, friendly/communicative, social caring, and resposibility. The value is present in various ways. Some are visible through speech, even that occur, and trhough the behavior or deeds of character. Novel Sang Pemimpi can be designed, as an alternative learning materials in high school. Especially the class XII even semester, with KD interpret the meaning of the text of the novel both orally and in writing.Penelitian ini mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata dan pembelajarannya di SMA. Sumber data adalah novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian, terdapat sebelas nilai pendidikan karakter yang ditemukan dalam novel Sang Pemimpi. Sebelas nilai tersebut adalah religius, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, peduli sosial, dan tanggung jawab. Nilai tersebut hadir dalam berbagai cara. Ada yang tampak melalui ucapan, peristiwa yang terjadi, dan melalui perilaku atau perbuatan tokoh. Novel Sang Pemimpi di SMA, khususnya kelas XII semester genap, dengan KD menginterpretasi makna teks novel baik secara lisan maupun tulisan.Kata kunci: nilai-nilai pendidikan karakter, novel sang pemimpi.
Bahasa Iklan Layanan Masyarakat dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Rizki Dilla Sintia; Mulyanto Widodo; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.642 KB)

Abstract

The research aimed to describe use of language that includes diction and language style in public service advertisement along the Teuku Umar street, Wolter Monginsidi street, and Diponegoro street, Bandar Lampung and its implication to Indonesian learning in Senior High School. This research used descriptive qualitative method. Based on analysis use of language that includes diction and language style in public service advertisement along the Teuku Umar, Wolter Monginsidi, and Diponegoro roads, Bandar Lampung consist of two types meaning, denotative meaning and connotative meaning. As of 30 advertisements there are 21 denotative meaning and 9 connotative meaning advertisement, and there are 16 advertisment has language style. Public service advertisment could be implicated to Indonesian learning in Senior High School was the learning content student of XII grade in the odd semester about understanding structure and interpreting ads text.Tujuan dari penelitian ini untuk medeskripsikan penggunaan diksi dan gaya bahasa pada iklan layanan masyarakat di sepanjang Jalan Teuku Umar, Jalan Wolter Monginsidi, dan Jalan Diponegoro, Bandar Lampung dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan diksi dan gaya bahasa pada iklan layanan masyarakat di sepanjang Jalan Teuku Umar, Jalan Wolter Monginsidi, dan Jalan Diponegoro, Bandar Lampung terdiri atas dua jenis makna, yaitu makna denotatif dan makna konotatif. Adapun dari tiga puluh iklan terdapat dua puluh satu iklan bermakna denotatif dan sembilan iklan bermakna konotatif, serta terdapat enam belas iklan yang mengandung gaya bahasa. Iklan layanan masyarakat dapat diimplikasikan pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA pada materi pembelajaran siswa kelas XII semester ganjil tentang memahami struktur dan menginterpretasi teks iklan.Kata kunci : diksi, gaya bahasa, dan iklan layanan masyarakat.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 1 Apr (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 8, No 2 Sep (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1, Apr (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Ap (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Nov (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya) Vol 6, No 4 Sep (2018) Vol 6, No 3 Jul (2018) Vol 6, No 2 Apr (2018) Vol 6, No 1 Jan (2018) Vol 5, No 4 Sep (2017) Vol 5, No 3 Jul (2017) Vol 5, No 2 Apr (2017) Vol 5, No 1 Jan (2017) Vol 4, No 4 Sep (2016) Vol 4, No 3 Jul (2016) Vol 4, No 2 Apr (2016) Vol 4, No 1 Jan (2016) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Apr (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Sep (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) More Issue